Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Hutan Gunung Bunga Dan Buah Merah.


__ADS_3

Pada malam hari itu, Sin Yue Qing bermain dengan Xiao Yan Li yang melingkar di sekitar telapak tangan gadis remaja itu.Sin Yue Qing memandangi makhluk aneh yang melingkar di atas batu di depannya ,dan sebuah apel merah terjatuh dari atas pohon dan mengagetkan gadis itu.


"Buah apel merah ini jatuh dari pohonnya tidak bilang kepada ku ",batin gadis itu.


Xiao Yan Li juga mengamati Sin Yue Qing dengan tatapan mata bingung dengan sikap Dewi Rembulan pada saat ini.


"Dulu kau sangat suka sekali dengan buah apel merah dan kenapa sekarang kau tak menyukai buah apel merah lagi ?", tanya Xiao Yan Li ber komunikasi dalam bahasa hewan.


"Aku pernah tersedak buah apel merah yang membuat ku meninggal dunia pada reinkarnasi ku ke tiga ", jawab Sin Yue Qing dalam bahasa manusia.


"Buah apel merah yang kau makan waktu itu adalah buah berracun ganas yang menyerang hatimu sehingga kau kadang menjadi seorang gadis yang liar dan ganas sekali", kata Xiao Yan Li memberitahu Sin Yue Qing tentang masa lampau nya.


"Ya mungkin saja karena aku pernah menjadi seekor Siluman Angsa Putih dan ular hijau sebelum aku bisa masuk ke tubuh asli ku ini",ucap Sin Yue Qing yang kini memandangi Chen Si Lei yang sedang sibuk dengan urusan dunia kangouw bersama para sahabatnya.


"Jangan pernah berpikir bahwa kau ingin mencoba untuk menjauh dari Kaisar Lotus Langit Selatan ",kata Xiao Yan Li membaca pikiran Sin Yue Qing melalui ekspresi wajah gadis remaja itu.


Sin Yue Qing menghela napas dan menunduk menatap ular putih kecil yang juga menatapnya.


" Jangan pernah menyerah terhadap cinta abadi yang sudah kalian tanam sejak awal kalian tumbuh bersama dan hidup di dunia langit karena kau akan menyakiti hatinya dan juga hatimu sendiri ",kata Xiao Yan Li terus menerus menyemangati Sin Yue Qing untuk tetap berada di sisi Chen Si Lei untuk selamanya.


" Ya aku akan tetap bersamanya karena aku jiwanya dan miliknya selamanya ", kata Sin Yue Qing tersenyum lembut sekali kepada Xiao Yan Li dan membelai lembut ular putih kecil itu.


Istana Kekaisaran Tang Agung.


Istana Selir Agung pertama.


" Selamat, ya Paduka Selir Agung pertama Putri Miya atas hasil laporan dari tabib anda bahwa bayi anda berjenis kelamin laki-laki dan itu berarti anda akan dapat melahirkan seorang pangeran baru untuk Paduka Kaisar Tang Agung ", kata para dayang istananya yang sudah memberi selamat kepada Miya.


Miya tersenyum membelai perut buncit nya yang sudah berusia enam bulan lebih dan ia mendapatkan hadiah berupa makanan dan minuman sehat dan kunjungan istimewa dari Ibu Suri Ling yang kini sangat memperhatikannya bahkan menomor satukan dirinya.


" Miya kau harus banyak makan buah segar dan menjaga kesehatan mu dengan baik, jika kau perlu sesuatu kau bisa meminta apa saja kepada Huang ErNiang, kau pun boleh mengunjungi dan berkunjung Huang ErNiang kapan saja kau mau ",kata Ibu Suri Ling saat mengunjungi Miya pada siang hari tadi.


" Ya Huang ErNiang, terimakasih ", jawab Miya sangat manis sekali kepada Ibu Suri Ling yang menjadikannya sebagai seorang menantu kesayangan nomor satu bahkan lebih menyayangi Miya daripada menyayangi Li Shao Ning dan yang lain nya.


" Ah andai saja Permaisuri Li Shao Ning dan Putri liar itu bisa semanis dirimu,Miya .Mungkin aku akan menerima mereka seperti aku menerima dirimu",kata Ibu Suri Ling memperlakukan Miya seperti memperlakukan putrinya sendiri.


" Huang ErNiang tolong jangan pernah membedakan antara aku dengan cici Li Shao Ning dan adik Sin Yue Qing, nanti aku merasa tidak enak hati terhadap mereka berdua karena kami sama -sama istri koko Lei dan menantu anda ", kata Miya pintar sekali mengambil hati Ibu Suri Ling.


" Ah kau terlalu baik terhadap mereka yang belum tentu baik terhadap mu .Aku tidak pernah menerima mereka sebagai menantu ku karena mereka tidak bisa sebaik dirimu",kata Ibu Suri Ling yang sudah terpengaruh oleh kelicikan Miya.


" Terimakasih Huang ErNiang ", kata Miya terharu dengan kebaikan hati Ibu Suri Ling terhadap dirinya.


Dan sekarang Miya teringat akan siasat barunya untuk menyingkirkan Li Shao Ning dari posisi Permaisuri.


" Aku harus mencari cara untuk menyingkirkan Li Shao Ning sesudah aku dapat menyingkirkan Sin Yue Qing yang bodoh itu dengan tipuan manis ku",kata Miya di dalam hatinya.


