
"Paduka kita harus waspada di sekitar Istana -istana lama ini terutama di suasana menjelang malam hari",kata Lauw Yi Chen hadir juga dalam misi kali ini.
"Iya tentu saja terutama di lorong -lorong gelap yang menuju ke taman -taman pribadi para ibu ku ",jawab Chen Si Lei yang selalu waspada setiap saat dengan cara menggunakan kipas saktinya untuk membuyarkan hawa -hawa sesat yang berada di sekitar tempat itu.
"Lihat ada orang duduk di ayunan di bawah pohon kamboja kuning di taman pribadi Selir Ke Dua Puluh Sembilan Kaisar Tang Yu Feng",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan nada gemetar takut bila ia bisa melihat makhluk halus yang kasatmata.
Chen Si Lei sudah melihat dengan jelas bahwa orang yang duduk di ayunan di bawah pohon kamboja kuning di taman pribadi Selir Ke Dua Puluh Sembilan Kaisar Tang Yu Feng adalah seorang manusia yang terkurung di dalam istana itu sekian lamanya dan terlihat depresi tingkat tinggi sekali.
Ia pun penasaran dan berjalan untuk mendekati seorang gadis muda amat cantik jelita dan manis sekali dengan rambut panjang hitam yang kusut tak terrawat sama sekali dan aroma bau busuk dari sekujur tubuh gadis itu sudah tercium oleh nya.
"Astaga bau sekali..Aku mau muntah !!",teriak para pasukannya berlari menjauhi gadis itu yang sama sekali tidak menyadari adanya beberapa orang yang datang untuk mengunjunginya.
"Apakah kau Ibu Selir Chun Ying ?",tanya Chen Si Lei iba dan menjura hormat kepada Selir Ayahnya itu.
Gadis itu mengangkat wajahnya dan mengangguk pelan ,tapi cukup memberitahu Chen Si Lei bahwa Chen Si Lei benar tentang jati diri gadis itu adalah salah satu ibu tirinya yang masih hidup dan tersisa.
"Hormat ananda kepada Ibu Selir Chun Ying ,Ibu kenapa berada di sini dan kenapa tidak ada satu orang pun menemani Ibu ?",Chen Si Lei berlutut untuk mencari informasi tentang seluruh penghuni Istana Selir ayahnya itu.
"Aku bau dan kotor karena itu tak seorang pun mau menemani ku",jawab Selir Chun Ying dengan raut wajah sedih .
"Ah lalu di mana para pengawal dan dayang Ibu ?", tanya Chen Si Lei menatap ke sekeliling gadis itu.
"Mereka semua mati di bunuh Permaisuri Ti karena aku menolak untuk bekerjasama untuk membunuh ayah mu di hari pernikahan kami berdua usai ayah mu menaklukan suku ku ",jawab Selir Chun Ying menatap Chen Si Lei yang berlutut di hadapannya dengan tatapan mata ada sinar harapan .
"Permaisuri Ti itu Ibu Selir Agung Ti Yen kah ?", tanya Chen Si Lei berusaha mengingat nama dan wajah para ibunya terdahulu.
"Bukan tapi Permaisuri Ti Run yang tinggal di Kuil Bunga Mawar Salju di bagian utara Ibukota Kekaisaran Tang Agung ,dia berada di sana usai di usir oleh ibumu beberapa waktu lalu karena ibu mu mengetahui kejahatan Permaisuri Ti Run yang ingin melakukan kudeta kepada ayah mu ",jawab Selir Chun Ying menceritakan permasalahan yang terjadi di dalam kehidupan ayahnya.
"Lalu apakah Permaisuri Ti Run mempunyai anak yang masih hidup?",tanya Chen Si Lei ingin tahu.
"Ada ,dia adalah kakak tirimu yang bernama Tang Hui Ming dan ia sudah menikah dengan Raja Suku Sheng di selatan ",jawab Selir Chun Ying .
"Kalau ibu bagaimana ?",tanya Chen Si Lei juga ingin tahu perihal saudara-saudarinya yang lain yang kata Ibu Suri Ling sudah meninggal dunia semua.
