Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Pegunungan Hu 2.


__ADS_3

Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh.


Angin kencang yang melenyapkan Putri Tang Yang Mi dan Ao Hung ternyata adalah perbuatan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh yang menangkap mereka berdua untuk menghadapi Ketua Sekte Kupu - kupu sakti Hu Ding Wen dari Kekaisaran Hu.


Putri Tang Yang Mi mempertahankan suaranya agar tidak terdengar seperti orang yang tengah ketakutan.


" Kita berdua berada di mana sekarang ?", tanya gadis itu memegang tangan Ao Hung.


" Hamba juga hanya bisa menduga bahwa kita berdua berada di dalam markas besar Sekte sesat lainnya ", jawab Ao Hung melepaskan tangan Tang Yang Mi.


" Maaf aku tidak sengaja telah memegang tangan mu ",kata Tang Yang Mi polos.


" Putri tidak perlu khawatir dan takut karena hamba akan melindungi anda",kata Ao Hung berusaha keras untuk mengeluarkan kedua tangannya dari borgol yang mengikatnya.


" Ya terimakasih, Ao Hung ", kata Tang Yang Mi melirik ke arah pintu besi dalam penjara bawah tanah.


Krekkk !!


Klang!!


Ao Hung berhasil membebaskan diri dari borgol di tangan dan kakinya, lalu ia cepat membebaskan Tang Yang Mi dari borgol pada kedua tangan dan kaki gadis itu.


Wuttttt !!


Klang!!


"Tuan Putri ayo kita berdua kabur dari tempat ini ", kata Ao Hung menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti kupu - kupu sakti menghantam hancur dinding dalam penjara.


Wuttttt !!


Brukkk !!


Sebuah lubang besar terlihat di ciptakan oleh Ao Hung untuk mereka berdua bisa kabur dari tahanan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh.


" Ayo ...",kata Ao Hung menarik Tang Yang Mi untuk berlari bersamanya ke arah hutan belantara yang sudah gelap gulita karena sudah tengah malam sekali.


Mereka berdua berlari sekencang - kencangnya untuk kabur dari kepungan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh yang mengetahui bahwa mereka berdua telah kabur dari penjara bawah tanah.


" Kita harus segera menangkap mereka berdua lagi untuk ketua kita tidak marah kepada kita !!",teriak para anggota Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh di depan pintu penjara mereka berdua .


Kini mereka berdua terus menerus berlari sampai di tepi jurang pegunungan Hu bagian barat dan di kepung oleh Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh dan Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua sudah menunggu mereka berdua di sisi lain mereka berdua.


" Bocah -bocah tolong jangan menambah beban kami. Ke sinilah dan ikuti kami dengan patuh !!",perintah pimpinan Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua yang di pimpin oleh Tuan Muda Ouw dan kawan-kawan nya.


" Enak saja mereka berdua harus ikut kami ke Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh !!",bantah pimpinan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh yang di pimpin oleh Pangeran Muda Hu Nie.


" Bagaimana jika kami berdua memilih untuk terjun ke jurang pegunungan Hu ?",Ao Hung menarik Tang Yang Mi untuk merapatkan diri kepadanya dan mereka berdua melompat ke dalam jurang pegunungan Hu bersama -sama.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Yang Mi. ..!!",teriak Chen Si Lei menggunakan lengan panjang bajunya untuk ia bisa menangkap tubuh adiknya yang terkejut sekali karena pegangan tangan Ao Hung terlepas darinya.


" Aghhhhhh !!",jerit gadis itu yang mengira dirinya akan jatuh ke tebing curam di dalam jurang pegunungan Hu .


Tetapi sebuah lengan yang kuat menolongnya dan ia melihat ada Gege nya yang menyelamatkannya dari kematian di dasar jurang pegunungan Hu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Gege ...!!",panggil Tang Yang Mi masuk ke dalam pelukan Chen Si Lei.


" Paduka hamba minta maaf karena hamba telah ceroboh dengan membawa Tuan Putri Tang Yang Mi terjun ke jurang pegunungan Hu ",kata Ao Hung segera bersujud hormat kepada Chen Si Lei usai dia juga di selamatkan oleh Chen Si Lei tepat waktu.


" Ao Hung...!!",panggil Ketua Sekte Kupu - kupu sakti Hu Ding Wen tiba di puncak gunung Hu bagian barat bersama ketiga orang istrinya.


" Suhu dan ketiga Subo ...!!",sapa Ao Hung sujud hormat kepada Ketua Sekte Kupu - kupu sakti Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya.


" Yang Mi kenapa kau bisa berada di puncak gunung Hu ?",tanya Chen Si Lei pada adiknya yang terlihat gugup dalam menjawabnya dan malah melihat ke arah Ao Hung yang masih bersujud hormat kepada Chen Si Lei di ikuti oleh Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya.


