
Sekembalinya,rombongan dari Chen Si Lei dan Pangeran Makhota Numba dari medan perang di wilayah perbatasan Kerajaan India Kuno dan Himalaya Timur, memperoleh penghargaan dari segenap rakyat dari Kerajaan India Kuno yang sangat bahagia sekali atas berhasil nya Sang Pangeran Makhota Kerajaan India Kuno itu berhasil menumpaskan pemberontakan yang di lakukan oleh Ratu dan Pangeran Ayunda yang menyebabkan rakyat menderita dan kini telah berakhir.
Oleh karena itu rakyat sangat bergembira sekali atas kemenangan tersebut,dan Raja Kerajaan India Kuno beserta keluarga nya pun menyambut kedatangan para pasukan perang dari Kerajaan mereka dengan bahagia,selain itu Raja merasakan kebahagiaan yang sangat besar dengan kunjungan istimewa dari Raja Kerajaan Nepal beserta rombongan nya.
"Selamat datang kepada Raja Kerajaan Nepal",sambut Raja India Kuno ramah.
"Selamat atas kemenangan Paduka Raja India Kuno",sapa Raja Nepal hangat.
"Selamat datang kembali kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata Raja India Kuno juga kepada Chen Si Lei dan rombongan pendekar itu.
Setelah ituRaja India Kuno mengadakan pesta besar di dalam Istana nya untuk merayakan kemenangan serta menyambut kedatangan para tamu istimewa nya dengan sangat meriah sekali dengan berbagai seni tari dan musik serta aneka macam makanan dan minuman khas Kerajaan itu.
Chen Si Lei pun ikut hadir dalam acara tersebut bersama para selir nya dan para sahabatnya serta pengikutnya sehingga acara ini menjadi sangat penting dan menakjubkan bagi semua orang yang berada di dalam Istana Kerajaan India Kuno ini.
"Yang Mulia Raja sebetulnya kunjungan ku kali ini adalah memiliki satu keinginan dalam hati ku untuk di sampaikan kepada Anda",kata Raja Nepal di tengah acara.
"Ya katakanlah apa yang ingin kamu sampaikan kepada saya?",tanya Raja India.
"Aku mau meminta putra mahkota mu untuk d jodohkan dengan putri ku ini yang bernama Yuan Li",kata Raja Nepal menatap Raja India Kuno.
"Wah aku setuju sekali karena aku juga sudah memiliki keinginan yang sama ini yaitu ingin mempersatukan putra ku dengan putri mu Paduka Raja Nepal",Raja India Kuno setuju.
"Terimakasih banyak Paduka",kata Raja Nepal gembira.
"Baiklah kebetulan kita semua berada di sini,jadi kita bisa melangsungkan ikatan pernikahan kedua orang anak kita di Istana ku ini pada hari ke tujuh dan aku pun ingin secepatnya putra ku bisa menikah dengan putri mu",kata Raja India Kuno.
"Bagus aku setuju dengan Anda",jawab Raja Nepal senang.
Demikianlah ,kedua Raja itu mengadakan pesta pernikahan untuk putra dan putri mereka berdua secara meriah dan mewah, lalu setelah itu Chen Si Lei mendapat surat resmi izin untuk keluar dari wilayah Kerajaan India Kuno dan Raja India pun menyerahkan Putri Parvati kepada Chen Si Lei sebagai hadiah atas jasa besarnya terhadap Kerajaan India Kuno.
"Terimakasih banyak Paduka Raja atas kebaikan Anda kepada ku",kata Chen Si Lei menjura hormat kepada Raja India Kuno.
"Baiklah kami pun harus segera kembali ke Kerajaan Nepal",kata Raja Nepal juga kepada Raja India Kuno.
"Ya baiklah terima kasih untuk semuanya",kata Raja India Kuno tersenyum ramah pada Chen Si Lei dan Raja Nepal.
Lalu ,mereka pun di antar oleh para pasukan Kerajaan India Kuno yang di pimpin langsung oleh Pangeran Makhota Kerajaan India Kuno dan Putri Yuan Lian untuk terakhir kalinya berpisah dengan rombongan dari keluarga besar Kerajaan Nepal di perbatasan antara Nepal dan India Kuno.
