Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Gelombang Kehidupan 2.


__ADS_3

Mendengar ancaman tersebut, You Sa Sa serta merta meraih jemari pria itu dan ikut pergi ke perguruan Sekte Thai San Pai.


Lao Gu mengamati istrinya menyambar tangannya dengan cekatan dan berlari ke arah berlawanan arah dengan You Sa Sa.


Teng Hwee Li tidak mempedulikan apa yang dipikirkan oleh suami dadakan nya itu untuk saat ini.


" Kamu apa? ",tanya Lao Gu dengan suara keras.


" Aku istri mu sekarang ", jawab Teng Hwee Li dengan suara halus.


" Ya aku tahu bahwa kau istri ku sekarang ,yang aku tanyakan kepada mu adalah kenapa kau membawa ku lari dari para pasukan itu ", kata Lao Gu menahan istri nya untuk berlari dengan kencang.


" Karena mereka adalah para musuh ku ",jawab gadis itu memaksanya untuk lari lagi.


Tapi rombongan itu sudah tiba di sekitar mereka berdua dan mulai mengurung mereka berdua dengan sikap garang sekali sehingga Teng Hwee Li mencicit ngeri sekali.


" Teng Hwee Li mau kabur ke mana kau?!"seorang pria muda yang memimpin para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam sudah berada di depan mereka.


" Kakak Chien tolong jangan mengganggu aku lagi karena aku sudah menikah dan ia suamiku ", jawab gadis itu merangkul Lao Gu dengan manis.


"Kau gila,ya ?!Berani sekali menikah dengan orang lain !!Apakah kau minta aku hukum mati !!", hardik pria sadis itu mengayunkan cambuk warna ungu ke arah Teng Hwee Li.


Tar!!


Tetapi Lao Gu menggunakan ilmu perisai bumi untuk menangkap cambuk ungu itu dan ia menariknya sampai cambuk itu terambil olehnya,lalu ia menggunakan cambuk ungu mencambuki pria sadis itu yang terkejut sekali karena ia tidak tahu kenapa senjata nya bisa berpindah tangan ke musuhnya.


"Rasakan ini berani mengancam istri ku !!",hardik Lao Gu menggunakan cambuk membunuh pria sadis itu dengan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crashhh !!


Lao Gu melilitkan cambuk ke leher musuh dan ia tarik hingga putus dan ia lempar begitu saja ke tanah.


Bluk!!


" Aghhhhh !!Laki-laki itu telah membunuh pimpinan kita !!", teriak para pasukan musuh yang sudah menyerbu dengan ganas sekali.


Wuttttt !!


Tar !!


Para pasukan musuh mengeluarkan ilmu -ilmu mukjizat sesat untuk menghadapi Lao Gu yang menggunakan ilmu cambuk sakti menghantam hancur para musuh dengan hebat sekali.


Wuttttt !!


Tar !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Chen Si Lei yang tiba-tiba muncul di hadapan para musuh yang mengeroyok Lao Gu dan Teng Hwee Li


"Ahh Pendekar Rajawali Emas Sakti sudah datang untuk membantu orang itu !! ", teriak para musuh terkejut sekali melihat kehadiran Chen Si Lei yang sudah cepat membabat habis sejumlah besar musuh dengan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menghabisi para musuh sampai tak tersisa lagi.


"Lao Gu di mana You Sa Sa ?", tanya Sin Yue Qing turun dari burung rajawali putih sakti usai Chen Si Lei menghabisi para musuh.


"Dia bawa pergi oleh seorang murid Sekte Thai San Pai ", jawab Teng Hwee Li.


" Ah kenapa kau diam saja? ",tanya Chen Si Lei melotot begitu wanita di samping Lao Gu menjawab dengan kalem.


" Dia tak salah ,akulah yang lalai dalam menjaga keamanan dan keselamatan You Sa Sa ", kata Lao Gu membela istrinya.


" Pendekar Rajawali Emas Sakti anda jangan khawatir karena aku tahu orang itu adalah sahabatku sendiri dan kita bisa menemukannya", kata Teng Hwee Li cepat menolong suaminya juga dari kemarahan Pendekar Rajawali Emas Sakti.


Mata tajam Chen Si Lei memicing tajam.


" Mengapa kalian berdua masih diam saja ?", tegur Chen Si Lei keras.


