Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Sekte Singa Hitam.


__ADS_3

Chen Si Lei dan para sahabat barunya melakukan perjalanan menuju ke sebuah Sekte sesat yang bernama Sekte Singa Hitam dan Sekte sesat itu berada di luar daerah bukit berdarah, yaitu berada di sebuah hutan yang bernama'Hutan Champa'.


Mereka sudah melakukan perjalanan selama tujuh hari dan akhirnya tiba di lokasi yang di tuju,dan Chen Si Lei sudah mengamati hutan itu ,sehingga ia tahu bahwa tidak mudah untuk memasuki ke dalam hutan yang menjadi tempat para musuh berada.


"Kita harus berhati -hati sebelum masuk ke dalam hutan ini",kata Chen Si Lei yang memberikan arahan kepada para sahabatnya.


"Iya kami sudah tahu",kata mereka semua sudah bersiap untuk masuk ke dalam hutan tersebut.


Chen Si Lei dan para sahabatnya mulai masuk ke hutan danau tulip merah dan ia sudah menduga bahwa adanya beberapa senjata rahasia yang menghadang dia dan kawan-kawan nya untuk masuk ke daerah musuh mereka.


Wuttttt !!!


Sejumlah sinar perak menyambar cepat untuk menghantam hancur mereka yang akan masuk ke hutan itu.


Singggggg !!!


Bressssss !!


Bruakkk !!


Chen Si Lei dan para sahabatnya sudah keluarkan pedang mereka, dan ia menghancurkan sebagian besar senjata rahasia milik musuh dengan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik.


Wushhh !!


Sejumlah senjata tajam meluncur dari tanah yang mereka injak dan nyaris bunuh mereka secara cepat.


Bressss !!


Bruakkk !!!


Chen Si Lei dan para sahabatnya sudah hancurkan senjata tajam tersebut.


"Untungnya saja kita semua bisa selamat", Gao Yu Fei lega.


Tapi hanya sesaat karena, tiba-tiba ada serangan maut dari arah selatan hutan,ia segera terkejut kembali.


Wuttttt !!!


"Mundur !!", teriak Chen Si Lei sigap.


Blarrrrrrrrr !!


Serangan maut berhasil di musnahkan oleh Chen Si Lei yang gunakan ilmu sakti nya.


Werrrrrrr !!!


Serangan maut lagi yang terbuat dari jaring ikan untuk menangkap mereka .


Brrrrrrrrrrrrr !!


Crakkkkkk !!!


Chen Si Lei dan para sahabatnya segera lompat sambil memotong habis jaring ikan tersebut.


Kini Chen Si Lei dan para sahabatnya berada di dalam hutan yang berdinding dan tinggi serta membingungkan.


"Taman labirin",kata Pendekar Fan Xing sudah memberitahu mereka semua.


Chen Si Lei dan para sahabatnya menyelusuri lorong pertama untuk mencari jalan keluar dari taman labirin, tapi mereka berjumpa dengan seorang sakti yang sudah menyerang mereka secara ganas.


Wushh !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti itu sehingga mereka semua terselamatkan dari kematian.


Chen Si Lei berjalan terus ber belok kiri untuk menyelusuri taman labirin yang di ikuti oleh para sahabatnya di belakang nya, dan dia menemukan sebuah jalan ke luar taman tersebut, dan berhasil menemukan sebuah rumah tinggal yang sudah lapuk .


Brakkkk !!


Chen Si Lei membuka pintu rumah itu dan menemukan seorang pria tampan yang tergeletak di atas jerami dalam keadaan terluka parah di kakinya.


"Su Nian Feng ", kata Zijie cepat menolong pria itu.


Wuttttt !!


Sebuah pedang mukjizat mengarah ke gadis itu tetapi Xiao Ce dengan cepat dan tepat menolongnya.


"Awas !!", teriak Xiao Ce menubruk gadis itu hingga jatuh bersamanya.


Singggggg !!


Cranggg !!


Chen Si Lei sudah menangkis serangan pedang dari seorang sakti dengan cepat dan tepat sehingga berhasil menolong Xiao Ce dan Zijie bersamaan.