" Hormat kami kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa Hu Ding Wen dan tiga orang istrinya serentak.


" Gege aku ingin membantu mu untuk mencari dan menemukan Soso Sin Yue Qing dengan bantuan Ao Hung tetapi kami berdua tertawan oleh mereka semua ", jawab Tang Yang Mi jujur.


" Ah kau terlalu berani dan akibatnya kau sudah menyusahkan orang lain yang menemani mu ",kata Chen Si Lei halus kepada Tang Yang Mi.


" Ya maaf ", jawab Tang Yang Mi menundukkan kepala dan wajahnya untuk bisa meminta maaf kepada Chen Si Lei.


" Paduka tolong jangan anda marahi Tuan Putri Tang Yang Mi karena dia hanya ingin membantu anda untuk menemukan kembali Permaisuri Sin Yue Qing dan jika masalah kami berdua bisa di tawan oleh Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua dan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh adalah kesalahan hamba yang tidak bisa menjaga Tuan putri dengan baik ", kata Ao Hung terdengar membela Tang Yang Mi dan juga terdengar suara seorang pria yang mencintai adiknya.


" Ao Hung kau sungguh nakal sekali bisa -bisanya kau mengajak Tuan Putri Tang Yang Mi keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung dan terlibat masalah dengan kedua Sekte Sesat menyebalkan itu ", kata Hu Ding Wen menjewer telinga murid nya.


" Hmm sudahlah, yang penting sekarang kita harus menghadapi mereka yang berada di sekitar tebing gunung Hu ",kata Chen Si Lei menatap tajam sekali kepada kedua kelompok Sekte Sesat yang sudah mengurung mereka di tebing gunung Hu.


" Paduka biar hamba saja yang menghadapi mereka ", kata Ao Hung menawarkan diri untuk menghadapi para musuh.


" Ao Hung berbahaya jika kau menghadapi para musuh seorang diri saja ", kata Tang Yang Mi terdengar cemas pada suaranya dan tatapan matanya juga ada cinta untuk Ao Hung yang terlihat jelas oleh Chen Si Lei dan Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya serta Lao Gu anjing langit yang duduk tenang di ujung tebing gunung Hu.


Chen Si Lei mengagumi keberanian dan kegagahan yang Ao Hung perlihatkan kepadanya dan Hu Ding Wen serta ketiga orang isteri Hu Ding Wen mengenai perasaan cinta yang tulus untuk Tang Yang Mi, maka Chen Si Lei menyetujui Ao Hung yang menangani para musuh mereka.


" Ya kau hadapilah mereka dan musnahkan mereka dengan kepandaian mu dan jika kau berhasil aku bersedia untuk menikahkan kau dengan Tang Yang Mi adik ku ini ", kata Chen Si Lei tersenyum pengertian kepada Ao Hung dan Tang Yang Mi serta mengagumkan Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya mengenai watak dan hati yang baik Chen Si Lei terhadap muridnya yang ter sayang.


"Ao Hung siapkah kau melaksanakan tugas penting ini dari Paduka Kaisar Tang Agung untuk mu ?",tanya Hu Ding Wen memberikan motivasi kepada Ao Hung.


" Ya hamba siap untuk melaksanakan tugas hamba dengan baik ", jawab Ao Hung penuh semangat.


" Gege Lei Lei benarkah kau bersedia untuk merestui hubungan percintaan kami ?",tanya Tang Yang Mi menatap Chen Si Lei dengan penasaran akan ucapan Chen Si Lei tadi.


" Ya benar sekali ", jawab Chen Si Lei tersenyum lembut dan serius kepada Tang Yang Mi.


" Paduka hamba ucapkan terima kasih atas kebaikan Paduka kepada Ao Hung murid hamba yang bodoh ini ",kata Hu Ding Wen tersentuh dengan kebaikan hati Kaisar Tang Agung terhadap muridnya dan dirinya.


" Ya kita lihat dahulu apakah Ao Hung bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar sesuai perintah ku kepadanya ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah.


Ao Hung berkelebat cepat untuk menghadapi para musuh yang sudah menatap dirinya dengan tatapan mata tidak yakin bahwa mereka semua akan di hadapi oleh Ao Hung seorang diri saja.


" Hei bocah kau terlalu meremehkan kami", kata Tuan Muda Ouw tersenyum keji kepada Ao Hung.


" Ah aku yakin bahwa dalam lima jurus saja kau akan mati oleh ku",kata Pangeran Muda pimpinan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh dengan nada sangat meremehkan kemampuan Ao Hung.


