
Saat matahari sudah mulai naik ke atas langit, sejumlah besar orang sudah mulai menempati tempat duduk mereka masing - masing dengan rapi dan begitu juga dengan para pihak penyelenggara acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang pun juga sudah hadir di atas panggung mereka semua dengan rapi.
Lalu tak lama kemudian, salah seorang dari anggota penyelenggaraan acara ini berdiri untuk membuka kata -kata sambutan seperti biasanya dan semua orang pun mulai memperhatikan setiap perkataan atau peraturan di dalam pertemuan tersebut.
"Selamat pagi dan Selamat datang kepada para hadirin sekalian yang sudah ada di puncak gunung Yan tercinta ini, saya selaku Wakil Ketua pihak penyelenggara acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan waktu para hadirin kepada kami. Sebelum acara dimulai kita bisa mengingat kembali tentang peraturan dari pertemuan kita ini adalah bahwa setiap Sekte harus menyediakan sekitar sepuluh orang wakilnya untuk maju ke atas panggung yang sudah di siapkan untuk memperlihatkan kepandaian yang hebat secara adil dan terbuka ,dan siapa yang menang dan kalah akan di lihat oleh semua orang yang hadir di tempat ini, begitulah seterusnya sampai ada satu pihak yang menang ,maka pihak itulah yang akan mengisi Sekte Penguasa yang baru di kawasan lembah sedang ini",kata Wakil Ketua pihak penyelenggara itu.
"Apakah kalian semua sudah mengerti ???!!", suara lantang dari Wakil pihak acara .
"Iya kami sudah mengerti dan silakan di mulai!!",sorak sorai para hadirin yang di tempat itu menjawab ramai.
"Baiklah tanpa perlu mengulur waktu lagi...Acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang di puncak gunung Yan dimulai !!!", kata Ketua pihak acara ini.
Rombongan dari Chen Si Lei yang duduk tenang dan nyaman di barisan paling belakang di bawah pohon rindang lebat, mereka semua menunggu untuk melihat Sekte manakah yang pertama kali maju untuk memperlihatkan ilmu silat mukjizat mereka miliki.
Dan. ...
Brrrrrrrrrrrrr !!
Seorang pria berwajah tampan hadir di atas panggung dan menunggu lawannya datang ke atas panggung.
"Wah Pendekar Alis Jingga Muda dari Sekte Naga Gunung Yan Barat telah hadir di atas panggung kita",kata Wakil Ketua pihak penyelenggara.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Seorang pria kurus dan berkumis tebal telah hadir di depan pria tampan itu dan semua orang tertarik untuk melihat dan mengetahui siapakah pria kurus itu ?
"Wah murid utama dari Sekte Merpati Barat telah hadir",kata Wakil Ketua acara.
"Baik sekarang silakan kedua belah pihak saling memberi hormat satu sama lain sebelum mulai bertanding",kata Ketua pihak penyelenggara tersebut.
Kedua orang pria yang akan bertanding saling memberi hormat satu sama lain, lalu mereka pun mulai bertanding seru di atas panggung.
Wuttttt !!
Plakkkk !!
Pendekar Alis Jingga Muda mengerahkan tenaga sakti untuk menghadapi murid utama Sekte Merpati Barat yang dengan cepat menyambut serangan tersebut.
Dessssssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak murid utama Sekte Merpati Barat tewas dalam serangan ini.
"Selamat untuk pertandingan pertama di menangkan oleh Pendekar Alis Jingga Muda dari Sekte Naga Langit Gunung Yan Barat",sorak sorai para hadirin itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Seorang pria tua sudah hadir di atas panggung acara ini dan kini mulai bersiap untuk bertanding melawan Pendekar Alis Jingga Muda.
"Aku Ketua Sekte Merpati Barat yang akan menghadapi mu Pendekar Alis Jingga Muda ",kata pria itu nada kasar sekali.
"Baiklah silakan maju",jawab Pendekar Alis Jingga Muda dari Sekte Naga Langit Gunung Yan Barat.
Wuttttt !!
Syuutttttttt !!
Mereka berdua saling berkelebat cepat sehingga semua orang yang berada di puncak gunung Yan terkagum-kagum pada kepandaian ginkang kedua orang itu.
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
Kakek Ketua Sekte Merpati Barat terlempar ke belakang oleh terjangan pukulan dari Pendekar Alis Jingga Muda dan tewas seketika itu juga.
