Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Pertempuran Di Desa Panda Mata Api.


__ADS_3

"Serang mereka semua !!", teriak Chen Si Lei kepada para pengikut nya yang sigap serta bertarung sengit melawan pasukan musuh.


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Semua para pengikut setia Chen Si Lei bertarung melawan pasukan musuh dari Sekte Sesat Kelabang Racun dan sejumlah Sekte Matahari Darah yang bersatu bersama untuk menghadapi pasukan kaum bersih Barat satu dan pasukan Chen Si Lei.


Wushhh !!


Bressssss !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah orang musuh terbunuh cepat oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk ! !


Crakkkkkk !!


Ling Long berkelebat cepat membabat habis kepala musuh secara luar biasa di bantu oleh Erl Hong dan Xiao Yan Li.


Wushhh !!


Bressssss !!


Kakek Raja Iblis Barat menggunakan ilmu mukjizat hebat untuk menghadapi dua orang musuh yang hancur dalam sekejap.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala musuh sekali tebas putuslah dua orang musuh sakti yang ingin membunuh semua orang penduduk dusun itu.


Werrrrrrr !!


Bressssss !!


Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei sehingga para musuh hancur dalam serangan ini.


Wushhh !!


Bressssss !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti hancur tidak tersisa.


Blarrrrrrrrr !!


"Awas !!", teriak Chen Si Lei kepada para pengikut nya serta para penduduk desa panda mata api.


"Aghhhhh !!",teriak para penduduk desa panda mata api tewas dalam serangan maut dari Sekte Matahari Darah.


"Aghhhhhh !!", teriak separuh dari pengikut setia Chen Si Lei juga tewas.


"Kurang ajar !!", hardik Chen Si Lei marah sekali.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Kakek Raja Iblis Barat bersama Tse Tu dan Pu Tui serta Ning Yi serta Si Tua Luo dan Nenek Xu menyambar cepat hantam sekelompok orang musuh sakti yang hancur oleh serangan maut mereka.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Sejumlah orang berpakaian serba coklat muda tewas dalam serangan maut dari lima orang aneh dari lembah penjahat barat dan Si Tangan Sakti.


Wushhh !!

__ADS_1


Bressssss !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik menghantam hancur tulang Ketua Sekte Matahari Darah yang sudah membunuh kepala suku .


"Ayahhhhh!!Ibuuuuuu!!",jerit tangis Fei Yang kehilangan seluruh keluarga dan para sahabatnya serta suku nya.


"Fei Yang",panggil Chen Si Lei cepat menyelamatkan gadis itu dari serangan maut musuh lain.


"Paduka kita harus segera pergi dari sini ",kata Raja Iblis Barat menggunakan ilmu pukulan hawa sakti untuk menghalau para musuh yang ingin membunuh Chen Si Lei.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat Raja Iblis Barat.


Wuttttt !!


Blaarrrr !!


Sinar ilmu mukjizat racun merah dari Chen Si Lei membunuh ribuan orang musuh sakti yang mengejar mereka semua.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei dan para pengikutnya yang tersisa berhasil keluar dari desa tersebut dan mereka semua tak sengaja memasuki daerah keramat di lembah gunung itu.


Lembah Gunung Mata Dewa Langit.


Chen Si Lei melepaskan tangan Fei Yang dan melihat semua orang pengikut setia yang masih hidup dan terkejut sendiri karena jumlah orang nya sudah berkurang banyak dan dua orang murid Sekte Kun Lun Pai berhasil bisa lari bersama mereka ke tempat aman.


"Dimana Ting Yin ?",tanya Pu Tui bingung sendiri.


"Apa maksud mu?Bukankah Ting Yin sedang berada di markas cabang sekte Iblis Kelabang Racun ?", tanya Tse Tu panik.


"Tidak. Aku tadi lihat dia berada di antara musuh kita dan dia yang telah bunuh banyak kawan-kawan kita termasuk kepala suku",jawab Pu Tui kecewa.


"Dia pengkhianat ", kata Ling Long meringis kesakitan pada lengannya yang luka.


"Ling Long kau terluka ", kata Chen Si Lei melihat lengan gadis itu berdarah.


"Aku akan obati dia",kata Pu Tui cepat menolong gadis itu.


