
Pada suatu malam di hari pertama pernikahan antara Kaisar Tang Agung dengan Putri Yuan Chao Yue, dengan sangat cerdas sekali Li Shao Ning menukar pil serbuk cinta dengan pil air mata ibu dan anak melalui makanan dan minuman khas pernikahan satu detik sebelum ritual pribadi antara Chen Si Lei dan Putri Yuan Chao Yue akan di mulai.
" Aku harus cepat dalam waktu satu detik untuk mengambil dan menukar pil serbuk cinta dengan pil air mata ibu dan anak khusus untuk Yuan Chao Yue dan kalau untuk Koko Lei Lei, hmm aku beri dia arak tidur saja",kata Li Shao Ning pada malam hari itu.
Namun Li Shao Ning kesal sekali mendengar tentang Chen Si Lei melakukan hal itu dengan Putri Giok Liong pada siang hari beberapa hari yang lalu sebelum hari pernikahan Chen Si Lei dan Putri Yuan Chao Yue berlangsung, karena itu Li Shao Ning memberikan pil penghancur ****** kepada Putri Giok Liong melalui arak buah leci yang ia kirimkan sebagai ungkapan selamat bergabung di dalam harem Kaisar Tang Agung untuk Putri Giok Liong.
"Lapor Paduka Selir Agung pertama Putri Giok Liong anda mendapatkan hadiah selamat bergabung di dalam lingkungan harem Kaisar Tang Agung dari Yang Mulia Permaisuri Li Shao Ning berupa satu guci keramik isi arak buah leci karya Permaisuri Li Shao Ning untuk anda ", lapor dayang istana Selir Agung pertama Putri Giok Liong datang ke ruang utama Istana Selir Agung pertama.
" Ya katakan bahwa aku sangat berterimakasih atas perhatian dan kasih sayang dari Permaisuri Li Shao Ning untuk ku sebagai saudari madunya yang baru dan bergelar Selir Agung pertama Putri Giok Liong ", jawab Putri Giok Liong menerima hadiah tersebut dengan senang hati.
Putri Giok Liong sama sekali tidak pernah menyentuh arak buah leci itu karena ia curiga dengan kebaikan hati Permaisuri Li Shao Ning.
" Aku sudah berpengalaman di Istana Kekaisaran Giok tentang trik baik hati yang palsu dari anggota Harem Kaisar Giok ayahku sendiri memiliki banyak sekali istri dan Selir yang ber politik dalam mrmperebutkan hati Kaisar dan posisi tertinggi di Harem Kaisar Giok dan sekarang aku bisa lihat di sini juga sama saja karena itu aku tidak akan pernah menyentuh arak buah leci karya Permaisuri Li Shao Ning ", kata Putri Giok Liong cerdas juga dalam politik dalam harem Kaisar Tang Agung.
" Selir Agung pertama Putri Giok Liong kita harus segera menukar arak buah leci dengan air putih biasa saja dengan begitu mata -mata Permaisuri Li Shao Ning bisa mempercayai anda menghormati pemberian Permaisuri Li Shao Ning untuk anda ", kata salah seorang dari dayang istananya yang bernama Pi Lin gadis asal suku Tajik yang di angkat menjadi dayang istana Selir Agung pertama Putri Giok Liong oleh Kaisar Tang Agung melalui Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung dan Dewan Agung bagian urusan dayang istana untuk para harem Kaisar Tang Agung.
" Ya kau benar sekali, ayo kita lakukan segera ", kata Putri Giok Liong cerdas juga.
Istana Selir Agung Kedua.
Putri Yuan Chao Yue terbangun dalam tidurnya pada pagi hari berikutnya dengan status barunya sebagai Selir Agung kedua Kaisar Tang Agung sesudah resmi menikah dengan Kaisar Tang Agung, dan ia tersenyum seorang diri melihat tubuh indahnya di dalam cermin rias di dalam kamar tidur pribadinya.
" Selamat pagi kepada Selir Agung kedua Putri Yuan Chao Yue anda di minta untuk menemani Ibu Suri Ling sarapan pagi bersama beliau di taman Istana Ibu Suri Ling ", lapor salah satu dari dayang istana Ibu Suri Ling dari luar kamar tidur pribadinya.
" Ya terimakasih atas laporan mu ",jawab Putri Yuan Chao Yue patuh kepada Ibu Suri Ling.