"Silakan perwakilan dari Sekte lainnya",kata pihak penyelenggara pertemuan itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Seorang gadis muda telah hadir di atas panggung dan berhadapan dengan pria yang menjadi Pendekar Alis Jingga Muda.
"Dewi Gunung Yan Timur hadir ", kata semua orang terkagum-kagum pada gadis itu.
"Aku Xian Li memberi hormat kepada Pendekar Alis Jingga Muda dari Sekte Naga Langit Gunung Yan Barat",kata gadis muda itu menjura hormat kepada lawannya.
"Baik silakan Nona lebih dulu mulai daripada aku",kata pria itu membalas hormat.
Wuttttt !!
Mereka berdua bergerak cepat untuk melindungi diri mereka masing - masing dari pihak lawan masing - masing.
Plakkkkkk !!
Gadis itu sungguh hebat sekali memukul pria itu yang tercengang kaget sekali dengan ilmu sakti gadis itu.
Syuutttttttt !!
Pendekar Alis Jingga Muda berkelebat cepat untuk menghindari serangan maut dari gadis itu.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak kematian dari Pendekar Alis Jingga Muda dari Sekte Naga Langit Barat oleh ilmu mukjizat Dewi Gunung Yan Timur.
"Pertandingan kedua di menangkan oleh Dewi Gunung Yan Timur",kata Ketua dari penyelenggaraan tersebut .
Semua orang terkejut dengan ilmu sakti gadis itu yang hanya dengan beberapa jurus saja sudah bisa membunuh lawannya yang sakti.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Seorang pria tampan lain sudah berhadapan dengan gadis itu dengan ilmu silat Yang hebat sekali.
"Hei bukankah kau Pendekar Pisau Terbang dari Gunung Yan utara?",tanya gadis itu terkejut sekali.
"Betul sekali aku Pendekar Pisau Terbang dari Gunung Yan utara",jawab pria itu. .
"Apakah kau mau melawan ku?",tanya gadis itu nada halus.
"Iya untuk balas dendam atas kematian keluarga ku oleh Ayah mu yang seorang Adipati Yang di wilayah Gunung Yan Timur ",jawab pria itu marah.
"Semua karena keluarga mu adalah pengkhianat Kekaisaran Timur kami,jadi para keluarga mu pantas mati",kata gadis itu galak.
"Kalau begitu kau harus mati di tangan ku!!",hardik pria itu marah mengayunkan pisau untuk menghadapi gadis itu.
Wuttttt !!
Werrrrrrr !!
Cranggg !!
Gadis itu menggunakan ilmu pedang hebat untuk menghadapi serangan pisau terbang dari pria itu
Wuttttt !!
Syuutttttttt !!
Jlebbbb !!
"Aghhhhhh!!",teriak gadis itu tertusuk pisau terbang bergerak cepat dan mengenai kulit dada kiri gadis itu.
"Apakah kau sungguh tega untuk membunuh ku Kakak He?",tanya gadis itu .
"Iya !!",hardik pria itu marah mengayunkan pisau lagi ke dahi gadis yang di cintai.
Wuttttt !!
Cringgg !!
Pisau terbang pria itu terlempar jatuh ke tempat lain dan gadis itu terselamatkan nyawanya oleh seorang gadis cantik jelita lain yang tahu -tahu telah berada di atas panggung.
"Ketua Sekte Walet Biru juga hadir",kata Adipati Yun Fei tersenyum misterius pada gadis jelita itu.
"Gadis itu calon Bibi ku lagi kah ?",tanya Chen Si Lei nada menggoda sang paman.
"Hehe kau tahu saja maksud hatiku",jawab Adipati Yun Fei tertawa kecil.
"Pantas saja dia mau menolong ku saat kami ingin menyelamatkan jiwa warga desa ungu dari serangan maut burung Walet Hitam beberapa hari yang lalu",
"Iya lah karena Lan Yan adalah wanita yang baik",kata Adipati Yun Fei memuji .
Chen Si Lei tersenyum sendiri memandang pertandingan yang mulai panas dari kedua belah pihak yang sedang bertarung secara hebat melawan satu orang sakti di atas panggung itu, sedangkan Chen Si Lei masih belum turun tangan dan ikut berpartisipasi dalam pertandingan tersebut.
"Aku jauh lebih tertarik pada para pihak penyelenggara acara ini",kata Chen Si Lei yang sudah menentukan lawannya sendiri.
