
Chen Si Lei membalapkan kudanya menuju ke arah markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas di ikuti oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berkuda di belakang kudanya, dan Chen Si Lei memacu kudanya dengan cepat sehingga Chen Si Lei tiba di depan pintu masuk ke dalam markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas.
Chen Si Lei menggunakan kipas untuk membobol pintu masuk ke dalam markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
Bruakkk !!
"Aghhhhhh!!",teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang mendobrak pintu masuk ke markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas.
"Celaka! ! Kita di serbu oleh para pasukan Kekaisaran Tang Agung!!",teriak para pasukan Sekte Sesat burung hitam cabang sebelas terkejut sekali karena Chen Si Lei menghancurkan pintu masuk ke markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas.
Wuttttt !!
Syuutttttttt !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat menyerang sejumlah senjata rahasia milik musuh sakti sesat yang di tangkis kembali ke arah musuh sakti sesat oleh Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat untuk membunuh para musuh sesat.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh sejumlah orang musuh sakti sesat di sekitar taman dalam markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan kipas untuk membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis sejumlah besar sesat dari segala penjuru markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah senjata rahasia milik musuh hancur oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!",teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.
Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan senjata tajam para musuh dari Sekte Sesat burung hitam cabang sebelas.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah musuh sakti tewas oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.
Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang Gunung Ling membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Pendekar Rajawali Emas Sakti ku bunuh kau !!", hardik seorang gadis yang amat sangat ganas sekali menggunakan ilmu pedang mukjizat sesat menyerang Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat untuk menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari gadis sadis itu.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat gadis yang sangat sadis itu dengan cara dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis pedang milik seorang pria ganas lain yang sudah menerjang hebat ke arah Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat ke seluruh markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas.
Trangggggg !!
__ADS_1
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
"Kau pemuda laknat! ! ", hardik Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong leher pria ganas itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei sudah menghabisi para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal habis para musuh sakti sesat dengan hebat sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Chen Si Lei menggunakan kipas menotok ubun-ubun pria ganas yang menjadi Ketua Sekte Sesat burung hitam cabang sebelas dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Plakkkkkk !!
Prakkk !!
Chen Si Lei menggunakan pedang membabat habis kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas sekali sehingga para musuh habis oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!!
"Musnahkan markas cabang sekte sesat burung hitam cabang sebelas!!",perintah Chen Si Lei kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Siap Paduka hamba laksanakan !!", sahut Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Chen Si Lei melompat ke kudanya kembali untuk pergi ke arah desa besar awan naga untuk menemui Shia Chu Chu yang di jaga ketat oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sesuai perintah Chen Si Lei.
Chen Si Lei di tengah jalan berjumpa dengan seorang pria yang sedang bertarung sengit melawan dua orang muda dan mudi dengan sadis sekali sampai dua orang muda itu terdesak hebat oleh ilmu mukjizat sesat dari pria ganas lawan dari dua orang muda itu.
Wuttttt !!
Cranggg !!
"Aghhhhh !!", jerit gadis yang menjadi teman pria muda yang sedang menghadapi lawan tangguh nya itu.
"Ji Erl kau tak apa-apa?",tanya Kwan Cu cemas sekali melihat Wan Ji Erl terdesak hebat oleh serangan maut dari musuh mereka dengan ganas sekali sehingga pria ini melakukan perlawanan terhadap musuh mereka dengan kehebatan ilmu sakti nya.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
"Laknat sekali kau!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan maut dari pria lawan Kwan Cu yang telah terluka parah oleh musuh mereka.
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat pedang Gunung Ling membabat habis pria ganas itu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
"Kalian tidak apa-apa?",tanya Chen Si Lei melompat dari kuda untuk memberikan pertolongan kepada kedua orang muda itu.
Wan Ji Erl terbelalak kaget melihat bahwa pria gagah perkasa yang beberapa hari lalu di temui di kaki gunung lembah belenggu pintu naga yang sudah menolong mereka berdua dari musuh mereka.
"Paduka terimakasih atas pertolongan Anda kepada hamba berdua",kata Wan Ji Erl memberi hormat kepada Chen Si Lei yang lupa dengan gadis itu.
"Ya bagaimana keadaan kalian berdua ?", tanya Chen Si Lei memeriksa keadaan Kwan Cu dengan memeriksa nadi pemuda itu.
"Ah dia keracunan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan nyawanya, kita harus segera menolong teman mu ini",kata Chen Si Lei.
"Paduka tolong selamatkan kekasih hamba",pinta Wan Ji Erl menangis memeluk Kwan Cu yang pingsan karena keracunan hawa sesat dari musuh mereka tadi.