Istana Permaisuri.


Suara halus nan indah yang sangat di kenal di telinganya serta merta mendorong Li Shao Ning untuk menengadahkan kepala.


"Shao Ning aku datang untuk membawakan mu beberapa makanan hasil karya ku",kata Aurora membawakan beberapa makanan berupa kue lembut isi keju dari Kerajaan Yunani.


Kue enak dengan potongan segitiga adalah hal pertama yang di tangkap mata Li Shao Ning sebelum beralih pada gadis yang kini duduk berseberangan dengan Li Shao Ning. Sekilas, rambut panjangnya yang di biarkan sedikit berantakan dan terlihat mengilap di terpa seberkas cahaya rembulan di malam tanggal lima belas awal musim semi.


" Mari kau coba dan jangan di lihat saja kue ku ",ujar Aurora dengan suara khas dirinya yang memecah keheningan di dalam Istana Li Shao Ning.


" Ya baiklah aku coba ya ? ",Li Shao Ning mengambil kue karya Aurora dan makan dengan kegirangan sekali.


" Wah aku juga mau mencoba kue karya mu ,Aurora ", kata Xue Erl dan Melani ikut mengambil bagian mereka masing - masing.


" Bagaimana rasa kue karya ku ?",tanya Aurora memandang mereka bertiga.


" Emm enak sekali seperti ada manis -manis nya di lidahku ", jawab Li Shao Ning memuji kue ciptaan Aurora.


" Gurih dan lembut menurut ku ",kata Melani mengomentari karya Aurora dengan tulus hati.


" Aku sangat menyukai kue rasa keju karya mu ,Aurora ", puji Xue Erl gembira.


" Terimakasih atas pujian kalian semua untuk ku .Aku akan coba membuatkan aneka macam makanan dan minuman dari berbagai Kerajaan di dunia yang telah aku coba di Kerajaan Yunani ku untuk kalian semua bisa menikmati apa saja yang pernah aku nikmati ",kata Aurora sangat menyayangi ketiga saudari madu nya itu.


" Ya buatlah sesuai yang kau inginkan dan nanti bisa kau tunjukkan kepada Koko Lei Lei dan keluarganya bahwa kau memiliki bakat di bidang kuliner untuk kamu bisa membantu rakyat Tionggoan dan dunia mendapatkan gizi yang baik dan seimbang dengan ilmu pengetahuan mu tentang makanan dan minuman yang kamu ketahui ", kata Li Shao Ning mendukung Aurora sepenuhnya.


" Terimakasih, Shao Ning kau baik sekali kepada ku ", ucap Aurora semakin lama semakin menyayangi Li Shao Ning seperti saudarinya sendiri.


Demikianlah mereka semakin lama semakin erat tali persaudaraan mereka satu sama lainnya.


Hutan gunung bunga dan buah merah.


Chen Si Lei menghampiri Sin Yue Qing yang tertidur pulas bersandar pada pohon buah apel merah.


" Ah kau pasti kelelahan bermain dengan Xiao Yan Li ", Chen Si Lei menggeleng, lalu ia menggendong gadis itu untuk di pindahkan ke dalam tenda khusus untuk mereka berdua.


Chen Si Lei membaringkan gadis itu di atas tempat tidur gantung yang sudah di siapkan oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuk mereka berdua, tapi Chen Si Lei menggunakan tempat tidur gantung ini untuk Sin Yue Qing dapat tidur dengan nyaman.


Sementara Xiao Yan Li menikmati buah apel perlahan -lahan dalam tiap suapan, Chen Si Lei mencermati rincian hasil rapatnya di dekat Sin Yue Qing tidur untuk ia bisa menjaga kekasihnya dengan aman. Chen Si Lei juga memeriksa dokumen yang dikirimkan oleh Raja Iblis Barat untuknya.


" Kau sibuk sekali",kata Xiao Yan Li mengamati Chen Si Lei bekerja tidak pernah mengenal waktu.


"Baiklah aku rasa jurnal keuangan bulan depan cukup lumayan banyak tetapi aku harus meminta mereka untuk menghemat biaya anggaran belanja negara untuk mengurangi beban masyarakat ", kata Chen Si Lei merapikan kembali dokumen kerjanya dan ia memanggil salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuk mengantarkan dokumen tersebut kepada Raja Iblis Barat yang berada di dalam Ibukota Kekaisaran Tang Agung melalui burung rajawali putih sakti yang sudah datang untuk membantu anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti itu.


Lalu tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul empat pagi untuk Chen Si Lei memeriksa kembali perbekalan untuk jam enam pagi, mereka bisa berangkat lagi ke lokasi berikutnya.


" Apakah kau tidak ingin tidur sejenak untuk melepas lelah mu ?",tanya Xiao Yan Li untuk sekian kalinya ia mengamati cara kerja Chen Si Lei yang sangat keras.


Chen Si Lei tidak memberikan tanggapan dari ucapan Xiao Yan Li karena ia tidak mengerti bahasa ular.


" Aku menyukai cara kerja Li Shao Ning dalam menangani masalah akomodasi dan pemahaman ringkas data dari hasil penjualan daging sapi dan kambing dari dan dalam waktu dekat ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan hingga bisa menutupi kekurangan di dalam modal serendah mungkin bisa menjadi pilihan utama untuk menikmati sistem ekonomi yang lebih baik lagi ", kata Chen Si Lei membaca laporan dari Li Shao Ning kirimkan untuknya.


