
"Pendekar Rajawali Emas Sakti kenapa kau membunuh putriku ?Bukankah aku telah menceritakan riwayat ku kepada mu?",tanya Raja Muda Yu Chen terkejut sekali karena Chen Si Lei membunuh putrinya.
" Hmm riwayat dari mulut mu bisa kau palsukan tetapi suara hati kecil dari mu dan keluarga mu tidak dapat palsu ", jawab Chen Si Lei menggunakan ilmu sakti tatapan mata sangat tajam sekali membuat Raja Muda Yu Chen dan keluarganya terpaku diam di tempatnya masing - masing.
Lalu Chen Si Lei memberikan pil racun kelabang hitam kepada mereka semua dan akhirnya Raja Muda Yu Chen dan keluarganya tewas dalam keadaan mengerikan oleh Chen Si Lei.
Chen Si Lei menendang semua jasad itu ke muara sungai yang mengalir di sekitar lokasi tersebut.
Dan akhirnya berbagai hewan buas dan ganas sekali di dalam muara sungai itu langsung melahap habis semua jasad keluarga Raja Muda Yu Chen dalam waktu singkat saja.
Chen Si Lei tidak mempedulikan lagi hal itu, ia fokus untuk mengobati racun yang di alami oleh Sin Yue Qing yang sudah di baringkan di atas tempat tidur salah satu kamar tidur di dalam rumah kecil itu.
" Sayang ku, sadarlah. Aku sudah menunggu mu selama lima ratus satu tahun untuk bersama mu ",kata Chen Si Lei memberikan pil air mata burung phoenix untuk menyembuhkan Sin Yue Qing.
" Gege apa yang telah terjadi pada ku ?", tanya Sin Yue Qing begitu ia telah sadar kembali.
"Kau terkena racun serbuk bunga biru milik anggota Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang menyamar sebagai seorang Raja Muda Yu Chen dan keluarga nya, tapi aku sudah membunuh mereka semua. Jadi kau sudah aman bersamaku sekarang ", jawab Chen Si Lei memberikan roti isi daging untuk makan malam Sin Yue Qing.
"Terimakasih, Gege ",kata Sin Yue Qing duduk di atas tempat tidur dan memeluk Chen Si Lei.
"Kau adalah belahan jiwa ku ,sayang ku.Aku akan selalu ada untuk menjaga mu " ",kata Chen Si Lei membelai lembut pipi kanan Sin Yue Qing.
"Gege, apakah kau sudah kirim pesan kepada Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk mengusir Zi Yan dari Istana Kekaisaran Tang Agung ?", tanya Sin Yue Qing yang menginginkan agar bisa segera membunuh Zi Yan dengan tangannya sendiri.
" Sudah",jawab Chen Si Lei jujur sekali.
"Gege kita harus segera menolong Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang juga terjatuh ke dalam jurang yang berbeda dengan kita ", kata Sin Yue Qing usai makan malam bersama Chen Si Lei.
" Ya aku sudah mengetahui bahwa mereka semua di tawan oleh pihak Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua di lokasi yang tidak jauh dari tempat kita saat ini ", jawab Chen Si Lei sudah mendengarkan percakapan antara pihak musuh itu yang sudah menangkap Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang terjungkal ke jurang dan jatuh di tempat yang berbeda dengan lokasi Chen Si Lei dan Sin Yue Qing terjatuh.
"Ayo kita harus segera menolong mereka ", kata Sin Yue Qing yang sudah meraih jemari Chen Si Lei yang menggenggam tangannya untuk berkelebat cepat ke arah utara lokasi itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!!
Di sebuah tempat yang sangat gersang sekali, Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti terikat pada rantai di kedua telapak tangan dan kaki mereka pada tiang di tengah lapangan gurun pasir yang sangat amat panas sekali.
"Hahahaha hahahaha aku ingin tahu bagaimana cara Pendekar Rajawali Emas Sakti bisa menyelamatkan kalian semua para anggota pasukan keamanan dan keselamatan dirinya sendiri dari cengkeraman ku?!",suara pria berusia lima puluh tahun yang memimpin para pasukan Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang menawan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuk menghadapi Chen Si Lei yang sangat mereka benci itu.
