
Pada hari berikutnya Chen Si Lei masuk ke dalam desa kecil yang bernama desa kecil awan naga.Desa kecil ini sangat indah sekali bagai lukisan surgawi hidup di dunia ini, dan Chen Si Lei sangat menghargai karya Tuhan yang sangat besar dan hebat sekali terhadap ciptaan alam semesta beserta isinya.
"Indahnya alam di sekitar desa kecil awan naga", kata Chen Si Lei memuji alam di sekitar desa kecil awan naga.
"Sangat indah sekali sampai aku ingin sekali memeluk keindahan alam di sekitar desa kecil awan naga",puji Li Shao Ning berdiri di samping Chen Si Lei.
"Cantik sekali ", puji Li Man Chu melihat Li Shao Ning yang sedang merapikan pita rambutnya yang terlepas dari ikatannya dan kini gadis itu sedang memperbaiki rambut agar terlihat rapi dan sehat.
"He em",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berdeham di dekat pria gagah perkasa itu yang segera memerah malu karena ketahuan melihat istri Kaisar Tang Agung.
"Maaf ", kata Li Man Chu mengalihkan perhatian dari gadis sangat hebat itu yang ternyata selir ke empat Kaisar Tang Agung.
"Awas ya jika kamu melakukan hal itu lagi. Aku akan membunuh mu lebih dulu daripada Paduka", ancam Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan tegas sekali pada pria itu .
"Ya hamba mengerti Tuan besar Wu",kata Li Man Chu merasa malu dengan Wu Sin Hao yang menegur dia dengan tegas sekali.
"Sayangku,ayo kau duduk dahulu untuk menghilangkan rasa lelah mu",kata Chen Si Lei membantu gadis itu untuk duduk di batu karang sambil memeluk gadis itu dari belakang.
Li Shao Ning bersandar pada dada Chen Si Lei yang membelai lembut dirinya dari belakang tubuhnya yang di rangkul oleh Chen Si Lei yang semakin hari semakin romantis terhadap gadis kesayangannya itu.
"Jika Kaisar Tang Agung bersikap semanis ini,aku bisa jatuh cinta kepada Kaisar Tang Agung,eh tidak bisa. Aku tidak boleh melanggar janji ku dan cinta ku kepada Han Koko",kata gadis itu dalam hatinya.
Chen Si Lei memiringkan kepalanya untuk mencium bibir gadis itu dengan mesra sekali tetapi Li Shao Ning dengan halus berusaha untuk menghindari ciuman itu, sampai Chen Si Lei merengkuh wajah gadis itu dengan kuat dan Chen Si Lei pun berhasil mencium gadis itu sesuka hatinya.
"Kau pikir kamu bisa menghindari ku ",kata Chen Si Lei menyentuh bagian lain di tubuh gadis itu tanpa gadis itu bisa menolak untuk di sentuh oleh jemari Chen Si Lei pada leher dan bibirnya.
" Paduka di sini ada banyak orang yang melihat kita berdua",kata gadis itu halus.
"Ya aku tahu ,ayo kau ikut aku ",kata Chen Si Lei meraih jemari gadis itu untuk di bawa ke arah lain untuk Chen Si Lei bisa mencium gadis itu tanpa perlu ada orang lain yang melihat mereka berdua sedang bermesraan di tempat yang sepi.
Selama satu jam lebih Chen Si Lei menggunakan waktunya untuk mendapatkan kepuasan dalam keinginan naluri pria nya terhadap selir nya yang sangat hebat sekali sehingga Chen Si Lei selalu ingin dan ingin melakukan hubungan suami dan istri.
"Hmm terima kasih sayang ku",kata Chen Si Lei berdiri dan berpakaian rapi usai melakukan hubungan intim dengan Li Shao Ning yang harus melayaninya kapan saja Kaisar Tang Agung inginkan dirinya untuk memuaskan keinginan pria yang hobi sekali dengan hal itu.
"Ya sama - sama Paduka",jawab gadis itu merapikan pakaian dan riasan rambut indahnya yang sangat menarik sekali.
"Rambut mu sungguh wangi dan indah sekali",kata Chen Si Lei mencium aroma rambut selir nya yang setiap saat menggoda dirinya.
