Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Zhenzhou.


__ADS_3

Selama tujuh hari perjalanan dari Kota ChangChun menuju ke Kota Zhenzhou ,dan di hari kedelapan akhirnya rombongan dari Chen Si Lei tiba di kota tujuannya untuk masuk ke wilayah pegunungan Shongsan atau lebih tepatnya mengunjungi kuil Shaolin yang berada di bawah kaki gunung tersebut.


Di Ibukota Kekaisaran Liao, Sin Yue Qing masih bisa memasak, setidaknya menu sederhana untuk membantu Chen Si Lei dapat makan secara teratur dan di kota Chang An ,jangan di tanya lagi karena kota itu adalah wilayah pusat Kekaisaran Tang Agung, tentu saja ada Chen Si Lei akan banyak sekali orang yang memberi nya makan teratur. Di Zhenzhou ?


Sin Yue Qing menengok ke arah pintu kaca pertokoan.Lampion -lampion masih menerangi kota, tetapi Zhenzhou bukanlah Louyang si kota yang tidak pernah tidur.


Chen Si Lei tersenyum mendengar suara hati Sin Yue Qing yang mencemaskan kesehatan dirinya, ia berusaha untuk menahan lapar tetapi karena Sin Yue Qing kini rasa lapar mulai menyerang. Di sekitar tempat mereka berdiri saat ini, pasti ada rumah makan atau minimal kedai kecil, pikir Chen Si Lei.


" Aku masih bisa menahan lapar dan haus, tetapi Sin Yue Qing belum tentu bisa menahan lapar dan haus. Aku harus mencari dan menemukan sebuah kedai kecil untuk Qing Qing bisa makan malam ", kata Chen Si Lei dalam hatinya.


Kemudian, dengan langkah cepat, Chen Si Lei meraih jemari Sin Yue Qing untuk berjalan bersamanya di pinggir jalan kota Zhenzhou, dan. .


" Aww ",


Pekikan keras seorang gadis lain mengalihkan perhatian Chen Si Lei dan Sin Yue Qing. Ternyata, mereka berdua menjatuhkan bumbung bambu Xiao Yan Li yang berada di dalam saku baju Chen Si Lei dan roh gadis itu terjatuh ke tanah.


" Maaf ",kata Chen Si Lei dan Sin Yue Qing bersamaan.


" Paduka dan Tuan Putri anda berdua harus ber hati -hati ", gerutu Xiao Yan Li mengelus bagian belakangnya.


Sin Yue Qing tersenyum jahil, tetapi Chen Si Lei berusaha bersikap sopan kepada Xiao Yan Li.


"Kami berdua sudah minta maaf, Nona ular putih kecil ", kata Chen Si Lei sangat santai.


"Untung tidak mengenai kepala ku ",kata Xiao Yan Li cemberut karena Chen Si Lei dan Sin Yue Qing sama -sama jahil kepadanya.


Mata Sin Yue Qing terbelalak saat mengenal bahasa yang dipakai sang Roh Putri Naga Langit Timur ini.


"Miao ?",


Xiao Yan Li balas menatapnya dengan mata menyipit.


"Apakah tuan putri mengerti bahasa Miao?Anda juga pernah reinkarnasi menjadi kucing ?", tanya Xiao Yan Li.


"Suku Miao bukan suku kucing yang aku maksud ", jawab Sin Yue Qing.


Chen Si Lei yang pusing menghadapi perdebatan kedua gadis beda alam yang berada di depannya itu.


"Apakah kita masih ingin mencari makan atau kita harus segera mencari tempat untuk tidur ?", tanya Chen Si Lei melerai kedua gadis beda alam itu.


" Ya kita cari makan malam dahulu karena perut ku sudah lapar sekali ", jawab Sin Yue Qing memeluk perutnya sendiri.


" Ya sudah, ayo kita masuk ke kedai kecil di seberang sana ", kata Chen Si Lei .


Akhirnya mereka berdua bisa menemukan makan malam di dekat toko peralatan lampu hias.


Xiao Yan Li mengikuti mereka berdua dan duduk di kursi depan mereka berdua sampai Sin Yue Qing menawarkan gadis itu makan juga.


" Aku tidak bisa makan makanan manusia saat ini",jawab Xiao Yan Li hanya bisa memandang mereka berdua makan malam.


Mulut Sin Yue Qing terbuka lebar menatap heran Xiao Yan Li.


" Bukankah kau bisa makan apel beberapa waktu lalu ?Kenapa sekarang kau tak bisa makan makanan manusia ?", tanya gadis remaja itu bingung.