"Tuan Besar Makoto kita bisa menangkap dan menyiksa anak buah Pendekar Rajawali Emas Sakti untuk kita bisa bertemu dengan Pendekar Rajawali Emas Sakti untuk kita semua bisa menghabisi manusia laknat sombong dan kurang ajar itu ", kata seorang wanita cantik jelita yang memakai kerudung warna merah dan pakaian panjang warna hitam.
" Selir Agung pertama Putri Miya berada di sini?",salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berbisik pelan kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang di salib di tengah -tengah antara para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berbaris tersalib yang sama.
" Aku sudah mencurigai wanita berhati dua itu sejak awal aku melihatnya masuk ke dalam kehidupan Paduka",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao geram sekali kepada Selir Agung pertama Putri Miya yang sangat licik itu.
"Kita harus membunuhnya untuk membalaskan sakit hati Paduka kita",kata salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti ikut marah kepada Miya.
Miya telah lebih dahulu kabur dari Istana Kekaisaran Tang Agung begitu ia telah mengetahui bahwa kolega nya yaitu Pangeran Muda Yi Ten sudah tewas oleh Chen Si Lei melalui laporan dari anak buahnya,maka ia segera melarikan diri dari Istana Kekaisaran Tang Agung untuk menghindari hukuman mati yang akan di lakukan oleh para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti kepadanya sesuai perintah Ibu Suri Ling dan Li Shao Ning yang cerdas itu.
" Aku harus segera kabur dari Ibu Suri Ling dan Li Shao Ning yang ternyata telah menyelidiki dirinya dan racun perampas ingatan yang sudah aku buatkan untuk Ibu Suri Ling telah di ketahui oleh Xue Erl yang segera mengobati Ibu Suri Ling yang akhirnya sembuh dari pengaruh ku ",kata Miya tersenyum sinis.
"Nyonya Selir Agung pertama Putri Miya sebaiknya anda cepat pergi dari Istana Kekaisaran Tang Agung sebelum mereka menyadari bahwa anda sudah tidak ada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung ", kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat Bunga Seruni Hitam menyarankannya.
" Ya kau benar sekali. Aku harus pergi secepatnya dari tempat laknat ini",kata Miya yang segera berkelebat cepat untuk kabur dari Istana Kekaisaran Tang Agung melalui jalur rahasia yang telah dia ketahui dari Chao Ce yang sudah kasih tahu dirinya tentang jalur khusus untuk para Kasim membeli keperluan bulanan khusus pribadi para Kasim itu sendiri.
Maka Miya lari melalui jalur rahasia tersebut dan jumpa dengan para pemimpin Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang ingin bekerjasama dengan Miya untuk menghabisi Pendekar Rajawali Emas Sakti dan kekasihnya serta para pasukannya.
" Baiklah aku bersedia untuk bekerjasama dengan kalian semua",jawab Miya saat jumpa para kolega barunya di daerah terdekat di wilayah pegunungan Hoa San Pai
Karena itulah mereka berhasil menangkap Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti saat terjatuh ke dalam jurang lembah rawa bunga biru dan salah seorang dari anggota Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang menyamar sebagai seorang Raja Muda Yu Chen dan keluarganya itu bertemu dengan Chen Si Lei dan Sin Yue Qing ,yang kemudian di hukum mati oleh Chen Si Lei di markas cabang sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua.
Saat ini Miya berkumpul bersama para sahabat barunya dari Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang di pimpin oleh Pangeran Muda yang bernama Yi Ma atau Makoto yang masih ada hubungan kekerabatan dengan Pangeran Muda Yi Bun dan Yi Ten serta Yi Xin.
" Aku sudah tidak sabar untuk membunuh mereka semua sebelum aku habisi Chen Si Lei dan Sin Yue Qing dengan tangan ku sendiri ", kata Miya penuh rasa benci dan dendam kepada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing.
