Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Xinjiang.


__ADS_3

Wilayah Uighur yang di masuki oleh rombongan Chen Si Lei pada hari itu sedang dalam keadaan genting dengan adanya pembantaian masal dan perang antara suku Uighur dengan Suku Wei lain serta di picu oleh para kaum sesat dari Sekte Lidah Api .


Suara tangisan anak -anak kecil, orang tua dan lainnya semakin sangat miris hati mendengar hal itu, dan rombongan Chen Si Lei dengan cepat mengevakuasi para penduduk di wilayah itu dengan tepat dan benar, maka tanpa perlu berpikir lama lagi, Chen Si Lei dan rombongan nya membuka pintu masuk dan keluar dari kota itu.


"Semua ikuti kami",kata para sebagian pengikut Chen Si Lei membawa lari para kaum lemah di wilayah itu.


"Cepat keluar dari sini dan tutup pintu kembali ", perintah Chen Si Lei untuk blokir jalan untuk para kaum sesat yang terlibat dalam kasus kerusuhan di wilayah ini.


Brukkk !!


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat membunuh orang yang sudah di ketahui sebagai penyebab utama kerusuhan tersebut.


"Tangkap semua orang Hui yang terlibat dalam kasus kerusuhan ini ", perintah Chen Si Lei tegas kepada pejabat setempat.


"Baik Pangeran Si Lei ", sahut para pejabat itu.


"Tangkap semua orang suku Uighur yang melakukan pengkhianatan terhadap Raja Uighur ", perintah Chen Si Lei kepada para pengikut nya.


"Siap Paduka ", sahut para pengikut setia Chen Si Lei.


Wushhh !!


Suara angin yang mengandung hawa mukjizat telah mendatangi Chen Si Lei dari arah timur Istana Kerajaan Uighur.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Chen Si Lei dengan hebat menangkis pukulan sakti dari kakek sakti yang berjuluk Dewa Lidah Api .


"Lancang sekali kau berani membuat kekacauan di wilayah ku!!",hardik Chen Si Lei marah.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Kakek Dewa Lidah Api terpaksa mundur dari serangan pukulan maut dari Chen Si Lei yang sangat hebat.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Chen Si Lei terus menerus mendesak kakek itu untuk dapat di kalahkan oleh nya tetapi Kakek itu sakti sekali.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Wuttttt !!


Bressssss !!


Serangan maut dari seorang pria lain menerjang Chen Si Lei yang harus cepat bisa menghindari serangan maut dari kedua orang musuh sakti itu.


"Dasar pengkhianat !!Tangkap dia !!",perintah Raja Uighur marah kepada pria itu.


"Ayah ", panggil Putri Xing Erl kepada Raja Uighur.


"Xing Erl ", kata Raja Uighur senang sekali bisa bertemu dengan Putri Xing Erl lagi.


"Ayah ayo kita pergi dari sini ", kata Xing Erl memegang tangan ayahnya .


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan musuh yang mengurung Raja Uighur dan para selir nya di sebuah rumah kosong di dekat pintu masuk Istana Kerajaan Uighur.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang terjatuh ke dalam api yang menyala oleh para pasukan kerajaan Hui di wilayah itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan pedang membabat habis kepala musuh dari atas yang ingin curang terhadap nya.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang yang menghadang jalan keluar untuk Ratu Kerajaan Uighur yang sudah di selamatkan oleh Si Mata Satu Yu Erl.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh gadis sakti Mo Mo yang di tugaskan untuk menolong para pangeran Kerajaan Uighur di Istana Kerajaan yang sudah terbakar itu.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Kakek Raja Iblis Barat yang mengamuk ganas dan membunuh paling banyak di antara yang lainnya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei mengamuk ganas serta membacok kepala musuh yang ingin bunuh seorang putri lain dari Raja Kerajaan Uighur.


Wushhh !!


Bressssss !!


Chen Si Lei menyambar cepat sejumlah orang musuh sakti yang tadinya ingin membunuh sejumlah putri Raja Uighur.


"Mo Mo bawa mereka semua dari sini ", perintah Chen Si Lei kepada selir Mo Mo.