" Oh kalian semua sungguh memandang rendah diriku.Ayo marilah hadapi aku ", kata Ao Hung sudah siap untuk bertarung melawan para musuh yang juga sudah bersiap untuk menghadapinya.


Ao Hung memasang kuda -kuda pada kedua kakinya dan kedua telapak tangan membuat tinju dan ia berkelebat cepat untuk menyerang para musuh yang sudah mengerahkan ilmu mukjizat pukulan untuk menghadapinya.


Wushhh! !


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!


Ao Hung menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti kupu - kupu sakti menangkis serangan maut dari kedua kelompok musuh yang mengeroyok dirinya.


Kedua kelompok musuh terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat Ao Hung yang sudah menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat telapak sakti kupu - kupu sakti yang sangat hebat sekali sehingga para musuh ada yang tewas dalam serangan maut dari Ao Hung.


Wushhh !!


Dessssssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak sebagian musuh kedua kelompok musuh tewas dalam serangan maut dari Ao Hung yang menggunakan tangan kosong.


" Laknat kau bocah !!Lihat serangan ku !!", hardik Tuan Muda Ouw menyerang Ao Hung dengan hebat sekali sehingga Ao Hung segera berkelebat juga dan cepat menghantam hancur perut tuan muda Ouw dengan ilmu pukulan hawa sakti bunga kamoja sakti.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak Tuan Muda Ouw tewas hancur oleh ilmu mukjizat Ao Hung.


Pangeran Muda Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh menerjang maju untuk menghadapi Ao Hung dengan ilmu mukjizat telapak sakti Harimau Hitam yang mengandung racun.

__ADS_1


Tapi Ao Hung menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga Kamboja Sakti yang sangat hebat sekali membuat pangeran muda itu tewas hancur oleh ilmu sakti Ao Hung.


Wushhh !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak Pangeran Muda Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh tewas hancur oleh Ao Hung.


Melihat Ao Hung sanggup membunuh para pimpinan Sekte Sesat itu, sejumlah besar musuh menerjang bersamaan untuk menghadapi dan membunuh Ao Hung dengan sangat cepat sekali sehingga Tang Yang Mi menjerit ketakutan akan Ao Hung terbunuh dalam serangan maut itu.


Tapi Chen Si Lei dan Hu Ding Wen bergerak cepat menggerakkan telapak sakti bunga persik dan telapak sakti bunga Kamboja Sakti menghantam hancur para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua dan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh.


Wushhh !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua dan Sekte Sesat Harimau Hitam cabang sepuluh tewas hancur oleh serangan maut dari Chen Si Lei dan Hu Ding Wen bersamaan.


"Paduka. ..Suhu. ....!!",panggil Ao Hung sujud hormat kepada Chen Si Lei dan Hu Ding Wen di ikuti oleh Tang Yang Mi di sampingnya.


" Gege. ..Suhu. ..!!",panggil Tang Yang Mi hormat kepada Chen Si Lei dan Hu Ding Wen.


" Ah ya sebagai janji yang sudah aku ucapkan tadi. Aku menjodohkan kalian berdua dan kalian berdua akan menikah di Istana Kekaisaran Tang Agung pada bulan depan yaitu bulan maret sesuai tanggal lahir Tang Yang Mi untuk usianya yang ke delapan belas tahun dan cocok untuk menikah dengan Ao Hung yang usianya sudah dewasa dan layak untuk menikah ", kata Chen Si Lei memberikan restu kepada Ao Hung dan Tang Yang Mi.


" Ya Ao Hung bulan april akan berusia dua puluh tahun. Aku juga sudah lama sekali memikirkan masa depan muridku untuk mendapatkan seorang gadis yang menjadi pujaan hatinya di masa depan dan sekarang aku bisa tenang karena Ao Hung akan menikah dengan Putri Tang Yang Mi bulan besok ", kata Hu Ding Wen menepuk bahu muridnya dengan bangga sekali.


" Hmm sebaiknya kalian berdua kembali ke Istana Kekaisaran Tang Agung dan mempersiapkan diri untuk pernikahan kalian berdua. Aku masih akan tetap terus melanjutkan perjalanan ku untuk aku bisa menemukan Sin Yue Qing ,Melani dan Xue Erl ", kata Chen Si Lei kepada Ao Hung dan Tang Yang Mi.


" Ya Gege kami patuh kepada mu ",jawab Tang Yang Mi dan Ao Hung bersamaan.