"Bagaimana dengan kalian berdua ?", tanya Chen Si Lei kepada Erl Hong dan Xiao Yan Li.


"Kami berdua hanya mengalami luka ringan pada pundak dan siku lengan kanan kami ", jawab kedua orang gadis itu.


"Hamba akan obati kedua Nyonya Muda ", kata Nenek Xu yang sudah cepat beri pertolongan kepada dua orang gadis sakti itu.


"Jangan panggil kami dengan sebutan Nyonya Muda ,karena kami berdua bukan selir Paduka melainkan hanya seorang dayang saja ", kata kedua orang gadis itu malu.


"Ah tak lama lagi juga kalian berdua dan Nona Fei Yang akan menjadi Selir baru Paduka. Jadi jangan merasa sungkan kepada ku",kata Nenek Xu tersenyum pada kedua orang gadis jelita itu.


Chen Si Lei memperhatikan lokasi yang mereka masuki ini dengan cermat dan dia terperanjat kaget sekali melihat kawah api yang menyala di dekat mereka dan dia segera tahu bahwa mereka berada di lembah gunung Mata Dewa Langit yang ada lubang api abadi.


"Pintu masuk ke dalam markas besar Sekte Lidah Api berada di bawah sana yang ada jembatan tali di tengah jurang api neraka",kata Raja Iblis Barat menunjuk ke arah jembatan di dasar jurang itu.


"Sungguh berbahaya sekali bila kita salah langkah maka kita bisa mati ke jurang api neraka",kata Ning Yi ikut melihat jurang itu dan bergidik ngeri.


"Dimana ?", tanya Chen Si Lei menoleh ke pemuda murid Sekte Kun Lun Pai.


"Di dua sisi daun bambu ujung merah",jawab Wu Min gadis murid Sekte Kun Lun Pai .


"Ah kita tunggu sampai kondisi kita semua stabil dan sehat barulah kita bisa ke pintu masuk ke dalam markas besar Sekte Lidah Api",kata Chen Si Lei yang masih berpikir untuk membuat strategi baru.


Dua hari kemudian, Chen Si Lei memeriksa seluruh keadaan sekitar lokasi tempat yang tidak sengaja dia dan kawan-kawan nya masuk ke dalam wilayah utama di gunung Mata Dewa Langit, dan tempat itu adalah markas besar Sekte Lidah Api, dan setelah semua orang nya sudah sehat kembali.


"Kita berpencar di bagi dua kelompok untuk menyerang markas besar Sekte Lidah Api yang berada di bawah kita ini ", kata Chen Si Lei mengatur strategi.


"Kami hamba dan Ning Yi akan masuk dari pintu bambu ujung merah",kata Raja Iblis Barat yang di setujui oleh Ning Yi.


"Hamba ber lima dan Tse Tu serta Kasim Chang Sin melalui pintu gerbang yang ada lambang lidah dan api",kata lima orang aneh dari lembah penjahat barat.


"Hamba Xu akan bertugas untuk menjaga para selir Anda di goa ini",kata Nenek Xu mengedipkan sebelah mata kepada Chen Si Lei yang tertawa halus.


"Baiklah terima kasih Popo ", kata Chen Si Lei hormat kepada Nenek tua itu.


"Aku dan Si Tangan Sakti akan melalui jalur bawah ini ", kata Chen Si Lei sambil melirik Si Tangan Sakti yang terbelalak kaget dengan tugas nya itu.


"Kami berdua akan menunggu Anda di tepi jurang api ", kata Wu Qu dan Wu Min .


"Ya sudah, Ayo",kata Chen Si Lei berkelebat cepat membawa Si Tangan Sakti ke jembatan jurang api.


Jembatan jurang api yang di lalui oleh Chen Si Lei dan Si Tangan Sakti sungguh mengerikan bila salah langkah, maka mereka berdua akan terjatuh ke dalam api neraka di bawah jembatan mereka lewati, tetapi Chen Si Lei tenang sekali berjalan di atas jembatan tersebut.


Setelah lima belas menit berjalan di atas jembatan jurang api ,mereka berdua pun tiba di tepi jalan lain yang tertutup batu besar yang bergambar lidah dan api yang berada di depan mata mereka berdua, dan Chen Si Lei menekan tombol lidah dan api.


