
Di tengah malam yang sangat panjang sekali serta dingin nya udara awal musim semi, seorang gadis remaja berusia enam belas tahun berjalan seorang diri tanpa tujuan ,dan akhirnya gadis itu tiba di sebuah kota bernama kota Shijiazhuang, dan ia bermalam di dalam kuil kosong yang sudah lapuk.
" Ah aku lelah sekali dan aku ingin tidur ", kata Sin Yue Qing gadis remaja itu yang baru saja kabur dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Karena gadis itu merasa lelah dan juga mengantuk ,maka ia pun tidur pulas di lantai kuil kosong di dalam kota Shijiazhuang.
Tanpa disadari oleh Sin Yue Qing di malam hari itu juga ,Chen Li dan kedua orang kakaknya dan para sahabatnya juga bermalam di dalam kuil kosong itu,mereka terkejut sekali melihat ada seorang gadis remaja berusia enam belas tahun tidur di lantai batu kuil kosong.
"Eh bukankah gadis ini adalah Putri Sin Yue Qing calon Permaisuri kedua Kaisar Tang Agung ?", tanya Ning Yi suaminya memandang Sin Yue Qing yang sedang tidur pulas itu terlihat sangat lelah.
" Ya benar, tetapi kenapa dia bisa berada di kuil kosong di Kota Shijiazhuang ini?" Chen Li juga merasa heran sekali, tapi Chen Li menggunakan jubah luarnya untuk melindungi gadis remaja itu dari hawa dingin di malam hari.
" Ya sudahlah, besok pagi kita tanyakan kepada gadis itu, kenapa dia bisa berada di sini ?", Chen Song dan istrinya memilih tidur di sudut kiri kuil kosong.
Chen Lun dan istrinya yang menggendong balita laki-laki nya untuk tidur di sudut kanan kuil kosong bersama Chen Li dan Ning Yi .
Xiao Kai Zhong dan Zijie memilih untuk tidur di dekat api unggun untuk kedua orang putra mereka bisa tidur nyenyak dan hangat.
Begitu juga dengan Wang Bao dan keluarganya memilih untuk tidur di dekat putri remaja amat sangat cantik jelita sekali itu.
Esok harinya, Sin Yue Qing terperanjat kaget sekali karena ia saat ia bangun pagi, ia di kelilingi oleh orang -orang yang ada yang ia kenal dan tidak ia kenal yang sedang memandangi dirinya.
" Selamat pagi ,Tuan Putri. Jangan takut kami adalah sahabat -sahabat Kaisar Tang Agung yang juga anggota parlemen beliau ", kata Ning Yi menyapa Sin Yue Qing dengan ramah tamah dan hormat.
" Ah ya selamat pagi. Ya sudah. Aku harus pergi dari sini ", jawab gadis remaja itu yang sudah ingin sekali cepat pergi dari orang -orang Kekaisaran Tang Agung.
" Tunggu sebentar, tuan putri ingin pergi kemana ?", tanya Chen Li cepat sekali mencegahnya.
" Aku ingin pergi jauh dari kalian orang -orang Kekaisaran Tang Agung yang amat sangat menyebalkan ", jawab gadis remaja itu melompat cepat dan lenyap dari kuil kosong itu.
" Ahh!!Apakah yang telah terjadi pada gadis remaja aneh itu dengan Kekaisaran Tang Agung ?", tanya Xiao Kai Zhong bingung dengan sikap gadis remaja yang katanya adalah calon istri baru Kaisar Tang Agung.
" Entahlah, aku yakin dia cuma ingin mencari kebebasan untuk sementara waktu sebelum dia terkurung dalam Istana Kekaisaran Tang Agung sebagai istri Kaisar Tang Agung dan menantu Ibu Suri Ling yang sangat ketat peraturannya",jawab Zijie istrinya memahami isi hati seorang wanita.
"Tapi kita harus segera menjaganya untuk Kaisar Tang Agung ", kata Chen Lun dan Nian Chi yang mengangguk setuju dengan ucapan suaminya.
" Ya kita harus mengejarnya dan mengajak nya pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung ", kata Chen Song yang sudah mengajak istri dan anaknya serta Chen Li dan Ning Yi sudah berkelebat cepat untuk mengejar Sin Yue Qing.