" Guru kami berdua pamit pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung dan kami akan menunggu kepulangan Paduka Kaisar Tang Agung dan ketiga Permaisuri beliau serta kehadiran Guru dan ketiga Ibu Guru di hari pernikahan kami berdua sebagai murid -murid anda ber empat ", kata Ao Hung memberikan horma dengan sujud tiga kali kepada Chen Si Lei dan Hu Ding Wen di ikuti oleh Tang Yang Mi.


Lalu kedua orang muda itu lenyap dari pandangan sepasang mata Chen Si Lei dan Hu Ding Wen serta ketiga orang istrinya yang kini saling bertukar pandang dengan Chen Si Lei yang sudah menghampiri Lao Gu untuk pergi dari gunung Hu secepatnya.


" Paduka izinkanlah hamba menemani anda untuk perjalanan anda kali ini ", kata Hu Ding Wen yang memberikan pusaka Sekte Kupu - kupu sakti dan pusaka dari Kekaisaran Hu kepada Chen Si Lei sebagai Kaisar Tang Agung yang berkuasa di Tionggoan.


" Ya terima kasih atas kebaikan mu kepada ku, Tuan Besar Hu ",kata Chen Si Lei menjura hormat kepada Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah luar pegunungan Hu bersama Lao Gu dan Hu Ding Wen dan ketiga istrinya yang menemaninya kemana saja pria sakti Ketua Sekte Kupu - kupu sakti itu pergi.


Mereka tiba di sebuah tempat yang merupakan tempat penampungan orang -orang asing yang berasal dari kerajaan Persia, Mesir dan Yunani yang membuat hati Chen Si Lei ingin tahu tentang riwayat rumah penampungan tersebut,maka ia segera berkelebat cepat untuk mendatangi tempat itu di ikuti oleh Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya di belakang Chen Si Lei.


" Tuan Besar tolong kalian semua membebaskan kami dari tempat asing ini ",para rakyat asing itu merintih dengan memohon kepada pihak yang menjaga rumah ini ,tetapi sorotan mata para penjaga rumah penampungan tersebut terlihat sadis dan tidak manusiawi.


" Jika kalian semua ingin di bebaskan oleh kami ,maka kalian semua harus ikuti petunjuk dan perintah kami sebagai tuan besar kalian di wilayah Tionggoan ", kata salah seorang dari pengawal yang menjaga tempat itu.


" Kami lebih baik memilih untuk mati daripada kami mematuhi perintah kalian dan tuan besar kalian untuk melakukan sesuatu tindakan kriminal dan kekerasan pada rakyat kecil Tionggoan yang masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan pemimpin kami ",jawab salah seorang dari tiga bersaudara dari kerajaan Persia.


" Ya Kaisar Tang Agung sangat baik terhadap kerajaan kami!!",sahut para rakyat dari Kerajaan Yunani dengan sikap berani.


" Umm kalau begitu kalian semua akan merasakan akibat atas penolakan kalian semua untuk mengikuti perintah Tuan Besar kami!!",hardik pria sadis pimpinan di tempat penampungan orang asing tersebut.


Namun sejumlah besar tiga Kerajaan sahabat Kekaisaran Tang Agung bersikap sangat berani dan tidak gentar terhadap penyiksaan yang sudah di lakukan oleh para pasukan keamanan dan keselamatan Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua tingkat tiga.


"Rasakan ini cambuk api kami !!",hardik pria sadis itu mengayunkan cambuk api panas ke arah para tawanan mereka dengan sangat kejam.


Tar !!


Bugh !!


"Aghhhhhh !!", teriak para tawanan asing itu memekik kesakitan dan kepanasan akibat siksaan tersebut.


Melihat hal ini Chen Si Lei berkelebat cepat menangkap cambuk api milik pria sadis itu dengan cepat sekali dan ia melilitkan ke leher pria sadis itu lalu di tarik putus oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crashhh !!


" Agh !!Pimpinan Bu telah tewas pria lancang itu !!", hardik para kaum sekte sesat Naga Hitam cabang dua tingkat tiga marah dan menerjang Chen Si Lei dengan kecepatan tinggi dan kekejaman mereka yang sangat ganas sekali.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Crakkkkkk !!


Breettt !!


Hu Ding Wen menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali membabat habis sejumlah besar Sekte sesat Naga Hitam cabang dua tingkat tiga yang berani menyerang Chen Si Lei dengan curang dan ganas sekali, sedangkan ketiga orang istrinya menerjang hebat sekali sehingga ada beberapa orang musuh yang tewas tergores pedang mukjizat ketiga orang istrinya.


Chen Si Lei sebenarnya bisa mengatasi para pengeroyok nya tetapi ia menyukai cara kerja Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya dalam melindungi dirinya yang menjadi pimpinan tertinggi di Tionggoan dan mereka wajib untuk melindunginya dengan nyawa mereka semua untuk keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung yang mereka cintai.


