
Di Kota Kecil Wu Dai bagian lain telah terjadi peristiwa yang sangat mengerikan sekali karena di sebuah kuil Buddha lainnya tampaklah beberapa orang prajurit dari Istana Gubernur Yunan telah menghunuskan pedangnya ke depan. Mata liar nya mengedar ke sana kemari menemukan sosok perempuan. Begitu melihat ada beberapa di antara manusia itu berambut panjang atau di gelung di belakang kepala, ia letakkan pedang baja itu di bawah dagu mereka, lantas mengangkat nya ke atas demi memandangi wajah mereka satu demi satu.
Pedang baja yang dingin saat di sentuhkan ke kulit dagu terasa menggetarkan dan menciutkan nyali karena bisa saja menggores kulit.Jika tak beruntung, urat leher bisa putus, jalan darah yang tembus ke otak akan tertebas ,dan nyawa pun melayang. Hidup mereka terasa di ujung tanduk.
Saat itu, saat -saat yang menegangkan di mana nasib manusia berada di bawah kilatan pedang, sangat beruntunglah mereka yang di karuniai kulit hitam, hidung pesek,dan mata setipis bulan sabit. Mereka merasa lega saat pedang di jauhkan. Harapan hidup mereka di kembalikan karena Tuhan mengarunai mereka wajah yang buruk. Tak henti -henti mereka menyebut Tuhan Sang Maha Adil karena wajah jelek pun ada manfaatnya karena di balik wajah jelek para dayang dan para pekerja kasar terasa menjadi lebih pahit.
Namun, berbeda dengan mereka yang berwajah cantik, pedang terus terhunus. Si Penunggang kuda melompat turun dari punggung kudanya, mengambil tali yang sangat kuat seperti tambang dari kantong pelana kudanya, mengikat beberapa orang gadis cantik yang sudah di pilihnya di bawah pohon bambu,lalu memburu gadis lain lagi. Tak ada yang berani untuk menolong gadis -gadis cantik malang itu di sebabkan kerendahan diri mereka.
Wu Zijia, Mei Yan dan Ying telah mendengarkan sesama seluruh perkataan dari Si Penunggang kuda yang angkuh. Wu Zijia mencibir diam-diam si penunggang kuda sebagai orang Istana Gubernur Yunan yang tak menghormati tempat suci, kekuasaan telah membuatnya buta sopan santun.
" Jika kalian berdua ada kesempatan untuk kabur dari mereka, maka kaburlah dan aku akan berusaha untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang menjadi korban keganasan Sekte Sesat Naga Hitam yang di pimpin oleh Tuan Muda Shang Bin ", kata Wu Zijia dengan nada pelan kepada Mei Yan dan Ying.
" Apa kau sudah gila untuk memiliki keberanian menolong mereka, ah kau sendiri tak bisa menolong dirimu sendiri ",kata Mei Yan mencibir pria muda asing yang sudah hidup bersamanya selama empat belas tahun.
" Oh kau meragukan kemampuan ku ",ucap Wu Zijia sabar menghadapi wanita cantik jelita ibu dari Ying yang sudah membuatnya jatuh cinta ,tapi tidak pernah ada balasan atas cintanya kepada Mei Yan.
" Aku bukan meragukan kemampuan mu tetapi aku tidak yakin saja ", kata Mei Yan mencibir lagi .
Sementara itu, salah seorang gadis kecil teman Ying yang bernama Xiao Tong hanya sanggup meresapkan setengah dari yang di dengarnya.Akalnya keduanya yang pendek belum mampu mencerna semuanya. Mereka berdua hanya tahu si penunggang kuda begitu gagah dengan pakaiannya. Namun,tahu-tahu mereka berdua hanya di ajak menjauh dari si penunggang kuda sambil mengamati dari kejauhan apa yang dilakukannya.
