Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kembali Ke Pelatihan Awal 2.


__ADS_3

Fajar merekah merah di ufuk timur.Mentari laksana bola raksasa yang sudah ada dan terpanggang serta berwarna merah menyembul dari puncak gunung Thai San. Langit biru terang tanpa di temani sehelai awan pun .Ia tampak mempesona, membentang dengan gagahnya tanpa tiang, menaungi mentari, sementara aneka burung -burung bebas terbang di bawahnya.


Tampaklah seorang pria muda ber rambut perak nan indah serta panjang yang melingkari wajah amat tampan sekali dan gagah perkasa dengan sorotan mata yang sangat tajam sekali tetapi lembut dan penuh wibawa yang sangat hebat dan mengagumkan sekali.


Pria ini sedang duduk bersila di atas daun teratai di tengah danau puncak yang berada di puncak gunung Thai San. Pria ini tampak sangat tenang dan nyaman di atas bunga teratai dengan kedua tangannya membentuk jari tengah di satukan dengan ibu jari.


Chen Si Lei sudah berada di sana selama dua bulan lebih hingga saat ini, ia masih menanti kembalinya Sin Yue Qing dari pegunungan Zhangjiajie untuk mengambil tujuh pil Maha Sakti untuk membantu proses pemulihan Ilmu mukjizat kesaktian Chen Si Lei.


" Apakah yang dimaksud dengan Tiga Alam Semesta ?", tanya Chen Si Lei lembut sekali kepada seluruh makhluk hidup di sekitarnya.


"Tiga Alam Semesta mencakupi Alam Semesta Kecil, Alam Semesta Sedang dan Alam Semesta Besar. Alam Semesta Kecil adalah diri kita sendiri karena kita adalah manusia yang memiliki kemampuan untuk melakukan pikiran dan hati kita untuk berbuat baik kepada sesama manusia dan seluruh makhluk hidup di dunia ini. Alam Semesta Sedang adalah masyarakat karena kita hidup tidak bisa sendiri karena itu kita harus belajar dan memahami tentang masyarakat yang berada di sekitar kita dengan cermat dan Alam Semesta Besar adalah keseluruhan yang ada di bumi dan sekitarnya ", jawab Chen Si Lei sendiri sambil tersenyum lembut sekali kepada seluruh alam di sekitar dirinya.


" Apakah kau tahu tehnik untuk menguasai tiga Alam Semesta ini ?",tanya Lu Sin Liong datang ke puncak gunung Thai San.


" Kita harus memahami diri kita sendiri barulah kita bisa memahami masyarakat dan lingkungan hidup bumi dan langit serta sekitarnya", jawab Chen Si Lei halus.


" Bagaimana cara mendapatkan pencerahan seperti yang kamu maksud ?",tanya Lu Sin Liong duduk di hadapannya.


" Rajin berdoa, belajar dan mempraktekan nya di kehidupan sehari -hari kita, maka kita bisa memahami perasaan bahagia di mulai dari rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan di pagi hari kita, misalnya saat kita terbangun pagi hari ini kita masih bisa membuka sepasang mata kita, kita bisa bernapas, kita bisa duduk, kita bisa berdiri, kita bisa jalan dengan kedua kaki kita, kita bisa gunakan kedua tangannya kita untuk mengambil sesuatu, misalnya sikat gigi ,bisa di kepalkan ,bisa di gerakkan bukankah itu anugerah ?Dan hal ini masih bisa kita lakukan untuk pada saat kita mulai aktivitas sehari -hari kita untuk kita bisa memanfaatkan waktu sebaik -baiknya. Di dalam satu hari ada dua puluh empat jam yang berlaku di kehidupan kita sebagai manusia,dua puluh empat jam kita harus bisa membagi waktu dan memanfaatkannya untuk membantu sesama kita tanpa perbedaan, di mulai dengan membantu orang tua kita, saudara -saudari kita, teman -teman kita dan sebagainya ",jawab Chen Si Lei bijaksana.


" Ah aku ingin tanya soal ilmu mukjizat alam semesta yang sudah kau pelajari ?Apakah ada manfaatnya bagi mu untuk menghadapi tantangan kehidupan mu ?", tanya Lu Sin Liong terharu dengan kebijakan Chen Si Lei dalam menyikapi kehidupan.


