
Rombongan Chen Si Lei memasuki ke daerah wilayah Lan Zhou yaitu utara lain di Tionggoan,Chen Si Lei menghentikan kudanya di sebuah desa kecil yang tidak di ketahui apa namanya karena tidak ada tulisannya di pintu masuk ke desa kecil ini dan Chen Si Lei beri nama sendiri,yaitu'Desa Bintang Jatuh'.
"Desa ini sangat indah dan nyaman untuk di kunjungi oleh kita",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao minum arak di siang hari pada hari kelima mereka tiba di lokasi ini.
"Bau aroma manis di sini",kata Le Din Yin waspada terhadap setiap kemungkinan adanya musuh yang sudah mengintai mereka sejak masuk ke desa ini.
"Bau kayu cendana menurut ku",kata Chen Si Lei mengamati keadaan desa itu.
"Di sini banyak sekali pengrajin peti jenazah dan macam perlengkapan berkabung yang menyedihkan",kata Sheng Li Na selalu berada di dekat Le Din Yin.
"Ada pawai orang -orangan kertas di sini",kata Lin Mo Bai menuntun tali kudanya Chen Si Lei sembari mengamati rombongan orang -orang berpakaian berkabung yang berjalan di tengah jalan.
Sebuah percikan air doa di siramkan ke arah mereka yang sigap melompat dari air yang mengandung hawa sesat.
Bressss !!
Chen Si Lei menghancurkan rombongan perlengkapan orang berkabung yang di tengah jalan.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Bruakkk !!
Peti jenazah terbuka dan melompat lah seorang pria sadis menerjang mereka dan di ikuti oleh sejumlah besar orang berpakaian berkabung itu.
Wuttttt !!!
Dessssssss !!
Pria itu turun ke tanah dan mendelik marah kepada Chen Si Lei yang sudah cepat menghantam hancur perut pria itu.
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau telah bunuh wakil dari ketua Sekte Bintang Kematian!!",hardik para anggota Sekte Sesat Bintang Kematian.
"Oh aku juga bisa menghancurkan sekte sesat kalian",kata Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti yang berbicara tadi dan kini berkelebat cepat ke arah musuh lain.
"Sekte Bintang Kematian rupanya pantas saja begitu menyedihkan",kata Sheng Li Na segera mengeluarkan pecut untuk menghadapi banyak orang musuh sakti di sekitar mereka.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Wuttttt !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang Gunung Ling di sertai ilmu pedang rajawali emas sakti sehingga berhasil membunuh seorang musuh sakti dengan cepat dan ganas.
Singggggg !!!
Crakkkkkk !!
Le Din Yin membabat habis kepala musuh sakti dengan ilmu pedang naga sungai Li dengan lihai sekali.
Syuutttttttt!!
Cranggg !!
Lin Mo Bai mengeluarkan pedang untuk menghadapi pedang sakti mukjizat milik musuh hebat lain.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
Wushhh !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat menghantam hancur para musuh sakti yang berada di rumah orang mati .
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Le Din Yin membabat habis sejumlah orang musuh sakti yang menyamar sebagai pelayan kertas orang mati.
Wuttttt !!!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti yang ingin membunuh kudanya Chen Si Lei.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang membabat habis dua orang musuh sakti yang berada di dalam tandu khusus orang mati.
Syutttttttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat pedang Gunung Ling dan membabat tiga orang musuh sakti yang menggunakan senjata orang mati dengan cepat.
Wuttttt !!!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah senjata rahasia milik musuh sakti hancur.
Werrrrrrr !!
Bressssss !!
Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti untuk membunuh sejumlah orang musuh sakti.
Wuttttt !!
Crakkkkkk! !
Betttt!!
Tar! !
Kress !!
Sheng Li Na menggerakkan pecut nya dan membunuh banyak musuh sakti yang sudah datang dan semakin banyak.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat menangkis serangan maut dari musuh sakti yang gunakan senjata tajam dan ganas.
Singggggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti menghantam hancur pedang musuh sakti yang memakai tanda berkabung paling menyedihkan.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat pedang Gunung Ling dan ilmu kun lun pai sehingga banyak membabat habis para musuhnya.
Jlebbbb !!
Le Din Yin membunuh musuh dengan ilmu pedang awan naga sungai Li luar biasa hebat bukan main.
Wuttttt !!
Syuutttttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti yang sangat hebat di dekat peti jenazah yang lain.
Brukkk !!
Sejumlah orang dari peti jenazah keluar untuk menghadapi mereka secara ramai berlomba untuk membunuh Chen Si Lei.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Dessssssss !!
Sejumlah Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti turun tangan untuk melawan para musuh lain yang segera berkurang banyak dengan jumlah pasukan keamanan dan keselamatan Chen Si Lei.
__ADS_1
Brrrrrrrrrrrrr !!
Syuutttttttt !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Sejumlah sinar anak panah dari pihak Kekaisaran Tang Agung berhasil bunuh di pihak musuh yang terkejut dengan kedatangan pihak dari Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti yang di pimpin oleh sembilan orang wanita cantik prajurit pilihan Chen Si Lei.
Wushhh !!
Dessssssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
Wushhh !!
Dessssssss !!
Le Din Yin menerjang hebat menghantam pukulan maut seorang pria sakti sangat kejam dan ganas.
Singggggg !!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti dari pihak Sekte Sesat lainnya.
Wuttttt !!
Tar !!
Kress !!
Sheng Li Na menerjang hebat gunakan pecut menghantam hancur lima belas pria sadis.
Syuutttttttt !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai membacok sejumlah orang musuh sakti yang sangat hebat dan ganas yang berada di sekitar kuda Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk!!
Hu Sa Tian menerjang hebat ke arah sepasang orang kerdil sakti dan berhasil Hu Sa Tian habisi dengan cepat dan hebat.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti nya dan semua orang di sekitar peti jenazah terkejut sekali karena melihat kepandaian ilmu silat Chen Si Lei.
Cranggg !!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat menangkis serangan maut dari musuh sakti dan berhasil membabat habis para musuh itu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Le Din Yin berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti sehingga ia berhasil membuat gentar pihak musuh.
Trangggggg !!
"Siapakah kau dan kenapa kau bertarung melawan kami?!!",hardik pria sakti yang menjadi lawan Le Din Yin.
"Aku Pendekar Naga Sungai Li,aku melawan mu karena kau adalah Ketua Sekte di pihak yang salah dan tersesat!!",jawab Le Din Yin menerjang hebat dan berhasil membunuh seorang sakti itu.
Jlebbbb!!
Singggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari berbagai penjuru di sekitar mereka semua terutama di sekitar kaum wanita dari Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Singggggg!!
Cranggg!!!
"Kalian semua kurung gadis di dalam tandu pengantin arwah dan bunuh mereka yang melindungi gadis itu",perintah Chen Si Lei kepada Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Syuutttttttt !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Nona keluar kau dan hadapi aku jika kamu seorang yang hebat!!",hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sampai gadis itu terkejut sekali dan menangkis serangan maut dari Chen Si Lei.
Wuttttt!!
Plakkkk!!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menyambar cepat hantam hancur gadis itu tewas seketika itu juga.
"Nona !!", teriak para musuh terkejut sekali melihat majikan mereka tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.
"Jangan khawatir aku akan kirim kalian semua berjumpa dengan Nona kalian di neraka abadi!!",hardik Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya dan hancur lebur semua orang dari pihak Sekte Bintang Kematian.
Bressss!!
Chen Si Lei berkelebat cepat menyeret seorang wanita yang tersisa ke tempatnya dan di potong oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan kasar dan ganas.
Crakkkkkk!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Rapikan",perintah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada para pengikut nya.
"Siap Tuan Besar Wu !!",sahut para pengikut setia Chen Si Lei yang sangat besar.
