
Pada malam hari yang sangat panas sekali Chen Si Lei menggunakan waktunya untuk menemani Sin Yue Qing tidur di dalam pelukannya dengan menggunakan ilmu mukjizat hawa dingin untuk menyejukkan istrinya bisa tidur nyenyak pada malam itu.
Sorot sepasang mata Chen Si Lei tertuju pada Lao Gu yang berbaring di atas lantai kayu penginapan di tengah gurun Gobi bagian utara dan ingatan masa lalu terkenang di dalam pikiran Chen Si Lei yang segera mengingat kembali pada saat dia masih berada di dunia langit.
" Lian Hua coba kau lihat di taman hati surgawi yang berada di selatan langit ", kata Lao Gu dan para sahabatnya sedang bermain -main di taman hati surgawi.
" Para Dewi kecil sedang berkumpul bersama dengan Dewi Rembulan yang amat sangat terkenal dengan kecantikannya yang menggemparkan dunia langit ", kata para Dewa yang sedang berkumpul bersama Chen Si Lei dalam bentuk Kaisar Lotus Langit Selatan atau Nan Lian Hua .
Lotus Langit Selatan berdebar kencang saat ia menatap Sin Yue Qing di taman bunga langit dan sibuk berlari -lari bersama seorang gadis kecil yang amat cantik jelita sekali yang di dengar oleh Lotus Langit Selatan adalah saudari angkat dari Dewi Rembulan.
" Dia memang sangat cantik jelita sekali sejak awal aku melihatnya di taman yang berada di dalam Istana Kekaisaran Lotus Langit Selatan ku ",kata Lotus Langit Selatan mengingat kembali kenangan indah yang sangat penting dan berharga bagi kehidupannya.
" Ah sejak kapan kau bertemu dengan Dewi Rembulan ?", tanya Dewa Awan yang juga menyukai Sin Yue Qing.
" Sejak aku lahir dari bunga Lotus Langit ", jawab Lotus Langit Selatan bangga.
" Hhh yang benar saja kau bicara, kita semua tahu bahwa Dewi Rembulan adalah seorang Dewi yang sangat sulit sekali untuk di dekat ,kecuali murid Dewa Bintang Emas Sakti dan aku Lao Gu",kata Lao Gu saat itu.
" Kau dan kalian semua lihat saja nanti kalau aku bisa dekat dengannya dan aku juga bisa mendapatkannya hanya untukku seorang ", kata Lotus Langit Selatan penuh percaya diri sekali.
" Baiklah kita bersaing untuk mendapatkan cinta Dewi Rembulan atau Sin Yue Qing ", kata Dewa Nacha dan para Dewa lainnya.
Maka Lotus Langit Selatan sangat senang sekali pada saat Sin Yue Qing datang ke istananya untuk memberikan cahaya rembulan keseluruhan dari Istananya di dalam Istana Kekaisaran Lotus Langit Selatan, bahkan ia mengizinkan gadis kecil ini setiap saat bisa datang ke Istananya.
" Sin Yue Qing kapan kau akan masuk ke sekolah untuk anggota Kekaisaran Langit ?", tanya Lotus Langit Selatan di hari berikutnya.
"Tahun depan ", jawab gadis kecil itu dengan lincah sekali.
" Baiklah aku akan tunggu kau di sekolah ", kata Lotus Langit Selatan yang sudah ingin sekali bisa bersekolah bersama Sin Yue Qing.
Di hari pertama Sin Yue Qing masuk ke sekolah untuk anggota Kekaisaran Langit, Lotus Langit Selatan sudah bersiap untuk menunggu kehadiran Sin Yue Qing di pintu masuk ke sekolah untuk anggota Kekaisaran Langit, kemudian ia tertarik untuk berkenalan dengan saudari angkat Sin Yue Qing.
" Hei Nona kecil siapakah nama mu?",tanya Lotus Langit Selatan kepada Hong Ning.