Chen Si Lei berkelebat cepat menggunakan cambuk api membabat habis para musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti yang sangat hebat sekali yang ia putar secara cepat sekali kesekeliling musuh.


Wushhh! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei yang mencambuk mereka secara cepat dan ganas sekali.


Tidak sampai di situ saja Chen Si Lei masih menggerakkan cambuk api dengan berkelebatan cepat dan ganas sekali sehingga sejumlah senjata rahasia milik musuh sakti hancur oleh serangan maut dari Chen Si Lei menggunakan ilmu sakti pedang mukjizat sembilan naga emas sakti.


Wuttttt !!


Cranggg !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh terkejut sekali melihat sejumlah besar senjata tajam dan senjata rahasia milik mereka telah hancur oleh cambuk yang di tangan kanan Chen Si Lei.


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh dengan cambuk api yang bergerak cepat sekali bagai komet menghantam hancur tubuh para musuh yang berasal dari Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua tingkat tiga.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Paduka anda sungguh hebat sekali ", puji Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya melihat bahwa Chen Si Lei sudah menghabisi para musuh mereka dengan luar biasa hebatnya.


" Ya terimakasih ", jawab Chen Si Lei seraya membabat habis rantai yang sudah mengikat para tawanan asing di dalam penampungan .


Wushhh !!


Cranggg !!


Cranggg !!


Cranggg !!


"Tuan Besar terimakasih atas pertolongan Anda kepada kami semua ", kata para tawanan asing korban kekerasan dan kekejaman Sekte Sesat Naga Hitam yang sudah di bebaskan oleh Chen Si Lei.


" Ya sama-sama, ini cepatlah kalian semua minum obat ini karena bisa membuat kalian cepat sembuh seperti sediakala ", kata Chen Si Lei memberikan pil air mata burung phoenix untuk menyembuhkan luka bakar pada semua tawanan itu.


" Ya tuan terimakasih ", jawab para tawanan asing itu menerima dan meminum pil air mata burung phoenix dan dalam waktu satu jam saja mereka sudah sehat dan segar kembali.


" Sekarang kalian semua sudah bisa kembali ke negara asal kalian semua",kata Chen Si Lei mengajak para rakyat negara sahabatnya menuju ke sebuah pantai di laut timur dan di sana ada kapal miliknya yang bisa di gunakan untuk mengantar pulang para rakyat ini ke negara mereka masing - masing.


" Terimakasih atas kebaikan Tuan Besar kepada kami semua ", kata para rakyat sahabat memberikan hormat dan salam persahabatan kepada Chen Si Lei yang sudah memanggil salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berasal dari Istana Kekaisaran Tang Agung bagian timur laut untuk mengawal para rakyat ini kembali ke negara mereka masing - masing dengan kapal laut milik Chen Si Lei yang di nakhoda nya adalah anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti itu.


" Paduka sekarang kita akan melanjutkan perjalanan ke mana ?", tanya Hu Ding Wen melihat kapal mewah sudah berangkat ke tengah lautan luas.


" Aku ingin menyelusuri lautan ini untuk menemukan istriku yang hilang dari ku hampir satu tahun lamanya ", kata Chen Si Lei memandangi lautan luas dari tepi pantai laut timur Tionggoan yang berada di bawah pegunungan Hu .


"Iya lalu bagaimana cara anda untuk mencari dan menemukan Permaisuri anda ?", tanya Hu Ding Wen bingung karena ia tidak bisa melihat ada kapal dan perahu di sekitar pantai laut timur.


" Aku punya kapal kecil yang aku taruh di goa ujung kiri pantai laut timur yang bisa kita gunakan untuk membantu Paduka",kata Leng Leng istri ketiga Hu Ding Wen berlari ke goa yang tertutup batu karang tepi pantai laut timur dan akhirnya mereka bisa mengarungi lautan luas

__ADS_1


Pegunungan Zhangjiajie.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menoleh ke belakang dan mendapati para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti duduk di bawah pohon rindang dengan sikap yang sangat waspada sekali.


" Kalian bisa istirahat sejenak untuk melepas lelah kalian ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti tersenyum, lalu mereka mengucapkan terima kasih kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


" Ya terimakasih, Tuan Besar Wu Sin Hao atas perhatian anda kepada kami .Tapi kami tidak bisa membiarkan anda menjaga kami di sekitar lokasi kita saat ini ", kata para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan sopan dan hormat pada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


" Engg ,sejujurnya aku bukan maniak terhadap segala hal selama kita bertugas untuk membantu Kaisar Tang Agung kita ", aku Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


" Ya tapi anda tahu sendiri bahwa kita harus selalu siap setiap saat",kata salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang matanya sudah terpejam untuk menghilangkan rasa mengantuk.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tersenyum simpul melihat para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sangat memahaminya.


