Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Kecil Kerbau Putih.


__ADS_3

Kota Kecil Kerbau Putih adalah sebuah kota yang sangat ramai dengan jumlah penduduk yang lumayan besar untuk wilayah Tionggoan, dan kota ini juga kota penghasil bahan baku yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Tionggoan, dan terutama bahan baku dari peternakan sapi yang sangat layak untuk di konsumsi masyarakat dalam maupun luar negeri Kekaisaran Tang Agung.


Chen Si Lei mengunjungi kota kecil Kerbau Putih pada hari ke lima belas awal musim semi, maka Chen Si Lei bisa menyaksikan festival tanggal lima belas awal musim semi tahun ke dua Chen Si Lei berada di luar rumahnya untuk Chen Si Lei bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sangat terkenal di Tionggoan.


"Wah ada banyak sekali makanan dan minuman khas kota kecil Kerbau Putih di sekitar kota ini untuk merayakan hari raya kelima belas awal musim semi",kata Putri Miya bersorak gembira melihat banyak sekali perayaan festival awal musim semi terakhir.


"Arak oh arak aku rindu sekali dengan arak nu er hong",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berjalan ke kedai arah yang berada di bagian timur kota kecil Kerbau Putih.


"Di sini adanya arak putih bukan arak nu er hong",kata Putri Miya menarik Chen Si Lei untuk ikut bersamanya melihat festival di jalanan kota kecil Kerbau Putih.


"Tuan Muda ", panggil Xiao Li Ya berlari mengejar mereka berdua menuju ke arah festival rakyat kota kecil Kerbau Putih.


"Jaga Paduka dengan baik",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memberi instruksi kepada tiga puluh enam Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berjalan di belakang Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Siap Tuan Besar Wu",sahut Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berjalan di sekitar Chen Si Lei dan kedua orang gadis baru Sang Kaisar Tang Agung.


Chen Si Lei melihat festival yang sangat menarik sekali sehingga Chen Si Lei suka sekali dengan perayaan tersebut ,bahkan Chen Si Lei melemparkan koin emas ke batu permohonan untuk berdoa untuk Kekaisaran Tang Agung serta rakyatnya bisa bahagia selamanya.


"Sayang ku coba lihat di sana ada peramal masa depan",kata Putri Miya.


"Ah aku tidak percaya dengan ramalan palsu itu",kata Chen Si Lei menolak ikut ke arah peramal yang sedang ramai oleh pengunjung setia .


"Kalau begitu kita bisa taruh kertas doa kita di pohon permohonan yang berada di sana",kata Putri Miya membujuk Chen Si Lei untuk ikut bersamanya ke pohon doa untuk mereka berdua bisa berdoa bersama.


"Ya baiklah",kata Chen Si Lei setuju untuk ikuti kemauan Putri Miya.


Mereka berdua berjalan bersama menuju ke pohon doa, lalu mereka berdua ikut menulis doa mereka berdua di kertas yang di gantung ke atas dahan pohon untuk doa mereka bisa terwujud dengan cepat oleh para Dewa Langit.


Tapi sesudah mereka berdua berdoa di pohon doa tersebut, tiba-tiba muncul ada suara merdu yang mengandung hawa sesat berbahaya bagi keselamatan rakyat kota kecil Kerbau Putih, terutama untuk mereka berdua.


"Miya kau gunakan ilmu mukjizat murni mu untuk jaga jiwa mu",kata Chen Si Lei.


"Ya, ahh sakit sekali",kata Putri Miya merasa kesakitan secara tiba-tiba sehingga gadis itu jatuh pingsan di pelukan Chen Si Lei.


"Miya. ..",panggil Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk melindungi gadis itu dari hawa sesat.


Sebuah alunan musik sesat menyerang Chen Si Lei yang terkejut sekali dengan ilmu mukjizat sesat dari seseorang yang sangat sakti sekali yang ingin sekali membasmi dirinya yang menjadi ancaman bahaya besar bagi kaum sesat yang tidak di ketahui oleh Chen Si Lei.


