Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Chou.


__ADS_3

Chen Si Lei bersama Selir Agung pertama Putri Lin Lin berjalan bersama menuju ke kota Chou, mereka berdua di ikuti oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berjalan di belakang mereka berdua.


Chen Si Lei dan Selir Agung pertama Putri Lin Lin melihat -lihat isi kota Chou yang sangat indah sekali dengan berbagai macam pertokoan dan sebagainya, bahkan ada banyak sekali makanan dan minuman khas kota Chou yang sangat ingin di cicipi oleh Chen Si Lei bersama Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Lihat gulali itu sepertinya enak sekali",kata Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Apakah kau ingin mencoba makan manisan itu?", tanya Chen Si Lei halus kepada Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang menggangguk kepala untuk menjawabnya dengan sikap manja sekali kepada Chen Si Lei yang gemas sekali terhadap gadis itu.


"Ayo aku akan belikan apa saja yang kamu inginkan",kata Chen Si Lei lembut.


"Terimakasih atas kebaikan Paduka kepada hamba",jawab Selir Agung pertama Putri Lin Lin tersenyum manis sekali kepada Chen Si Lei.


"Sama-sama sayang ku",kata Chen Si Lei halus kepada Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang semakin hari semakin cinta terhadap Chen Si Lei


Mereka berdua berjalan bersama sambil menikmati makanan dan minuman khas kota Chou di sepanjang jalan,dan tibalah mereka berdua melihat sesuatu yang menarik perhatian mereka berdua.


"Wah ada pertunjukan sirkus di tempat ini",kata Putri Lin Lin mengajak Chen Si Lei melihat pertunjukan di tengah jalan di dalam kota Chou.


"Ya ayo kita lihat ", kata Chen Si Lei yang ingin menyenangkan hati Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang semakin membuatnya tergiur dengan kecantikan dan keindahan tubuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Hei sayang ku hati -hati",kata Chen Si Lei dengan cepat melindungi Selir Agung pertama Putri Lin Lin dari serangan maut dari pihak musuh yang berpura - pura sebagai seorang pekerja sirkus dari kerajaan Rusia.


"Laknat! ! ", hardik Chen Si Lei menggerakkan kipas menghantam hancur senjata tajam para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga Chen Si Lei berhasil menolong istrinya.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh!!",teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Chen Si Lei menyambar tangan Selir Agung pertama Putri Lin Lin dari serangan maut pedang mukjizat sesat yang sangat ganas sekali yang di mainkan oleh seorang putri yang sangat hebat sekali.


Trangggggg !!


"Siapakah kau yang sudah berani menyerang Selir Agung pertama Putri Lin Lin kesayangan ku?!!" hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh gadis itu dengan cepat dan ganas sekali.


Crakkkkkk !!


"Sekte Sesat Cakar hitam yang menyerang kita", kata Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang mengenal musuh mereka.


"Siapa gadis tadi ?", tanya Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria ganas yang ingin membunuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Trangggggg !!


Crakkkkkk !!


"Putri ketua Sekte sesat cakar hitam",jawab Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Terimakasih atas informasinya sayang ku",kata Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi mereka.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Tiba-tiba seorang gadis melayang turun ke Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang segera bertarung melawan gadis ganas itu.


Syuutttttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg!!


Chen Si Lei dengan cepat menggerakkan kipas menghantam hancur para musuh sakti sesat dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.


Wuttttt !!


Blaarrrr !!


"Agh ada apa ini?!!",teriak semua orang di tengah jalan kota Chou panik dan lari ketakutan.


"Cepat kita pergi dari sini !!", teriak para penduduk kota Chou berlarian keluar dari tempat yang kini berubah menjadi sebuah area pertempuran antara pihak Chen Si Lei dan pihak musuh yang sudah keluar dari persembunyian mereka masing - masing.


"Cepat !!Cepat kalian semua pergi dari sini dan bersembunyilah di luar kota Chou untuk sementara waktu sampai perang berakhir barulah kalian bisa kembali ke kota Chou",perintah Chen Si Lei seraya ia melindungi rakyat dari serangan maut dari pihak musuh yang sangat kejam dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat untuk menolong Chen Si Lei dan Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang segera bertarung melawan para musuh mereka dengan kehebatan mereka masing - masing.


