Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Arti Pilihan Dan Kedewasaan.


__ADS_3

Pada suatu pagi yang mulai ada hawa sejuk yang menyatu di dalam suasana hati dan alam di sekitar Pulau Surga Es. Li Shao Ning berjalan seorang diri di sekitar pantai yang semuanya adalah es ,tapi ia tidak pernah merasa dingin karena dunia nya di alam langit adalah dunia es.


"Aku sangat nyaman di Pulau Surga Es untuk aku bisa memulihkan kembali ilmu mukjizat asal ku ",kata Li Shao Ning duduk bersila di atas tanah es dan ia mulai bersatu dengan alam di sekitar Pulau Surga Es.


Putri Xi Lan Xing sibuk sekali membuat senjata khusus untuk dirinya sesudah ia akan ber petualang bersama Chen Si Lei dan kedua orang Permaisuri pria serta Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya. Gadis itu menyelam di dasar laut samudera luas untuk mencari sebuah batu Mustika yang bisa di jadikan alat senjata atau pedang yang sesuai dengan dirinya.


Tidak sengaja gadis itu bertemu dengan Chen Si Lei yang sedang bersila di dasar laut utara untuk menghimpun hawa mukjizat murni empat samudera dan lima benua di seluruh alam semesta raya.


"Paduka anda sedang apa di dalam laut?",tanya Putri Xi Lan Xing seraya mencari batu Mustika di sekitar dasar laut utara.


"Apakah kau tidak lihat bahwa aku sedang berlatih diri ?Jadi kau jangan pernah mengganggu ku.Sana kembalilah ke daratan ", jawab Chen Si Lei melemparkan gadis itu kembali ke atas daratan Pulau Surga Es.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Aghhhhhh !!", teriak gadis itu kaget dan terjatuh duduk di tepi pantai bagian timur Pulau Surga Es.


" Aku sedang mencari Mustika untuk aku bisa membuat sebuah pedang khusus untuk ku ",kata Putri Xi Lan Xing duduk di tepi pantai dan cemberut.


" Lan Xing aku bisa membantu mu untuk membuat sebuah senjata khusus untuk mu",terdengar suara halus dari Sin Yue Qing berlari ke arah Putri Xi Lan Xing yang cepat menoleh ke arah Sin Yue Qing yang tersenyum ceria kepada Putri Xi Lan Xing.


"Paduka Permaisuri Sin Yue Qing apakah anda mengetahui keinginan hamba ?", tanya Putri Xi Lan Xing berdiri dan memberikan salam kepada Sin Yue Qing.


" Ya aku tahu bahwa kau ingin punya senjata seperti kami ",jawab Sin Yue Qing.


"Ya tepat sekali kata anda ",ucap Putri Xi Lan Xing menggangguk.


"Kalau begitu kau ikut aku .Ayo",kata Sin Yue Qing menarik tangan Putri Xi Lan Xing dan berkelebat cepat ke arah selatan Pulau Surga Es dan di sana Sin Yue Qing melompat ke atas pohon buah anggur hijau,lalu ia mengambil sebuah seruling warna hijau yang ter tancap di atas rimbunan pohon buah anggur hijau es dan ia turun lagi ke tanah es seraya memberikan seruling giok kepada Xi Lan Xing .


" Seruling giok ini cocok untuk senjata mukjizat mu juga bisa di gunakan pelipur lara mu dengan melantunkan melodi yang sangat merdu untuk dunia ", kata Sin Yue Qing memainkan ilmu silat sakti menggunakan seruling giok yang ternyata bisa berguna sekali.


Wuttttt !!


Seruling giok yang di mainkan oleh Sin Yue Qing mengeluarkan suara merdu yang melantunkan melodi tentang persahabatan dan persaudaraan yang kuat di hati Sin Yue Qing kepada Putri Xi Lan Xing.


" Wah indah sekali saat anda memainkan ilmu pedang dan melodi seruling giok ", puji Xi Lan Xing terpesona dan terkagum-kagum pada kepandaian Sin Yue Qing membuat sebuah ilmu khusus untuk dirinya.


" Untuk mu sebagai hadiah pernikahan mu dengan Koko Lei Lei yang akan di adakan di sini ",kata Sin Yue Qing tersenyum ramah dan memberikan seruling giok kepada Xi Lan Xing yang menerimanya dengan terharu.


" Permaisuri Sin Yue Qing anda sungguh baik sekali kepada hamba ", kata Xi Lan Xing menangis terharu dan Sin Yue Qing memeluknya.


" Akulah yang harus berterimakasih kepada mu karena kau sudah membantu ku untuk bertemu dan berkumpul bersama Koko Lei Lei dan Li Shao Ning melalui ayah mu Xi Lung Ketua Sekte Pulau Surga Es",kata Sin Yue Qing mengelus lembut rambut panjang Xi Lan Xing.


Li Shao Ning menghampiri mereka berdua dan memeluk mereka berdua dengan kasih sayang persaudaraan.