" Ya ada membuat ku merasakan kebahagiaan dan kekuatan dalam menilai satu rintangan dan tantangan kehidupan sebagai tempat ku bersenang - senang dan belajar serta bermain yang menempa diri tegar dan tabah serta terus menerus berusaha keras untuk menjadi lebih baik lagi karena penderitaan bukanlah suatu hal yang perlu kita merasakan kesusahan hati tetapi kekuatan untuk kita tidak menjadi lemah karena kita makhluk hidup ciptaan Tuhan, jadi kita perlu merasa kita sendiri di dunia ini tetapi kita harus menyadari bahwa kita memiliki banyak keluarga dan teman -teman seperti matahari pagi ini. Ia adalah keluarga kita dan teman kita ", jawab Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Lu Sin Liong yang membalasnya dengan senyuman persahabatan yang erat kepadanya.


" Ilmu silat sakti apa yang akan kamu pelajari untuk menghadapi Raja Iblis Surga Ke Enam ?",tanya Lu Sin Liong menuangkan air teh yang berasal dari air embun bunga plum dan memberikannya melalui cawan keramik kepada Chen Si Lei.


" Ilmu pedang pusaka pegunungan langit dan bumi Nirvana ", jawab Chen Si Lei sudah bergerak cepat menggerakkan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti dengan gerakan ekor naga menggulung delapan angin surgawi dan akhirat yang menggetarkan seluruh alam semesta.


Singggggg !!


Syuutttttttt !!


Crashhh !!


Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis angin musim panas dan menjadi hujan deras di bawah pegunungan Thai San.


Lalu Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti yang sangat hebat sekali untuk membuat gerakan gravitasi langit dan bumi memotong air terjun puncak gunung Thai San dengan berkelebatan sangat cepat sekali dan hanya hitungan nol koma satu persatu detik saja.


Crashhh !!


Terjadilah api yang menyala besar untuk membantu para rakyat di sekitar bawah gunung Thai San mendapatkan kehangatan dan memanfaatkan api dengan baik untuk keperluan dan kehidupan masyarakat.


Chen Si Lei pun bergerak cepat menggerakkan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membuat sebuah tarian naga langit yang memiliki suara auman singa jantan yang membelah bumi dan langit sehingga tercipta logam yang bermanfaat bagi manusia di sekitar pegunungan Thai San.


Crashhh !!


Cringgg !!


" Logam ada besi ,baja ,aluminium, timah,nikel ,perunggu, perak dan emas juga ada batu jambrut ,batu akik ,batu rubi ,diamond ,berlian, esmeral dan batu meteor ", kata Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk mengambil semua batu itu dengan satu kali genggaman tangannya saja dan ia lemparkan untuk di ubah menjadi kapas.


Blashh !!


" Bagaimana cara mu untuk melakukan semua itu ?", tanya Lu Sin Liong ,ia sudah menerima batu permata dari Chen Si Lei untuknya.


" Melalui perasaan dan pikiran ku untuk menginginkan sesuatu dan terjadilah di hadapan ku ",jawab Chen Si Lei mempraktekannya.


Ia menatap daun bunga seroja dan ia menginginkan daun bunga seroja menjadi uang kertas senilai satu juta liang lalu daun seroja berubah menjadi uang yang nilainya sangat besar itu.


" Lihat di tangan mu ada uang banyak ", kata Chen Si Lei tersenyum melihat Lu Sin Liong terpana melihat uang kertas dengan jumlah bisa membuat tiga buah vila mewah di atas puncak gunung Thai San.


" Ah aku ingin menggunakan uang ini untuk membantu para murid ku bisa hidup enak ", kata Lu Sin Liong tertawa terbahak karena ia memiliki uang banyak sekali.


" Uh aku mencium aroma sesat dari arah utara pegunungan Thai San ", kata Chen Si Lei yang sudah ingin sekali turun gunung untuk membantu masyarakat yang terancam bahaya dari Sekte Sesat Naga Hitam yang belum ia musnahkan semua dan menjadi ancaman bagi keselamatan rakyatnya.