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti dan ilmu mukjizat Dewa Bumi Timur untuk memusnahkan alunan musik sesat serta hawa sesat dari kaum sesat Cobra merah yang sudah terdeteksi oleh Chen Si Lei usai Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat inti sari ilmu gravitasi bumi dan langit.


Wuttttt !!


Blaarrrr !!


Sejumlah orang sakti meluncur cepat ke arah Chen Si Lei yang segera menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari berbagai penjuru arah kota kecil Kerbau Putih di wilayah pohon doa .


Sebuah cahaya keemasan melindungi Chen Si Lei yang menggendong Putri Miya yang pingsan karena keracunan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan gadis itu tetapi sudah di bersihkan dengan ilmu mukjizat matahari sakti oleh Chen Si Lei dan kini gadis itu hanya pingsan karena lemah.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menangkis serangan maut dari pihak musuh secara kejam sekali kepada Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala gadis sesat yang ingin membunuh Chen Si Lei dari belakang pria gagah perkasa itu.


Wuttttt !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria ganas yang ingin membunuh dirinya yang sedang sibuk melindungi Putri Miya dari serangan maut hawa sesat berbahaya bagi mereka berdua.


"Ah Tolongggg !!", teriak Xiao Li Ya yang di sergap oleh musuh sakti sesat secara hebat sekali sehingga Chen Si Lei terkejut sekali melihat Xiao Li Ya di sandera oleh musuh.


"Laknat lepaskan dia!!",hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis kepala pria ganas yang menyandera Xiao Li Ya.


Xiao Li Ya tergeletak pingsan karena ketakutan di serang oleh pihak musuh sesat sakti yang sudah tewas oleh Chen Si Lei.


"Xiao Li Ya. ..",panggil Chen Si Lei melompat di dekat gadis itu .


Chen Si Lei menengok ke belakang untuk menghadapi serangan maut dari pihak musuh yang gunakan ilmu tombak hawa sesat berbahaya bagi keselamatannya dan kedua orang gadis nya yang pingsan karena keracunan hawa sesat.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan tombak musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga Chen Si Lei berhasil membabat habis pria ganas itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat memenggal kepala seorang wanita cantik jelita sekali memakai pakaian serba merah menyala dengan ilmu golok sakti.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menangkis serangan senjata rahasia milik musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berhasil menyelamatkan Chen Si Lei dan kedua orang gadis itu.


Tetapi Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis para musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau harus mati di tangan ku Iblis Walet Merah dari utara !!", teriak gadis cantik jelita yang gunakan pecut untuk menghadapi kipas sakti Chen Si Lei yang sangat hebat sekali sehingga gadis itu terdesak hebat oleh ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Syutttttttttt !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong leher gadis cantik jelita sekali yang menggunakan ilmu pecut sesat untuk menghadapi dirinya.


"Sini kau gadis laknat !!", hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat pedang Gunung Ling membabat habis kepala gadis sesat yang gunakan ilmu musik sesat dari harpa sesat untuk membunuh Chen Si Lei.


"Laknat sekali kau Pendekar Rajawali Emas Sakti !!Kau berani membunuh putri ku!!",hardik pria tua sadis sekali menyerang Chen Si Lei menggunakan ilmu golok sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan Chen Si Lei yang sigap gunakan ilmu pedang rajawali emas sakti menangkis serangan golok sesat dari pria tua sadis itu.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis sejumlah besar musuh dari Sekte Sesat cobra merah cabang sembilan belas dengan ilmu pedang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melompat membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat golok sakti Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kau harus mati di tangan kami Sekte Sesat Cobra Merah cabang sembilan belas!!",hardik para kaum sekte sesat menyerang ganas sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu golok sakti.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


"Rasakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik ku!!",hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah orang musuh sakti sesat tewas hancur oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.