" Maaf,ini kami akan segera membantu anda untuk menemukan gadis kecil itu. Ayo ikuti langkah kami ",istri Lao Gu meraih jemari Lao Gu, lalu mereka berdua berjalan bersama di depan Chen Si Lei dan Sin Yue Qing sebagai penunjuk jalan ke gunung Thai San.


" Sayang ku, ini roti mu ,kan ,yang kamu inginkan ?", tanya Sin Yue Qing halus.


" Iya, tapi bocah itu tetap harus bersama kita sebagai tanggung jawab kita yang membuatnya kehilangan anggota keluarganya",jawab Chen Si Lei lembut sekali kepada Sin Yue Qing.


Lao Gu mengamati istrinya yang berjalan bersama dirinya dengan kagum sekali dengan kecantikan istrinya itu, kemudian ia memakaikan Teng Hwee Li cincin emas pernikahan untuk istrinya bahagia.


" Terimakasih atas cincin cantik ini ,suamiku ", kata Teng Hwee Li terharu dengan kebaikan hati suaminya.


Pria tampan itu menggangguk kepala sesaat, lalu menyerahkan hadiah lain untuk Teng Hwee Li.


" Aku harus memberi mu mahar untuk meresmikan pernikahan kita berdua ", kata Lao Gu lembut dan halus kepada Teng Hwee Li.


" Aku juga mau memberikan yang aku miliki untuk mu dan semoga kamu suka dan mencintai ku seperti aku mencintaimu ", kata Teng Hwee Li menggandeng tangan Lao Gu dengan mesra sekali.


Mendengar percakapan tersebut, Chen Si Lei tersenyum turut bahagia untuk Lao Gu yang sudah memiliki seorang istri yang baik dan bisa membahagiakan hidup Lao Gu. Sekilas, Sin Yue Qing membaca raut -raut wajah Chen Si Lei yang terlihat bahagia.


" Kau terlihat bahagia, aku terkagum-kagum pada senyuman tampan mu ",kata Sin Yue Qing tersenyum ceria dan bahagia juga.


" Ya aku bahagia karena sahabatku sudah menikah dan memiliki istri yang hebat juga ", jawab Chen Si Lei setulus hatinya.


Lao Gu menoleh ke belakang dan membalas kedua orang sahabatnya dengan senyuman terimakasih.


Setelah menempuh perjalanan berliku, mereka ber empat tiba di depan rumah dengan satu jendela yang hanya di tutupi oleh jahitan kain perca. Teng Hwee Li membuka pintunya yang reyot, dan mereka pun masuk untuk beristirahat untuk malam hari itu.


"Silakan anda berdua duduk di sini dan tunggu saya siapkan makan malam ", kata Teng Hwee Li berjalan ke dapurnya.


" Hwee Li biar aku bantu kau ",kata Sin Yue Qing mengikutinya dari belakang dan mereka berdua sibuk membuat makan malam untuk para suami mereka berdua .


Sementara itu Chen Si Lei dan Lao Gu melihat -lihat isi rumah yang luasnya hanya sekitar setengah dari kamar tidur milik You Sa Sa. Ruang tamu, dapur dan kamar hanya di pisahkan dengan sekat kayu sederhana. Setelah Chen Si Lei duduk pada kursi kayu yang hampir bobrok,Lao Gu pamit sebentar ke kamar mandi.


Tak lama berselang, Sin Yue Qing membawakan dua cangkir teh,di susul Teng Hwee Li dengan empat mangkuk sup jagung dan daging panggang.Mata Chen Si Lei mengenali kelezatan makanan itu, bersama Lao Gu yang sudah tidak tahan lagi untuk memakannya.


" Daging domba panggang ?", tebak Chen Si Lei yang di sambut hangat dari Lao Gu selaku pemilik rumah ini.


Sambil menikmati makan malam, Teng Hwee Li menceritakan tentang kehidupan nya. Wanita itu kini berusia delapan belas tahun dan hanya tinggal seorang diri sejak di tinggal ayahnya pada usia delapan tahun dan hidup bersama ibunya yang menikah lagi dengan kepala suku Hui daerah Gurun Gobi Barat. Demi nyawa mereka sekeluarga, Teng Hwee Li di jodohkan dengan Chien kepala pimpinan dari Sekte Sesat Naga Hitam cabang gurun Gobi.