Setelah melakukan ritual paginya, ia pun cepat melangkahkan sepasang sepatu mungil nya menuju ke Istana Ibu Suri Ling dengan pengawalan ketat dari para pasukan keamanan dan keselamatan dirinya serta dayang istananya sendiri yang bernama Achiu .
Istana Permaisuri Mei Hua Xing.
Di pagi hari yang cerah dan hangat, Mei Hua Xing termenung seorang diri di teras rumah kecil di tengah halaman belakang Istananya sendiri, ia sedang memikirkan cara untuk mendapatkan perhatian dan cinta Kaisar Tang Agung di saat ia telah gagal mendapatkan perhatian dan cinta dari Ibu Suri Ling yang kecewa dengan kelahiran kedua orang putri kembarnya pada tahun lalu.
" Tahun ini aku harus bisa hamil lagi dan aku harus melahirkan seorang bayi laki-laki untuk mendapatkan kembali cinta dan perhatian Koko Lei Lei dan Ibu Suri Ling ", kata Mei Hua Xing bicara seorang diri demi tatapan mata sendu.
" Paduka hamba punya cara untuk anda bisa mendapatkan kembali keinginan anda dari Paduka Kaisar Tang Agung ", kata dayang istananya yang bernama Yu Yu .
" Apakah kau punya cara yang hebat untuk membantu masalah ku ?",tanya Mei Hua Xing menoleh ke arah dayang istananya yang berdiri di sampingnya.
" Ya hamba ada cara ", jawab Dayang istananya sigap dalam membantunya.
" Baik aku akan mengikuti cara mu",kata Mei Hua Xing tersenyum manis sekali kepada dayang istananya.
Istana Permaisuri Melani.
Melani sedang bahagia karenanya ia tidak pernah memusingkan setiap masalah orang -orang di sekitarnya karena bagi dia adalah kebahagiaan nya sendiri dan Kaisar Tang Agung suaminya tercinta, ia sudah mendapatkan apa yang ia mau dari Kaisar Tang Agung.
" Jadi untuk apa aku minta lebih darinya ?", tanya Melani pada dayang istananya yang bernama Ella .
"Calon bayi laki-laki yang harus ada minta dari Kaisar Tang Agung, Paduka ", jawab dayang istananya.
" Ah apakah jenis kelamin bayi sangat penting untuk menunjang posisi ku di dalam harem Kaisar Tang Agung ?",tanya Melani memeluk dirinya sendiri.
" Iya sangat penting sekali karena di luar Istana anda, telah ada banyak sekali para wanita menunggu anugerah dari Kaisar Tang Agung dengan memperoleh bayi laki-laki, maka posisi Permaisuri anda akan tetap aman terjaga dengan baik sekali ", jawab Ella dayang istananya.
" Ah begitukah? ",tanya Melani cemas .
" Ya karena itu anda harus selalu sering untuk mengundang Kaisar Tang Agung untuk mengunjungi anda ", jawab Ella dayang istananya cerdas.
" Baiklah aku sudah lihat tanggal subur ku .Aku harus mengundang Paduka Kaisar Tang Agung datang ke Istanaku ",kata Melani berdiri dan cepat mencari cara untuk mengundang Kaisar Tang Agung untuk bermalam bersamanya di Istananya.
Istana Permaisuri Aurora.
Aurora sangat bahagia sekali karena ia sudah menyerahkan dirinya kepada Sang Kaisar Tang Agung seutuhnya dan sekarang ia segera menghitung hari -harinya di kalender bulanan di meja riasnya dan berharap bulan depan ia bisa mendapat keuntungan dari anugerah Kaisar Tang Agung berikan kepadanya.
" Ahh tiga hari lalu adalah tanggal subur ku .Ah aku bisa segera hamil dan para anggota keluarga ku di Kerajaan Yunani akan bangga terhadap kerja keras ku di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung untuk mempersatukan kerajaan Yunani dengan Kekaisaran Tang Agung ", kata Aurora yang lalu minum vitamin untuk kesehatan rahimnya.
__ADS_1
" Paduka anda sungguh cerdas sekali dalam menangani masalah hubungan anda dengan Kaisar Tang Agung ", puji dayang istananya yang bernama Esther.
" Ya aku sudah belajar dari Ibunda Ratu Helena di Kerajaan Yunani tentang hal cinta ", jawab Aurora berjalan menuju ke ruang masak untuk mempersiapkan makanan dan minuman untuk sarapan pagi Kaisar Tang Agung melalui hasil karyanya sendiri.