"Paduka hamba ingin sekali mandi dan membersihkan rambut hamba untuk anda bisa membelai sesuka hati anda",kata Li Shao Ning yang sudah terbiasa dengan sentuhan Chen Si Lei yang suka sekali dengan rambutnya.
"Wah aku senang sekali mendengar kau rajin membersihkan dan merawat rambut mu dan tubuh mu agar aku nyaman dengan mu",kata Chen Si Lei mengajak gadis itu berjalan riang gembira bersamanya ke arah air terjun yang terletak di luar goa kecil itu.
"Terimakasih Paduka ", kata gadis itu segera pergi mandi di air terjun dengan di awasi oleh Chen Si Lei yang menjaga di sekitar lokasi tersebut.
Chen Si Lei tersenyum lembut sekali melihat Selir ke empat Li Shao Ning mandi di air terjun dengan pemandangan alam yang sangat indah sekali membuat Chen Si Lei seperti melihat bidadari sedang mandi di alam yang sangat indah sekali bagai lukisan surgawi hidup.
"Kecantikan mu bagai sekuntum bunga mawar merah yang sedang mekar",puji Chen Si Lei tersenyum lembut sekali.
"Keindahan tubuh mu bagai batu giok yang halus dan kelembutan mu bagaikan sebuah kehormatan bagi ku yang sangat beruntung sekali bisa memiliki mu",kata Chen Si Lei memuji kecantikan dan keindahan serta kelembutan istrinya.
"Kau sangat wangi ",kata Chen Si Lei setelah Li Shao Ning berpakaian rapi serta merias diri sesuai keinginan gadis itu sendiri.
"Jangan lupa pakai kerudung mu..Aku tidak suka ada pria lain yang melihat diri mu",kata Chen Si Lei memberikan kerudung warna biru langit sesuai warna favorit gadis itu.
"Rambut mu harus di sanggul agar tidak ada seorang pria lain yang bisa melihat keindahan rambut mu",kata Chen Si Lei menggulung rambut gadis itu untuk di sanggul dan di beri tusuk konde burung Hong giok sebagai tanda selir nya.
"Seperti ini kau adalah seorang wanita yang sudah menikah bukan seperti gadis yang belum pernah menikah..Kau harus berpenampilan sebagai seorang wanita yang sudah menikah, maka kau tak akan pernah ada seorang pria lain yang bisa mendekati mu karena kau adalah milik ku seorang ",perintah Chen Si Lei mengawasi gadis itu untuk melakukan perintahnya.
Li Shao Ning mematuhi perintah Chen Si Lei untuk dirinya aman di malam harinya karena Kaisar Tang Agung bisa menghukumnya dengan sangat berat dan ganas sekali tanpa mempedulikan yang di alami oleh Li Shao Ning sesudah mendapat hukuman yang sangat lama sekali.
"Baik, ayo kita berangkat lagi",kata Chen Si Lei menyambar tangan gadis itu untuk berjalan bersamanya.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah menunggunya datang dari arah air terjun di lokasi istirahat mereka.
"Paduka apakah kita sudah bisa melanjutkan perjalanan kembali ?", tanya Wu Sin Hao hormat kepada Chen Si Lei begitu pria hebat itu melihat majikannya datang bersama Selir ke empat Li Shao Ning.
"Ya kita sudah bisa berangkat kembali",jawab Chen Si Lei memerintahkan gadis di samping kirinya untuk naik kereta kuda yang sudah di siapkan oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sesuai perintah Chen Si Lei beberapa jam yang lalu.
Li Shao Ning naik dan duduk di dalam kereta kuda di ikuti oleh Chen Si Lei yang segera duduk di dekatnya di dalam kereta kuda yang di kusir oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao duduk di depan pintu masuk kereta kuda dan di kawal langsung oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berkuda di sekitar kereta kuda itu.
Li Man Chu dan para sahabatnya dari Sekte Naga Gunung Baodingsan ,mereka pun menggunakan kuda untuk mengikuti kereta kuda yang di dalamnya ada Chen Si Lei dan Selir ke empat Li Shao Ning yang duduk berdampingan dengan Chen Si Lei selalu.
Perjalanan mereka menjadi lebih mudah daripada sebelumnya, tetapi di tengah jalan mereka di hadang oleh sekelompok orang ganas membawa senjata tajam berupa parang dengan sikap garang sekali bagai sekelompok perampok ganas sekali.