"Mereka semua adalah Sekte Naga Langit Gunung Yan Tengah yang di pimpin oleh seorang putri amat luar biasa cantik jelita yang bernama Putri Zhuang Lin Zi yang berada di tengah barisan para pihak penyelenggara",kata Adipati Yun Fei.
"Aha seorang putri rupanya. Paduka kita bisa mudah menaklukkan nya dengan pesona alami ciptaan Tuhan untuk Paduka kita",kata Kasim Chang Sin jahil.
"Kasim Chang Sin kau makan saja dan jangan banyak bicara",kata Chen Si Lei.
Kasim Chang Sin langsung diam dan patuh pada Chen Si Lei karena takut kalau Chen Si Lei tidak mau di rias olehnya.
Sementara itu di atas panggung acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang,kedua orang masih bertarung dengan sengit melawan musuh mereka masing - masing secara hebat dan lihai sehingga semua orang ingin sekali tahu siapa menang selanjutnya ?.
Wuttttt !!
Jlebbbb !!
Pendekar Pisau Terbang berkelebat cepat melemparkan pisau tepat mengenai si gadis Dewi Gunung Yan Timur yang tewas.
"Kurang ajar kau bunuh sahabatku yang sedang mengandung anak mu sendiri di luar pengetahuan mu!!",hardik Lan Yan Ketua Sekte Walet Biru marah.
"Apa kau bilang Xian Li sedang mengandung anak ku??",
"Iya dan hanya aku seorang yang mengetahui hal ini ,dia sangat mencintai kamu setulus hatinya, dia terpaksa melawan mu karena perintah ayahnya",jawab Lan Yan .
"Xian Li. ..!!",jerit tangis Pendekar Pisau Terbang memeluk jasad kekasihnya yang di bunuh nya sendiri.
"Percuma kau menyesali perbuatan mu karena Xian Li sudah meninggal dunia di bunuh oleh mu sendiri yaitu kekasihnya tercinta",kata Lan Yan sudah muak pada kepalsuan cinta kedua orang itu.
"Kau bunuhlah aku untuk menebus dosaku terhadap Xian Li",pinta pria itu.
"Aku tidak bisa membunuh mu karena aku sudah berjanji kepada Xian Li agar aku memaafkanmu dan membantu mu menghadapi keluarganya yang bertentangan dengan mu ",jawab Lan Yan berlutut di dekat Pendekar Pisau Terbang.
"Lan Yan kau memang seorang gadis yang baik hati",kata Adipati Yun Fei hangat.
"Ahh Pendekar Rubah Emas Sakti yang sudah berada di atas panggung kita ini!!"
Suara senang sekali dari pihak penyelenggara acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang ini melihat hadirnya Adipati Yun Fei.
__ADS_1
"Kakak Yun Fei ", kata Lan Yan menerima uluran tangan Adipati Yun Fei untuk dia berdiri di dekat Adipati Yun Fei.
"Baik sekarang ,siapa yang akan bertanding di atas panggung ini?",tanya pria dari wakil pihak penyelenggara acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang ini.
Brrrrrrrrrrrrr !!
"Aku Ketua Sekte Tikus Merah Sakti",jawab seorang pria kumis tebal lain .
"Bagus sekali dan lawan mu adalah aku Sekte Kun Lun Pai ",kata Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai sudah berhadapan dengan musuhnya.
Kini semua orang menjadi tegang karena akan ada sebuah pertandingan seru di atas panggung acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang ,dan Chen Si Lei lebih sibuk dengan urusan makan santai sambil menunggu gilirannya setelah Ketua Sekte Kun Lun Pai selesaikan urusannya dengan para kaum sesat tikus itu.
"Kalian semua yang berada di atas panggung ,mundurlah",kata gadis cantik jelita di samping Putri Zhuang Lin Zi.
"Ayo kita mundur ",kata Adipati Yun Fei memeluk kekasihnya, lalu berkelebat dari atas panggung dan di ikuti oleh Pendekar Pisau Terbang yang sudah bawa jasad kekasihnya pergi dari tempat itu.
Wuttttt !!
Plakkkk !!
Dessssssss !!
Ketua Sekte Tikus Merah Sakti menerjang maju dan memukul Ketua Sekte Kun Lun Pai yang sudah mengerahkan tenaga sakti Kun Lun Pai yang hebat sehingga Ketua Sekte Tikus Merah Sakti terkejut.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Ketua Sekte Kun Lun Pai melompat secara hebat menghantam hancur musuhnya yang sakti yang langsung tewas.