" Mulai hari ini panggil saja aku cici Li Shao Ning dan cici Sin Yue Qing karena aku sudah merelakan mu untuk menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan pria yang paling aku sayang dan cintai di seluruh alam semesta raya ", kata Li Shao Ning menghapus air mata Xi Lan Xing yang segera memberikan pelukan kepada Li Shao Ning dan Sin Yue Qing.


" Ya Cici Shao Ning dan Cici Yue Qing ", jawab Xi Lan Xing tulus hati kepada kedua orang sangat baik dan hebat sekali itu.


Chen Si Lei berdiri di atas batu karang di ujung pantai selatan Pulau Surga Es dan ia memandang ketiga wanita yang sedang berpelukan itu dengan perasaan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata -kata tetapi ia tahu bahwa ia harus tepati janji dan sumpah untuk berbakti kepada kedua orang tuanya dan para leluhurnya serta berterimakasih kepada Tuhan, Buddha, dan para Dewa dan Dewi Langit dan bumi yang sudah mengembalikan Sin Yue Qing kepadanya.


Mata Chen Si Lei melompat dan memeluk ketiga wanita itu dengan kelembutan dan kasih sayang yang sama.


" Aku akan menikahi mu pada malam hari ini dengan di saksikan oleh alam di sekitar Pulau Surga Es dan mereka berdua serta para sahabat ku ",kata Chen Si Lei membelai lembut rambut panjang Xi Lan Xing yang menangis bersama Li Shao Ning dan Sin Yue Qing.


Malam hari itu juga Chen Si Lei dan Xi Lan Xing berjalan bersama menuju ke arah altar Buddha dan para leluhur Kekaisaran Pulau Surga Es dengan berpakaian pengantin suku Khitan di pimpin oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin sebagai juru bicara ritual pernikahan mereka.


" Selamat malam di dalam perayaan hari pernikahan antara Kaisar Tang Si Lei dan Putri Xi Lan Xing yang akan melakukan empat ritual pernikahan Kekaisaran Tang Agung ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


" Ya pertama Putri Xi Lan Xing memberikan penghormatan kepada Paduka Kaisar Tang Si Lei sebagai tiga kali sebagai Kaisar, suami dan pria satu untuk selama nya ", kata Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


Chen Si Lei dan Xi Lan Xing berhadapan ,lalu ia menerima tiga kali penghormatan yang di berikan oleh Putri Xi Lan Xing terhadapnya.


" Kedua silakan Paduka Kaisar Tang Si Lei dan Putri Xi Lan Xing menghadap altar Buddha dan para leluhur Kekaisaran Pulau Surga Es sebagai tiga kali sebagai tanda meminta restu dari langit dan bumi Pulau Surga Es ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memberikan amanatnya selaku wakil Dewan Agung bagian urusan pernikahan Kekaisaran Tang Agung.


Chen Si Lei dan Xi Lan Xing menghadap altar Buddha dan para leluhur Kekaisaran Pulau Surga Es, lalu mereka berdua memberikan penghormatan tiga kali sesuai petunjuk dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


" Ketiga silakan Putri Xi Lan Xing memberikan penghormatan tiga kali kepada Permaisuri Li Shao Ning dan Permaisuri Sin Yue Qing sebagai rasa terimakasih atas kebaikan kedua Permaisuri yang sudah memberikan izin kepada anda untuk anda bisa menjadi bagian dari hidup Kaisar Tang Si Lei dan Kekaisaran Tang Agung ", kata Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin memberikan cawan keramik isi arak pernikahan kepada Putri Xi Lan Xing yang harus bersujud hormat kepada Li Shao Ning dan Sin Yue Qing seraya memberikan cawan keramik isi arak khusus untuk pernikahan.


Li Shao Ning dan Sin Yue Qing menerima cawan keramik isi arak pernikahan yang di berikan oleh Putri Xi Lan Xing kepada mereka berdua sebagai rasa terimakasih dan ikatan persaudarian madu kepada kedua istri tercinta Kaisar Tang Agung.


" Ya aku terima kamu sebagai adik madu ku ", kata Li Shao Ning tersenyum dan nada lembut sekali.


" Aku sangat bahagia sekali bisa mendapatkan adik madu seperti mu ",ucap Sin Yue Qing tersenyum ceria dan bahagia.


" Ke empat silakan Paduka Kaisar Tang Si Lei dan Putri Xi Lan Xing masuk ke kamar pengantin yang sudah di siapkan untuk anda berdua ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mengantarkan Chen Si Lei dan Xi Lan Xing ke kamar pengantin di bagian timur pulau Surga Es.


Chen Si Lei meraih jemari Xi Lan Xing untuk duduk di tepi tempat tidur dan Chen Si Lei membuka kerudung pengantin Xi Lan Xing dengan kedua tangannya ,lalu ia mencium bibir dan mulut Xi Lan Xing dengan lembut sekali.


" Paduka apakah Anda berdua tidak minum arak pernikahan dahulu dan makan makanan khas pernikahan ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dari ruangan lain.