"Iya Koko ", jawab Mo Mo cepat.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Chen Si Lei menyambar cepat menghantam hancur perut Raja Iblis Lidah Api dan menghadang para musuh yang ingin mengejar rombongan dari Raja Uighur.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat membabat habis kepala dan leher musuh dengan hebat berputar bagai baling -baling.


Wuttttt! !


Crakkkkkk !!

__ADS_1


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat meluncur hebat dan lihai sehingga sejumlah besar musuh terpenggal oleh Chen Si Lei.


"Kau sungguh hebat sekali ", puji seorang gadis dari kerajaan Li yang tertawan di ruangan lain di dalam Istana lama Kerajaan Uighur.


"Siapa kau dan kenapa kau di tawan ?", tanya Chen Si Lei membebaskan gadis itu dari ikatannya.


"Aku Putri Li Shao Ning putri Kerajaan Li yang terakhir hidup karena kerajaan ku sudah hancur oleh pihak musuh dari Sekte Lima Belas Bintang Hitam",jawab Li Shao Ning jujur.


"Ini ambillah lambang dari lima puluh lambang kerajaan ku dan lambang Shio ayam ",kata gadis itu lagi.


"Terimakasih .Ayo kita pergi dari sini ", kata Chen Si Lei menyambar tangan Putri Li Shao Ning.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei dan Putri Li Shao Ning di kurung oleh pihak musuh dari Sekte Sesat lain.


"Sekte Matahari Darah",kata Putri Li Shao Ning memberitahu Chen Si Lei tentang sejumlah orang yang menghadang mereka.


"Tak peduli mereka siapa. Aku tetap akan habisi mereka semua ", jawab Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat.


Wuttttt !!


Cranggg !!


Chen Si Lei membuat sekumpulan orang itu terkejut dengan ilmu pedang rajawali emas sakti yang di sertai ilmu mukjizat baru nya.


"Kurang ajar dari mana kau bisa menguasai ilmu mukjizat leluhur kami?!!",hardik salah seorang dari anggota Sekte Sesat Matahari Darah.


"Oh kau salah seorang dari anggota mereka juga ?", tanya Putri Li Shao Ning .


"Bukan ", jawab Chen Si Lei jujur.


"Lalu darimana kau dapatkan ilmu keji mereka ?", tanya Putri Li Shao Ning cepat melepaskan diri dari Chen Si Lei.


"Aku tidak sengaja menemukan sebuah goa yang bernama goa panca indera dan menyerap ilmu mukjizat mereka ", jawab Chen Si Lei menyambar kembali gadis itu .


"Kau termasuk orang sesat juga seperti mereka",kata Putri Li Shao Ning marah.


"Bukan !!Aku berbeda dengan mereka. Aku orang bersih!!",jawab Chen Si Lei nada galak.


"Aghhhhhh! ! Aku tidak mau di selamatkan oleh mu !!Lepaskan aku!!",jerit gadis itu marah .


"Kenapa ?!!", teriak Chen Si Lei keras.


"Kau sama seperti mereka semua yang telah membunuh keluarga ku!!Aku tidak sudi bersama mu!!",teriak gadis itu lagi.


"Wah kau sungguh liar juga ", kata Chen Si Lei menotok gadis itu agar diam.


"Diam di situ ", kata Chen Si Lei tajam.


"Sekarang kalian semua harus mati di tangan ku !!", teriak Chen Si Lei murka.


Wuttttt !!


Bressssss! !


"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan musuh sesat tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei dalam keadaan murka.


Wuttttt !!


Plakkkk !!


Dessssssss !!


Wuttttt !!


Bressssss !!


Orang itu hancur oleh ilmu mukjizat Delapan Iblis dan Ilmu Ular Ling dari Chen Si Lei.


"Berhenti! ! ",hardik seorang wanita cantik menawan Putri Li Shao Ning tanpa di ketahui oleh Chen Si Lei.


"Hei !!Jangan curang kau!!",hardik Chen Si Lei marah.


"Aku akan bebaskan dia bila kau serahkan lambang ayam kepada ku!!",


"Oh begitu ?", tanya Chen Si Lei berkilat marah.