Mereka berdua sedang menghadap ke arah pohon keabadian dan batu jodoh pun bersinar terang tetapi Lotus Langit Selatan bisa melihat Sin Yue Qing yang berlari ke arah nya dan Hong Ning, lalu batu jodoh masuk ke dalam tubuh dirinya dan Sin Yue Qing melewati tubuh Hong Ning yang berdiri di sampingnya dan cahaya dari Sin Yue Qing bersatu dengan cahaya di dalam tubuhnya yang membuat Mei Hua Xing tersilau dan jatuh di anak tangga menuju ke kelas Dewa Naga Langit.
Dan sejak hari itu Lotus Langit Selatan berusaha keras untuk mendapatkan cinta dan perhatian Sin Yue Qing dengan ia terus menerus berada di sekitar Sin Yue Qing dan Hong Ning.
" Kita bertiga akan selalu bersama, kan?",tanya Sin Yue Qing ceria di saat mereka bertiga bersama -sama.
" Ya tentu saja ", jawab Lotus Langit Selatan tersenyum indah sekali untuk Sin Yue Qing.
Lotus Langit Selatan bisa melihat semakin hari semakin banyak sekali para Dewa yang jatuh cinta kepada Dewi Rembulan bahkan ia bisa melihat Lao Gu berusaha keras untuk mendapatkan perhatian Sin Yue Qing dengan mengajak berteman dekat dengan Sin Yue Qing dan Li Shao Ning baik di sekolah maupun di luar jam sekolah dan sebagainya.
" Aku harus secepatnya untuk mendapatkannya untuk tidak ada yang bisa ambil dia dari ku ",kata Lotus Langit Selatan bertekad untuk memberikan gelang alam semesta dan cincin alam semesta ciptaannya kepada Sin Yue Qing.
Maka di awal musim semi di dunia langit, Lotus Langit Selatan meminta Sin Yue Qing untuk menikah dengannya dan hidup bersamanya untuk selamanya karena Lotus Langit Selatan sangat mencintainya.
" Baiklah aku akan terima cinta dan kasih sayang mu terhadap ku tapi ada syarat untuk kau penuhi sebelum aku terima gelang dan cincin alam semesta ciptaan mu itu ", jawab Sin Yue Qing.
"Baiklah aku terima syarat mu .Apakah itu syarat mu untuk aku bisa menikahi dirimu ?", Lotus Langit Selatan sungguh hati di dalam ucapannya, pikirannya dan jiwanya.
" Aku tidak mau berpisah dengan saudari angkat ku dan saudari angkat ku juga tidak bisa berpisah dari ku",jawab Sin Yue Qing dengan tatapan mata polos dan bercahaya kebahagiaan abadi di sepasang bola matanya yang sangat indah.
"Baik aku mengerti maksud mu ",kata Lotus Langit Selatan menyanggupi syarat yang di ajukan oleh Sin Yue Qing kepadanya.
Karena permintaan dari Sin Yue Qing inilah Lotus Langit Selatan menikah dengan Li Shao Ning dan Sin Yue Qing agar mereka berdua bisa selalu bersama -sama selamanya.
"Lotus Langit Selatan aku hanya ingin membahagiakan dirimu, itu saja ", kata Li Shao Ning yang dulu pernah bermain dengan naga emas peliharaan Lotus Langit Selatan dan burung phoenix, maka ia pernah bermimpi melihat kejadian masa lalu di mimpinya di kota Ning Bo.
Tapi nyatanya Chen Si Lei teringat bahwa Sin Yue Qing lah yang mendapatkan telur naga emas dan telur burung phoenix di gunung belakang sekolah khusus untuk para anggota Kekaisaran Langit.
" Kakak Lotus Langit Selatan tolong kau pelihara mereka untuk ku ,ya?",pinta Sin Yue Qing pada saat itu.
