
Rombongan Chen Si Lei memasuki ke dalam wilayah lembah besar begitu mereka semua bisa keluar dari jalur nomor sembilan dari hutan sepuluh jalur dan wilayah dari suku Zhuang, dan mereka semua sangat senang sekali bisa melakukan misi kali ini bersama -sama kembali.
"Kita akan beristirahat dahulu di kota kecil itu",kata Adipati Yun Fei yang berjalan di sisi istrinya dan selir baru nya dari keluarga Zhuang.
"Desa kecil apa itu?",tanya Pendekar Iblis Selatan Chen Ming San yang berjalan di sisi istrinya selalu yang bernama Luo Luo dan istri muda nya yang juga dari suku Zhuang.
"Desa Kupu -kupu malam",jawab Pendekar Pisau Terbang Heng Du Fei yang jalan di sisi kekasihnya.
"Kita cari desa yang lain saja yang bernama desa Kun",kata Chen Song yang jalan di sisi tunangannya Nian Yu.
"Aku setuju dengan pendapat mu",kata Chen Lun yang jalan di sisi Nian Chi.
"Coba lihat ada tanda apa di pintu masuk ke dalam desa Kun",kata Ning Yi yang di sisi Chen Li .
"Cakar tengkorak putih",kata Si Tangan Sakti yang kini sudah punya istri.
"Iblis wanita yang suka melakukan pembunuhan terhadap mempelai pria di hari pernikahan",kata Raja Iblis Barat yang bergandengan tangan dengan Istri yang di dapatkan dari keluarga Zhuang.
"Coba saja kita tanyakan kepada salah seorang dari penduduk di desa ini",Tse Tu yang berjalan bersama Pu Tui.
"Kita istirahat di rumah makan di tengah desa Kun",kata Chen Si Lei yang berjalan di sisi Selir Putri Yin Shuang.
"Baik kita istirahat di rumah makan yang sedang ramai itu saja",ucap Adipati Yun Fei sudah berjalan lebih dahulu dari yang lain.
Mereka pun mengikuti Adipati Yun Fei dan kedua istrinya ke rumah makan dan ia juga sudah memesankan makanan dan minuman untuk mereka semua, dan Chen Si Lei mendengar tentang adanya beberapa orang mempelai pria yang lenyap di hari pernikahan mereka dan di temukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di berbagai tempat yang berbeda di dalam desa Kun ini.
"Kita harus melakukan tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini dan desa kita bisa tenang dan nyaman kembali",kata salah seorang pejabat senior di desa ini.
"Bagaimana cara untuk mendapatkan informasi tentang diri Iblis wanita itu?",pria di sisi lain pejabat itu bertanya.
"Hal inilah yang membuat ku pusing karena semua penduduk meminta ku untuk menangani masalah yang sangat meresahkan masyarakat kita",kata pejabat itu.
Lalu tak lama kemudian datanglah seorang gadis berpakaian pengantin berlari ke arah pejabat itu dan bersujud kepada pejabat.
"Tuan tolong selamatkan calon suami saya yang akan menikah dengan saya hari ini dan dia menerima surat ancaman bahwa dia akan di makan oleh Iblis wanita yang jahat itu",
"Kurang ajar! ! Kita harus berusaha untuk menemukan Iblis itu dan membasmi dia bersama -sama",kata pejabat tersebut marah.
Rombongan dari pejabat itu segera keluar dari rumah makan dan pergi ke tempat gadis berpakaian pengantin untuk memberikan pertolongan kepada mempelai pria yang akan di bunuh oleh Iblis wanita yang sudah meresahkan masyarakat setempat.
"Kita harus lihat dan membantu mereka yang sedang dalam masalah itu",Tse Tu sudah mengikuti rombongan pejabat itu.
Tapi setibanya di rumah calon mempelai terdapat mayat semua orang yang baru saja keluar dari rumah makan tersebut, dan Tse Tu segera melaporkan hal ini .
"Kita harus melakukan rencana untuk menjebak Iblis wanita itu datang kepada kita semua dan kita bisa membunuhnya dengan mudah",kita Ning Yi .
"Ide bagus ",kata Chen Si Lei memuji muridnya itu.
"Jadi siapa yang akan menyamar sebagai sepasang pengantin untuk malam ini di desa Kun?",tanya Chen Ming San saat mereka mencari tempat untuk istirahat di rumah penginapan terdekat.
"Tolongggg kami! ! ",terdengar suara orang minta tolong dari arah timur mereka.