"Iya ..Aghhhhh !!", teriak wanita itu tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei secara cepat dalam bertindak.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan membabat habis musuh yang ingin menangkap Putri Li Shao Ning.


Werrrrrrr !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak Putri Li Shao Ning terlempar ke dalam lubang sumur .


"Aghhh!!",teriak Chen Si Lei kaget sekali .


Wushhh !!


Bressssss !!


Chen Si Lei mengamuk ganas kepada seorang wanita sakti yang sudah berani menyerang Putri Li Shao Ning hingga terjatuh ke dalam sumur.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei memenggal kepala wanita itu dengan cepat dan ganas.


Lalu, Chen Si Lei meluncur cepat ke dasar sumur untuk menolong Putri Li Shao Ning.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Gerakan cepat Chen Si Lei jauh lebih cepat turun ke dasar sumur daripada gadis itu, dan Chen Si Lei berhasil menangkap tubuh gadis itu sebelum terbentur lantai batu sumur.


Bruak!!


"Aghhhhhh kurang ajar mereka menutup lubang sumur !!", hardik Chen Si Lei pada sejumlah orang di atas sumur itu.


"Ah gadis ini menderita keracunan yang sangat hebat",kata Chen Si Lei cepat beri pertolongan kepada gadis itu.


Putri Li Shao Ning di baringkan di lantai batu sumur, lalu Chen Si Lei mengobati racun ganas dari tubuh gadis itu dengan ilmu cahaya kasih dari ilmu mukjizat asli milik Chen Si Lei dari pulau persik.


Wushhh !!


Cahaya keemasan keluar dari kedua telapak tangan Chen Si Lei menyinari wajah dan seluruh tubuh gadis itu.


"Akh",keluh gadis itu tersadar kembali dari pingsan.


"Jangan bergerak dulu meskipun racun di dalam tubuh mu sudah hilang tapi luka bakar pada lengan mu harus di obati juga ", kata Chen Si Lei lembut.


"Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu!!",hardik gadis itu merangkak jauhi Chen Si Lei.

__ADS_1


"Hei...baiklah aku tidak akan sentuh kamu. Ini obati luka bakar lengan mu sendiri saja ", kata Chen Si Lei sopan melemparkan botol obat bubuk halus untuk gadis itu.


"Huh aku juga tidak pernah mau menerima barang kotor mu ", kata gadis itu tidak menerima botol obat salep luka bakar dari Chen Si Lei.


"Akhh seterah ",kata Chen Si Lei kesal juga di curigai sebagai kaum sesat oleh Li Shao Ning ini.


Chen Si Lei jauh lebih fokus mencari cara untuk keluar dari sumur itu, karena dia mencium aroma anyir dan lengket dari cairan yang keluar dari sumur itu dan dia terkejut melihat banyaknya jumlah hewan melata di dinding sumur sehingga Putri Li Shao Ning melompat ketakutan.


"Ahh aku tidak mau mati di sini ",kata gadis itu melompat -lompat di tempat.


"Sini mendekatlah kepada ku,aku akan menjaga mu",kata Chen Si Lei halus.


"Tidak mau. .Akh ",


Chen Si Lei menyambar gadis itu untuk di jaga oleh nya dari serangan binatang semacam ulat bulu yang mengandung racun ganas, tapi tidak ada yang berani sentuh Chen Si Lei.


"Ah aku terjaga oleh cahaya ku ",kata Chen Si Lei merasa tenang.


Wuttttt! !


Bressssss !!


Bruakkk !!


Chen Si Lei mengerahkan tenaga sakti ke arah atas sumur dan terbukalah pintu untuk keluar dari sumur.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Tetapi begitu mereka berdua berada di luar sumur ada sebuah jaring menangkap mereka berdua.


"Bawa mereka ke dalam markas besar kita ", kata salah seorang dari anggota Sekte Matahari Darah.


"Siap Suheng",sahut para anggota lainnya.


