
Chen Si Lei tersesat di Kota Ning Bo bersama kedua gadis dari Kerajaan Zhao dan Kerajaan Ji serta anak kecil warga kota kecil Kerbau Putih.Mereka di tangkap oleh petugas keamanan dan keselamatan Kota Ning Bo karena masuk ke dalam kota Ning Bo tanpa izin.
Setibanya Chen Si Lei di kantor keamanan dan keselamatan kota Ning Bo, Chen Si Lei di minta untuk memperlihatkan kartu identitas dirinya untuk membuktikan bahwa Chen Si Lei adalah orang bersih bukan orang ilegal yang masuk ke kota Ning Bo tanpa izin.
"Aku punya tanda pengenal sebagai warga negara Kekaisaran Tang Agung dari kota Chang An Ibukota Kekaisaran Tang Agung",jawab Chen Si Lei mengeluarkan tanda pengenal nya sehingga semua petugas kota Ning Bo bersujud hormat pada Chen Si Lei.
"Ah maafkan hamba Li Qing Paduka Kaisar Tang Agung",kata petugas Li Qing.
"Kenapa kau menangkap Kaisar Tang Agung?",tegur ketua petugas keamanan dan keselamatan kota Ning Bo kepada petugas Li Qing.
"Ah hamba pantas mati ", kata mereka semua bersujud hormat kepada Chen Si Lei dengan minta maaf karena tidak sengaja mengganggu Kaisar Tang Agung.
"Aku juga salah karena masuk ke kota Ning Bo dengan jalur alternatif",kata Chen Si Lei memaafkan para petugas itu.
Tak lama kemudian seorang pria gagah perkasa datang ke kantor keamanan dan keselamatan kota Ning Bo, dan Chen Si Lei mengenali pria gagah perkasa yang terkejut sekali melihat Chen Si Lei berada di kantor petugas keamanan dan keselamatan kota Ning Bo.
"Paduka sedang apa anda ada di sini?",tanya salah seorang Adipati yang sudah di kenal oleh Chen Si Lei sebagai sepupu lain Chen Si Lei.
"Bo Bei aku berada di kantor pusat keamanan dan keselamatan kota Ning Bo,aku ingin melihat kinerja mereka apakah sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat di Ibukota Kekaisaran Tang Agung ataukah berbeda dengan kami.Itu saja",jawab Chen Si Lei mengejutkan para petugas keamanan dan keselamatan kota Ning Bo yang masih bersujud hormat kepada Chen Si Lei dengan tubuh gemetar karena ketakutan di hukum mati oleh Kaisar Tang Agung.
"Ya lalu bagaimana pendapat anda tentang kinerja mereka?",tanya Adipati Bo Bei yang juga gemetar ketakutan karena Kaisar Tang Agung tiba-tiba datang ke kantor itu.
"Mereka bekerja dengan baik sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat di Ibukota Kekaisaran Tang Agung karena mereka memeriksa ku yang masuk ke kota Ning Bo melalui jalur berbeda ,itu karena aku tidak sengaja menemukan sebuah lorong bawah tanah yang menyatu dengan kota kecil Kerbau Putih",jawab Chen Si Lei setelah mereka keluar dari kantor keamanan dan keselamatan kota Ning Bo.
"Oh ternyata ada jalan rahasia yang tidak ada di peta kota Ning Bo",kata Adipati Bo Bei mengajak Chen Si Lei ke tempat kerjanya yang tidak jauh dari kantor itu.
"Kenapa kau tidak tahu tentang jalan rahasia untuk masuk ke kota Ning Bo yang tidak terlihat di peta kota Ning Bo?",tanya Chen Si Lei duduk di ruang kerja Adipati Bo Bei.
Putri Xiao Li Na,Putri Ji Yi Tong dan Yo Yo mengikuti mereka dalam diam karena mereka bertiga tidak tahu yang sedang di bicarakan oleh Chen Si Lei dengan pria gagah perkasa yang menjadi Adipati kota Ning Bo.
"Ya hamba sudah tinggal di kota Ning Bo sejak leluhur kami tentu saja hamba tahu bahwa jalan yang anda lalui untuk masuk ke kota Ning Bo sama sekali tidak ada di peta",jawab Adipati Bo Bei memperlihatkan peta kota Ning Bo serta jalur yang benar adalah melalui gunung Baodingsan dahulu baru masuk ke kota Ning Bo.