"Dari perbuatan yang dilakukan si penunggang kuda, menghunuskan pedang dan menempelkannya pada gadis -gadis,Ying dan Xiao Tong akhirnya menyimpulkan sendiri bahwa si penunggang kuda adalah orang jahat. Coba kau lihat gadis kecil ini bisa melihat dua orang gadis yang teramat muda dengan muka bulat telur dan rambut panjang tampak menangis dari balik pohon dalam keadaan terikat",kata Wu Zijia sudah menyiapkan senjata rahasia dari jerami yang sudah di genggam olehnya untuk menghadapi para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang pura - pura sebagai para pasukan Gubernur Yan.
"Hmm baiklah aku lihat cara mu untuk menghadapi mereka ", jawab Mei Yan nads angkuh.
Mendapatkan tantangan yang di kemukakan oleh Mei Yan sang wanita pujaan hatinya sejak awal ia jumpa di pintu masuk ke gurun Gobi utara. Wu Zijia sudah jatuh cinta kepada Mei Yan yang saat itu sedang mengandung Ying dan tinggal memiliki suami karena suaminya sudah meninggal dunia karena sakit keras.
Dan kehadiran Wu Zijia sangat membantunya dalam menjalani kehidupan yang sangat keras bagi seorang wanita muda seperti dia ,tapi Mei Yan tidak pernah bisa membalas cinta dan kebaikan Wu Zijia terhadap dirinya dan putrinya karena Mei Yan sangat setia dan cinta mati kepada suaminya, yaitu ayah kandung Ying.
Tetapi Wu Zijia tidak pernah putus asa untuk mendapatkan cinta dan perhatian Mei Yan melalui kasih sayangnya kepada Ying seperti menyayangi putri kandung nya sendiri, dan sekarang Wu Zijia melihat Ying di perlakukan kasar oleh para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang menangkap para gadis -gadis cantik untuk membantu Pangeran Muda Shang Bin mendapatkan ilmu mukjizat sesat terbaiknya.
Karena itu, Wu Zijia menggerakkan jerami ke arah para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang sedang menunggangi kuda hitam dan membuat sengsara para rakyat lemah, maka ia segera turun tangan untuk membasmi para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Semua orang terkejut sekali karena para pasukan yang berkuda hitam tewas sendiri dengan kepala putus tanpa sebab.
" Ah ini pasti karena perlindungan dari Buddha berikan kepada kita semua ", kata para biksu -Biksu di kuil itu.
" Ya benar sekali kata Guru. Nah tunggu apalagi sebaiknya kita segera pergi dari sini secepatnya ", kata Wu Zijia sudah melepaskan semua tawanan Sekte Sesat Naga Hitam dan juga ia sudah mengajak Ying dan Xiao Tong serta Mei Yan lari dari sana.
Rumah kosong di desa gurun Gobi utara.
Seorang gadis berusia enam belas tahun berjalan seorang diri keluar dari rumah kosong yang menjadi saksi bisu atas perbuatan yang keji dan brutal yang sudah di lakukan oleh Pangeran Muda Shang Bin terhadap dirinya. Ia adalah Putri Mi Mi keponakan langsung dari Ibu Suri Ling yang akan di jodohkan dengan Pangeran Muda Lin Xiao Xin.
Tapi gadis itu sudah hancur karena ia sudah di nodai oleh Pangeran Muda Shang Bin berulang kali sampai pria keji itu pergi untuk mencari dan menemukan para gadis lain untuk mendapatkan ilmu mukjizat sesat yang sangat hebat sekali bagi pria itu.
Putri Mi Mi teraniaya sekali dan ia sungguh tidak menyangka baru saja berjalan untuk keluar dari rumah itu, ia di kejutkan dengan kedatangan sejumlah besar pasukan keamanan dan keselamatan dari Pangeran Muda Lin Xiao Xin kirimkan untuknya.
" Tuan Putri kami sudah mencari anda di mana -mana dan ternyata anda ada di sini.Ayo ,naiklah ke dalam kereta yang sudah di siapkan oleh Pangeran Muda Lin Xiao Xin untuk anda ", kata pria pimpinan dari pengawal pribadi Pangeran Muda Lin Xiao Xin.
