Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Menyelamatkan Kekaisaran Tang Agung.


__ADS_3

Rupanya setelah Chen Si Lei pergi keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung untuk menjalankan tugas sebagai seorang Pendekar Rajawali Emas Sakti telah terjadi sebuah perubahan besar dalam sistem pemerintahan dan kekuasaan di Kekaisaran Tang Agung.


Yakni Tang Wei Li atau Tang Nian Feng diam -diam mengambil kekuasaan dari Chen Si Lei sepenuhnya dan ia menjadi pemimpin utama untuk Kekaisaran Tang Agung dengan menggunakan Tang Si Hao sebagai Kaisar Tang Agung yang baru yang menjadi pimpinan di depannya saja padahal di belakangnya semua berada di dalam genggaman tangan Tang Wei Li secara licik sekali.


Tetapi semua Laskar yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung telah serentak menolaknya dan akhirnya mereka semua di anggap sebagai dalang utama pemberontakan terhadap Kekaisaran Tang Agung dan mereka semua ada yang sebagian telah di hukum mati oleh Kaisar Tang Agung yang baru yaitu Tang Si Hao.


" Dengar kalian semua barang siapa menolak untuk mengakui sebagai Kaisar Tang Agung yang baru, maka kalian semua harus di hukum mati secara masal di muka umum sebagai pemberontak -pemberontak hina terhadap Kekaisaran Tang Agung tercinta kita !!",Perintah Tang Si Hao yang kini sudah berusia dua puluh lima tahun dan sudah memiliki Permaisuri Utama Kekaisaran Tang Agung usai Tang Si Hao menghukum mati seluruh istri ayahnya sendiri tetapi hanya Melani yang berhasil kabur dari Istana Kekaisaran Tang Agung untuk menyelamatkan seluruh putra dan putri Kaisar Tang Agung yang sebenarnya dengan di pimpin oleh Pangeran Muda Tang Si Kong yang melakukan perlawanan terhadap kakak nya sendiri.


Maka Tang Si Hao menjadi sangat marah sekali kepada adiknya itu dan ia sudah menyatakan bahwa Tang Si Kong adalah seorang pengkhianat besar terhadap Kekaisaran Tang Agung serta dalang utama yang sudah membunuh Kaisar Tang Si Lei di dalam pulang dari hutan cemara ungu bersama Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Apa dia sudah berani bicara hal kosong untuk menipu rakyat ku ?!Dasar anak durhaka !!Aku harus menegakkan keadilan dan kebenaran untuk Tang Si Kong dan semua adik -adiknya bisa hidup nyaman secara adil. Aku harus menghukum mati Tang Si Hao untuk kesejahteraan masyarakat Kekaisaran Tang Agung ", Kata Chen Si Lei yang mendapatkan informasi tersebut dari burung rajawali emas sakti nya itu.


Dan setibanya di Istana Kekaisaran Tang Agung.


Chen Si Lei di hadang oleh sejumlah besar pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung yang menganggapnya sebagai seorang penipu ulung dan mencoba untuk melakukan tindakan kriminal terhadap Kekaisaran Tang Agung.


" Kalian semua minggirlah karena aku tidak akan pernah membunuh kalian yang menjadi orang -orang ku terdahulu di Kekaisaran Tang Agung ", Kata Chen Si Lei dengan nada tenang sekali sehingga semua para pasukan Kekaisaran Tang Agung tidak ada yang berani untuk menghalanginya lagi.


" Paduka selamat datang kembali ke Istana Kekaisaran Tang Agung ", Kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti yang tersisa yang sudah menunggunya di dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung di posisi tenang dan berpura - pura setia terhadap Kaisar Tang Agung palsu itu.


" Ya terimakasih atas kebaikan kalian semua kepada ku. Marilah kita bersama -sama menuju ke Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung dan menurunkan tahta Kaisar Tang Si Hao menjadi seorang pengkhianat terkejam di dalam sejarah kita ", Kata Chen Si Lei dengan nada Agung sekali berjalan dengan tenang di ikuti oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para sahabatnya yang masih hidup dan masih bertahan di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung untuk melindungi kebijakan dan kebesaran utama yang dimiliki oleh Kaisar Tang Si Lei mereka cintai.


" Hidup Kaisar Tang Si Lei. ..!! Hidup Kekaisaran Tang Agung sesungguhnya. ..!! Hidup Kaisar Tang Agung. ..!!",Sorak sorai para penduduk di Ibukota Kekaisaran Tang Agung yang bersujud hormat kepada Chen Si Lei yang berjalan bersama para pasukan khususnya yang setia terhadapnya.