" Kau harus tunggu sampai istri mu datang kepada mu",kata Lu Sin Liong minta ia untuk sabar.


Chen Si Lei berdiri di atas tebing puncak gunung Thai San dan pandangan kedua matanya terarah pada seekor burung rajawali putih sakti yang mengantarkan Sin Yue Qing bersama seorang gadis lain untuk tiba di lokasi yang sama dengannya pada saat itu.


" Ku rasa aku tidak perlu menunggu lebih lama lagi untuk menanti kedatangan Sin Yue Qing kesayangan ku karena ia sudah datang kepada ku",ucap Chen Si Lei di ujung tebing gunung Thai San.


" Koko Lei Lei aku sudah kembali ...",kata Sin Yue Qing yang juga tidak sabar lagi untuk bertemu dengannya.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Yue Qing. .",sambut Chen Si Lei memeluk Sin Yue Qing tepat waktu di saat gadis itu melompat turun dari burung rajawali putih sakti untuk memeluknya juga.


Chen Si Lei membawa Sin Yue Qing ke tengah daratan di atas puncak gunung Thai San, dan Chen Si Lei memandangi istrinya dengan perasaan rindu yang amat sangat besar dan dalam sekali.


" Koko Lei Lei aku sangat merindukan mu ", kata Sin Yue Qing merangkulnya dan menangis untuk menyatakan perasaan hatinya kepada Chen Si Lei.


" Sayang ku, aku juga sama sangat merindukan mu ", jawab Chen Si Lei membelai lembut rambut panjang Sin Yue Qing yang beraroma bunga persik dan batang serai dan bunga ju hua serta jamur ling Zhi.


" Koko Lei Lei aku berhasil menemukan pil Maha Sakti untuk mu ",kata Sin Yue Qing memperlihatkan botol keramik kecil ciptaannya isi pil Maha Sakti.


Chen Si Lei menerima botol keramik kecil ciptaan istrinya dan ia menjadi semakin cinta kepada Sin Yue Qing yang sudah berani mengorbankan dirinya untuk gadis itu bisa mendapatkan pil Maha Sakti untuk membantunya. Chen Si Lei tersenyum lembut sekali menatap Sin Yue Qing dengan tatapan mata kasih sayang serta ia seakan menyerahkan hidupnya kepada Sin Yue Qing.


" Koko Lei Lei kenapa kau memandangi ku seperti itu ?", tanya Sin Yue Qing halus dan lembut sekali kepada Chen Si Lei yang melingkarkan lengannya di pinggang kecil Sin Yue Qing.


" Karena kau begitu cantik jelita sekali dan manis sekali kepada ku ",jawab Chen Si Lei menunduk menatap Sin Yue Qing dan menciumnya mesra sekali sampai Sui Lien dan Lu Sin Liong segera pergi dari lokasi itu untuk memberikan waktu pribadi Chen Si Lei bersama istrinya.


Di taman kebun buah plum di dalam markas besar Sekte Thai San Pai, Lu Sin Liong bisa bertemu dan berkenalan dengan Sui Lien yang ternyata sangat cantik jelita sekali di pandangan mata Lu Sin Liong yang merasakan bahwa dirinya telah jatuh cinta kepada dayang pribadi Putri Sin Yue Qing.


" Nama mu adalah Sui Lien nama yang sangat cantik seperti orangnya ", puji Lu Sin Liong tersenyum ramah sekali kepada gadis cantik jelita sekali itu.


" Anda juga sangat tampan sekali, Tuan Besar Lu ",puji Sui Lien tersenyum malu.

__ADS_1


Di saat mereka berdua saling menatap satu sama lain, datanglah seorang pria muda murid Sekte Thai San Pai yang bernama Yang Xiao yang datang bersama Xue Erl untuk mendapatkan restu dari Lu Sin Liong sebagai guru besar sekaligus orang tua Yang Xiao.


" Guru, saya datang ke Sekte Thai San Pai dengan satu tujuan yang ingin saya sampaikan kepada guru. Apakah guru bersedia untuk mewujudkan keinginan saya ?", Yang Xiao sujud kepada Lu Sin Liong di ikuti oleh Xue Erl sampingnya.