" Ah ya, aku lupa ", kata Chen Si Lei tersenyum sendiri dan Xi Lan Xing tersipu malu.


Chen Si Lei mengambil dua cawan keramik isi arak pernikahan untuk dirinya dan untuk Xi Lan Xing yang mengambil makanan khas pernikahan, lalu mereka pun saling berbagi makanan dan minuman khas pernikahan, setelah itu Chen Si Lei membuka pakaian pengantin Xi Lan Xing dan Xi Lan Xing membuka pakaiannya.


Lalu Chen Si Lei membaringkan Xi Lan Xing yang mempersiapkan diri untuk jadi istri sesungguhnya bagi Chen Si Lei dengan setulus hatinya, Xi Lan Xing rela dan tulus hati untuk menyerahkan diri kepada Chen Si Lei yang melakukannya hanya untuk berterimakasih saja.


Di Istana Pulau Surga Es bagian lain.


Li Shao Ning bersila kembali di halaman depan Istana Pulau Surga Es untuk bisa mendapatkan kembali kekuatan mukjizat yang di miliki oleh Li Shao Ning sejak ia lahir menjadi Dewi Bunga Es Langit dari sekuntum bunga mawar merah es langit di sekitar danau Istana Kekaisaran Lotus Langit Selatan. Ia tumbuh dan lahir lebih dulu daripada bunga persik es langit dan bayi perempuan yang berasal dari rembulan.


" Kau sungguh bayi perempuan yang unik ", kata Li Shao Ning mengangkat dan menggendong bayi perempuan tersebut.


Lalu seorang gadis kecil keluar dari bunga persik es dan tersenyum cantik sekali kepada Li Shao Ning.


" Kau siapakah ?", tanya Li Shao Ning dalam bentuk Dewi Bunga Es Langit.


" Aku Putri Bunga Persik Langit ", jawab gadis kecil usia dua tahun.


Tak lama kemudian sejumlah orang dari berbagai penjuru arah mendatangi Li Shao Ning dan gadis kecil itu.


" Selamat datang kepada Putri Bunga Mawar Merah Es Langit dan Putri Bunga Persik Langit serta Putri Rembulan ,silakan anda bertiga ikut kami ke Istana Ibu Suri Langit ", kata salah seorang dari kelompok yang datang itu.


" Ya kami patuh kepada Ibu Suri Langit ", jawab Li Shao Ning dan gadis kecil ini.


Setibanya di dalam Istana Ibu Suri Langit.


Ibu Suri langit memberikan kekuatan mukjizat surgawi untuk bayi perempuan itu tumbuh menjadi seorang gadis kecil yang amat sangat cantik jelita sekali.


"Nama mu adalah Putri Dewi Rembulan atau Sin Yue Qing ",kata Ibu Suri Langit.


" Terimakasih Ibu Suri Langit ", jawab gadis kecil itu.

__ADS_1


"Nama mu adalah Putri Dewi Bunga Mawar Merah Es Langit atau Hong Ning" , kata Ibu Suri Langit untuk Li Shao Ning sebelum ia menjadi Li Shao Ning.


" Dan untuk mu adalah Putri Dewi Bunga Persik Es Langit atau Mei Hua Xing" ,kata Ibu Suri Langit untuk gadis kecil bersama Li Shao Ning dan Sin Yue Qing.


Tak berselang lama datanglah seorang Kaisar dari Kekaisaran Naga Langit Timur yang meminta seorang putri dari Ibu Suri Langit yang akhirnya memberikan Mei Hua Xing kepada Kaisar Naga Langit Timur.


Beberapa tahun kemudian, Li Shao Ning dan Sin Yue Qing berjalan menuju ke arah sekolah khusus untuk para anggota Kekaisaran Langit. Karena jam masuk sekolah belum mulai, tiba-tiba Sin Yue Qing pamit kepada Li Shao Ning di pintu masuk ke kelas mereka.


" Aku mau melihat murid Dewa Bintang Emas dahulu ,ya?",Sin Yue Qing langsung lari ke arah temannya yang sudah menunggunya di kolam air mancur surgawi.


Li Shao Ning mengedikkan bahunya, lalu ia tertarik pada batu jodoh yang berada di sebuah pohon keabadian, dan tidak pernah ia sangka bahwa ia akan bertemu dengan seorang anak laki-laki yang berdiri di sampingnya.


" Nona kecil siapa nama mu ?",tanya anak laki-laki itu tersenyum aneh.


" Aku Dewi Bunga Es Langit ", jawab Li Shao Ning lembut sekali.


Lalu Sin Yue Qing berlari ke arah mereka berdua dan membuat batu jodoh keluar dari pohon keabadian dan masuk ke dalam tubuh mereka bertiga namun cahaya nya menembus ke seorang gadis kecil yang membawa buku sekolah dan jatuh di anak tangga menuju ke kelas Dewa Naga Langit.