"Aku sama sekali tidak mempunyai anak seorang pun karena aku masih belum apa -apa dengan ayah mu yang selalu sibuk dengan pekerjaan dan juga ibu mu dan ibu -ibu lainmu..Aku ini Ibu termuda mu selain Ibu Selir Aiko Kanazawa yang tinggal di Istana paling belakang Istana ini dan usianya sebaya dengan salah istri mu yang bernama Melani",jawab Selir Chun Ying yang kini bersinar hidup di tanya oleh Chen Si Lei.
"Ah aku masih punya berapa ibu yang masih hidup dan masih berada di Istana ini ?",tanya Chen Si Lei berdiri menoleh ke segala arah Istana lainnya.
"Sepuluh yang masih hidup dan di sini hanya ada aku dan Aiko karena yang lainnya berada di Istana Dingin ",jawab Selir Chun Ying ikut berdiri dan ia terlihat lemah saat berdiri yang membuatnya nyaris jatuh.
Jika Chen Si Lei tidak cepat menahan tubuhnya dengan memegang lengan kurus ibu tirinya itu ,ia cepat memanggil para pengawal untuk panggil para dayang Istana untuk membersihkan Ibu tirinya itu.
"Siap Paduka kami laksanakan!!",sahut para pengawal dan dayang Istana segera hadir untuk membantu ibu tirinya.
"Panggil tabib untuk memeriksa kesehatan Ibu Selir Chun Ying di Istana nya dan bersihkan seluruh kediaman Ibuku ini sebagaimana mestinya",perintah Chen Si Lei kepada para dayang Istana yang baru di pilih oleh para staff khusus dayang -dayang Istana.
"Ah Lei aku masih punya seorang ibu asuh yang tinggal di penjara bawah tanah di dalam Istana Selir Ke Lima ayahmu..Bisakah kau selamatkan dia dan aku ingin dia merawatku ?",pinta Selir Chun Ying sebelum di bawa ke Istana baru nya.
"Ya tentu saja bisa,Ibu ",jawab Chen Si Lei hormat kepada Ibu tirinya.
"Ah Lei terimakasih ",kata Selir Chun Ying pelan.
__ADS_1
Chen Si Lei melanjutkan perjalanan menuju Ke Istana Selir Ke Lima ayahnya dengan tetap di ikuti oleh para pasukannya yang di pimpin oleh Raja Iblis Barat,Si Pemabuk Gila Wu Si Hao dan Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen.
"Huh Istana Selir Ke Lima sungguh suram dan seram",kata Raja Iblis Barat menggunakan Ilmu saktinya untuk memberikan cahaya penerangan agar mereka semua bisa melihat apa yang ada di Istana itu.
"Patung Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat Lima ada di sini ",kata Dewa Bumi Gunung Lima Warna yang Kini menjadi Kasim Yong menunjuk ke sebuah altar suram di tengah ruangan utama Istana itu.
Chen Si Lei terkesiap melihat Patung Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat lima yang ia lihat berani mengedipkan sepasang matanya kepada Chen Si Lei dan hawa sinar hitam meluncur tepat ke arah Chen Si Lei.
Chen Si Lei cepat menggunakan Ilmu Kipas Sakti Naga Emas Sakti menangkis serangan hawa sinar hitam tersebut dan terjadilah ledakan di tengah ruangan tersebut.
Wutt!!
Duar!!
"Agh apa itu?!",pekik para pasukannya yang hanya bisa melihat sebuah tungku api sembahyang telah hancur dan berantakan menjadi debu.
Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat lima terkejut sekali bahwa Kaisar Lotus Langit Selatan telah mengenali dirinya bersembunyi di dalam Istana Selir Ke Lima Kaisar Tang Yu Feng.
Maka ia berusaha untuk kabur dari Kaisar Lotus Langit Selatan ,tetapi sebuah arca miliknya telah di hancurkan oleh Raja Iblis Barat yang membuat nya tak bisa kabur dari Kaisar Lotus Langit Selatan.
"Mau kabur ke mana kau Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat lima ?!!",hardik Chen Si Lei sudah mengangkat kipas sakti yang sebenarnya Kipas Sakti Buddha Chi Kung dan tentu saja sekali ia gerakan ke arah altar Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat lima langsung meledak hangus tak tersisa.
Blaar!!
"Aghhhh!!",teriak Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat lima tewas oleh Chen Si Lei menggunakan Ilmu Kipas Sakti Buddha Chi Kung.
