
Perjalanan menuju ke gunung kaki kelinci lebih mudah dengan petunjuk dari Nona Chang Chien putri bungsu dari Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci.
Chen Si Lei mendengarkan keindahan alam yang sangat menarik sekali tentang gunung kaki kelinci dari Nona Chang Chien sebagai pemandu wisata sekaligus calon Nyonya Selir nomor empat untuk Chen Si Lei yang merasa bahwa ia harus membalas kebaikan Nona Chang Chien atas hadiah istimewa di hari ulang tahun Hua Erl nya.
Awan -awan sangat cerah sekali meskipun angin musim gugur sangat kencang dan membuat pepohonan dan daun -daun berguguran juga di tambah hujan yang kadang deras dan menyulitkan mereka untuk melakukan perjalanan ke gunung kaki kelinci.
Seperti hari ini, Chen Si Lei terpaksa harus bermalam di dalam goa untuk berteduh dari hujan deras di sertai petir dan kilat menyambar di langit.
"Uhh dingin sekali malam ini",kata Nona Chang Chien mengusap -usap kedua telapak tangannya untuk menghangatkan tubuhnya dari hawa dingin di malam yang sedang hujan deras.
"Mendekatlah kepada ku",kata Chen Si Lei menggunakan jubahnya untuk gadis itu tidak kedinginan lagi.
"Paduka silakan anda minum air teh hangat",kata Lin Mo Bai sudah sigap untuk melayani Chen Si Lei .
"Terimakasih Lin Mo Bai",kata Chen Si Lei memberikan air teh hangat dari Lin Mo Bai kepada Nona Chang Chien untuk membantu gadis itu dari hawa dingin.
"Paduka sepertinya ada seseorang di luar goa kita",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah mendengar suara rintihan dari arah hutan luar goa itu.
"Kita harus lihat siapa yang sedang kesulitan di luar goa kita",kata Chen Si Lei.
"Paduka biar hamba yang pergi ke luar goa untuk melihat orang yang merintih itu ", kata Zheng Jiao pria sekte burung dan anjing pemburu dari kota Bei An.
"Baiklah, hati-hati lah",kata Chen Si Lei memberi izin untuk Zheng Jiao yang pergi ke luar goa.
"Ya Paduka",jawab Zheng Jiao berkelebat cepat keluar dari goa.
Api unggun sudah di buat untuk membantu mereka dalam keadaan cuaca hujan deras di tengah malam di gunung kaki kelinci,dan Chen Si Lei mendengarkan ada suara pertarungan yang sangat ramai di bagian puncak gunung kaki kelinci.
"Ah suara ayahku",kata Nona Chang Chien terkejut sekali mendengar suara pria yang dikenal akrab di telinga gadis itu.
"Aku harus keluar dari goa untuk lihat ayah ku",kata gadis itu berkelebat cepat ke luar dari goa.
"Chien Chien ..!!",teriak Chen Si Lei berkelebat cepat mengejar gadis yang sudah lebih dahulu keluar dari goa.
"Paduka ", panggil Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Lin Mo Bai berkelebat cepat untuk mengejar Chen Si Lei yang mengejar Chang Chien.
Chang Chien berkelebat cepat untuk menolong ayahnya yang sedang bertarung sengit melawan para pria sakti kaum sesat dari Sekte Sesat burung hitam dan awan hitam.
Wuttttt !!
Trangggggg ! !
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci baru saja kembali dari perjalanan dinas untuk misi melindungi hutan wilayah Tionggoan dan di tengah perjalanan kembali ke rumahnya di kota Chang.
Tetapi Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci telah di hadang oleh para pasukan Sekte Sesat burung hitam dan awan hitam yang telah membunuh para anggota keluarganya dan para muridnya dari Sekte Gunung Kelinci,dan hanya dia seorang sajalah yang masih hidup dan masih bertarung melawan para musuh di dalam hutan puncak gunung kaki kelinci.
"Chang Chien pergilah dari sini..Jangan bantu ayah!!",teriak Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci mencemaskan keselamatan dan keamanan putrinya yang tersisa .
"Ayah aku harus tetap menyelamatkan mu",kata Chang Chien bersikeras bahwa dia harus tetap menyelamatkan ayahnya.
