
"Jantung hewan ini menjepit kita ", kata Sun Huai menggunakan toya emas sakti menghantam hancur jantung hewan tanah dan keluarlah sejumlah besar ulat -ulat sebesar biji jagung.
" Aghhhhhh !!", teriak mereka semua berkelebat cepat lari dari serangan ulat -ulat busuk dari jantung hewan tanah yang belum mereka ketahui dan jantungnya sudah di hancurkan oleh Sun Huai dengan toya emas saktinya.
Ulat -Ulat itu tumbuh besar dan banyak sekali jumlahnya dan menjulurkan lidah yang sangat panjang sekali dan juga hitam penuh racun ganas sekali yang keluar dari air liur ulat -ulat itu .
" Astaga kita akan menghadapi makhluk menjijikkan ini ", kata para Laskar Bunga Phoeny Rajawali Emas Sakti bergidik ngeri.
" Jangan takut untuk menghadapi mereka karena kita pasti bisa menang dari mereka " ,kata para Laskar Dua Belas Shio Rajawali Emas Sakti serentak seraya menerjang maju untuk menghadapi serangan maut dari ulat -ulat jantung busuk dengan berbagai senjata tajam yang mereka miliki.
Wushhh !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menggunakan kipas saktinya gunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik menghantam hancur ulat -ulat jantung busuk yang berada di sisi kanannya.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
Sun Huai menggunakan toya emas sakti menghantam hancur ulat -ulat jantung busuk dengan ilmu mukjizat saktinya.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
Bai Bai menggerakkan tombak garpu panjangnya untuk menghabisi ulat -ulat jantung busuk yang berada di dekat mereka semua dengan ilmu mukjizat tombak saktinya.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
" Hancurkan air liur nya ", kata Chen Si Lei kepada para Laskar Bunga Phoeny Rajawali Emas Sakti yang segera mematuhinya.
Ning Sa Ni Dewi Rubah Ungu menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti cahaya ungu menghantam hancur air liur busuk itu.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
" Hebat sekali kau ,Sa Ni ", puji para sahabatnya ramai.
" Ya sama-sama ", jawab Ning Sa Ni Dewi Rubah Ungu tersenyum ramah sekali kepada para sahabatnya juga.
__ADS_1
" Biarkan aku yang menghabisi pangkal lidahnya ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat masuk ke dalam mulut ulat jantung busuk terbesar dan pemimpin dari kelompok hewan menjijikkan itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis pangkal lidah ulat jantung busuk dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Lalu Chen Si Lei menusuk rongga mulut ulat jantung busuk dengan kipas saktinya yang ia buat panjang sekali sampai menembus langsung keluar dari tubuh hewan yang sebenarnya.
Wushhh !!
Jlebbbb !!
"Wahhhhhhh. .!!",teriak para sahabatnya tertarik keluar dari organ tubuh hewan Lipan yang telah hadir Roh manusia seorang pria muda tampan berusia dua puluh lima tahun dan bermata ganas sekali.
" Akhirnya kalian semua bisa keluar juga dari kerangka ku dan aku tidak bisa sabar untuk menghadapi kalian semua secara terbuka dan terang -terangan seperti saat ini ", kata Siluman Lipan yang sudah menjadi seekor lipan raksasa dalam bentuk kepala manusia.
" Wah kalau menghadapi mu tak perlu kami semua turun untuk menghadapi mu ,cukup aku saja Lao Ji Dewa Ayam Emas Sakti yang akan menghadapi dan aku akan menghabisi mu ",kata Lao Ji Dewa Ayam Emas Sakti yang sudah berkelebat cepat menggerakkan kedua sayapnya dan ia meluncur bagai sinar emas yang sangat hebat sekali sehingga siluman lipan itu dengan cepat untuk menghindari serangannya.
Namun Lao Ji menggunakan ilmu jeruji sayap emas mengurungnya dan ia tidak bisa kabur lagi dari kepungan Lao Ji Dewa Ayam Emas Sakti yang sudah cepat memenggal habis Siluman lipan dengan kapak saktinya.
Crakkkkkk !!
Blaarrrr !!
" Wah kita berhasil berada di luar tubuh hewan lipan ",kata Sun Huai tersenyum riang gembira karena ia bebas.
" Ya entahlah kita lihat saja nanti di jalan berikutnya ", jawab Erlang sudah cari tahu lokasi berikutnya yang akan mereka hadapi bersama -sama.
" Desa pankreas dan hati milik Roh jahat warna gelap itu ", kata Lao Gu nunjuk ke arah Roh hewan tanah tingkat enam yang berbentuk ulat daun pepaya dan ular tanah .
"Selain ulat,ular,kelabang, kecoak, belatung, cacing dan semut. Hewan apalagi yang bersembunyi di dalam tanah ?", Pai Su Su menyebutkan hewan -hewan tanah.