"Cepat bawa orang itu keluar dari tempat ini",kata Chen Si Lei cepat kepada para sahabatnya.


"Ayo kita bawa Su Nian Feng keluar dari sini",kata Xiao Kai Zhong memapah Su Nian Feng keluar dari rumah itu.


"Kalian semua juga keluar dari rumah ini, biar aku hadapi dia",kata Chen Si Lei.


"Bagaimana dengan mu?",tanya Xiao Ce cemas.


"Aku akan baik-baik saja ", jawab Chen Si Lei sambil menyerang musuhnya .


Wuttttt !!


Cranggg !!


Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali sehingga orang sakti itu terkejut sekali karena pedangnya patah oleh pedang Chen Si Lei.


Wuttttt !!

__ADS_1


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei sudah memenggal kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei sudah berkumpul bersama para sahabatnya yang sedang menunggu ke tempat lain untuk menolong teman lainnya.


"Lewat sini",kata Chen Si Lei memberi arahan untuk belok ke arah jam makan dan mereka keluar ke sebuah goa .


"Gelap sekali ", kata Nona seruling hijau yang bernama Su Mu Yun.


Tiba-tiba sebuah angin kencang menerjang maju ke arah mereka dan nyaris lukai gadis itu.


Wuttttt !!


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah angin tersebut dan memenggal badan orang sakti yang ingin membunuh Nona seruling hijau terlebih dahulu daripada mereka.


"Kau sungguh hebat sekali",puji Nona Su Mu Yun .


"Tentu saja murid Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata Hua Erl bangga .


"Terimakasih atas pujian kalian berdua",kata Chen Si Lei rendah hati.


Hua Erl sudah menarik Xiao Ce dari Nona Zijie yang sepertinya telah jatuh cinta terhadap Xiao Ce sehingga Hua Erl cemburu ,dan Chen Si Lei juga merasa marah melihat Hua Erl berdekatan dengan Xiao Ce yang juga sepertinya senang sekali bisa berdekatan dengan Hua Erl yang sangat cantik jelita sekali itu.


Tapi Chen Si Lei ingat tugas lebih penting daripada masalah pribadi, maka Chen Si Lei menekan rasa marah karena cemburu itu. Chen Si Lei melihat seseorang di ikat di atas langit goa yang di bawahnya adalah kolam ikan piranha yang ganas sehingga semua orang memekik kaget.


"Le Din Yin",panggil Gao Yu Fei dan Su Mu Yun bersamaan dengan wajah pucat.


"Jangan khawatir aku akan menolongnya",kata Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah tali pria yang terikat pada langit -langit goa itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Crakkkkkk !!


Bressssss! !


Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan membabat tali pengikat pria itu dan membasmi ikan piranha ,lalu berhasil menyelamatkan pria yang bernama Le Din Yin itu.


"Di Yin Gege",panggil kedua orang gadis itu menangis sedih memeluk pria itu.


"Sepertinya dia mengalami keracunan hebat",kata Hua Erl sudah melihat luka pria itu.


"Kita akan mengobati nya nanti setelah kita bisa keluar dari sini",kata Chen Si Lei.


"Ya kau benar",kata Xiao Ce menambahkan.


Mereka pun segera mengikuti Chen Si Lei keluar dari goa itu dan berbelok kembali ke arah utara dan keluar di sebuah kanal jernih.


"Kita obati mereka berdua di sini saja",kata Pendekar Seruling Hitam Sheng Wan di ikuti oleh Wen Wen kekasihnya.


"Kalian semua lurus saja dari sini dan belok kanan tiga kali dan lurus sampai di pintu yang ada gambar kambing ,maka kalian bisa aman",kata Chen Si Lei yang sudah tahu tentang denah dari markas besar Sekte Singa Hitam ini secara lihai.


"Dari mana kau tahu bahwa di sana aman ?", tanya Hua Erl .


"Aku melihat dari peta yang berada di dalam goa tadi",jawab Chen Si Lei lembut.


"Tapi kami tidak melihat adanya peta di goa itu",kata Nona Gao Yu Fei .


"Jangan -jangan kau anggota musuh yang menyamar sebagai teman kami",Nona Zijie nada mencurigai Chen Si Lei .


