Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Sekte Hoa San Pai.


__ADS_3

Pegunungan Hoa San yang berkabut penuh awan -awan putih di sekitar puncak gunung Hoa San, terdapat sebuah perguruan silat yang sangat terkenal di seluruh wilayah Tionggoan. Dan di sana juga banyak sekali aneka macam bunga yang tumbuh sangat indahnya.


" Di atas sana adalah markas besar Sekte Hoa San Pai kami",kata Hu Jintao dan Xi Shang Chai .


Chen Si Lei dan Sin Yue Qing serta Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin melihat ada banyak sekali tangga berliku -liku dan sukar untuk di pijak oleh orang biasa karena seluruh tempat itu semuanya jurang yang sangat menyeramkan sekali dan curam.


"Seram sekali untuk melangkah di anak tangga batu curam dan licin ",kata Sin Yue Qing bergidik ngeri melihat tangga curam yang akan mereka pijak untuk tiba di lokasi tujuan mereka.


"Jangan takut ada Gege yang akan melindungi diri mu, sayang ku ", kata Chen Si Lei membantunya naik tangga perlahan -lahan dengan bantuan Chen Si Lei yang melindungi langkahnya.


" Ikuti langkah kami berdua, maka anda akan aman ",kata Hu Jintao dan Xi Shang Chai memandu jalan untuk mereka bertiga.


" Ya terimakasih ",jawab Chen Si Lei mempererat genggaman tangannya pada Sin Yue Qing untuk melangkah maju menaiki tangga curam tersebut.


" Aghhhhhh! ! Aku takut sekali ",kata Sin Yue Qing tidak berani melihat ke samping lainnya.


" Ya tutup mata mu, jika takut.Aku akan membimbing mu",jawab Chen Si Lei nada halus membimbing langkah Sin Yue Qing untuk berjalan menaiki anak tangga batu curam dan licin serta menukik tajam, lurus dan tegak .


Setelah melewati jalur tangga yang sangat curam tersebut yang memakan waktu sekitar lima jam akhirnya mereka sampai di sebuah pintu lengkung yang memiliki kode rahasia untuk masuk ke dalam markas besar Sekte Hoa San Pai, maka Chen Si Lei dan Sin Yue Qing serta Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin harus mengikuti aturan yang berlaku di lingkungan markas besar Sekte Hoa San Pai.


" Selamat datang kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti ,Putri Sin Yue Qing dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin yang terhormat, silakan anda bertiga masuk ke dalam markas besar Sekte Hoa San Pai kami ",kata salah seorang dari murid Sekte Hoa San Pai yang datang dari pintu masuk ke dalam markas besar Sekte Hoa San Pai dan menyambut kedatangan Chen Si Lei ,Sin Yue Qing dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


" Ya terimakasih atas penyambutan yang kalian lakukan untuk kami bertiga",kata Chen Si Lei sopan.


"Silakan anda bertiga mengikuti langkah kami untuk menuju ke aula utama untuk bertemu dengan Ketua Sekte Hoa San Pai kami yang bernama Huang Li Kung", kata Hu Jintao dan Xi Shang Chai serta murid Sekte Hoa San Pai yang membuka pintu untuk Chen Si Lei, Sin Yue Qing dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


Chen Si Lei mengangguk paham ,lalu ia melangkahkan sepasang sepatu indah nya bersama Sin Yue Qing dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin mengikuti para murid Sekte Hoa San Pai menuju ke aula utama Sekte Hoa San Pai untuk ia segera bertemu dengan Ketua Sekte Hoa San Pai Huang Li Kung.


Setelah melewati berbagai jalan yang berliku -liku akhirnya mereka tiba di aula utama Sekte Hoa San Pai ,dan di sambut dengan penuh kehormatan dari Ketua Sekte Hoa San Pai dan para pimpinan lainnya yang sudah bersujud hormat pada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing.


" Hormat kami Sekte Hoa San Pai kepada Paduka Kaisar Tang Agung dan Putri Sin Yue Qing",sapa Ketua Sekte Hoa San Pai di ikuti oleh para pasukan Sekte Hoa San Pai di belakangnya.