"Berarti kota ini dekat dengan gunung Baodingsan ?", tanya Chen Si Lei yang ingin sekali membasmi markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sembilan.
"Iya hanya anda harus melewati dua sungai kecil dan hutan hitam yang artinya hutan yang berkabut gelap yang tidak ada seorang pun yang berani lewat atau datang ke hutan itu",jawab Adipati Bo Bei.
Jawaban dari Adipati Bo Bei membuat Chen Si Lei ingin sekali mengetahui hutan hitam yang membuat takut semua orang yang melewati jalur itu untuk masuk ke kota Ning Bo yang sesuai dengan peta nya.
"Paduka hamba pernah melewati hutan hitam dan di sana sangat menakutkan sekali",kata Putri Ji Yi Tong bergidik ngeri mendengar hutan hitam.
"Untuk apa kau melewati hutan hitam ?", tanya Chen Si Lei menoleh ke arah gadis yang duduk di kursi seberangnya.
"Kabur dari penjahat yang ingin membunuh hamba karena hamba adalah putri ke lima belas dari Raja Kerajaan Ji dan kerajaan kami berada di bawah kaki gunung Baodingsan selatan",jawab Putri Ji Yi Tong dari Kerajaan Ji.
"Kalau kamu ?", tanya Chen Si Lei melihat Putri Zhao Li Na yang duduk bersama Yo Yo .
"Mencari ginseng warna emas untuk menolong keluarga hamba yang sakit aneh usai hamba menolak perjodohan dengan perdana menteri kerajaan Zhao kami yang bernama Lu Ting yang berasal dari Pangeran Tua Lu dari Kekaisaran Tang Agung anda",jawab Putri Zhao Li Na dari Kerajaan Zhao .
"Kau ?",tanya Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada Yo Yo anak kecil yang berasal dari kota kecil Kerbau Putih.
"Warga kota kecil Kerbau Putih yang pernah anda selamatkan dari Sekte Sesat burung hitam cabang sembilan yang menyerang kota kecil Kerbau Putih",jawab Yo Yo.
"Ayah. ..",panggil seorang gadis remaja berusia lima belas tahun masuk ke dalam kantor Adipati Bo Bei.
"Mei Yin kau sudah datang, nak?",tanya Adipati Bo Bei memanggil putri semata wayang nya untuk datang kepadanya.
"Iya ayah ", jawab gadis manis itu merangkul ayahnya.
"Hei anak nakal. Ayo beri salam kepada Paduka",kata Adipati Bo Bei .
"Hamba Bo Mei Yin beri hormat kepada Paduka Kaisar Tang Agung",sapa Bo Mei Yin dengan sujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Wah kau sudah menikah rupanya dan sudah memiliki seorang putri yang cantik dan hebat, Bo Bei",ucap Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada putri sepupu nya.
"Ya Paduka hamba usia jauh lebih besar dari anda saat anda masih sekolah di lembaga pendidikan tinggi Kekaisaran Tang Agung",jawab Adipati Bo Bei yang sudah berusia tiga puluh lima tahun.
"benar juga. Aku kira kau sebaya ku.Berapa istri mu sekarang dan anak mu telah berapa banyak ?Bagaimana dengan adik mu Bo Lang ?Ayah mu Pangeran Tua Bo dan ibumu Putri Yung Zi sepupu ku juga",kata Chen Si Lei menerima cawan isi air teh hangat dari Putri Adipati Bo Bei.
"Istri hamba ada tiga dan anak sudah lima ,Mei Yin ini anak pertama hamba dari istri pertama hamba sedangkan empat lainnya putra hamba dari istri kedua dan istri ketiga hamba. Bo Lang belum menikah...Apakah anda ada seorang gadis yang cocok untuk menjadi istri adik hamba Bo Lang?",kata Adipati Bo Bei.
"Hmm ada .Aku punya adik sepupu yang sudah cukup pantas untuk menikah dan dia adalah Putri Ni Ling dari Pangeran Muda kedua Ni yang tinggal di kota Shang, aku akan melamarkan adik sepupu ku untuk Bo Lang",kata Chen Si Lei menulis surat lamaran tersebut kepada Pangeran Muda ke dua Ni.