Sin Yue Qing merasa takut tertangkap oleh para pasukan Kekaisaran Tang Agung dan karenanya ia cepat pergi dari Chen Li dan yang lainnya yang sebenarnya tak tahu apa yang telah terjadi pada dirinya saat ini.
" Aku tidak mau bertemu dengan orang -orang Kekaisaran Tang Agung lagi ", kata Sin Yue Qing berkelebat cepat pergi ke arah yang berlawanan dengan arah Chen Li dan yang lainnya yang mencarinya.
Chen Li dan yang lainnya kehilangan jejak gadis remaja itu, maka terpaksa Chen Li dan yang lainnya memilih jalur tercepat menuju ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung untuk melakukan tugas mereka sesuai perintah Kaisar Tang Agung.
Di sebuah pasar tradisional terdapat seorang gadis remaja berusia enam belas tahun melihat -lihat aneka barang dan jasa serta makanan dan minuman yang di jual di pasar itu.
" Nona silakan anda coba masakan khas kami ",kata salah seorang dari penjual makanan khas kota Shijiazhuang.
" Ah ya boleh, berapa harganya satu porsi makanan itu ?", tanya Sin Yue Qing.
" Makanan ini namanya sate kelinci dan bubur ikan ,satu porsi harganya lima keping perak",jawab pria muda penjual makanan itu.
" Ya baiklah, aku mau makan itu ", jawab Sin Yue Qing membayar makanannya.
Lalu, gadis itu menikmati makanannya dengan santai sekali dan tidak sadar ada seorang pria muda yang sedang memperhatikannya dan mendekati dirinya,lalu menegur nya.
" Nona kecil enak sekali makan mu?",tanya Chen Si Lei tersenyum melihatnya.
Sin Yue Qing terperanjat kaget sekali karena Chen Si Lei yang sudah menemukan dirinya bukan orang -orang Kekaisaran Tang Agung.
" Aghhhhhh !!Aku tidak mau tertangkap lagi !!",teriak gadis remaja itu melempar makanannya dan melompat pergi dari tempat itu terutama dari Chen Si Lei yang terkejut sekali karena Sin Yue Qing menghindari dirinya.
"Kejar !!", teriak Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya yang segera mengejar gadis itu.
Sin Yue Qing berlari dengan cepat dari kejaran Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti serta Chen Si Lei yang berkuda dengan cepat sekali dan menyambar cepat pinggang kecilnya dan di taruh di pangkuan Chen Si Lei.
" Aghhhhhh !!Jangan tangkap aku!!!Aghhhhhh !!Aku tidak mau pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung !!", jerit gadis itu di sepanjang jalan di atas punggung kuda Chen Si Lei yang memangku nya.
" Apa yang sudah terjadi kepada mu ?Kenapa kau mengamuk tidak mau pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung?",tanya Chen Si Lei mendekapnya erat di atas punggung kuda putih kesayangannya agar gadis itu tidak terjatuh dari kudanya.
Jawaban dari gadis itu adalah tangisan yang sangat keras sekali sampai Chen Si Lei harus membawanya jauh dari tempat umum.
"Sst jangan menangis, ini aku beri kau buah pisang dan pulang ke rumah kita ", kata Chen Si Lei membujuk gadis itu untuk berhenti menangis dengan buah pisang.
" Hei kau pikir aku monyet ya?",tanya gadis itu galak sekali kepadanya dan sudah lompat dari kudanya.
__ADS_1
Chen Si Lei mengejarnya cepat dan melihat gadis itu duduk di atas puncak pohon kapas.
" Ya aku minta maaf karena aku salah menganggap mu monyet, habisnya kau suka sekali lompat sana dan lompat sini saat aku mengejar mu dan sampai aku harus menangkap mu ",jawab Chen Si Lei menengadah menatap gadisnya yang sedang merajuk itu.
" Kenapa semua orang -orang Kekaisaran Tang Agung suka sekali menangkap orang terutama menangkap ku dan ingin menghukum mati ku?",gadis itu mulai menangis lagi.
Chen Si Lei mengerjapkan sepasang matanya karena bingung dengan ucapan Sin Yue Qing yang membingungkan nya.
" Kau bilang apa tadi? ",tanya Chen Si Lei halus untuk gadis itu tidak menangis lagi.
" Aku bilang semua orang -orang Kekaisaran Tang Agung ingin menangkap dan membunuh aku, ,termasuk dirimu.Karena itu aku tidak mau pulang ke Istana mu !!",teriak gadis remaja itu melemparkan kapas kepadanya.