"Bukan aku bukan anggota Sekte Singa Hitam", tukas Chen Si Lei tajam.


"Lalu bagaimana kau bisa tahu setiap jalan yang kita lalui tadi secara tepat?",Su Mu Yun juga curiga kepada Chen Si Lei yang sangat hebat dalam waktu singkat.


"Dari ku",jawab Xiao Ce cepat melindungi Chen Si Lei.


"Oh begitu kami percaya kepada mu Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata mereka semua yang lebih percaya kepada Xiao Ce daripada Chen Si Lei.


"Aku percaya bahwa kamu yang kasih tahu dia secara rahasia ya kan?!"kata Hua Erl tersenyum lembut kepada Xiao Ce.


"Terimakasih Hua Erl",jawab Xiao Ce menyentuh wajah Hua Erl dengan jemari nya di hadapan semua orang termasuk Chen Si Lei.


Chen Si Lei menatap tajam Xiao Ce yang berani membalas tatapan mata yang membuat Chen Si Lei terkejut sekali bahwa Xiao Ce tidak sepolos yang dia duga.


"Kurang ajar menggunakan kesempatan ini untuk menyingkirkan ku",kata Chen Si Lei melalui sinar tatapan matanya.


"Aku sudah tahu siapa kau yang sebenarnya ??Hmm aku akan mengambil semua milik mu..Chen Si Lei atau Pendekar Rajawali Emas Sakti yang terhormat",Xiao Ce membalas tatapan mata tajam Chen Si Lei juga.


Chen Si Lei meremas tanah dan dia lemparkan ke arah Xiao Ce yang sudah cepat berkelebat cepat untuk menghindari serangan maut nya.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Chen Si Lei terkejut sekali bahwa Xiao Ce sungguh hebat sekali dalam membalas serangan nya.


"Hei kenapa kau menyerang Pendekar Rajawali Emas Sakti?",tanya Pendekar Fan Xing menyerang Chen Si Lei untuk membantu Xiao Ce.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan membabat habis Pendekar Fan Xing sekali tebas saja.


"Sudah ku duga kau adalah orang Sekte Singa Hitam",kata Hua Erl marah.


"Lancang sekali kau berani menuduh ku sebagai seorang kaum sesat!!",Chen Si Lei sudah marah sekali kepada gadis itu.

__ADS_1


Wuttttt!!


"Aghhhhhh !!", teriak gadis itu terjatuh oleh serangan maut dari Chen Si Lei.


"Hua Erl !!", teriak Xiao Ce terkejut dengan serangan maut dari Chen Si Lei kepada gadis itu.


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Xiao Ce terbelalak kaget melihat Hua Erl membabat habis dirinya dan tersenyum manis sekali.


"Kau mengkhianati ku",kata Xiao Ce sedih Hua Erl membunuhnya.


"Kau seorang penipu dan juga seorang kaum sesat yang berjuluk Singa Hitam",


Ucapan Hua Erl mengejutkan hati Chen Si Lei bahwa Xiao Ce adalah Ketua Sekte Singa Hitam dan Hua Erl membunuh Xiao Ce.


"Kau menipu ku sebagai seorang sahabat yang baik",kata Chen Si Lei marah .


"Chen Si Lei kau sungguh bisa di tipu juga",kata Xiao Ce tertawa penuh darah dari mulutnya.


"Koko Lei Lei aku tahu siapa di antara kalian berdua ,siapa asli dan siapa palsu",


Hua Erl tersenyum sangat manis sekali kepada Chen Si Lei untuk kali ini dan tiga orang murid Sekte Gunung Yang serta Nona Su Mu Yun terbelalak kaget karena pernyataan yang dikeluarkan oleh Hua Erl itu,dan Pendekar Seruling Hitam Sheng Wan dan kekasihnya Wen Wen tersenyum melihat ini.


"Kami berdua sudah tahu bahwa kamu adalah Pendekar Rajawali Emas Sakti asli karena kau sangat hebat dan lihai",kata Pendekar Seruling Hitam Sheng Wan.