" Ya terimakasih dan bangunlah",kata Chen Si Lei berjalan bersama Sin Yue Qing untuk duduk di kursi yang sudah di siapkan oleh pihak Sekte Hoa San Pai untuk mereka berdua.


" Selamat datang kepada Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin",sapa Ketua Sekte Hoa San Pai menjura hormat kepada Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin usai mempersilakan semua orang yang berada di dalam aula utama Sekte Hoa San Pai duduk di kursi mereka masing - masing.


"Baiklah, sekarang aku tidak bisa berlama -lama lagi untuk memberitahukan arti dan maksud dari kedatanganku ke Sekte Hoa San Pai ,anda Pendekar Huang Li Kung ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah dan langsung intinya saja.


" Ya Paduka kami mengerti maksud dari kedatangan Anda kepada kami ", kata Ketua Sekte Hoa San Pai yang sudah memerintahkan salah seorang dari anggota Sekte Hoa San Pai untuk menyerahkan pusaka dan kesetiaan terhadap Kaisar Tang Agung.


Chen Si Lei menerima pusaka asli Sekte Hoa San Pai dan memeriksanya dengan teliti dan cermat,lalu ia menyimpannya di dalam saku bajunya.


" Terimakasih atas kebaikan Ketua Sekte Hoa San Pai kepada ku ", jawab Chen Si Lei menjura hormat kepada Ketua Sekte Hoa San Pai.


" Suhu kami mendapatkan laporan tentang kasus keracunan yang melanda desa bawah gunung Hoa San di sebabkan sekte sesat burung kuning dan bunga kuning yang di pimpin oleh Pangeran Muda Yi Ten",lapor Hu Jintao kepada Ketua Sekte Hoa San Pai.


" Tetapi Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah pergi ke lokasi untuk mereka bisa menolong rakyat desa bawah gunung Hoa San dan menghukum mati para musuh Sekte Sesat burung kuning dan bunga kuning termasuk pemimpinnya atas perintah Paduka Kaisar Tang Agung ", lapor Xi Shang Chai .


"Baiklah terimakasih atas tugas yang kalian lakukan untuk Sekte Hoa San Pai bisa membantu rakyat ",kata Ketua Sekte Hoa San Pai usai menerima laporan dari kedua orang muridnya itu.


"Terimakasih atas pertolongan Anda kepada kedua orang murid hamba di tengah perjalanan mereka kembali ke Sekte Hoa San Pai",kata salah satu dari pimpinan Sekte Hoa San Pai yang terkesan lebih sopan dan bersahabat daripada Ketuanya yang sangat sangat sombong sekali.


" Ya sama-sama", jawab Chen Si Lei lebih sopan kepada pimpinan yang satu itu daripada kepada Ketua Sekte Hoa San Pai.


"Bagaimana jika Anda istirahat dan menginap beberapa hari di Sekte Hoa San Pai kami ?", pimpinan Hoa San Pai yang bernama Hoa Ji Bao dengan sopan dan bijak mempersilakan Chen Si Lei untuk tinggal beberapa hari di Hoa San Pai.


" Baiklah dengan senang hati aku menerima undangan mu ",jawab Chen Si Lei tak peduli dengan Ketua Sekte Hoa San Pai yang terkejut sekali karena pimpinan Hoa Ji Bao mengundang Chen Si Lei menginap di Hoa San Pai.


" Kalau begitu silakan anda bertiga ikut petunjuk Hu Jintao dan Xi Shang Chai yang akan menunjukkan tempat tinggal anda bertiga selama berada di Hoa San Pai ", kata pimpinan Hoa Ji Bao memerintahkan kedua orang muridnya kembali untuk mengantarkan Chen Si Lei, Sin Yue Qing dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin ke ruangan tamu khusus untuk mereka bertiga tempati .


Lalu Chen Si Lei meraih jemari Sin Yue Qing untuk berjalan bersamanya menuju ke tempat penginapan khusus untuk tamu di Hoa San Pai.


"Dasar orang tua sombong sekali ", gumam Sin Yue Qing memaki Ketua Sekte Hoa San Pai.