"Karena saat ini ia menjadi roh bukan bentuk padat seperti kita ",jawab Chen Si Lei memasukkan makanan ke mulut Sin Yue Qing yang mengunyah makanan dengan rapat.


" Ya, Paduka Kaisar Lotus Langit Selatan benar ", imbuh Xiao Yan Li tiba-tiba, ia merasa sedih dan iri melihat mereka berdua bisa makan malam bersama dengan nyaman.


" Bisakah kau tidak melihat ke arah kami berdua untuk kau tak iri dan sedih",kata Chen Si Lei menggunakan bahasa roh.


Roh Putri Naga Langit Timur kaget sekali karena Chen Si Lei membalas ucapan di dalam hatinya dengan bahasa roh.


" Ya maaf ", jawab Roh Putri Naga Langit Timur berbalikan badan dan melihat ke arah lain.


Sin Yue Qing masih bicara tentang hal lain lagi yang tidak ada hubungannya dengan percakapan antara mereka berdua dengan Xiao Yan Li.


" Aku tidak mengerti daerah kota Zhenzhou. Dari tadi aku sudah memperhatikan kota ini ".


Zhenzhou ?Chen Si Lei terperanjat dan berusaha menutupinya dengan batuk singkat. Matanya lalu mengamati lorong pertokoan yang sangat tampak sepi dan gelap dengan penerangan yang minim.


" Aku bisa sadar bahwa kami berada di kota Zhenzhou dan saat ini tengah malam hari",kata Chen Si Lei menyadari situasi mereka saat ini bisa berbahaya.


"Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya malam -malam begini mau ke mana ?", tanya Sin Yue Qing juga baru ingat tentang kawan-kawan mereka yang tidak bersama mereka bertiga saat ini.


"Tadi mereka bilang sedang mencari penginapan untuk kita tetapi sampai saat ini mereka belum juga datang kepada kita "jawab Chen Si Lei merasa ada yang tidak normal di sekitar lokasi mereka saat ini.


" Ada yang datang kepada kita dengan berpakaian seperti jubah ",kata Xiao Yan Li yang menghadap ke jalan utama kota Zhenzhou.


"Benar juga kata mu ",kata Sin Yue Qing sudah selesai makan malam dan bersiap untuk menghadapi tantangan yang akan datang kepada mereka bertiga.


" Xiao Yan Li masuk ke dalam bumbung bambu mu .Segera ", perintah Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat untuk memasukkan Xiao Yan Li kembali menjadi ular putih kecil di dalam bumbung bambu ciptaan Chen Si Lei.


" Tadinya, mau lihat -lihat jalanan begitu berada di luar bumbung bambu, tapi saat ini malah di kurung lagi ", keluh Xiao Yan Li kembali melingkar menjadi ular putih kecil lagi.


"Mereka berdua berada di sini? Di dekat tugu monumen nasional kota Zhenzhou ?", sekelompok orang berpakaian jubah mendatangi mereka berdua.


" Ya dekat sekali,dari sini.Bisa kita panggil teman -teman kita untuk menghadapi mereka ", jawab sekelompok orang lagi yang berpakaian serba oranye dari arah kiri mereka berdua.


" Bahasa Tibet ternyata yang mereka pakai ", kata Chen Si Lei berbisik di telinga Sin Yue Qing yang sedang mengikat rambutnya yang terurai lepas dah angin.


Chen Si Lei mengulum bibirnya sendiri seraya menunggu Sin Yue Qing siap untuk menghadapi para musuh.


"Kau kenapa ?",tanya Sin Yue Qing melirik nya.


" Aku sudah tidak sabar lagi ", jawab Chen Si Lei membalas lirikan matanya.


" Mau kita serbu mereka bersama -sama ?Mungkin ada beberapa di antara orang musuh yang ingin kau habisi dan aku bisa meringankan beban mu ",kata Sin Yue Qing memainkan alis indahnya.


Rasanya aneh mendapat tantangan dari kedua kelompok musuh yang baru tiba di hadapan mereka berdua, tapi mereka berdua tetap tenang dan bercanda satu sama lain.Kini mereka berdua tiba-tiba memecah keheningan dengan bergerak cepat menerjang hebat ke arah musuh.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei sudah memenggal kepala musuh sakti dengan sekali tebasan saja di ikuti oleh Sin Yue Qing yang juga sudah memenggal kepala musuh dengan sekali terjangan gadis itu saja.