Mereka berdua di masukkan ke dalam peti mati untuk di seret ke arah luar kota Xinjiang menuju ke arah lain dan mereka berdua tidak tahu akan di bawa ke mana mereka oleh kaum sesat itu.


"Jangan khawatir aku akan melindungi mu",kata Chen Si Lei halus.


"Emm jangan mencari keuntungan ya ?!",tukas gadis itu masih galak.


"Emm baiklah ", kata Chen Si Lei.


Sebuah tempat yang mirip dengan kuburan massal yang luas dan mereka berdua akan di kubur hidup -hidup di dalam tanah oleh sekelompok orang itu, dan gadis itu memucat ketakutan.


"Ahhh mereka mau mengubur kita hidup -hidup",kata gadis itu sudah menangis.


"Aku tidak akan membiarkan mereka semua mengubur kita hidup -hidup",Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk memukul jaring.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Bruakkk !!


Brussshhhhh !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh Sekte Matahari Darah terjeblos ke dalam tanah dan mereka mati.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei sudah mengubur mereka semua di dalam tanah kuburan massal dan dia sudah mengajak gadis baru kabur dari tempat itu.


Singggggg !!


Sinar menyilaukan menerjang mereka berdua dan sebuah pukulan maut terarah kepada mereka juga.


Wuttttt! !


Bressssss !!


Chen Si Lei cepat gunakan ilmu mukjizat piramida sakti untuk menghalau sinar dan pukulan maut dari musuh sakti memakai sorban.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan pedang sakti mukjizat mengadu sejumlah senjata tajam milik sejumlah musuh yang semuanya adalah orang Kerajaan India Kuno.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


" Aghhhhhh ! ! ",teriak salah seorang dari anggota musuh terlempar oleh Chen Si Lei gunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


"Akhh lepaskan aku!!",teriak Putri Li Shao Ning dari arah lain.


Chen Si Lei menyambar cepat untuk melindungi putri itu dari perbuatan maksiat dari semua musuh yang ganas itu.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk ! !


Crakkkkkk !!!


Chen Si Lei membabat habis mereka semua sampai tidak tersisa sampai hancur berantakan.


"Ayo ikuti aku ", kata Chen Si Lei meraih jemari Putri Li Shao Ning yang akhirnya mau juga di tolong oleh Chen Si Lei.


"Iya ", kata gadis itu menerima jemari tangan kuat Chen Si Lei membawanya pergi dari tempat itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Setibanya Chen Si Lei dan Putri Li Shao Ning di sebuah pemukiman baru untuk keluarga Raja Uighur, mereka melihat bahwa semua orang sudah menunggu di sana dengan segala macam perasaan yang di keluarkan oleh hati mereka semua untuk Chen Si Lei.


"Koko Lei Lei ", panggil para selir menangis cemas.


"Lei Lei ", panggil para keluarga Chen khawatir.


"Suhu ", panggil Ning Yi cepat menyambut Chen Si Lei dengan raut wajah cemas dan khawatir.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti. ..!!",panggil para pendekar kaum bersih Barat .


"Paduka ", panggil para pengikut setia nya.


"Di manakah tawanan kita berada ?", tanya Chen Si Lei melihat mereka semua.


"Di sana ", jawab para pengikutnya serentak.


Chen Si Lei menghampiri sejumlah orang dalang utama kerusuhan massal di kota Xinjiang dan mengayunkan pedang kepada mereka semua, lalu memenggal para kaum sesat dan pengkhianat dua suku itu.


"Mulai saat ini tidak ada lagi perang suku di wilayah Xinjiang dan kita semua ialah satu kesatuan dengan Tionggoan satu !!!!",perintah Chen Si Lei tegas .


"Hidup Pendekar Rajawali Emas Sakti !!", sorak sorai semua orang di wilayah itu.


Chen Si Lei menemui Raja Uighur dan Raja Hui lalu meminta stempel kuasa dan surat resmi untuk semuanya berdamai .

__ADS_1


Setelah itu, Chen Si Lei dan rombongan melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di wilayah yang lainnya.


"Daerah Pintu Naga ", kata Chen Si Lei membaca tulisan di atas gerbang masuk ke dalam Tionggoan.


__ADS_2