Lalu Chen Si Lei mengangkat wajahnya yang terarah kepada Sin Yue Qing yang tidurnya berantakan dan nyaris terjatuh dari tempat tidur gantung yang melilit gadis itu.


Maka Chen Si Lei cepat merapikan kembali cara tidur gadis itu dengan nyaman lagi di atas tempat tidur gantung.


" Aku harus mengganti tempat tidur yang nyaman untuk mu di dalam perjalanan kita ini",kata Chen Si Lei berdiri di sisi tempat tidur Sin Yue Qing untuk menjaga keamanan dan keselamatan gadis itu selama tidur.


Sampai saat Sin Yue Qing terbangun pada pagi hari ini ,Chen Si Lei tetap menjaga kekasihnya dengan rasa kasih sayang yang sangat dalam sekali.


" Selamat pagi, sayang ku ", sapa Chen Si Lei membantunya bangun dari tempat tidur.


" Selamat pagi juga, sejak kapan aku bisa berada di tempat tidur mu?",Sin Yue Qing menerima air bersih untuk gadis itu bisa merapikan dirinya dari Chen Si Lei siapkan untuknya.


" Sejak semalam dan jangan khawatir karena kau tidur di tempat tidur ku karena milik ku adalah milik mu ",kata Chen Si Lei membantunya merapikan rambut gadis itu yang kusut oleh gaya tidurnya.


" Biar aku sendiri saja untuk merapikan rambut ku ",kata Sin Yue Qing mengambil sisir dari tangan Chen Si Lei.


"Baiklah kalau begitu aku merapikan pakaian mu saja ", kata Chen Si Lei menaruh tangannya untuk membuka pakaian Sin Yue Qing untuk di gantikan dengan baju baru.


"Eh kau mau apa ?", tanya Sin Yue Qing menepis tangannya yang ingin membuka baju gadis itu.


"Aku ingin mengganti baju mu ,kau jangan berpikir bahwa aku ingin melihat dan menyentuh tubuh mu ",jawab Chen Si Lei berbalik dan berjalan keluar dari tenda untuk Sin Yue Qing bisa menggunakan waktu pribadinya sendiri.


Chen Si Lei menunggu Sin Yue Qing rapi selama lima belas menit dengan sabar sekali, lalu ia memberikan sarapan pagi untuk Sin Yue Qing berupa bakpao rasa daging dan susu kacang kedelai hangat.


" Terimakasih atas sarapan pagi untuk ku ",kata Sin Yue Qing gembira sekali bisa di layani oleh Chen Si Lei.


" Paduka kami sudah siap untuk berangkat bersama anda ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah datang untuk bersiap untuk naik kuda mereka masing - masing usai mereka semua telah merapikan kembali segala hal yang berkaitan dengan perlengkapan perjalanan mereka dengan rapi.


" Ya baiklah kalian sungguh terampil sekali dan cekatan dalam mempersiapkan segalanya untuk mempermudah proses perjalanan kita ", jawab Chen Si Lei nada bangga terhadap Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.


" Aku juga sudah selesai sarapan pagi dan aku siap untuk berangkat bersama mu ", kata Sin Yue Qing riang dan gadis ini sudah melompat ke kuda yang lainnya.


" Aku tidak pernah bilang untuk kau menggunakan kuda lain untuk pergi bersama ku ", kata Chen Si Lei menurunkan gadis itu dari kuda lain dan menaruh gadis itu di kuda putihnya lagi.


" Aku mau mencoba untuk menunggangi kuda sendiri seperti aku waktu di kota Shenyang",kata Sin Yue Qing melirik ke arah tiga orang kekasih Pendekar Peng Yun yang bisa menunggangi kuda milik mereka masing - masing.


"Aku ingin kau berkuda dengan ku untuk aku bisa menjaga mu selalu",kata Chen Si Lei sudah duduk di belakang gadis kesayangannya itu, dan memacu kudanya dengan sangat cepat sekali menghilang dari hutan gunung bunga dan buah merah.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya segera mengikutinya dengan cepat sekali berada di belakang kuda Chen Si Lei yang berkuda bersama Sun Sin Yue Qing.


Namun belum lama mereka keluar dari hutan gunung bunga dan buah merah, mereka sudah di hadang oleh sejumlah orang musuh sakti sesat yang sudah muncul di hadapan mereka semua dengan tatapan mata tajam sekali dan ganas sekali sehingga mereka bersiaga .


" Siapakah kalian semua yang telah berani mengganggu perjalanan kami ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah maju untuk menghadapi para pasukan musuh yang sudah menghadang mereka.


" Kami adalah penguasa wilayah hutan gunung bunga dan buah merah",jawab salah seorang dari sejumlah orang yang menghadang mereka.


" Baiklah, lalu kalian mau apa dengan menghadap kami seperti ini ?", Pendekar Peng Yun sudah berkelebat cepat memenggal sejumlah orang itu dengan ilmu pedang garuda sakti dengan kehebatan yang luar biasa.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk


"Kurang ajar kau berani membunuh anak buah ku !!",hardik pimpinan anggota Sekte Sesat hutan gunung bunga dan buah merah marah sekali kepada Peng Yun, lalu menyerang Pendekar itu dengan ilmu pedang hutan gunung bunga dan buah merah.