Chen Si Lei benar-benar tobat menghadapi kemarahan Sin Yue Qing kepadanya dan keluarganya.
" Wu Sin Hao tolong kau kirim surat kepada pihak Istana Kekaisaran Tang Agung untuk aku bisa tanya kenapa gadis itu marah kepada ku dan keluarga ku",kata Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
" Ya Paduka hamba laksanakan ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao patuh pada Chen Si Lei.
Chen Si Lei mendiamkan gadis yang menangis dan melemparkan kapas -kapas kepadanya dan duduk di puncak pohon kapas yang paling tinggi sekali serta menolak untuk turun dan bicara baik -baik dengannya.
Lima belas menit kemudian Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memberikan surat kabar dari Istana Kekaisaran Tang Agung untuk memberitahukan masalah Sin Yue Qing dengan Ibu Suri Ling.
" Mereka menuduh ku sebagai seorang gadis perayu murahan, genit dan aku di larang ke sekolah ", jawab Sin Yue Qing usai Chen Si Lei membaca surat dari orang rumahnya.
" Ahh Huang ErNiang dan kau berselisih paham. Aku akan selidiki kebenarannya melalui Li Shao Ning dan Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk mu bisa segera pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung dengan aman tetapi untuk saat ini dan sementara waktu kau bisa ikut bersama ku .Bagaimana adilkah untuk mu ?",bujuk rayu Chen Si Lei agar gadis itu tidak marah lagi kepadanya karena Chen Si Lei bisa pusing menghadapinya.
" Kalau aku pilih untuk aku pergi sendiri saja tanpa mu.Bagaimana?",gadis itu melakukan negosiasi terhadapnya.
" Tentu saja aku pilih tidak bisa karena kau adalah milik ku ,jadi kau tak boleh pergi seorang diri tanpa ku ",jawab Chen Si Lei tersenyum lembut sekali tetapi nada tegas sekali kepada Sin Yue Qing yang tidak bisa tawar menawar dengan nya.
" Kau sama saja dengan ibumu, sama -sama otoriter dan suka diskriminasi kaum wanita yang menjadi menantunya.Aku baru calon menantunya saja sudah harus ikuti peraturan aneh darinya apalagi kalau aku sudah menjadi menantunya, aku tentu akan lebih menderita karena peraturan anehnya itu ", kata Sin Yue Qing nada lugas dan membela kaumnya.
"Ya aku akan mencoba untuk mengubah sedikit peraturan di dalam rumah ku agar kamu bisa hidup nyaman di rumah ku",kata Chen Si Lei sabar sekali.
" Dengar ya, aku orang Suku Manchuria yang menjunjung tinggi nilai dan norma dan harkat kaum wanita yang seimbang dengan kaum pria baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Aku tidak bisa sama dengan kaum mu yang suka sekali membedakan antara pria dan wanita apalagi antara anak perempuan dengan anak laki-laki juga antara anak kandung dengan menantu perempuannya.Aku tidak akan pernah mau menikah dengan mu ,jika kau tak bisa mengubah jalan pikiran dan pandangan ibumu yang kuno itu",jawab gadis remaja itu berani dan tegas sekali menentang peraturan kuno Kekaisaran Tang Agung.
Chen Si Lei tersenyum bangga dengan keberanian dan kebijakan gadis itu berani mengungkapkan pendapatnya dan pandangannya tentang peraturan Kekaisaran Tang Agung yang masih kuno terhadap kaum wanita.
"Jangan khawatir aku setuju dengan pendapat dan penilaian mu .Aku sudah ada pikiran untuk para wanita bisa bergabung di dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung dan bisa memiliki profesi sesuai dengan keinginan mereka. Aku juga akan mengubahnya melalui cara pandang keluarga ku sendiri ", kata Chen Si Lei tersenyum senang sekali dan tidak marah dengan sikap kasar dan pemarah Sin Yue Qing.
" Sin Yue Qing, kau jangan samakan aku dengan pria lain. Aku pria sejati dan aku Kaisar Tang Agung, maka segala ucapan ku adalah janji dan sumpah ku yang sudah aku keluarkan maka harus sesuai dengan tindakan ku untuk seumur hidup ku",kata Chen Si Lei yang terdengar marah juga dengan ucapan kasar dan melukai hatinya dari Sin Yue Qing.