Wuttttt !!


Brakkkk !!


Batu besar bergerak ke samping dan membuat celah kecil untuk mereka berdua masuk ke dalam sebuah ruangan.


Brakk!!


Batu besar tertutup seperti semula di belakang mereka berdua, dan Chen Si Lei pun melangkah ke depan pintu lain.


Brussshhhhh !!


"Wahhhhhhh !!", teriak Si Tangan Sakti yang di tutup mulutnya oleh Chen Si Lei.


Mereka berdua turun ke bawah melalui lantai depan pintu dan di bawah terlihat remang -remang.


Cahaya binatang kunang -kunang menerangi langit di bawah sehingga mereka bisa melangkah dengan tenang dan nyaman ,lalu di sana ada seorang gadis suku pedalaman kota Sichuan sedang termenung seorang diri dan terlihat sedih sekali sehingga tidak menyadari bahwa ada dua orang pria yang mendekatinya.


"Ahhhhh siapa kalian berdua ?", tanya gadis itu tersadar dari lamunan nya.


"Kami berdua orang atas gunung yang tidak sengaja memasuki tempat ini",jawab Chen Si Lei sopan.


"Oh kalau begitu kalian berdua harus cepat pergi dari sini, jika tidak bila ketahuan oleh Ketua Suku kami .Kalian berdua akan di panggang di bara api sungai kami seperti yang mereka lakukan terhadap sepupu ku dan kekasihnya",kata gadis itu bicara polos sekali.

__ADS_1


"Baiklah kami berdua akan pergi dari sini, terima kasih atas petunjuk mu Nona".


Chen Si Lei dan Si Tangan Sakti sudah berkelebat cepat pergi dari tempat kunang -kunang milik rahasia gadis putri Ketua Sekte Matahari Darah yang juga Ketua Suku pedalaman di gunung Mata Dewa Langit yang terpengaruh untuk dapatkan wilayahnya dari pihak Pangeran Phing Zi yang mempunyai lahan di sekitar lokasi itu.


Tapi belum lama mereka berdua pergi ke arah lain, di tempat itu juga ada hewan buas yang sudah menunggu mereka berdua, dan hewan buas itu adalah harimau ganas berwarna putih belang yang memandang mereka berdua dengan sorotan mata ganas dan kejam.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Pu Pu jangan serang orang sembarangan",kata gadis yang mereka temui tadi.


"Er Lin ternyata kau berada di kolam kunang-kunang ",kata seorang pria muda di depan jalan di dekat harimau.


"Hu ge kau masih saja mengganggu ku dengan membawa Pu Pu kepada ku",kata gadis cantik jelita bernama Er Lin.


"Aku tunangan mu ,kenapa kau bilang aku selalu mengganggu mu?!",kata Hu Ge pria itu .


"Aku tidak mau bertunangan dengan mu karena kau orang dalam Pangeran jahat yang gunakan kekuasaan menekan ayah ku",kata Er Lin marah.


"Semua itu demi masa depan suku kita bisa aman dari bencana",bantah Hu Ge.


Chen Si Lei dan Si Tangan Sakti melewati mereka berdua dengan cepat ,tapi Chen Si Lei mempunyai pemikiran lain, maka Chen Si Lei kembali lagi ke gadis itu dan ia ingin gunakan gadis itu untuk mendapatkan informasi tentang Sekte Lidah Api itu dan gadis itu ingin mendapatkan kebebasan dari pria tunangan nya yang khianati suku nya.


"Nona Er Lin ",kata Chen Si Lei halus memanggil gadis itu.


"...",gadis itu merangkul Chen Si Lei dan menciumnya.


"Er Lin ...Kau...!!",teriak pria itu marah.


Chen Si Lei terbelalak kaget karena tidak menyangka bahwa dia akan dapatkan satu ciuman hangat dari gadis asing itu,begitu juga Si Tangan Sakti cepat buang muka karena untuk menjaga kesopanan dan hak khusus dari Junjungan nya itu, maka ia lebih fokus untuk menyerang pria ganas di depan nya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Si Tangan Sakti sudah membabat habis kepala pria itu dengan sekali tebas dan harimau putih menyerang Si Tangan Sakti.