" Ya terimakasih ", jawab Putri Mi Mi melangkah naik dan masuk ke dalam kereta kuda.
Setelah itu kereta kuda pun berjalan menuju ke arah Ibukota Kekaisaran Tang Agung di kawal langsung oleh para pasukan keamanan dan keselamatan dari kediaman Pangeran Muda Lin Xiao Xin.
Kediaman Adipati Yuan.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tiba di depan pintu rumah Adipati Yuan dan ia sudah mengetuk pintu berulang kali, tapi ia tidak bisa menemukan satu orang pun dari rumah itu yang membukakan pintu untuknya. Ia pun menjadi curiga dan waspada terhadap rumah Adipati Yuan.
Brukkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan telapak tangannya untuk membuka pintu rumah Adipati Yuan.Begitu pintu sudah terbuka, ia melihat semua orang di dalam Istana Adipati Yuan sudah tidak bernyawa lagi bahkan barang -barangnya pun hancur.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat masuk ke dalam rumah utama dan ia melihat semuanya hancur, ia berkelebat cepat ke sekeliling Istana Adipati Yuan dan ia melihat Adipati Yuan sudah meninggal dunia di tebas pedang mukjizat sesat milik musuh.
"Tolongggg !!", teriak seorang gadis remaja berusia lima belas tahun yang berada di balik tempat tidur Adipati Yuan.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao cepat menolong gadis itu dan ia mengetahui bahwa gadis ini adalah putri tunggal Adipati Yuan. Gadis ini di sembunyikan oleh Adipati Yuan untuk terlindungi dari Pangeran Muda Shang Bin yang sudah mengincarnya untuk di jadikan sebagai persembahan ritual sesat.
" Karena ayah tak bersedia untuk bekerjasama dengannya, maka ia membunuh semua keluarga ku ",kata Putri Yuan Chao Yue dengan terisak -isak menceritakan tentang kejadian yang menimpa keluarganya kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
" Baiklah aku akan membantu mu ",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tersenyum ramah sekali kepada Putri Yuan Chao Yue yang berdebar kencang jantungnya saat ia berjumpa dengan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
" Tuan Besar Wu, aku akan tunjukkan jalan ke rumah Gubernur Yan dan kita bisa menyelamatkan Nona Yan Xiao Yence dari incaran Pangeran Muda Shang Bin", kata Putri Yuan Chao Yue memberikan informasi kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
" Ya baiklah, tunggu apalagi. Ayo cepat kita ke sana ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao membiarkan gadis itu menggenggam tangannya untuk bisa di ajak lari cepat sekali.
Brrrrrrrrrrrrr !!
__ADS_1
Di tengah hutan belantara tampaklah seorang pria muda tampan berusia dua puluh lima tahun berjalan seorang diri tanpa tujuan karena hatinya kosong dan ia adalah Lao Gu.
Lao Gu merasa sedih sekali karena sejak dahulu kala ia mencintai Sin Yue Qing tetapi selalu gagal karena Sin Yue Qing mencintai sahabatnya yaitu Nan Lian Hua atau Lotus Langit Selatan atau Chen Si Lei atau Tang Si Lei atau Kaisar Tang Agung yang bergelar Pendekar Rajawali Emas Sakti.
" Jadi, si penunggang kuda orang jahat ya,Bu?",suara gadis kecil usia dua belas tahun terdengar di dekat daerah yang sama dengan daerah yang di datangi oleh Lao Gu.
" Belum tentu, Nak",jawab wanita paruh baya yang menjadi ibunya gadis kecil itu mengambang.Jauh dalam lubuk pikirannya ia serupa ibu serigala yang berhati penuh duri.Di pandanginya wajah sang putri dengan belas kasih, tetapi setelah itu ia menyeringai sambil membatin sendiri dalam hati,ia akan menyerahkan sendiri sang putri dengan sukarela demi mengubah nasib.