Wuttttt! !

__ADS_1


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Peng Yun berkelebat cepat menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari pria ketua Sekte Sesat hutan gunung bunga dan buah merah.


Lalu sebuah pecut datang menyambar cepat ke arah Sin Yue Qing dan Chen Si Lei yang sudah menangkis serangan pecut itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crashhh !!


Tetapi pecut itu menyambar lagi dengan kecepatan yang sangat hebat sekali dan ganas sekali sehingga Chen Si Lei menggerakkan kipas membabat habis pecut itu.


Wuttttt !!


Crashhh !!


Lalu ada sebuah tongkat bambu menyerang Sin Yue Qing yang sudah melompat turun dari kuda putih Chen Si Lei yang sudah menggerakkan kipas menangkis serangan tongkat bambu itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Trak!!


Sin Yue Qing menggunakan pedang menghadapi seorang gadis sadis sekali yang berjuluk Setan Rubah Ekor Hitam yang menggunakan pedang mukjizat sesat.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat menghantam hancur para musuh sakti sesat dengan ilmu golok sakti nya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti juga sudah berhadapan dengan para musuh lain yang sudah menerjang hebat untuk menghadapi mereka semua.


Wushhh !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg! !


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti dengan ilmu pedang rajawali emas sakti tanpa perlu meninggalkan kudanya.


Crakkkkkk !!


Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti obat putih menyerang hancur para musuh dengan hebat sekali.


Wuttttt !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh! ! ",teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah orang musuh sakti sesat tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Sin Yue Qing menggunakan ilmu pedang awan rembulan menghancurkan ilmu pedang bambu sesat gadis lawannya dan Sin Yue Qing berkelebat cepat untuk memenggal kepala musuhnya dengan berkelebatan cepat sekali.


Wuttttt!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Sepak terjang gadis remaja itu membuat para sahabat Chen Si Lei terkagum-kagum pada kepandaian ilmu silat sakti milik gadis kekasih dari Kaisar Tang Agung itu.


" Nona kau sungguh benar-benar pantas untuk menjadi pasangan hidup Paduka Kaisar Tang Agung karena kau sungguh mengagumkan sekali ", puji Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin dan yang lainnya terkagum-kagum pada kepandaian Sin Yue Qing.


" Terimakasih atas pujian Locianpwe dan sahabat Peng Yun ",kata Sin Yue Qing tersenyum ramah sekali kepada para sahabat dari kekasihnya itu.


" Ya baiklah sekarang kau bisa naik ke kuda ku lagi ", kata Chen Si Lei dari atas punggung kudanya.


Sin Yue Qing menangkap jemari Chen Si Lei yang membantunya untuk naik ke atas punggung kuda putih Chen Si Lei, lalu Chen Si Lei melingkar lengannya untuk memeluk gadis itu seraya menggenggam tali kekang kudanya dan memacu lari kudanya dengan sangat cepat sekali sehingga para pengikutnya segera cepat mengikutinya dari belakang kudanya.


Mereka tiba di sebuah pedesaan yang sangat asri sekali bagai lukisan surgawi yang sangat hebat sekali sehingga mereka mengagumi keindahan alam karya Tuhan ciptakan untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Siang hari ini mereka menjalankan kuda mereka dengan pelan dan santai sambil melihat -lihat isi desa yang bernama desa bunga dan buah merah.


" Cantiknya pedesaan ini ",puji Sin Yue Qing memandang takjub pemandangan alam di sekitar pedesaan tersebut.


" Di tambah dengan kehadiran dirimu membuat pedesaan ini semakin cantik dan menarik untuk aku merasa bangga dengan kehadiran mu dan kehidupan di desa ini ", kata Chen Si Lei menaruh kepala di pundak gadis itu yang segera menoleh ke arah nya dan mendapatkan ciuman singkat darinya.


Sin Yue Qing mengerjapkan sepasang matanya yang sangat indah sekali bagai sepasang matahari kembar yang sangat hangat sekali.


Chen Si Lei tersenyum dengan tatapan matanya yang sangat tajam sekali namun sangat luar biasa lembut kepada Sin Yue Qing yang cepat mengalihkan tatapan mata dan wajahnya dari Chen Si Lei dan kembali menatap lurus ke depan.


"Astaga jantung ku akan hilang karena pandangan sepasang matanya terhadap ku .Ah aku menjadi malu karenanya ", kata Sin Yue Qing dalam hatinya merasa kedua pipi nya merona tersipu malu oleh Chen Si Lei yang sangat pintar sekali untuk menaklukkannya.


Chen Si Lei tersenyum sendiri merasa menang dan berhasil menaklukkan hati Sin Yue Qing untuk menjadi miliknya seorang saja.


" Aku akan selalu menghormati dan menghargai mu sebagai seorang gadis ku ",kata Chen Si Lei sangat lembut di telinga Sin Yue Qing yang merasa dirinya telah lebih jatuh cinta kepada Chen Si Lei.


" Aku akui bahwa aku telah jatuh cinta kepada mu tetapi aku harap kau bisa tepati janji dan sumpah mu untuk selalu setia kepada ku dan Li Shao Ning serta para wanita mu yang berada di dalam rumah mu .Aku juga melarang mu untuk kau bersikap genit seperti teman mu yang satu itu ", kata Sin Yue Qing melirik ke arah Peng Yun dan ketiga orang kekasihnya yang sedang bermesraan di jalan ke dalam desa bunga dan buah merah.