Chen Si Lei tersenyum mendengar suara kesal Sin Yue Qing berbisik kepadanya di dengar juga oleh Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin yang berjalan di belakang mereka berdua


"Maaf Paduka sebenarnya dahulu Ketua Sekte Hoa San Pai kami tidak seperti itu, entah kenapa beberapa hari ini beliau berubah menjadi seorang yang berbeda ", kata Hu Jintao menceritakan tentang Ketua Sekte Hoa San Pai yang berubah itu.


"Sejak kapan ketua kalian berdua berubah menjadi orang yang berbeda ?", tanya Sin Yue Qing saat tiba di kamar khusus untuknya.


" Sejak usai beliau merayakan hari raya ulang tahun putri beliau yang bernama Huang Yi Rong yang ke tujuh belas tahun pada bulan lalu ", jawab Xi Shang Chai memberikan pakaian baru untuk Sin Yue Qing pakai.


"Ya terimakasih. Berarti ada masalah yang di sembunyikan oleh ketua kalian dan putrinya itu ", kata Chen Si Lei membukakan pintu untuk Sin Yue Qing masuk ke kamar khusus untuk gadis itu pakai.


" Termasuk kekasih dari putrinya yang juga sangat aneh ", kata Xi Shang Chai.

__ADS_1


" Ya terimakasih atas informasinya tapi bukan bukan urusan kami", kata Sin Yue Qing masuk ke kamar dan menutup kamar.


"Baiklah hamba pamit dan silakan anda beristirahat ", kata Xi Shang Chai sopan.


Xi Shang Chai pamit kepada mereka bertiga untuk pergi ke tempat lain di sekitar Sekte Hoa San Pai.


"Paduka hamba pamit tidur di kamar hamba di sebelah kanan kamar Anda ", kata Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin menjura hormat kepada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing, lalu pergi ke arah kamar khusus untuk kakek itu pakai selama di Hoa San Pai.


.


Chen Si Lei masuk ke dalam kamar khususnya di sebelah kiri kamar tidur dari Si Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


"Aku tidak bisa membiarkan Yue Qing untuk tidur sendiri di kamar tidur berbeda dengan kamar tidur ku",kata Chen Si Lei yang segera berkelebat cepat kembali ke arah kamar tidur Sin Yue Qing.


Sin Yue Qing kaget sekali karena Chen Si Lei sudah berada di dalam kamar tidur saat gadis itu baru saja selesai mandi dan berpakaian tidur dengan rapi sekali.


"Gege, kenapa kau pindah ke kamar ku?",tanya Sin Yue Qing duduk di kursi meja rias dan menyisir rambut panjangnya.


" Aku tidak bisa tenang bila membiarkan mu untuk tidur sendiri tanpa aku yang menemani dan menjaga mu ",jawab Chen Si Lei merangkul gadis itu dari belakang dan menghirup aroma bunga persik dari rambut dan kulit bersih Sin Yue Qing.


"Bilang saja kalau kau merasa rindu kepada ku ",kata Sin Yue Qing tersenyum dari cermin rias di hadapan gadis itu.


Chen Si Lei tersenyum lembut dan memutar tubuh gadis itu untuk menghadap dia, lalu Chen Si Lei mengangkat wajah gadis itu dengan jemari nya dan menciumnya mesra.


" Kau benar sekali, aku sangat merindukan mu ", jawab Chen Si Lei membelai bibir Sin Yue Qing dengan bibirnya dan menggigit lembut bibir manis gadis itu.


"Gege, kau mandi dahulu sana ",kata Sin Yue Qing halus.


"Hmm baiklah, aku mandi dahulu. Kau tunggu aku ya?",Chen Si Lei mencium bibir gadis sebelum pergi ke kamar mandi.


Sin Yue Qing tersenyum lembut sekali melihat tingkah laku Chen Si Lei yang amat sangat protektif terhadap dirinya.


Dan lima belas menit kemudian Chen Si Lei memeluk Sin Yue Qing di atas tempat tidur untuk menemani gadisnya tidur pulas di pelukan nya. Chen Si Lei tidak tidur sepanjang malam ini karena ia fokus untuk mendengarkan suara yang jauh dari tempat mereka saat ini.