Pikiran ibu dan anak perempuan itu terdengar jelas oleh Lao Gu yang berbaring di atas pohon buah lengkeng. Ia mendengarkan percakapan antara kedua orang manusia di bawah pohonnya dengan cermat dan teliti karena ia ingin tahu ada masalah apa di sekitar lokasi ini.
" Aku sudah tidak punya apa -apa lagi, sekalipun tenaga kasar. Tak ada yang bisa memanfaatkan tenaga tua ku lagi karena memang tenaga ku tinggal ampas .Aku sudah kehabisan cara untuk mencari sesuap nasi ", kata ibu itu dalam hatinya dan akalnya tiba-tiba lebih pendek dari sang anak. Ia sudah memutuskan untuk menyerahkan sang anak demi beberapa keping uang perunggu. Pikir wanita itu, adalah pertukaran yang adil.
" Aku sudah mempertimbangkannya masak -masak dan mengambil keputusan. Aku tidak serupa ibu tiri yang menganggap lain anak tiri. Aku juga bukan ibu yang jahat yang menjual anaknya sendiri",kata wanita itu lagi.
" Tidak,semua itu demi kebutuhan, mempertahankan hidup. Terkadang memang terlihat kejam bagi orang lain, tetapi bagi diri putri tampak sangat wajar karena siapa pun tak bisa mengelak demi tuntutan perut kami.Dan demi tuntutan perut putri ku juga, aku akan melakukan apa saja meskipun terlihat kejam bagi orang lain ", perdebatan terjadi di dalam hati dan pikiran wanita itu.
" Bagaimana mungkin tidak kejam,Bu?",tanya anak perempuan itu.
" Kau tahu,Nak ,Gubernur Yan sedang kehilangan istri tercintanya .Orang itu ialah suruhan dari Istana Adipati Yuan untuk mencarikan istri pengganti",jawab ibunya si anak.
"Tapi,mengapa caranya seperti itu ?", tanya anak perempuannya.
" Karena mereka orang besar, Nak.Mereka punya kuasa ", sambil berkata begitu. wanita itu melihat dengan saksama wajah putrinya.
Di antara keremangan cahaya rembulan, baik wanita itu maupun Lao Gu bisa melihat cara wanita itu mengusap wajah gadis kecil itu, membelai lembut rambut nya yang kusut, menyisirnya dengan jari tangannya hingga terasa lembut dan halus. Jari jemarinya bagai berenang di antara kain sutera. Dalam hati wanita itu berkata.
" Kau cantik, Nak. Kau pantas menjadi pengganti istri Gubernur Yan ", kata Ibu itu.
" Putri mu memang cantik tetapi tetap saja tidak bisa di bandingkan dengan Sin Yue Qing yang tidak ada duanya di seluruh alam semesta raya ", kata Lao Gu di dalam hatinya.
Anak perempuan itu merasakan usapan ibunya membuat segala sesuatunya menjadi indah. Pelan tetapi pasti di antara bibirnya yang tipis merekah sebentuk senyum yang indah, senyum bagai bunga bulan sabit yang menyembul dari balik awan.
" Ibu ,kenapa kau memandangi ku seperti itu ?", tanya anak perempuan itu.
" Nak,mari pulang dan kau mandilah dulu.Kau tampak lusuh",jawab ibunya.
" Baik ,Bu ",jawab anak perempuan itu.
Sementara si penunggang kuda sedang kesetanan memburu perempuan cantik, bayangan dua perempuan berbeda usia itu mengendap -endap sebelum akhirnya berlari dari satu lorong menuju ke lorong hutan yang lain. Langkah mereka begitu ringan seperti di terbangkan angin. Si Penunggang kuda tak melihatnya dan ibu itu mengajak putrinya terus berlari demi menghindari kekejaman si penunggang kuda.
Lao Gu mengamati si penunggang kuda dan seketika itu juga ia tahu bahwa si penunggang kuda adalah seorang anggota Sekte Sesat Naga Hitam musuh dari Chen Si Lei dan Sin Yue Qing serta kawan-kawan dari sahabatnya itu,maka ia pun menggunakan biji lengkeng untuk membunuh si penunggang kuda.