" Kakak Dewi Bunga Es Langit rupanya kau di sini bersama dengan Kakak Lotus Langit Selatan ", kata Sin Yue Qing riang gembira menatap mereka berdua polos dan bercahaya kebahagiaan abadi menyertai mereka bertiga dan cahaya itu reda ,lalu melingkari mereka bertiga tanpa menyilaukan gadis kecil lain itu.


Seiring berjalannya waktu Li Shao Ning dan Sin Yue Qing tumbuh rasa cinta, kasih sayang terhadap Kaisar Lotus Langit Selatan yang memang sejak awal jumpa mereka berdua telah mencintai mereka berdua dan berniat untuk menikah dengan mereka berdua.


" Aku tulus mencintai kalian berdua karena itu aku membuatkan cincin dan gelang alam semesta yang sama untuk kita bertiga bersatu ", kata Kaisar Lotus Langit Selatan.


" Apakah kau yakin bahwa kau ingin menikah dengan kami berdua ?", tanya Li Shao Ning dan Sin Yue Qing bersamaan.


" Ya aku yakin sekali",jawab Kaisar Lotus Langit Selatan dengan sikap gagah dan berani, jujur, bersih,suci, tenang dan tegas.


" Apa alasan mu untuk menikah dengan kami berdua ?", tanya Sin Yue Qing.


" Aku ingin hidup abadi bersama kalian berdua karena aku cinta kalian berdua yang membuat ku merasakan kebahagiaan, kehangatan dan ketenteraman jiwa ku ",jawab Kaisar Lotus Langit Selatan menatap mereka berdua dengan perasaan yang menyentuh hati dan pikiran serta jiwa Li Shao Ning dan Sin Yue Qing.


" Baiklah kami berdua bersedia untuk menikah dengan mu ",jawab Li Shao Ning dan Sin Yue Qing bersamaan.


Beberapa hari kemudian, Kaisar Lotus Langit Selatan benar-benar tulus hati dan mendapatkan izin dari Kaisar Langit pusat untuk menikah dengan mereka berdua dan mereka bertiga hidup damai dan tenteram.


Tapi suatu hari mereka mendapatkan panggilan untuk menghadap Kaisar Langit pusat dan mendapatkan tugas untuk reinkarnasi menjadi manusia biasa dengan tugas pokok membantu Kaisar Lotus Langit Selatan mendapatkan kembali tiga pusaka langit yang jatuh ke bumi dan menghadapi Raja Iblis Surga Ke Enam.


Kembali ke Li Shao Ning yang berada di Pulau Surga Es. Li Shao Ning terbangun dari semedhi dan ia menjadi paham tentang hubungannya dengan Xi Lan Xing dan Sin Yue Qing yang terikat pada Chen Si Lei dari awal kehidupan mereka di langit dan sekarang terikat di bumi.


Di sisi Sin Yue Qing yang sedang memainkan harpa dengan melantunkan melodi tentang dunia mereka yang berada di Pulau Surga Es telah teringat dengan suatu kehidupan lain ia jalani di awal kehadirannya di dunia langit.


Sin Yue Qing berdiri di hadapan Ibu Suri Langit bersama kedua orang gadis kecil lainnya yang lebih besar usianya daripada dia dan ia mendapatkan nama Sin Yue Qing, sedangkan kedua gadis kecil lainnya di beri nama Hong Ning dan Mei Hua Xing.


Tapi Mei Hua Xing di ambil oleh Kaisar Naga Langit Timur untuk menjadi putrinya yang membuat mereka bertiga terpisah, dan pada suatu ketika mereka bertiga berjumpa lagi di sekolah khusus untuk para anggota Kekaisaran Langit.


Namun sebelum hari pertama kali Sin Yue Qing masuk ke sekolah untuk anggota Kekaisaran Langit, ia mendapatkan tantangan dari Dewi Jodoh untuk membantu semua istana Kekaisaran Langit bercahaya melalui cahaya Rembulan yang dari tubuhnya.


" Baiklah aku terima tantangan mu ",jawab Sin Yue Qing ceria dan bersemangat untuk mengelilingi seluruh alam semesta raya dengan cahayanya dan ia tertarik untuk mencoba melihat Istana paling gelap di seluruh Kekaisaran Langit.


" Aku harus memberikan cahaya ku untuk istana itu ", kata Sin Yue Qing pun ke istana tergelap itu yang ternyata adalah Istana Kekaisaran Lotus Langit Selatan dan membuat ia berjumpa dengan Kaisar Lotus Langit Selatan untuk pertama kali di dalam hidupnya.


" Gadis kecil siapakah kau yang telah datang ke Istana Kekaisaran Lotus Langit Selatan ku?",tanya Kaisar Lotus Langit Selatan tersenyum indah sekali di dalam hidup anak laki-laki itu.


" Hai kakak yang baik namaku Dewi Rembulan dan aku datang untuk memberi cahaya ku untuk Istana mu ",jawab Sin Yue Qing ceria.