" Apakah gadis ini adalah calon istri mu dan kau akan menjadi ayah lebih awal dari ku ?",tanya Lu Sin Liong menunduk menatap wajah muridnya dan gadis muda yang sedang hamil usia lima bulan.


"Iya karena saya sudah salah dan sekarang saya ingin bertanggung jawab atas perbuatan saya kepada Xue Erl kekasih saya ini,jadi sekarang saya minta restu dari anda untuk menikahkan kami berdua di Sekte Thai San Pai karena anda adalah guru besar saya dan sudah saya anggap sebagai orang tua saya ", jawab Yang Xiao setulus hatinya.


Lu Sin Liong memuji keberanian dan kegagahan yang sudah muridnya lakukan untuk menikah dengan gadis muda mantan Permaisuri Tang Si Lei yang ternodai secara tidak sengaja akibat obat serbuk bunga cinta dari Sekte Sesat Naga Hitam berikan kepada gadis itu dan murid Sekte Kong Tong Pai yang bernama Chiu Yap Kwan .


" Ya baiklah aku restui kalian berdua untuk menjadi suami dan istri dalam ritual pernikahan yang akan di gelar di markas besar Sekte Thai San Pai ", jawab Lu Sin Liong bijaksana.


" Terimakasih, Guru ", kata Yang Xiao dan Xue Erl memberikan hormat mereka pada Lu Sin Liong.


Sementara itu Chen Si Lei bersama Sin Yue Qing tetap tinggal di puncak gunung Thai San, atau lebih tepatnya di dekat goa ilusi untuk Sin Yue Qing bisa menjaga dan menemani Chen Si Lei selama suaminya itu berlatih di dalam goa ilusi dan goa kenyataan.


"Kau ciptakan sendiri goa nyata ini ", kata Sin Yue Qing melihat goa yang berada di samping goa ilusi.


"Bukan aku yang menciptakan goa nyata tetapi alam semesta yang sudah baik hati menciptakannya untuk aku bisa meningkatkan kualitas hidup ku ",kata Chen Si Lei di pintu masuk ke dalam goa ilusi.


"Iya manfaatkan sajalah dan kau pasti bisa menguasainya karena kau sangat berbakat dan cerdas ", jawab Sin Yue Qing duduk di batu karang pinggir tebing gunung Thai San.


" Ah kau terlalu memuji ku ",kata Chen Si Lei merona merah di kedua pipinya.


" Aku istri mu tentu saja aku memuji mu untuk membuat mu bersemangat untuk latihan diri mu ",kata Sin Yue Qing memberinya senyuman semanis buah persik.


" Baiklah ,sayang ku. Terima kasih atas dorongan semangat untuk ku dari mu ", kata Chen Si Lei menciumnya mesra sekali sebelum Chen Si Lei berlatih kembali di dalam goa ilusi.


Didalam goa ilusi, Chen Si Lei mempelajari ilmu mukjizat rotasi bumi dan langit alam semesta raya dengan minum pil Maha Sakti melalui cara menghadapi dua buah tantangan di dalam ilusi yang harus di taklukkan olehnya, meskipun yang ia hadapi adalah ilusi tetapi semua itu adalah penunjang keberhasilan dalam hidup nya untuk menaklukkan dirinya sendiri.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik bumi dan langit menghantam hancur gumpalan uap hitam yang menyerang dirinya yang berasal dari tungku api sesat yang pernah mengurung dirinya.


Sementara itu Sin Yue Qing yang berada di luar goa ilusi menggunakan waktunya untuk berlatih ilmu pedang mukjizat Bumi dan Langit dengan menggunakan ilmu perisai bumi dan langit melalui telapak tangan dan kakinya menapak di pedang mukjizat Bumi dan Langit.


Syutttttttttt !!


Brrrrrrrrrrrrr !!


Sin Yue Qing menggunakan ilmu mukjizat ginkang yang sangat tinggi untuk gadis itu bisa berdiri sendiri atas pedangnya dan meluncur menyeberangi air terjun di atas puncak gunung Thai San tanpa perlu takut jatuh ke dalam bawah gunung Thai San yang berlapis -lapis langit biru dan awan .


Istana Kekaisaran Tang Agung.