"Yuan Lian jaga diri mu baik -baik di Kerajaan suami mu",pesan terakhir dari Raja Nepal kepada putrinya.
"Iya Ayahanda Raja",jawab Putri Yuan Lian memeluk ayahnya untuk terakhir kali.
"Parvati jaga dirimu baik -baik juga di Kekaisaran Tang suami mu",ucap Numba.
"Iya Kakak juga harus menjaga ayah dan keluarga kita di rumah kita maksud ku di rumah lama ku",kata Putri Parvati memeluk Kakaknya untuk terakhir kalinya.
"Baiklah kita berpisah di sini.Jagalah diri kalian semua baik -baik",kata Chen Si Lei ramah dan hangat kepada saudara iparnya dan pasukan Kerajaan India Kuno.
"Iya baiklah selamat tinggal dan semoga kita bisa berjumpa lagi di hari yang akan datang",kata Pangeran Makhota Numba tersenyum hormat kepada Raja Nepal dan Chen Si Lei yang mengangguk dengan cepat dan paham.
Tak lama kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke daerah lainnya di bagian barat yang sudah berbeda daerah dan Kerajaan kecil yang masih dari wilayah pegunungan Himalaya yang sangat besar dan luas serta penuh keindahan alam tersendiri yang khas.
Chen Si Lei dan para rombongan nya yang terdiri dari para selir nya, sahabatnya dan pengikutnya serta rombongan dari Raja Kerajaan Nepal yang berjalan di dekat Chen Si Lei dan para selir nya beserta keluarga Pendekar Naga Emas Sakti Selatan dan paling belakang adalah para pengikut setia Chen Si Lei.
Chen Si Lei sekarang semakin lama semakin terkenal di dunia kangouw wilayah bagian barat.Chen Si Lei memiliki jumlah selir yang besar di usia masih remaja, juga jumlah pengikutnya pun bertambah, selain itu juga para sahabatnya pun tak sembarangan orang dan Chen Si Lei juga memiliki seorang murid yang bernama Ning Yi yang selalu mengikuti nya kemana pun dia pergi.
Selir -selir Chen Si Lei :
Liu Ci Xian
Xue Erl.
Xiao Lin
Xiao Zhao
Zhao Shao Ran
__ADS_1
Putri Gangga Dewi
Putri Mutiara Dewi
Xiao Chen
Xiao Ling
Xiao Qing
Putri Melani
Putri Yan Yan
Putri Yi Tian
Putri Parvati
Putri Lian Lian
Para pengikutnya :
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao
Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen
Si Tangan Sakti
__ADS_1
Si Mata Satu Yu Erl
Lima Orang Aneh Dari Lembah Penjahat Barat.
Kakek Tua Barat
Kakek Raja Iblis Barat
Kasim Ma
Pengawal Bu
Semua di catat lengkap oleh Kasim Ma di sepanjang perjalanan misi dari Chen Si Lei laksanakan sebagai seorang Pangeran tunggal Kaisar Tang dan Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sangat terkenal dan membanggakan seluruh rakyat di wilayah Kekaisaran Tang.
"Ah hamba harus catat bahwa Anda juga ada dua orang isteri di Istana Kaisar Tang, yaitu Putri Lan Shiang dan Putri Xiao Yin serta setelah kembali dari misi di Barat. Anda juga harus bawa pulang Selir Putri Song Hui Lan dan Ratu Nila atau Selir Putri Nila sesuai perintah Kaisar Tang di Kekaisaran Tang",kata Kasim Ma di peristirahatan pada hari kelima sejak keluar dari wilayah Kerajaan India Kuno.
"Kau bisa tidak jangan cerewet terus pada ku",kata Chen Si Lei memarahi Kasim Ma.
"Paduka jangan marah terus nanti Anda cepat tua loh",kata Chen Li cekikikan geli mendengar percakapan antara Chen Si Lei dan Kasim nya.
"Ah Li Jie jie kau jangan menggoda ku terus",kata Chen Si Lei memerah malu.
"Hahahaha hahahaha kau sungguh menarik Si Lei",kata Chen Ming San tertawa.
"Jangan malu seharusnya kamu bangga dengan prestasi mu",kata Raja Nepal.