Crakkkkkk !!


"Bedebah laknat kalian berdua berani melawan kami !!", hardik para kaum sekte sesat lintah hitam marah sekali kepada mereka berdua.


" Tentu saja kami berdua berani melawan dan membabat habis kalian semua ", jawab Sin Yue Qing memutar pedang secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terkejut sekali melihat kelihaian ilmu pedang gadis berkepang dua dan memakai tudung dan cadar sutra warna hijau.


" Jangan terlalu lama bicara dengan mereka. Ayo kita serbu mereka!!",teriak para musuh sekte sesat petani hitam yang berada di kanan Chen Si Lei dan Sin Yue Qing.


" Ya, ayo majulah !!", tantang Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari Sekte Sesat lintah hitam di kiri mereka berdua.


Cranggg !!


Cranggg !!!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh terkejut sekali karena senjata mereka hancur oleh Chen Si Lei yang sudah menggerakkan kipas membabat habis para musuh dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Sin Yue Qing juga berkelebatan cepat memenggal sejumlah orang musuh sesat di bagian kanan mereka berdua dengan ilmu pedang angsa putih sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Mereka berdua tidak memerlukan waktu lama untuk menghabisi para musuh mereka.


" Kita harus cari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan kita ", kata Chen Si Lei meraih pinggang kecil Sin Yue Qing, lalu berkelebat cepat meninggalkan semua jasad musuh mereka di lokasi itu.

__ADS_1


Brrrrrrrrrrrrr !!


Mereka berdua tiba di lokasi bagian selatan kota Zhenzhou,dan mereka melihat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya bertarung melawan para musuh sakti sesat dengan jumlah sangat besar dan banyak sekali sampai kota di bagian selatan kota Zhenzhou.


" Hancur oleh mereka para musuh laknat ", kata Chen Si Lei yang segera turun dan menyerbu pihak musuh dengan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti.


Crakkkkkk !!


"Pendekar Rajawali Emas Sakti dan Bandit Kecil sudah datang !!", teriak sejumlah besar musuh terkejut sekali melihat kehadiran Chen Si Lei dan Sin Yue Qing yang langsung menghantam beberapa orang teman mereka.


" Paduka kami di serang oleh pasukan Sekte Sesat gabungan saat kami mencari penginapan untuk anda berdua ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sedang membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat di dekat kolam taman kota Zhenzhou selatan.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis para musuh sakti sesat di jalanan kota Zhenzhou Selatan.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti halilintar menghantam hancur para musuh sakti di depan pertokoan,pemukiman penduduk kota Zhenzhou dan juga tempat ibadah dan sekitarnya.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


Sin Yue Qing berkelebat cepat memenggal sejumlah orang musuh sakti sesat di jalanan lokasi yang terdekat dengan rumah warga kota Zhenzhou.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Sebuah samurai panjang meluncur ke arah Sin Yue Qing yang bertarung melawan para musuh sakti sesat yang membakar pemukiman penduduk yang berada di bagian belakang Sin Yue Qing.


"Tuan Putri..Awas !!", teriak salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang melompat cepat untuk menolong Sin Yue Qing.


Dan. ...


Crakkkkkk !!


Anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti itu tewas terpotong oleh samurai panjang milik seorang kakek tua renta yang memakai ikat kepala warna hitam yang sekarang menyerang Sin Yue Qing dengan sangat ganas sekali sehingga gadis itu menggunakan pedang mukjizat naga Siluman untuk menghadapi samurai itu.


Wuttttt !!


Cranggg !!


Cranggg !!


Cranggg !!


Cranggg! !


Cranggg !!


Kakek Ketua Sekte Sesat Lintah Hitam tercengang melihat kelihaian ilmu pedang gadis remaja itu sampai samurai miliknya terpotong hancur oleh serangan hebat gadis kekasih Pendekar Rajawali Emas Sakti.


" Laknat cilik !!Aku kuliti kau nanti !!", hardik Kakek tua itu marah sekali kepada Sin Yue Qing dan menyerang menggunakan ilmu mukjizat telapak lintah hitam racun ganas sekali terarah langsung ke dada gadis itu.


Tetapi Sin Yue Qing menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei menangkis serangan maut tersebut.


Wuttttt !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei di tempat lain bertarung melawan para musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti menghadapi serangan samurai dan tombak para musuh yang menyerangnya dengan ganas sekali.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan kipas dengan ilmu pedang rajawali emas sakti yang di gabungkan dengan ilmu pedang Gunung Ling mengejutkan hati para pasukan Sekte Sesat yang sedang di hadapi olehnya.