Dan tidak ia sangka bahwa Kaisar Lotus Langit Selatan memberikan izinnya untuk kapan saja ia bisa datang ke Istana Kekaisaran Lotus Langit Selatan dan pada suatu hari Kaisar Lotus Langit Selatan meminta kepada nya untuk ia dapat menerima gelang alam semesta sebagai tanda cinta abadi Kaisar Lotus Langit Selatan terhadap dirinya.


" Baiklah aku terima ", jawab Sin Yue Qing asal saja yang penting ia bisa memberi cahaya cinta kasih kepada semua orang di seluruh wilayah Kekaisaran Langit.


" Hua Xing ini kau bawalah buku sekolah ku ke kelas Dewa Naga Langit dan tolong kau taruh di atas meja ku",kata Sin Yue Qing memberikan buku sekolah nya untuk di bawa ke kelas oleh Mei Hua Xing yang mematuhi perintahnya.


Lalu Sin Yue Qing berlari untuk mencari dan menemukan serta menemui Li Shao Ning untuk masuk ke dalam kelas bersama -sama dan ia menemukan Li Shao Ning sedang berbicara berdua dengan Kaisar Lotus Langit Selatan, maka ia pun segera menyapa mereka berdua dan siapa sangka batu jodoh masuk ke dalam tubuh mereka bertiga dan ia melawannya dengan cahaya rembulan nya dan ia menyilaukan Mei Hua Xing yang sedang membawa buku dan berjalan menaiki tangga.


Brukkk !!


"Aduhhh !!Buku nya jatuh ", kata Mei Hua Xing membungkuk untuk mengambil buku -buku sekolah yang berserakan di lantai dasar anak tangga menuju ke arah kelas .


Sin Yue Qing kaget sekali karena ia membuat Mei Hua Xing terjatuh bersama bukunya.


Di suatu hari setelah mereka dewasa, Kaisar Lotus Langit Selatan menyatakan keinginannya untuk menikah dengan Sin Yue Qing dan Li Shao Ning dengan tulus dan penuh percaya diri sekali, namun rasa kasih sayang terhadap Kaisar Lotus Langit Selatan yang membuatnya bersedia untuk menerima cinta kasih Kaisar Lotus Langit Selatan dan ia pun menikah dengan Kaisar Lotus Langit Selatan bersama Li Shao Ning.


Namun saat Sin Yue Qing ingin memberitahu kepada Kaisar Lotus Langit Selatan tentang kehamilannya yang pertama kali,muncullah surat panggilan untuk hadir di Istana Kekaisaran Langit kepada mereka bertiga untuk melaksanakan tugas reinkarnasi menjadi manusia biasa.


" Ya aku belum sempat untuk memberitahu tentang kehamilan ku kepada Kaisar Lotus Langit Selatan. Ah ya sudah tak apalah ", kata Sin Yue Qing yang ikut sujud kepada Kaisar Langit pusat.


Mereka bertiga datang ke pintu gerbang menuju reinkarnasi dan ia juga belum sempat untuk memberitahu Kaisar Lotus Langit Selatan tentang kehamilannya karena Kaisar Lotus Langit Selatan sudah minum teh pelupa dan turun ke dunia manusia yang kemudian diikuti oleh Li Shao Ning.


" Tuan Putri sekarang giliran anda untuk minum teh pelupa ", kata Nenek Sun penguasa gerbang utama untuk melewati pintu reinkarnasi.


" Ya baiklah aku akan reinkarnasi bersama bayi ku ",kata Sin Yue Qing yang ingin minum teh pelupa tetapi seorang gadis menubruk dirinya hingga jatuh ke dalam dunia hewan, yaitu dunia angsa putih .


"Aghhhhhh !!Sakit !!", teriak Sin Yue Qing saat mengalami hidup sebagai angsa putih yang di tangkap oleh salah satu dari Raja Iblis Surga Ke Enam, yaitu Raja Iblis Rusa Ungu.


Di saat itulah Sin Yue Qing berubah menjadi Siluman Angsa Putih dan ia dapat melahirkan seorang anak laki-laki yang di ambil oleh Dewa Menara Alam Semesta dan di rawat hingga anak itu membebaskannya dari kurungan seribu tahun dan ia bisa reinkarnasi menjadi manusia biasa selama empat ratus delapan miliar kali.


"Aku bertemu dengan mu lagi ", kata Yi Bun dalam berbagai wujud manusia untuk mendapatkannya dan di kehidupan ke empat ratus tujuh miliar kali.


Sin Yue Qing berjumpa dengan Kaisar Lotus Langit Selatan yang menyelamatkan dirinya dari serbuan musuh yang di pimpin oleh Yi Bun dan Zi Yan dengan suami abadi nya itu berkorban nyawa menyelamatkannya di kehidupannya di wujud seorang gadis buta.