Istana Pangeran Muda Lin Xiao Xin


Di dalam suasana yang sangat meriah itu, tampaklah seorang gadis remaja yang duduk bersama para kaum bangsawan lain sedang menatap kedua mempelai dengan sedih dan cemas karena gadis ini merasa kekasihnya sudah di ambil oleh gadis lain.


" Yang Zi kenapa kau terlihat sedih di pernikahan saudara sepupu mu sendiri ?", tanya Putri Tang Yang Mi kakaknya yang duduk di dekatnya.


" Siapa yang sedih ,aku hanya merasa kangen saja karena dia pasti akan sibuk sekali dengan istri barunya ",jawab Tang Yang Zi tersenyum tenang meskipun ia harus menutupi rahasianya.


" Oh kau hanya sedih dia tidak bisa menemani mu untuk berjalan -jalan karena kalian berdua sangat dekat sekali,tapi kau harus mulai membiasakan diri untuk tidak tergantung pada orang lain karena sebentar lagi kau akan dewasa dan juga akan menikah dengan pasangan hidup yang sudah di tentukan oleh Huang ErNiang untuk mu yaitu kau akan menikah dengan Adipati Han Yi dari Kota Kun ",kata Putri Tang Yang Mi yang tak lama lagi akan menikah dengan Ao Hung yang sudah di tetapkan oleh Chen Si Lei untuknya.


Putri Tang Yang Zi hanya bisa mengangguk untuk menghadapi perkataan kakak perempuan tirinya itu dengan perasaan hatinya tidak jelas karena gadis itu sudah menyerahkan dirinya kepada Pangeran Muda Lin Xiao Xin yang sudah berkali -kali berhubungan intim dengannya.


" Aku sangat takut jika semua orang mengetahui rahasia ku ",kata Putri Tang Yang Zi dalam hatinya dengan kedua tangannya menutupi perutnya yang sudah ada janin kecil milik Pangeran Muda Lin Xiao Xin.


Setelah upacara pernikahan tersebut usai, Pangeran Muda Lin Xiao Xin dan Putri Mi Mi masuk ke dalam kamar tidur pengantin untuk ritual pernikahan untuk istri barunya yang bergelar Selir ke tiga karena Permaisuri Pangeran Muda Lin Xiao jatuh ke tangan Putri Wilana sedangkan untuk Putri Kao Yan selir pertama, dan Putri Zeva selir kedua.


Di dalam kamar pengantin, Pangeran Muda Lin Xiao Xin teringat pada Tang Yang Zi sesaat sebelum ia menjalani ritual pribadinya dengan Putri Mi Mi yang sangat ketakutan karena ia sudah tidak suci lagi dan ia juga sedang hamil muda untuk Pangeran Muda Shang Bin.


" Tunggu sebentar saya tidak bisa melakukan hubungan suami istri dengan anda sebelum saya berterus terang untuk memberitahukan kepada anda tentang hal yang saya rahasiakan selama ini baik kepada anda maupun kepada orang tua dan keluarga saya.Saya sudah tidak suci lagi dan saya sudah hamil anak pria lain yang sudah menodai saya di gurun Gobi utara ", kata Putri Mi Mi dalam hati ia ingin terus terang tetapi ia takut di hukum mati oleh Ibu Suri Ling. Maka ia diam saja dan menggunakan trik kecil untuk membantu dirinya sendiri dan menipu suaminya.


Pangeran Muda Lin Xiao Xin tertipu dengan rayuan yang sangat hebat sekali dari Putri Mi Mi yang memberinya obat bius dalam saputangan yang gadis itu berikan untuk membasuh keringat di dahi Pangeran Muda Lin Xiao Xin yang lalu tertidur pulas di atas pelukan Putri Mi Mi.


Kediaman Gubernur Yan.


Yan Xiao Yence baru membuka pintu saat matanya menangkap sosok seorang pria muda berwajah garang sekali dan mencoba untuk masuk ke dalam kamar tidurnya dengan paksa sampai pintu kamarnya hancur oleh pria ganas itu yang ternyata adalah Pangeran Muda Shang Bin yang sudah mengincarnya untuk memperoleh ilmu mukjizat sesat dari wanita pilihan yang bisa mendatangkan energi yang sangat besar baginya.