"Paduka ,kami sudah berhasil membebaskan Ibu Asuh Paduka Selir Chun Ying",lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti telah datang bersama seorang wanita tua berusia lima puluh tahun yang tampaknya sangat menderita sekali.
"Paduka Kaisar Tang Si Lei..Hamba Bibi Cui memberi salam kepada Anda",sapa wanita tua itu tampak ringkih sekali.
Blashh!!
"Hamba pernah menolong Putri Yang Yang di sini yang ingin di bunuh oleh Selir Ke Lima ayah anda dan sebagai pertukarannya adalah hamba harus di tawan di dalam penjara bawah tanah selama nya ,tetapi hamba sangat bersyukur bahwa anda telah menolong hamba sehingga hamba di bebas dari penjara bawah tanah Selir Ke Lima Kaisar Tang Yu Feng",jawab Bibi Cui ibu asuh Selir Chun Ying.
"Begitukah ceritanya ?Lalu kenapa kau terlihat berbeda dengan yang pernah aku lihat sekitar delapan tahun yang lalu ?",tanya Chen Si Lei sudah menggunakan kipas saktinya ke arah bibi Cui yang tiba-tiba memiliki kekuatan yang sangat hebat dan berkelebatan cepat bagai walet di malam hari.
"Ah penipu !!",hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggunakan ilmu halilintar menghantam bumi menyerang Bibi Cui yang menangkis nya dengan Ilmu tapak walet hitam yang dashyat.
Wutt!!
Plakk!!!
Dess!!
"Agh!!Kurang ajar berani sekali kau menangkis serangan ku!!",hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyerangnya lagi tapi kali ini Bibi Cui tak bisa kabur lagi karena Lauw Yi Chen sudah gunakan ilmu metode segitiga perunggu menghantam punggungnya hingga remuk dan tewaslah ia .
Dess!!
Brett!!
Salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti merobek wajahnya dan terlihat wajah aslinya adalah seorang wanita cantik tak lain adalah Selir Ke Lima Kaisar Tang Yu Feng.
__ADS_1
"Kalau begitu Bibi Cui yang asli sudah lama meninggal dunia dan wanita itu terkurung di dalam penjara istananya sendiri oleh Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat lima yang menjadi Dewa nya sendiri",kata Kasim Yong menunjuk ke Roh Nenek tua yang keluar dari guci abu di meja abu milik Puteri Tang Mi Yuen salah satu saudari Tang Si Lei yang meninggal dunia akibat ibunya menjadi pengikut sesat .
"Tang Mi Yuen terimakasih kau sudah memberi petunjuk kepada ku sehingga Roh Bibi Cui telah bisa pulang ke dunianya untuk menjalankan proses pengadilan dunia Akhirat sebelum ia bisa reinkarnasi kembali menjadi manusia yang jauh lebih baik lagi",kata Chen Si Lei mengucapkan terimakasih kepada Roh kakak tirinya yang duduk tenang di atas meja abunya sendiri.
"Tang Si Lei aku punya satu permintaan sebelum aku bisa tenang pergi ke dunia ku",pinta Roh Tang Mi Yuen.
"Apa itu satu permintaan mu yang harus aku penuhi untuk jalan mu menuju ke alam Akhirat lancar?",tanya Chen Si Lei dalam bahasa Roh.
"Kirimkan aku baju baru dengan lengkap ya.Aku malu pergi ke Alam Akhirat kumal ",kata Roh Tang Mi Yuen yang memang pakaiannya kusam sekali.
"Iya,baiklah",jawab Chen Si Lei segera memerintahkan para pasukannya untuk siapkan pakaian sutra lengkap yang terbuat dari kertas yang lalu di bakar dengan dupa yang di taruh di wadah emas yang di bacakan doa pengantar pakaian sutra kepada Roh Tang Mi Yuen dan yang melakukannya itu adalah Dewa Bumi Gunung Lima Warna.
Maka cepat sampai kepada Roh Tang Mi Yuen yang gembira sekali memperoleh baju baru super lengkap sehingga sangat bersih dan cantik sekali , lalu ia pun pamit untuk pergi ke dunianya dengan petunjuk sepasang Dewa penjaga Akhirat yang hadir untuk membantunya sesuai amal dan perbuatannya sendiri.