"Ya pertandingan ketiga di menangkan oleh Ketua Sekte Kun Lun Pai", kata gadis cantik jelita itu lagi.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Selanjutnya Ketua Sekte Kun Lun Pai berhadapan dengan para Sekte lainnya dan tentunya di menangkan oleh pihak Kun Lun Pai selama sepuluh kali pertandingan dan sampai hadirnya seorang tua renta bertubuh gemuk yang membawa rantai kapal untuk menghadapi Ketua Sekte Kun Lun Pai ini.
"Wah Raja Barbar Gunung Yan Barat telah hadir",kata semua orang terkejut.
"Ayah cukup jangan membunuh orang lagi ", kata gadis kecil cantik jelita berlari ke arah panggung.
"Hua Erl ", kata Chen Si Lei terkejut sekali melihat gadis kecil tunangan ter muda di tempat ini.
"Siapa gadis kecil itu Paduka ?", tanya Ah Tao tertarik pada gadis kecil itu.
"Dia Selir ter muda ku",jawab Chen Si Lei cepat sebelum Ah Tao mengambil gadis itu darinya.
"Wah Nyonya Muda baru rupanya",kata Kasim Chang Sin sudah melihat tanda di atas kepala gadis kecil itu.
Ah Tao menghela napas kalah lagi, pertama Jing Yi sudah di nikahi oleh Adipati Yun Fei dan sekarang gadis incaran barunya sudah ada yang punya yaitu Chen Si Lei.
"Ah aku harus mencari dan menemukan gadis yang belum di kuasai oleh mereka berdua",kata Ah Tao dalam hatinya.
"Pu Tui ", kata Ah Tao melirik ke arah Pu Tui yang ternyata ikut serta rombongan mereka dengan menyamar sebagai seorang pria muda.
"Pu Tui milik ku ", desis Tse Tu meraih tangan Pu Tui untuk pindah duduk dari Ah Tao pindah ke sisi lain dekat dengan Ning Yi.
"Ning Yi ", suara halus dari samping kiri.
"Ah Li",kata Ning Yi senang sekali melihat kekasihnya lagi.
Selain Chen Li juga ada Chen Song dan Chen Lun bersama dengan tunangan dari mereka masing - masing,dan juga ada Pendekar Iblis Selatan nama Chen Ming San dan Luo Luo istrinya juga ada di barisan dekat mereka semua secara tidak sengaja.
"Kalian ", kata Chen Si Lei senang sekali jumpa keluarga kandung nya kembali.
"Uhh gagal lagi",kata Ah Tao dalam hatinya sedih sekali.
Pertandingan antara Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai yang berhadapan dengan Raja Barbar Gunung Yan Barat masih berlanjut dengan hebat dan belum ada yang menang dan kalah, karena keduanya sangat hebat dan lihai sehingga para kaum persilatan yang berada di puncak gunung Yan pun menjadi lebih menarik daripada pertandingan yang sebelumnya.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Raja Barbar Gunung Yan Barat sangat hebat sehingga Ketua Sekte Kun Lun Pai di desak hebat oleh hawa mukjizat dari telapak tangan Raja Barbar itu.
"Suhu !!", teriak Ah Tao dan beberapa orang murid Sekte Kun Lun Pai turut cemas.
"Tahan jangan kalian semua ikut campur tangan dalam pertandingan seimbang ini",kata Chen Si Lei mencegah para murid Sekte Kun Lun Pai ikut membantu guru mereka yang sedang bertanding secara adil itu.
"Tapi Suhu kami akan dalam bahaya",kata Ah Tao membantah.
"Berbahaya atau tidak, pertandingan yang adil harus di taati oleh kalian semua di dalam dunia persilatan ada peraturannya",kata Chen Si Lei tegas kepada mereka semua.
"Anda hanya membela ayah mertua Anda saja dan tidak membela Guru kami",
"Hei kau jangan bicara sembarangan terhadap adik kami ya",kata Chen Song.
"Kau siapakah ?",tanya Ah Tao marah di tegur oleh Chen Song.
"Aku putra Pendekar Naga Emas Sakti Selatan",jawab Chen Song tersenyum .