" Ya untuk mu apa saja akan aku lakukan dengan sepenuh hati ku ",jawab Lotus Langit Selatan menerima telur naga emas dan telur burung phoenix dari Sin Yue Qing.
Chen Si Lei kembali teringat dengan mimpi Hong Ning yang menginginkan anak darinya setelah mereka bertiga hidup bersama dengan damai.
" Kau ingin mempunyai anak berapa banyak ?", tanya Lotus Langit Selatan pada Hong Ning.
" Delapan orang anak ", jawab Hong Ning memeluknya erat.
" Ah baiklah aku berikan delapan orang anak untuk mu tetapi tidak di dunia langit tetapi di dunia bumi karena kita memiliki tugas dari Kaisar Langit pusat untuk aku ,kau dan Sin Yue Qing turun ke bumi menemukan kembali tiga pusaka langit yang jatuh ke bumi dan menghadapi Raja Iblis Surga Ke Enam",kata Lotus Langit .
Chen Si Lei tersenyum lembut sekali menatap wajah Sin Yue Qing terlihat manis sekali di dalam tidurnya.
" Tapi aku memberikan mu seorang anak laki-laki di dunia langit yang bernama Xi Lung Erl dan di bumi aku memberikan mu sepasang anak kembar yang bernama Tang Si Ming dan Tang Xin Giok karena aku mencintaimu seluruh jiwa dan raga ku selamanya ", kata Chen Si Lei mencium bibir Sin Yue Qing yang selembut dan semanis buah persik langit dan pulau persik.
Lao Gu menggeliat dan bangun dari tidurnya, lalu berjalan keluar dari kamar tidur untuk menghilangkan perasaan cemburu nya terhadap Chen Si Lei yang bisa menikahi wanita pujaan hatinya sejak dahulu.
" Kau carilah wanita yang lain untuk melupakan Sin Yue Qing di hati mu ",kata Chen Si Lei sebelum Lao Gu menutup pintu kamar mereka.
" Bagaimana jika kau saja yang cari wanita lain untuk menggantikan posisi Sin Yue Qing di hatimu ?", balas Lao Gu sinis.
" Tentu saja aku tidak mau dan tidak bisa menggantikan posisi Sin Yue Qing di hatiku selamanya karena dia milikku yang sangat berharga bagi kehidupan ku yang abadi ", jawab Chen Si Lei menggunakan bahasa hewan langit.
Di luar penginapan pintu naga perak, Lao Gu memerhatikan seorang gadis muda amat cantik jelita yang berada di halaman depan penginapan sedang berbicara dengan seorang pria yang terlihat sangat antusias untuk mendapatkan informasi tentang perayaan musim panas di sebuah pasar rakyat di sekitar gurun Gobi utara.
" Ya baiklah aku bersedia untuk pergi ke pasar musim panas bersama mu ",kata gadis muda itu.
" Tu Ni terimakasih atas kebaikan mu kepada ku ", kata pria muda itu.
Lalu Lao Gu mendengarkan suara merdu yang melantunkan melodi yang sangat menyeramkan sekali dan ia segera tersadar bahwa lagu adalah ciptaan seorang tokoh persilatan sesat yang sudah muncul di dekat pintu penginapan pintu naga perak.
" Lian Hua berhati - hatilah ada musuh sakti yang sudah datang untuk melawan mu ",kata Lao Gu memberitahu Chen Si Lei untuk bersiaga.
" Ya aku sudah mengetahui kedatangan beberapa orang musuh yang berada di luar penginapan pintu naga perak ", jawab Chen Si Lei menggunakan jarum -jarum bening yang ia lemparkan ke atas langit -langit kamar dan jendela kamar tidur.
Wuttttt !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!!
Jlebbbb !!!
Jlebbbb !!
Chen Si Lei berhasil membunuh banyak anggota Sekte Sesat Naga Hitam yang sudah berani mengurung penginapan pintu naga perak untuk menghadapi dirinya dan Sin Yue Qing serta sahabat barunya ,yaitu Hu Ding Wen dan kedua orang istrinya yang bernama You Li dan Ye Sa.