"Paduka sekarang kita lanjutkan ke Istana Selir Aiko saja langsung agar semua masalah di Istana Harem Kaisar Tang Yu Feng selesai dan kita bisa selesaikan masalah kita dengan Putri Tang Bi Hua dan Permaisuri Ti Run ",kata Raja Iblis Barat.
"Hmm ,aku masih ingin menyelusuri Istana Selir ke sembilan ayahku karena aku mencium aroma logam sesat di sana",kata Chen Si Lei yang sudah dapat informasi dari Kasim Yong.
"Ya baiklah kita ke sana saja,sekarang juga",kata Raja Iblis Barat yang akhirnya ikut ingin tahu hal di luar dunia nyata mereka karena ia juga percaya adanya dunia lain selain dunia manusia.
"Kita harus percaya bahwa kita manusia hidup tidak sendiri tetapi ber ramai -ramai cuma kita paling tinggi di antara makhluk hidup lainnya,jadi jangan takut pada Roh atau Iblis..Mereka jauh di bawah kita ,jika kita memiliki agama yang kuat sesuai kepercayaan kita masing -masing dan satu lagi yang paling penting adalah kita harus berani dalam segala hal dan lawanlah mereka dengan sifat dan sikap manusia sejati kita karena kita manusia ciptaan Tuhan yang tertinggi",kata Chen Si Lei sambil berjalan menuju ke Istana Selir Ke Sembilan Kaisar Tang Yu Feng di ikuti oleh para pasukannya yang berjalan di belakangnya dengan rapi.
"Yang paling bahaya adalah Iblis di dalam kita sendiri yang bisa membuat kita terlena dan lemah yaitu rasa malas dalam melakukan segala hal yang harus kita kerjakan ",kata Lauw Yi Chen di belakang Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sibuk minum arak Nu Er Hong kesukaannya.
"Aku bukan malas tetapi aku sedang pikirkan satu masalah di dalam rumah tangga ku sendiri",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tampak kusut karena masalah rumah tangganya.
"Masalah apa di rumah mu jangan di bawa di tempat kerja tak baik mengganggu urusan kita", kata Lauw Yi Chen yang sampai sekarang belum punya istri ,maka ia tidak pernah tahu rumitnya ber rumah tangga.
"Ahh ya aku tahu ",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berjalan cepat untuk menyusul rombongan Kaisar Tang Agung.
Tetapi,ia terbeliak kaget melihat angin yang sangat kencang berputar-putar dari kiri para rombongan Kaisar Tang Agung yang menyebabkan daun-daun berguguran dan debu menutupi pandangan mata mereka semua.
"Angin Beliung Sesat mulai menyerang kita !!Hati -hati kalian semua!!!",teriak Raja Iblis Barat sudah mengeluarkan ilmu saktinya untuk melawan angin beliung sesat.
Wuttt!!
Bress!!
Chen Si Lei menggunakan kipas saktinya dengan ilmu Angin delapan Dewa Bumi Tingkat tujuh dan angin beliung sesat hilang dan perjalanan pun normal kembali.
Wush!!
Brushh!!
"Semakin dekat kita melangkah semakin banyak halangan yang menghadang untuk bisa temukan logam perunggu Shio macan sebelum kita harus temukan logam perak dan emasnya juga ",kata Kasim Yong berjalan bersama Chen Si Lei.
"Apa kah maksud mu logam shio yang sudah ku dapatkan masih belum lengkap sama sekali?", tanya Chen Si Lei mengingat -ingat logam shio yang sudah ia kumpulkan.
"Ya kau masih lebih banyak kumpulkan perunggu dan perak daripada emasnya ",jawab Kasim Yong.
"Emm Kunci membuka pintu tiga Alam berada di mana?",tanya Chen Si Lei sambil mengamati langkah -langkah para pasukannya.
__ADS_1
"Ya aku tidak tahu semua tidak tahu.Kau cari sendiri saja",jawab Kasim Yong jujur.
"Hmm aku harus bertanya kepada Dewa Bumi Tingkat Sepuluh ",kata Chen Si Lei berpikir di sepanjang jalan ke Istana Selir Ke Sembilan Kaisar Tang Yu Feng.