Serangan rahasia yang sangat hebat sekali meluncur ke arah Chen Si Lei dengan kecepatan tinggi sehingga Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan senjata rahasia milik musuh sakti sesat yang terkejut sekali karena Chen Si Lei sanggup menghantam hancur senjata rahasia mereka.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Chen Si Lei menggendong kedua orang gadis yang pingsan karena keracunan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan kedua gadis itu ,lalu Chen Si Lei segera membawa kedua orang gadis ke rumah penginapan terdekat untuk Chen Si Lei bisa segera menyelamatkan kedua gadis itu.

__ADS_1


"Miya bertahanlah ",kata Chen Si Lei halus kepada sahabat kecilnya.


"Li Ya kau juga harus bertahan hidup ", kata Chen Si Lei halus kepada pelayan nya yang sangat baik hati.


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk menolong kedua Nona itu sebelum Chen Si Lei gunakan pil embun Himalaya sakti untuk bersihkan hawa sesat berbahaya dalam tubuh kedua gadis yang sudah baik hati sekali kepadanya.


Sedangkan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyelidiki kasus penyerangan gelap di dalam kuil pohon doa terhadap Kaisar Tang Agung dengan sigap sekali sehingga Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berhasil menemukan pria Sekte Sesat Cobra Merah cabang sembilan belas dan seorang pangeran dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung yang menjadi pengkhianat terhadap Kekaisaran Tang Agung.


"Pangeran Muda Ma apa yang telah kita lakukan terhadap Kaisar Tang Agung di kota kecil Kerbau Putih ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkilat marah.


"Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kau jangan ikut campur urusan ku dengan Kaisar Tang Agung yang sombong itu !!", hardik Pangeran Muda Ma marah sekali dan menyerang Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan ganas sekali sehingga pendekar Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari pria ganas itu dengan ilmu golok sakti.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menemukan mereka berdua di sebuah rumah milik seorang gubernur kota kecil Kerbau Putih yang menjadi tempat tinggal para kaum sekte sesat cobra merah cabang sembilan belas dengan bantuan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sangat hebat sekali dalam menyelidiki para musuh.


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menerjang hebat mengadu pedang mukjizat sesat dari pria ganas sekte sesat cobra merah cabang sembilan belas dengan ilmu pedang mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


"Pangeran Muda Ma kau sungguh tidak tahu berterimakasih kepada Paduka yang sudah begitu bijaksana kepada keluarga mu!!"hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat untuk membunuh pria muda tampan yang sangat sadis itu dengan ilmu golok sakti.


Wuttttt !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala pria ganas itu dengan ilmu golok sakti.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menangkis serangan senjata tajam para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para pria ganas yang menjadi anggota resmi Pangeran Muda Ma yang menyerang sadis Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao untuk balas dendam atas kematian pangeran mereka yang di bunuh oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao atas perintah Chen Si Lei sebagai Kaisar Tang Agung.


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menerjang hebat menangkis serangan maut dari seorang pria tua sadis yang menjadi murid utama Sekte Sesat cobra merah cabang sembilan belas dengan ilmu pedang mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti kalian semua terlalu sombong!!",hardik pria tua itu menyerang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan sadis sekali tapi Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sangat hebat sekali sehingga pria ganas itu tewas dalam serangan maut dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh sakti sesat tewas dalam serangan maut dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Wuttttt !!


"Rapikan ", perintah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sebelum pergi ke tempat Chen Si Lei berada di rumah penginapan.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melaporkan hasil tugasnya dengan baik dan cepat kepada Chen Si Lei yang sedang mengobati racun sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan dan keamanan serta kesehatan Putri Miya dan Xiao Li Ya yang di baringkan di atas tempat tidur oleh Chen Si Lei.


"Terimakasih atas kerja keras mu Wu Sin Hao",kata Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat telapak matahari sakti yang sangat hebat sekali sehingga kedua orang gadis itu berhasil di selamatkan oleh Chen Si Lei.