Jlebbbb !!
Bruakkk !!
Si Penunggang kuda tewas berlubang pada ubun-ubun kepalanya dan jatuh dari kudanya yang juga tewas hancur dengan kepala remuk terkena batu besar di tepi hutan.
Jauh malam, barangkali serigala sudah jauh melolong ,tinggal ayam jantan yang sebentar saja akan berkokok ketika melihat langit terpanggang di atas cakrawala ,sosok seorang gadis remaja berusia tiga belas tahun turun dari burung rajawali putih sakti.
" Kakak rajawali putih sakti kau tunggulah aku di sini. Aku akan berusaha keras untuk mendapatkan tujuh pil Maha Sakti yang harus aku dapatkan untuk Koko Lei Lei ", kata Sin Yue Qing membelai lembut punggung bulu rajawali putih sakti.
Lalu, Sin Yue Qing melangkahkan sepasang sepatu mungil nya dan berjalan serta mendaki gunung Zhangjiajie sedikit demi sedikit untuk bisa mencapai puncak gunung Zhangjiajie yang sangat sukar sekali bagi orang biasa,tetapi Sin Yue Qing adalah seorang gadis yang memiliki ilmu mukjizat sakti.
Maka gadis itu bisa memanjat tebing untuk sampai ke puncak gunung yang amat tinggi dan terjal tetapi tidak bisa menyurutkan semangat Sin Yue Qing yang kuat dan kokoh, meskipun tangannya dan kedua kakinya memar akibat batu tebing yang tajam.
Setibanya Sin Yue Qing di atas puncak gunung Zhangjiajie, ia nyaris menabrak pintu transparan dan hampir terjerembab, tangannya meraba -raba gerendel pintu, lalu mendorongnya. Matanya sudah buram memandang, refleks saja tubuh gadis itu mendorong pintu kemudian terjatuh ke dalam rumah ,menubruk lantai tanah.
" Eh gadis kecil siapakah kau dan kau bisa masuk ke rumahku ?", tanya kakek tua pemilik rumah di atas pegunungan Zhangjiajie.
" Locianpwe apakah anda adalah Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie?",tanya Sin Yue Qing berusaha untuk berdiri.
" Ya benar, lalu kau siapakah ?", kakek itu menyukai keberanian dan keteguhan hati Sin Yue Qing demi mendapatkan tujuh pil Maha Sakti untuk membantu Chen Si Lei.
" Locianpwe aku adalah Sin Yue Qing .Aku datang ke rumah mu dan menemui mu untuk aku bisa menemukan tujuh pil Maha Sakti untuk membantu suamiku yang sangat aku cintai ", jawab Sin Yue Qing bersujud hormat kepada Kakek sakti itu.
" Baiklah aku akan membantu mu untuk mendapatkan pil Maha Sakti, tetapi ada syaratnya untuk kau penuhi sebelum aku membantu mu",kata Kakek sakti itu.
" Ya aku penuhi syarat mu ",jawab Sin Yue Qing tegas dan keras.
" Turun kembali ke kaki Pegunungan Zhangjiajie dan berjalanlah dengan cara kau harus melangkahkan sepasang kaki tanpa bersepatu dan setiap tiga langkah mu kau harus sujud dan menyatakan bersedia dirimu seorang gadis pilihan Kaisar Lotus Langit Selatan yang terhormat untuk menyatakan ketulusan hati mu untuk Kaisar Lotus Langit Selatan yang kami sayangi ", kata kakek Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie memberikan persyaratan sebagai tanda bakti dan ketulusan hati dan ketegasan serta keteguhan hati Sin Yue Qing kepada Chen Si Lei atau Tang Si Lei atau Kaisar Lotus Langit Selatan atau Nan Lian Hua atau Pendekar Rajawali Emas Sakti.
" Baiklah aku terima syarat mu ", jawab Sin Yue Qing berjalan kembali dan turun ke kaki Pegunungan Zhangjiajie.