"Kita ke sana",kata Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah suara yang minta tolong.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Setibanya Chen Si Lei di tempat ini ada sepasang suami istri sedang menangisi di hadapan jasad seorang pemuda desa yang sebenarnya masih hidup.
"Ada apa dan kenapa kalian berdua menangis?",tanya Chen Si Lei sopan.
"Tuan Pendekar apakah kamu bisa menolong kami?",tanya pria lemah itu.
"Tentu saja aku bisa menolong kalian tetapi kalian jangan ber sandiwara dengan pura -pura putra kalian sudah meninggal dunia agar terbebas dari ancaman dari Iblis wanita yang sudah mengintai putra kalian yang akan menikah pada malam ini ", jawab Chen Si Lei sekaligus mengetahui siasat yang dilakukan oleh warga itu .
"Iya kami tahu dan kami minta maaf karena telah menipu Anda tapi kami tidak ada ide lain untuk keamanan dan keselamatan putra kami",kata wanita desa ini.
"Aku akan menyamar sebagai putra mu yang akan menikah malam ini",kata Chen Si Lei mengutarakan pendapat nya tentang menyelesaikan masalah orang desa Kun ini.
"Terimakasih banyak Pendekar tapi apakah tidak akan membahayakan nyawa mu sendiri ?", ucap putra dari suami istri desa itu.
"Aku akan aman ,jadi tenang saja",jawab Chen Si Lei tenang.
"Tuan Muda biar hamba saja yang menyamar sebagai seorang pengantin pria di rumah ini",kata Ning Yi sudah mengajak Chen Li untuk membantu penduduk desa itu.
"Wah apakah itu berarti kamu ingin melamar saudari ku?",tanya Chen Song jahil.
"Ya tak apa kan?",sahut Ning Yi membuat Chen Li merona malu.
"Ya tak apa karena kalian berdua cocok untuk menjadi suami dan istri",Chen Lun yang menjawab pertanyaan Ning Yi .
"Terimakasih banyak Tuan Muda pertama",kata Ning Yi sopan.
"Baik sekarang kita persiapkan sebaik mungkin untuk membuat pesta pernikahan yang bisa menarik perhatian Iblis wanita itu datang ke rumah ini",kata Chen Si Lei sudah mengatur dengan cepat.
Maka mereka pun sibuk mempersiapkan pesta pernikahan untuk menjebak Iblis wanita yang suka melakukan pembunuhan terhadap mempelai pria di desa Kun, dan Ning Yi yang menjadi pengantin pria dan Chen Li menjadi pengantin wanita di malam hari itu.
Mereka juga mengundang para penduduk desa Kun untuk menyaksikan acara ini sebagai tempat untuk membasmi Iblis wanita itu, dan para penduduk desa Kun sudah mengerti maksud dari Chen Si Lei inginkan ,maka mereka semua ikut serta dalam sandiwara ini.
"Para hadirin yang terhormat di desa Kun ,terima kasih atas bantuan kalian untuk hadir dalam acara pernikahan antara putra ku yang bernama Ye Xi dengan putri dari kepala desa Kun yang bernama Kun Yue yang akan di laksanakan tidak lama lagi",kata Paman Ye warga desa Kun .
"Iya silakan di laksanakan malam ini untuk meresmikan hubungan mereka berdua secara sah sebagai suami dan istri",kata warga desa Kun .
"Baik aku akan panggil sepasang pengantin malam ini untuk melakukan ritual di hadapan kita semua sebagai saksi ",kata Kepala Desa Kun.
Lalu Ye Xi dan Kun Yue pun memasuki aula utama rumah untuk melakukan ritual tiga penghormatan dalam upacara pernikahan.
"Pertama memberikan hormat kepada Langit dan Bumi",kata petugas ritual acara pernikahan.
Ye Xi dan Kun Yue memberikan hormat kepada Langit dan Bumi sesuai arahan.
"Kedua memberikan hormat kepada orang tua dan leluhur",kata petugas itu lagi.
Sepasang pengantin ini memberikan hormat kepada orang tua dan leluhur desa.
"Ketiga sepasang pengantin saling memberi hormat",kata petugas acara.
Sepasang pengantin saling memberi hormat satu sama lain.
"Mereka berdua sudah sah dan sekarang silakan masuk ke dalam kamar khusus pengantin",kata Kasim Chang Sin yang bertugas sebagai petugas acara tersebut.