"Berhenti kalian semua !!Jika kalian ingin melewati jalan ini ,maka kalian harus bayar upeti kepada kami penguasa jalan menuju desa kecil awan naga!!",hardik pria sadis yang menjadi Ketua dari kelompok orang ganas itu.
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal kepala pria itu dengan sangat cepat sekali sehingga para kelompok orang ganas itu terkejut.
Crakkkkkk !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal habis para kaum perampok itu dengan cepat sekali.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Tak lama kemudian berkelebat cepat sejumlah orang berpakaian serba hitam dan merah menyala mengurung jalan mereka dengan sikap garang sekali sehingga Li Man Chu dan para sahabatnya bersiap untuk bertarung melawan para musuh itu di ikuti oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah bersiap untuk bertarung.
"Paduka kita di hadang oleh para pasukan Sekte Sesat burung hitam dan sekte sesat burung merah",lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dari depan pintu masuk ke kereta kuda.
"Ya kau hadapilah mereka dan habisi mereka semua jangan sampai ada yang hidup seorang pun ", perintah Chen Si Lei yang segera bersiap juga untuk hadapi lawan.
Di luar kereta kuda, Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti bertarung melawan para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali di ikuti oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Li Man Chu serta para sahabatnya di sekitar kereta kuda milik Chen Si Lei.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
__ADS_1
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali membabat habis para musuh sakti sesat itu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Li Man Chu menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu pedang Gunung Baodingsan.
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Seseorang memiliki hawa sesat berbahaya menyerang kereta kuda ,dan Chen Si Lei segera keluar dari kereta kuda bersama Selir ke empat Li Shao Ning untuk mereka berdua terhindar dari serangan maut dari pihak musuh sakti sesat itu.
Wuttttt !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga pria ganas yang menyerang mereka berdua terpukul dengan cepat dan hebat sekali.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Li Shao Ning mengeluarkan payung biru untuk menghindari serangan pedang mukjizat sesat dari pria ganas lain yang sudah menerjang hebat ke arah gadis itu.
"Nona sebaiknya kamu menyerah saja kepada kami",ucap pria yang menyerang Li Shao Ning dengan sadis sekali sampai gadis itu harus gunakan ilmu ginkang untuk menghindari serangan maut dari pihak musuhnya.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Li Shao Ning bergerak cepat menggerakkan payung menangkis serangan senjata rahasia milik pria ganas yang ingin sekali menangkap dirinya untuk menghadapi Chen Si Lei dengan mudah.
Trangggggg !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala pria ganas yang ingin menangkap selir ke empat Li Shao Ning dengan ilmu golok sakti yang sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan senjata rahasia milik pria sadis yang menyerang Selir ke empat Li Shao Ning dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Cranggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria ganas yang sangat kejam itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan kaki yang bersepatu indah dengan gerakan rajawali terbang menghantam hancur sejumlah musuh sakti sesat yang ingin mendekati Li Shao Ning yang sudah kewalahan menghadapi serangan maut dari seorang pria yang ingin sekali menangkap gadis itu.
Wuttttt !!
Dukk !!
Syutttttttttt !!
Jlebbbb !!
Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria ganas yang ingin menangkap Li Shao Ning dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
"Koko Lei Lei ", panggil gadis itu memeluknya cepat karena nyaris di serang oleh pria ganas.
"Sayang ku",panggil Chen Si Lei lembut sekali kepada selir nya yang di peluk Chen Si Lei dengan cepat untuk gadis itu tidak merasa takut lagi.
Chen Si Lei menggendong gadis itu untuk melindunginya dari pihak musuh yang mengeroyok mereka berdua, dan Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik untuk hancurkan semua musuh sakti sesat yang mengurung mereka berdua.
Wuttttt !!
__ADS_1
Bressssss !!
"Aghhhhhh! ! ",teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei.
Seorang pria gagah perkasa menggunakan pedang mukjizat sesat menyerang mereka berdua sampai Li Shao Ning menjerit kaget sekali karena pria itu adalah kekasih gadis itu sendiri yang telah berani menyerangnya dengan kejam sekali.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
"Han Koko ", panggil Li Shao Ning terkejut sekali melihat kekasihnya menyerang dia dengan kejam sekali.