Demikianlah Sin Yue Qing memulai perjalanan sesuai persyaratan yang harus di lakukan olehnya untuk mendapatkan pil Maha Sakti dari Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie untuk membantu proses pemulihan Ilmu mukjizat kesaktian Chen Si Lei.
" Aku jerangkan air, Sui ",kata Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie beberapa saat berselang.
" Ini sudah jauh malam, Kek.Apa tidak besok pagi saja ?", ucap gadis amat cantik jelita sekali berusia lima belas tahun yang di panggil Sui oleh Kakek sakti itu.
" Baiklah, besok pagi, tapi kau janji jangan bertanya apa pun selama Putri Sin Yue Qing akan kau mandikan ", kata kakek itu.
" Ahh,Kek,sampai segitunya. Tak perlu di mandikan. Dia bisa mandi sendiri ", kata Sui Lien murid utama Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
" Mungkin kau pikir begitu, tapi kali ini istimewa ", jawab Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
" Istimewanya apa nya ?", tanya Sui Lien bingung dengan sikap Kakek sakti itu.
__ADS_1
" Aku tidak bisa mengatakannya sekarang, kelak kamu akan mengetahui sendiri dan tugas mu adalah melayani Putri Sin Yue Qing sebagai majikan mu karena ia istri Kaisar Lotus Langit Selatan yang di ciptakan oleh Alam Semesta untuk jadi pasangan abadi Kaisar Lotus Langit Selatan ", jawab Kakek Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
Sambil berkata begitu, pandangan kakek itu mengarah ke langit -langit ,ke arah awan -awan putih yang menjadi gelap gulita karena sudah tengah malam sekali, ia memiliki firasat begitu kental dalam melihat keajaiban dunia untuk kedamaian dan kebijaksanaan serta kebahagiaan Kaisar Lotus Langit Selatan dan Putri Sin Yue Qing.
Sinar matahari membasuh bumi, cahayanya menyiram segala yang gelap hingga semuanya menjadi benderang. Pagi hari saat makhluk -makhluk Tuhan berlomba membersihkan diri, rumput nan gemulai memeluk embun pagi, membelai lembut tubuhnya hingga tetesan air embun muncrat ke seluruh pematang.
Sementara itu, burung parkit merunduk di parit kecil menyelamkan kepalanya, lalu mengibas -ngibaskannya agar merata ke seluruh tubuh. Seekor kucing datang di halaman rumah kakek itu sibuk menjilat -jilat bulunya. Kerbau yang sedang di gembalakan murid -muridnya berkubang di lumpur coklat. Pipit -pipit kecil yang sangat indah berhamburan di atas punggung kerbau itu untuk membersihkan kutu -kutu kecil yang bersembunyi di miliaran bulu -bulu halusnya.
Sedari pagi pun Sui Lien sudah mencari bunga ju hua atau serunai atau anggrek tanah ,batang serai,bunga persik dan jamur ling Zhi .Gadis cantik jelita itu di pipi yang tersembul di terangi cahaya merah pagi itu tampak tekun meracik tanaman. Ia hafal betul ajaran Gurunya. Bunga Ju hua di cincang -cincang makhotanya dan di campurkan ke dalam air yang sudah di ceburi batang serai dan irisan jamur ling Zhi .Rempah yang bau harumnya bisa meluruhkan penat, sementara cairannya dapat meresap ke dalam tubuh dan menimbulkan bau harum, mengeluarkan segala asam dan bau tak sedap dari tubuh.
" Tuan Putri akhirnya anda bisa tiba juga di rumah ku. Silakan ikuti persyaratan kedua dari ku ",kata Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie begitu Sin Yue Qing sudah tiba kembali ke rumahnya sesuai persyaratan pertama.