__ADS_1


Ketika ia memahami posisinya sebagai seorang penyelamat keluarga, dia mulai mencari cara untuk keluar dari masalah hidupnya, namun selama tujuh bulan ini, yang ia bisa lakukan adalah mencari seorang pria yang lebih hebat dari Chien. Itu dengan modal tekad saja.


" Tapi aku tak pernah menyangka bahwa doa ku terwujud nyata dengan hadirnya Kakak Fang Lan secara tiba-tiba di dalam kehidupan ku",Teng Hwee Li menangis untuk menyatakan perasaan hatinya kepada Lao Gu.


" Yaa semoga adalah jodoh yang sudah di tentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa ",kata Lao Gu tersentuh oleh ketulusan hati Teng Hwee Li.


Sin Yue Qing menarik napas agar tidak menangis di hadapan mereka. Daging domba panggang yang dia nikmati rasanya lezat, tetapi tidak sanggup untuk di habiskan setelah mendengar cerita Teng Hwee Li. Di tengah penderitaan hidup seperti ini, Teng Hwee Li masih mau bersyukur kepada Tuhan dan tidak pantang menyerah untuk berdoa dan berusaha untuk mencapai keberhasilan dalam hidup nya.


" Aku berdoa untuk kebahagiaan kalian berdua ", Sin Yue Qing tersentak saat ia mendengar Chen Si Lei yang sedari tadi tenggelam dalam makan malam. Lao Gu mengalihkan perhatiannya.


" Baiklah, aku ucapkan terima kasih atas perhatian dan doa kalian berdua yang menjadi dua orang sahabatku. Aku akan bersulang minum arak nu Er hong untuk merayakan hari pernikahan ku ", kata Lao Gu memberikan cangkir isi arak nu er hong kepada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing serta Teng Hwee Li istrinya.


Chen Si Lei lantas tersenyum bahagia dan menerima minuman keras itu dengan gembira.


"Ya baiklah. Selamat menempuh hidup baru dan berbahagialah selalu untuk mu dan istri mu,sahabatku ",


Setelah jamuan ,Sin Yue Qing, walau agak malu -malu, meminta resep masakan khas gurun Gobi pada Teng Hwee Li. Wanita itu mengisyaratkan Sin Yue Qing untuk mengikutinya ke dapur. Saat Teng Hwee Li mengeluarkan sebuah catatan kumpulan resep, telinga Sin Yue Qing tanpa sengaja menangkap pembicaraan Lao Gu dan Chen Si Lei di ruang tamu.


". ..tidak perlu, ini terlalu banyak ", tolak Lao Gu, halus.


" Ayolah, Fang Lan. Anggap ini sebagai hadiah untuk pernikahan mu dari kami ",Chen Si Lei memaksa.


" Ingat apa kataku tadi ?jangan lupa untuk kita selalu bersahabat tanpa batas dan selamanya ", kata Chen Si Lei lagi.


"Tap-",Sin Yue Qing dapat membayangkan wajah pasrah Lao Gu saat Chen Si Lei menjejalkan hadiah nya ke tangan Lao Gu.


" Baiklah aku ucapkan terima kasih atas hadiah mu ",kata Lao Gu menyerah dan menerima hadiah tersebut.


Hening sejenak, Sin Yue Qing menahan napasnya karena terlalu tegang,sampai Chen Si Lei kembali bicara.


" Aku ini sahabat mu dari dulu,sekarang dan selamanya, jadi kau jangan sungkan untuk meminta bantuan ku ,jika kau ada kesulitan dalam hidup mu ",


Diamnya Lao Gu menandakan jika percakapan mereka tadi berakhir. Hati Sin Yue Qing semakin tersentuh oleh Chen Si Lei. Dia kembali teringat dengan kehidupan masa lampau nya. Dan sekarang Sin Yue Qing semakin besar cinta dan kasih nya kepada Chen Si Lei pria sangat hebat sekali itu.


Lao Gu kemudian masuk ke dapur dan membuyarkan lamunan Sin Yue Qing. Dan Chen Si Lei mengikutinya dari belakang.