Wuttttt !!


Cranggg !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh terkejut sekali karena senjata mereka hancur oleh Chen Si Lei yang segera menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menghantam hancur para musuh sakti yang sudah membunuh banyak sekali anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dan membunuh sejumlah besar rakyat di kota Zhenzhou.


Wushhh !!


Dessssssss !!


"Aghhhhhh!!",teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala pria tua sadis yang memimpin para pasukan yang menyerang rakyat kota Zhenzhou.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Lalu tak lama kemudian datang sejumlah besar biksu Shaolin menghadapi para musuh sakti sesat dengan ilmu -ilmu hebat mereka sehingga para musuh sakti sesat terdesak oleh para pasukan Shaolin pai .


Trak !!


Trak!!


Sin Yue Qing menggunakan kesempatan ini untuk membabat habis para musuh yang terdesak hebat oleh murid -murid Sekte Shaolinpai dengan ilmu pedang awan rembulan.

__ADS_1


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Dengan bantuan Sekte Shaolinpai, mereka berhasil menghancurkan musuh sakti sesat hingga tak tersisa lagi.


" Hormat kami kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti",sapa para pasukan Sekte Shaolinpai menjura hormat kepada Chen Si Lei.


" Hormat ku juga kepada para sahabat Shaolinpai ", jawab Chen Si Lei menjura hormat kepada para pasukan Sekte Shaolinpai.


" Paduka silakan anda berkunjung ke kuil Shaolin kami ",kata salah seorang dari anggota Sekte Shaolinpai.


" Ya terimakasih atas undangan para ketua kalian kepada ku ", kata Chen Si Lei yang segera mengikuti para pasukan Sekte Shaolinpai menuju ke kuil Shaolin di ikuti oleh Sin Yue Qing dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao serta Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin.


Sedangkan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti bertugas untuk merapikan kota Zhenzhou bersama para pejabat yang berwenang untuk menjaga keamanan dan keselamatan kota Zhenzhou.


" Paduka untuk Tuan Putri Sin Yue Qing, beliau tidak bisa masuk ke dalam kuil Shaolin kami", kata salah seorang dari anggota Sekte Shaolinpai memberitahu Chen Si Lei tentang peraturan wanita di larang masuk ke kuil Shaolinpai.


" Baiklah aku mengerti. Aku akan menunggu kalian semua di luar kuil Shaolinpai saja ",kata Sin Yue Qing memahami peraturan setiap Sekte berbeda -beda, maka ia harus menghormati setiap peraturan di setiap Sekte mana pun juga.


"Hmm baiklah ,tapi kau jangan nakal dan tunggu aku di sekitar kota Zhenzhou ", kata Chen Si Lei berpesan kepada Sin Yue Qing.


" Ya aku patuh kepada mu ",jawab gadis itu berlari ke arah kota Zhenzhou lagi.


Lalu Chen Si Lei ,Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin mengikuti para pasukan Sekte Shaolinpai meneruskan perjalanan mereka menuju ke bawah kaki gunung Shongsan.


Sin Yue Qing bebas berkeliaran di dalam kota Zhenzhou dan sibuk sekali dengan urusan wanita.


"Tuan Putri apakah anda ingin berbelanja sesuatu di pasar tradisional?",tanya salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang bertugas untuk menjaga keamanan dan keselamatan Sin Yue Qing sesuai perintah Chen Si Lei kepadanya.


"Ya aku ingin melihat -lihat pakaian wanita dan sebagainya ", jawab gadis remaja itu sangat lincah sekali.


Sin Yue Qing masuk ke dalam salah satu toko pakaian wanita terbesar di dalam kota Zhenzhou.


" Nona silakan anda pilih beberapa pakaian dan riasan rambut, alat rias wajah dan segalanya ada di dalam toko kami dan semuanya edisi terbaru, terbatas dan terbaik di kota Zhenzhou ini",kata pemilik toko pakaian wanita menawarkan beberapa produk kepada Sin Yue Qing.


" Ya aku akan melihat -lihat dahulu sebelum aku pilih dan membelinya ", jawab Sin Yue Qing berjalan menuju sejumlah pakaian wanita yang berada di dalam toko itu dan gadis itu menyukai beberapa pakaian wanita yang menurutnya adalah bagus untuknya.


Lalu Sin Yue Qing keluar dari toko pakaian wanita itu dengan membawa banyak sekali pakaian wanita yang di bawakan oleh salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuknya.