Chen Si Lei sudah berada di kudanya dan memacu kudanya menuju dalam desa di ikuti oleh Le Din Yin dan kawan-kawan nya dan berhenti di sebuah rumah kecil milik seseorang pria tunanetra yang mengumpulkan banyak sekali bahan -bahan untuk membuat peti jenazah dan perlengkapan kematian.
"Paman untuk apa saja benda -benda ini dan darimana asalnya?",tanya Chen Si Lei menyentuh bagian peti jenazah.
"Untuk di pergunakan sebagai sarana orang meninggal dunia dan dari hutan kayu cendana di bagian dalam desa ini",jawab pria tunanetra itu.
"Apakah kau bisa membuatkan beberapa peti jenazah untuk ku?",tanya Chen Si Lei meremas ujung peti jenazah yang di sentuh olehnya.
Dan Chen Si Lei menggunakan serbuk peti jenazah untuk senjata rahasia yang di lemparkan ke arah sekitar rumah kecil itu.
Bressss!!
"Aghhhhhh!!",teriak sejumlah orang musuh sakti tewas oleh ilmu sakti Chen Si Lei.
"Tuan Muda kenapa kau membunuh mereka semua di rumah kecil ku?",tanya pria tunanetra itu tua terkejut sekali dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyambar pria itu.
"Jangan pura - pura buta kau Pangeran tua Zi pengkhianat kau",desis Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao meremas batang leher Pangeran kelompok dari Pangeran Phing Zi.
Krekkk!!
"Kumpulkan mereka dan kirim ke teman mereka di dalam hutan kayu cendana itu dan bawa kepala seluruh keluarga Pangeran tua Zi kepada ku!!",perintah Chen Si Lei kepada para pengikut nya.
"Siap Paduka !!", teriak para pasukannya patuh kepada Chen Si Lei
Sejumlah Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dan Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat ke arah hutan kayu cendana sesuai perintah Chen Si Lei.
Chen Si Lei menunggu di rumah kecil itu di temani oleh Le Din Yin dan Sheng Li Na dan Lin Mo Bai tetapi suara lonceng hawa sakti sesat mengurung mereka dengan hawa gelap yang seakan ingin mengambil jiwa manusia mereka sehingga Sheng Li Na memeluk Le Din Yin dengan ketakutan sekali.
"Lawan dengan ilmu mukjizat bersih kalian",kata Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari yang hebat untuk membuyarkan hawa sakti sesat dari suara lonceng yang di mainkan oleh orang sakti yang sangat hebat dan ganas.
Chen Si Lei mendesak suara lonceng menjadi sumbang dan hancur dengan ilmu suara alam semesta yang di dapatkan dari kitab ilmu mukjizat telapak Buddha di gunung lima jari tangan Buddha,lalu Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat dan menyeret para musuh keluar dari persembunyian nya.
Brrrrrrrrrrrrr !!
__ADS_1
Seorang gadis amat cantik jelita sekali membawa pasukan musuh sesat dan dua buah lonceng yang di putar dan mengeluarkan suara sesat.
"Putri kedelapan dari Sekte Bintang Kematian yang juga selir dari Pangeran Phing Zi",kata Chen Si Lei yang sudah mengenali gadis itu sebelumnya dari awal Chen Si Lei masuk ke Istana Kekaisaran Tang Agung sekitar lima tahun yang lalu.
"Paduka senang sekali hamba bisa bertemu kembali dengan Paduka",kata gadis itu mendekati Chen Si Lei untuk merayu dan membunuh Chen Si Lei dengan cepat dan mudah.
Tetapi Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sehingga gadis itu tewas terpotong oleh pedang sakti mukjizat milik Chen Si Lei,
Crakkkkkk!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Le Din Yin dan Sheng Li Na serta Lin Mo Bai sudah membunuh semua pengikut si gadis sesat tadi.
"Kau harus hancurkan lonceng ungu yang berada di puncak gunung kepala ayam di belakang desa ini dan bunuh orang yang memiliki lonceng sesat itu",kata Le Din Yin menunjukkan bahwa orang yang menjadi dalang utama dalam penyerangan terhadap Chen Si Lei dan kawan-kawan nya di desa ini berada di puncak gunung kepala ayam.