Permaisuri Li Shao Ning.
Li Shao Ning berjalan ke sana ke mari di dalam Istananya sendiri memikirkan cara untuk mendapatkan cinta dan perhatian Chen Si Lei lagi hanya untuk dirinya saja, ,maka ia sangat senang sekali mendengar Sin Yue Qing kabur dari Istana dan hal ini kesempatan emas baginya.
" Di antara para wanita yang di miliki oleh Kaisar Tang Agung, yang paling sulit dalam saingan cinta ku adalah Sin Yue Qing karena dia telah lebih dahulu jumpa Koko Lei Lei di dunia langit tetapi di dunia bumi ini akulah yang pertama kali jadi istrinya, maka ia tidak bisa mendapatkan Koko Lei Lei di bumi karena saingan utamanya adalah aku ",kata Li Shao Ning tersenyum lembut sekali kepada dirinya sendiri.
" Lapor Paduka Permaisuri Li Shao Ning hari ini anda ada jadwal untuk membuat salinan syal serta topi rajut untuk wilayah utara dan selatan Tionggoan ", lapor Kasim Chang Sin.
" Ah berikan satu syal terbaik ku kepada Kaisar Tang Agung ", perintah Li Shao Ning kepada Kasim Chang Sin.
" Ya hamba laksanakan ", jawab Kasim Chang Sin segera melakukan perintahnya dengan patuh.
Di saat itulah Chen Si Lei mendapatkan hadiah berupa syal rajut yang ada aroma terapi khusus untuk memikat hatinya berpaling kepada Li Shao Ning dan ia lupa kepada Sin Yue Qing.
"Shao Ning mencari ku ", kata Chen Si Lei pergi menuju ke Istana Permaisuri Li Shao Ning dan bermalam di sana untuk beberapa hari lamanya sampai hari ulang tahunnya ke dua puluh enam tahun akan tiba.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memperhatikannya dengan cemas sekali karena ia seperti kurang semangat untuk menghadapi hari -harinya sedingin salju di bulan desember akhir tahun ini dan hari tahun baru internasional akan segera tiba juga tahun baru nasional akan tiba juga.
" Salju semakin lama semakin dingin seperti suasana hati Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sedih.
Bulan januari pun tiba dan salju masih menutupi semua jalanan di seluruh kota dan daerah wilayah Tionggoan, termasuk wilayah timur laut tempat Sin Yue Qing berjalan seorang diri menuju ke bukit harapan untuk berdoa supaya hidupnya bisa lebih baik dari tahun kemarin.
" Lao Thian Ya...Saya Sin Yue Qing berdiri di atas bukit harapan berdoa untuk saya bisa bahagia di awal tahun ini dan sepanjang tahun saya bisa melewati hari -hari tanpa dia ...Akhh sakit hati ku ..Aku rindu kepada nya !!", teriak Sin Yue Qing menangis seorang diri di atas tebing bukit harapan.
Tak berselang lama ,Lao Gu,Sui Lian dan Lu Sin Liong berhasil menemukannya di bukit harapan dan terpaku sedih melihatnya menangis putus asa karena siksaan cinta dan rindu silih berganti.
" Yue Qing lupakan dia karena masih banyak pria jauh lebih baik dari pria jahat itu ", kata Lao Gu terus menerus mendesak Sin Yue Qing untuk melupakan cintanya kepada Chen Si Lei.
" Bagaimana caranya agar aku bisa melupakannya ?", tanya Sin Yue Qing pilu.
"Minum air teh pelupa milik Nenek Sun penguasa gerbang utama untuk melewati pintu reinkarnasi dan kalau kau mau aku bisa mendapatkannya untuk mu ",jawab Lao Gu memiliki keinginan yang kuat untuk mendapatkan Sin Yue Qing.
" Ei jangan sembarangan minum air teh pelupa tanpa persetujuan dari langit dan bumi serta tanpa peraturannya karena bisa membahayakan nyawa mu sendiri ", kata Lu Sin Liong segera mencegah niat pikiran Lao Gu.
" Yaa apalagi Tuan Putri masih belum sepenuhnya dewasa di tubuh barunya dan satu lagi ada tiga janin di rahimnya",kata Sui Lien sudah memeriksa kesehatan Sin Yue Qing sejak gadis itu meninggalkan rumahnya dan suaminya.