"Iya aku tahu tapi aku sangat bingung sendiri dengan semua yang ku dapatkan ini",kata Chen Si Lei tersenyum ramah pada semua orang yang mengelilinginya.
"Anugerah dunia terhadap mu karena kamu orang istimewa",kata Chen Lun tulus hati terhadap Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sekilas mirip ayah dan ibu nya.
"Aku juga senang sekali bisa bertemu dengan mu Si Lei",kata Chen Song tergerak hatinya terhadap Pendekar Rajawali Emas Sakti seperti ada ikatan batin dengan nya.
"Aku rasa bila ada Nian Ni kau juga pasti akan semakin ramai bersama kami di sini ", kata Nian Chi tunangan Pangeran Muda Chen Lun ramah kepada Chen Si Lei.
"Tepat sekali",tambah Nian Yu tunangan Chen Song tertawa halus dan anggun.
"Koko Lei Lei setelah melewati daerah ini kita akan masuk ke wilayah kota tempat kelahiran Buddha yaitu kapilavatu ada taman Lumbini yang ada Pohon Bodhi dan sebuah kuil Buddha yang tenteram dan damai",kata Putri Lian Lian beritahu Chen Si Lei tentang daerah yang akan mereka datangi.
"Wah bagus sekali",seru Chen Si Lei riang gembira mendengar bahwa Chen Si Lei akan mengunjungi situs terkenal di dunia barat.
"Kau sudah mengunjungi Taj Mahal dan sejumlah wilayah tentang hal India Kuno seperti wilayah kelahiran Dewa Khrisna dan sebagainya",kata Putri Parvati lembut di sisi lain Chen Si Lei.
"Benar sekali dan aku sangat bahagia sekali dapat semua hal yang belum pernah aku lihat sendiri sebelumnya karena aku baru saja keluar dari rumah belum begitu lama.Jadi aku belum banyak pengalaman sama sekali tentang dunia lain selain di dunia dalam rumah ku",kata Chen Si Lei jujur dan polos sehingga semua orang di sana tersentuh oleh kepolosan hati Chen Si Lei di balik Kehebatan dalam ilmu silat dari Pendekar remaja tersebut.
"Jangan khawatir aku akan membantu mu melihat dunia dan taklukkan dunia ini dengan kehebatan mu yang sangat luar biasa sekali",kata Chen Ming San dengan nada halus penuh kasih sayang terhadap Chen Si Lei yang baru saja dia kenal ini.
"Melalui cinta kasih dan perjuangan mu pasti berhasil dengan sempurna dan aku sudah melihat takdir masa depan mu adalah seorang Penguasa Terbaik di dunia yang akan tertulis di dalam sejarah dunia",kata Raja Nepal memberi semangat .
"Terimakasih banyak untuk semuanya. Aku pasti tidak akan mengecewakan hati kalian semua yang telah banyak memberikan aku semangat, doa dan dukungan terhadap aku yang hanya anak muda biasa saja yang haus akan pengalaman di dalam kehidupan ku ini",kata Chen Si Lei tersenyum lembut kepada semua orang itu.
"Hati mu sangat lembut selembut salju atau sutra",kata Liu Ci Xian memuji Chen Si Lei dengan tatapan mata hangat.
"Kau seperti Bunga Giok Salju di daerah Utara",kata Putri Yan Yan tersenyum.
"Kau adalah Naga Langit yang turun ke bumi untuk melakukan misi hebat untuk seluruh dunia",kata Raja Iblis Barat memegang bola kristal.
"Eh ?",
"Iya aku sudah melihat riwayat masa lalu mu untuk masa sekarang dan masa depan mu.Aku juga sudah tahu karena itu aku bersedia untuk menjadi pengikut setia mu seumur hidup ku",jawab Raja Iblis Barat menatap kagum Chen Si Lei.
__ADS_1
"Ahh ya Terima kasih banyak Kakek",kata Chen Si Lei menatap lembut Kakek itu.
Setelah itu, mereka kembali melanjutkan perjalanan ke wilayah kota Kapilavatu dan di sana Chen Si Lei beserta rombongan nya mengunjungi berbagai tempat yang menjadi saksi hidup tentang Sang Buddha yang pernah hadir di dunia ini dan selalu menjadi cahaya yang terang dalam kehidupan semua makhluk hidup di dunia dengan cinta kasih.