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg!!
Trangggggg !!
Hujan deras disertai angin kencang dan petir kilat menyambar yang merobohkan pepohonan di hutan yang sedang menjadi saksi bisu pertarungan antara Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci melawan para pasukan Sekte Sesat burung hitam dan awan hitam .
Chang Chien menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sehingga musuh tewas dalam serangan maut dari gadis sakti itu.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei begitu melihat bahwa Chang Chien sedang bertarung melawan para pasukan Sekte Sesat burung hitam dan awan hitam di tengah hutan belantara di puncak gunung kelinci di suasana hujan deras yang di sertai angin kencang dan kilat menyambar di langit.
"Celaka! ! ", teriak Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik untuk memindahkan pepohonan yang akan tumbang ke arah Chang Chien yang sedang bertarung itu.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat untuk menolong Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci dengan kecepatan tinggi dan membabat habis musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!!
Lin Mo Bai mengeluarkan ilmu pedang rase es menenggelamkan sukma secara hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat Lin Mo Bai yang sudah sigap untuk menolong Chen Si Lei yang sedang sibuk melindungi diri dari hutan yang roboh akibat hujan deras.
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Chen Si Lei berhasil memindahkan pepohonan yang tumbang ke tempat lain dan kini Chen Si Lei bisa menolong Chang Chien untuk menghadapi para musuh sakti sesat lainnya.
Wuttttt !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga Chen Si Lei berhasil menolong Chang Chien.
"Chien Chien kau bantu saja ayah mu hadapi orang -orang berpakaian sorban",
"Ya ", jawab gadis itu menangis sedih sekali karena keluarganya sudah hancur.
"Tabahlah",kata Chen Si Lei ikut merasakan kesedihan yang di rasakan oleh gadis itu.
Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat memenggal sejumlah orang musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
"Ayahhhhh tolong jangan tinggalkan aku sendirian!!",jerit tangis Chang Chien .
Chang Chien mengguncang tubuh Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci yang sudah krisis.
"Chang Chien lindungi diri mu baik -baik...",kata Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci meneteskan air mata untuk melihat putrinya sebelum menoleh ke arah Chen Si Lei.
"Paduka ambillah pusaka sekte gunung kelinci dan laporan ku atas kerja keras ku sebagai ahli kehutanan Tionggoan dan satu lagi tolong anda jaga putri hamba Chang Chien dengan baik",kata Marquis Chang Xin sebelum meninggal dunia.
"Ayahhhhh !!", jerit tangis Chang Chien memeluk jasad ayahnya di tengah hujan deras pada tengah malam hari di dalam hutan belantara puncak gunung kaki kelinci.
"Baik terimakasih Marquis Chang Xin",kata Chen Si Lei seraya membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali untuk balas dendam atas kematian keluarga besar Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci.
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chang Chien jatuh pingsan kelelahan menangis untuk mengeluarkan kesedihan hati atas kematian keluarga besarnya oleh pihak musuh.
Trangggggg !!
Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan maut dari seorang wanita yang ingin membunuh Chang Chien yang sedang pingsan itu.
"Wanita laknat! ! ", hardik Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong leher wanita itu dengan sadis sekali.
Crakkkkkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok secara cepat membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai menggerakkan pedang membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat yang sudah membunuh Zheng Jiao pria sekte burung dan anjing pemburu dari kota Bei An secara kejam sekali.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh sakti sesat habis oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Dessssssss !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong leher gadis yang ingin membunuh Chang Chien yang sedang pingsan karena terguncang atas kematian keluarga besar Marquis Chang Xin hanya dalam semalam saja.
__ADS_1
"Chien Chien ", panggil Chen Si Lei mengangkat gadis itu untuk di bawa ke rumah gubuk kosong terdekat untuk berlindung dari hujan yang semakin deras.
"Rapikan hutan seperti semula dan makamkan keluarga Marquis Chang Xin ketua Sekte gunung kelinci secara baik",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Siap Tuan Besar Wu Sin Hao",jawab para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Lin Mo Bai berhasil menyelamatkan nyawa Fan Wu Ji sekte ayam sakti dari kota Jing.