" Hei ,Yue Qing, terimakasih. Kebaikan kalian berdua akan selalu aku kenang dan aku sangat bersyukur bisa bersahabat dengan kalian. Mungkin aku tidak akan pernah bisa membalas kebaikan kalian sampai kapan pun, tetapi aku dan istriku selalu ada untuk menemani kalian baik suka dan duka kalian ", kata Lao Gu dan Teng Hwee Li bersamaan.


Chen Si Lei melihat Sin Yue Qing mulai menangis karena terharu dengan ucapan yang tulus dari Lao Gu dan istrinya kepada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing.


" Sama-sama, Lao Gu, tapi. .begini. Sudah malam tampaknya kami khawatir jika kalian tidak bisa melewatkan malam pertama kali pernikahan kalau ada kami " , kata Chen Si Lei mengedipkan mata kepada Lao Gu.


" Yaa kita pergi ke mana malam ini ?", tanya Sin Yue Qing polos dan tidak peka.


" Kita bisa cari penginapan di sekitar lokasi ini ", kata Chen Si Lei menggandeng tangan Sin Yue Qing untuk berjalan keluar dari rumah pribadi Lao Gu dan Teng Hwee Li.


Setelah berpamitan pada Lao Gu dan Teng Hwee Li.


Chen Si Lei dan Sin Yue Qing mencari jalan menuju ke arah gunung Thai San yang sudah terlihat dari jarak pandang mereka.


"Karena ini sudah malam hari, lebih baik kita bermalam di dalam gubuk kosong di sebelah kanan mu ",kata Chen Si Lei meraih jemari Sin Yue Qing.


Sin Yue Qing menyetujuinya.


" Hei, kamu suamiku. Aku hanya mengikuti mu saja sebagai seorang istri yang baik dan teladan ", jawab Sin Yue Qing tersenyum manis sekali kepada Chen Si Lei.


Ibukota Kekaisaran Tang Agung.


Istana Pangeran Muda Lin Xiao Xin.


Sebuah kereta kuda mengantarkan sepasang suami istri ke sebuah rumah di perumahan yang sangat besar dan mewah. Cukup mengejutkan karena situasi di dalam rumah itu. Hanya ada segelintir orang yang masih berlalu lalang dan ada juga yang menikmati santapan malam di ruangan itu. Pangeran Muda Lin Xiao Xin juga bersyukur karena bisa melepaskan kejenuhan nya.


Hamparan rumput hijau yang terbentang menarik Pangeran Muda Lin Xiao Xin untuk mencari Putri Tang Yang Zi di dalam Istana putri itu sendiri dan ia bisa bersenang - senang bersama gadis kesayangannya itu. Maka tanpa perlu lama lagi, ia segera berkelebat cepat menuju ke Istana Putri Tang Yang Zi.


Beberapa menit kemudian ia sudah membuka pakaiannya dan berbaring di atas tempat tidur milik Putri Tang Yang Zi dan memperlihatkan wajah yang penuh rasa cinta kepada gadis cantik jelita itu.


Putri Tang Yang Zi tersentak saat mengetahui sang kekasih kini berbaring di atas tempat tidurnya. Degup jantungnya makin berantakan.


" Tidak bisakah kau tak membuat ku kaget dengan kehadiran mu ",kata gadis itu dengan sikap manjanya.


" Aku terlalu bersemangat untuk bisa bersama mu ",jawab kekasihnya yang telah menariknya untuk bermesraan bersamanya.


Pegunungan Zhangjiajie.


Sisa perjalanan yang sangat panjang sekali terasa lebih cepat. Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah tiba di rumah pribadi dari Xi Bing Ketua Sekte Sesat Naga Hitam cabang tiga dan Putri Tang Xiao Feng untuk mereka selidiki lebih dalam lagi.


Mereka semua waspada terhadap penyerangan gelap dari pihak musuh yang tentunya ada untuk menghadapi mereka.


Matahari belum terbenam ,tetapi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah tidak sabar menunggu untuk memeriksa tempat itu,maka itu tidak bisa menunggu lama lagi.


" Buka ..",perintah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada para pasukannya untuk membuka pintu rumah itu.


Namun sebuah senjata rahasia meluncur cepat ke arah mereka dan salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti tewas tertusuk senjata rahasia milik musuh.


Wushhh !!