"Ya jangan khawatir aku pasti akan menolong kekasih mu.Ayo ikut aku ke rumah kosong itu",kata Chen Si Lei memapah Kwan Cu untuk di bawa ke rumah kosong terdekat dengan lokasi mereka berada saat ini.
Wan Ji Erl sibuk untuk menyiapkan bahan obat herbal yang di perlukan untuk di pakai dalam mengobati racun yang di alami oleh Kwan Cu yang sedang di obati oleh Pendekar Rajawali Emas Sakti di dalam rumah kosong itu.
Maka pada hari ke lima mereka berada di rumah kosong di tengah jalan menuju desa besar awan naga, Kwan Cu tersadar kembali dari koma nya sehingga Wan Ji Erl merasa senang sekali bisa menyembuhkan luka parah pada pemuda itu.
"Nona Wan Ji Erl selamat kau telah berhasil menyembuhkan kekasih mu",Chen Si Lei memberitahu Wan Ji Erl ketika Kwan Cu sudah sadar dari koma.
"Terimakasih atas kebaikan Paduka kepada hamba berdua",kata Wan Ji Erl yang sudah cepat bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Hamba juga mengucapkan terima kasih kepada Paduka Kaisar Tang Agung atas perhatian Paduka kepada hamba",kata Kwan Cu bersujud hormat kepada Chen Si Lei setelah pemuda itu sehat kembali seperti semula.
"Sama-sama saudara - saudari ku",kata Chen Si Lei ramah sekali kepada mereka.
"Paduka izinkan hamba berdua menemani anda untuk melakukan perjalanan ke desa besar awan naga",kata Kwan Cu memohon kepada Chen Si Lei.
"Baiklah aku izinkan",kata Chen Si Lei yang memang menyukai mereka berdua.
"Terimakasih Paduka",kata Kwan Cu dan Wan Ji Erl bersamaan bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
Maka dari itu, Chen Si Lei berkuda di temani oleh kedua orang muda itu menuju ke arah desa besar awan naga. Tetapi sebuah jala ikan terbang ke arah mereka di pintu masuk ke dalam desa besar awan naga.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang sudah cepat menghantam hancur jala yang ingin menangkap dia dan kedua orang temannya itu.
"Siapa kalian yang sudah berani mengganggu perjalanan ku?!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh sejumlah orang musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali yang menghadang jalan kuda Chen Si Lei untuk masuk ke desa besar awan naga.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Kwan Cu berkelebat cepat memenggal sejumlah orang musuh sakti sesat yang di sekitar Wan Ji Erl dengan ilmu pedang lembah belenggu pintu naga yang sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Wan Ji Erl mengeluarkan pedang untuk menghadapi pedang sakti mukjizat sesat milik gadis cantik jelita yang menjadi lawannya dengan cepat dan hebat sekali.
Trangggggg !!
Gadis cantik jelita itu adalah murid Sekte Sesat burung hitam cabang sepuluh dan putri kesayangan dari Sekte Sesat burung hitam cabang sepuluh, maka gadis itu sangat hebat sekali sehingga Wan Ji Erl terdesak hebat oleh ilmu pedang gadis itu.
Syuutttttttt !!
Trangggggg !!
"Aghhhhh !!", teriak gadis itu terkejut sekali karena Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti telah datang untuk membantu Chen Si Lei dan menghantam hancur pedang mukjizat sesat dari gadis itu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis kepala gadis sesat dan ganas sekali dengan ilmu pedang mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis sejumlah besar musuh sakti di sekitar pintu masuk ke dalam desa besar awan naga dengan ilmu pedang gunung Ling.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh habis oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
__ADS_1
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Kwan Cu berkelebat cepat memenggal sejumlah orang musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Chen Si Lei melihat ada cahaya yang sangat terang dari arah yang berlawanan dengan arah dia dan kawan-kawan nya datang ke pintu masuk ke desa besar awan naga.
Syutttttttttt !!
Jlebbbb !!
Chen Si Lei menggunakan kipas membunuh pria ganas yang menyerang mereka dengan ilmu pedang cahaya sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya dan pasukannya dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Guo yang sangat hebat sekali.
"Koko Lei Lei tolong kami!!",teriak Shia Chu Chu dari arah timur pintu masuk ke dalam desa besar awan naga.
"Chu Chu. ..!!Wu Sin Hao. ..!!",teriak Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah timur.
Setibanya Chen Si Lei di bagian timur pintu masuk ke desa besar awan naga ,dan Chen Si Lei melihat bahwa Shia Chu Chu dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao telah di tawan oleh pihak musuh mereka secara curang dengan obat bius yang membuat mereka berdua pingsan di tengah jalan desa besar awan naga.