"Tentu saja aku akan bunuh orang itu dan menghancurkan barang sesat nya saat ini juga",jawab Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah puncak gunung kepala ayam.
"Hei tunggu kami juga ikut!!",teriak Le Din Yin meraih tangan Sheng Li Na.
Brrrrrrrrrrrrr!!!
'*Puncak Gunung Kepala Ayam '.
Chen Si Lei tiba di puncak gunung kepala ayam dan di sana ada seorang pria yang sedang melakukan ritual sesat dengan sebuah lonceng bersinar cahaya ungu dan mengandung hawa mukjizat sesat yang luar biasa kejam sekali, selain itu di sana juga ada beberapa orang yang berpakaian berkabung yang bersiap untuk hadapi Chen Si Lei setibanya pria sakti itu tiba di tempat Ketua mereka berada.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau sungguh berani juga datang ke tempatku dan aku sangat kagum kepada keberanian mu tapi sayang aku harus membunuh mu untuk keamanan dan keselamatan Kerajaan kami",kata pria sakti berpakaian rapi dan warna hitam.
"Aku terima kasih atas pujian mu kepada ku tapi aku harus membunuh mu dan semua kerajaan gelap mu!!",hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat hebat untuk menghadapi ilmu mukjizat sesat pria itu.
Wuttttt! !
Plakkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga pria itu terpental jatuh keluar dari cahaya ungu yang melindungi pria itu secara ajaib.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Le Din Yin dan Sheng Li Na beserta para sahabat Chen Si Lei sudah tiba di puncak gunung kepala ayam dan berkelebat cepat untuk menolong Chen Si Lei dan siap untuk menghadapi para musuh yang bersiap untuk bertarung melawan mereka.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah mengamuk ganas menghadapi musuh yang berjumlah sekitar tiga puluh enam orang sakti dan membabat tiga orang musuh sakti sekaligus.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Le Din Yin menerjang hebat menghantam hancur para musuh sakti sebanyak dua puluh lima orang sakti.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai mengeluarkan pedang untuk memotong leher sejumlah orang musuh sakti dengan cepat dan ganas.
Tar !!
Kress !!
Sheng Li Na memutar pecut nya dan memenggal kepala gadis pertama dari pihak musuh yang sedang di lawannya.
Singggggg !!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!
Hu Sa Tian menerjang hebat dengan ilmu pedang mukjizat hebat dan memenggal kepala sejumlah orang musuh sakti.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang melawan serangan maut dari pria sakti itu dan memotong tubuh pria itu dengan cepat dan ganas.
Singggggg !!
Bressssss !!
Brussshhhhh !!!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga lonceng cahaya ungu musnah oleh Chen Si Lei.
Dan menyelamatkan sejumlah rakyat di desa gunung kepala ayam dan sekitarnya bahkan bisa membantu pihak Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dan Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti yang sedang bertarung sengit melawan pasukan dari musuh sakti di hutan kayu cendana.
Sehingga para pasukan Chen Si Lei bisa memenangkan pertarungan mereka dan semua musuh berhasil mereka musnahkan dan di masukkan ke dalam peti mati dan di kirim kepada Chen Si Lei di gunung kepala ayam yang membuat gentar dan takut dari pihak musuh yang ingin membunuh pasukan Chen Si Lei.
"Kuburkan secara masal ",perintah Chen Si Lei kepada para pasukannya.
"Siap Paduka !!", jawab para pasukannya.
Wuttttt!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat pedang piramida sakti membabat habis sejumlah besar musuh sakti yang sangat hebat dan ganas.
Singggggg !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Le Din Yin membabat habis sejumlah besar musuh sakti yang mengurung diri nya dengan hebat.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Lin Mo Bai mengeluarkan pedang untuk memotong leher sejumlah orang musuh sakti yang di lawannya.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti lawan mu adalah aku!!",hardik wanita ganas yang melayang hebat ke arah Chen Si Lei dengan ilmu pedang yang hebat tetapi Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis wanita itu dan membuat para pasukan dari wanita itu gentar dan takut kepada Chen Si Lei.
