
"Hei kenapa kau memandangi ku seperti itu ?", tanya Chen Si Lei tertawa untuk ia bisa mengalihkan perhatian Sun Huai terhadapnya.
" Karena kau sangat tampan sekali ",jawab Sun Huai tersenyum riang gembira, lalu ia menarik tangan Chen Si Lei untuk berjalan bersamanya menuju ke lokasi selanjutnya dari misi mereka kali ini.
Sebuah pintu gerbang terbuka dengan sendirinya dan terlihatlah hutan yang amat gersang sekali karena tak ada hewan dan tumbuhan yang biasanya ada di hutan manapun.
" Hutan di dalam dunia Iblis memang tidak ada kehidupan sama sekali karena Iblis berfungsi sebagai kekosongan jiwa setiap manusia dan makhluk hidup lainnya yang ada di seluruh alam semesta terutama di dunia manusia di bumi ",kata Sun Huai membaca pikiran dan hati Chen Si Lei yang bertanya tentang hutan di hadapan mereka saat ini.
" Hutan adalah sumber kehidupan manusia dan seluruh makhluk hidup di dunia bumi apabila karena kebodohan, keserakahan, kemarahan, kebencian dan keegoisan yang di ciptakan oleh manusia itu sendiri, maka hutan pun akan habis dan musnah dengan sendirinya ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Sun Huai dan kawan-kawan nya yang berada di sekitarnya.
" Emm mari kita lihat -lihat Hutan Tanpa Kehidupan ", kata Erlang melangkahkan sepasang sepatu indahnya menuju ke hutan itu.
Dan tanah gersang berubah menjadi tanah basah dan susah sekali untuk di injak oleh mereka.
" Emm hati -hati ", kata Chen Si Lei menggunakan kipas saktinya menghantam hancur tanah basah dan muncullah serangan maut berupa tanah -tanah basah yang berdatangan ke arah mereka semua.
Wushhh !!
"Mundur !!", teriak Sun Huai dengan sigap sekali, ia pun sudah menggerakkan toya emas sakti menghantam hancur tanah -tanah basah itu.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
Tanah -tanah basah kembali menjadi tanah gersang sekali dan membuat gerakan yang membelah tanah yang akhirnya memunculkan banyaknya Roh -Roh jahat dari bentuk tanah gersang dan basah.
" Siluman Tanah Gersang dan Siluman Tanah Basah ", kata Lao Su Dewa Tikus Emas yang turun tangan untuk menghadapi dua Siluman itu.
Wuttttt !!
Lao Su Dewa Tikus Emas menggunakan ilmu mukjizat tanah damai tingkat tiga dan ia berhasil menghancurkan Siluman Tanah Gersang dan Siluman Tanah Basah.
Bressss !!
Blaarrrr !!
" Wahhhhhhh hebat sekali kau ,tanah di depan pintu gerbang hutan tanpa kehidupan telah ada rumput hidup ", kata Chen Si Lei memuji dengan tulus hati kepada sahabatnya itu.
" Ya terimakasih atas pujian mu kepada ku, teman ku ",jawab Lao Su Dewa Tikus Emas tersenyum ramah sekali kepada Chen Si Lei.
" Mari kita lanjutkan lagi perjalanan kita ", kata Sun Huai menggunakan toya emas sakti untuk siaga setiap saat.
Dan mereka telah di hadapkan dengan sejumlah pohon tumbang di sekitar jalan mereka.
" Hmm pasti ada roh jahat di sekitar kita ",kata Na Na Sang Dewa Nacha yang sudah bersiap untuk menghadapi tantangan dan rintangan di depan mereka.
Dan benar saja usai Na Na bicara, muncullah beberapa Siluman Pohon Tumbang di hadapan mereka dengan berbagai macam bentuk yang sangat kacau balau tapi tidak mengurangi kekejaman para pasukan Siluman Pohon Tumbang itu yang sudah menerjang maju untuk menghadapi mereka semua.
__ADS_1
Wushhh !!
"Eits sembarangan kalian semua untuk menyentuh ku ",kata Na Na Sang Dewa Nacha menggerakkan gelang emas sakti menghantam hancur para pasukan Siluman Pohon Tumbang dengan sangat hebat sekali sehingga para pasukan Siluman Pohon Tumbang habis olehnya.
Wushhh !!
Crashhh !!
Blaarrrr !!