Dan di kehidupan selanjutnya Sin Yue Qing bertukar raga dengan Putri Naga Langit Timur yaitu Mei Hua Xing yang masuk ke tubuh Putri Yang Lan sedangkan Sin Yue Qing masuk ke tubuh asli Mei Hua Xing, lalu gadis lain masuk ke tubuh asli Sin Yue Qing bersamaan dengan Zi Yan masuk ke tubuh sahabat karib Chen Si Lei yang roh aslinya sudah reinkarnasi kembali ke tubuh Hua Erl yang menjadi Permaisuri pertama Tang Si Lei dan cinta pertama Tang Si Lei sesudah sakit hati terhadap Permaisuri Ling Long yang mengkhianati Tang Si Lei.


" Lalu di mana putra ku dengan Kaisar Lotus Langit Selatan ?", tanya Sin Yue Qing terkesiap saat ini usai ia memainkan musik surgawi dan dunia fana ini.


" Sayang kau sedang apa di sini seorang diri ?", tanya Chen Si Lei memeluknya dari belakang dan menyadarkannya untuk kembali ke dunia saat ini.


" Koko Lei Lei kau mengagetkan ku saja ", jawab Sin Yue Qing mengangkat wajah untuk melihat Chen Si Lei yang menunduk menatap serta menciumnya mesra.


" Kau sedang melamun apa ?", tanya Chen Si Lei mengangkatnya dan memangku Sin Yue Qing yang merangkul Chen Si Lei.


" Aku melamun tentang bayi di dunia langit",jawab Sin Yue Qing menangis untuk menyatakan perasaan hatinya yang sangat merindukan putranya.


" Bayi ?Bayi siapa yang kau maksud ?", tanya Chen Si Lei bingung.


"Bayi kita berdua .Aku pernah mengandung dan melahirkannya untuk mu dan ia di ambil Dewa Menara Alam Semesta dan sekarang aku merindukan putra kita ", jawab Sin Yue Qing mengejutkan Chen Si Lei yang cepat menatap Sin Yue Qing.


" Ah apakah saat kita turun ke dunia manusia ?Kau sudah hamil dan kau telah melahirkan anak di alam Siluman Angsa Putih ?", tanya Chen Si Lei merasa pedih sekali.


" Ya. Apakah putra kita akan menjadi Siluman juga ?", Sin Yue Qing cemas.


" Tidak. Putra kita adalah anak Dewa yang sangat bersih dan mulia karena ia telah menolongmu dari kurungan dalam angsa putih dan anak kita itu adalah Xi Lung Ketua Sekte Pulau Surga Es yang reinkarnasi untuk membantu kita berdua dan menyatukan kita dengan Xi Lan Xing dan sekarang putra kita di rawat oleh Dewi Kuan Im ", jawab Chen Si Lei mencium bibir Sin Yue Qing.

__ADS_1


" Benarkah? ",tanya Sin Yue Qing halus di sela ciuman Chen Si Lei berikan kepada dirinya.


" Benar. Aku sudah melihat kehidupan Ketua Sekte Pulau Surga Es yang masa lampau sekali, maka ia bisa menolong kita berdua",jawab Chen Si Lei memberikan sentuhan hangat di mulut Sin Yue Qing.


" Hei kenapa kau bisa berada di sini dan kenapa kau tidak melakukan ritual untuk Xi Lan Xing ?", tanya Sin Yue Qing baru ingat lagi.


" Aku ingin bersama mu karena aku baru tahu kalau betapa menderitanya dirimu dan betapa pentingnya dirimu bagi ku ",jawab Chen Si Lei menggendongnya dan di bawa ke Istana Pulau Surga Es.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Pada hari berikutnya, mereka merayakan hari ulang tahun ke delapan belas tahun Li Shao Ning di dalam kapal laut untuk kembali ke daratan besar.


" Selamat ulang tahun untuk mu Shao Ning ", kata Chen Si Lei mencium bibir Li Shao Ning.


" Terimakasih Koko Lei Lei. Wah aku dapat hadiah ", jawab Li Shao Ning lembut.


" Selamat ulang tahun Cici Shao Ning ", kata Sin Yue Qing memberikan hadiah kepada Li Shao Ning.


" Terimakasih ,Yue Qing sayang ", jawab Li Shao Ning memeluk Sin Yue Qing.


" Selamat ulang tahun untuk mu Cici Shao Ning ", kata Xi Lan Xing memberikan hadiah juga kepada Li Shao Ning.


"Selamat ulang tahun ke delapan belas tahun untuk Permaisuri Li Shao Ning ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya memberikan kartu ucapan selamat ulang tahun kepada Li Shao Ning.


" Aku juga dapat kiriman hadiah untuk mu dari Melani, Xue Erl dan Aurora serta dari para adik kita, anak -anak kita serta Ibu kita ", kata Chen Si Lei membawa banyak sekali hadiah untuk Li Shao Ning melalui burung rajawali putih sakti yang datang ke atas kapal mereka.


" Wah terima kasih dan aku ingin hadiah ku ini, hmm aku sumbangkan untuk para rakyat kecil di kota ulat bambu di dekat kota Harbin ",kata Li Shao Ning.