Istana Kekaisaran Tang Agung.


Ibu Suri Ling Huan Cu sedang menunggu proses kesembuhan Putri Tang Hian Cheng yang tiba-tiba sakit keras secara mendadak sehingga semua orang yang berada di Istana Kekaisaran Tang Agung sibuk mencari tahu tentang penyakit yang diderita oleh gadis kecil adik kesayangan Kaisar Tang Agung.


"Kita harus cari tahu tentang penyakit langka yang di derita oleh Putri Tang Hian Cheng",perintah Ibu Suri Ling kepada semua tabib Istana Kekaisaran Tang Agung yang menangani kasus Putri Tang Hian Cheng.


"Paduka Ibu Suri Ling hamba punya obat tradisional dari leluhur hamba mungkin bisa menyelamatkan adik Putri Tang Hian Cheng",kata Selir ke empat Li Shao Ning menemui Ibu Suri Ling yang sedang bingung untuk mencari cara menolong Putri Tang Hian Cheng.


"Apakah kau bisa menolong putri ku yang menjadi adik ipar terkecil mu?",tanya Ibu Suri Ling menatap tajam wajah amat cantik jelita sekali dari Selir ke empat Li Shao Ning yang sedang hamil muda usia dua bulan lebih.


"Ya hamba akan berusaha keras untuk menyelamatkan adik ipar Tang Hian Cheng ", jawab Selir ke empat Li Shao Ning bersujud hormat kepada Ibu Suri Ling yang menjadi ibu mertuanya.


"Baik silakan kau coba untuk menolong adik ipar mu..Bila kau berhasil aku akan laporkan kebaikanmu kepada putra ku",kata Ibu Suri Ling tersenyum ramah sekali kepada menantu baru nya itu.


"Terimakasih atas kebaikan Paduka Ibu Suri Ling",jawab Selir ke empat Li Shao Ning hormat kepada Ibu Suri Ling.


Permaisuri Hua Erl melihat Ibu Suri Ling menyukai Selir ke empat Li Shao Ning dengan perasaan sedih sekali karena Hua Erl tidak lagi di sayangi oleh Ibu Suri Ling karena kehamilannya adalah seorang putri bukan seorang pangeran seperti yang di harapkan oleh Ibu Suri Ling dan Kaisar Tang Agung.


"Apakah Koko Lei Lei juga tidak sayang lagi kepada ku?",pikir Hua Erl sedih.


Sementara itu Selir Agung pertama Putri Lin Lin merasa senang sekali karena Hua Erl bisa di singkirkan dari posisi Permaisuri, maka posisi Permaisuri akan menjadi milik Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang sudah melaporkan kepada pihak Ibu Suri Ling mengenai kondisi rahimnya sangat bagus sekali.


"Bagus sekali kau harus menjaga rahim mu dengan baik agar Paduka bisa beri benih seorang pangeran kepada mu",kata Ibu Suri Ling tersenyum bijaksana.


"Ahh aku belum pernah melihat Paduka Kaisar Tang Agung bagaimana aku bisa hamil ",kata Selir Agung kedua Putri Xiao Yin yang sudah empat tahun menikah dengan Kaisar Tang Agung tetapi belum pernah di lihat apalagi di sentuh.


"Kami sudah pernah lihat Paduka tetapi tidak pernah di sentuh beliau",kata para wanita yang lainnya.


"Aku sudah pernah di sentuh oleh Paduka tetapi belum bisa hamil karena Beliau terlalu sibuk dengan urusan dunia",kata Selir ke dua puluh sembilan Lin Ya Ru.


"Aku juga menikah bersama saudari ku untuk menjadi istri Paduka tetapi tidak di sentuh di malam pertama hingga hari ini",kata Selir lainnya yaitu Putri Xin Ru.