"Bunuh mereka semua jangan sampai ada yang hidup!!",perintah Chen Si Lei .
"Siap Paduka !!", teriak para pasukan Chen Si Lei berkelebat cepat dan membabat habis musuh dengan kekuatan penuh yang sangat hebat sekali.
Setelah para musuh tewas dan habisi, sejumlah warga desa gunung kepala ayam bersujud hormat kepada Chen Si Lei dan mengucapkan terima kasih kepada Chen Si Lei atas pertolongan Chen Si Lei kepada para warga desa gunung kepala ayam dan sekitarnya.
"Kami semua warga desa gunung kepala ayam dan sekitar mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pertolongan yang sudah di berikan kepada kami oleh Anda Pendekar Rajawali Emas Sakti!!",sorak sorai para penduduk desa gunung kepala ayam dan sekitarnya.
"Sama-sama saudara -saudara ku",jawab Chen Si Lei halus pada semua warga di desa gunung kepala ayam dan sekitarnya.
Lalu Chen Si Lei melanjutkan perjalanan ke luar desa gunung kepala ayam di ikuti oleh para pasukannya untuk berkumpul di sebuah rumah kosong yang sudah di siapkan untuk Chen Si Lei oleh Lin Mo Bai dan Hu Sa Tian sehingga Chen Si Lei bisa mengadakan rapat koordinasi bersama para pasukannya.
"Aku ingin sejumlah wilayah yang sudah aku jelajahi dan kuasai harus di tandai dengan prasasti serta bendera Kekaisaran Tang Agung juga aku ingin bangun monumen setiap daerah dengan nama dan data para pasukan ku,buat lukisan dan patung di sebuah ruangan khusus di rumah ku", kata Chen Si Lei yang segera di catat oleh Kasim Lin Mo Bai.
"Untuk kalian semua Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti kalian harus lebih siap untuk dipergunakan setiap saat dalam perjalanan ku dan tugas utama kalian ialah menjaga keamanan dan keselamatan rakyat dari kaum sesat dan pihak musuh di mana pun aku berada",kata Chen Si Lei yang segera di patuhi oleh para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Untuk Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti tugas kalian adalah melindungi semua wanita ku yang berada di dalam rumah ku termasuk Ibu Suri dan para adik ku,dan juga anak -anakku, pokoknya tugas utama kalian adalah menjaga keluarga ku dari pihak musuh dalam selimut yaitu di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung",kata Chen Si Lei yang segera di patuhi oleh para Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.
"Untuk kalian semua Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti tugas kalian adalah melindungi kinerja pemerintahan yang bersih dan sehat untuk rakyat bahagia dan jangan segan untuk bunuh siapa pun yang melanggar hukum yang berlaku yang sudah aku tetapkan saat aku naik tahta",kata Chen Si Lei yang segera di patuhi oleh para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.
"Paduka tugas sebagai seorang kasim untuk hamba apa ?", tanya Kasim Lin Mo Bai usai para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti, Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dan Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti bubar dari rapat koordinasi dan melaksanakan tugas mereka masing -masing.
"Mengurus keperluan ku yaitu mandi ,pakaian dan riasan ku",kata Chen Si Lei.
"Tugas Kasim Chao apa?",tanya Kasim Lin Mo Bai menyisir rambut Chen Si Lei.
"Membantu Ling Long menangani masalah dalam Istana Kekaisaran Tang Agung dan membantu ku menangani masalah para pejabat senior yang selalu ada saja untuk mengganggu pemerintahan era ku",jawab Chen Si Lei meminta di pakaikan minyak rambut wangi untuk rambutnya oleh Kasim Lin Mo Bai.
"Tugas Kasim Ma apa?",tanya Kasim Lin Mo Bai mengoleskan minyak rambut di rambut Chen Si Lei.