" Ya baiklah. Wu Sin Hao kau kirimkan hadiah ulang tahun Li Shao Ning ke daerah utara sekitar kota Harbin ", kata Chen Si Lei memerintahkan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggunakan burung rajawali putih sakti untuk melakukan perintah Li Shao Ning.


" Siap Paduka hamba laksanakan ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melompat ke atas punggung burung rajawali putih sakti dan terbang lebih dahulu daripada rombongan Chen Si Lei.


Sin Yue Qing berdiri di tiang kapal laut dan menatap lautan dengan perasaan rasa terimakasih atas anugerah yang besar untuk kehidupan kali ini mereka bersama lagi.


" Aku ucapkan selamat pagi untuk laut ", kata Chen Si Lei memeluk Sin Yue Qing dan Li Shao Ning serta Xi Lan Xing menghampiri mereka berdua.


" Kami berdua ucapkan selamat pagi untuk seluruh makhluk hidup di dunia laut utara dan sekitarnya ", kata Li Shao Ning dan Xi Lan Xing bersamaan.


"Aku juga ucapkan selamat pagi untuk Huang Ama tercinta ", kata Sin Yue Qing tersenyum dan meraih tangan Chen Si Lei untuk di taruh di bawah perutnya.


Chen Si Lei membalas senyuman Sin Yue Qing dengan ciuman hangatnya dan ia berkata,"Selamat pagi untuk Huang ErNiang dan anak ku sayang".


" Yue Qing apakah kau hamil ?",tanya Li Shao Ning gembira sekali.


Sin Yue Qing mengangguk dan tersenyum bahagia kepada Li Shao Ning dan Xi Lan Xing.


" Wah selamat untuk mu ",kata Xi Lan Xing menepuk pipi kiri Sin Yue Qing.


" Kau jangan memukul nya ", tegur Chen Si Lei menepis tangan Xi Lan Xing dari Sin Yue Qing.


" Aku tidak memukulnya. Aku membelai pipi nya. .Ih galak sekali sih",kata Xi Lan Xing mundur beberapa langkah dari Chen Si Lei dan Sin Yue Qing yang mencium Chen Si Lei untuk tidak kasar kepada Xi Lan Xing.


" Kau jangan galak pada Xi Lan Xing karena dia istri mu juga ", kata Sin Yue Qing menasihatinya.


" Aku menikahi dia karena perjanjian bukan karena cinta,jadi untuk apa aku baik kepadanya ", jawab Chen Si Lei mencibirkan bibirnya dan tatapan mata tajam dan ganas sekali kepada Xi Lan Xing yang bergidik ngeri.


" Eh Koko Lei Lei biarpun karena perjanjian tapi kan kau sudah terikat dengan pernikahan ,maka kau harus baik kepadanya ", kata Li Shao Ning mengingatkan dirinya.


"Aku tidak bisa baik kepadanya ", kata Chen Si Lei menggigit Li Shao Ning yang terperanjat kaget.


" Aduh sakit !!Koko !!", teriak Li Shao Ning mengusap -usap mulutnya.


" Siapa suruh kau cerewet sekali kepada ku ",kata Chen Si Lei mencubit bibir Li Shao Ning.


" Wah calon anak mu akan mirip dengan mu atau tidak, ya? ,saat kau seperti ini ", Sin Yue Qing menyelinap dari bawah lengan Chen Si Lei untuk kabur atas teguran nya terhadap Chen Si Lei.


"Aku seperti apa maksud mu ?",tanya Chen Si Lei mengejar Sin Yue Qing yang lincah sekali menghindari dirinya.


"Kanguru liar ", jawab Li Shao Ning tertawa dan melompat menjauh dari Chen Si Lei.


" Wah kalian berdua benar-benar nakal ",kata Chen Si Lei berkelebat cepat dan ia menangkap keduanya dengan luar biasa cepat sekali.


Xi Lan Xing melihat mereka bertiga begitu gembira dan bahagia sekali. Ia masih ingat saat malam pertama pernikahan dengan Chen Si Lei yang menolak untuk melakukan hubungan suami istri dengannya.


" Aku tidak bisa melakukannya. Maaf ya ", kata Chen Si Lei melompat cepat dan kabur dari kamar pengantin untuk menemui Sin Yue Qing di tepi pantai depan Istana Pulau Surga Es.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Aku tahu bahwa cinta tak bisa di paksa apalagi dia sudah kembali menjadi dirinya sendiri yaitu sosok Kaisar Lotus Langit Selatan dalam wujud manusia Sang Kaisar Tang Agung yang bernama Tang Si Lei yang bisa menggunakan hak pilih dan kekuasaannya secara penuh dan mutlak,maka siapa pun tak akan bisa menekan dirinya dengan pilihan yang bukan berdasarkan hati nuraninya sendiri ", kata Xi Lan Xing menyadari siapa dirinya dan siapa Kaisar Lotus Langit Selatan dan kedua Dewi kesayangan pria itu.