"Jangan pernah panggil aku Han Koko mu lagi !!Wanita hina !!", hardik pria sadis itu dengan ilmu pedang mukjizat sesat menyerang Li Shao Ning dengan ilmu pedang sesat.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
"Lancang sekali kau berani menyerang Selir ku!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari pria ganas yang ternyata di kenal oleh Selir nya.
"Shao Ning siapa dia ?!!", teriak Chen Si Lei marah sekali kepada gadis cantik jelita sekali itu.
"Aku kekasihnya.Kau sungguh tidak tahu malu menjadikan kekasihku sebagai seorang Selir mu!!", teriak pria ganas menyerang Chen Si Lei dengan cepat dan ganas sekali.
"Apa kau bilang ??Kau kekasih selir ku?!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Setelah Chen Si Lei membunuh pria gagah perkasa yang menjadi kekasih Li Shao Ning ,Chen Si Lei melihat gadis itu dengan tatapan mata tajam dan penuh dengan kecemburuan yang sangat menakutkan bagi gadis itu yang menjerit kaget sekali dan ketakutan sekali.
"Kau. ..!!",hardik Chen Si Lei menyambar gadis yang menjerit ketakutan.
"Jangan bunuh aku !!", jerit Li Shao Ning di tarik kencang ke dalam kereta kuda.
"Aku tidak akan membunuh mu tapi aku akan menyiksa mu!!",hardik Chen Si Lei.
"Ahh Paduka !!Ampunilah hamba !!", jerit gadis itu menangis kesakitan.
Chen Si Lei memberikan hukuman yang menakutkan sekali sampai Li Shao Ning menangis karena tubuhnya terasa lebih sakit karena Chen Si Lei melakukannya dalam keadaan marah besar karena rasa cemburu.
"Awas kau berani mencari kesempatan untuk bersenang - senang bersama pria lain !!", hardik Chen Si Lei menarik gadis itu dengan kasar.
"Tidak! ! Hamba tidak berani !!Tolong ampuni hamba!!",jerit tangis Li Shao Ning di dalam kereta kuda di ikat rantai oleh Chen Si Lei.
"Paduka hamba sudah menyelesaikan tugas hamba dengan baik",lapor Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah menghabisi para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga Li Man Chu dan para sahabatnya kagum sekali dengan kelihaian ilmu mukjizat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.
"Jalankan kereta kuda sekarang juga ", perintah Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dari dalam kereta kuda.
"Baik Paduka hamba laksanakan",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao duduk di depan kereta kuda dan menjalankan kereta kuda dengan cepat sesuai perintah Chen Si Lei.
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah merapikan jasad para musuh sakti sesat secara profesional, lalu mereka berkuda mengikuti jalan kereta kuda Kaisar Tang Agung yang di kusir oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
Li Man Chu merasa iba terhadap Li Shao Ning yang berada di dalam kereta kuda bersama Kaisar Tang Agung, tapi Li Man Chu tidak bisa menolong gadis yang di cintainya itu.
"Aku juga takut di hukum mati oleh Kaisar Tang Agung bila aku menolong mu Li Shao Ning",kata Li Man Chu dalam hatinya sambil berkuda di sekitar kereta kuda itu.
Li Shao Ning terikat pada rantai oleh Chen Si Lei yang duduk di hadapan gadis itu dengan sikap ganas sekali sehingga gadis itu menggigil ketakutan.
Kini gadis ini hanya bisa duduk manis di dalam kereta kuda di bawah tatapan mata tajam dan ganas dari Chen Si Lei.
"Paduka kita akan masuk ke dalam desa kecil awan naga. Apakah anda ingin cari penginapan untuk mandi dan sebagainya malam ini ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dari depan pintu masuk kereta kuda.
"Ya ",jawab Chen Si Lei .
"Baik Paduka anda tunggu saja dengan sabar", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah memerintahkan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah bersiaga untuk menyiapkan penginapan untuk Kaisar Tang Agung dan selir ke empat Li Shao Ning.
Chen Si Lei menatap tajam Li Shao Ning duduk manis di totok olehnya, dan gadis manis ini menjadi boneka cantik kesayangannya yang tidak bisa melakukan apa pun tanpa izinnya.