" Hu Ding Wen bangunlah untuk menghadapi para musuh yang sudah datang ke tempat kita ", kata Chen Si Lei menggunakan ilmu Khikang untuk membangunkan Hu Ding Wen yang sedang tidur bersama kedua orang istrinya usai bermesraan bersama -sama di kamar sebelah.
" Ahh musuh..!!",teriak Hu Ding Wen bangun dan merapikan kembali dirinya dan kedua orang istrinya juga sudah bersiap untuk menghadapi para musuh yang sudah menerjang hebat untuk menghadapi mereka bertiga dengan menerobos masuk ke dalam kamar tidur mereka.
Brukkk !!
"Lancang sekali kalian semua berani mengganggu tidur ku!!",hardik Hu Ding Wen menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali menyerang sejumlah besar musuh dengan ilmu pedang mukjizat kupu -kupu sakti.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
"Siapa suruh kalian bertiga suka ikut campur urusan kami dengan Pendekar Rajawali Emas Sakti ?!", hardik para kaum sekte sesat Naga Hitam berkelebat cepat untuk menghadapi kedua orang isteri Hu Ding Wen yang sudah sangat hebat sekali mengeluarkan pedang milik mereka masing - masing dan berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari Sekte Sesat Naga Hitam.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Sin Yue Qing pun segera bangun tidur dan menghancurkan beberapa orang dari pihak musuh dengan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei dengan melompat dari tempat tidur.
Wuttttt !!
Bressssss !!
" Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat dari Sin Yue Qing.
Chen Si Lei menggunakan pedang membabat habis kepala musuh sakti dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Guo sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat Chen Si Lei.
__ADS_1
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Sin Yue Qing menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik dengan kedua tangannya dengan bergerak cepat laksana hantu wanita di tengah malam hari.
Wuttttt !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang Gunung Ling membabat habis pria ganas yang menghantam hancur seluruh isi kamar tidur penginapan pintu naga perak.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Sin Yue Qing menendang meja ke arah musuh yang bergerak cepat menangkis serangan maut dari Sin Yue Qing dengan membalikkan meja tersebut kepada Sin Yue Qing yang menerjang lebih hebat lagi menghantam hancur meja termasuk para musuh.
Wushhh !!
Bruakkk !!!
Chen Si Lei melompat ke mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat yang menguasai ilmu mukjizat sesat berbahaya bagi keselamatan mereka di dalam penginapan pintu naga perak.
Wushhh !!
Bressssss !!
" Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Chen Si Lei.
Chen Si Lei menyambar tiang tempat tidur untuk menggunakan ilmu pedang sakti mukjizat Gunung Baodingsan selatan menghantam hancur sejumlah senjata para musuh yang semuanya mengandung hawa sesat sangat ganas sekali sehingga Chen Si Lei harus waspada terhadap penyerangan para musuhnya.
Wuttttt !!
Swinggg!!
Cranggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei melemparkan puing -puing reruntuhan bangunan kamar tidur di dalam penginapan pintu naga perak untuk menghadapi serangan maut dari seorang pria ganas sekali.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Pria itu adalah wakil Ketua Sekte Sesat Naga Hitam cabang satu tingkat lima dan ia memimpin pasukan untuk menghadapi Chen Si Lei dan Sin Yue Qing di gurun Gobi utara, atau lebih tepatnya di penginapan pintu naga perak.
Sin Yue Qing menggunakan pedang mukjizat langit naga siluman menghadapi serangan maut dari seorang pria ganas lainnya dengan ilmu pedang angsa putih menerjang hebat sekali sehingga pria ganas itu memekik kaget sekali karena ia sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Cranggg !!