" Ya kau sabarlah dan tunggu mereka datang kepada kita, lalu kita bisa habisi mereka semua ", kata Yi Ma pria usia lima puluh tahun yang berdarah campuran Tionggoan dengan Jepang.
"Kau harus hati - hati terhadap Pendekar Rajawali Emas Sakti dan Bandit Kecil dari Timur Laut karena kau sedang hamil besar dan berbahaya bagi keselamatan bayi mu sendiri ", kata salah seorang dari anggota Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang menjadi salah satu kekasih lain Miya.
" Hahahaha hahahaha bayi ?Aku sama sekali tidak hamil sejak aku keguguran sejak aku tahu bahwa aku hamil anak Chao Ce si bedebah sialan itu.Aku menipu mereka yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung untuk keamanan dan keselamatan ku sendiri",kata Miya tersenyum dan memperlihatkan bahwa ia memakai perut hamil palsu untuk menipu semua orang di Istana KekaisaranTang Agung, kecuali tabib khususnya yang sudah ia bunuh untuk menutup rahasianya dengan rapi.
" Kau sungguh cerdas sekali ,sayang ",puji salah satu dari anggota Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua untuk Miya senang bersamanya.
Namun tak lama berselang, gemerincing lonceng gelang tangan terdengar di sertai suara halus seorang gadis remaja berusia enam belas tahun terdengar jelas di telinga mereka semua.
" Wah Gege ,bagaimana ini dia sudah menipu mu ?",
"Penggal dia untuk ku ",jawab seorang pria berusia dua puluh empat tahun yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka semua.
Miya terperanjat kaget sekali melihat kehadiran Chen Si Lei dan Sin Yue Qing di hadapan dirinya dan belum sempat ia menghilangkan rasa kaget di hatinya. Ada sebuah pedang mukjizat membabat habis kepala Miya dengan sekali tebasan saja.
"Dengan senang hati aku berikan kepalanya kepada mu ",Sin Yue Qing tersenyum ganas sekali.
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ujung lengan bajunya melemparkan kepala dan jasad Miya ke muara sungai terdekat yang langsung menyantap makanan yang datang kepada sejumlah hewan buas dan ganas itu.
"Agh kalian berdua sungguh kejam sekali !!", hardik pria kekasih baru Miya kaget sekali karena Miya di penggal oleh gadis kekasih Pendekar Rajawali Emas Sakti dan di buang begitu saja oleh Pendekar Rajawali Emas Sakti
"Untuk apa berbaik hati kepada manusia setan seperti wanita jahanam itu ", kata Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria kekasih baru Miya dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
"Paduka tolong kami !!", teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang terikat pada tiang dan akan di panggang hidup -hidup oleh pimpinan Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang sudah menunggu kedatangan Chen Si Lei dan Sin Yue Qing di tempat mereka berada.
"Gege kau serahkan saja kelompok ini kepada ku dan kau bisa menghabisi yang lainnya terutama pimpinan Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua laknat itu ", kata Sin Yue Qing yang sudah bertarung melawan para pasukan Sekte Sesat Bunga Seruni Hitam .
Wuttttt !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
"Ya baiklah sayang.Hati -hati ", jawab Chen Si Lei berkelebat cepat untuk tiba di tempat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti di tawan oleh pimpinan Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua.
Brrrrrrrrrrrrr !!
__ADS_1
"Pendekar Rajawali Emas Sakti akhirnya kau berani untuk datang menghadapi kami ",kata Yi Ma memandang rendah Chen Si Lei.
"Jangan banyak bicara kau",kata Chen Si Lei dingin sekali dan menggunakan ilmu pedang sembilan naga emas sakti menyerang Yi Ma yang terkejut sekali dengan cepatnya gerakan pedang dari Pendekar Rajawali Emas Sakti,maka ia langsung menangkis pedang milik Pendekar Rajawali Emas Sakti dengan samurai panjang miliknya.
Wushhh !!
