Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Terjebak Di Dalam Jaring Benang Merah Cinta.


__ADS_3

Chen Si Lei duduk seorang diri sambil minum arak nu erhong untuk menghilangkan perasaan yang berkecamuk di sanubarinya ,ia amat sedih sekali dan hampa tiada tara.


"Apakah semua ini karma masa lalu sebelum aku menemukan tubuh asliku dan juga cinta abadi ku? ",tanya Chen Si Lei pada awan kelabu malam hari itu.


Rintik -rintik hujan tidak di hiraukan olehnya karena inilah waktu yang tepat baginya untuk menangis tanpa ada satu orang pun melihat dan mengetahui dirinya menangis karena rindu yang menggelora kepada Sin Yue Qing yang jauh sekali darinya.


"Beginikah rasanya mencintai seseorang yang sangat berarti ?",tanya Chen Si Lei mengangkat wajahnya membiarkan hujan membasuh wajah nya.


Tak berselang lama sebuah payung indah datang menghampir dan memayungi dirinya yang jatuh limbung di dalam pelukan seseorang yang wangi nya memabukkan.


"Paduka anda akan jatuh sakit jika terus berada di atas genteng istana Permaisuri Sin Yue Qing ?", suara gadis lembut terdengar persis seperti gadis nya.


"Yue Qing kau kembali kepadaku?",tanyanya pilu dan ia menyadari apa pun lagi ketika orang itu membawanya turun dari genteng kamar tidur istri kesayangannya itu.


Di pagi hari yang menyilaukan sepasang matanya , ia terbangun di atas tempat tidur milik Sin Yue Qing awalnya ia kira tetapi nyatanya ia terbangun di sebuah kamar yang berbeda dan ada gadis lain menangis bersimpuh di sudut tempat tidur itu.


Ia pun terbeliak kaget menyadari gadis itu adalah salah satu dayang istana istrinya sendiri dan ia pun sadar bahwa ia telah melakukan sesuatu pada gadis dayang istana itu.


"Xiao yence kau jangan khawatir karena aku akan memberi mu gelar Selir Agung Ketigaku sebab rasa tanggung jawabku atas perbuatan ku pada mu saat aku mabuk kemarin malam karena aku kira kau adalah Sin Yue Qing ku",kata Chen Si Lei merasa kasihan dan bersalah kepada Yan Xiao Yence.


"Terimakasih atas anugerah Yang Mulia kepada hamba",jawab Yan Xiao Yence sedih tetapi ia tersenyum dalam hatinya karena ia berhasil dapat anugerah istimewa dari Kaisar Tang Agung.


"Mulai sekarang jangan tinggal di Istana Sin Yue Qing tetapi kau harus tinggal di Istana Selir Agung Ketiga ku",perintah Chen Si Lei seraya memakai pakaian lengkapnya yang sudah di siapkan oleh Kasim Yi.


"Iya ,Paduka hamba patuh kepada Anda",jawab Yan Xiaoyence masih sujud di bawah sepasang sepatu indah Kaisar Tang Agung.


"Kasim Yi tolong kau atur dia dengan baik sesuai gelar barunya",perintah Chen Si Lei sebelum pergi keluar dari ruang kamar tidur dayang itu.


"Siap,Paduka hamba laksanakan",Jawab Kasim Yi patuh kepada Chen Si Lei.


Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


Walaupun masih di dalam suasana hati berduka cita atas meninggalnya Aurora salah satu harem nya,ia tetap fokus bekerja sebagaimana tugas inti nya sebagai Pemimpin Tertinggi di seluruh dunia.


"Lapor Yang Mulia pembahasan kerja para nelayan di pelabuhan utara kota Shang mereka memerlukan bahan baku untuk akomodasi sistem pelayaran mereka mencari tumbuk karang di laut sekitar ",lapor Dewan Agung bagian urusan nelayan.


"Kirim bahan baku yang para nelayan di pelabuhan utara kota Shang perlukan",perintah Chen Si Lei usai menerima laporan tersebut.


"Siap ,Yang Mulia kami laksanakan!!",sahut para Dewan Agung bagian urusan nelayan .


"Lapor Yang Mulia ada laporan dari desa Chu yang memerlukan jembatan penyeberangan untuk alat mereka bisa melakukan aktivitas mereka sehari -hari yang di batasi aliran sungai Mekong karena daerah mereka berbatasan dengan Kerajaan Gajah Putih",lapor Dewan Agung bagian urusan daerah perbatasan.


"Buatkan jembatan penyeberangan terbaik dan aman ,juga buat tembok pembatas untuk wilayah kita dan wilayah Kerajaan Gajah Putih serta taruh para penjaga yang ketat sekali agar tak ada tamu ilegal masuk sembarangan dan membuat rusuh negeri kita",perintah Chen Si Lei usai menerima dokumen laporan tersebut secara detail.


"Siap Paduka kami laksanakan!!",sahut para Dewan Agung bagian urusan perbatasan serentak mematuhi perintah nya.