"Luncurkan panah api kepada mereka !!", teriak para musuh yang sudah marah sekali kepada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing serta Hu Ding Wen dan kedua orang istrinya yang sangat hebat sekali dalam memberikan perlawanan sengit kepada pihak Sekte Sesat Naga Hitam.
" Siap Tuan Besar kami laksanakan !!", sahut para pasukannya menggunakan panah berapi menyerang penginapan pintu naga perak.
Wuttttt !!
Wushhh !!
"Mundur !!", teriak Chen Si Lei menyambar tangan Sin Yue Qing untuk keluar dari penginapan pintu naga perak tepat waktu sebelum panah api menghantam dan membakar semua pengunjung dan penginapan tersebut.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Brussshhhhh !!
"Laknat kalian semua !!", teriak Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti api tiga raksa abadi menghantam hancur para musuh yang menggunakan anak panah berapi untuk menghadapinya dan akibatnya banyak korban tidak bersalah.
Wushhh !!
Brussshhhhh !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.
Sin Yue Qing menggunakan pedang mukjizat langit naga siluman mengerahkan ilmu pedang angsa putih dengan melemparkan api sangat hebat sekali kepada pihak musuh yang tewas dalam serangan maut dari istri kedua Kaisar Tang Si Lei.
Wuttttt!!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Sin Yue Qing.
Hu Ding Wen dan kedua orang istrinya sudah berhasil keluar dari penginapan pintu naga perak tepat waktu juga dan sekarang mereka bertiga menghadapi para musuh dengan sangat hebat sekali sehingga para musuh terkejut sekali dan ada beberapa orang musuh tewas dalam serangan maut dari mereka bertiga.
Wuttttt !!
Jlebbbb !!
Crakkkkkk !!
Jlebbbb !!
Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis kepala pria ganas yang memainkan musik sesat untuk menghadapi dirinya melalui harpa sakti sesat.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Sin Yue Qing menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti kelabang betina yang sangat ganas sekali menghantam hancur para musuh dengan kecepatan tinggi yang sulit di lihat oleh pihak musuhnya.
Wuttttt !!
Bressssss !!
" Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Sin Yue Qing.
Chen Si Lei menggerakkan pedang melawan serangan maut dari seorang pria yang sangat ganas sekali yang menggunakan harpa sebagai senjata nya untuk menyerang dirinya dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Ling sehingga senjata harpa milik musuhnya hancur oleh serangannya yang sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan ganas sekali membabat habis leher pria ganas itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Sin Yue Qing menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh dengan sangat cepat sekali sehingga para musuh habis olehnya.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Hu Ding Wen dan kedua orang istrinya pun sudah menghabisi para musuhnya dan Lao Gu merapikan kembali penginapan pintu naga perak untuk membantu para rakyat di sekitar gurun Gobi utara bisa menikmati layanan penginapan pintu naga perak lagi.
" Wah sungguh seekor anjing yang pintar ", puji Ye Sa membelai lembut bulu leher Lao Gu.
" Yaa kita harus mencari penginapan baru lagi untuk membebaskan diri kita dari rasa lelah dan mengantuk ", kata Sin Yue Qing yang sudah berada di gendongan Chen Si Lei yang sigap untuk menopang istrinya.
" Kau tidur saja. Aku yang akan menjaga mu ",kata Chen Si Lei memberi Sin Yue Qing senyuman menenangkan hati wanita kesayangannya itu.
" Tuan besar di dekat pasar rakyat untuk perayaan musim panas di dekat sini ada sebuah penginapan kecil milik Nyonya Besar Wu dan putrinya yang bernama Wu Li yang bisa digunakan untuk tuan dan Nyonya Besar bisa beristirahat",kata Nona Tu Ni pemilik penginapan pintu naga perak.
" Oh ada perayaan musim panas juga di daerah ini ?", tanya You Li istri pertama Hu Ding Wen begitu bersemangat sekali saat ia mendengar akan ada perayaan musim panas di daerah gurun Gobi utara.