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", teriak Yi Ma terkejut sekali karena samurai panjang miliknya telah patah oleh pedang mukjizat sembilan naga emas sakti milik Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sudah berkelebat cepat memenggal kepalanya .
Crakkkkkk !!
"Agh kakak Yi Ma ...!!",teriak para pimpinan lainnya terkejut sekali melihat ketua mereka sudah tewas terpotong oleh pedang mukjizat Pendekar Rajawali Emas Sakti.
" Ayo maju semua !!", hardik Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti menangkis dua puluh tujuh pedang mukjizat sesat dari Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang di gerakkan secara cepat dan ganas sekali oleh para pasukan Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang ingin balas dendam atas kematian Ketua mereka oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Dua puluh tujuh anggota Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua menyerang bersama untuk menghadapi Chen Si Lei yang melawan mereka seorang diri saja, namun mereka tidak sanggup menghadapi ilmu pedang rajawali emas sakti yang di sertai dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Ling yang sangat hebat sekali dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang terjengkang karena serangan hebat sekali dari Chen Si Lei menghancurkan dua puluh tujuh pedang mukjizat sesat mereka.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
"Pendekar Rajawali Emas Sakti lihat serangan ku !!",hardik pria pimpinan tersisa dari Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang dua yang menerjang hebat mengadu pedang mukjizat sesat miliknya dengan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti dari Pendekar Rajawali Emas Sakti.
Wuttttt !!
Cranggg !!
"Aduhhh !!", teriak pria tua itu kaget sekali karena pedangnya hancur oleh pedang mukjizat milik Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sudah berkelebat cepat untuk memenggal dirinya, maka ia segera berkelebat cepat menggunakan ilmu kipas sesat untuk menyerang kekasih Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sedang bertarung sengit melawan para pasukan Sekte Sesat Bunga Seruni Hitam di bukit rawa bunga biru.
Wuttttt !!
Chen Si Lei sudah melihat dan niat hati musuhnya yang licik dan curang serta keji yang ingin menyerang dan membunuh Sin Yue Qing untuk membalaskan dendam kepadanya, maka Chen Si Lei segera menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik untuk hancurkan musuhnya hingga hancur berantakan olehnya.
Bressss !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis rantai besi yang mengikat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan kecepatan tinggi sehingga berhasil menyelamatkan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Wushhh!!
Cranggg !!!
Trangggggg !!
"Wu Sin Hao minumlah pil embun Himalaya sakti untuk menyembuhkan luka mu dan berikan kepada mereka semua juga ", kata Chen Si Lei melemparkan botol keramik kecil isi pil embun Himalaya sakti kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah cepat menangkap botol itu.
" Ya terimakasih Paduka ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao cepat meminum pil embun Himalaya sakti dan bersila sejenak untuk menyerap air embun Himalaya sakti ke seluruh tubuhnya usai ia berikan pil tersebut kepada para sahabatnya.
Chen Si Lei berkelebat cepat untuk membantu Sin Yue Qing untuk menghadapi para pasukan Sekte Sesat Bunga Seruni Hitam yang sedang bertarung melawan Sin Yue Qing.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan pedang membabat habis kepala musuh terdekat dari Sin Yue Qing yang bertarung melawan sejumlah pasukan yang lumayan banyak sehingga gadis itu terdesak hebat oleh serangan maut dari pihak musuhnya ,maka Chen Si Lei cepat membabat habis sejumlah besar musuh itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
Crakkkkkk !!
"Yue Qing ,hati -hati ", kata Chen Si Lei menyambar gadis itu untuk menghindari serangan pedang mukjizat sesat dari pria ganas yang ingin membunuh gadis itu.
" Agh !!Gege..!!",jerit gadis itu kaget sekali karena Chen Si Lei menyambar dirinya dan membabat habis musuh yang ingin membunuhnya dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.
__ADS_1
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang Gunung Ling membabat habis sejumlah besar Sekte sesat Bunga Seruni Hitam dengan berkelebatan cepat sekali.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Akhirnya Chen Si Lei menghabisi para musuhnya yang berserakan menjadi jasad tak jelas lagi.