Pintu gerbang menuju Istana Kekaisaran Tang Agung terbuka lebar untuk Chen Si Lei masuk dengan tenang sekali dan akhirnya ia bisa berhadapan dengan Tang Nian Feng atau Pangeran Muda Tang Wei Li atau lebih tepatnya Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang sudah menunggunya di pintu masuk menuju Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.


" Tang Si Lei kau tidak bisa sembarangan masuk ke dalam Istana Kekaisaran Tang Agung setelah semua kekuasaan mu sudah teralihkan kepada Tang Si Hao putra pertama mu sendiri ", Kata Tang Wei Li dengan sombong.


" Huh kata siapa Tang Si Hao adalah putra ku .Aku sama sekali tidak pernah ada rasa hubungan batin dengan anak jahat itu karena apa?Karena dia adalah putra haram mu dengan Selir laknat ku yang bernama Mutiara Dewi yang akhirnya sudah mati karena ulahnya sendiri terbunuh dalam perang beberapa tahun lalu yang pernah terjadi di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung ini ",Jawab Chen Si Lei dengan nada tenang sekali tetapi tatapan matanya sangat tajam sekali pada Tang Wei Li yang bergidik ngeri melihat tatapan mata tajam sekali dari Chen Si Lei pada saat ini.

__ADS_1


" Dasar kau mantan Kaisar Tang Agung jahanam berani sekali tidak mengakui putra mu sendiri untuk kepentingan mu sendiri yang ingin kembali menjadi Kaisar Tang Agung ..!!",Hardik Tang Wei Li berang.


" Yang tidak mau mengakui kebenarannya adalah dirimu sendiri yang tidak mau mengakui bahwa Tang Si Hao darah daging mu sendiri karena dia berasal dari hubungan gelap mu yang memalukan itu..Ah sungguh kasihan sekali aku kepada Tang Si Hao dan Tang Hao Liang yang juga berasal dari hubungan terlarang mu dengan seorang pelayan yang kau perkosa secara paksa bukan karena cinta yang pernah kau katakan kepada ku untuk kau bisa memanfaatkan ku dengan berpura - pura sebagai seorang kakak yang malang padahal kau adalah seorang kakak yang sangat busuk hatinya dan sekarang kau tak perlu banyak bicara lagi karena aku akan membunuh mu sekarang juga ", Kata Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti yang terbang melayang ke arah leher Tang Wei Li yang sudah berusaha keras untuk melarikan diri dari pedang mukjizat sembilan naga emas sakti milik Chen Si Lei.


Wushhh !!


Tetapi pedang mukjizat sembilan naga emas sakti lebih cepat dari larinya Tang Wei Li yang akhirnya terpotong hancur oleh pedang mukjizat sembilan naga emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Ayahhhhhh....!!",Teriak Tang Si Hao berlari ke arah jasad hancur Tang Wei Li dari dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.


Tetapi sebuah pedang mukjizat lainnya sudah memenggal kepala Tang Si Hao yang langsung roboh berlumuran darah yang keluar dari lehernya yang sudah kehilangan kepalanya.


Crakkkkkk !!


" Ya Paduka hamba yang telah membunuhnya untuk Anda dan juga untuk nama kebesaran Kekaisaran Tang Agung yang sejati ", Jawab Tang Hao Liang tegas.


" Bagus sekali kau benar-benar seorang anggota Kekaisaran Tang Agung sejati pula yang sudah berani menegakkan hukum yang berlaku di Kekaisaran Tang Agung kita ", Kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Tang Hao Liang.


Kemudian Chen Si Lei di Balairung utama Kekaisaran Tang Agung.


"Baiklah sekarang aku perintahkan kepada kalian semua untuk bawa pulang semua anggota keluarga ku dan juga anggota keluarga kalian yang telah lama terpisah dari kita semua untuk kita semua bisa berkumpul kembali di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung kita cintai ini ", Perintah Chen Si Lei untuk semua orangnya bisa berkumpul bersamanya lagi di Istana Kekaisaran Tang Agung.


" Siap Paduka kami laksanakan! ! ",Sahut para pasukannya serentak di sekitarnya di dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian Chen Si Lei berkumpul bersama keluarganya lagi.