"Lapor Yang Mulia mengenai pembangunan tenaga surya untiuk keperluan wilayah barat daya masih memerlukan tenaga kerja dan juga modal ", lapor para Dewan Agung urusan pembangunan , tenaga kerja dan keuangan serentak.


"Cari dan buka lowongan pekerjaan bagi para siswa dan siswi yang sudah lulus sekolah tingkat tinggi jurusan pembangunan khusus wilayah barat daya saja ,keluarkan kas dua bulan terakhir di lima tahun lalu dan aliran dana tersebut pada pembangunan tenaga surya di daerah barat daya dalam waktu jam dari sekarang agar bisa secepat nya di gunakan oleh mereka yang bekerja di lokasi tersebut",perintah Chen Si Lei menutup jam kerja untuk siang hari itu.


Siang hari itu ,ia lalui dengan menemani anak -anaknya belajar dan bermain bersamanya sampai ia menghabiskan jam istirahat kerjanya di taman bermain untuk anak -anaknya.


"Tang Yan bagaimana hari mu ?",tanya Chen Si Lei saat berpapasan dengan adiknya yang baru saja pulang sekolah lembaga tinggi kesehatan.


"Ya seperti biasa ,Gege.Semuanya baik",jawab Tang Yan memperlihatkan buku agenda sekolah nya kepada Chen Si Lei.


"Ada pria yang kau sukai kah?",tanya Chen Si Lei tersenyum usai melihat ada gejala jatuh cinta pada diri adiknya yang sudah remaja.


"Iya ada tapi apakah Gege merestui hubungan kami?",tanya Tang Yan jujur lebih baik daripada di ketahui diam-diam oleh kakaknya Sang Penguasa itu.


"Hmm,siapa dulu pria yang kau sukai itu?",tanya Chen Si Lei selalu selektif dalam memilihkan pria terbaik untuk pasangan hidup adik -adiknya.


"Adipati Han Yi dari Kota Kun ,kami tak sengaja bertemu di perayaan perahu naga tahun lalu tapi saat itu ia masih tunangan Tang Yang Zi ,maka aku mundur dan ia pun tak berani pada mu tapi sekarang dia bebas dan aku ingin bersamanya untuk kami berdua bahagia.Apakah kau mau merestui hubungan kami berdua?",ucap Tang Yan sejujur -jujurnya cerita rahasia hatinya kepada Gege nya.

__ADS_1


"Ya baiklah aku restui hubungan kalian tapi usai kau lulus sekolah barulah kalian berdua bisa menikah sesuai protokol pernikahan Kekaisaran Tang Agung dan untuk saat ini kalian tunangan saja dahulu kecuali jika kau mau meneruskan sekolah dan karier jurusan kesehatan mu di Kota Kun barulah aku izinkan kau menikah dengan Adipati Han Yi",jawab Chen Si Lei bijaksana kali ini dalam menyikapi masa -masa remaja adiknya.


"Emm aku masih mau tinggal di rumah bersama mu,bersama Huang Erniang,adik -adik kecil ,para soso dan para keponakanku..Aku juga masih ingin menikmati waktu ku bersama teman -teman sekolahku dan aku ingin kerja dahulu sebagai tabib di klinik Ibukota Kekaisaran Tang Agung ", kata Tang Yan lebih pintar dalam pemilihan jangka panjang masa depannya daripada kakak -kakak nya dahulu.


"Ya aku ikuti saja mau mu..Aku dukung jika itu hal positif dan terbaik untuk mu tapi ingat jaga diri mu baik -baik jangan sembarangan jatuh cinta dan melepaskan makhota istimewa pada pria yang belum pantas bersandang status suami sah mu karena masa depan mu ada pada dirimu sendiri.. jadi jangan salah langkah yang akan menjerumuskan mu ke penderitaan yang tiada habis -habisnya..Aku sebagai kakak laki -laki tunggal mu juga pengganti Huang Amamu wajib memberi mu nasehat untuk mu ingat di hati dan pikiran mu..",kata Chen Si Lei menasehati adiknya .


Tang Yan tersenyum menatapnya dan memeluk dirinya dengan kasih sayang seorang adik perempuan terhadap kakaknya ,lalu gadis remaja itu berkata.


"Gege aku sangat menghormati dan menghargai serta menjunjung tinggi mu bahkan aku sangat sayang kepadamu..Aku tahu betapa beratnya beban yang kau pikul untuk keluarga kita dan negara kita..Gege aku tidak bisa janji pada mu tapi aku akan selalu berusaha ingat segala nasehat mu karena kau lebih dari sekadar seorang kakak bagiku juga seorang Huang Ama serta Guru Besar dalam pengalaman hidup yang sangat bisa jadi bimbingan langkah ku menuju kedewasaan ku dan pilihan masa depan ku kelak ..Aku pasti akan membuat mu bangga dan bahagia karena miliki adik perempuan seperti ku .Aku ingin menjadi seperti dirimu dalam versi wanita..Aku ingin menjadi pahlawan bagi Kekaisaran Tang Agung dengan keahlian ku sendiri yaitu menjadi tabib rakyat jelata",kata Tang Yan mengeluarkan surat izin untuk melakukan perjalanan dalam misi melayani kesehatan rakyat jelata di luar Ibukota Kekaisaran Tang Agung.