" Aku juga ingin membeli beberapa sepatu baru ", kata Sin Yue Qing masuk ke toko sepatu wanita.


lima belas menit kemudian gadis itu keluar membawa bungkusan isi beberapa pasang sepatu wanita yang di bawakan oleh salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuknya.


" Sekarang aku ingin belanja makanan dan minuman untuk persediaan ku di rumah penginapan ", kata Sin Yue Qing menuju ke arah toko bahan makanan di seberang penginapan.


Beberapa rumah dari sebuah toko barang bekas. Sin Yue Qing berjalan di ikuti oleh salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti di belakangnya sebagai pengawal pribadi khususnya dari Chen Si Lei berikan kepadanya untuk keamanan dan keselamatan gadis itu sendiri.


Sin Yue Qing menyerahkan semua bahan dan barang yang sudah di beli olehnya kepada pria muda anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Apakah kau mau makan sesuatu yang enak ?", tanya Sin Yue Qing yang ingin akrab dengan pengawal pribadi nya itu.


" Tidak, tidak perlu tuan putri ", jawab Xiao Wen nama pria muda anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Ah tidak perlu sungkan!Sudah seharusnya aku memberikan mu kebutuhan hidup yang layak untuk menjaga kesehatan mu sebagai pengawal pribadi ku", kata Sin Yue Qing yang sudah memilih beberapa jenis makanan untuk Xiao Wen ,lalu ia membayarnya di meja kasir toko bahan makanan tersebut.


" Terimakasih, Tuan Putri ", jawab Xiao Wen patuh kepada Sin Yue Qing.


" Aku tidak mau memasak untuk mu ,jadi kau yang masak,ya?",gadis itu sudah melangkah menuju ke keluar dari toko bahan makanan.


" Ya hamba patuh kepada Paduka Putri ", jawab Xiao Wen menurut saja apa kata gadis kesayangan Kaisar Tang Agung.


Mereka kembali ke penginapan sebelum pukul dua belas siang. Letak kamar tidur mereka hanya berbeda tiga pintu. Sin Yue Qing memutuskan untuk tidak beri izin Xiao Wen untuk ikut masuk ke dalam kamar penginapan nya.


" Paduka Putri, hamba di perintahkan untuk melindungi anda selama dua puluh empat jam oleh Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Xiao Wen mencegah Sin Yue Qing menutup pintu kamar tidur gadis itu.


" Ku rasa tidak perlu terlalu patuh kepada Paduka Kaisar Tang Agung mengenai hal kau di larang ikut masuk ke kamar penginapan khusus untuk aku",kata Sin Yue Qing mendorong pria muda itu keluar dari pintu kamarnya.


Tapi Xiao Wen menahan gadis itu dengan menangkap tangan gadis itu dengan kasar sekali, lalu ia menutup pintu kamar tidur khusus untuk Sin Yue Qing.


" Ahh mau apa kau ?!",hardik Sin Yue Qing marah karena Xiao Wen telah berani mencengkeram pergelangan gadis itu.


" Tentu saja aku mau menjaga mu ",jawab pria muda itu mendorong Sin Yue Qing ke atas tempat tidur, dan berusaha untuk memeluk gadis yang sangat luar biasa cantik jelita sekali itu.


" Ah jangan !!", teriak gadis itu melompat cepat untuk menghindari serangan pria muda yang ternyata adalah pihak musuh yang menyamar sebagai seorang anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang ingin balas dendam kepada Chen Si Lei dan ingin melampiaskan kepada kekasih tercinta Pendekar Rajawali Emas Sakti.


" Mau lari ke mana kau, gadis cantik jelita sekali ?",pria itu melemparkan serbuk racun perampas tenaga dalam kepada Sin Yue Qing yang tiba-tiba lemas dan terjatuh di lantai.


Sin Yue Qing kaget sekali karena ia kehilangan tenaga dalamnya seketika itu juga dan gadis itu menjadi takut.


"Eh cantik ,kau jangan takut kepada ku .Aku hanya ingin tahu keindahan tubuh mu ",kata pria itu mendekati Sin Yue Qing, lalu ia menggendong gadis itu dan di taruh di atas tempat tidur.


" Lei Lei Gege, tolong aku !!",jerit tangis gadis itu dalam hatinya karena perasaan takut di nodai oleh pria kasar yang sudah berusaha untuk menyentuh dirinya.