" Ya terimakasih kalian semua memahami ki ku. Sekarang kalian istirahat dahulu saja untuk memulihkan kondisi kesehatan serta tenaga kalian ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang juga memerhatikan kesehatan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang menjaga keamanan dan keselamatannya.


Kota Kecil di tengah Gurun Gobi.


Mata Xue Erl mengerjap tidak percaya bahwa ia telah bebas dari penjara bawah tanah milik Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat.


" Teman, aku sungguh berterimakasih kepada mu karena kau sudah membantu ku untuk keluar dari penjara tawanan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat ", kata Xue Erl bergembira melihat sebuah tempat yang sudah jauh dari markas besar Sekte sesat Naga Hitam cabang empat.


" Nyonya Muda ,aku tidak hanya menolong mu tapi juga menolong diriku sendiri serta Sekte Kong Tong Pai yang berada di pulau Hong Kong ", kata Chiu Yap Kwan pemuda murid Sekte Kong Tong Pai.


Mereka berdua berjalan bersama menyelusuri gurun Gobi yang sangat gersang sekali membuat mereka berdua kelelahan ,kepanasan dan kehausan yang sangat menyiksa mereka berdua, tapi mereka tidak bisa berhenti untuk secepatnya pergi dari gurun Gobi.


Angin kencang di dera hawa panas gurun Gobi serta rasa lelah, lapar dan haus telah membuat Xue Erl dan Chiu Yap Kwan kehabisan tenaga untuk melanjutkan pelarian mereka berdua dan akhirnya mereka berdua jatuh pingsan di tengah gurun Gobi.


Brukkk !!


Brukkk !!


Sesudah mereka berdua tersadar kembali dari pingsan ,mereka berdua terbangun di dalam kamar tidur di sebuah rumah mewah dalam keadaan pakaian mereka berdua telah baru.


" Ahh di manakah kita berdua berada saat ini ?", tanya Xue Erl panik sekali melihat dirinya satu ranjang bersama Chiu Yap Kwan pemuda murid Sekte Kong Tong Pai yang baru saja ia kenal belum lama ini.


" Nyonya Muda kau jangan takut kepada ku karena aku tidak pernah melakukan apa -apa kepada mu ",jawab Chiu Yap Kwan bangun dan turun dari ranjang.


Xue Erl memeriksa keadaan dirinya sendiri dan ia tidak merasakan sakit di bagian bawah tubuhnya, maka ia bisa bernapas lega.


" Ya aku tahu bahwa kau adalah seorang teman yang baik dan seorang pendekar kaum bersih yang menjunjung tinggi nilai norma antara pria dan wanita ", kata Xue Erl melompat ke arah pintu kamar.


Tapi belum sempat Xue Erl membuka pintu kamar tersebut sudah terbuka lebar dan memperlihatkan seorang gadis cantik jelita sekali memakai pakaian serba mewah datang membawa banyak sekali persiapan dan perlengkapan pernikahan kepada Xue Erl di ikuti oleh para pelayan gadis cantik itu.


" Selamat pagi untuk Tuan dan Nona yang akan menikah pada hari ini ", kata gadis cantik itu.


" Ahh menikah ?Tidak Nona, kami berdua tidak bisa menikah satu sama lainnya kata aku sudah memiliki suami di Ibukota Kekaisaran Tang Agung ", kata Xue Erl tegas.


" Iya aku juga tidak mau menikah dengan wanita bersuami ", kata Chiu Yap Kwan berkelebat cepat menekuk leher gadis cantik jelita yang membawakan beberapa perlengkapan untuk pernikahan.


Chiu Yap Kwan terkejut sekali karena gadis itu menangkap tangannya dan ia pun terjatuh di lantai kamar tidur itu ,lalu ia di bekuk oleh para dayang gadis itu. Xue Erl segera menggerakkan tangan dan kakinya untuk melakukan perlawanan pada lima orang dayang istana Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat yang di pimpin oleh Kasim Chao yang sudah menangkap mereka kembali.


Namun Xue Erl terkejut sekali karena ia sama sekali tidak bisa mengerahkan ilmu silat nya dan tahu-tahu ia sudah di bekuk pula oleh gadis cantik jelita selir ke empat Kasim Chao.


" Percuma saja kalian berdua memberikan perlawanan terhadap kami ",kata Selir ke empat dari Kasim Chao.


" Kalian semua akan mendapatkan hukuman mati dari suamiku pada saat ia tiba di tempat kalian untuk menyelamatkan ku ",kata Xue Erl dengan nada dingin.