" Apa kau bilang? ?Tuan Putri Sin Yue Qing sedang mengandung tiga janin dari tubuh asli Kaisar Lotus Langit Selatan dan ini berarti beliau harus bersama Kaisar Lotus Langit Selatan untuk menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatannya ",kata Lu Sin Liong memberikan solusi yang tepat untuk Sin Yue Qing.
" Tidak bisa !!Meskipun ia sedang hamil bukan berarti ia harus kembali kepada Lian Hua karena Lian Hua tak pantas untuknya ", kata Lao Gu keras.
" Apakah dengan dirimu Tuan Putri bisa bahagia ?", tanya Sui Lien menantang Lao Gu.
" Yang harus jawab adalah Sin Yue Qing sendiri bukan kau dayang istana bodoh !!!",hardik Lao Gu marah.
" Ei kau jangan kasar kepada Sui Lien atau kau berhadapan dengan ku ",kata Lu Sin Liong marah juga.
" Cukup kalian berdua jangan bertengkar sendiri !!", teriak Sui Lien yang panik sekali karena ia tidak melihat Sin Yue Qing di sekitar mereka bertiga.
" Di manakah Sin Yue Qing ?!", teriak Lao Gu berlari ke sekitar tempat itu untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing tetapi tidak bisa menemukannya.
" Kita cari di tempat lain di sekitar desa bunga Champa kuning",kata Lu Sin Liong cepat mengatur untuk menemukan Sin Yue Qing.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sui Lien berkelebat cepat ke seluruh desa tersebut tetapi tidak bisa menemukan Sin Yue Qing.
" Aku tidak bisa menemukan Tuan Putri Sin Yue Qing ", kata Sui Lien pucat sekali.
" Aku juga tidak bisa menemukan Tuan Putri Sin Yue Qing ", kata Lu Sin Liong nada khawatir akan keselamatan dan keamanan Sin Yue Qing yang menjadi tugas pokoknya dari Chen Si Lei perintahkan ia untuk menjaga Sin Yue Qing di luar perlindungan Chen Si Lei yang sibuk sekali dengan urusan pemerintahan Kekaisaran Tang Agung dan juga para anggota keluarganya.
" Pokoknya apa pun yang terjadi di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung yang membuat Sin Yue Qing keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung, kau harus menjaga dia untuk ku dengan nyawa mu atau aku akan menganggap mu tak layak untuk menjadi sahabatku ", kata Chen Si Lei sebelum menerimanya untuk membantu Chen Si Lei di dunia bumi.
__ADS_1
" Ya aku patuhi perintahmu ", jawab Lu Sin Liong cepat pada saat itu.
" Dan sekarang kau kehilangan orang yang hidup berada perlindungan mu ,lalu kau harus bagaimana cara mu untuk bertanggung jawab atas tugas mu dari Kaisar Lotus Langit Selatan serahkan kepada mu ,Lu Sin Liong ", kata Sui Lien.
" Semua salahnya Lao Gu bicara sembarangan tentang air teh pelupa", kata Lu Sin Liong ingat percakapan terakhir mereka sebelum Sin Yue Qing hilang dari perlindungan mereka bertiga sebagai pengawal pribadi Sin Yue Qing.
"Ya sudah kita jangan saling menyalahkan satu sama lainnya karena yang paling penting adalah bisa menemukan Tuan Putri Sin Yue Qing dalam keadaan sehat dan selamat ", kata Sui Lien mencegah kedua orang pria itu berkelahi satu sama lain.
" Baiklah kita berpencar dalam misi mencari dan menemukan Sin Yue Qing ", kata Lao Gu memilih ke arah timur desa bunga Champa kuning.
Brrrrrrrrrrrrr !!
" Aku ke utara ", kata Sui Lien berkelebat cepat.
" Aku temani kau saja biar aman ",kata Lu Sin Liong berkelebat cepat mengejar langkah Sui Lien menuju ke utara desa bunga Champa kuning.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sementara itu di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung telah terjadi suatu hal yang sama sekali tidak pernah di duga oleh setiap orang yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung,yaitu peristiwa kebakaran di dalam Istana khusus untuk Aurora.
" Apa? ? Istana Permaisuri Phing Phing mengalami kebakaran?!",teriak Chen Si Lei terkejut sekali begitu ia mendengar informasi tersebut dari staff khususnya.
Brrrrrrrrrrrrr !!
" Aurora. ...!!",teriak Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat Gunung Shimen untuk memadamkan api yang berkobar di seluruh Istana Aurora.