" Iya aku akan menepati janji dan sumpah ku.Aku juga tahu bahwa melakukan jajan di luar hak yang sah akan berakibat buruk pada diri ku sendiri.Jika aku ingin cinta dan perlakuan istimewa untuk jasmani dan rohani pria ku.Aku akan minta kepada para wanita ku yang berada di rumah ku dan aku bisa minta kepada mu untuk melayani ku ",kata Chen Si Lei menggunakan alis nya dan lirikan matanya serta senyuman nya ke arah Sin Yue Qing yang berada di depannya.


" Ei belum bisa .Karena kita belum menikah dan sah di mata Tuhan, keluarga dan masyarakat, jadi kau jangan sembarangan menyentuh ku lebih dari ciuman dan pelukan ", kata Sin Yue Qing melompat turun dari kudanya menuju rumah makan di depan mereka.


Chen Si Lei ikut turun dari kudanya dan mengikuti gadis itu ke rumah makan dan sudah memilih tempat duduknya di sudut kiri rumah makan.


" Ya Tuan Putri, saya patuh kepada anda Paduka ", jawab Chen Si Lei menerima daftar pilihan makanan dan minuman dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berikan melalui pihak rumah makan di depan pintu masuk rumah makan itu.


"Aku mau memilih makanan dan minuman ku sendiri ", kata Sin Yue Qing.


Chen Si Lei memberikan daftar pilihan makanan dan minuman kepada gadis itu .


" Silakan kau pilih menu makanan dan minuman sesuka hati mu ",kata Chen Si Lei yang ingin menyenangkan hati kekasihnya yang suka sekali merajuk.


" Aku mau pilih menu makanan dan minuman ini",kata Sin Yue Qing sudah pilih menu makanan dan minumannya sendiri.


"Baiklah sekarang giliran ku ",kata Chen Si Lei melihat daftar menu makanan dan minuman dengan teliti dan cermat.


" Kau tidak boleh makan makanan yang mengandung serat yang berlebihan dan mengandung lemak terlalu banyak akan mengakibatkan penyakit jantung dan pembuluh darah ,kolesterol tinggi dan darah tinggi ",kata Sin Yue Qing melarang nya memilih makanan yang sudah di pilih nya.


" Ya baiklah aku ikuti saja menu yang sama dengan menu mu",kata Chen Si Lei akhirnya mengalah dan mengikuti pilihan yang terbaik untuknya dari Sin Yue Qing kekasihnya tercinta.


Lima menit kemudian mereka berdua menikmati makanan dan minuman yang telah mereka pilih dari menu makanan dan minuman yang tersedia di rumah makan itu.


Setelah mereka semua makan siang, mereka masing - masing melakukan hal yang mereka inginkan sambil mengamati sekitar desa tersebut.


" Aku sebagai calon istri mu karena itu aku harus pilihkan yang terbaik untuk mu ", kata Sin Yue Qing yang sudah menariknya untuk masuk ke dalam toko pakaian pria dan mengubah penampilan dirinya.


Kini Chen Si Lei berdiri di depan cermin dalam toko pakaian pria dan melihat diri nya sendiri dengan kaget sekali karena ia berubah menjadi seorang pemuda usia sama dengan usia Sin Yue Qing, yaitu penampilan pemuda usia enam belas atau tujuh belas tahun.


" Apakah aku tidak terkesan seperti anak -anak remaja?",tanya Chen Si Lei.


" Tidak, kau terlihat sangat manis dan tampan sekali ", jawab Sin Yue Qing yang menyentuh poni nya.


" Aku ini berusia dua puluh empat tahun dan aku sudah menikah dan menjadi ayah. Aku harus berpenampilan sesuai dengan usia ku untuk terlihat berwibawa dan dewasa yang memiliki aura elegan dan karismatik tinggi ", kata Chen Si Lei.


" Berpenampilan yang seperti ini juga kau terlihat sangat menarik dan hebat dan membuat semua orang kagum dengan ketampanan dirimu ", kata Sin Yue Qing.

__ADS_1


" Ya sesukamu saja yang penting kau senang ", kata Chen Si Lei pasrah.


Sesudah mereka berdua keluar dari toko pakaian pria, Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya terdiam membisu melihat penampilan terbaru dari Chen Si Lei.


Tetapi Sin Yue Qing meminta Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya untuk memberikan pujian kepada Chen Si Lei untuk penampilan barunya hasil karya Sin Yue Qing untuk Chen Si Lei.


" Luar biasa tampan dan gagah perkasa sekali, anda ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tersenyum tulus dan harus ikhlas dalam memuji Chen Si Lei kalau tidak Sin Yue Qing akan mengubahnya juga.


" Ya mengagumkan sekali penampilan terbaru anda ", kata Peng Yun menyukai gaya baru Chen Si Lei yang sangat cocok untuk Chen Si Lei di usia muda nya.


" Benar sekali, Tuan Putri sangat cerdas dalam memilih penampilan terbaik untuk Paduka",kata Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin mengakui ketampanan yang sangat hebat sekali dari Chen Si Lei.


" Mengagumkan membuat anda terlihat lebih segar dan cerah ", kata para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti bersungguh hati dalam memuji penampilan terbaru dari Chen Si Lei.