" Oh kami sama sekali tidak pernah gentar dan takut kepada suami mu ,Nyonya Muda Xue Erl ", kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat menatap Xue Erl dengan kejam.


" Ah kita jangan banyak bicara dengan mereka berdua. Kita laksanakan tugas yang dilakukan oleh Kasim Chao suamiku kepada kita untuk menikahkan mereka berdua secara instan ",kata Selir ke empat Kasim Chao memberikan perintahnya kepada para dayang istananya untuk memberikan obat serbuk racun bunga cinta pada Xue Erl dan Chiu Yap Kwan.


" Ya siap Nyonya Selir hamba laksanakan !!", sahut para dayang istananya yang sangat cekatan untuk memaksa Xue Erl dan Chiu Yap Kwan minum air serbuk racun bunga cinta .


Tak lama kemudian Xue Erl dan Chiu Yap Kwan di lemparkan kembali ke ranjang dalam kamar itu dan mereka berdua di kurung serta di jaga ketat oleh pihak dari Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat.


Di dalam keadaan seperti inilah Xue Erl dan Chiu Yap Kwan berusaha keras untuk melawan racun bunga cinta yang menyerang mereka berdua untuk melakukan hubungan intim bersama, tapi Xue Erl menutup kedua matanya saat Chiu Yap Kwan mulai menyentuhnya.


" Jangan. ...",Xue Erl meneteskan air matanya.


" Ahh aku tidak kuat menahan diri ku lagi ", kata Chiu Yap Kwan memeluk Xue Erl dan Xue Erl menangis untuk menyatakan perasaan hatinya yang pedih karena ia sudah mempertahankan diri untuk menunggu Chen Si Lei bersedia melakukan hubungan suami istri dengannya ,tapi kini Xue Erl telah menjadi milik Chiu Yap Kwan.


Chiu Yap Kwan tertidur pulas di atas tubuh Xue Erl yang merintih kesakitan pada fisiknya,Xue Erl mencabut tusuk konde burung Hong nya dan membunuh Chiu Yap Kwan dengan menusuk tenggorokan pria itu dengan tusuk konde nya sampai berlubang dan akhirnya Chiu Yap Kwan tewas di bunuh oleh Xue Erl.


Xue Erl menendang jasad Chiu Yap Kwan hingga telentang di lantai kamar tidur di dalam Istana pribadi Kasim Chao,lalu Xue Erl merampas pakaiannya dan ia cepat berpakaian rapi dan mencari cara untuk kabur dari Kasim Chao dengan cara ia berpura - pura mati di atas tempat tidur.


Dan ketika para dayang istana Selir Ke empat Kasim Chao datang kepadanya dan melihatnya sudah meninggal dunia karena di perkosa dan di bunuh oleh Chiu Yap Kwan yang tewas pula di tangan nya sendiri.


"Kita harus lapor kepada Selir ke empat bahwa kedua orang tawanan kita sudah meninggal dunia saling bunuh satu sama lainnya ", kata salah seorang dari lima orang dayang istana Selir dari Kasim Chao.


" Ya baiklah aku saja yang pergi melapor kepada Nyonya Selir ke empat dan kalian semua tunggu di sini dan jaga kedua jasad kedua orang itu ", kata salah seorang dari lima dayang istana Selir dari Kasim Chao.


" Ya sana ,cepatlah ", jawab ke empat dayang lainnya serentak.


Selagi ke empat dayang itu sibuk dengan merapikan kembali jasad Chiu Yap Kwan yang tergeletak di lantai keramik kamar itu,Xue Erl melihat seorang gadis muda amat cantik jelita sekali memakai pakaian serba ungu melemparkan empat jarum bening ke arah empat orang dayang ini dengan sangat cepat sekali.


Wuttttt !!


Jlebbbb !!


Jlebbbb !!


Jlebbbb !!


Jlebbbb !!


"Sin Yue Qing. ..",panggil Xue Erl terkejut sekali melihat gadis itu adalah Sin Yue Qing.


" Aku tidak tahu siapa kau tetapi aku ingin menolong mu ",jawab gadis itu yang segera menarik Xue Erl dan berkelebat cepat menghilang dari rumah Kasim Chao.


Ketika Selir ke empat Kasim Chao datang bersama dayang istana yang melapor ini kembali ke kamar tidur itu, mereka berdua terkejut sekali melihat keempat orang dayang istananya tewas di sekitar jasad pria Sekte Kong Tong Pai.


" Celaka gadis itu telah kabur dari lubang sumur racun serbuk kelabang betina dan ia membawa kabur jasad Permaisuri Xue Erl ", kata Kasim Chao datang ke kamar itu usai dapat laporan dari pengurus rumahnya.