Trangggggg !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari berbagai penjuru arah kota Chou.


Selir Agung pertama Putri Lin Lin melawan para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membunuh sejumlah orang musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Ada apa ini? !!",teriak Adipati Yi yang baru saja tiba di kota Chou. .


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria ganas yang ingin membunuh Adipati Yi.


Crakkkkkk !!


"Adipati Yi lebih baik kau tak ikut campur masalah kami .Kau lindungi saja semua orang di keluarga mu",perintah Chen Si Lei sudah bergerak cepat menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya .


Crakkkkkk !!


"Maaf Paduka, hamba tetap harus melindungi anda",kata Adipati Yi bersikeras di atas kereta kudanya membunuh sejumlah orang musuh sakti sesat yang sudah mengurung Adipati Yi dan keluarganya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


"Baiklah seterah kaulah",kata Chen Si Lei seraya membabat habis kepala gadis di samping kirinya.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan pedang mukjizat sesat yang sangat hebat sekali sehingga Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Trangggggg !!


Selir Agung pertama Putri Lin Lin menggunakan ilmu pedang Hoa San Pai yang sangat terkenal untuk menghadapi serangan maut dari pihak musuh yang sudah datang untuk menghabisi dirinya.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membunuh orang sakti sesat di sekitar Chen Si Lei dan Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menghantam hancur para musuh sesat dari pintu masuk ke dalam kota Chou untuk melindungi rakyat.


Wuttttt !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi keselamatan rakyat kota Chou.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala gadis sakti yang menjadi lawan tangguh nya.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas membabat habis sejumlah besar musuh sakti di sekitar pertarungan mereka .


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas melemparkan api yang sangat hebat sekali yang awalnya di gunakan oleh pihak musuh untuk mengalihkan perhatian mereka, kini telah di gunakan sebagai senjata bagi Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Brussshhhhh !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas sekali sehingga para musuh sakti sesat .


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei bergerak cepat menggerakkan kipas memotong sejumlah musuh sakti dengan cepat dan ganas sekali.


Crakkkkkk !!


Selir Agung pertama Putri Lin Lin membunuh orang sakti sesat secara cepat dan hebat sekali.


Wuttttt !!


Jlebbbb !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membunuh orang sakti sesat di sekitar Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Jlebbbb !!


Chen Si Lei menggunakan kipas untuk menangkis pedang milik seorang pria yang sangat jahat sekali kepada Chen Si Lei.


Trangggggg !!


Pria ganas itu adalah seorang pangeran dari Sekte Sesat cakar hitam yang ingin sekali membasmi putri Lin Lin yang kini menjadi Selir Agung pertama Putri Lin Lin kesayangan Kaisar Tang Agung.


Trangggggg !!

__ADS_1


Pangeran Muda itu jatuh cinta kepada Selir Agung pertama Putri Lin Lin ,maka ia ingin balas dendam atas penolakan cinta nya oleh istri Kaisar Tang Agung.


Wuttttt !!


Cranggg !!


Selir Agung pertama Putri Lin Lin terkejut sekali melihat kelihaian ilmu pedang dari pria sadis yang sedang menyerang dirinya dengan sangat ganas sekali sehingga Chen Si Lei dengan cepat menolong Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Lancang sekali kau berani menyerang Selir Agung pertama Putri Lin Lin !!",hardik Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat membabat habis kepala pria ganas itu.


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


"Kau tidak apa-apa, sayang ku?",tanya Chen Si Lei dengan nada cemas sekali.


"Ya aku tak apa - apa Paduka.Aku hanya terkejut saja",jawab Selir Agung pertama Putri Lin Lin memeluknya cepat untuk menenangkan hatinya .


Chen Si Lei memeluk gadis itu dengan kelembutan dan melindungi gadis itu dari serangan maut dari pihak musuh yang mengeroyok mereka berdua dengan ganas sekali sehingga mereka berdua cepat memenggal sejumlah para musuh mereka dengan kehebatan mereka masing - masing.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan pedang mukjizat sesat yang sangat ganas sekali oleh pihak musuh.