Brak !!


"Aghhhhhh !!Siapa kau sudah berani datang ke kamar ku?!",hardik Nona Yan.


" Aku suami pilihan ayah mu ",jawab Pangeran Muda Shang Bin mendekatinya.


" Jangan sembarangan, ya?!Ayahku tidak pernah kenal kau dan aku juga tidak sudi menjadi istri mu !!",hardik Nona Yan Xiao Yence marah dan berusaha keras untuk mengeluarkan dirinya dari dalam kamar tidurnya sendiri yang sudah di jaga ketat oleh beberapa orang ganas sekali yang sudah hadir di depan pintu kamar .


" Xiao Yence. ..!!",jerit Gubernur Yan yang kepalanya di tekuk oleh pria gemuk yang membawa golok besar dan mengancam akan memotong kepalanya, jika tidak bisa memenuhi keinginan Pangeran Muda Shang Bin yang menginginkan putri nya sebagai persembahan ritual sesat Pangeran Muda Shang Bin.


" Ayahhh !!Apa yang kalian lakukan kepada ayahku ?!", teriak gadis itu kaget sekali karena ayahnya di ancam akan di bunuh oleh Sekte Sesat Naga Hitam yang di pimpin oleh Pangeran Muda Shang Bin yang sekarang ini berada di kamar tidurnya dan berusaha untuk mendapatkannya.


" Ayah mu tidak apa-apa, jika kau patuh kepada ku dan mau menikah dengan ku ",kata Pangeran Muda Shang Bin tersenyum ganas sekali sehingga gadis itu ngeri sekali.


" Xiao Yence jangan menuruti keinginannya karena ayah jauh lebih baik mati daripada ayah melihat mu menjadi seorang sesat seperti dia ", kata Gubernur Yan dengan berani memberikan arahan kepada putrinya yang menyukai keberanian ayahnya.


" Eh mati sih mudah tetapi kalau aku buat kau mati segan hidup pun tak mau. Bagaimana nasib putri mu ?!", ucap Pangeran Muda Shang Bin dengan ganas dan kejam.


Mendengar ucapan pria ganas itu, Gubernur Yan merasa takut juga karena nasib putrinya berada di dalam genggaman tangan pria ganas itu, tetapi sebelum pria tua itu menjawabnya.


Terdengar suara gemuruh yang sangat hebat sekali dan sejumlah para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang menjaga kediamannya menjerit kesakitan karena suatu yang menakutkan telah terjadi pada para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam dan sebuah kepala pimpinan kedua dari Pangeran Muda Shang Bin melayang ke arah nya.

__ADS_1


Crakkkkkk !!


Pangeran Muda Shang Bin memotong hancur kepala sahabatnya sendiri yang di lemparkan kepadanya oleh seorang pria gagah perkasa yang membawa pedang bergerigi tajam sekali dengan wajah tegas dan gagah perkasa dan berkelebat cepat menyerangnya dengan cepat.


Wuttttt !!


Cranggg !!


"Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao rupanya kau yang sudah berani ikut campur urusan ku!!",hardik Pangeran Muda Shang Bin mengenali pria gagah perkasa itu.


" Bedebah laknat jangan banyak bicara dengan ku!! Hari ini aku akan menghukum mati mu dengan golok baru ku !!",hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao ganas sekali sehingga Pangeran Muda Shang Bin berdebar kencang ketakutan menghadapi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah terkenal sama lihainya dengan Pendekar Rajawali Emas Sakti sendiri.


Wushhh !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari Pangeran Muda Shang Bin yang kini menjadi lawannya dalam rumah Gubernur Yan.


Dan kesempatan ini di gunakan dengan sangat baik oleh Putri Yuan Chao Yue untuk menolong Nona Yan Xiao Yence dari dalam kamar itu apalagi ada seorang pria gagah perkasa lainnya membabat habis sejumlah pengawal pribadi atau anak buah Pangeran Muda Shang Bin dengan ranting berduri.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


"Nona Yan Xiao Yence ayo kita pergi dari sini ", kata Putri Yuan Chao Yue yang sudah menariknya untuk lari dari tempat itu.