" Melani aku ucapkan terima kasih atas kebaikan mu kepada ku karena kau sudah memberikan pertolongan terhadap mereka para putra dan putri ku serta para menantu wanita dan pria ku juga cucu -cucu laki-laki dan perempuan ku ", Kata Chen Si Lei tersenyum berterimakasih kepada Melani yang kini berusia lima puluh dua tahun.


" Sama-sama Koko Lei Lei ,aku hanya melakukan tugas ku sebagai istri mu dan ibu mereka ,itu saja ", Jawab Melani tampak rapuh sekali.


" Melani apakah kamu sedang sakit keras ?", Tanya Chen Si Lei sigap menolong Melani yang nyaris jatuh dari kursi nya.


" Iya Ama ,ErNiang telah mengalami sakit jantung parah akibat panah yang pernah menusuk langsung ke dalam jantungnya oleh pengkhianat Tang Wei Li beberapa tahun lalu ", Jawab Putri Tang Xin Yuan putri pertama Tang Si Lei.


" Ah apakah ErNiang mu tidak pernah berobat ke tabib Istana Kekaisaran Tang Agung ?",Tanya Chen Si Lei yang sudah membaringkan Melani di atas tempat tidur dalam kamarnya sendiri.


" Sudah tapi ya tidak bisa bertahan hidup lebih lama lagi, tapi ErNiang sangat hebat sekali karena beliau sudah bertekad untuk melihat Ama sebelum Beliau menghembuskan napas terakhirnya ", Jawab Putri Tang Xin Yu putri kedua Tang Si Lei. .


"Iya, putri -putri ku sayang ", Jawab Chen Si Lei memeluk para putrinya dengan kasih sayang yang sangat besar sekali.


Usai memakamkan Melani secara layak untuk mengenang jasa besar terhadap Kekaisaran Tang Agung, Chen Si Lei meresmikan Tang Si Kong sebagai Kaisar Tang Agung yang baru sesuai kebijakan nya sebagai Ayah kandung dari Tang Si Kong.


" Mulai hari ini Pangeran Kedua Tang Si Kong sebagai Kaisar Tang Si Kong dan istrinya yang bernama Putri Wu Yin Cheng sebagai Permaisuri Utama Kekaisaran Tang Agung dan Wen Li Sa sebagai Ibu Suri Kekaisaran Tang Agung yang baru ", perintah Chen Si Lei terakhir kali untuk menyerahkan kekuasaannya kepada Tang Si Kong secara sah di hadapan seluruh rakyatnya yang berada di dalam Ibukota Kekaisaran Tang Agung dan tersebar luas ke seluruh pelosok Tionggoan.


Pada malam harinya Chen Si Lei pamit kepada para putra dan putrinya untuk ia bisa pergi meninggalkan Istana Kekaisaran Tang Agung untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing yang katanya mau menyelamatkan Kekaisaran Tang Agung dari Tang Wei Li bersama Li Shao Ning dan Mei Hua Xing tapi nyatanya adalah. ..


" Lapor Paduka hamba sudah mendapatkan informasi tentang Permaisuri Sin Yue Qing yang tertawan oleh pihak musuh yang bernama Hong Ning saat beliau ingin menyelamatkan kami di Istana Kekaisaran Tang Agung dan ini surat dari Hong Ning untuk anda ", lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memperlihatkan surat dari Hong Ning untuk Chen Si Lei.


" Koko Lei Lei jika kau ada keberanian untuk menghadapi ku ,maka kau datanglah ke puncak gunung es langit untuk kau bisa menyelamatkan nyawa Sin Yue Qing kesayangan mu itu, tertanda Hong Ning mantan Permaisuri Li Shao Ning mu ", Tulis di dalam surat dari Li Shao Ning atau Hong Ning itu kepada Chen Si Lei yang segera meremas dan menghancurkan surat tersebut dengan satu kali remas saja.


" Wu Sin Hao mulai dari hari ini kau adalah penasehat hukum untuk Kaisar Tang Si Kong putra ku dan bantulah dia untuk memimpin Kekaisaran Tang Agung sesuai hati nurani rakyat kita ", Pesan Chen Si Lei terakhir untuk Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sebelum ia pergi dari Istana Kekaisaran Tang Agung untuk selama nya.


Brrrrrrrrrrrrr !!

__ADS_1


" Siap Paduka hamba laksanakan ", Jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sujud hormat kepada Chen Si Lei yang sudah lenyap dari pandangan sepasang mata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.


__ADS_2