" Huh buktinya kau punya banyak sekali wanita di dalam hidup mu ,itu tandanya kau tak bisa menepati janji dan sumpah mu kepada setiap wanita yang hidup bersama mu",tukas Sin Yue Qing menangis keras.
"Ya baiklah, aku mengerti maksud mu.Aku berjanji dan bersumpah kepadamu mulai detik ini di hutan bunga kapas di kota Shijiazhuang ini bahwa aku seumur hidup tidak akan pernah lagi menikah dengan wanita lain lagi karena aku akan selalu bersama mu seumur hidup ku",kata Chen Si Lei melompat untuk bisa memeluk gadisnya yang sedang merajuk itu dan membawanya turun ke tanah dalam hutan bunga kapas.
Sin Yue Qing memeluknya erat sekali dan menangis pilu sampai Chen Si Lei harus menenangkan hati Sin Yue Qing dengan sumpahnya.
" Jangan menangis lagi, ya?",pinta Chen Si Lei lembut sekali kepada Sin Yue Qing.
Sin Yue Qing terisak -isak, lalu ia menggigit pipi kanan Chen Si Lei dengan geram sekali.
"Ei kau masih marah kepada ku ?Baiklah silakan kau hukum aku sesuka hatimu ", kata Chen Si Lei membiarkan Sin Yue Qing melampiaskan kemarahan kepadanya, tetapi gadis itu malah menciumnya mesra sekali sampai Chen Si Lei tersenyum bahwa dia telah berhasil menaklukkan kekerasan hati Sin Yue Qing.
" Kalau cinta memang sangat menyakitkan dan berbahaya. Aku harus rela untuk menderita karena cinta ...",ucap Sin Yue Qing menciumnya mesra sekali di tengah hujan kapas dari hutan pohon kapas .
" Aku tidak akan rela kau menderita karena cinta tetapi aku hanya rela bila cintaku untuk mu bisa membuat mu bahagia karena cinta ku tulus dalam hati ku untuk aku bisa membahagiakan mu selama nya",kata Chen Si Lei membalas ciuman gadis kesayangannya itu.
" Ah sudahlah kau jangan merayu ku terus menerus untuk kau bisa mendapatkan apa yang kau mau dariku, lalu kau akan membuang ku seperti sampah atau lap dapur yang tidak bisa lagi kau sukai",kata Sin Yue Qing menghindari ciuman nya dan marah lagi.
" Tsk ,dasar setan kecil.Baiklah,aku bersumpah kepada langit dan bumi Tionggoan untuk aku akan selalu mencintaimu dan seumur hidup tidak akan pernah menyakiti hati mu dan membuang mu seperti sampah atau lap dapur. Karena kau sangat berharga bagi kehidupan ku selamanya ", kata Chen Si Lei merengkuh wajah Sin Yue Qing dan menciumnya mesra terus menerus sampai gadis itu tidak bisa lagi menolak nya.
"Setan besar, berhenti !!",jerit gadis itu karena Chen Si Lei membungkam mulut gadis itu dengan mulutnya.
"Aku akan berhenti, jika kau tak marah -marah lagi kepada ku ",kata Chen Si Lei tersenyum menang dari Sin Yue Qing yang mulutnya habis oleh ciuman Chen Si Lei.
" Ya baiklah, aku tidak akan pernah marah lagi kepada mu ,jangan makan aku lagi karena aku tidak bisa makan makanan lain lagi ", kata Sin Yue Qing merasa bibir dan mulutnya sakit .
"Ya bisalah ,kata siapa usai berciuman, mulut mu tidak bisa makan makanan lain seperti makanan enak yang kau makan siang tadi ", kata Chen Si Lei menariknya untuk duduk di atas punggung kuda putih kesayangan pria itu lagi.
" Ohya aku belum pernah berciuman seperti tadi dengan siapa pun,kau kasar dan ganas sekali ternyata",kata Sin Yue Qing duduk patuh di atas punggung kuda putih kesayangan Chen Si Lei.
" Ya itu pengalaman baru mu dari ku dan tentu saja seluruh dirimu adalah milik ku dan terlarang untuk pria lain",kata Chen Si Lei menegaskan .