"Menangani masalah urusan pribadi ku yaitu jadwal tidur ku dengan para wanita ku di rumah setiap bulan selama lima belas hari selalu mengganti wanita dan aku juga tidak bisa menolak karena tugas utama ku adalah memiliki penerus hebat ,aku masih belum tahu bahwa banyak sekali dulu 20.000 wanita setiap tahun dan 121 wanita yang masuk ke rumah dan aku harus punya satu permaisuri, 3 orang pendamping senior, sembilan istri, dua puluh tujuh selir dan delapan puluh satu dayang setiap tahunnya tetapi aku melanggar karena aku belum menunaikan tugas utama itu dan karena itu aku baru memiliki dua orang anak laki-laki dan satu orang anak perempuan dan aku tidak suka di atur urusan pribadi ku itu",kata Chen Si Lei secara jujur dan terbuka tentang kehidupan di dalam rumahnya.
"Tugas Kasim Chang Sin apa?",tanya Kasim Lin Mo Bai merapikan pakaian Chen Si Lei untuk bersiap untuk perjalanan ke lokasi lainnya.
"Menangani urusan makanan dan minuman ku",jawab Chen Si Lei menarik rambut Lin Mo Bai yang sudah cepat menghindari jahil nya Chen Si Lei kepadanya.
"Ada beberapa orang Kasim di rumah?",tanya Le Din Yin begitu Chen Si Lei keluar dari kamar dalam rumah kosong.
"Seratus ribu orang Kasim dan kepala kasim utama adalah Kasim Liu",jawab Chen Si Lei menghela napas memikirkan kasim senior itu.
"Dia sungguh menyebalkan ya?",tanya Hu Sa Tian.
"Ya dia orang penasehat khusus untuk kaum wanita ku masalah kesehatan rahim atau apa itu aku tidak mengerti masalah wanita bulanan kata Ibu Suri aku tidak boleh tahu karena aku bisa berdosa kepada leluhur. Aku pria sejati dan Naga jadi ya tugas wanita bukanlah urusan ku",jawab Chen Si Lei melompat ke kuda putih.
"Iya Anda putra langit urusan Anda lain lagi",kata Kasim Lin Mo Bai menuntun tali kudanya Chen Si Lei.
"Tuan Muda kita akan masuk ke dalam kota kecil Bunga Krisan",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melihat papan nama di atas pintu masuk ke dalam kota itu.
"Sudah ada yang menyambut kita rupanya",kata Le Din Yin yang berkuda bersama Sheng Li Na dengan mesra selalu dalam perjalanan mereka.
Benar saja ucapan Le Din Yin tadi karena sejumlah orang telah menghampiri Chen Si Lei dan memberi hormat kepada Chen Si Lei yang berada di atas kudanya dan seorang pemuda tampan berkuda mendatangi kuda Chen Si Lei di ikuti oleh gadis cantik jelita berusia lima belas tahun yang berkuda di belakang kuda pemuda itu.
"Hamba putra ke tujuh dari Adipati Hou memberi hormat kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa pemuda yang segera sujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Hamba putri ke sepuluh dari Adipati Huo memberi hormat kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa gadis cantik jelita bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Apakah kalian berdua di perintah oleh Adipati Huo untuk menyambut kedatangan ku ke kota kalian?",tanya Chen Si Lei melihat sejumlah orang yang bersujud .
"Ya benar Paduka",jawab putra ke tujuh dari Adipati Huo.
"Baiklah terimakasih",kata Chen Si Lei.
__ADS_1
"Ayo kalian bersiaplah untuk mengawal Paduka masuk ke kota kita",kata pemuda itu segera melompat ke kuda kembali di ikuti gadis dan para pasukannya.
Kuda Chen Si Lei pun bergerak kembali masuk ke dalam kota bunga krisan yang menakjubkan mata karena para penduduknya sangat sejahtera dan membuat hati Chen Si Lei senang sekali dan bersukaria sekali bahkan ketika ada lima orang ikut masuk ke dalam kota bersama rombongan Chen Si Lei pun ikut senang*.