" Yi Xin kau jangan pernah berulah di dalam markas besar Sekte Hoa San Pai ku ",suara Ketua Sekte Hoa San Pai yang bernama Huang Li Kung menegur seorang pria yang bernama Yi Xin.


" Li Kung kau harus bantu aku untuk melenyapkan mereka berdua terutama Tang Si Lei untuk keamanan dan keselamatan kakakku di Ibukota Kekaisaran Tang Agung, yaitu Yi Bun dan Yi Ten serta Selir Agung pertama Putri Miya yang sudah bekerjasama dengan kita untuk melenyapkan Permaisuri Li Shao Ning dan ambil alih kekuasaan Permaisuri dari wanita Kaisar Tang Agung itu ", kata pria muda yang bernama Yi Xin.


"Jika aku menolak untuk membantu mu .Bagaimana ?", Ketua Sekte Hoa San Pai bersikeras untuk tidak membantu para pemberontak itu.


"Ayah turuti saja permintaan dari Yi Xin, jika ayah menyayangi ku dan calon cucu mu yang berada di dalam rahim ku ",kata Huang Yi Rong putri tunggal Ketua Sekte Hoa San Pai.


" Apa kau telah mengandung anaknya ?", tanya Huang Li Kung kaget sekali .


Huang Yi Rong tersenyum lebar dan tanpa malu -malu untuk mencium Pangeran Muda Yi Xin di hadapan ayahnya yang ter pucat -pucat dan merah karena malu sekali dengan tingkah laku putrinya.


" Hmm kau dengar sendiri kan??Huang Yi Rong sedang mengandung anakku dan jika kamu tidak mematuhi keinginan ku..Hmm putri mu akan aku tinggal dalam keadaan mengandung tanpa seorang suami dan nama baik sekte Hoa San Pai mu akan hancur ", Pangeran Muda Yi Xin menatap Huang Yi Rong yang sangat ketakutan jika di tinggalkan oleh pria itu.


Huang Li Kung menghela napas panjang sebelum memutuskan untuk melakukan permintaan dari pria yang sudah membuat putri kesayangannya tergila -gila dan takluk.


" Baiklah aku akan penuhi permintaan mu",jawab Huang Li Kung memilih untuk membantu pangeran muda itu demi menyelamatkan nama baik dan nama besar Sekte Hoa San Pai di mata masyarakat dan dunia Tionggoan.


" Terimakasih, ayah mertua .Ohya jangan lupa untuk memberikan minuman ini untuk kekasih Tang Si Lei yang sangat menarik sekali itu ", kata Pangeran Muda Yi Xin .


" Bukankah kau sudah memiliki putri ku ?Kenapa kau masih juga ingin kekasih Kaisar Tang Agung ?", tegur Huang Li Kung marah.


"Ayah, tolong jangan banyak tanya lagi. Ikuti saja keinginan Yi Xin untuk mu bisa lakukan bila kau sayang kepada ku,putri mu",kata Huang Yi Rong memaksanya untuk melakukan perintah Yi Xin tanpa banyak bicara dan protes lagi.


" Kau sungguh gadis tidak tahu malu ",kata Huang Yi Rong murka sekali.


Plakkkk !!


Huang Yi Rong menampar ayahnya sendiri dan mengambil pedang ,lalu gadis itu membunuh ayahnya sendiri.


Namun sebuah jarum bening meluncur tepat mengenai ubun -ubun gadis itu dan menewaskan gadis itu dalam waktu singkat.


Jlebbbb !!


"Yi Rong...!!",pekik Huang Li Kung terkejut sekali karena putrinya telah meninggal dunia karena serangan maut dari pimpinan Sekte Hoa San Pai yang bernama Hoa Ji Bao yang sudah datang ke ruang khusus ketua Sekte Hoa San Pai.


"Huang Li Kung kau sudah gagal dalam mendidik putri mu dan kau sungguh tidak pantas untuk menjadi Ketua Sekte Hoa San Pai yang terhormat",tegur pimpinan Hoa Ji Bao yang sudah berkelebat cepat untuk memenggal Huang Li Kung.


Crakkkkkk !!