"Terimakasih atas pertolongan Anda berdua kepada hamba",kata Fan Wu Ji sekte ayam sakti dari kota Jing.
Mereka bertiga segera ke tempat Chen Si Lei sedang merawat Chang Chien yang masih belum sadar dari pingsan akibat kesedihan hati yang sangat dalam sekali.
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari untuk menolong gadis itu dari pingsan yang sudah terlalu lama bisa membahayakan nyawanya.
"Chien Chien kau jangan terlalu lama bersedih hati karena ayah dan keluarga mu tidak bisa tenang di Surga", hibur Chen Si Lei memeluk gadis itu dengan sangat lembut sekali.
"Ya aku tidak akan membuat mereka sedih di Surga",kata Chang Chien membalas pelukan Chen Si Lei yang membelai lembut dirinya untuk tenang kembali.
"Chien Chien mulai dari hari ini kau adalah Nyonya Selir ke empat ku",kata Chen Si Lei memakaikan kerudung dan gelang giok putih kepada Chang Chien yang telah di nobatkan sebagai Nyonya Selir ke empat nya.
"Paduka, hamba belum memberikan diri hamba kepada anda",kata Chang Chien.
"Hal itu bisa dilakukan kapan saja ,jadi tidak perlu tergesa -gesa",kata Chen Si Lei halus pada gadis itu.
"Baik Paduka hamba mengerti",jawab Chang Chien memeluknya hangat.
"Baiklah kita harus segera menolong Nan Erl di kota Nan",kata Chen Si Lei yang sudah bersiap untuk memulai perjalanan ke luar gunung kaki kelinci.
Tetapi, sejumlah besar musuh sakti sesat sudah datang untuk menghabisi dirinya dan pasukannya dengan cara mengurung mereka yang berada di dalam rumah gubuk kosong ini.
"Hmm mereka mencari masalah dengan ku",kata Chen Si Lei berkilat marah pada pihak musuh sakti sesat yang berada di luar rumah gubuk kosong.
"Paduka kita hadapi bersama",kata Chang Chien menggenggam tangan Chen Si Lei yang membalas genggam erat tangannya.
"Terimakasih Chien Chien",kata Chen Si Lei halus pada Nyonya Selir ke empat Chang Chien.
"Paduka Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah siap untuk menghabisi para musuh bodoh itu",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah mengatur para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah mengurung kembali puncak gunung kaki kelinci termasuk keseluruhan gunung itu untuk keselamatan dan keamanan Chen Si Lei.
"Paduka kita mulai bertempur melawan para musuh sakti sesat lagi",kata Lin Mo Bai sudah merapikan pakaian dan riasan Chen Si Lei dan Nyonya Selir ke empat Chang Chien secara cepat dan terampil sekali.
Chen Si Lei dan Chang Chien melompat keluar dari rumah gubuk kosong bersama -sama mereka menerjang hebat ke arah pihak musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sehingga pihak musuh sakti sesat terkejut sekali melihat kelihaian ilmu silat sakti dari Chen Si Lei dan Chang Chien.
Wuttttt !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Chen Si Lei menggunakan kipas sakti di tangan kiri untuk membunuh beberapa orang musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sedangkan tangan kanan menggenggam tangan Chang Chien yang menggunakan ilmu pedang khas sekte gunung kelinci.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai mengeluarkan ilmu pedang rase sakti untuk membabat habis kepala pria ganas dengan sekali tebasan saja.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan Chang Chien yang gunakan ilmu pedang memeluk hati membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh Chen Si Lei yang hanya memandu Chang Chien untuk menghadapi para musuh mereka.
Syuutttttttt !!
Crakkkkkk !!!
Trangggggg!!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat memenggal kepala seorang wanita cantik jelita dari Sekte Sesat burung hitam secara cepat dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi keselamatan Chang Chien yang berada di dekatnya.
Crakkkkkk !!
Chang Chien menggunakan ilmu pedang Gunung kelinci membunuh orang sakti sesat di sekitar Chen Si Lei dan dirinya.
Wuttttt !!
Jlebbbb !!
Fan Wu Ji sekte ayam sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sehingga pihak musuh sakti sesat tewas dalam serangan maut dari Fan Wu Ji.