"Terimakasih Paduka",jawab Adipati Bo Bei sebenarnya ingin sekali menjodohkan adiknya dengan adik Kaisar Tang Agung tetapi karena Kaisar Tang Agung sudah memilih Putri Ni Ling yang menjadi sepupu luar Sang Kaisar Tang Agung untuk menjadi jodoh adiknya, maka ia patuh kepada Kaisar Tang Agung.
"Sama-sama Bo Bei",kata Chen Si Lei sudah keluar dari kantor Adipati Bo Bei yang ingin memperlihatkan isi kota Ning Bo kepada Chen Si Lei yang di ikuti oleh kedua gadis asing dan anak kecil.
Chen Si Lei mengagumi kecantikan kota Ning Bo yang alam nya sangat asri dan penduduknya pun sudah cukup mapan dan memiliki pekerjaan yang membantu perekonomian nasional serta daerah kota Ning Bo.Tapi di sudut kota Ning Bo, Chen Si Lei mencium aroma sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan rakyat kota Ning Bo bagian selatan.
"Tempat apa yang berada di sana ?", tanya Chen Si Lei menunjuk ke arah timur di bagian selatan kota Ning Bo.
"Museum patung Dewa Erlang",jawab Adipati Bo Bei.
"Bukan museum yang ku maksud tetapi bangunan yang di sebelah kiri museum patung Dewa Erlang",kata Chen Si Lei menunjuk ke arah bangunan yang aroma sesat tingkat tinggi.
"Rumah kekasih ayah",jawab Bo Mei Yin cemberut kepada ayahnya.
"Kau punya istri baru ?", tanya Chen Si Lei curiga dengan informasi dari Adipati Bo Bei untuknya berbeda dengan pernyataan dari putri Adipati Bo Bei sendiri.
"Mei Yin..",tegur Adipati Bo Bei kepada putrinya.
"Aku tidak peduli kau punya banyak istri atau tidak. Aku tanya barang apa yang di miliki oleh istri baru mu?",tanya Chen Si Lei tegas sekali kepada Adipati Bo Bei.
"Pedang pusaka warna hitam",jawab Bo Mei Yin jujur.
Lalu tiba-tiba muncul awan hitam yang mengandung hawa sesat berbahaya bagi keselamatan rakyat kota Ning Bo disusul oleh gerakan yang sangat cepat sekali yang datang dari arah bangunan rumah itu, dan seseorang wanita cantik jelita sekali memakai pakaian serba hitam meluncur ke arah Bo Mei Yin dan membunuh gadis itu dengan sekali tebasan saja.
Crakkkkkk !!
"Mei Yin...!!",jerit Adipati Bo Bei terkejut sekali melihat putrinya di potong oleh istri barunya.
"Yuko...kau telah membunuh putri ku !!", teriak Adipati Bo Bei marah kepada istri barunya.
"Bo Bei aku harus membunuh putri mu yang sudah membongkar rahasia ku pada bocah laknat pembawa sial itu !!", hardik wanita sadis itu menunjuk ke arah Chen Si Lei.
"Lindungi Yo Yo ",perintah Chen Si Lei kepada Putri Zhao Li Na dari Kerajaan Zhao dan Putri Ji Yi Tong dari Kerajaan Ji.
"Siap Paduka hamba laksanakan ", jawab kedua orang gadis itu.
"Adipati Bo Bei lindungi rakyat kota Ning Bo segera !!", perintah Chen Si Lei marah sekali kepada pria bodoh itu.
__ADS_1
"Siap Paduka hamba laksanakan",jawab Adipati Bo Bei segera mematuhi perintah Chen Si Lei.
Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis pedang mukjizat sesat dari wanita sadis yang menyerangnya dengan ilmu pedang mukjizat sesat yang sangat ganas sekali sehingga Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti yang sangat hebat sekali.
Trangggggg !!
"Lancang sekali kalian berani menyerang ku !!", hardik Chen Si Lei melihat ada lima puluh orang musuh sakti sesat yang mengurungnya dan ketiga orang teman nya.
"Habisi keluarga Adipati Bo Bei ",perintah seorang pria yang datang dari rumah yang mengandung hawa sesat.