Xiao Ce memandang Chen Si Lei dengan sorotan kebencian yang sangat mendalam dan pemuda itu mengeluarkan ilmu mukjizat rahasia untuk dapat membunuh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak Xiao Ce tewas dalam sebuah serangan maut dari Le Din Yin .


"Le Din Yin kau menolong ku ?", tanya Chen Si Lei melihat pemuda itu duduk .


"Iya ", jawab pria itu sebelum pingsan kembali.


"Le Din Yin",teriak kedua orang gadis itu memeluk pemuda itu.


Chen Si Lei cepat menolong Le Din Yin dan Su Nian Feng dengan ilmu tapak sakti Buddha bersih untuk membuyarkan racun sesat dari tubuh mereka berdua.


Wuttttt !!


Cahaya keemasan keluar dari kedua telapak tangan Chen Si Lei yang menyinari ke dua pemuda itu.


Sedangkan Hua Erl sibuk mencari dan mengumpulkan kayu kering untuk buat api unggun dan memanggang ikan untuk mereka semua di dalam hutan itu,Xiao Kai Zhong dan Zijie sibuk mencari tahu tentang Putri Bintang Kegelapan yang hilang di dalam perjalanan menuju ke bukit berdarah.


"Putri Bintang Kegelapan adalah istri Pendekar Fan Xing yang sudah tersesat dan dibunuh oleh Luo Kai Xing dengan ilmu baru nya tapi dia telah tewas oleh Chen Si Lei Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sebenarnya ingin di bunuh oleh Xiao Ce Si Singa Hitam yang menyamar sebagai seorang pemuda biasa berasal dari negeri seberang padahal siasat untuk menghabisi Pendekar Rajawali Emas Sakti untuk balas dendam atas kematian keluarganya yang di basmi oleh Kaisar Agung Tang Ming Huang kita dan melampiaskan kemarahan kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti yang menjadi saudara dekat Sang Kaisar kita",kata Nona Wen Wen.


"Lalu bagaimana kau bisa tahu bahwa aku juga ingin membunuh Putri jahat ini di bukit berdarah tapi hanya membunuh para anak buah Sekte Singa Hitam dengan ular ku yang sudah di musnahkan oleh Pendekar Rajawali Emas Sakti tanpa dia sengaja untuk melakukannya?",Pendekar Seruling hitam Sheng Wan bertanya Wen Wen.


"Aku tahu dari Le Din Yin dan Su Nian Feng secara tidak sengaja menolong aku di desa ular hijau dengan bantuan Nona Fu Qing Erl yang berasal dari desa itu saat aku di tawan oleh Tuan Muda He Zhou Feng di ruang bawah tanah,lalu mereka berpisah dengan aku karena mereka berdua ingin menemukan dua buah Pusaka milik Sekte mereka yang hilang oleh orang sakti yang memasuki markas mereka secara rahasia dan akhirnya aku bisa menemui mu di bukit berdarah sekaligus dapat membantu mu",jawab Nona Wen Wen yang menceritakan pengalamannya.


"Aku dan orang -orang lembah sedang memang dapat tugas untuk berikan satu bantuan kepada kalian semua dan secara tidak sengaja berjumpa dengan kedua orang itu dan memakai nama Le Yun Hee untuk keamanan ku sendiri, tapi aku tak pernah bisa menyembunyikan identitas ku dari Koko Lei Lei ku ini",kata Hua Erl.


Chen Si Lei sudah selesai menyembuhkan luka dalam Le Din Yin dan saudaranya yang bernama Su Nian Feng,maka ia bisa bergabung dengan mereka untuk bisa dengar kebenarannya secara detail.


"Tapi kau membuat ku sedikit kesal karena kau seenaknya saja bermanis -manis pada Xiao Ce",


"Aku harus menggunakan cara ini untuk mendapatkan kepercayaan nya dan aku bisa membunuhnya dengan mudah",kata Hua Erl memandang Chen Si Lei dengan raut wajah minta maaf karena telah menipu nya dan menyakitinya.


"Hmm baiklah aku maafkan karena kau sudah menyelamatkan nyawa ku",Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada Hua Erl sebagai tanda bahwa ia memaafkan gadis itu.


