
Begitu pintu masuk telah terbuka lebar mereka semua serentak berkelebat cepat untuk tiba di hadapan para pasukan Siluman penguasa gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri yang sudah berkelebat cepat pula untuk menghadapi mereka.
Wushhh !!
Trangggggg !!
"Aihh kalian semua bersiaplah untuk hancur oleh kami ",kata Chen Si Lei yang sudah menggerakkan kipas saktinya gunakan ilmu mukjizat piramida sakti menghantam hancur Roh ulat es yang melata di dataran tinggi gunung es hitam.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
" Para Dewa sombong yang patut mati di tangan kita. ..!!!Ayo hancurkan para Dewa itu. ..!!",teriak para pasukan Siluman penguasa gunung es hitam yang sudah lebih dahulu maju dan menyerang mereka dengan kekuatan dahsyat.
Wushhh !!
Blaarrrr !!
Sejumlah besar es hitam menyerang mereka dengan sangat cepat sekali dan meluncur bagai sejumlah senjata rahasia dan sejumlah besar hewan belatung hitam telah ber ramai -ramai untuk menghadapi mereka.
" Huh para Siluman tidak tahu malu yang hanya bisa mengandalkan jumlah besar pasukan untuk menghadapi kami!!..Aku Sin Yue Qing seorang diri pun bisa untuk menghabisi kalian semua. .!!",teriak Sin Yue Qing menantang langsung para Raja dan Ratu Siluman penguasa gunung es hitam.
" Ahhh ???Dewi Rembulan sudah bergabung dengan mereka ??", tanya para Raja dan Ratu Siluman penguasa gunung es hitam terkejut sekali melihat kehadiran Sin Yue Qing bersama para pasukan Dewa Dan Dewi Langit dan Bumi yang ingin membunuh mereka semua.
" Iya aku Dewi Rembulan telah hadir di dunia Iblis kalian dan aku akan hancurkan kalian semua sampai tak tersisa lagi ", jawab Sin Yue Qing menggerakkan kedua jarinya membuat sinar cahaya terang benderang yang kemudian di hempaskan ke arah para Siluman penguasa gunung es hitam dengan ganas sekali sehingga para pasukan Siluman penguasa gunung es hitam meledak hancur.
Wushhh !!
Blashh !!
Syuutttttttt !
Blaarrrr !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Siluman penguasa gunung es hitam hancur oleh serangan maut dari Sin Yue Qing.
Para Raja dan Ratu Siluman penguasa gunung es hitam melengking marah dan menyerang bersamaan untuk menghadapi Sin Yue Qing yang dengan tenang sekali.
" Aku Dewi Rembulan dengan kekuatan rembulan ku akan menghukum kalian semua !!", teriak Sin Yue Qing menggerakkan lima jari tangan kanannya membuat cahaya bulan kecil yang ia hempaskan secara cepat dan ganas sekali sehingga para Raja dan Ratu Siluman penguasa gunung es hitam segera menggunakan ilmu es hitam untuk menghadapi serangan maut dari Sin Yue Qing.
Wushhh !!
__ADS_1
Tetapi Sin Yue Qing sangat kuat sekali kekuatannya dan ia menghancurkan para Raja dan Ratu Siluman penguasa gunung es hitam dengan kekuatan rembulan kecilnya.
Wushhh !!
Blashh !!
Blaarrrr !!
" Wahhhhhh sayang ,kau sungguh hebat sekali ", puji Chen Si Lei kagum dengan kehebatan ilmu mukjizat istrinya itu.
" Ah terima kasih, Koko Lei Lei. Aku biasa saja karena aku tidak sehebat dirimu ",jawab Sin Yue Qing dengan tatapan mata manjanya dan ia merangkul lengan Chen Si Lei yang tersenyum lembut sekali kepada Sin Yue Qing.
" Eits nanti dulu kalian bermesraan nya. Kita habisi dahulu para pasukan Siluman penguasa gunung menangis darah di sana itu ", kata Sun Huai tersenyum nakal untuk memberitahu Chen Si Lei dan Sin Yue Qing tentang situasi mereka saat ini.
" Ah ya kau tenang saja karena kami tahu waktu dan tempat yang tepat untuk kami bisa mencurahkan kasih sayang kami satu sama lain ", jawab Chen Si Lei tersenyum menanggapi keluhan nakal Sun Huai.
"Ih Sun Huai makanya kau menikah sana agar tidak merasa terganggu dengan kemesraan kami ",kata Sin Yue Qing lincah sekali membalas ucapan jahil dan tidak sabar Sun Huai.
" Tapi Sun Huai benar, ayo kita lanjutkan dan habisi mereka ", kata Lao Gu merasa iri hati dan cemburu melihat Chen Si Lei dan Sin Yue Qing begitu mesra.