"Kita harus tunggu tahun depan beliau pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung, mungkin kita bisa bertemu beliau dan di undang ke kamar tidur beliau untuk kita bisa mewujudkan impian Ibu Suri Ling",kata Selir ke enam Shia Chu Chu.


Semua para wanita itu hadir di Istana Kekaisaran Tang Agung bagian Keputrian khusus untuk adik kandung Kaisar Tang Agung, atau lebih tepatnya di Istana Putri Tang Hian Cheng untuk melihat keadaan putri kecil yang sedang sakit keras dan mereka berusaha keras untuk menyelamatkan gadis kecil ini dengan cara mereka masing - masing di bantu oleh para tabib Istana Kekaisaran Tang Agung.


Sedangkan untuk para gadis yang masih bergelar Putri calon selir Kaisar Tang Agung berkumpul di Istana Kekaisaran Tang Agung bagian Keputrian khusus untuk harem Kaisar Tang Agung ,dan mereka adalah Putri Xiao Wei, Putri Aurora, Putri Cleopatra, Putri Shang Ce Lan, Putri Wei Lu Xin dan Putri Hao Sin Yue serta beberapa putri lain.


Mereka di larang masuk ke tempat lain di lingkungan Kekaisaran Tang Agung ,dan hanya boleh berada di Istana bagian mereka saja karena mereka belum di terima oleh Kaisar Tang Agung dan keluarga besar Kekaisaran Tang Agung.


"Lalu bagaimana dengan kami yang masih gelar Putri ?", tanya Putri Xiao Wei di istana Keputrian khusus harem Kaisar Tang Agung.


"Iya aku juga tidak tahu nasibku bagaimana",jawab Putri Aurora dari kerajaan Yunani.


"Menurut ibuku Paduka Kaisar Tang Agung sangat hebat sekali dan bijaksana, aku yakin beliau tidak pernah mengecewakan ku",kata Putri Cleopatra seraya memandang istana khusus untuk Kaisar Tang Agung yang berada di Istana Kekaisaran Tang Agung bagian pusat.


"Aku di tolak oleh Kaisar Tang Agung ",kata Putri Shang Ce Lan menghela napas memikirkan Kaisar Tang Agung yang pernah di lihat di rumahnya di kota raja kerajaan Shang.


"Aku Putri Hao Sin Yue dari Pangeran Hao tua yang telah menerima titah dari Kaisar Tang dahulu untuk aku bisa menikah dengan Kaisar Tang Agung yang dulu adalah Pangeran Makhota Tang Si Lei yang juga pernah menjadi teman satu sekolah ku di lembaga pendidikan tinggi Kekaisaran Tang Agung",kata Putri Hao Sin Yue yang juga masuk ke Istana Keputrian khusus untuk harem Kaisar Tang Agung.


"Aku juga Putri Wei Lu Xin dari Putri Pangeran tua Wei yang resmi masuk ke Istana Kekaisaran Tang Agung sebagai calon selir baru Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Putri Wei Lu Xin.


Chen Si Lei sama sekali tidak pernah mengetahui bahwa banyak sekali putri yang berasal dari seluruh penjuru Tionggoan yang sudah di siapkan oleh pihak Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung untuknya sebagai hadiah dari para pangeran kerabat maupun Raja, Marquis, dan Adipati yang masih dekat dengan Kaisar Tang Yu Feng dengan Permaisuri Ling Huan Cu atau Ibu Suri Ling.


Dewan Agung Bagian Harem Kaisar Tang Agung.


Para anggota dewan itu setiap hari melakukan pekerjaan mereka khusus untuk urusan pribadi Kaisar Tang Agung dengan para wanitanya.


"Kita siapkan saja beberapa putri terbaik untuk Paduka Kaisar Tang Agung kita bisa memberikan banyak pangeran untuk dinasti Tang Agung kita karena tidak semua istri Paduka yang sudah masuk ke Istana Kekaisaran Tang Agung bagian harem Kaisar Tang Agung bisa mendapatkan benih terbaik untuk Dinasti Tang Agung",kata Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung.