Jlebbbb !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok secara cepat dan hebat sekali menangkis serangan senjata rahasia milik musuh dengan kecepatan tinggi dan hebat.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Tak lama setelah itu muncullah sosok manusia bertubuh tengkorak berkelebat cepat untuk membunuh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang segera menggunakan golok menangkis serangan senjata tajam sosok tengkorak tersebut yang sangat ganas sekali.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao merasa goloknya tergetar hebat saat ia menangkis senjata tajam milik sosok tengkorak tersebut.


Sosok tengkorak itu menggunakan ilmu mukjizat telapak tengkorak menyerang Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dari samping kanan pelipis Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang kaget setengah mati dengan kehebatan ilmu sosok tengkorak tersebut yang terus menerus menyerangnya sehingga Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao harus menggunakan ilmu ginkang untuk menghindari serangan maut tersebut.


Namun Sosok tengkorak memiringkan tubuhnya dan mencengkeram kencang lehernya sampai Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao merasa sesak napas dan ia tetap melawan dengan goloknya yang di cengkram juga oleh sosok tengkorak tersebut sampai goloknya hancur oleh ilmu mukjizat sesat tengkorak itu.


Krakk!!


Di saat genting inilah berkelebat cepat seorang gadis muda amat cantik jelita dan manis sekali menggunakan pedang mukjizat warna hijau menyilaukan sepasang mata sosok tengkorak itu dan membuat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terbebas dari ancaman kematian.


Gadis itu menyerang sosok tengkorak dengan ilmu pedang sangat hebat sekali sehingga kakek tengkorak itu memekik kaget sekali karena pedang mukjizat yang di gerakkan secara cepat dan hebat sekali oleh gadis itu berhasil melukai bahu kirinya.


Crakkkkkk !!


"Agh !!Gadis Laknat berani sekali kau menyerang ku !!",hardik pria tengkorak yang gigi nya sudah hilang semua.


"Setan Tua Gunung Zhangjiajie berani sekali kau mengganggu dan menyerang para sahabatku !!", hardik gadis cantik jelita itu yang ternyata adalah Xue Erl yang sudah di ceraikan oleh Chen Si Lei ini memutuskan untuk hidup menjauhkan diri dari dunia persilatan Tionggoan dan ia tersesat di pegunungan Zhangjiajie bagian barat dan tidak sengaja melihat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sedangkan menghadapi para musuh tangguh, dan terutama ia melihat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terancam kematian oleh pria tengkorak itu ,maka ia segera berkelebat cepat untuk menolong Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao di saat yang tepat.


" Ahhh Permaisuri Xue Erl !!",pekik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kaget sekali.

__ADS_1


" Tuan Besar Wu, aku bukan lagi Permaisuri Xue Erl tetapi Xue Erl saja karena aku sudah bercerai dengan Pendekar Rajawali Emas Sakti ", kata Xue Erl meluruskan panggilan Permaisuri Xue Erl menjadi Xue Erl kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Apa ??Kenapa ??!", Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao semakin terkejut karena ucapan Xue Erl ini karena ia melihat perut Xue Erl yang sudah mulai terlihat sedikit besar dan itu adalah tanda Xue Erl sedang hamil kira -kira sudah usia empat bulan lebih atau tujuh belas minggu.


" Nanti saja aku ceritakan kepada mu ,sekarang aku harus menghadapi kakek tua gila itu ", jawab Xue Erl tersenyum ramah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao seraya menambahkan serangan maut kepada kakek tengkorak itu.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan tangan menyerang sejumlah orang musuh sakti sesat yang mengurung Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terkejut sekali melihat kelihaian Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Plakkkkkk !!


Plakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menerjang hebat menangkis serangan maut dari sepuluh orang musuh sakti sesat yang berada di dalam rumah bekas milik Xi Bing.


Wuttttt !!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!!


Trangggggg !!!!


Xue Erl bergerak cepat menggerakkan pedang mukjizat giok sakti menyerang Si tengkorak kejam itu dengan ilmu pedang Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih.


Wushhh !!


Crakkkkkk


"Aghhhhhh !!", teriak kakek itu tewas dalam serangan maut dari Xue Erl.