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal habis para pria ganas yang ingin membunuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong leher para pasukan musuh sesat di sekitar Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Selir Agung pertama Putri Lin Lin melawan para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu silat sakti milik Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Trangggggg !!


"Siapakah kalian semua yang telah berani melawan kami ?!!Dan kenapa kalian mau membunuh ku?!!",hardik Selir Agung pertama Putri Lin Lin menangkis pedang milik wakil ketua Sekte Sesat Cobra Hitam.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal sejumlah para musuh sakti sesat yang mengurung Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas sakti menghantam hancur para musuh dengan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat.


Wuttttt !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh! ! ", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membunuh orang sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menghantam hancur para musuh sesat dan hawa sesat dari kaum sesat Cobra hitam.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh! ! ", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis sejumlah pria ganas yang sedang bertarung sengit melawan Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


" Aghhhhhh! ! ",teriak gadis itu terjatuh ke tanah karena serangan maut dari pihak musuh itu.


"Lin Lin. ..!!!",teriak Chen Si Lei terkejut sekali melihat Selir Agung pertama Putri Lin Lin terjatuh di serang oleh pihak musuh.


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan senjata tajam seorang pria keji yang sangat ingin sekali membasmi Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Trangggggg !!


Selir Agung pertama Putri Lin Lin bergerak cepat untuk menolong dirinya sendiri dari serangan maut pedang mukjizat sesat dari pria ganas itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Aghhhhhh! ! ", teriak pria ganas itu kesakitan karena tangannya di potong oleh Chen Si Lei .


"Ku bunuh kau! ! ", hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria ganas itu dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Guo.


Crakkkkkk !!


"Lin Lin, kau tak apa - apa? ", tanya Chen Si Lei menggendong gadis itu .


"Sakit sekali",jawab gadis itu menangis kesakitan pada dada kanannya karena hawa sesat dari pedang pria gagah perkasa itu.


"Paduka silakan anda berkunjung ke rumah hamba",kata Adipati Yi menunjuk ke arah rumahnya sesudah para musuh sakti sesat tewas oleh Chen Si Lei dan para sahabatnya.


"Ya terima kasih",kata Chen Si Lei segera membawa Selir Agung pertama Putri Lin Lin kesayangannya ke rumah Adipati Yi.


Kediaman Adipati Yi.


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari untuk membersihkan hawa sesat dari tubuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang di baringkan di atas tempat tidur dalam rumah Adipati Yi.


"Paduka hamba membawakan makanan dan minuman untuk makan malam anda dan Selir Agung pertama Putri Lin Lin ", lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah menyiapkan makanan dan minuman untuk Chen Si Lei dan Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Iya Wu Sin Hao terimakasih ", jawab Chen Si Lei masih fokus untuk mengobati racun yang di alami oleh Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Chen Si Lei merawat Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan kasih sayang dan perhatian yang besar sampai Selir Agung pertama Putri Lin Lin tersentuh oleh kebaikan hati Chen Si Lei.


"Paduka silakan anda makan malam dahulu",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Ya aku akan makan malam. Kau jagalah Selir Agung pertama Putri Lin Lin untuk ku",kata Chen Si Lei seraya melangkah ke ruang makan di dalam kamar tidur.


Chen Si Lei makan malam sambil menunggu informasi dari Adipati Yi mengenai penyakit langka keluarga Adipati Yi itu.


"Biar aku lihat .Aku ingin tahu tentang penyakit langka keluarga Adipati Yi",Chen Si Lei selesai makan malam segera menemui keluarga Adipati Yi.


Adipati Yi memperkenalkan orang tua dan semua keluarganya kepada Chen Si Lei yang segera mencium aroma sesat dari ruangan utama keluarga orang tua dari Adipati Yi.