" Ya terimakasih atas pujian kalian semua kepada ku ", kata Chen Si Lei melihat Sin Yue Qing begitu gembira sekali melihat hasil karyanya mendapatkan pujian dari para sahabatnya.


" Wah kalau begitu aku juga akan memberikan hadiah untuk kalian semua yang telah baik hati dengan karya ku untuk kalian semua bisa seperti Gege ku ini",kata Sin Yue Qing terlihat begitu bersemangat untuk mengubah penampilan Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya yang terbelalak kaget karena mereka juga harus ubah penampilan mereka seperti keinginan Sin Yue Qing.


" Ahh Tuan Putri terima kasih atas kebaikan anda kepada kami karena itu putri tidak perlu susah untuk membantu kami ",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah mencoba untuk menolak untuk di ubah penampilan mereka oleh Sin Yue Qing.


" Oh aku tidak pernah merasa susah untuk membantu kalian semua ", kata Sin Yue Qing halus dan ramah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para sahabatnya.


" Lakukan saja perintah tuan putri kalian untuk kebaikan kalian semua ", perintah Chen Si Lei tegas sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya yang segera mematuhi nya.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawannya keluar dari toko pakaian pria dan mengubah penampilan mereka semua sesuai dengan permintaan Sin Yue Qing kepada mereka semua.


" Wah aku senang sekali kalian semua berpenampilan baru seperti ku ",kata Chen Si Lei melihat penampilan terbaru dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya dan Sin Yue Qing sangat gembira sekali sampai Xiao Yan Li tertawa-tawa gembira.


" Dewi Rembulan anda sungguh kreatif sekali ", kata Xiao Yan Li dari bumbung bambu nya.


" Ya biar mereka semua tahu bahwa wanita juga bisa berkuasa atas diri mereka para kaum pria agar mereka tidak bisa seenaknya saja memperlakukan kaum wanita ", jawab Sin Yue Qing menggunakan bahasa ular.


" Kau bicara dengan siapa dan bahasa apa yang kamu gunakan ?", tanya Chen Si Lei menaruhnya di atas punggung kuda putih kembali, sedangkan Chen Si Lei berjalan sambil menuntun tali kudanya .


" Xiao Yan Li ,aku pakai bahasa kami ",jawab gadis remaja itu lincah sekali bicara nya.


" Ya kalian bicara tentang apa saja ?", tanya Chen Si Lei sabar sekali menghadapi kenakalan Sin Yue Qing.


" Rahasia kami sebagai kaum wanita dan remaja, kau sudah dewasa dan pria di larang ikut campur urusan kami ", jawab Sin Yue Qing membalas ucapannya pada waktu lalu.


"Kau ini sungguh pintar sekali membalas semua ucapan ku ",Chen Si Lei benar-benar lelah berdebat dengan Sin Yue Qing yang pandai berdebat dengannya.


"Kau jangan terlalu sering berdebat dengan Kaisar Lotus Langit Selatan karena dia sudah sangat sabar menghadapi dirimu karena dia sangat mencintaimu, karena itu kau harus menghormati dan menghargainya sebagai seorang pria dan Kaisar mu ",kata Xiao Yan Li menasihati Sin Yue Qing untuk bersikap baik kepada Chen Si Lei.


" Ya aku tahu tapi aku hanya ingin dia tahu bahwa aku bukan seorang gadis yang bisa di taklukkan dengan mudah olehnya ,juga aku ingin dia bisa memberitahu ibunya bahwa aku dan Li Shao Ning serta para wanitanya yang lain kecuali Zi Yan adalah seorang wanita baik -baik yang sangat menghormati dan menghargai ibu nya dan keluarganya dengan sungguh hati tetapi kami juga bisa menentang bila kami tidak mendapatkan keadilan dan kesejahteraan hak kami sebagai menantu ibunya dan kakaknya ipar dari adik -adiknya ", jawab Sin Yue Qing yang masih marah kepada Ibu Suri Ling dan ia lampiaskan kepada Chen Si Lei yang menjadi putra Ibu Suri Ling.


" Ibu Suri Ling dia tidak jahat sebenarnya hanya dia terlalu displin dan keras pada para menantunya dan sekarang dia mendapatkan balasan dari mantu seperti mu yang sama kerasnya ",kata Xiao Yan Li menghibur Sin Yue Qing untuk gadis itu bisa hilang marah nya kepada Chen Si Lei yang tidak bersalah atas sikap ibunya kepada Sin Yue Qing.


" Aku harus tetap menegur putranya untuk tegas kepada ibunya jika putranya ada hati dan perhatian serta memperhatikan kesejahteraan wanitanya ,dia memang seorang Kaisar yang harus di hormati dan sebagainya tetapi dia harus tahu dia tidak bisa sesuka hati menginginkan wanitanya untuk bersamanya namun dia tidak bisa melindunginya dari tekanan keras dari ibunya yang sangat otoriter itu, juga aku harus mengangkat harkat dan martabat wanita di mata pria seperti dia. Dia bebas memilih, memiliki dan menentukan para wanita yang di inginkan nya sedangkan wanitanya tidak bisa. Bukankah itu tidak adil bagi kita kaum wanita ?", Sin Yue Qing masih menuntut keadilan untuknya.


" Ya kau benar juga ,aku setuju dengan pendapat mu",kata Xiao Yan Li bersyukur Chen Si Lei tidak mengerti bahasa mereka berdua, jika Chen Si Lei mengerti maka Chen Si Lei tentu akan tersinggung dan sedih karena Sin Yue Qing memarahi pria itu terus menerus.