Dessssssss !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis kepala musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan kipas sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat memenggal sejumlah orang musuh sakti sesat dengan ilmu mukjizat golok sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Lin Mo Bai menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sehingga pihak musuh sakti sesat berhasil di babat habis oleh Lin Mo Bai.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan ilmu pedang mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
"Serbuuuuu! ! ", teriak para pasukan musuh sesat burung hitam berdatangan ke arah mereka dari penjuru gunung kaki kelinci.
Tetapi Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah datang untuk menghabisi para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sehingga pihak musuh terkejut sekali melihat kelihaian Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang juga ternyata berada di sekitar gunung kaki kelinci.
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam seorang pria keji yang sangat hebat sekali sehingga Chen Si Lei gunakan ilmu pedang rajawali emas sakti di sertai ilmu pedang awan naga timur laut sakti.
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Chen Si Lei melompat cepat mengerahkan ilmu pedang rajawali emas sakti untuk membabat habis kepala pria ganas yang menjadi wakil ketua Sekte Sesat burung hitam.
Crakkkkkk !!
Chang Chien berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan cepat dan hebat sekali.
Crakkkkkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membunuh orang sakti sesat dengan ilmu mukjizat golok sakti.
Crakkkkkk !!!
Lin Mo Bai menggerakkan pedang melawan serangan pedang mukjizat sesat dari seorang wanita sadis.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Cranggg ! !!
Lin Mo Bai membunuh wanita sadis itu dengan ilmu pedang rase sakti dengan sangat hebat sekali.
__ADS_1
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Fan Wu Ji sekte ayam sakti dari kota Jing membunuh musuh sakti sesat secara cepat dan hebat dengan ilmu pedang ayam sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali dengan ilmu pedang mukjizat rase sakti.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan kipas menggunakan ilmu mukjizat piramida sakti dan ilmu badai tornado yang sangat dahsyat menghantam hancur para musuh sakti sesat.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Brussshhhhh !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti dan ilmu badai tornado milik Chen Si Lei.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat dengan ilmu mukjizat golok sakti menghantam gunung.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sehingga musuh sakti sesat berhasil di bunuh oleh Lin Mo Bai.
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menghantam hancur para musuh sakti sesat dari segala penjuru gunung kaki kelinci.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chang Chien menggerakkan pedang melawan para musuh sakti sesat dengan ilmu pedang sekte gunung kelinci.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Chen Si Lei menggunakan kipas untuk menangkis serangan maut dari seorang pria gagah perkasa yang sangat sadis sekali yang menggunakan senjata tajam mengandung hawa sesat sehingga Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat sakti bunga persik yang dahsyat.
Werrrrrrr! !
Bressssss !!
Chen Si Lei berhasil membuyarkan hawa sesat dari pedang pria gagah perkasa dan ganas sekali yang akhirnya berhasil di babat habis oleh Chen Si Lei dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata payung sadis sekali di tangan seorang gadis liar dan ganas sekali.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Chen Si Lei menggerakkan kipas dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Guo yang sangat hebat dan ganas sekali sehingga gadis itu tewas di bunuh oleh Chen Si Lei dengan membabat habis kepala gadis itu.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat membabat habis para musuh sakti sesat yang mengurung Chang Chien .
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
"Chang Chien hati -hati",kata Chen Si Lei dengan cepat berhasil menolong nyawa Chang Chien dari pihak musuh yang ingin membunuh gadis itu dengan kejam dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei membabat habis kepala musuh sakti sesat yang ingin membunuh Chang Chien.
"Paduka ", panggil Chang Chien memeluknya hangat sebagai ucapan terima kasih atas pertolongan yang di berikan oleh Chen Si Lei kepadanya.
"Kau adalah istriku yang bergelar Nyonya Selir ke empat ku.Aku harus melindungi mu",kata Chen Si Lei membelai lembut rambut panjang gadis kekasihnya yang baru ini.
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah menghabisi para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sehingga semua musuh sakti sesat di gunung kaki kelinci musnah oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Paduka kami sudah menyelesaikan tugas kami dengan sangat baik",lapor para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti bersujud hormat kepada Chen Si Lei dan Chang Chien.