"Aku tidak tahu apakah aku bisa mencintaimu lagi setelah aku tahu bahwa kau pernah ada kekasih lain selain diriku tapi aku tak akan pernah melepaskan kamu selamanya. Aku juga tidak akan membunuh mu tetapi aku akan menyiksa mu dan aku akan membuat mu mengerti dengan siapa kau berurusan hidup dan mati mu",kata Chen Si Lei membelai lembut wajah gadis itu tetapi memperlakukannya seperti mainan yang sesuka hati di mainkan dan di pukul bila Chen Si Lei muncul kembali amarahnya.
"Aku hanya menginginkan seorang anak dari mu.Bila kau tak bisa memberikan ku anak dari rahim mu.Aku bunuh kau!!Maka aku akan cari dan temukan gadis baru lagi untuk posisi selir ke empat ku",kata Chen Si Lei menyambar tangan gadis itu untuk turun dari kereta kuda.
Brukkk !!
Chen Si Lei melemparkan gadis itu di tempat tidur dalam penginapan di desa kecil awan naga.
Li Shao Ning meneteskan air mata mendapatkan siksaan fisik dan mental yang sangat kejam dari Kaisar Tang Agung berikan kepadanya sejak hari itu, tetapi Li Shao Ning tidak bisa melakukan apa -apa untuk menolong dirinya sendiri dari pria berkuasa itu.
"Ahh aku mau tidur sejenak",kata Chen Si Lei berbaring di atas tempat tidur dalam tertidur pulas .
Li Shao Ning menggunakan kesempatan ini untuk mencoba kabur dari Chen Si Lei di saat pria itu sedang tidur pulas karena kelelahan bercinta dengannya, maka Li Shao Ning segera turun dari tempat tidur dan berpakaian rapi dengan cepat sekali ,lalu gadis itu buka pintu kamar tidur penginapan dan menutup pintu kamar tidur penginapan kembali.
Li Shao Ning gembira sekali bisa kabur dari Kaisar Tang Agung dan para pengikut setia Kaisar Tang Agung, tapi belum lama gadis itu melarikan diri dari Chen Si Lei dan kawan-kawan nya.
Di tengah jalan menuju ke arah lain dari desa kecil awan naga, Li Shao Ning telah di hadang oleh sekelompok orang dari Sekte Sesat burung hitam yang dipimpin oleh seorang wanita cantik jelita sekali memakai pakaian serba hijau muda dan ganas sekali.
"Hai Nona ayo ikut kami ke markas cabang sekte sesat burung hitam",kata gadis cantik jelita yang menjadi anggota Sekte Sesat burung hitam.
"Enak saja. Aku tidak mau ikut kamu",kata Li Shao Ning marah sekali.
"Sayang sekali kau harus ikut kami",kata gadis cantik jelita yang menjadi anggota Sekte Sesat burung hitam menyerang Li Shao Ning dengan cepat dan menotok gadis itu hingga pingsan.
"Bawa pulang ke markas cabang sekte sesat burung hitam kita",perintah gadis sadis itu kepada para pengikut nya.
"Siap Nona hamba laksanakan",jawab para pengikutnya serentak.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Pagi hari di dalam kamar penginapan.
Chen Si Lei terbangun tidur dengan terkejut sekali karena Chen Si Lei tidak melihat adanya Li Shao Ning di sampingnya.
"Eh dimana Li Shao Ning berada ?", tanya Chen Si Lei bingung mencari gadis itu di sekitar kamarnya.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah di perintahkan untuk mencari dan menemukan Li Shao Ning di sekitar penginapan mereka, tapi mereka tidak berhasil menemukan gadis kesayangan Chen Si Lei.
"Kita harus menemukannya di sekitar desa kecil awan naga",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sangat cemas kepada Chen Si Lei yang tentu akan marah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya bila terjadi sesuatu kepada selir ke empat Li Shao Ning.
"Shao Ning di mana kau?",tanya Li Man Chu ikut mencari gadis itu dengan rasa hati cemas terhadap keselamatan dan keamanan gadis yang di cintai oleh murid Sekte Naga Gunung Baodingsan ini.
__ADS_1
Chen Si Lei mencari Li Shao Ning di sekitar desa kecil awan naga dengan cemas sekali ,dan Chen Si Lei memikirkan keselamatan dan keamanan selir ke empat Li Shao Ning yang hilang darinya.