" Ya tentu saja ada bahkan kami setiap tahun selalu mengadakan satu perayaan musim panas di daerah kami ", jawab Nona Tu Ni pemilik penginapan pintu naga perak.
" Wah aku mau lihat pasar rakyat esok hari ", seru Putri Ye Sa istri kedua Hu Ding Wen sembari mengayunkan tangan Hu Ding Wen untuk izinnya.
__ADS_1
" Ya boleh ",jawab Hu Ding Wen untuk menyenangkan hati kedua orang istrinya.
" Aku juga mau lihat pasar rakyat ", kata Sin Yue Qing dari gendongan Chen Si Lei yang menunduk menatapnya.
"Ya besok kita lihat dan pergi ke pas rakyat tapi sekarang kau tidur dahulu untuk kesehatan mu ",kata Chen Si Lei mencium hidungnya.
Lao Gu mengikuti mereka dengan menggerakkan ekornya secara menarik sekali dari belakang Chen Si Lei yang berjalan bersama Hu Ding Wen dan kedua orang isteri Hu Ding Wen.
Keesokan harinya.
Chen Si Lei menunduk menatap Sin Yue Qing yang berbaring di atas tempat tidur dalam keadaan fisik yang kurang baik dari hari kemarin karena Sin Yue Qing pada hari ini terkena demam tinggi.
" Kau harus istirahat dan tidak boleh pergi ke pasar musim panas bersama teman -teman kita sampai kau sehat kembali barulah kau boleh pergi ke pasar musim panas bersama ku ", kata Chen Si Lei menggunakan saputangan sutra untuk ia kompres demam Sin Yue Qing.
" Aku tidak apa-apa ,aku bisa jalan -jalan bersama teman -teman ", ucap Sin Yue Qing membuka mulutnya untuk makan obat yang di racik oleh Chen Si Lei.
" Ya nanti saja, sekarang kau tidur dahulu ", kata Chen Si Lei membelai lembut pipi kanan Sin Yue Qing sampai gadis itu tertidur pulas.
Warna jingga dari langit terpantul di dinding mengingatkan Hu Ding Wen pada petualangan seru dan menegangkan besok hari, maka ia santai saja menikmati waktunya untuk menemani kedua orang istrinya berjalan -jalan di pasar rakyat di dekat penginapan.
" Kita tidak bisa terlalu lama di tempat ini karena kita harus segera kembali ke penginapan untuk membantu Tuan Besar yang sedang merawat Nyonya Besar yang sedang sakit demam ",kata Hu Ding Wen usai membiarkan kedua orang istrinya berbelanja sesuka hati mereka.
" Ya baiklah ",jawab kedua istrinya patuh kepadanya.
Tapi ketika mereka bertiga akan kembali ke penginapan, mereka bertiga telah di hadapkan dengan sejumlah besar orang berpakaian serba hitam dan putih yang membawa tombak panjang dengan di ujung tombak ada ukiran kepala ular cobra dan ular anaconda .
" Hei apakah kabar mu ,teman ?", sapa seorang gadis cantik jelita yang memimpin para pasukan yang menghadang Hu Ding Wen dan kedua orang istrinya.
" Bukankah kau Putri Coa Kim Ling yang sangat terkenal sebagai Dewi Ular Coba gurun Gobi ?", tanya Hu Ding Wen mengenal musuhnya.
" Tepat sekali kejelian sepasang mata mu yang bisa mengenali ku ",jawab gadis itu tersenyum memikat hati kepada Hu Ding Wen.
" Wanita laknat berani sekali kau menggoda suami kami !!", hardik You Li dan Ye Sa berkelebat cepat untuk menyerang gadis sakti itu dengan ilmu mukjizat yang mereka miliki dengan kehebatan mereka masing - masing.
Wuttttt !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!!