Semua orang terkejut dengan pernyataan Chen Song ini sehingga semua orang menatap ke barisan belakang ,dan mereka semua bisa melihat Pendekar Rajawali Emas Sakti berada di sana, maka Chen Si Lei pun terpaksa harus menyapa para hadirin di tempat itu.
"Koko Lei Lei !!", teriak Hua Erl bahagia berlari ke arah barisan bangku belakang.
"Hua Erl ",sahut Chen Si Lei melebarkan lengannya untuk gadis kecil itu masuk ke dalam pelukan nya.
"Kakak jangan sakiti dia",kata Putri Zhuang Lin Zi berkelebat cepat ke arah Chen Si Lei dan melindunginya.
"Zhuang Lin Zi kau jangan membuat ku malu dengan ulah mu..Cepat pergi dari situ!!",perintah Putri Zhuang Shiang tegas dan keras kepada adiknya.
"Siapa yang berbuat malu pada mu?Pokoknya siapa pun dilarang mengganggu Pendekar Rajawali Emas Sakti ku!!",hardik gadis itu lebih garang daripada kakak nya.
"Terimakasih banyak Tuan Putri Zhuang Lin Zi yang baik tapi kau tenang saja aku tidak takut pada tantangan dari kakak mu itu",kata Chen Si Lei lembut .
Putri Zhuang Lin Zi sudah pernah melihat Chen Si Lei saat pemuda itu terjatuh ke dalam air sungai di jalur ke empat dan sejak itu gadis itu telah jatuh cinta kepada Chen Si Lei yang tidak pernah tahu akan kehadiran Putri Zhuang Lin Zi di lembah kaki gunung Yan dekat Markas Besar Sekte Tikus Sakti.
Kini Putri Zhuang Lin Zi yang sudah tahu bahwa Pendekar Rajawali Emas Sakti di tempat ini, maka gadis itu cepat menemui pujaan hatinya sehingga gadis itu bisa melakukan hal yang bertentangan dengan Kakaknya sendiri, yaitu Putri Zhuang Shiang Sang Penguasa Gunung Yan Utara.
"Aku tahu kau sangat hebat tetapi kau harus hati - hati terhadap Kakakku itu",
"Iya aku tahu terimakasih atas perhatian mu kepada ku",jawab Chen Si Lei halus.
"Koko Lei Lei dia benar kamu harus hati - hati",kata Hua Erl memegang wajahnya.
"Iya Hua Erl ", kata Chen Si Lei mendudukkan gadis itu di sisi Kasim Chang Sin.
Brrrrrrrrrrrrr! !
Chen Si Lei sudah lenyap dari tempat itu dan tiba di atas panggung serta melihat bahwa Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai sudah sangat kewalahan menghadapi Si Raja Barbar Gunung Yan Barat sehingga Chen Si Lei harus melerai pertandingan tersebut untuk bersikap adil kepada semua pihaknya.
"Menantu ku..!!",teriak Raja Barbar Gunung Yan Barat senang sekali .
"Ayah mertua tolong berdamai dengan Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai",
"Baik aku turuti ",kata Raja Barbar Gunung Yan Barat sangat menghormati Chen Si Lei Sang Pendekar Rajawali Emas Sakti yang menjadi menantunya itu.
"Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai ber damailah dengan ayah mertua ku",kata Chen Si Lei nada halus tapi memerintahkannya untuk damai.
"Baik hamba patuh pada Paduka",kata Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Putri Zhuang Shiang sudah menghadapi Chen Si Lei secara langsung berhadapan di atas panggung acara pertemuan para penguasa dari lembah sedang ini.
"Silakan kau duluan untuk maju",kata Chen Si Lei menjura hormat kepada gadis itu.
"Baik kau lihat tantangan ku ini untuk mu",kata Putri Zhuang Shiang menerjang ke arah Chen Si Lei dengan hebat.
Wuttttt !!
"Hei dimana kau ??", tanya gadis itu bingung karena Chen Si Lei lenyap dari depan nya.
"Aku disini",jawab Chen Si Lei menukik cepat mengerahkan tenaga sakti mukjizat piramida sakti.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Syuutttttttt !!
Putri Zhuang Shiang berhasil menghindari serangan maut dari Chen Si Lei secara cepat menggunakan ginkang.
Tapi Chen Si Lei menggunakan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik yang lihai sehingga gadis itu harus menggunakan ilmu pukulan hawa sakti gunung Yan di tangan kiri dan hawa sakti bunga ungu di tangan kanan untuk menghadapi Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak gadis itu terjatuh dari atas panggung dalam keadaan terluka di dalam dadanya.