"Ya baiklah ", jawab Sin Yue Qing patuh kepada persyaratan Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
Hanya dengan memakai kain basahan, Sin Yue Qing menceburkan diri ke dalam tempayan besar dari tanah liat yang sudah bercampur racikan itu. Hawa hangat langsung terasa,bau harum bunga persik dan serai meresap sampai ke hidung, menyegarkan pikiran. Sin Yue Qing merasa damai ,ia sudah terbiasa mandi yang senyaman ini.
" Hamba yang telah bersusah payah mencari bahan -bahannya sejak hari masih larut hingga jauh ke pelosok desa. Hamba ingin bertanya -tanya, tak biasanya hamba melayani seorang gadis seistimewa anda yang benar-benar memang harus di layani untuk tubuh anda selalu istimewa ", kata Sui Lien murid utama dari Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
" Aku juga tidak tahu, mengapa harus mandi di layani oleh mu ?",tanya Sin Yue Qing.
"Ya karena perintah dari Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie yang mengatakan, sebentar lagi ada seseorang yang memerlukan mu ",jawab Sui Lien .
" Memerlukan ku untuk apa ?",
"Ya hamba juga tidak tahu karena hamba dan anda masih terlalu muda untuk mengerti ",
"Aku perlu tahu,Sui Lien",kata Sin Yue Qing bingung.
" Sebentar lagi kau akan tahu. Sekarang kau diam sajalah .Begitu perintah Kakek ku ",jawab Sui Lien.
Pagi merambat pelan,matahari meninggikan mulai mengeluarkan panas.Manusia telah kembali ke jalan menjalankan rutinitasnya ,kaki mereka berdebu ,punggung mereka mulai berat menyangga cangkul .Sisa -sisa basuhan air tak lagi tersisa, menguap bersama panas sinar matahari. Rumput -rumput kehausan, air di sungai -sungai tinggal fatamorgana ,hewan -hewan ternak mulai melenguh kehausan, lumpur telah kering, mereka memilih berteduh di bawah bayangan benda, menanti semilir angin.
Bau wangi bunga persik, serai dan bunga ju hua tak pernah hilang dari tubuh dan rambut panjang dan indahnya Sin Yue Qing bahkan Sui Lien tak pernah bisa ia menjawab sampai detik ini mengapa pada fajar beberapa jam lalu ia sangat sibuk memandikan Sin Yue Qing, padahal umurnya sudah layak untuk mandi sendiri.
Sin Yue Qing masih ingat, kala itu sehabis mandi, Sui Lien menyisir rambutnya yang wangi oleh bunga persik dan batang serai berbisik kepadanya.
" Tuan Putri ,Anda sungguh sangat cantik jelita",bisik Sui Lien kagum.
" Ah ,Sui Lien....",Tampak sekali pipinya merona merah karena malu.
" Benar, Tuan Putri, sungguh. ....",puji Sui Lien .
" Jadi hanya untuk ini kau memandikan ku ?",tanya Sin Yue Qing.
" Maksud Tuan Putri ?", tanya Sui Lien bingung.
" Kau hanya ingin mengetahui seberapa cantiknya aku?",
"Ah,berapa kali hamba bilang, pada waktunya anda akan mengetahuinya sendiri, menurut Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie ", jawab Sui Lien melirik ke arah kakek itu.
" Sui Lien sudah tiba saatnya bagi mu untuk membantu para kakak seperguruan mu di sawah ", kata Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie kepada muridnya.
" Ya Guru ", jawab Sui Lien segera keluar dari kamar tidur khusus untuk Sin Yue Qing tempati selama di pegunungan Zhangjiajie.
" Tuan Putri silakan anda ikuti hamba ke suatu tempat untuk mengambil tujuh pil Maha Sakti ", kata Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie meminta Sin Yue Qing untuk mengikuti peraturan dan petunju nya.
" Ya baiklah aku terima tantangan mu ", jawab Sin Yue Qing mengikutinya dengan patuh.
Kakek itu mengajak Sin Yue Qing ke sebuah goa yang bernama goa tujuh rotasi bumi dan langit untuk Sin Yue Qing masuk ke dalam goa itu.