"Tikus yang belum kita temui di lokasi ini ", jawab Hong Erl menunjuk ke arah Lao Su Dewa Tikus Emas dengan centil.
" Berarti setelah kita jumpa hewan yang berada di depan kita, kita akan jumpa dengan tikus dan ular lainnya ", kata Na Na yang tidak bisa sabar untuk habisi musuh mereka.
" Ayo siapa yang akan maju untuk menghadapi mereka ?",tanya Gu Ma Hao yang berada di dekat Na Na.
" Aku saja yang maju dan menghadapi mereka ", jawab Mei Niang Dewi Kelinci Putih yang sudah berkelebat cepat dan tiba di paling depan di antara para sahabatnya yang sudah berkumpul di dekatnya.
" Hmm lawan kita berdua ternyata seekor kelinci kecil yang manis tapi sombong sekali. Ayolah kita habisi dia, lalu kita habisi kawan-kawan nya ", kata Roh Ulat tanah sawah dan ular daun pepaya yang kini berhadapan langsung dengan Mei Niang Dewi Kelinci Putih.
Roh Ulat tanah sawah dan ular daun pepaya menyerang bersamaan menghadapi Mei Niang Dewi Kelinci Putih yang gunakan ilmu mukjizat udara putih jernih dan sehat menghantam hancur Roh ulat tanah sawah dan ular daun pepaya dengan sangat dahsyat.
Wushhh !!
Bressssss !!
__ADS_1
Blaarrrr !!
Tak lama kemudian sejumlah besar ekor ular sawah dan berbagai jenis ulat lain berdatangan dan menyerang Mei Niang Dewi Kelinci Putih yang sudah sigap untuk menghadapi tantangan tersebut dengan ilmu mukjizat Gunung kelinci api menghantam hancur sejumlah besar ekor ular sawah dan berbagai jenis ulat lain.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
" Wahai para Roh jahat tikus tanah dan sebagainya keluarlah dan hadapi aku Mei Niang Dewi Kelinci Putih ", kata Mei Niang Dewi Kelinci Putih dengan suara yang sangat hebat sekali sehingga sejumlah besar Roh tikus dari segala penjuru tanah hitam telah hadir di hadapannya dengan senyuman ganas sekali.
" Hmm kita harus membantu Mei Niang dengan menghadapi Siluman Tikus yang sudah datang untuk menghabisi kita ", kata Chen Si Lei kepada Laskar Dua Belas Shio Rajawali Emas Sakti yang sudah berkelebat cepat maju dan berhadapan di depan puluhan ekor tikus raksasa dengan taring tajam sekali dan ganas sekali.
" Lian Hua serahkan mereka kepada ku ",kata Sun Huai sudah berada di dekatnya dan meminta Chen Si Lei untuk mundur dari pertempuran tersebut karena Sun Huai yang akan menghadapi para Siluman Tikus itu.
" Hmm baiklah aku serahkan mereka kepada mu ",kata Chen Si Lei berkelebat mundur dari pertempuran tersebut dan bergabung dengan para sahabatnya yang lainnya yang berada di belakang Sun Huai, Mei Niang dan Laskar Dua Belas Shio Rajawali Emas Sakti.
Sejumlah besar Siluman Tikus bergerak dengan kecepatan yang luar biasa cepat sekali untuk menghadapi dan membunuh Sun Huai yang menggunakan ilmu toya emas sakti dengan gerakan sangat cepat sekali menghantam hancur sejumlah besar Siluman Tikus.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
" Laknat sekali kau Siluman Kera jahanam !!", hardik Siluman Tikus menyerang toya emas sakti Sun Huai dengan tongkat warna hitam yang mengandung hawa siluman yang sangat hebat sekali sehingga Sun Huai menggunakan ilmu perisai bumi tingkat sembilan melindungi dirinya sendiri.
Wushhh !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Siluman Tikus terkejut sekali melihat kelihaian ilmu toya emas sakti Sun Huai yang dengan cerdas dan tangkas membuat toya emas sakti meliuk dan tubuh Siluman Tikus hancur berantakan oleh Sun Huai.
Bugh !!
Blaarrrr !!
" Wahhhhhhh hebat sekali kau ,aku kagum sekali dengan mu ",puji Mei Niang Dewi Kelinci Putih terkagum-kagum pada kepandaian ilmu mukjizat Sun Huai.
__ADS_1
" Emm jangan melihat ku seperti itu !!Aku tidak suka tahukah kau?!!",hardik Sun Huai galak sekali kepada Mei Niang Dewi Kelinci Putih yang langsung takut pada Sun Huai.
" Ya maaf ", jawab Mei Niang mundur dari Sun Huai yang tersenyum memanggil Chen Si Lei untuk berjalan bersamanya menuju ke tempat lainnya sebagai tujuan mereka di dunia Iblis.