" Kasim Chao kita harus segera melakukan pencarian dengan cepat dan kita harus menangkap gadis itu lagi dan jika bisa kita bunuh saja untuk membalas dendam terhadap Kaisar Tang Agung sialan itu",kata Adipati Shang hadir di dalam rumah pribadi dari Kasim Chao.


" Ya kau benar sekali. Ayo kalian semua segera cari, temukan dan bunuh gadis sialan itu dan bawa kepalanya kepada kami ",perintah Kasim Chao kepada para pasukannya.


" Siap Kasim Chao kami laksanakan !!", sahut para pasukannya berkelebat cepat untuk melakukan pengejaran terhadap Sin Yue Qing dan Xue Erl.


Bagaimana Sin Yue Qing bisa berada di dalam Istana Kasim Chao ?Bukankah ia berada di dalam laut samudera atlantik seperti yang Dewa Bumi Gunung Lima Warna memberikan informasi kepada Chen Si Lei ?


Mari kita ikuti perjalanan Sin Yue Qing dan Dai Xe yang melakukan pelarian dari Sekte Sesat Naga Hitam cabang satu tingkat lima yang di pimpin oleh Ratu Mawar Hitam melalui perahu kecil milik keluarga Pulau Bangau Emas Sakti itu telah di serang oleh pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat pimpin oleh Kasim Chao serta Adipati Shang.


Dai Xe yang memeluk kedua bayi kembar Sin Yue Qing ini dengan sigap mendarat ke sebuah pulau kecil tanpa nama dan menyembunyikan kedua orang bayi itu di dalam goa yang tertutup semak belukar,lalu Dai Xe melakukan perlawanan dan berusaha keras untuk melindungi Sin Yue Qing yang saat itu dalam keadaan tidak menguntungkan bagi keselamatan wanita itu.


Karena Sin Yue Qing baru saja melahirkan sepasang bayi kembar dan kehilangan ingatannya akibat pil perampas ingatan serta ilmu mukjizat nya belum pulih sama sekali, maka Sin Yue Qing tidak bisa melawan para musuhnya yang sangat banyak sekali dan melemparkannya ke laut samudera atlantik.


Tetapi murid Dewa Bintang Emas Sakti teman Sin Yue Qing di dunia langit telah menolongnya dan menaruhnya di tepi pantai bagian utara Tionggoan dan di saat Sin Yue Qing belum sadar dari pingsan nya. Ia di tangkap oleh Selir ke empat dari Kasim Chao yang kemudian mengurungnya dalam sumur yang ada kelabang betina hamil yang mengeluarkan racun yang mematikan.


" Yue Qing kau harus tetap hidup untuk Lotus Langit Selatan dan Dewi Bunga Es Langit serta kedua orang bayi kembar mu dan semua orang yang kamu sayangi di dunia bumi dan langit mu ",kata murid Dewa Bintang Emas Sakti memberikan pil bintang emas untuk mengembalikan ilmu mukjizat Sin Yue Qing dan akhirnya Sin Yue Qing bisa sadar kembali.


Namun ingatan Sin Yue Qing belum pulih kembali meskipun ia hidup dan ilmu mukjizat nya telah kembali bahkan bertambah sakti, maka ia mengetahui ada seorang yang memerlukan pertolongannya yang berada di satu tempat dengan dirinya.


" Yue Qing kau harus keluar dari sumur bau ini dan selamatkan saudari madu mu yang di sandera oleh pihak musuh mu ",kata murid Dewa Bintang Emas Sakti.


Sin Yue Qing menganggukkan kepala dan berkelebat cepat menghantam hancur pintu sumur kelabang betina dengan hebat sekali sehingga para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat yang menjaga sumur itu ikut hancur oleh ilmu mukjizat telapak sakti bunga racun kelabang betina.


Wushhh !!


Brussshhhhh !!


Bruakkk !!


"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat yang menjaga sumur itu hancur oleh ilmu mukjizat baru milik Sin Yue Qing.

__ADS_1


Sin Yue Qing melayang cepat bagai hantu wanita saja dan ia tiba di pintu kamar tidur tempat Xue Erl di tawan,dan Sin Yue Qing membunuh empat dayang istana Selir dari Kasim Chao menggunakan jarum -jarum air mata kelabang jantan yang banyak tewas hancur oleh kelabang betina yang sedang hamil jauh lebih sangat berbahaya daripada kelabang jantan yang ter hebat sekali pun.


Maka Sin Yue Qing bisa menyelamatkan Xue Erl dan pergi dari rumah pribadi dari Kasim Chao yang berada di tengah gurun Gobi.


__ADS_2