"Lang Lang kau akhirnya datang juga kepada ku",kata Yuko istri baru Adipati Bo Bei yang juga adalah istri adiknya sendiri.
"Yuko kau jahat sekali. Kau selingkuh dengan kakak ku untuk mendapatkan apa ?Aku sudah memberikan semua yang kau mau. Apakah kau masih belum puas dengan semua yang aku berikan kepada mu?!",hardik Bo Lang menerjang hebat ke arah istrinya sendiri.
Trangggggg !!
"Lang Lang aku hanya ingin menggunakan kakak mu untuk membunuh bocah itu ", jawab Yuko menangkis pedang milik Bo Lang yang juga merupakan pedang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka di kota Ning Bo.
Trangggggg !!
Bo Lang menggunakan ilmu pedang sesat menyerang pedang pusaka sesat dari Yuko yang akhirnya membuat Bo Lang terdesak hebat oleh hawa sesat pedang pusaka sesat milik Yuko dan gadis itu membabat habis kepala pria yang menjadi suaminya sendiri.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari lima puluh orang musuh sakti sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya dan ketiga orang teman barunya.
Trangggggg !!
Yuko berkelebat cepat untuk membunuh pria yang sangat berbahaya bagi dirinya dan keluarganya yang merupakan bagian dari keluarga Pangeran Tua Wei,maka Yuko harus bisa membunuh Kaisar Tang Agung untuk keselamatan keluarganya yang berada di Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Trangggggg !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti menangkis pedang pusaka sesat milik Yuko yang terkejut sekali melihat kelihaian ilmu pedang dari Pendekar Rajawali Emas Sakti.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Yuko mengeluarkan ilmu pedang pusaka sesat menghantam bumi tetapi Chen Si Lei menggerakkan ilmu pedang rajawali emas sakti yang sangat hebat sekali dan memusnahkan hawa sesat berbahaya dari pedang pusaka sesat itu sehingga Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala gadis sesat itu.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali .
Crakkkkkk !!
"Bunuh mereka !!", teriak seorang wanita cantik jelita yang berkelebat cepat untuk membunuh Chen Si Lei yang segera menangkis serangan pedang mukjizat sesat yang berracun ganas sekali sehingga ketiga orang temannya berhasil di tolong oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Putri Zhao Li Na menangkis serangan senjata rahasia milik musuh sakti sesat di sekitar dirinya dan sekitar Putri Ji Yi Tong yang melindungi Yo Yo.
Trangggggg !!
"Yehonala hati -hati",kata Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis para musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
"Koko aku minta maaf karena tidak mendengarkan mu pada waktu lalu dan aku sudah tahu bahwa aku salah kepada mu",kata Putri Yehonala seraya membabat habis kepala pria ganas yang ingin membunuh Chen Si Lei.
Crakkkkkk !!
"Iya adikku sayang ", jawab Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis pria ganas lain yang ingin membunuh adiknya.
Crakkkkkk !!
"Pendekar Rajawali Emas Sakti hamba juga datang !!", teriak Li Kuan Yew Sang Pendekar Sekte Naga Api membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat di sekitar Yo Yo.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Kuan Yew kau jaga saja anak kecil itu",perintah Chen Si Lei seraya membabat habis kepala pria ganas dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
"Paduka hamba bukan anak kecil. Hamba Yo Yo",jawab Yo Yo menolak untuk di panggil anak kecil oleh Chen Si Lei yang menjadi idolanya.
"Baiklah Yo Yo ", kata Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada anak laki-laki kecil itu.
"Ya Paduka hamba laksanakan ", jawab Li Kuan Yew Pendekar Sekte Naga Api.
Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Koko Lei Lei aku akan coba masuk ke rumah itu ya ?", ucap Putri Yehonala yang sudah berkelebat cepat ke rumah yang mengandung hawa sesat .
"Yehonala jangan ke sana ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat untuk mencegah adiknya masuk ke rumah berbahaya itu.
"Paduka...!!",teriak yang lain panik dan takut terjadi sesuatu kepada Chen Si Lei.
"Kalian tunggu aku di luar rumah ini",jawab Chen Si Lei dari dalam rumah sesat itu untuk mengejar Putri Yehonala yang sudah lebih dahulu masuk ke rumah itu dari Chen Si Lei yang melihat hawa sesat dari rumah besar milik istri Adipati Bo Bei.