Wushhh !!
Brussshhhhh !!
" Cepat cari dan temukan Permaisuri Phing Phing di dalam Istananya !!", perintah Ibu Suri Ling mencemaskan keselamatan dan keamanan menantunya dan calon cucunya yang baru.
Namun para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung tidak bisa menyelamatkan nyawa Aurora yang terpanggang dalam api di dalam dapur wanita itu sendiri, dan Chen Si Lei memejamkan matanya untuk berdoa untuk arwah Aurora tenang dan damai menuju ke alam akhirat.
" Kenapa bisa terjadi kebakaran di dalam Istana Permaisuri Phing Phing ?", tanya Chen Si Lei marah kepada Kasim pribadi Aurora.
" Lapor Paduka, Permaisuri Phing Phing berniat untuk membuat makanan untuk anda tetapi tidak tahu kenapa dapur biasanya aman menjadi tempat berbahaya bagi beliau dan menyebabkan beliau meninggal dunia terbakar api di dapurnya sendiri ", jawab kasim pribadi Aurora gemetar ketakutan.
" Koko Lei Lei aku meninggal dunia karena kesalahan ku sendiri kurang teliti saat memasak makanan untuk mu ",kata Roh Aurora sebelum di jemput oleh para pasukan Raja Dewa Akhirat yang membawanya pergi dari bumi untuk selamanya ,dan Chen Si Lei hanya bisa mendoakan agar Aurora bahagia di kehidupan yang akan datang.
" Buat kembali Istana Permaisuri Phing Phing menjadi museum pribadi untuk mengenang jasa Permaisuri Phing Phing untuk Kekaisaran Tang Agung", perintah Chen Si Lei kepada para staf khusus untuk Permaisuri Aurora.
" Siap Paduka kami laksanakan !!", sahut para Dewan Agung bagian urusan untuk membangun kembali Istana Aurora.
" Anakku untuk gelar kosong Permaisuri ke lima mu ,bagaimana ?", tanya Ibu Suri Ling tanpa memikirkan perasaan Chen Si Lei yang sedang sedih sekali karena ia harus kehilangan istrinya lagi dan juga calon bayinya.
" Huang ErNiang untuk masalah ini jangan di bahas di saat seperti ini, di saat aku baru saja kehilangan istri ku dan bayi ku ", kata Chen Si Lei getir.
Ibu Suri Ling menghela napas untuk sabar menghadapi putranya yang sangat keras kepala dan keras hati.
" Koko Lei Lei aku turut berduka cita atas meninggalnya Aurora dan calon bayi mu ",kata seorang gadis yang tidak di kenal oleh Chen Si Lei.
" Siapa kau jangan pernah akrab dengan ku ?!",ucap Chen Si Lei kasar dan memerintahkan para pasukannya untuk mengusir gadis itu dari Istana Kekaisaran Tang Agung,
"Ah dia selir baru anda",kata Kasim Liu Mu.
" Siapa yang memerintahkan agar sejumlah besar gadis untuk masuk ke dalam harem Kaisar Tang Agung tanpa sepengetahuan dan izin ku ?!",hardik Chen Si Lei marah sekali kepada semua pihak bagian harem Kaisar Tang Agung.
" Tidak ada ",jawab Kasim Liu Mu jujur.
" Kalau begitu bebaskan mereka dari Istana Kekaisaran Tang Agung tetapi tidak di izinkan pergi ke wilayah mereka masing - masing sebelum wilayah mereka jadi milikku", perintah Chen Si Lei tegas sekali kepada staf bagian hadiah perang.
" Siap Paduka kami laksanakan !!", sahut para Dewan Agung bagian urusan hadiah hasil perang Kekaisaran Tang Agung.
" Aku hanya mengizinkan mereka saja yang tinggal di dalam Harem ku ",perintah Chen Si Lei menunjuk kepada Li Shao Ning, Melani, Yuan Chao Yue ,Mei Hua Xing dan Giok Liong yang berdiri berbaris dengan rapi di sudut kiri depan pintu gerbang Istana Aurora.
__ADS_1
" Siap Paduka kami laksanakan !!", sahut para Dewan Agung bagian urusan harem Kaisar Tang Agung dan para pasukan khusus untuk para istrinya.
" Paduka. .!!",panggil semua orang di sekitarnya yang ia abaikan untuk berjalan keluar dari Istana Aurora.