Xue Erl berkelebat cepat menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali untuk membantu para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang di keroyok oleh sepuluh orang musuh sakti yang sangat hebat sekali.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Dengan adanya Xue Erl yang membantu mereka, para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti kini berhadapan dengan lima orang musuh sakti sesat lainnya yang mengeroyok Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah mendapatkan pedang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang telah gugur di bunuh oleh pria ganas yang sudah tewas oleh Xue Erl.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan pedang dengan ilmu golok sakti di sertai ilmu mukjizat telapak sakti halilintar bumi menghantam hancur para musuh sakti sesat yang mengurung dirinya.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat telapak sakti halilintar bumi milik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dapatkan dari Chen Si Lei.


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan ilmu pedang mukjizat Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Xue Erl membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat dengan ilmu pedang mukjizat Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih dan ia berhasil menumpas habis para musuh itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Setelah itu, mereka memakamkan para jasad musuh dan seorang teman mereka di halaman depan rumah bekas milik Xi Bing untuk tindakan sesama manusia yang berbudi luhur tingkat tinggi.


" Rumah ini harus kita hancurkan supaya tidak ada masalah lagi ", kata salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti saat ini mereka berada di luar rumah itu.


" Harus ada yang bisa menggunakan ilmu mukjizat seperti yang di miliki oleh Paduka Kaisar Tang Agung kita untuk membersihkan rumah itu ", kata salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang lain.


" Ah aku tidak bisa melakukannya ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berdiri di antara anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dan Xue Erl.


Sekonyong -konyong datanglah seorang gadis lain yang amat sangat cantik jelita sekali memakai pakaian serba putih melayang turun bagai bidadari turun dari langit.


" Para kakak, biar aku saja yang melakukan pemberantasan hawa sesat dari rumah ini ", kata gadis berwajah Dewi Kahyangan itu yang sudah berdiri di depan pintu rumah itu.


Gadis itu dengan ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk membuyarkan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka dan para rakyat di sekitarnya.


Wushhh !!


Plashhh !!


Lalu gadis itu menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti Buddha menghantam hancur rumah itu dengan tangan kanannya.


Wushhh !!


Blaarrrr !!


"Wahhhhhhh sungguh hebat sekali kau ,Nona ", puji Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti serentak.


" Ya terimakasih atas pujian kalian semua kepada ku ", sahut gadis itu tersenyum manis sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Nona siapakah dan kenapa kau bisa membersihkan dan menghancurkan rumah sesat ini?",tanya Xue Erl penasaran dengan gadis cantik jelita itu.


" Aku adalah Li Xian Ri dan aku murid Sekte Zhangjiajie ", jawab gadis itu ramah sekali kepada Xue Erl.


" Sekte Gunung Zhangjiajie ??Di manakah markas besar Sekte mu berada?",tanya Xue Erl menoleh ke arah pegunungan Zhangjiajie yang semuanya berliku -liku dan sukar di pijak .


" Ya paling atas ", jawab gadis itu menunjuk pegunungan Zhangjiajie yang paling tinggi dan berawan tebal.


" Wah aku jadi ingin sekali melihat Sekte mu ", kata Xue Erl takjub dengan awan -awan putih yang menutupi pegunungan Zhangjiajie paling tinggi sekali itu.


" Ya kami juga mau lihat pegunungan Zhangjiajie tertinggi itu ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti serentak.


" Emm maaf tanpa izin dari Guruku .Aku tidak bisa mengajak kalian ke Sekte kami ", kata gadis itu dengan wajah minta maaf yang sopan sekali kepada Xue Erl dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Ya baiklah kami mengerti dengan segala peraturan yang berlaku di setiap Sekte manapun, tapi kami ucapkan terima kasih atas kebaikan mu kepada kami ", kata Xue Erl menjura hormat kepada gadis aneh itu.


" Ah ya sama -sama kakak -kakak. Kalau begitu aku pamit kepada para kakak ", gadis itu menjura hormat kepada mereka semua.


Lalu berlari ke arah lain dari arah Xue Erl, Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang pergi menuju ke arah pedesaan terdekat dari lokasi itu.


" Mmm aku juga mau pamit kepada kalian semua untuk kita pilih jalan masing - masing saja ", kata Xue Erl sudah berkelebat cepat pergi dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Ah kita harus lanjutkan perjalanan untuk mencari,menemukan dan membantu Paduka Kaisar Tang Agung dan Permaisuri Sin Yue Qing mencari dan menolong Permaisuri Melani di daerah lain ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memimpin pasukan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti ke arah timur.

__ADS_1


__ADS_2