" Aku mengerti tetapi aku diam saja agar tidak terjadi pertengkaran antara aku dan Sin Yue Qing yang tentunya akan membuat hubungan kami bisa berakhir dan aku tidak bisa kehilangan dia lagi untuk selamanya ", jawab Chen Si Lei menatap tajam Xiao Yan Li setelah mereka semua berada di dalam rumah kosong di desa tersebut dan Xiao Yan Li melingkar di dalam bumbung bambu dalam saku baju Chen Si Lei.


" Ahh kau memahami bahasa ku ?",tanya Xiao Yan Li kaget sekali dan ia menjadi takut.


" Bahasa ular atau bahasa naga mu.Aku mengerti tetapi aku malas bicara ",jawab Chen Si Lei jujur sekali .


Sin Yue Qing sedang berganti pakaian di dalam kamar tidur di salah satu rumah kosong di desa bunga dan buah merah,maka Chen Si Lei bisa menjawab Xiao Yan Li.


" Berarti dari beberapa hari yang lalu, kau mengetahui percakapan kami berdua ?", Xiao Yan Li merasa takut sekarang kepada Chen Si Lei.


" Ya aku juga tahu bahwa ia ada niat untuk pergi dari ku karena dia merasa tidak pantas untuk bersama ku setelah ia pernah menjadi seekor Siluman Angsa Putih dan ular hijau. Dia merasa dirinya sudah terpengaruh hawa sesat berbahaya bagi keselamatan diri ku karena itu dia berusaha keras mencari alasan untuk pergi dari ku ,dan tentu saja aku tidak akan pernah melepaskannya sedetik pun dari aku " ,jawab Chen Si Lei memberi isyarat untuk Xiao Yan Li diam dan pura -pura ia tidak pernah tahu rahasia hati Sin Yue Qing yang sebenarnya.


"Gege sekarang giliran mu untuk mandi dan berganti pakaian ", kata Sin Yue Qing keluar dari kamar tidur khusus untuk mereka berdua untuk malam ini.


" Ya sayang ", jawab Chen Si Lei berjalan masuk ke dalam kamar untuk mandi di dalam bak mandi yang sudah di siapkan oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuknya dan Sin Yue Qing tetapi dia meminta Sin Yue Qing lebih dahulu mandi daripada dia.


Sin Yue Qing mulai sibuk menyiapkan makan malam untuk Chen Si Lei dan para sahabatnya makan, karena itu gadis itu berada di dalam dapur untuk memasak berbagai jenis makanan dan minuman yang bisa di masak oleh Sin Yue Qing dengan sepenuh hatinya.


"Wangi sekali masakan apa yang sedang kau masak ini, tuan putri ?", tanya salah satu dari tiga orang kekasih Pendekar Peng Yun datang ke dapur dan melihat Sin Yue Qing sibuk memasak.


" Masakan daerah ku ", jawab Sin Yue Qing sibuk menaruh bumbu masak untuk sup kepiting dan tumis kailan .


" Sepertinya enak masakan mu ",puji Yu Rui kekasih Pendekar Peng Yun yang dulu adalah seorang penari di sanggar tari daerah Louyang.


"Ya nanti kamu bisa makan malam karya ku tetapi harus menunggu sampai Gege Lei Lei ku sudah siap untuk makan malam pertama kali mencoba masakanku untuknya", jawab Sin Yue Qing ceria sekali dan sudah ber imajinasi pujian dari Chen Si Lei untuknya.


" Bagaimana jika aku menambahkan bumbu untuk masakan anda ?", tanya Yu Rui memasukkan serbuk yang mengandung bahan beracun ke dalam masakan yang di masak oleh Sin Yue Qing.


" Hei kau jangan sembarangan ya? !",tegur Sin Yue Qing keras.


Tetapi sebuah tangan dari arah samping kanan gadis itu menotok pelipis gadis itu yang segera menghindari serangan maut dari seorang pria muda yang tiba-tiba muncul di hadapan gadis bumi.


Wuttttt !!


Cus !!


Sin Yue Qing terkejut sekali karena Yu Rui sudah menotok dirinya dan gadis itu pun pingsan di lantai batu dapur dalam rumah kosong itu.


Dan pria muda itu membungkus gadis itu dengan karung lalu membawanya lari dari rumah kosong itu.


Tetapi Chen Si Lei sudah berada di depan pria muda yang ternyata adalah Peng Yun sendiri yang ingin sekali mendapatkan kepercayaan dari Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang tiga dengan cara menculik kekasih Kaisar Tang Agung untuk sekte sesat itu bisa melenyapkan Kaisar Tang Agung dan mendapatkan harta karun Dinasti Ancient Era atau Dinasti Tionggoan Kuno.


" Penipu Laknat berani sekali kau menculik kekasihku !!", hardik Chen Si Lei yang segera menggunakan kipas sakti menyerang Peng Yun yang sudah menangkis serangan senjata Chen Si Lei dengan pedang mukjizat nya.


Cranggg !!!


Peng Yun terkejut sekali karena pedangnya hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang sudah menggerakkan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik untuk menghadapi ilmu pukulan maut Peng Yun.


Wushhh !!


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!