Tetapi ,Pangeran Muda Yi Xin menggunakan kipas mukjizat sesat tingkat tinggi telah membabat habis kepala pria tua itu dan menyelamatkan Huanh Huang Li Kung.

__ADS_1


" Aku sudah menolong mu dan sekarang kau harus menolong ku juga",kata Yi Xin meraih jemari Huang Li Kung dan menciumnya mesra sekali sampai pria itu kaget sekali.


" Bukankah kau laki -laki ?",tanya Huang Li Kung terperanjat kaget sekali karena ia telah di cium mesra oleh Pangeran Muda Yi Xin.


" Aku laki -laki yang menyukai wanita dan mencintai laki-laki sehebat dirimu ", jawab Pangeran Muda Yi Xin memeluknya erat.


"Berhenti ", kata Huang Li Kung kaget sekali karena ia merasakan getaran aneh saat ia di peluk dan di sentuh jemari Pangeran Muda Yi Xin.


" Kenapa aku harus berhenti ?Jika kamu menyukai sentuhan ku ",Pangeran Muda Yi Xin mendorong Huang Li Kung ke tempat tidur, dan mereka berdua melakukan hubungan intim bersama.


Sampai Chen Si Lei yang mendengarkan mereka berdua merasa bingung dengan hubungan percintaan antara satu jenis itu.


" Gege, kau sedang apa ?", tanya Sin Yue Qing terbangun dalam tidurnya karena Chen Si Lei telah berada di dekat pintu kamar.


" Aku ingin menghukum mati kedua orang yang berada di ruang pribadi Ketua Sekte Hoa San Pai ", jawab Chen Si Lei berkelebat cepat dan lenyap dari kamar Sin Yue Qing.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Sin Yue Qing mengejarnya dengan cepat sekali setelah mengambil jubah luar Chen Si Lei untuk menutupi pakaian tidur gadis itu yang tipis dan halus selembut sutra.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Setibanya Sin Yue Qing di ruang pribadi dari Ketua Sekte Hoa San Pai. Ia melihat Chen Si Lei menutup kedua matanya dengan saputangan dan memutar tubuhnya ke arah lain.


Chen Si Lei sudah membabat habis dua orang laki-laki itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Ayo kita pergi dari sini dan bantu Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menghadapi para musuh di bawah gunung Hoa San bagian timur ", kata Chen Si Lei menyambar tangan gadis itu dan berkelebat kembali ke kamar mereka.


Sesudah mereka berdua berpakaian rapi, mereka berdua berkelebat cepat pergi dari Sekte Hoa San Pai usai memberikan arahan kepada Hu Jintao dan Xi Shang Chai untuk memimpin Sekte Hoa San Pai yang baru.


"Aku hanya melakukan perintah Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin yang mewakili Chen Si Lei untuk melakukan perubahan sistem operasional di dalam Sekte Hoa San Pai.


Para pimpinan Sekte Hoa San Pai yang lainnya awalnya menolak keras dan tegas perintah dari Chen Si Lei yang mengubah sistem operasional dalam Sekte Hoa San Pai mereka, tapi Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin mengancam mereka.


" Jika kalian menolak perintah Kaisar Tang Agung. Maka Sekte Hoa San Pai harus di bubarkan dan kalian semua juga harus di hukum mati karena melakukan pemberontakan terhadap Kekaisaran Tang Agung ", kata Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin tegas mengeluarkan maklumat perintah Chen Si Lei kepada para pimpinan dan anggota Sekte Hoa San Pai.


" Baiklah kami patuh kepada perintah Kaisar Tang Agung ", jawab para pimpinan dan seluruh anggota Sekte Hoa San Pai sujud hormat kepada perintah Chen Si Lei yang di bacakan oleh Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin di aula utama Sekte Hoa San Pai.



Chen Si Lei / Tang Si Lei Sebagai Kaisar Lotus Langit Selatan .



Li Shao Ning sebagai Dewi Bunga Es Langit.



Sin Yue Qing sebagai Dewi Rembulan.



Chen Si Lei dan Li Shao Ning.



Chen Si Lei dan Sin Yue Qing


Visual



Tang Si Lei atau Chen Si Lei.



Li Shao Ning



Sin Yue Qing.

__ADS_1


__ADS_2