"Hei kau tenang saja ya? Dengar ya, aku ini selama aku reinkarnasi menjadi putri Manchuria, aku belum pernah bersentuhan dengan pria maupun, kecuali dirimu pria pertama kali yang mencium ku dan memeluk ku serta menggigit ku ",jawab Sin Yue Qing menoleh kepadanya dengan tegas sekali dan menatapnya jengkel.
__ADS_1
" Ya terimakasih atas kesetiaan mu kepada ku. Bagaimana dengan reinkarnasi mu yang masa lampau lainnya?",Chen Si Lei memacu kudanya dengan sangat cepat sekali sehingga mereka telah tiba di rumah yang bernama rumah bunga anggrek merah.
" Aku pernah terlibat masalah dengan Iblis Rusa Ungu yang menangkap ku dan menjadikan ku sebagai istrinya ,tetapi aku tidak mau melayani nya sampai dia marah dan menyiksaku sampai mati dan reinkarnasi lagi kemudian berjumpa lagi dengan Yi Bun yang berkali -kali gagal mendapatkan ku karena aku memilih mati daripada aku jatuh ke pelukan nya ", jawab Sin Yue Qing melompat turun dari atas punggung kuda putih Chen Si Lei.
" Terimakasih kau sudah menjaga hati dan tubuh mu untuk ku selama hidup mu ",kata Chen Si Lei meraih jemari Sin Yue Qing untuk berjalan masuk ke rumah di depan mereka.
" Rumah siapakah ini yang kita datangi ini?",tanya Sin Yue Qing.
" Rumah milik Pendekar Dewa Obat Sakti yang bernama Teng Jin ",jawab Chen Si Lei mengetuk pintu rumah itu.
" Untuk apa kita mendatangi Pendekar itu?",tanya Sin Yue Qing pelan karena pria tua pemilik rumah sudah membukakan pintu untuk mereka bisa masuk.
" Selamat datang kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti dan para sahabatnya di rumah ku",sapa Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin kepada Chen Si Lei dan para sahabatnya.
Lalu kakek itu mempersilakan Chen Si Lei dan Sin Yue Qing serta Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para sahabatnya masuk ke dalam rumahnya.
" Terimakasih, Locianpwe ", jawab Chen Si Lei melangkah masuk ke rumah pria tua itu.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya mengikuti mereka berdua di belakang dan duduk setelah Chen Si Lei dan Sin Yue Qing duduk bersama pemilik rumah anggrek merah itu.
"Locianpwe aku datang ke rumah mu untuk meminta mu bisa bergabung dengan misi ku menuju ke utara. Apakah kau bersedia untuk bekerjasama dengan ku?",Chen Si Lei langsung ke inti maksud kedatangan nya ke rumah kakek itu tanpa basa basi.
"Baiklah aku bersedia untuk bekerjasama dengan Anda ", jawab Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin menerima tugas dari Kaisar Tang Agung.
" Terimakasih atas kesediaan mu",kata Chen Si Lei tersenyum sopan namun tidak bisa di tolak oleh pria tua yang sangat terkenal di dunia kangouw sebagai ahli pengobatan jenis apa pun.
"Namun kita harus mencari dan menemukan Pendekar Dewa Racun Sakti Huang Yi Dao dan para tokoh dunia persilatan lainnya untuk membantu anda juga agar misi anda bisa berjalan dengan lancar dan aman",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah mendapatkan banyak sekali informasi tentang para Pendekar Sakti yang harus di miliki oleh Chen Si Lei sebagai Kaisar Tang Agung dan Ketua Dunia Persilatan.
"Baiklah, dimana aku bisa menemukan orang -orang sakti lainnya ?", tanya Chen Si Lei.
" Di kota besar para Dewata berkumpul yaitu Louyang ,Xiangyang ,kota Harbin, Chang Chun,kota Songhuan dan Bohai dan masih banyak lagi yang kita kunjungi untuk menghadapi para kaum persilatan sesat yang tertinggi di dunia persilatan, yaitu Sekte Sesat Naga Hitam cabang satu dan Sekte Sesat burung hitam cabang satu serta dua belas Iblis Sesat Sakti dari Pulau Halimun Hitam ", jawab Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin memberikan informasi lengkap mengenai tokoh dunia kangouw kepada Chen Si Lei.
" Kita juga harus kunjungi Shao Lin Pai,Hoa San Pai, Thai San Pai, Bu Tong Pai dan Sekte Rusa Putih untuk lebih meningkatkan keamanan dan keselamatan rakyat seluruh Tionggoan ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memperlihatkan data tokoh penting dalam dunia persilatan yang harus menjadi kolega Chen Si Lei untuk menguasai seluruh dunia persilatan.