Sementara itu Chen Si Lei yang sedang dalam perjalanan menuju ke arah kuil Shaolin, tersentak kaget sekali karena ia mendengar teriakan ketakutan Sin Yue Qing.


" Qing Qing ", kata Chen Si Lei berhenti sejenak untuk mendengarkan suara gadis nya lagi.


" Paduka ,ada apa ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao ikut berhenti di tengah jalan.


"Aku harus kembali ke kota Zhenzhou ", jawab Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah kota Zhenzhou lagi.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Paduka. ..!!",Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin serta para anggota Sekte Shaolinpai terheran -heran dengan sikap Chen Si Lei dan kini mereka kaget sekali karena Chen Si Lei sudah lenyap dari depan mereka.


" Kalian semua tunggu saja aku di kuil Shaolin.Aku akan segera menyusul kalian ", kata Chen Si Lei menggunakan ilmu Khikang jarak jauh.


" Ya baiklah, Paduka ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin juga menggunakan ilmu Khikang membalas pesan Chen Si Lei untuk mereka.


Mereka pun meneruskan perjalanan menuju ke arah kuil Shaolin yang tidak jauh lagi dari tengah hutan yang berada di dalam kota Zhenzhou itu.


Sin Yue Qing menjerit sekuat tenaga untuk meminta pertolongan kepada Chen Si Lei.


" Gege tolong aku !!",jerit gadis itu ketakutan sekali karena pria kasar itu sudah mulai membuka pakaiannya.


Tapi pria itu terhenti dengan kaget sekali karena Chen Si Lei mencengkeram keras kepalanya hingga putus dan remuk.


Lalu Chen Si Lei melemparkan jasad pria itu ke bawah lantai kamar penginapan, dan Chen Si Lei cepat merapikan pakaian Sin Yue Qing, lalu ia memeluknya erat.


" Jangan takut ada Gege di sini ", kata Chen Si Lei membelai lembut rambut Sin Yue Qing yang menangis keras dan gemetar ketakutan.


" Gege ",panggil Sin Yue Qing memeluk Chen Si Lei dengan menangis karena takut di aniaya oleh pria kasar yang sudah di bunuh oleh Chen Si Lei tepat waktu.


" Maaf aku sudah salah meninggalkan mu seorang diri di kota ini",kata Chen Si Lei merasa menyesal telah meninggalkan Sin Yue Qing di kota Zhenzhou tanpa ada perlindungannya.


Sin Yue Qing teringat masa lampau nya berulang kali mengalami hal serupa yang membuat gadis itu trauma.


Tangisan Sin Yue Qing begitu memilukan dan menyayat hati Chen Si Lei yang ikut merasakan penderitaan batin gadis itu sejak lahir reinkarnasi menjadi seekor Siluman Angsa Putih hingga menjadi seekor ular hijau kecil. Chen Si Lei melihat berbagai macam kehidupan yang sudah di alami oleh Sin Yue Qing di dalam otak nya.


" Yue Qing mulai hari ini aku akan selalu membuat mu nyaman bersama ku. Aku bersumpah untuk membalaskan dendam mu kepada setiap orang yang telah membuat mu menderita ",kata Chen Si Lei dalam hatinya bertekad untuk balas dendam atas penderitaan yang di alami oleh Sin Yue Qing .


" Gege aku sungguh takut ", kata Sin Yue Qing terisak -isak di dalam pelukan Chen Si Lei yang sudah membawanya pergi dari penginapan yang membuat gadisnya mengalami pelecehan seksual dari pihak musuhnya.


"Jangan takut lagi karena ada Gege di sini bersama mu ",kata Chen Si Lei halus kepada Sin Yue Qing yang akhirnya tertidur pulas di atas punggungnya yang menggendong gadis itu.


Mereka berdua tiba di kuil Shaolin pada sore hari itu ,dan Chen Si Lei memaksa para biksu Shaolin mengizinkannya masuk ke dalam kuil bersama Sin Yue Qing yang berada di belakang punggungnya dan sedang tidur pulas tetapi gadis itu terus menangis.


" Baiklah kami izinkan untuk Anda berdua bisa masuk ke dalam kuil Shaolinpai kami ", kata salah seorang dari pengurus kuil Shaolinpai yang menyambut Chen Si Lei dan Sin Yue Qing di depan pintu masuk ke dalam kuil itu.


" Terimakasih atas kebaikan, Guru ",jawab Chen Si Lei menjura hormat kepada salah satu dari anggota Sekte Shaolinpai.

__ADS_1


__ADS_2