Ye Xi atau Ning Yi menjadi gugup saat berada di dalam kamar pengantin bersama Kun Yue atau Chen Li.
"Aku akan membuka kerudung pengantin mu",kata Ning Yi gugup menaruh kedua tangan pada kerudung pengantin Chen Li.
Tapi pada saat akan membuka kerudung pengantin perempuan yang dilakukan oleh Ning Yi .
Tiba-tiba terdengar suara orang berkelebat cepat datang ke dalam kamar mereka berdua.
Dan serangan maut dari orang sakti mengarah tepat kepada mereka berdua yang sudah sigap.
Wuttttt !!
Bressssss!!
Ning Yi dan Chen Li sudah berkelebat cepat untuk menghindari serangan maut di sertai ilmu mukjizat untuk membunuh mereka oleh seorang wanita cantik.
"Ahh bagaimana dua orang penduduk desa bisa mempunyai ilmu silat?? ",wanita itu bingung.
"Tidak perlu tahu",jawab Chen Si Lei sudah berada di dalam kamar itu.
Wuttttt !!
Bressssss !!
__ADS_1
Wanita sakti itu tercengang bahwa ada seorang pemuda remaja sangat tampan sekali yang menerjang nya dan nyaris membunuhnya dengan cepat.
"Siapa kau ?", tanya wanita itu.
"Tidak perlu tahu",jawab Chen Si Lei kasar.
Wuttttt !!!
Plakkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik untuk hancurkan ilmu mukjizat milik Iblis Tengkorak Putih.
Wushhh !!!
Syuutttttttt !!
Iblis Tengkorak Putih berkelebat cepat untuk menghindari serangan maut yang di lakukan oleh Chen Si Lei .
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
Iblis Tengkorak Putih terkejut dengan ilmu sakti pemuda yang sangat tampan ini sehingga dia harus membalas serangan dengan ilmu pukulan cakar tengkorak putih sakti.
Wuttttt !!
Bressssss!!
"Aghhhhhh !!", teriak Iblis Tengkorak Putih yang merasa tubuhnya sakit sekali dan serasa akan remuk oleh ilmu mukjizat pemuda itu.
"Siapa kau dan kenapa kau ingin membunuh ku?",tanya wanita itu
"Pendekar Rajawali Emas Sakti. karena kau sudah membunuh banyak orang di desa Kun",jawab Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya secara cepat.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak terakhir dari Iblis Tengkorak putih tewas remuk oleh Chen Si Lei.
"Bersihkan kamar ini ",perintah Chen Si Lei kepada para pengikut nya.
"Siap Paduka ", jawab para pengikutnya serentak.
Setelah itu para penduduk desa Kun bisa melakukan upacara pernikahan secara meriah untuk putra paman Ye dan putri kepala desa kun dengan bahagia sekali, dan Chen Si Lei kembali mendapatkan kepercayaan penuh kasih sayang dari para penduduk setempat.
"Terimakasih banyak Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata kepala desa Kun
"Sama-sama kepala desa Kun",kata Chen Si Lei ramah.
"Mulai hari ini desa Kun aman dan nyaman berada di desa kalian",kata Chen Si Lei tersenyum ramah pada semua orang penduduk desa itu.
"Terimakasih banyak Pendekar Rajawali Emas ", kata para penduduk desa Kun.
"Baiklah kami akan melanjutkan perjalanan kami",kata Chen Si Lei pamit kepada para penduduk desa Kun .
Hari berikutnya mereka memasuki sebuah kota kecil yang sangat kecil dan para penduduknya pun hanya sedikit tidak sebanyak di kota lainnya, dan ketika para rombongan dari Chen Si Lei memasuki ke kota kecil itu, semua orang memandang mereka semua dengan sikap seakan mereka adalah hantu yang menakutkan.
"Permisi apakah kami bisa mendapatkan penginapan di kota kalian?",sapa Chen Li sopan.
Tapi para penduduk kota kecil itu berlari masuk ke dalam rumah mereka dan tidak pernah keluar lagi.
"Eh ??",
"Coba kita tanyakan lagi ke paman itu",kata Adipati Yun Fei.
Si Tangan Sakti mendekati pria yang sedang tidur di tengah jalan dengan santai dan nyaman sekali.
"Emm silakan",jawab pria itu masih menutupi wajah dengan topi caping.
"Apakah kami bisa mendapatkan penginapan di kota kalian?",tanya Ning Yi ikuti langkah Si Tangan Sakti.