" Waduh lihat rombongan dari pasukan Siluman Pohon Botak mulai hadir di depan kita ", kata Mei Niang Dewi Kelinci Putih yang sudah berkelebat cepat untuk menghabisi para pasukan Siluman Pohon Gundul dengan menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti Dewi Kelinci Putih tingkat dua.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
Usai pasukan Siluman Pohon Tumbang, Siluman Pohon Botak,muncullah para pasukan Siluman Pohon Hangus yang berkelebat cepat untuk menghadapi Pai Su Su yang sudah menggerakkan kedua jarinya membuat sinar putih menghantam hancur para pasukan Siluman Pohon Hangus.
Syutttttttttt !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
" Aku ", jawab Ning Sa Ni Dewi Rubah Ungu sudah menggerakkan kedua telapak tangan membuat cahaya ungu menghantam hancur para pasukan Siluman Pohon Mati.
Wushhh !!
Blaarrrr !!
" Lihat ada Pohon Menangis di sana ", kata Hong Erl maju dan menghadapi para pasukan Pohon Menangis dengan ilmu mukjizat api nya.
Wushhh !!
Brussshhhhh !!
" Hebat. .!!",teriak para sahabatnya memuji nya.
" Aku akan memberikan hukuman mati bagi para Siluman Pohon Darah ", kata Qing Xiao Lan menggerakkan payung bentuk naga menghantam hancur para pasukan Siluman Pohon Darah.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!
__ADS_1
" Para pasukan Siluman Pohon Berduri mulai datang kepada kita, ayo siapa yang mau menghadapi mereka ?!", ucap Chen Si Lei ikut merasakan kegembiraan di dunia Iblis.
" Aku ", jawab Kasim Yong menggerakkan satu jari telunjuk kanannya membuat satu garis panjang dan muncullah tombak menghantam hancur para pasukan Siluman Pohon Berduri.
Wushhh !!!
Syuutttttttt !!
Crashhh !!
" Hebat !!", teriak Chen Si Lei dan kawan-kawan nya serentak di sekitarnya.
" Eh ada Pohon berkumis tebal di sana sudah menunggu kita dengan lima tangan nya ", kata Kasim Liong Dewa Naga Emas Sakti yang berkelebat cepat gunakan ilmu mukjizat uap emas menghantam hancur Siluman Pohon kumis.
Wushhh !!
Puh !!
Blaarrrr !!
" Hebat sekali kau Liong Erl !!", sorak sorai para sahabatnya.
" Terimakasih semuanya teman -teman ku ", ucap Kasim Liong sopan dan hormat kepada para sahabatnya.
Satu detik kemudian hadirlah makhluk raksasa yang berbentuk pohon bergigi runcing dan mempunyai rambut daun ular ,kedua tangan banyak sekali berbentuk akar serabut dan kedua kaki berbentuk rumput -rumput mirip mulut kuda nil yang menakutkan.
" Astaga dia Siluman Pohon tak jelas. ..!!",teriak Bai Bai kaget.
" Dia juga bukan ular dan kuda nil kan?",tanya Lao Ma geleng -gelengkan kepala.
" Emm kasihan sekali bentuknya tidak jelas ",seru Na Na Sang Dewa Nacha yang begitu bersemangat untuk menghadapi tantangan tersebut.
" Ya sudahlah kita habisi saja dia dan kita bisa lanjutkan perjalanan kita ke hutan lainnya ", kata Mei Niang Dewi Kelinci Putih sudah berkelebat cepat mengerahkan ilmu mukjizat gelembung udara kelinci putih ke arah Siluman Pohon Ular Kuda Nil julukan yang di berikan oleh Chen Si Lei akhirnya.
" Kelinci sombong. .!!Ayolah hadapi aku!!",hardik Siluman Pohon Ular Kuda Nil itu menyerang dengan menggunakan kedua tangannya menampar -nampar ke arah Mei Niang Dewi Kelinci Putih.
" Uh kedua tangan mu tak jelas sudah berniat untuk menghadapi ku ..Sungguh tak tahu malu kau!",ucap Mei Niang Dewi Kelinci Putih mengubah kedua tangan ular Siluman Pohon itu dengan ilmu mukjizat gelembung udara kelinci yang di sertai ilmu ekor kelinci menghantam hancur Siluman itu.
Wushhh !!
Bressssss !!
Blaarrrr !!!
" Wah kau hebat sekali, Mei Niang ", puji para sahabatnya ramai.
" Ya terimakasih, ayolah kita jalan lagi ", kata Chen Si Lei dan Sun Huai berjalan bersama -sama di depan yang lainnya.
__ADS_1