Pria gagah perkasa yang membawa ranting berduri itu adalah Lao Gu yang sudah mendengar akan keganasan dari Sekte Sesat Naga Hitam yang di pimpin oleh Pangeran Muda Shang Bin telah membuat Lao Gu marah sekali dan ingin juga ia bisa membasmi para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam dengan tangannya.


Maka tanpa perlu lama lagi Lao Gu segera mendatangi rumah Gubernur Yan di dalam kota besar Wu,di sana Lao Gu melihat banyaknya para gadis cantik jelita di ikat rantai besi dan baja siap untuk dipergunakan sebagai persembahan ritual sesat di sebuah altar besar yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi kesehatan, keamanan dan keselamatan para penghuni Istana Gubernur Yunan itu.


Dengan sepak terjang yang sangat hebat sekali dari Lao Gu yang berkelebat dan membabat habis sejumlah besar Sekte sesat Naga Hitam dengan pedang sakti mukjizat milik pribadinya ,Lao Gu menerjang hebat sekali sehingga para anggota Sekte Sesat Naga Hitam hancur oleh ilmu pedang mukjizat guntur membelah bumi.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Sesudah itu Lao Gu menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti cahaya Dewa nya untuk membuyarkan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan tawanan Sekte Sesat Naga Hitam.


Wuttttt !!


Blashh !!


"Tuan Pendekar terimakasih atas pertolongan Anda kepada kami ", kata para gadis tawanan Sekte Sesat Naga Hitam yang sudah di bebaskan oleh Lao Gu.


" Yaa sama -sama, pergilah kalian semua dari tempat ini ", kata Lao Gu ramah.


Sesudah para tawanan Sekte Sesat Naga Hitam sudah pergi dari Istana Gubernur Yunan, Lao Gu menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti gravitasi bumi untuk menghancurkan berhala tersebut hingga tak tersisa lagi.


Wuttttt !!


Blaarrrr !!


Lalu Lao Gu berkelebat cepat untuk menolong putri Gubernur Yan yang akan di siksa neraka dunia oleh Pangeran Muda Shang Bin itu dengan cara membabat habis sejumlah penjaga depan kamar tidur Nona Yan dengan pedang mukjizat miliknya sendiri.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !:


Dan ,sesudah Lao Gu membasmi para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang menjaga Nona Yan, ia segera berkelebat cepat menuju ke Istana utama untuk menolong Gubernur Yan yang akan di penggal oleh Pangeran Muda Shang Bin dan para pengikutnya yang lain.


Tetapi setibanya Lao Gu di pintu ruang utama Istana Gubernur Yunan, ia melihat ada pria gagah perkasa menggunakan golok besar menghadapi pedang sakti sesat milik Pangeran Muda Shang Bin yang sangat ganas sekali sehingga sejumlah orang di dalam ruangan itu bisa merasakan getaran sesat berbahaya bagi diri mereka.


" Ayah. ...!!",teriak Nona Yan Xiao Yence berusaha keras untuk masuk ke dalam ruangan itu, tetapi terhalang oleh hawa sesat transparan yang mengurung ruang utama Istana Gubernur Yunan.


"Celaka mereka terkurung dalam dimensi sesat yang berracun ganas yang bisa membahayakan nyawa mereka sendiri ", kata Lao Gu terkejut sekali melihat hawa sesat hebat yang mengurung ruangan tersebut berikut sejumlah orang yang ada di dalamnya.


" Ying. ..!!Mei Yan ...!!!Xiao Tong. ..!!",teriakan seorang pria gagah perkasa lainnya yang menerjang hebat sekali untuk membuyarkan hawa sesat berbahaya itu dan berniat untuk menyelamatkan keluarganya ,tapi justru membuat pria itu terluka parah pada dadanya.


" Paman Wu Zijia. ..!!",teriak gadis cantik jelita segera menolongnya dan pria ini mengenal Nona penolongnya.


" Nona Li Yun Erl ternyata kau ",kata Wu Zijia pria yang berusaha keras untuk masuk ke dalam ruang utama Istana Gubernur Yunan yang penuh hawa sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan semua orang di dalam Istana tersebut.

__ADS_1


__ADS_2