"Rupanya kau yang sudah membunuh orang -orang ku di sepanjang jalan aku ke tempat ini",kata Chen Si Lei marah sekali terhadap gadis sejelita ini tetapi sangat keji.
"Iya aku ",jawab gadis itu tidak takut mati.
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak gunung Ling untuk membunuh gadis itu dengan sekali pukul.
Prakkk !!
Putri Zhuang Shiang tewas dalam keadaan mengerikan oleh Chen Si Lei Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sudah marah sekali.
"Mereka semua juga harus mati ! ! ",teriak Pendekar Pisau Terbang berkelebat dari arah lain.
Sejumlah orang yang berada di sana pun sudah mulai bergerak untuk bertarung dengan sengit melawan musuh mereka masing - masing.
Cranggg !!
Pedang Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam pasukan keamanan dan keselamatan Putri Zhuang Shiang dengan cepat dan ganas.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan musuh sesat tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei yang sudah mengetahui bahwa merekalah yang sudah melakukan hal kejam terhadap semua orang nya sejak awal Chen Si Lei mendaki gunung Yan.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang yang mengeroyok para murid Sekte Kun Lun Pai di tempat duduk.
__ADS_1
Werrrrrrr !!
Bressssss !!
Serangan maut dari wakil ketua pihak penyelenggara pertemuan para penguasa dari lembah sedang telah hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
"Lei Lei bunuh dia karena dia adalah seorang penasihat Pangeran Phing Zi",suara Adipati Yun Fei menggeledah memberitahu Chen Si Lei.
"Iya Paman ", jawab Chen Si Lei halus pada paman nya itu.
"Dia sungguh mengagumkan sekali ", kata Lan Yan sedang asyik bersama Adipati Yun Fei di tempat lain tetapi mereka berdua bisa mendengarkan pertempuran itu.
"Tentu saja keponakan ku sangat hebat",kata Adipati Yun Fei membanggakan diri keponakannya itu terhadap gadis yang kini menjadi Nyonya Muda Keempat.
Pertempuran di dalam arena pertemuan para penguasa dari lembah sedang ini ,masih banyak yang belum berakhir karena mereka tidak ada yang mau mengalah satu sama lain, dan para rombongan dari Chen Si Lei masih bertarung melawan pasukan musuh sesat yang tergabung dalam kelompok bersih dan lainnya.
Wuttttt!!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Kakek Raja Iblis Barat yang mengamuk ganas menghadapi musuh yang berjumlah sekitar lima puluh orang.
Wuttttt!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Raja Barbar Gunung Yan Barat mengamuk ganas membabat habis kepala musuh secara kejam.
Wushhh !!
Bressssss !!
Putri Zhuang Lin Zi berkelebat cepat menghantam beberapa orang yang kini jadi musuhnya.
"Putri Zhuang Lin Zi kenapa kau memihak kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti dan membabat habis kami sahabat mu??!!!",hardik salah seorang dari anggota Sekte Sesat Walet Hitam.
"Karena aku sudah sadar bahwa kalian bukan sahabatku melainkan musuhku yang sudah menghancurkan Kekaisaran Zhuang !!",hardik Putri Zhuang Lin Zi.
"Dasar anak haram yang sudah berani menyerang keluarganya sendiri!!",seorang wanita ganas menyerang Putri Zhuang Lin Zi.
"Wanita hina ternyata kau masih hidup!!",hardik sejumlah orang menyerang Putri Zhuang Lin Zi.
Wushhh !!!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pengeroyok Putri Zhuang Lin Zi yang sudah tewas oleh ilmu mukjizat lembah obat dari Hua Erl lakukan terhadap mereka semua.
"Nyonya Muda Hua Erl jangan ikut campur, nanti Anda celaka dan hamba akan di hukum mati oleh Paduka",kata Kasim Chang Sin memohon kepada Hua Erl yang di jaga olehnya atas perintah Chen Si Lei.
"Iya Kasim Chang Sin", jawab gadis cantik jelita itu patuh.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Ning Yi membabat habis kepala musuh dari arah berlawanan dengan Ah Tao dan berhasil menyelamatkan pria itu dari kematian.
Wushhh !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!!!!!
Trangggggg !!!!!!!!!!!!!!!