"Terimakasih banyak Koko Lei Lei",kata Hua Erl tulus hati.


Chen Si Lei memeluk gadis itu dengan hangat sehingga gadis itu tertidur pulas di pelukan nya pada malam itu.


"Aku terlalu memikirkan tentang saudara kembar ku sehingga aku lengah dan aku sedih sekali bila benar Xiao Ce adalah saudara kembar ku yang sudah jahat pada ku sampai ingin melenyapkan ku dan merebut milik ku dengan cara yang salah dan kejam",pikir Chen Si Lei dalam hatinya .


"Huang Ama berpesan agar aku tidak menggunakan perasaan dalam memimpin suatu negara seperti Kekaisaran Tang yang berada di dalam tugas ku seumur hidup ku..Aku harus kejam terhadap siapa pun yang mau menyingkirkan ku dan aku harus bertindak tegas untuk siapa saja termasuk saudara maupun orang tua ku sendiri bila mereka bertentangan dengan hukum Kekaisaran Tang Agung kita ini",Chen Si Lei menghela napas mengingat kembali pesan Ayahanda Kaisar Tang nya sebelum mangkat.


Keesokan harinya Le Din Yin dan Su Nian Feng tersadar kembali dari pingsan nya selama pengobatan yang dilakukan oleh Chen Si Lei dalam mengobati luka dalam tubuh mereka berdua, dan mereka segera mengucapkan terima kasih pada Chen Si Lei begitu mereka sudah sehat kembali.


"Terimakasih banyak Pendekar Rajawali Emas Sakti",ucap mereka berdua.


"Sama-sama ,aku juga minta maaf karena sudah memakai nama mu untuk bisa mendapatkan informasi tentang mu dan hal lainnya",ucap Chen Si Lei tulus hati kepada Le Din Yin dan Su Nian Feng.


"Tak apalah aku mengerti",kata Le Din Yin yang asli dan ternyata adalah seorang pendekar sejati dari sikap dan nada bicara nya.


"Pantas saja kedua orang Nona itu tergila -gila kepada mu Le Din Yin",puji Chen Si Lei tersenyum ramah pada pemuda itu.


"Ah kau menggoda ku terus menerus membuat ku malu saja",kata Le Din Yin .


Chen Si Lei tertawa senang hati bisa membuat orang lain malu karena kejahilan nya itu ,tapi Le Din Yin tidak marah melainkan ikut tertawa bersama nya sehingga perasaan sedih Chen Si Lei hilang seketika itu juga.


"Ya sudah sekarang kita harus segera ke luar dari hutan milik Sekte Singa Hitam ini",kata Xiao Kai Zhong mengingatkan mereka dengan baik.


Mereka pun keluar dari hutan Champa untuk bisa melanjutkan perjalanan menuju ke tempat berikut nya...


"Kita akan memasuki Kota Ming untuk mencari Si Rubah Cantik Yang Ce Lin di sana agar berikan satu petunjuk tentang perkumpulan kaum sesat yang berada di kota itu secara detail",kata Le Din Yin yang menjadi petunjuk arah mereka.


"Aku pernah dengar bahwa ada kuil sesat yang di jadikan markas besar Sekte Mata Bulan Darah", nona Wen Wen bercerita saat mereka tiba di pintu masuk kota Ming.


"Sekte Mata Bulan Darah??",tanya Chen Si Lei.


"Iya Ketua nya suka memanggang orang hidup di bara api untuk ritual pada Dewa mereka",jawab Su Mu Yun berjalan di sisi Le Din Yin bersama Gao Yu Fei.


"Hmm aku ingin tangkap bocah Hong Shi di sana yang telah membunuh warga desa di lembah obat kami",kata Hua Erl geram .


"Kita habisi mereka nanti ",kata Xiao Kai Zhong di sisi Zijie .

__ADS_1


"Aku ingin menolong Liu Zi Gui",kata Su Nian Feng terlihat berduka sekali.


Chen Si Lei sudah merasakan adanya pergerakan pihak musuh di sekitar mereka saat mereka tiba di pintu masuk ke kota Ming yang merupakan kota wilayah barat juga....


__ADS_2