Hawa sesat yang sangat berbahaya sekali membuat rumah dan seluruh isinya berwarna hitam berkabut yang sangat pekat sekali sampai Chen Si Lei sulit untuk melihat segala yang ada di dalam rumah itu, dan Chen Si Lei menemukan seorang gadis remaja cantik jelita yang tergeletak pingsan di dalam ruangan dalam kamar tidur di lantai dua dari rumah itu.
"Yehonala. ..",panggil Chen Si Lei berlutut untuk menolong adiknya yang terkena racun sesat yang berasal dari udara di dalam rumah itu.
"Koko Lei Lei ", panggil Putri Yehonala membuka sepasang matanya yang melihat ada Chen Si Lei yang memangku nya.
Gadis itu merangkul Chen Si Lei yang terlihat begitu menawan hati Putri Yehonala yang terpengaruh hawa sesat berbahaya daripada pedang pusaka sesat sekali pun karena gadis itu memeluk dan berusaha untuk mencium Chen Si Lei yang kaget sekali melihat keanehan adiknya.
"Yehonala. ..!!",hardik Chen Si Lei marah sekali kepada gadis cantik jelita itu yang ingin menciumnya.
"Koko kenapa kau marah kepada ku ?Aku hanya ingin mencium mu",kata Putri Yehonala memaksa Chen Si Lei untuk bisa di cium oleh gadis itu sehingga Chen Si Lei menotok gadis itu hingga pingsan untuk menghindari terjadinya musibah yang berbahaya daripada kematian.
__ADS_1
"Manusia laknat !!Keluar kau !!", hardik Chen Si Lei menoleh ke arah belakangan dan melihat seorang pria ganas sekali membawa pasukan yang sangat ganas sekali untuk membunuh Chen Si Lei di dalam rumah itu.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti senang sekali bisa bertemu dengan mu kembali. Apakah kau tidak ingat kepada ku?!",hardik pria sadis itu tersenyum sadis sekali kepada Chen Si Lei.
"Pangeran Muda Li rupanya kau juga memberontak kepada ku!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari lima puluh tujuh orang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi keselamatan dirinya dan adiknya.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
"Aku memberontak karena kau adalah seorang putra orang yang sudah habisi keluarga ku .Ayahanda Kaisar Tang Yu Feng mu sudah membunuh banyak orang di dalam rumah ku!!",hardik pria sadis yang menyerang Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sesat yang berracun ganas sekali sehingga Chen Si Lei cepat menangkis serangan pedang mukjizat sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti yang di sertai dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei merasa hawa sesat dari rumah besar milik istri Adipati Bo Bei mulai menyerang dirinya sehingga Chen Si Lei melihat isi rumah itu berputar -putar tidak jelas dan dadanya merasa sesak napas sampai Chen Si Lei harus menggunakan metode awan naga menggulung angin musim semi membabat habis seseorang yang berada di dekatnya.
"Ah jangan. ...!!",teriak Putri Yehonala terkejut sekali melihat kipas sakti Chen Si Lei menghantam dirinya sehingga gadis itu harus melompat dengan cepat dan menghindari dirinya yang akan di penggal oleh kakaknya sendiri.
Namun Chen Si Lei segera sadar kembali maka Chen Si Lei membabat habis para musuh sakti sesat yang mengurung Yehonala yang nyaris di bunuh oleh musuh sakti sesat.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Yehonala awas...!!",teriak Chen Si Lei menggerakkan kipas membabat habis para musuh sakti sesat yang menyerang Yehonala yang melompat ke arah pangeran muda Li Dong yang menangkis serangan maut dari Putri Yehonala.
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
"Gadis Laknat!!Ku tangkap kau dan aku siksa kau nanti!!",hardik Pangeran Muda Li Dong menggunakan ilmu pedang sesat untuk menghadapi Yehonala .
"Kaulah yang akan ku siksa bagai neraka dunia",desis Chen Si Lei menggunakan kipas membabat tangan Pangeran Muda Li Dong dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
"Aghhhhhh !!", teriak pria itu kehilangan tangannya oleh Chen Si Lei yang sudah marah sekali kepada pria muda yang pernah menjadi teman satu sekolahnya.
Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kedua kaki pangeran muda Li Dong dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
"Aghhhhhh !!", teriak pria itu kehilangan kedua kakinya di potong oleh Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat untuk mencongkel kedua bola matanya.
Breettt !!
"Aduhhh !!", jerit pangeran muda Li Dong kehilangan kedua matanya.
"Sekarang rasakan saat kematian mu tiba",kata Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis tubuh pria ganas itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari untuk membersihkan hawa sesat berbahaya dari seluruh rumah itu sekaligus menghantam hancur dua puluh lima pedang pusaka sesat yang berada di dalam rumah milik istri Adipati Bo Bei.
"Keluar cepat dari rumah ini",perintah Chen Si Lei kepada Putri Yehonala yang segera mematuhi perintah Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
"Lei Lei Gege ", panggil gadis itu ketika Chen Si Lei sudah berada di luar rumah itu tetapi Chen Si Lei tidak menyambut nya dengan hangat melainkan pukulan pada pipi nya.
Plakkkk !!
"Gadis nakal apa yang telah kau lakukan tadi?Ahh!!",teriak Chen Si Lei marah.
"Gege ampun",kata Putri Yehonala menangis di tampar oleh Chen Si Lei.
"Jika aku tidak memukul mu ,maka kau tak akan pernah tahu dengan siapa kakak mu .Aku harus menghukum mu agar kamu tahu bahwa tindakan mu tadi sangat berbahaya bagi kita semua !!", teriak Chen Si Lei yang sudah ingin sekali gunakan ranting untuk memukul adiknya.
"Ya ya aku minta maaf. ..Gege tolong ampunilah aku",jawab Yehonala bersujud untuk mendapatkan maaf dari kakaknya.
"Paduka tolong maafkan Tuan Putri Yehonala",kata Li Kuan Yew Pendekar Sekte Naga Api bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Aku akan memberikan maaf kepada mu dengan syarat yang harus kau penuhi untuk aku bisa memaafkanmu", perintah Chen Si Lei berkilat marah kepada adik perempuannya.
"Ya Gege ", jawab gadis itu menangis ketakutan sekali karena Chen Si Lei sangat tegas sekali terhadap adiknya sendiri.
"Pulang ke rumah dan menikah dengan Li Kuan Yew yang akan ku beri tugas sebagai menteri pembangunan dalam negeri Kekaisaran Tang Agung",perintah Chen Si Lei memberikan maklumat resmi untuk Putri Yehonala patuhi perintahnya begitu juga untuk Li Kuan Yew Pendekar Sekte Naga Api.
"Terimakasih Paduka",jawab Li Kuan Yew Pendekar Sekte Naga Api patuh kepada Chen Si Lei.
"Sana cepat pulang ke rumah dan jalankan perintah ku",kata Chen Si Lei tegas.
Putri Yehonala mematuhi perintah Chen Si Lei dengan mengikuti Li Kuan Yew Sang Pendekar Sekte Naga Api yang di jodohkan dengannya oleh Chen Si Lei.
Setelah Yehonala pergi bersama Li Kuan Yew Pendekar Sekte Naga Api ke arah Ibukota Kekaisaran Tang Agung, maka Chen Si Lei berkelebat cepat ke rumah lain milik Adipati Bo Bei untuk menolong keluarga besar Adipati Bo Bei yang di serang oleh pihak musuh yang berbagi tugas sesuai perintah dari pimpinan mereka yang ingin membunuh Kaisar Tang Agung sekaligus menghancurkan kota Ning Bo.
"Paduka ", panggil Putri Ji Yi Tong yang melindungi Yo Yo terkejut sekali karena Chen Si Lei meninggalkan mereka bertiga di tempat yang sudah hancur oleh Chen Si Lei dan para musuhnya yang sudah tewas oleh Chen Si Lei.
"Kita tunggu saja di sini ", kata Yo Yo.
"Ya kau benar",kata Putri Ji Yi Tong dari Kerajaan Ji.
"Aku harus membantu Paduka ", kata Putri Zhao Li Na dari Kerajaan Zhao yang sudah berkelebat cepat untuk mengikuti arah perginya Pendekar Rajawali Emas Sakti.
__ADS_1