"Aduhhh !!", teriak Ye Sa istri kedua Hu Ding Wen kesakitan pada telapak tangan kirinya saat ia beradu tenaga dalam dengan gadis sakti dan sesat itu.
" Ye Sa. .!!",teriak Hu Ding Wen cepat menolong istrinya .
" Laknat kau berani menyerang dan melukai saudari madu ku!!",hardik You Li yang berkelebat cepat untuk menggunakan pedang mukjizat menghadapi ilmu tombak kepala ular cobra milik gadis sesat itu dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Ti .
Wushhh !!
Cranggg !!!
"Aghhhhhh !!", teriak You Li terkejut sekali karena pedangnya hancur oleh tombak kepala ular cobra milik Putri Ular Cobra Gurun Gobi.
" Kurang ajar kau berani menghancurkan pedang ku !!",hardik You Li menerjang hebat dengan ilmu mukjizat telapak sakti awan putih dengan telapak tangannya .
Wushhh !!!
Dessssssss !!
"Aghhhhhh !!",teriak You Li istri pertama Hu Ding Wen tewas oleh pukulan maut dari Putri Ular Cobra Gurun Gobi.
" Ahhh Tidak !!!You Li. ....!!",pekik Hu Ding Wen memeluk jasad istrinya.
" Hu Ding Wen kau jangan bersedih hati lagi karena aku bisa menggantikan posisi kedua istri mu ",kata Putri Ular Cobra Gurun Gobi dengan genit sekali kepada Hu Ding Wen.
" Bedebah laknat jangan pernah berharap bisa menggantikan posisi para istriku karena aku akan membunuh mu!!", hardik Hu Ding Wen menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali menyerang gadis sesat itu dengan ilmu pedang mukjizat kupu - kupu sakti.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Putri Ular Cobra Gurun Gobi menggunakan tombak kepala ular cobra menyerang pedang mukjizat milik Hu Ding Wen dengan sangat hebat sekali sehingga Hu Ding Wen berkali-kali harus menggunakan ilmu ginkang untuk menghindari ujung tombak yang mengandung racun hebat itu.
Tetapi dari belakang ada sebuah pedang mukjizat membabat pinggang Hu Ding Wen dengan sadis sekali sampai putus dan Hu Ding Wen terbelalak kaget karena ia telah di serang secara curang oleh Ye Sa istri keduanya sendiri yang sudah membabat habis dirinya dengan pedang mukjizat ciptaannya sendiri.
" Kau. ....?",Hu Ding Wen muntah darah segar dari seluruh tubuhnya.
" Selamat jalan Hu Ding Wen sayang",kata Ye Sa membabat habis leher Hu Ding Wen.
Crakkkkkk !!
"Ye Sa kau sungguh hebat sekali bisa membunuh suami mu sendiri untuk kami ", kata Putri Ular Coba Gurun Gobi memuji kecerdasan Ye Sa.
" Ya karena aku membenci dia ",jawab Ye Sa tersenyum ramah sekali kepada Coa Kim Ling.
" Baiklah, mari kita bekerjasama untuk menghadapi dan membunuh Pendekar Rajawali Emas Sakti dan Bandit Kecil dari Timur Laut ", kata Coa Kim Ling terima tanda persahabatan dengan Ye Sa.
Lao Gu memerhatikan mereka berdua dengan ganas sekali dan anjing itu sudah berubah menjadi seorang pria tampan dan gagah perkasa yang berkelebat amat sangat cepat sekali menggunakan tombak sakti menyerang para pasukan Sekte Sesat Ular Cobra Gurun Gobi dengan kecepatan tinggi sekali.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
"Siapakah kau yang sudah berani menyerang kami Sekte Sesat Ular Cobra Gurun Gobi ?!", hardik para kaum sekte sesat ular cobra gurun Gobi menangkis tombak milik Lao Gu.