"Untuk saat ini kalian tidak akan pernah mendapatkan penginapan di kota kami",
"Kenapa ?", tanya Chen Si Lei halus pada pria itu.
Sejenak pria bertopi caping memandang wajah Chen Si Lei dengan kagum yang sangat jelas terlihat oleh Chen Si Lei dan rombongan nya.
"Karena kota kecil kami sedang ada masalah yang sangat menakutkan ",pria itu menjawab.
"Masalah apa ?Dan kenapa kau berada di tengah jalan?",tanya Chen Si Lei.
"Ada beberapa orang yang suka melakukan penculikan dan pembunuhan pada tengah siang hari dan tengah malam hari. Aku memang tidak punya rumah",
"Siapa mereka yang suka melakukan hal itu terhadap penduduk kota kecil mu?",
"Mereka di sana",jawab pria itu cepat bangun dan terlihat ketakutan.
Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti serta keluarga Chen dan Adipati Yun Fei di tempat itu melihat dengan jelas bahwa banyak sekali orang berpakaian rapi dan bersih membawa sejumlah senjata tajam dan ganas, rombongan dari orang itu memandang rombongan dari Chen Si Lei dengan tajam.
"Jangan khawatir aku akan melindungi mu dan para penduduk kota mu",Chen Si Lei juga memandang sejumlah orang itu.
"Siapa kalian semua telah berani memasuki kota kecil kami?!!",hardik salah satu dari sekelompok orang itu.
"Kami hanya perantauan yang tidak sengaja memasuki desa kalian!!",jawab Chen Ming San sudah mengeluarkan pedang .
Singggggg !!
"Perantauan ???Benarkah ucapan kalian itu ??!!", hardik seorang pria ganas lain.
"Kalian sendiri siapakah???!!!", hardik Chen Ming San menggerakkan pedang.
"Sekte Delapan Orang Sakti dari Gunung Kun!!", jawab salah seorang dari anggota Sekte Delapan Orang Sakti Gunung Kun.
"Bohong !!Mereka semua adalah sekte sesat Bulan Serigala",kata pria bertopi.
"Lancang sekali kau berani mengatakan kami berbohong !!", hardik salah seorang dari anggota sekelompok orang itu.
Wuttttt !!
Plakkkk !!
Dessssssss !!
Salah seorang dari anggota kelompok itu menyerang pria bertopi dengan sadis dan untungnya Chen Si Lei menggunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik untuk menolong pria yang sudah terbuka topi nya itu.
"Kau seorang gadis",kata Chen Si Lei melepaskan ikatan pita pada rambut pria itu yang terurai halus.
"Dari mana kau tahu bahwa aku seorang gadis?",tanya gadis itu terkejut.
"Gerlingan mata mu terhadap ku saat kita bertemu tadi",jawab Chen Si Lei halus.
"Nona Sun Yi dari Sekte Angin Barat!!",suara kaget dari sekelompok orang itu.
"Ya benar sekali, jika kakak Dong Yue dan Lu Yuan Tong tahu bahwa kalian sudah melakukan kejahatan terhadap para penduduk kota kecil Xi ini ..Kalian semua pasti akan di musnahkan oleh mereka!!",hardik gadis itu mengancam sekelompok orang itu.
"Ahh kami semua tahu bahwa Tuan Besar Dong Yue dan Nyonya Muda Lu Yuan Tong sedang berada di luar kota Xi dan kau sendirian, jadi kami sama sekali tidak takut pada mu!!",hardik salah seorang dari anggota Sekte Bulan Serigala.
"Tapi kalian semua akan musnah oleh Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti aku miliki !!!", hardik Chen Si Lei berkilat marah.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti !!", teriak para Sekte Bulan Serigala memucat .
__ADS_1
Seketika itu juga Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat ke arah mereka semua yang terkejut sekali.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!!
Crakkkkkk !!!
Sejumlah orang dari Sekte Bulan Serigala hancur oleh sepak terjang para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti .
Wuttttt !!!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat Raja Iblis Barat yang menyelesaikan tugas dengan cepat.
"Wahhhhhhh hebat semua orang Sekte Bulan Serigala tewas semua oleh kalian semua dalam waktu singkat",Nona Sun Yi terkagum-kagum pada para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti itu.
"Sekarang ikut aku untuk menyelamatkan kedua orang kakak ku yang berada di puncak gunung Kun",kata Nona itu memohon kepada Chen Si Lei.
"Selamatkan mereka",perintah Chen Si Lei kepada para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.
"Siap Paduka !!", sahut para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat.