"Rapikan kembali gunung kaki kelinci sebelum kita berangkat ke kota Nan",kata Chen Si Lei memerintahkan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Siap Paduka kami laksanakan!!",sahut para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti patuh kepada Chen Si Lei.
"Paduka silakan tunggu Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti di pintu keluar dari gunung kaki kelinci bersama kami bertiga",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Lin Mo Bai serta Fan Wu Ji sekte ayam sakti dari kota Jing.
"Baiklah terimakasih atas kebaikan kalian kepada ku",kata Chen Si Lei dengan nada ramah kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin, Lin Mo Bai dan Fan Wu Ji.
Lalu Chen Si Lei menggandeng tangan Chang Chien untuk berjalan ke arah pintu keluar dari gunung kaki kelinci, dan menunggu Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sampai informasi tentang kota Nan saat ini.
"Paduka kita pasti bisa menyelamatkan Nyonya Selir ke tiga Nan Erl dari Adipati Yuan di kota Nan",kata Nyonya Selir ke empat Chang Chien menenangkan hati dan pikiran Chen Si Lei yang sedang sibuk memikirkan cara untuk menolong Nan Erl serta menyelamatkan rakyat di kota Nan.
"Terimakasih Chien Chien",kata Chen Si Lei halus kepada Nyonya Selir ke empat Chang Chien yang memeluknya erat pada saat ini di tepi sungai kecil yang masih aliran sungai kuning.
"Hutan apakah itu di dekat pintu masuk ke kota Nan?",tanya Chen Si Lei melihat ada hutan yang lebat serta liar yang mengelilingi pintu masuk ke dalam kota Nan.
"Hutan seribu bayangan",jawab Fan Wu Ji sekte ayam sakti dari kota Jing yang sudah mengenali hutan aneh di seberang sungai kecil.
"Bagaimana cara kita untuk menghadapi hutan seribu bayangan?",tanya Chang Chien.
"Sebaiknya kamu pulang ke rumah dahulu dan tunggu aku pulang ke rumah kita bersama yang lainnya",kata Chen Si Lei membelai lembut wajah Chang Chien.
"Baik Paduka hamba patuh kepada Paduka",kata Chang Chien melompat ke atas punggung burung rajawali emas sakti untuk mengantar Chang Chien ke Istana Kekaisaran Tang Agung.
"Paduka kita harus pelajari dahulu situasi hutan bayangan yang mengelilingi kota Nan",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berada di dekat Chen Si Lei .
Lin Mo Bai sudah membawa peta kota Nan untuk di pelajari oleh Chen Si Lei yang segera membuka peta kota Nan untuk menghadapi para musuh yang berada di kota Nan.
"Kita bisa masuk melalui pintu air sungai kuning yang mengalir ke selokan dalam kota Nan",kata Chen Si Lei sudah melihat cara untuk masuk ke dalam kota Nan.
"Kita harus membuyarkan racun sesat yang membuat hutan palsu untuk mereka bisa menghadang kita masuk ke dalam kota Nan",kata Fan Wu Ji dari Sekte ayam sakti sudah memberitahu bahwa hutan itu adalah palsu.
"Desa bagian selatan kota Nan bisa kita masuki sebagai jalan masuk ke dalam kota Nan",kata Lin Mo Bai sudah memilih jalur untuk masuk ke dalam kota Nan.
"Baik kita bisa mulai bekerja setelah aku membuyarkan racun sesat hutan palsu yang menghadang jalan kita",kata Chen Si Lei sudah mengatur strategi perang melawan para musuh sakti sesat di dalam kota Nan.
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti matahari bersinar terang dan hebat sekali untuk membuyarkan racun sesat hutan bayangan.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti matahari sangat hebat dan kuat sekali sehingga hutan bayangan lenyap dan kini hanya ada lima buah pintu masuk ke dalam kota Nan pun terlihat jelas oleh Chen Si Lei dan kawan-kawan nya.
__ADS_1
"Sekarang kita serbu mereka semua dan basmi mereka sampai ke akar -akarnya, jangan sampai ada yang hidup!!",perintah Chen Si Lei kepada para pengikut nya yang setia kepadanya.
"Siap Paduka kami laksanakan! ! ",sahut para pengikut setia Chen Si Lei.