" Anda harus berada di dalam goa tujuh rotasi bumi dan langit selama anda bisa bertahan hidup di dalam sana dan menemukan pil Maha Sakti dari polaris yang berada di dalam sana .Apakah anda bersedia untuk mencobanya ?", ucap Kakek itu.
" Baiklah aku coba ", jawab Sin Yue Qing berkelebat cepat masuk ke dalam goa yang semuanya adalah sesuatu yang berada di luar bumi, tetapi gadis itu bisa melakukan apa saja yang ia inginkan.
Sin Yue Qing berkelebat cepat ke seluruh dunia di dalam sana dan mencari pil Maha Sakti di antara bintang -bintang dan bumi -bumi lainnya yang berhubungan dengan kekuatan alam semesta besar yang harus di miliki oleh Kaisar Lotus Langit Selatan.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sin Yue Qing mengejar satu bintang yang paling terang dan jernih sekali dan ia berhasil mendapatkan pil Maha Sakti yang tersembunyi di antara anggota para bintang -bintang dunia alam semesta.
" Kekuatan sembilan tata surya ,sepuluh ruang dan waktu, tiga alam kehidupan yang berbeda serta dua belas batu bintang Dewi Niwa, seratus ribu kehidupan dan kematian seluruh makhluk hidup di alam semesta menjadi satu kesatuan yang terkumpul pada tujuh pil Maha Sakti ini ",kata Sin Yue Qing memahaminya dengan cepat.
Brrrrrrrrrrrrr !!
"Locianpwe aku berhasil keluar dalam waktu nol koma satu seperempat detik di dalam goa rotasi bumi dan langit ", kata Sin Yue Qing tersenyum ceria sekali.
" Tuan Putri hamba sangat kagum kepada tekad yang sangat besar dan kuat yang anda miliki untuk membantu suami mu ,karena itu aku akan memberikan mu sebuah pedang mukjizat yang bernama Pedang mukjizat Bumi Dan Langit untuk mu ",kata Kakek Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie memberikan pedang sakti mukjizat milik pribadi Sin Yue Qing di masa awal ia terlahir di alam Langit.
" Apakah pedang mukjizat Bumi dan Langit adalah ciptaan ku sendiri ?", tanya Sin Yue Qing mengambil pedang itu dan memeriksanya dengan perasaan jiwanya satu dengan pedang mukjizat yang berada di dalam genggaman tangannya itu.
" Iya kau sendiri yang menciptakan pedang itu karena kau mengambilnya dari butir -butiran serbuk cahaya bumi dan langit saat kamu terlahir melalui cahaya bulan dan matahari yang di beri tetesan air embun teratai milik Kaisar Lotus Langit Selatan sendiri ", jawab Kakek Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
" Locianpwe, terimakasih banyak sekali atas perhatian dan petunjuk yang anda berikan kepada ku ",kata Sin Yue Qing menjura hormat kepada Kakek sakti yang sangat baik hati itu.
" Baiklah sekarang anda bisa kembali ke gunung Thai San dan memberikan pil Maha Sakti kepada Kaisar Lotus Langit Selatan suami anda ", kata Kakek itu.
" Ya terimakasih atas pertolongan dan kebaikan yang sudah saya terima dari anda, Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie ", jawab Sin Yue Qing kali ini sujud hormat dan memberikan salam hormat sebanyak tiga kali kepada Kakek yang di kenal sebagai Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.
__ADS_1
Sesudah itu Sin Yue Qing pamit kepada Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie di pintu keluar dari rumah kakek itu, lalu Sun Sin Yue Qing berjalan kembali ke arah kaki Pegunungan Zhangjiajie dengan cara yang sama untuk mengucapkan rasa terimakasih atas kebaikan para Dewa dan Dewi Langit dan Bumi Pegunungan Zhangjiajie.
" Tuan Putri tunggu hamba....!!",teriak Sui Lien mengikuti langkahnya sebagai seorang pelayan pribadi dari Sin Yue Qing yang reinkarnasi menjadi murid dari Kaisar Pegunungan Langit Zhangjiajie.