" Ratusan triliun bunga persik maupun bunga apapun yang hidup di seluruh alam semesta raya ini bagi ku hanyalah ilusi belaka dan bagi ku yang nyata adalah cinta ku kepada Li Shao Ning dan Sin Yue Qing tak perduli mereka siapa dan dalam bentuk apa pun. .Aku hanya mau mereka berdua saja untuk menemani ku di seluruh alam semesta raya ", kata Chen Si Lei tegas sekali kepada Ibu Suri Langit dan Kaisar Langit pusat melalui roh aslinya keluar menuju ke alam langit dengan bantuan Dewi Kuan Im dan keyakinannya terhadap keteguhan hati dan ketegasan dalam dirinya saat ia harus memilih jalan cinta abadi nya.


" Lotus Langit Selatan baiklah kami serahkan pilihan hidup mu kepada mu sendiri yang menentukannya dan bertanggung jawab lah kepada pilihan mu ",jawab Ibu Suri Langit tersenyum penuh kasih sayang terhadap Kaisar Lotus Langit Selatan.


" Aku sungguh senang sekali bisa mengetahui bahwa kau adalah seorang yang teguh pada prinsip mu sendiri ", kata Kaisar Langit pusat tersenyum damai.


Semua Dewa dan Dewi Langit serta bumi menjura hormat kepada Kaisar Lotus Langit Selatan untuk menghormati dan menghargai pilihan hati Kaisar Lotus Langit Selatan.


Di antara para Dewa dan Dewi Langit itu yang paling gembira adalah Kera Sakti Sun Wu Kong dan kedua saudaranya Chiu Pat Kay dan Wu Ching serta gurunya Tong Sam Chong dan Pangeran Makhota Naga Langit Perak yang menyambut baik keputusannya.


"Jadilah Kaisar Lotus Langit Selatan yang sesungguhnya yang tidak bisa di buat bingung atas hidupnya sendiri ", kata Buddha Perang itu.


" Aku juga percaya kepada mu sejak awal aku tahu bahwa kau lahir di langit atas kemauan mu sendiri karena itu kelahiran mu di bumi juga atas perhatian mu pada dunia melalui dirimu sendiri ", kata kedua saudara Kera Sakti.


" Tepat sekali ", kata guru mereka bertiga.


" Hati yang menentukan adalah dirimu sendiri bukan orang lain ", kata Dewi Kuan Im tersenyum damai.


Terlebih utama adalah Maha Guru Bodhi yang memberikan dukungan kepada Kaisar Lotus Langit Selatan untuk terus maju dalam prinsipnya kehidupannya sendiri asal jangan bertentangan dengan hati nurani dan hukum karma yang berlaku sesuai perbuatannya sendiri.


" Terimakasih atas kebaikan hati Guru Buddha dan para Dewa dan Dewi Langit dan terutama saya ucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas ketukan pintu hati untuk saya bisa terbuka dan saya bisa hidup sesuai keinginan saya sendiri sesuai petunjuk dari Yang Maha Kuasa berikan kepada saya ", kata Kaisar Lotus Langit Selatan yang kemudian terbangun dalam tidurnya dan kini menjadi seorang Chen Si Lei lagi dalam kedewasaannya.


" Koko Lei Lei kita sudah sampai di daratan besar ", kata Sin Yue Qing riang di telinganya.


Sebuah tirai jendela kamar tidur dalam kapal miliknya sendiri terbuka dan ia bisa melihat Li Shao Ning duduk di pinggir jendela dengan senyuman semanis buah leci di musim gugur dan suara riang gembira milik Sin Yue Qing persis seperti suara lonceng di alam Nirvana.


Chen Si Lei duduk bersandar di tiang tempat tidur dan melihat Sin Yue Qing ada di hadapannya dengan senyuman yang sangat hangat sekali bagai matahari pagi di musim gugur.


" Aku mencintai kalian berdua sepenuh jiwa dan raga ku ",ucap Chen Si Lei atau Tang Si Lei Sang Kaisar Tang Agung penguasa tunggal Tionggoan dan dunia persilatan dengan julukan Pendekar Rajawali Emas Sakti atau di langit adalah Kaisar Lotus Langit Selatan penguasa tunggal wilayah alam semesta raya di Selatan.


"Kami berdua juga mencintaimu sepenuh jiwa dan raga kami ", jawab Li Shao Ning melayang dan turun di pelukannya.

__ADS_1


" Kami berdua menantikan saat di mana kau bisa menentukan pilihan mu sendiri dalam mencintai kami berdua seperti kami berdua yang mencintaimu tanpa perlu orang lain turut campur tangan di dalam kehidupan kami",kata Sin Yue Qing ikut masuk ke dalam pelukannya.


" Ya aku adalah milik kalian berdua seperti kalian berdua adalah milik ku yang sangat berharga bagi ku dan tidak bisa tergantikan oleh siapa pun atau jenis apa pun ",kata Chen Si Lei memeluk keduanya dengan bahagia.


__ADS_2