Peng Yun terlempar dan muntah darah segar dari mulutnya oleh serangan maut dari Chen Si Lei yang langsung membabat habis kepala pria itu dengan sadis.


Crakkkkkk !!


"Kurang ajar kau berani membunuh Peng Yun kami !!",hardik tiga orang kekasih Pendekar Peng Yun menerjang hebat menyerang Chen Si Lei yang berkelebat cepat memenggal mereka bertiga dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Lalu Chen Si Lei membebaskan Sin Yue Qing dari dalam karung dan Chen Si Lei cepat menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk menyadarkan gadis itu dari pingsan nya.


" Gege dimana kita berada dan apa yang telah terjadi pada ku ?",tanya Sin Yue Qing saat ia kembali sadar.


" Di belakang rumah kosong tempat kita menginap dan kau tadi di bius oleh Peng Yun dan ketiga kekasihnya yang pembohong itu yang memiliki niat busuk untuk menculik mu dari ku ,namun kau sudah aman bersamaku",jawab Chen Si Lei telah membantu Sin Yue Qing berdiri dan berjalan kembali ke dalam rumah kosong di desa bunga dan buah merah.


Ketika mereka sudah kembali ke rumah kosong itu, Sin Yue Qing cepat melihat hasil masakannya tetapi tidak bisa di makan karena ada sudah rusak dan ada racun berbahaya bagi keselamatan mereka.


" Yaa masakan ku gagal untuk di makan",Sin Yue Qing menangis karena ia sudah bersusah payah untuk membuat makanan untuk Chen Si Lei tetapi kini gagal.


"Sst jangan menangis. Aku akan menunggu mu untuk membuatkan masakan yang baru untuk ku ",kata Chen Si Lei membantunya merapikan kembali dapur.


" Tapi perlengkapan dan peralatan serta bahannya rusak dan habis.Aku tidak mau membuat mu menderita kelaparan karena menunggu masakan ku selesai dan siap untuk kau makan ", gadis itu menangis sedih sekali.


"Bagaimana kalau kita ganti menu dengan masakan yang mudah untuk cepat aku bisa makan malam karya mu?",tanya Chen Si Lei membujuk gadis itu.


" Masakan apa yang mudah dan cepat matang dan bisa kau makan ?", tanya Sin Yue Qing di sela tangisan nya.


Chen Si Lei menerima bahan dan perlengkapan serta peralatan masak yang baru dan lengkap dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya segera cari di sekitar desa itu dan kumpulkan untuk membantu Sin Yue Qing bisa masak untuk makan malam Chen Si Lei sesuai keinginan gadis itu sendiri.


" Kau bisa membuat masak sup ikan ,telur manis dan sayur tumis jagung buncis segar untuk ku makan malam ini ", jawab Chen Si Lei menunjukkan semua yang Sin Yue Qing inginkan bisa terwujud olehnya.


" Wah aku bisa masak lagi untuk mu tapi kau harus menunggu selama lima belas menit lagi ya?",gadis itu berhenti menangis tetapi wajahnya masih sedih .


" Ya aku tunggu dengan sabar ", jawab Chen Si Lei berdiri di depan pintu dapur dan memperhatikan gadis itu memasak untuknya.


Lalu lima belas menit kemudian Chen Si Lei sudah bisa makan malam menu karya Sin Yue Qing khusus untuknya .


" Terimakasih banyak atas masakan yang kau buat ini untuk ku .Enak dan lezat sekali ", puji Chen Si Lei menikmati makanan tersebut dengan tersenyum bahagia di wajahnya sehingga Sin Yue Qing kembali ceria dan tersenyum seindah bunga persik.


" Sama-sama koko sayang, mulai hari ini aku akan masak berbagai macam jenis makanan dan minuman enak untuk mu ",kata Sin Yue Qing bergembira sekali.


" Ya apa saja yang bisa membuat mu bahagia. Aku akan penuhi semua yang kau minta ", jawab Chen Si Lei tersenyum memperhatikan Sin Yue Qing sibuk sekali di dapur untuk membahagiakan dirinya.


"Paduka hamba sudah mendapatkan informasi bahwa usai kita keluar dari desa bunga dan buah merah, maka kita akan tiba di kota ChangChun hanya dalam waktu empat atau lima hari saja ", lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memberikan informasinya.


" Kita akan bertemu dengan sepasang suami istri Pendekar yang sangat terkenal di Tionggoan dengan julukan sepasang pendekar bangau emas sakti",lapor salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Juga ada tokoh sesat yang berjuluk lima sesat lembah sungai Yu ",lapor Teng Jin Pendekar Dewa Obat Sakti.


"Baiklah aku siap untuk bertemu dengan mereka ", jawab Chen Si Lei yang sudah menunggu Sin Yue Qing selesai merapikan barang -barang kesukaan gadis itu, yaitu peralatan masak.

__ADS_1


" Aku sudah rapi dan siap untuk berangkat bersama mu dan mereka ", kata Sin Yue Qing menggunakan mantel hangatnya sebelum keluar bersama Chen Si Lei ke kuda putih yang sudah menunggu mereka dengan patuh.


Derap langkah kuda putih yang gagah perkasa menerjang angin malam dan di ikuti oleh sejumlah langkah beberapa ekor kuda lainnya menuju ke arah keluar dari daerah yang bernama daerah bunga dan buah merah lalu menghilang di telan kabut malam yang sangat indah.


__ADS_2