" Gege kau mengagetkan ku saja ",kata Sin Yue Qing menepuk halus dada bidang Chen Si Lei.
"Ya maaf, jika tidak cepat aku tolong kamu, mungkin kau sudah terbunuh oleh pria tua musuh mu itu ", kata Chen Si Lei menangkap tangan gadis itu dan ia hirup aroma bunga persik dari telapak tangan halus dan lembut gadisnya.
" Gege jangan begitu. Ah aku menjadi malu ", kata Sin Yue Qing memerah malu.
Chen Si Lei menariknya untuk masuk ke dalam pelukan Chen Si Lei dan gadis itu pun membalas pelukan Chen Si Lei.
Malam hari itu, mereka bermalam di sebuah gubuk kosong di tengah jalan menuju kembali ke jalan awal mereka datang ke gunung Hoa San.
" Paduka dan Tuan rumah silakan anda berdua untuk makan malam yang sudah hamba siapkan untuk Paduka dan Tuan Putri",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao datang untuk membawakan makanan untuk makan malam Chen Si Lei dan Sin Yue Qing yang berada di dalam gubuk kosong.
" Ya terimakasih, Wu Sin Hao. Apakah kau dan yang lainnya sudah makan malam ?", tanya Chen Si Lei saat ia sudah ingin mengambil makanan untuk Sin Yue Qing.
" Lapor Paduka hamba semua akan segera makan malam di luar gubuk kosong ini",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memberi hormat kepada Chen Si Lei dan Sin Yue Qing.
" Baiklah terimakasih dan silakan kalian semua juga makan malam ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
Lalu Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mundur dari ruangan itu dan berjalan keluar dari gubuk kosong untuk bergabung bersama para sahabatnya yang sudah akan makan malam bersamanya.
" Hmm enak sekali daging kambing panggang ", kata Sin Yue Qing sudah makan malam dengan lahap.
" Ya silakan kau makan dan habiskan jika kamu suka makan daging panggang itu ", jawab Chen Si Lei tersenyum senang sekali dapat memberikan makanan enak kepada Sin Yue Qing.
"Gege, terima kasih ", kata Sin Yue Qing menciumnya singkat.
"Ya sayang ", jawab Chen Si Lei membelai lembut rambut kepang gadis remaja itu yang lalu sibuk makan lagi.
Sesudah mereka berdua makan malam, Sin Yue Qing mendapatkan pelayanan air bersih untuk gadis itu bisa mandi dan sebagainya dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti siapkan untuk gadis itu sesuai perintah Chen Si Lei.
" Wah asyik aku bisa mandi ", kata Sin Yue Qing gembira sekali berjalan masuk ke dalam kamar yang sudah ada bak mandi dan peralatan mandi serta pakaian baru untuknya .
" Ya sana kau mandi.Aku akan menjaga mu di sini ", kata Chen Si Lei bersandar di dinding kamar itu.
" Jangan mengintip ya ?", gadis itu mengingatkannya.
"Ya tenang saja. Aku tidak mengintip mu mandi ", jawab Chen Si Lei tersenyum .
"Baiklah aku mandi dahulu ",kata Sin Yue Qing membuka pakaiannya dan masuk ke dalam bak mandi.
Gadis itu menikmati waktu mandi dengan nyaman karena ada Chen Si Lei yang menjaga dirinya.
"Gege besok kita akan melanjutkan perjalanan kemana ?", tanya Sin Yue Qing dari dalam bak mandi.
"Ke Bu Tong Pai untuk mengunjungi Ketua Sekte Bu Tong Pai yang bernama Zhang Chiu San ",jawab Chen Si Lei tanpa melihat gadisnya yang sedang mandi.
"Agh !!", teriak gadis itu dari dalam bak mandi.
Chen Si Lei menoleh dan terkejut sekali melihat Sin Yue Qing tenggelam di dalam bak mandi.