"Adipati Yi ternyata kau mempunyai beberapa barang yang mengandung hawa sesat sehingga seluruh rumah mu terkena racun sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan keluarga mu",kata Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat dan hebat sekali sehingga Adipati Yi terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat Chen Si Lei untuk membantu keluarganya.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Lancang sekali kau berani menghancurkan barang -barang ku!!",hardik pria tua di kursi meja depan aula utama menyerang Chen Si Lei dengan cepat dan ganas.


Wuttttt !!


Cranggg !!


"Kakek buyut kenapa anda menyerang Pendekar Rajawali Emas Sakti ?!",Adipati Yi marah sekali kepada pria tua itu.


"Karena dia telah menghancurkan barang pribadi ku!!",hardik pria tua sadis itu.


"Barang mu adalah milik Sekte Sesat tiga setan pemetik buah yang beberapa hari lalu aku musnahkan!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria tua itu sebelum menyerang istri kedua Adipati Yi.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Tak lama kemudian sejumlah hewan ber racun ganas berdatangan ke kediaman Adipati Yi sehingga para anggota keluarga Adipati Yi terancam bahaya, dan Chen Si Lei segera memerintahkan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuk bekerja keras untuk melindungi keselamatan dan keamanan rakyat dari pihak musuh.


"Wu Sin Hao lindungi Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan baik",kata Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melalui khikang jarak jauh.


"Ya Paduka hamba laksanakan ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melalui ilmu Khikang juga.


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal sejumlah hewan ber racun ganas sekali di dalam ruangan utama rumah Adipati Yi dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Adipati Yi menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali untuk melindungi diri dan keluarganya dari serangan maut hewan -hewan ber racun.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas membabat habis sejumlah besar hewan racun ganas sekali .

__ADS_1


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal habis dua puluh lima ekor hewan ber racun ganas sekali seperti kalajengking yang tiba-tiba muncul di seluruh rumah Adipati Yi.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari untuk membersihkan hawa sesat berbahaya dari seluruh rumah Adipati Yi.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Terdengar suara teriakan yang berasal dari sebagian anggota keluarga Adipati Yi yang terserang racun berbahaya yang berasal dari sekumpulan hewan berracun yang berdatangan ke dalam rumah besar Adipati Yi.


"Aghhhhhh! ! Tolongggg! ! ", teriak sejumlah besar anggota keluarga Adipati Yi.


Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh sejumlah besar ekor kalajengking di dalam ruangan utama rumah Adipati Yi dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Adipati Yi menggerakkan pedang melawan serangan maut dari kalajengking yang sangat besar dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal sejumlah besar kalajengking dan ular -ular hitam dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat memenggal sejumlah besar kalajengking yang ingin masuk ke dalam kamar tidur Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menghantam hancur lima belas ekor kalajengking dengan ilmu pedang mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah besar ekor kalajengking dan ular - ular hitam yang mengandung hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka di dalam rumah Adipati Yi.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei segera mengetahui bahwa wanita cantik jelita yang berada di dalam kamar tidur putra Adipati Yi adalah dalang utama yang menyebabkan terjadinya hewan -hewan ber racun ganas itu datang dan menyerang mereka semua, maka Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah kamar tidur putra Adipati Yi ,dan Chen Si Lei segera memenggal kepala wanita itu yang tidak lain adalah istri kedua Adipati Yi.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


Chen Si Lei berkelebat cepat keluar dari kamar tidur tersebut dan menangkis dua senjata tajam milik musuh sakti sesat yang menyamar sebagai seorang anggota keluarga Adipati Yi.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat membabat habis kepala musuh itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh sakti sesat yang ingin membunuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang sedang tidur pulas.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei cepat berlari ke arah kamar tidur Selir Agung pertama Putri Lin Lin ,dan Chen Si Lei berhasil menolong istrinya yang nyaris akan di bunuh oleh istri ke tiga Adipati Yi.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


"Lancang sekali kau berani menyerang Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang aku sayangi!!Aku sudah menolong kalian dengan setulus hati ku tapi kalian berani mengkhianati ku!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh istri ketiga Adipati Yi.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Paduka apa yang telah terjadi di dalam kamar ini?",tanya Selir Agung pertama Putri Lin Lin begitu bangun tidur terkejut sekali melihat banyak sekali jasad yang berserakan di dalam kamar itu.