"Kenapa kau tidak ikut bersama mereka untuk menolong kedua orang kakakku ?",
"Karena aku percaya mereka bisa menyelamatkan kakak mu dan aku ingin sekali menyelamatkan para penduduk kota kecil ini yang di culik oleh tokoh sakti yang berada di belakang Sekte Bulan Serigala yang bodoh itu",jawab Chen Si Lei.
"Ahh bagaimana kamu bisa mengetahui bahwa ada orang sakti di belakang para bandit bodoh itu ??", tanya Nona Sun Yi terkagum-kagum pada Chen Si Lei.
"Ssssstt diam",perintah Chen Si Lei kepada Nona Sun Yi dan Putri Yin Shuang.
Tiba-tiba Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya secara cepat ke seluruh penjuru kota kecil Xi .
Wuttttt !!!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang terjatuh ke tengah jalan di kota kecil itu dan hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
Wuttttt !!
"Aghhhhhh !!", jerit seorang nenek sakti yang di paksa keluar dari persembunyian oleh Chen Si Lei.
"Nyonya Besar Dong???",kaget sekali Sun Yi melihat nenek yang terlihat lemah itu ternyata orang sakti yang sudah banyak sekali menculik dan membunuh warga kota kecil tersebut.
"Iya aku lah yang telah melakukan semua itu!!!",teriak wanita itu kesakitan .
Brrrrrrrrrrrrr !!
"Ibunda Permaisuri Dong kenapa kau melakukan kejahatan seperti itu ?",seorang pria datang dari arah gunung Kun di ikuti oleh seorang wanita yang sedang hamil dan seorang wanita yang sedang menggandeng tangan sepasang anak kecil.
"Tuan Besar Dong Yue !!", teriak para penduduk kota kecil yang masih selamat.
"Semua karena ibumu yang seorang rendahan yang sudah banyak kesalahan dan dosa nya sangat besar terhadap keluarga Dong!!",teriak wanita tua itu.
"Kakak pertama kau lah yang sudah menghasut ayah mertua untuk mengusir ku dari rumah !!",teriak seorang wanita lain yang datang bersama Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dalam keadaan sehat dan selamat.
"Ibu Selir pertama",kata Tuan Besar Dong Yue melihat ibu keduanya datang dari arah kiri gunung Kun.
"Ah Yue dia sudah membunuh ibu ketiga mu juga istri muda mu untuk ilmu sesat yang sedang di pelajari nya!!",hardik Nyonya Muda Dong yang sedang hamil.
"Lancang sekali dasar ******* rendah !!", teriak wanita tua yang sudah marah dan menerjang untuk membunuh Nyonya Besar Dong yang sedang mengandung juga sedang menggandeng tangan sepasang anak kecil.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Pedang Tuan Besar Dong Yue membabat habis kepala wanita tua itu dan berhasil menyelamatkan istri pertama dan kedua orang anaknya dari ibu tirinya yang keji .
"Tuan Besar Dong Yue terima kasih sudah memberikan keadilan kepada kami dan juga kepada para penduduk kota kecil Xi!!",ucap Ibu kandung nya di ikuti oleh dua orang istrinya dan para penduduk kota kecil Xi.
"Tapi semua itu juga karena jasa dari Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sudah menyelamatkan kami sekeluarga dari musuh kami di gunung Kun dengan kirim bantuan melalui Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti sehingga kami selamat ",
"Sama-sama Tuan Besar Dong Yue ", kata Chen Si Lei sopan dan rendah hati.
"Bagaimana kalau Pendekar Rajawali Emas Sakti berkunjung ke kediaman ku?",
"Baik aku bersedia untuk berkunjung ke rumah mu",jawab Chen Si Lei sopan.
"Mari silakan ", kata Tuan Besar Dong Yue ramah sekali.
Chen Si Lei dan rombongan mengikuti rombongan Tuan Besar Dong Yue ke arah rumahnya yang berada di dalam kota besar Xi yang jaraknya tidak jauh dari kota kecil itu ,dan setibanya di rumah besar keluarga besar Dong Yue, mereka semua di sambut baik oleh para penghuni rumah itu.
"Selamat datang kembali Tuan Besar Dong Yue!!",sapa hormat dari segenap para pelayan yang berada di rumah besar itu.
"Beri salam kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti yang menjadi tamuku".
"Hamba semua memberi hormat kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti!!",sahut para pelayan dari rumah besar Dong.
"Iya terimakasih ", kata Chen Si Lei ramah.