__ADS_1


"Kita bisa menyingkirkan para wanita yang tidak bisa memberikan keturunan kepada Paduka Kaisar Tang Agung",kata salah satu dari anggota Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung.


"Permaisuri Hua Erl paling di sayang oleh Kaisar Tang Agung.Kita tidak pernah bisa menyingkirkan Beliau dari Istana Permaisuri ", kata Kasim Liu.


"Selir ke empat Li Shao Ning pintar sekali karena beliau telah hamil dengan cepat dan menjadi kesayangan Kaisar Tang Agung yang mengira bahwa bayi yang di kandungan Selir ke empat Li Shao Ning adalah seorang pangeran dan jika benar, maka berbahaya untuk kita",kata seorang pria tua yang menjadi kerabat luar dari Ibu Suri Ling.


"Kenapa kau bilang bahwa bayi yang di dalam kandungan Selir ke empat Li Shao Ning berbahaya untuk kita ?",tanya salah satu dari anggota Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung.


"Karena dahulu saja mantan Kaisar Tang dahulu yaitu Tang Yu Feng gagal sekali dalam memiliki keturunan pangeran ,maka ia harus menyembunyikan Kaisar Tang Agung Tang Si Lei dari semua orang secara diam-diam untuk melindungi keturunan Beliau yang selamat dari kutukan Dewa Langit terhadap Kekaisaran Tang Agung kita",jawab pria tua itu dengan sepasang mata berkilat kejam.


"Dari sekian banyak pangeran yang gagal hidup, hanya Tang Si Lei yang berhasil hidup dari kutukan Dewa Langit yang marah sekali atas kelaliman Kaisar Tang Yu Feng terhadap rakyat Tionggoan, karena itu kita harus mencari cara untuk bunuh Kaisar Tang Agung untuk menolong rakyat dari kelaliman keturunan Kaisar bejat yang sudah banyak sekali menghancurkan kebahagiaan kita sebagai rakyatnya di daerah selatan",kata wakil Pangeran Tua Wei yang menyusup masuk ke dalam Istana Kekaisaran Tang Agung bagian harem Kaisar Tang Agung untuk habisi para wanita Kaisar Tang Agung.


Tetapi mereka tidak tahu bahwa Tse Tu menyusup masuk ke perkumpulan para musuh sakti sesat yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung untuk membantu Kaisar Tang Agung, maka Tse Tu bisa melihat siapa saja dari Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung yang menjadi musuh sakti sesat Kaisar Tang Agung.


"Manusia -manusia laknat yang pantas mati!!",hardik Tse Tu berkelebat cepat ke arah para musuh sakti sesat yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


"Tse Tu kau sungguh kurang ajar !!", hardik Kasim Liu menerjang hebat ke arah Tse Tu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Trangggggg !!


"Putri Yang Yang ...!!",teriak para musuh terkejut sekali melihat kelihaian Putri Yang Yang telah berani menyerang mereka.


"Lancang sekali kalian berani menyerang ku !!",hardik Putri Yang Yang marah.


"Tuan Putri tolong jangan ikut campur urusan kami biar hamba yang hukum mati mereka untuk Paduka Kaisar Tang Agung",kata Tse Tu terkejut sekali melihat ada Putri Yang Yang di tempat khusus para Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung yang di selidiki oleh Tse Tu atas perintah Kaisar Tang Agung.


"Aku harus ikut campur Tse Tu karena mereka telah meracuni adikku Tang Hian Cheng yang tiba-tiba sakit keras dan sekarang sedang berusaha di selamatkan oleh Selir ke empat Li Shao Ning yang mengetahui penyebab sakit keras Hian Hian Cheng adalah keracunan susu basi yang di buat oleh dayang istananya yang bekerjasama dengan mereka untuk membunuh adikku yang mengetahui kejahatan mereka secara tidak sengaja menemukan bukti kuat mengenai racun untuk membunuh rahim para wanita Kaisar Tang Agung yang memiliki potensi untuk mengandung dan melahirkan seorang pangeran",kata Putri Yang Yang.