"Ada musuh yang ingin membunuh mu tapi sekarang kau sudah aman ,sayang ku ", jawab Chen Si Lei segera memeluk Selir Agung pertama Putri Lin Lin .


"Kenapa mereka ingin membunuh ku?",tanya Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan nada sedih.


"Karena kau adalah Selir Agung pertama Putri Lin Lin milik ku",jawab Chen Si Lei tulus hati.


"Apakah mereka iri hati kepada ku ? ? ", tanya Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan menangis .


"Iya karena aku adalah seorang Kaisar Tang Agung, maka setiap wanita yang aku miliki merupakan saingan bagi para wanita lainnya yang ingin mendapatkan cinta dan perhatian istimewa dari ku dan dari Ibu Suri Ling. Apalagi bila kau lebih cepat hamil dari wanita lainnya,maka saingan mu semakin banyak",jawab Chen Si Lei.


"Ah aku sungguh tidak menyangka bahwa aku menjadi Selir Agung pertama mu hidup ku akan sangat sulit. Apakah sebaiknya aku mundur saja dari Selir Agung pertama anda ?", ucap gadis itu menangis sedih sekali memeluk Chen Si Lei yang membelai lembut rambut panjang Selir Agung pertama Putri Lin Lin.


"Aku tidak akan pernah membiarkan mu mundur dari gelar Selir Agung pertama ku karena kau sudah menjadi bagian hidup ku, dan jika terjadi sesuatu kepada mu, aku akan bersalah kepada mu seumur hidup ku ", kata Chen Si Lei halus pada gadis di dalam pelukan nya.


"Apakah anda mengancam hamba untuk hamba seumur hidup harus bersama anda seumur hidup hamba?",tanya Selir Agung pertama Putri Lin Lin tersenyum.


"Ya kau benar ,karena itu kamu jangan pernah berharap bisa terbebas dari aku",jawab Chen Si Lei halus namun tegas seraya membelai isterinya yang bergelar Selir Agung Pertama Putri Lin Lin.


"Baiklah Paduka hamba patuh kepada Paduka", jawab gadis itu merengkuh wajah Chen Si Lei dan menciumnya mesra agar Chen Si Lei tenang, dan Chen Si Lei pun membalas ciuman gadis kesayangannya dengan lebih mesra lagi sampai Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao cepat keluar dari kamar itu.


Sementara itu Adipati Yi harus kehilangan banyak keluarga karena peristiwa yang terjadi di dalam rumahnya, dan kini Adipati Yi hanya bisa memiliki putranya dan ibunya saja yang berhasil di selamatkan oleh Chen Si Lei dan kawan-kawan nya, tapi Adipati Yi tidak pernah putus asa dalam semangat untuk terus maju di dalam hidupnya.


Beberapa hari kemudian Chen Si Lei menemani Selir Agung pertama Putri Lin Lin melihat - lihat festival musim dingin yang di gelar di alun -alun kota Chou,mereka berdua sangat menikmati keindahan alam dan suasana musim dingin yang amat berkesan di dalam hati mereka berdua.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao pun menikmati suasana malam hari ini dengan hati yang riang gembira karena Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bertemu kembali dengan Nona Chou Min Min yang membuatnya rindu terhadap Nona cantik jelita ini, maka Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bersenang - senang bersama kekasih barunya.


"Min Min silakan kau nikmati minuman arak segar ku ini",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menawarkan minumannya kepada kekasihnya yang selalu berada di sampingnya.


"Ya terima kasih koko",kata Nona Chou Min Min menerima minuman itu sambil ia merangkul Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang merengkuh wajah cantik jelita yang berada di hadapannya dan menciumnya mesra.


"Aku sangat merindukan mu Xue Lian",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mesra di telinga Nona Chou Min Min yang sedang mabuk arak itu tidak sadar bahwa Wu Sin Hao salah memanggil namanya.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggandeng tangan Nona Chou Min Min untuk ikut dia ke rumah Adipati Yi, dan mereka berdua masuk ke dalam kamar tidur bagian timur, yang merupakan kamar tamu untuk Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menginap beberapa hari di rumah Adipati Yi.