" Baiklah aku ikuti nasihat kalian semua untuk kepentingan bersama dan masa depan Tionggoan",jawab Chen Si Lei tersenyum berterimakasih kepada para sahabatnya itu.
" Kakek Ketua Sekte Pulau Api harus kau kuasai juga",kata Sin Yue Qing yang juga memberikan informasi tentang tokoh hebat lainnya.
"Kau tahu juga tentang tokoh -tokoh dunia persilatan ?", tanya Chen Si Lei takjub dengan wawasan Sin Yue Qing.
"Aku ini Putri tunggal Kekaisaran Han yang hidup di Kekaisaran Manchuria dan aku juga memiliki nama di dunia persilatan sebagai Bandit Kecil dari Timur Laut ,maka aku cukup tahu dan mengenal tokoh -tokoh dunia kangouw ", jawab Sin Yue Qing tersenyum manis sekali dan membanggakan dirinya sendiri.
" Ahh baiklah aku mengakui wawasan mu yang hebat ",kata Chen Si Lei memuji gadisnya dengan tulus hati.
"Terimakasih atas pujian mu kepada ku",sahut Sin Yue Qing tersenyum senang di puji Chen Si Lei
" Paduka untuk saat ini sebaiknya kita istirahat dahulu untuk esok pagi kita bisa melakukan pencarian terhadap para tokoh -tokoh dunia persilatan bersih lainnya ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mengingatkan Chen Si Lei untuk istirahat.
" Ya terimakasih atas perhatian mu kepada ku, Wu Sin Hao", jawab Chen Si Lei menyukai sifat yang tulus dan perhatian dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terhadap dirinya.
" Baiklah,silakan anda bermalam di dalam kamar tidur yang sudah saya siapkan untuk anda ", kata Teng Jin menunjukkan kamar untuk Chen Si Lei istirahat di dalam rumahnya.
" Terimakasih, Locianpwe ", jawab Chen Si Lei menjura hormat kepada kakek itu di ikuti oleh Sin Yue Qing dan yang lainnya.
"Ah kamar tidur ku di sebelah kamar mu.Selamat malam dan selamat tidur",kata Sin Yue Qing pamit untuk tidur kepada Chen Si Lei.
"Ya selamat malam dan Selamat tidur untuk mu juga,gadis nakal ku",jawab Chen Si Lei membantu gadis itu membuka pintu kamar khusus gadis itu.
Lalu Chen Si Lei pergi ke kamar khusus nya sendiri dan merapikan diri sebelum berbaring di tempat tidur dengan nyaman.
Sin Yue Qing sudah mempersiapkan perbekalan untuk esok pagi ia berpetualang seru bersama Chen Si Lei dan kawan-kawannya ,karena itu Sin Yue Qing memilih untuk mempersiapkan pakaian dan tata rias ringkas dan sederhana untuk nya nyaman di perjalanan di dunia persilatan.
"Aku akan kembali menjadi Bandit Kecil Timur Laut untuk membantu meringankan beban Gege Lei Lei ",kata gadis itu menguncir rambutnya jadi riasan ala gadis manchu sederhana.
Tetapi,pada esok pagi nya Chen Si Lei meminta Sin Yue Qing memakai tudung dan kerudung untuk menutupi rambut dan wajahnya .
"Apa ??Ah percuma merapikan diri jika harus di tutup ",kata Sin Yue Qing mengeluh tetapi ia tak berani membantah perintah Chen Si Lei untuknya .
"Ayo sekarang kau naik ke atas kuda putih di depan ku",kata Chen Si Lei membantu Sin Yue Qing naik ke atas punggung kuda putih dan duduk manis di depan Chen Si Lei.
"Paduka kami sudah siap untuk berangkat",lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.
"Ya.Ayo kita berangkat",kata Chen Si Lei memacu kuda putihnya dengan cepat sampai nyaris tidak terlihat langkah sepatu kudanya di atas tanah dan rumput.
Lalu beberapa kuda yang di tunggangi oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para sahabatnya pun melaju dengan cepat seakan angin membuat mereka melesat bagai anak panah yang sangat cepat sekali menghilang dari rumah anggrek merah.
__ADS_1