"Tuan Putri anda jangan salah menuduh kami yang telah berjasa besar untuk Kekaisaran Tang Agung sejak leluhur anda",kata Kasim Liu.


"Jasa?Ahh kalian telah menggunakan keahlian kalian untuk kepentingan pribadi kalian sendiri. Aku sudah selidiki dengan jelas bahwa kalian melakukan tindakan kriminal terhadap keluarga ku!!",hardik Putri Yang Yang menyerang Kasim Liu.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


"Lancang sekali kau !!", hardik Selir ke empat Li Shao Ning berkelebat cepat untuk membunuh Kasim Liu dengan ilmu payung hebatnya.


"Paduka Selir ke empat Li Shao Ning hati -hati kau sedang hamil muda",kata Tse Tu terkejut sekali melihat Selir ke empat Li Shao Ning juga bertarung melawan para dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung yang ada beberapa orang sakti sesat yang menyelinap sebagai orang dalam Istana Kekaisaran Tang Agung untuk menghabisi keluarga Kaisar Tang Agung.


Wuttttt !!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!


Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal kepala Kasim Liu yang melawan Selir ke empat Li Shao Ning dan Putri Yang Yang.


"Ayo siapa lagi yang ingin bernasib sama dengan Kasim Liu ?!!", hardik Perdana Menteri Lauw Yi Chen yang sudah hadir di Istana khusus dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung.


"Kalian berani masuk ke dalam Istana Kekaisaran Tang Agung bagian harem Kaisar Tang Agung!!",hardik Ibu Suri Ling hadir di Istana itu.


"Huang ErNiang mereka telah meracuni adik Tang Hian Cheng",lapor Putri Yang Yang memberikan bukti kebenaran kepada Ibu Suri Ling.


Ibu Suri Ling membuka dan membaca bukti tersebut, lalu Ibu Suri Ling Huan Cu segera memerintahkan Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk hukum mati semua orang yang terlibat kasus racun yang di alami oleh Putri Tang Hian Cheng.


"Hukum mati mereka semua",perintah Ibu Suri Ling murka sekali kepada Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung.


"Siap Paduka hamba laksanakan !!", sahut Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti membabat habis para dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung yang ada hubungannya dengan Kasim Liu.


Tapi pria tua dan sejumlah orang musuh sakti sesat yang menyamar sebagai anggota dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung menyerang Ibu Suri Ling dengan ganas sekali sehingga Selir ke empat Li Shao Ning secepat kilat gunakan payung menghantam mereka.


Wuttttt !!


Trangggggg!!


Trangggggg !!


Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal habis para musuh sakti sesat yang sudah mengurung Ibu Suri Ling yang berhasil di tolong oleh Selir ke empat Li Shao Ning dengan sigap.


Wuttttt !!


Brrrrrrrrrrrrr !!


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Salah satu dari anggota musuh sakti sesat menyerang Permaisuri Hua Erl yang sedang berusaha keras untuk melindungi keselamatan Ibu Suri Ling bersama para wanita lainnya.


"Paduka Permaisuri Hua Erl awas...!!",teriak semua orang terkejut sekali sebuah pedang pusaka sesat menyerang Permaisuri Hua Erl.


Tapi. ....


Werrrrrrr !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak salah seorang dari anggota musuh sakti sesat tewas dalam serangan maut dari Kakek Raja Iblis Barat yang mengamuk ganas menghadapi para musuh yang berani menyerang keluarga Kaisar Tang Agung.


"Akhhhhhh !!", jerit Hua Erl kesakitan pada perutnya.