"Yue Qing. .",panggil Chen Si Lei melompat cepat masuk ke dalam bak mandi dan melihat tubuh indah Sin Yue Qing tanpa sengaja.
Dan Chen Si Lei cepat keluar dari bak mandi usai ia menolong Sin Yue Qing yang memerah wajahnya karena terlihat oleh Chen Si Lei seluruh tubuhnya.
" Gege, cepat kau membalikkan tubuh mu dan jangan lihat aku sampai aku usai berpakaian rapi ",kata Sin Yue Qing cepat mengambil pakaian barunya dari meja rias.
"Hmm aku lihat pun tak masalah karena kau akan segera menjadi milik ku cepat atau lambat kau akan terlihat juga oleh ku ",kata Chen Si Lei menghela napas dan berbalik badan ke arah dinding lain dari kamar itu.
"Ya juga tapi kita belum menikah. Terlarang untuk melihat tubuhku sebelum resmi menikah ", kata Sin Yue Qing menatap punggung Chen Si Lei dengan tajam.
"Kau tidak lama lagi akan berusia tujuh belas tahun..Kau ingin hadiah apa dari ku ?",Chen Si Lei menguap di atas tempat tidur dalam gubuk kosong itu.
Sin Yue Qing sudah rapi dan berbaring di sampingnya tetapi belum tidur karena itu Chen Si Lei mengajak gadis itu bercakap -cakap dahulu sebelum mereka tidur.
"Aku tidak ingin hadiah apa pun dari mu ",jawab gadis itu berbalik menghadap Chen Si Lei yang langsung memeluknya erat.
"Ohya? ",tanya Chen Si Lei menatap kekasihnya dengan tatapan matanya cinta.
"Ya bagi ku adalah aku bisa bersama mu sudah lebih dari bahagia ku ",jawab Sin Yue Qing merapatkan diri kepada Chen Si Lei.
" Apakah kau tahu bahwa surat izin dari Huang ErNiang sudah datang kepada kita ?",Chen Si Lei menunjukkan surat restu dari Ibu Suri Ling untuk mereka bisa menikah sesuai keinginan mereka sendiri telah bisa di lakukan kapan saja dan di mana saja mereka inginkan.
"Wah benarkah ??", tanya Sin Yue Qing terharu.
"Ya aku berkata jujur kepada mu.Ini kau lihat dan baca sendiri surat izin dari ibu kita ", jawab Chen Si Lei memperlihatkan surat resmi Ibu Suri Ling kepada Sin Yue Qing.
Sin Yue Qing melihat dan membacanya, lalu ia ini menangis keras yang membuat Chen Si Lei terkejut sekali.
" Kenapa kau menangis ?", tanya Chen Si Lei memeluknya.
" Aku bahagia ", jawab gadis itu membuatnya tertawa.
" Kau ini benar-benar membuat ku khawatir karena aku kira kau kenapa ",kata Chen Si Lei mencium dahi gadis itu.
" Hmm maaf ,aku telah membuat mu khawatir .Aku hanya merasa bahagia di hari ulang tahun ku yang ke tujuh belas tahun yang akan jatuh pada tanggal lima belas bulan ini .Aku mendapatkan hadiah istimewa dari Huang ErNiang",gadis itu tersenyum di sela air mata haru.
"Shao Ning suka menangis, hmm kau juga suka menangis tetapi aku mencintai kalian berdua yang sangat suka sekali menangis dan makan enak ", Chen Si Lei menghapus air mata Sin Yue Qing dengan kecupan hangatnya.
"Karena kami sama - sama seorang wanita yang sangat mencintaimu dan kamu cintai ", jawab gadis itu membiarkannya melakukan sesuatu pada diri gadis itu.
__ADS_1
Keesokan harinya mereka berdua berjalan bersama Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti kembali ke jalan awal mereka datang ke gunung Hoa San dan bertemu dengan anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang lainnya dan juga Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin serta kuda -kuda mereka yang sudah menunggu mereka sejak awal mereka datang ke gunung Hoa San untuk mengunjungi Sekte Hoa San Pai.