" Aku Serigala Gunung Lima Menara ", jawab Lao Gu asal saja tetapi ia berhasil membuat para musuh percaya akan identitas dirinya sebagai salah seorang dari tokoh dunia persilatan Tionggoan yang sakti.
" Lalu kenapa kau memusuhi kami ?",tanya Putri Ular Cobra Gurun Gobi.
" Karena mereka adalah para sahabatku",jawab Lao Gu menggunakan ilmu sakti cakar serigala menerjang hebat sekali menghadapi dua puluh lima orang dari Sekte Sesat Ular Cobra Gurun Gobi secara cepat dan hebat sekali sampai Putri Ular Cobra Gurun Gobi memekik kaget sekali karena kelihaian ilmu mukjizat sakti Lao Gu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!!
Crakkkkkk !!
Dua puluh lima orang Sekte Sesat Ular Cobra Gurun Gobi tewas dalam serangan maut dari Lao Gu.
" Laknat kau berani membunuh para anggota Sekte Sesat Ular Cobra Gurun Gobi ku!!",hardik Putri Ular Cobra Gurun Gobi menggunakan tombak kepala ular cobra menyerang Lao Gu yang berkelebat cepat melompat dan mencakar ubun-ubun kepala putri sesat itu dengan luar biasa cepat sekali .
Crashhh !!
Kepala Putri Ular Cobra Gurun Gobi tewas hancur oleh serangan maut dari Lao Gu yang berkelebat cepat ke arah Ye Sa yang menjerit ketakutan melihat terjangan hebat Lao Gu yang tahu -tahu sudah mencabik -cabik istri ketiga Hu Ding Wen.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Lao Gu sudah kembali ke wujud seekor anjing putih yang gagah perkasa dan menarik sekali.
Chen Si Lei memperhatikan peristiwa tersebut dari balkon kamar penginapan dan ia memberikan senyuman persahabatan kepada Lao Gu yang melompat cepat ke balkon kamar tidur penginapan khusus untuk Chen Si Lei dan Sin Yue Qing.
" Terimakasih atas pertolongan mu kepada kami berdua, Lao Gu ", kata Chen Si Lei membelai lembut bulu leher Lao Gu.
" Yaa Sama-sama, Lian Hua ", jawab Lao Gu melihat ke belakang Chen Si Lei dan ia melihat Sin Yue Qing sudah duduk di tepi tempat tidur dan terlihat lebih segar dan sehat.
"Yue Qing kau sudah sembuh dari sakit demam mu ",kata Lao Gu mendekati Sin Yue Qing di ikuti oleh Chen Si Lei yang tiba-tiba berada di samping Sin Yue Qing.
" Ya aku sudah sembuh, terima kasih atas perhatian mu kepada ku, teman ",Sin Yue Qing menjawabnya dengan ramah tamah.
" Kalau begitu sebaiknya kita segera berangkat ke gunung Thai San untuk kita bisa memberikan pertolongan kepada Melani ", kata Chen Si Lei membelai lembut rambut kepang Sin Yue Qing.
" Apakah kau tidak ingin melihat tempat lainnya di sekitar gurun Gobi utara ?", Sin Yue Qing menatap Chen Si Lei dengan lembut.
" Lain waktu saja karena yang lebih penting adalah keselamatan kita bertiga dan juga Melanu yang memerlukan bantuan kita ", jawab Chen Si Lei halus kepada Sin Yue Qing.
" Ya baiklah aku hanya bisa patuh kepada mu ",ucap Sin Yue Qing yang menaruh kepalanya di bahu Chen Si Lei.
" Kita harus menggunakan burung rajawali putih sakti untuk mengantarkan kita ke gunung Thai San dan untuk Lao Gu bisa duduk di belakang ku ",kata Chen Si Lei menggendong Sin Yue Qing untuk di taruh di atas punggung burung rajawali putih sakti dan Chen Si Lei duduk di belakangnya di ikuti oleh Lao Gu.
__ADS_1
Brrrrrrrrrrrrr !!!