"Hua Erl. ..!!",teriak Ibu Suri Ling menolong Permaisuri Hua Erl yang mengeluarkan banyak darah akibat serangan maut dari pihak musuh yang ingin membunuh Ibu Suri Ling tetapi berhasil di bunuh oleh Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.


"Cepat selamatkan Permaisuri Hua Erl. ..!!",teriak para wanita lainnya panik sekali.


Para tabib Istana Kekaisaran Tang Agung sibuk sekali untuk menyelamatkan Hua Erl yang segera di bawa ke Istananya untuk segera di selamatkan oleh para tabib Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Oh Tuhan tolong selamatkan cucu perempuan ku",kata Ibu Suri Ling berdoa pada Tuhan di dalam Istana Permaisuri.


"Agh semua salah ku ceroboh",kata Putri Yang Yang sedih sekali.


"Aku harus selamatkan Permaisuri Hua Erl",kata Li Shao Ning yang berada di luar kamar tidur Permaisuri Hua Erl .


Tetapi mereka semua gagal menyelamatkan Hua Erl tetapi putrinya dapat lahir di dunia di tolong oleh air mata burung phoenix, mereka semua menangis sedih atas meninggalnya Permaisuri Hua Erl, tapi Putri Tang Hian Cheng sadar kembali dan berhasil hidup karena Li Shao Ning memberikannya obat ajaib leluhur dinasti utara dan selatan kuno.


"Kita harus kirim surat kepada Kaisar Tang Agung untuk mengabarkan kabar gembira sekaligus kabar duka untuk Beliau",kata anggota Dewan Agung bagian harem Kaisar Tang Agung dan bagian Keputrian khusus putri Kaisar Tang Agung serta seluruh Kekaisaran Tang Agung.


"Bagaimana aku sanggup kirim kabar kepada putra ku yang baru saja kehilangan Nyonya Selir ke tiga Nan Erl beberapa hari yang lalu dan sekarang putra ku telah kehilangan Permaisuri Hua Erl kesayangannya?!",ucap Ibu Suri Ling menangis untuk nasib putranya.


"Huang ErNiang. ..",panggil Putri Yang Yang memeluk ibunya.


"Tapi kita harus umumkan ke seluruh negeri tentang wafatnya Permaisuri Hua Erl termasuk pengumuman kelahiran putri ke tiga Kaisar Tang Agung",kata Perdana Menteri Lauw Yi Chen .


"Baiklah aku serahkan kepada kalian saja",kata Ibu Suri Ling.


Kota Kecil Kerbau Putih.


Malam ini sangat dingin meskipun indah dengan adanya festival lampion untuk merayakan hari raya kelima belas awal musim semi tetapi bagi Chen Si Lei adalah malam yang sangat dingin sekali karena Chen Si Lei harus kembali kehilangan wanitanya.


"Hua Erl kenapa kau meninggalkan ku dan putri kita?!",ucap Chen Si Lei sedih.


"Aku tidak pernah percaya pada ramalan atau kutukan Dewa Langit terhadap Kekaisaran Tang Agung ku!!",teriak Chen Si Lei usai mendapatkan laporan dari Kekaisaran Tang Agung.


"Aku harus cari tahu siapa dalang utama semua ini!!Aku bunuh mereka!!Aku akan lenyapkan mereka !!", teriak Chen Si Lei kepada langit malam yang terang cahaya rembulan juga berhias aneka macam lampion serta air sungai kecil yang berhias lampu lentera perahu kertas yang indah dari para penduduk kota kecil Kerbau Putih.


"Lei Lei ", panggil Putri Miya berusaha keras untuk menghibur hati Chen Si Lei.


"Paduka anda harus kuat",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti anda adalah seorang Kaisar Tang Agung juga Pendekar hebat. Ayo semangatlah",kata Xiao Li Ya .

__ADS_1


"Paduka tolong jangan bersedih hati selalu",kata Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


__ADS_2