Lalu mereka semua masuk ke dalam rumah besar keluarga besar Dong Yue yang merupakan seorang Adipati juga masih ada hubungan dengan keluarga besar Kekaisaran Tang, yaitu kaum kerabat dari Kaisar Tang yang sekarang, dan juga Tuan Besar yang menguasai dua kota di wilayah gunung Kun.
"Pantas saja banyak istri dan anaknya",gumam Chen Li pelan.
"Mari masuk ke dalam ruang utama kami",kata Tuan Besar Dong Yue .
Chen Si Lei sudah duduk di kursi tamu bersama Adipati Yun Fei,Pendekar Iblis Selatan Chen Ming San dan kedua orang istrinya serta kedua kakak beradik Chen bersama tunangan mereka, dan Chen Li bersama Ning Yi serta Pendekar Pisau Terbang dan kekasihnya.
Sedangkan yang lainnya berada di ruangan lain, karena mereka adalah pengawal bukan orang penting yang harus masuk ke ruang utama itu ,begitu juga dengan Kasim Chang Sin yang menunggu bersama dengan yang lain, dan mereka semua tahu diri.
"Sebenarnya aku mengundang kalian semua untuk ber tamu ke rumah ku adalah ingin meminta bantuan kepada kalian semua untuk menghadapi tantangan dari musuh ku yang merupakan Ketua Sekte Delapan Kun ",kata Tuan Besar Dong Yue memberitahukan maksud dari hati nya yang ingin mengundang Chen Si Lei .
"Baiklah aku juga pernah dengar bahwa Ketua Sekte Delapan Kun adalah salah satu dari perkumpulan kaum hitam yang di kuasai oleh Raja Iblis Surga Ke Enam yang bersatu bersama Pangeran Phing Zi untuk menggulingkan Kekaisaran Tang yang sekarang dan ingin menjadi Kaisar Tang baru, yaitu harus membunuh mu dan semua orang dari Kaisar Tang lebih dulu",kata Adipati Yun Fei .
"Untungnya sudah ada orang yang menjaga keamanan dan keselamatan Kaisar Tang di Istana Kekaisaran Tang",kata Chen Si Lei dalam hatinya.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau harus membasmi mereka semua agar dunia aman dan nyaman",kata Pendekar Pisau Terbang Heng Du Fei.
"Tapi jauh lebih baik adalah kau secepatnya naik Tahta menjadi seorang Kaisar Tang yang baru agar seluruh Tionggoan berada dalam genggaman tangan mu ,maka kami akan melakukan segala yang kami punya untuk mu",kata Tuan Besar Dong Yue.
"Huang Ama masih sehat dan segar. Belum waktunya aku naik Tahta",kata Chen Si Lei wajahnya biasa saja.
"Kaisar sudah sangat lemah dalam kondisi fisiknya dan usianya sudah lanjut usia dan sekarang urusan pemerintahan di pegang oleh Perdana Menteri Wen",Tuan Besar Dong Yue melaporkan semua hal yang berkaitan dengan masalah Kaisar.
Ahhh aku tidak pernah tahu bahwa kondisi Huang Ama sekarang",kata Chen Si Lei merasa sedih sekali mendengar Huang Ama memerlukan dirinya.
"Lei Lei kau harus kembali ke Istana Kekaisaran Tang dan ambil kekuasaan dari Perdana Menteri Wen",kata Pendekar Iblis Selatan Chen Ming San.
"Tapi masih banyak yang belum aku selesaikan dari misi ku",kata Chen Si Lei.
"Ambil Kekuasaan mu dahulu baru kau lanjutkan kembali perjalanan misi mu",
"Kami mohon kepada Anda untuk menjadi Kaisar Tang kami yang baru",
Sebelum Chen Si Lei bisa bicara kembali, semua orang di tempat itu bersujud di hadapan nya seraya memohon untuk menjadi seorang Kaisar Tang untuk semua rakyat dari Kekaisaran Tang terlindungi dari semua pihak yang ingin hancurkan Kekaisaran Tang.
"Kami semua memohon kepada Paduka Pangeran Si Lei untuk kembali ke Istana Kekaisaran Tang untuk kami semua dan rakyat memerlukan Anda!!!",
__ADS_1
"Baiklah aku akan kembali ke Kekaisaran Tang sekarang juga",kata Chen Si Lei.
"Paduka Kaisar Tang silakan Anda masuk ke dalam ruangan kami",Kasim Chao di sini ??