Kini mereka berdua di ikat rantai besi di atas pohon yang di bawahnya adalah jurang yang sangat dalam sekali ,dan Chen Si Lei harus menggunakan akal untuk menolong mereka berdua dari Sekte Sesat burung hitam cabang sepuluh yang telah menawan kedua orang yang di sayangi oleh Chen Si Lei.
"Laknat kalian semua! ! ",hardik Chen Si Lei marah sekali kepada pihak musuh.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti bagaimana rasanya bila kedua orang mu kami bunuh di hadapan mu?!!Sebagai pembalasan atas pembunuhan yang sudah kau lakukan terhadap sekte kami di sepanjang jalan mu ke arah desa besar awan naga!!",hardik para kaum sekte sesat burung hitam cabang sepuluh marah sekali kepada Chen Si Lei.
"Kalian pikir aku takut kepada kalian !!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas di tangan kiri membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat menyerang sejumlah senjata rahasia milik musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh lain terkejut sekali melihat kelihaian Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat secara rahasia sehingga Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berhasil di selamatkan oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti secara cepat dan hebat sekali sehingga Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bisa mencari cara untuk menolong Putri Shia Chu Chu yang di jaga ketat oleh Si Ular Hitam Yo Ming.
Chen Si Lei fokus terhadap musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Kwan Cu berkelebat cepat untuk menolong Shia Chu Chu yang terlihat cantik jelita sekali di pandangan mata pemuda yang tinggal di lembah belenggu pintu naga.
"Siapa kau?",tanya Shia Chu Chu heran ada seorang pemuda tampan datang ke pohon yang mengikat dirinya.
"Aku jodoh mu",jawab pemuda remaja itu seraya membabat habis rantai Shia Chu Chu dengan pedangnya.
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", jerit gadis itu terjungkal ke jurang yang sangat dalam sekali karena Kwan Cu di serang oleh Yo Ming dengan ganas sekali sehingga Kwan Cu terkejut sekali karena Shia Chu Chu terjatuh ke dalam jurang yang amat sangat ganas.
"Celaka! ! Shia Chu Chu !!", teriak Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala Yo Ming yang tidak bisa memberikan perlawanan terhadap Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis sejumlah pria ganas secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh tewas hancur oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang di bantu oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Kwan Cu koko. .!!",jerit Wan Ji Erl kaget sekali melihat kekasihnya terjungkal ke jurang bersama gadis cantik jelita yang menjadi tawanan pihak musuh Pendekar Rajawali Emas Sakti.
"Wu Sin Hao bawa Nona Wan Ji Erl ke dalam desa besar awan naga.Aku akan cari cara untuk menolong Shia Chu Chu dan Kwan Cu dari dasar jurang itu",kata Chen Si Lei memeriksa keadaan jurang yang akan di masuki oleh Chen Si Lei.
"Tapi Paduka bagaimana cara anda untuk turun ke jurang itu ?", tanya Wu Sin Hao ikut memeriksa keadaan jurang yang sangat dalam sekali.
"Aku tidak tahu tetapi aku harus tetap turun ke jurang untuk menolong Shia Chu Chu dan Kwan Cu dari jurang itu",jawab Chen Si Lei sudah melompat terjun bebas ke dasar jurang.
"Paduka. ...!!",teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya terkejut sekali melihat Chen Si Lei terjun bebas ke dasar jurang pintu desa besar awan naga.
"Ahhhh apakah Paduka aman?",tanya Wan Ji Erl pucat sekali melihat Chen Si Lei terjun bebas ke dasar jurang pintu desa awan naga.
"Tentu saja harus aman",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao galak sekali kepada gadis itu yang kaget sekali karena Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sangat galak.
"Lalu kita harus bagaimana sekarang ini?",tanya Wan Ji Erl tersenyum ramah dan manis sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang segera teringat dengan seorang gadis lain yang pernah tidur bersamanya di rumah Adipati Yi sekitar dua bulan yang lalu.
"Sesuai perintah dari Paduka kita harus segera masuk ke desa besar awan naga sekarang juga",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berjalan ke pintu masuk ke desa besar awan naga.
"Tapi kita harus mencari cara untuk menolong Paduka dan Kwan Cu juga Nona itu dari jurang", kata Wan Ji Erl tidak mau jalan ke pintu masuk ke desa besar awan naga.
"Kita harus cari tali tambang untuk membantu kita turun ke dasar jurang itu",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mencari tambang di dalam kereta kuda milik Chen Si Lei dan juga melepaskan pakaian musuh untuk membuat tali tambang untuk ia bisa turun ke dasar jurang untuk membantu Chen Si Lei menolong Shia Chu Chu dan Kwan Cu.