Keesokan harinya, Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terbangun tidur dengan terkejut sekali karena Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melihat ada seorang gadis yang tidur di atas tempat tidur bersamanya dalam keadaan tubuh mereka berdua terbuka, dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao segera sadar bahwa ia telah berhubungan intim dengan Nona Chou Min Min.


"Ah apa yang telah aku lakukan semalam bersama Nona Chou Min Min?",tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao panik sekali.


"Auw sakit sekali",ucap gadis itu terbangun terkejut sekali karena melihat ada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao di kamarnya.


"Ah aku sungguh minta maaf karena aku tidak sengaja untuk melakukan hal itu kepada mu",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao meminta maaf atas kesalahannya terhadap Nona Chou Min Min.


"Ah kau bilang kau tak sengaja tapi kau sudah merenggut kesucian ku yang tidak bisa kembali lagi",kata Nona Chou Min Min menangis sedih sekali karena Wu Sin Hao sudah melakukan hal itu kepadanya.


"Lalu aku harus bagaimana ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bingung sekali.


"Ya kau pikirkan saja sendiri",jawab gadis itu mengambil pakaiannya dan segera memakai pakaian kembali, lalu gadis itu berkelebat cepat keluar dari kamar tidur tersebut dan pergi dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao untuk selamanya.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao diam termangu di dalam kamarnya dan baru sadar kembali ketika Nona itu sudah lenyap dari pandangannya, dan Chen Si Lei sudah memerintahkannya untuk bersiap untuk memulai perjalanan ke luar kota Chou.


"Ya Paduka hamba akan segera menyiapkan segala keperluan anda",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah cepat berkemas dan segera menemui Chen Si Lei yang sudah berada di ruang utama dalam rumah Adipati Yi.


"Adipati Yi aku sudah harus pergi dari rumah mu karena itu aku pamit kepada mu dan ibumu",kata Chen Si Lei sopan kepada Adipati Yi dan ibunya.


"Ya Paduka terimakasih atas kunjungan anda ke rumah hamba",kata Adipati Yi.


"Adipati Yi aku pamit sekarang juga dan selamat tinggal",kata Chen Si Lei ramah.


"Baik Paduka hamba akan mengantarkan anda ke pintu keluar dari kota Chou",


"Ya terima kasih Adipati Yi",jawab Chen Si Lei sopan kepada Adipati Yi.


Setelah tiba di pintu keluar dari kota Chou, Adipati Yi melepaskan kepergian Chen Si Lei dan para sahabatnya untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju ke arah lain dari lokasi berikutnya sebagai misi yang sedang di lakukan oleh Chen Si Lei untuk membahagiakan rakyat Tionggoan .


Di perjalanan kali ini Chen Si Lei akan menuju ke arah pedesaan yang permai dan indah sekali yang bernama Desa Embun Kecil yang sangat menarik sekali untuk di kunjungi oleh Chen Si Lei.


"Lin Lin aku rasa sebaiknya kamu pulang ke rumah dan tunggu aku pulang ke rumah bersama yang lainnya",perintah Chen Si Lei kepada Selir Agung pertama Putri Lin Lin saat ini di luar pintu masuk ke desa embun kecil.


"Iya Paduka hamba patuh kepada Paduka",jawab Selir Agung pertama Putri Lin Lin patuh kepada Chen Si Lei.


Chen Si Lei meminta burung rajawali emas sakti untuk mengantarkan Selir Agung pertama Putri Lin Lin kesayangannya ke arah Ibukota Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


Setelah Chen Si Lei melihat Selir Agung pertama Putri Lin Lin sudah berada di atas punggung burung rajawali emas sakti dan terbang menuju ke arah Ibukota Kekaisaran Tang Agung, atau lebih tepatnya ke Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Baiklah sekarang kita bisa masuk ke desa yang berada di depan sepasang mata kita",kata Chen Si Lei melangkahkan sepasang sepatu indahnya menuju ke desa tersebut.


__ADS_2