Wuttttt !!


"Pu Pu berhenti ", kata Er Lin yang seketika membuat harimau putih patuh kepada gadis itu.


"Kau sudah mendapatkan ciuman pertama ku ",kata Er Lin menoleh ke Chen Si Lei yang menggangguk diam.


"Apakah kau mau membantu ku untuk mendapatkan sertifikat tanah wilayah ku dari Tuan Yu yang menjadi pejabat di daerah ini ?",pinta Er Lin menatap Chen Si Lei.


"Aku bisa, tapi aku juga minta untuk bisa bertemu dengan Ketua Sekte Lidah Api", kata Chen Si Lei minta ganti atas permintaan gadis itu.


"Dengan senang hati sekali ", kata gadis itu meraih tangan Chen Si Lei.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Malam ini di rumah salah satu pejabat daerah gunung Mata Dewa Langit telah di datangi oleh Chen Si Lei secara langsung masuk ke dalam kamar pejabat itu dan mengambil sertifikat secara langsung dan membunuh pejabat itu yang sudah di kirim ke lembaga peradilan setempat atas tindakan kriminal terhadap orang di suku pedalaman gunung itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Wah kau hebat sekali ", puji Er Lin kagum dan senang sekali mendapatkan surat tanahnya secara resmi.


"Sekarang aku minta kau tepati janji mu",kata Chen Si Lei tegas.


"Iya tentu saja ", jawab gadis itu berkelebat cepat mengajak Chen Si Lei ke tempat ayahnya berada.


Tetapi. ....


"Ayahhhhh !!", teriak gadis itu terkejut melihat markas besar Sekte Lidah Api telah hancur.


"Nona. ...!!",teriak salah seorang dari anggota Sekte Sesat Lidah Api yang selamat .


"Bi Yun ..Apakah yang telah terjadi di markas besar kita ?", tanya Erl Lin pada Bi Yun.


"Ketua dan semua anggota kita telah di basmi oleh mereka semua",jawab Bi Yun menunjuk ke arah kelompok Chen Si Lei yang sudah berada di sana .


"Ahhh siapakah kalian ?", tanya gadis itu marah.


"Mereka semua adalah pengikut setia ku",jawab Chen Si Lei menatap tajam gadis itu.


"Kau siapakah ??", tanya gadis itu pucat.


"Aku Pendekar Rajawali Emas Sakti ", jawab Chen Si Lei tersenyum menang.


"Kau...???!!",jerit gadis itu berguling roboh pingsan oleh Chen Si Lei.


"Hancurkan semua !!", perintah Chen Si Lei kepada para pengikut setia nya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei memenggal kepala Bi Yun sebelum membawa pergi Er Lin ke tempat sebagian orang nya berada.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Hormat pada Paduka !!", teriak para pengikut nya bersujud hormat kepada Chen Si Lei setibanya Chen Si Lei di goa lembah gunung Mata Dewa Langit.


Kresssekkk !!


Sejumlah panda mata api berdatangan ke arah Chen Si Lei dan bersujud hormat kepada Chen Si Lei seakan mengucapkan terima kasih atas bantuan Chen Si Lei yang sudah memusnahkan orang -orang yang telah menghancurkan hutan dan sebagian besar habitat mereka beserta manusia yang berada di gunung itu.


"Ahh lepaskan aku !!", teriak gadis itu di gantung di jembatan jurang api neraka.


"Apakah kau mau bertobat kepada ku dan hidup di jalan yang lurus dan benar di sisiku selamanya ?!!", hardik Chen Si Lei menggoyangkan jembatan seenaknya.


"Aghhhhhh !!Iya ya aku tobat !!!Huhuhuhu !!", teriak gadis itu ketakutan.


Crashhh !!


Chen Si Lei menyambar tangan gadis itu bersamaan dengan jembatan itu roboh dan hancur oleh api.


"Sekarang kita ke Sekte Iblis Kelabang Racun dan ambil pedang pusaka merah di tangan pengkhianat Ting Yin ", kata Chen Si Lei tegas kepada para pengikut setia nya.


"Siap Paduka !!", teriak para pengikut nya serentak.

__ADS_1


Brrrrrrrrrrrrr !!


__ADS_2