"Kau cerdas sekali",puji Wan Ji Erl terkagum-kagum pada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah membuat tali tambang dari baju -baju para musuh mereka yang sudah tewas oleh Chen Si Lei dan kawan-kawan nya.
"Ah kau mirip dengan Chou Min Min",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao di dalam hatinya sambil melemparkan tali tambang yang terbuat dari bahan baju musuh ke bawah jurang dengan di ikat dari pohon besar sebelum di lemparkan ke jurang itu.
"Kau tampan juga ya bila di lihat secara jelas dan dekat",puji Wan Ji Erl tersenyum manis sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao .
"Terimakasih atas pujian mu",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao seraya turun ke bawah jurang untuk membantu Chen Si Lei yang sudah turun lebih dahulu untuk menolong Shia Chu Chu dan Kwan Cu.
"Kalian semua jaga gadis itu di tempat ini dengan aman",perintah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Siap Tuan Besar Wu Sin Hao",jawab Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti patuh kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
Chen Si Lei terjun bebas ke dasar jurang pintu masuk ke desa besar awan naga dengan sangat cepat sekali sehingga Chen Si Lei bisa tiba di dasar lembah awan naga.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Syutttttttttt !!
"Aduhhh! ! Sakit !!", jerit Shia Chu Chu terjatuh ke dasar jurang lembah awan naga dan terkilir pada tumit kaki kanannya tergelincir batu karang di sungai besar di dasar jurang lembah awan naga.
"Nona jangan khawatir aku akan menolong mu",kata Kwan Cu berenang ke dalam sungai besar itu untuk menolong Shia Chu Chu yang sudah memikat hati pemuda itu.
Kwan Cu berhasil menolong gadis itu dan membawanya ke tepi sungai besar ini dan Kwan Cu membantu gadis itu untuk mengobati luka pada kaki kanan Nona itu yang duduk di batu karang tepi sungai.
"Terimakasih atas pertolongan mu kepada ku",kata Shia Chu Chu ramah sekali.
"Sama-sama Nona",kata Kwan Cu halus sekali kepada gadis cantik jelita sekali di dekatnya.
Chen Si Lei sudah tiba di tempat itu dan melihat mereka berdua dengan tatapan mata tajam di tepi sungai besar dasar jurang awan naga.
"Nona siapakah nama mu?",tanya Kwan Cu memberikan ikan panggang kepada Shia Chu Chu yang menerima ikan panggang itu dengan senyuman manis yang membuat Chen Si Lei marah kepada gadis itu.
"Bagus ya?Aku sudah turun ke dasar jurang awan naga untuk menolongmu tapi apa yang telah kau lakukan bersama pria itu ?", tanya Chen Si Lei marah sekali.
Shia Chu Chu kaget sekali karena Chen Si Lei marah sekali kepadanya dan gadis itu segera melemparkan ikan panggang ke bawah kakinya yang sudah di balut saputangan milik Kwan Cu.
"Koko Lei Lei tolong jangan marah kepada ku.Aku sedang terluka pada kaki kanan ku",jawab Shia Chu Chu berusaha keras untuk berdiri dan berjalan ke arah Chen Si Lei tetapi gadis itu terjatuh ke tanah.
Brukkk !!
"Aduhhh! ! ",jerit gadis itu terjatuh ke tanah karena kakinya sakit.
"Nona Shia Chu Chu",kata Kwan Cu mendekati gadis itu dan menolong gadis itu.
"Jangan sentuh dia",perintah Chen Si Lei menepis tangan Kwan Cu dari Shia Chu Chu yang kemudian di gendong oleh Chen Si Lei yang berkelebat cepat ke atas.
"Paduka. .!!",teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao baru saja turun ke jurang awan naga tapi Chen Si Lei sudah lenyap dari jurang itu dan kembali ke atas dekat pintu masuk ke desa besar awan naga.
"Aku bagaimana ?", tanya Kwan Cu terkejut sekali karena Chen Si Lei membentak dirinya dengan kasar dan tegas sekali.
"Kau cari mati sendiri karena berani menggoda selir ke enam Paduka",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memukul kepala Kwan Cu dengan keras.
Bletak !!
"Ah aku tidak tahu bahwa Nona Shia Chu Chu adalah selir ke enam Paduka.Jika aku tahu aku tidak akan pernah menggoda Nona Shia Chu Chu",kata Kwan Cu.
__ADS_1
"Lain kali jangan sembarangan menggoda wanita yang bukan kekasih mu",tegur Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memerintahkannya untuk naik lebih dulu daripada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kembali ke atas pintu masuk ke desa besar awan naga dengan tali tambang ala kadarnya itu.
Setibanya Chen Si Lei depan pintu masuk ke desa besar awan naga di ikuti oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya serta Kwan Cu dan Wan Ji Erl di belakangnya