" Ah ya ,baiklah. Ayo lanjut. ..",kata Chen Si Lei meraih jemari Sin Yue Qing dan berkelebat cepat bersama menuju ke arah para pasukan Siluman penguasa gunung menangis darah.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Wushhh !!
Brussshhhhh !!
Blashh !!
" Dewi Rembulan kau sungguh kurang ajar sekali. .Lihatlah serangan pembalasan ku untuk mu...!!",hardik para pasukan Siluman penguasa gunung menangis darah yang sudah berkelebat cepat untuk membunuh Sin Yue Qing dengan kekuatan darah yang berasal dari tangisan gunung di belakang mereka.
Wushhh !!
"Huh aku sama sekali tidak pernah gentar dan takut menghadapi tantangan darah kalian semua !! Lihat ini aku Dewi Rembulan dengan kekuatan rembulan akan menghukum kalian semua. .!! Cahaya Rembulan menembus sukma...!!", teriak Sin Yue Qing menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat cahaya terang benderang yang ia hempaskan ke arah para Siluman penguasa gunung menangis darah.
Wushhh !!!
Brussshhhhh !!
Blashh !!
Blaarrrr !!
__ADS_1
" Aghhhhhh !!", teriak gunung menangis darah menjerit kesakitan karena kekuatan cahaya Sin Yue Qing telah menembus seluruh jiwa gunung itu dan akhirnya ia hancur.
Duar!!
" Yue Qing silakan kau maju dan hancurkan para pasukan Siluman penguasa gunung berduri yang sudah menunggu mu ",kata Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada Sin Yue Qing dan ia berjalan dengan tenang di belakang Sin Yue Qing bersama para sahabatnya.
" Iya terimakasih atas persetujuan mu untuk aku habisi para musuh kita di wilayah gunung berduri ", jawab Sin Yue Qing dengan nada manja sekali kepada Chen Si Lei.
Chen Si Lei tersenyum lembut seraya memandangi Sin Yue Qing yang berkelebat cepat bagai sinar bintang yang bergerak sangat cepat sekali sehingga gadis itu tiba di lokasi itu seorang diri saja.
"Dewi Rembulan aku dan para sahabat ku sudah siap untuk menghadapi mu ", kata para pasukan Siluman penguasa gunung berduri yang sudah berkelebat cepat dan mengerahkan kekuatan yang mengandung duri -duri sangat tajam ke arah Sin Yue Qing.
Wushhh !!
Sin Yue Qing dengan tenang menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik cahaya rembulan menghantam hancur para pasukan Siluman penguasa gunung berduri.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
Lalu keluarlah tiga Raja Iblis penguasa gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri serta munculnya sejumlah gunung -gunung yang jumlahnya sangat banyak sekali di sertai duri -duri serta banjir darah hitam serta es yang mencair dan meluas ke seluruh wilayah gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri.
" Dewi Rembulan kau pikir bisa dengan mudah untuk membunuh kami ..Ah lihat baik -baik..Bagaimana cara kami untuk memusnahkan mu dan para sahabat mu ?!", hardik para Raja Iblis penguasa gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri.
" Oh baiklah silakan kalian semua coba untuk bertahan hidup dari serangan maut dari ku..Lihat cahaya rembulan menembus batas cakrawala milik ku ini!!",teriak Sin Yue Qing mengangkat tangannya ke atas kepalanya dan muncullah cahaya berbentuk silinder yang ia lemparkan ke arah para Raja Iblis penguasa gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri yang sudah menggerakkan sejumlah gunung -gunung berduri ,luapan darah hitam dan es hitam ke arah Sin Yue Qing.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para Raja Iblis penguasa gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri meledak hancur oleh serangan maut dari Sin Yue Qing.
Blarrrrrrrrr !!
" Lian Hua isteri mu sungguh hebat sekali sampai kita bisa santai di tepi jalan wilayah gunung es hitam, gunung menangis darah dan gunung berduri ", kata Sun Huai asyik duduk bersama para sahabatnya.
" Ya dataran tinggi sudah memperlihatkan kehidupan mereka yang baru karena cahaya rembulan Sin Yue Qing telah memberikan mereka sebuah kehidupan yang damai dan bahagia ", jawab Chen Si Lei menatap gunung -gunung telah hidup dan menjadi sumber kehidupan yang sangat besar dan bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya di dunia.
" Koko Lei Lei",panggil Sin Yue Qing masuk ke dalam pelukan Chen Si Lei.
Chen Si Lei mencium aroma bunga persik dari Sin Yue Qing dengan hidungnya dan perasaan Chen Si Lei semakin lama semakin besar terhadap Sin Yue Qing.
__ADS_1
" Yue Qing aku semakin cinta kepada mu dan aku sangat bersyukur memiliki mu sebagai istri ku ",kata Chen Si Lei mendekatkan diri kepada Sin Yue Qing dan ia menciumnya mesra sekali.