"Wah cita -cita mu sungguh mulia ,ya aku dukung tapi kau harus ada yang menjaga keselamatan mu di luar rumah karena kau seorang Putri adik dari Kaisar Tang Agung yang musuhnya banyak ada di luar rumah untuk menyakiti dirinya melalui anggota keluarganya",kata Chen Si Lei sekilas ia ingat Sin Yue Qing istrinya yang berada di luar rumahnya dan kilasan itu terlihat jelas oleh adiknya.


"Gege kau bicara tentang Soso Yue Qing yang berada di luar rumah dan kau pasti mencemaskan dirinya juga merindukannya ,kenapa kau tak mencarinya dan ajaklah dia pulang ke sisi mu maka kau tak kan sedih lagi ?",tanya Tang Yan yang menusuk hatinya.


"Aku masih banyak tugas di rumah yang belum aku selesaikan lagipula ia sendiri yang mau pergi dariku.Lalu untuk apa aku mencarinya dan mengajaknya pulang ke rumah ?Aku ini Kaisar Tang Agung bukan pelayannya yang bisa sesuka hatinya ia perintah",kata Chen Si Lei emosi tiba -tiba dan meninggalkan Tang Yan yang terbeliak kaget lihat emosinya.


"Ah jika kau mementingkan gengsi mu .Kau akan kehilangan dia ,Gege",kata Tang Yan mengejarnya.


"Biar saja di rumahku masih banyak istri yang patuh kepada ku..Aku kehilangan satu istri yang tak tahu adat istiadat dan etika moral seorang istri ,wanita dan ibu ,bagi ku sama tak ada masalah ",jawab Chen Si Lei keras.


"Masalahnya adalah kau sendiri yang membuat nya pergi dari rumah.Ah baiklah itu masalah mu sendiri..Aku sudah menasehatimu ,jadi jangan pernah menyesal keputusan mu yang berdasarkan emosi dan harga diri mu sebagai Kaisar Tang Agung yang terkenal sejagat raya julukan Sang Pendekar Rajawali Emas Sakti yang menggetarkan langit dan bumi setiap orang mendengarmu jika kau kehilangan dia karena musuh mu banyak bukan hanya mereka yang bisa ilmu silat seperti mu juga musuh saingan cinta mu .Ei Sin Yue Qing itu sangat cantik jelita ,muda , belia ,berbakat istimewa yang tentu saja banyak pria tergila-gila kepadanya dan jika dia suatu hari ia lelah mencintaimu..Wah pria hebat banyak di dunia ini bukan kau saja?Chen Si Lei ingat gadis cantik juga banyak penggemarnya bukan kau saja laki-laki yang banyak penggemar wanita yang ingin menjadi isterimu..Sin Yue Qing juga sama ada begitu banyak pria ingin menjadi suaminya ..Ei ada loh pria yang tak pernah memandang status atau istilah mantan kekasih atau istri siapa yang penting cinta dan bisa membahagiakan wanita itu apa adanya ",kata Tang Yan mengguruinya sambil bertolak pinggang dan mengangguk -angguk layak nya guru besar menasehati muridnya yang lambat dalam pikiran tentang cinta pria dan wanita dewasa.


"Ei anak kecil berani kau menggurui ku seperti orang tua saja kau",kata Chen Si Lei mengangkat tangannya pura -pura ingin memukul adiknya yang menjerit kabur darinya sambil mengejeknya.


"Yahh emosi terus cepat tua kau nanti..Wah apakah kau mulai gelisah dan takut istrimu di ambil orang hehehe..Ya ..Aku takut..Ahh..",kata Tang Yan terkekeh nakal.


Chen Si Lei terpaku sendiri tempat dan ia tahu ucapan apa adanya adiknya benar-benar telah membuatnya teringat pada Lao Gu yang pantang menyerah untuk mengambil Sin Yue Qing darinya.


"Aghh!!Tidak boleh !!Tidak bisa ku biarkan siapa pun mengambil isteriku dari ku!!",teriaknya yang mengagetkan kawanan burung parkit di atas pohon buah persik taman istana perbatasan antara Istananya dengan Istana Sin Yue Qing.


"Pohon buah persik hijau ini harus di pindahkan ke kebun buah agar tak mengganggu jalan ku ke istana isteriku",katanya kesal memerintahkan para pengawal di sekitar tempat itu untuk memindahkan pohon buah persik hijau ke kebun buah nasional lingkungan Kekaisaran Tang Agung .

__ADS_1


__ADS_2