Keluarga Chen menghadapi sejumlah orang musuh sakti dengan cepat dan tepat sehingga sejumlah orang musuh sakti terdesak oleh mereka.
Wuttttt !!
Bressssss !!!!!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mereka yang bersatu.
Wushhh !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Putri Zhuang Lin Zi menangkis serangan senjata tajam para musuh dari tiga arah sehingga gadis itu harus cerdas dan lihai.
Syutttttttttt !!
Trangggggg !!
Crakkkkkk !!
"Aghhhhh !!", teriak salah seorang dari anggota musuh tewas terpotong oleh Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat membantu gadis itu usai membunuh seorang anggota dari Pangeran Phing Zi.
Wushhh!!!!
Singggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang melawan pasukan musuh sesat yang menggunakan senjata tajam berupa gunting dengan lihai .
Syutttttttttt !!
Crakkkkkk !!
"Aghhhhhh !!", teriak salah seorang dari anggota musuh tewas hancur ter gunting oleh Chen Si Lei secara cepat melemparkan gunting ke arah musuh.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Crakkkkkk !!
"Aghhhhhh !!", teriak wanita sakti yang mengeroyok Putri Zhuang Lin Zi di potong oleh Chen Si Lei menggunakan gunting dari rampasan musuh lain.
"Matilah kalian semua !!", hardik Chen Si Lei menggerakkan gunting sesuka hati dan sejumlah orang musuh terpotong -potong oleh Chen Si Lei.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
"Tolongggg ampunilah nyawa ku",kata Putri Zhuang Lin Zi memelas takut kepada Chen Si Lei.
"Aku harus membunuh mu karena kau sudah membunuh dua orang selir ku",kata Chen Si Lei berkilat marah dan sadis.
Crakkkkkk !!
"Aghhhhhh!!", teriak Putri Zhuang Lin Zi terpotong kedua badan nya oleh gunting di tangan Chen Si Lei.
"Senjata yang bagus untuk lebih mudah menghancurkan musuh",kata Chen Si Lei memandang gunting warna emas sakti itu.
"Itu pusaka Kekaisaran Zhuang berada di bawah gunung Yan ini",kata Raja Iblis Barat sudah menyelesaikan tugas dengan cepat.
"Ya sudah kita rapikan tempat ini ,lalu kita berkumpul bersama Paman Adipati di hutan sepuluh jalur untuk menuju jalur ke delapan dari gunung Yan ini",kata Chen Si Lei sudah berada di dekat Hua Erl.
"Raja Barbar Gunung Yan Barat ku beri kau gelar Penguasa Lembah Sedang mulai saat ini",kata Chen Si Lei memberikan bendera Kekaisaran Tang kepada Raja itu.
"Siap Paduka hamba laksanakan",jawab Raja Barbar Gunung Yan Barat.
"Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai masalah di sini sudah selesai, maka sudah tiba waktunya kita berpisah di sini",kata Chen Si Lei memberikan pusaka milik Sekte Kun Lun Pai kepada Kakek itu.
"Terimakasih banyak Paduka ", jawab Kakek Ketua Sekte Kun Lun Pai .
"Koko Lei Lei ",panggil Hua Erl.
"Hua Erl aku akan menunggu mu hingga kau cukup usia untuk ikut bersama ku di Ibukota Kekaisaran Tang",kata Chen Si Lei bersujud kepada Hua Erl untuk bisa di peluk oleh gadis kecil itu.
"Iya aku tahu tapi aku tak mau berpisah dengan mu",kata Hua Erl menangis.
"Paduka dua tahun lagi Hua Erl akan berusia lima belas tahun dan aku pasti akan mengantarkannya kepada Anda di Istana Kekaisaran Tang",kata Raja Barbar itu.
"Baik aku tunggu kedatangan Hua Erl ke dalam Istana ku dua tahun lagi",Chen Si Lei sudah berdiri kembali dan membelai lembut rambut Hua Erl.
"Sekarang kami pergi dulu",kata Chen Si Lei melambaikan tangan kepada mereka.
Setelah itu rombongan dari Chen Si Lei menemui Adipati Yun Fei dan kekasih baru nya di pintu jalur delapan, dan mereka berjumpa dengan Pendekar Pisau Terbang yang rupanya ingin bergabung di dalam anggota Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.
"Paduka izinkan hamba menjadi seorang pengikut setia Anda",kata pria itu sudah bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Lei Lei kami juga akan ikut bersama mu karena kami belum juga menemukan dia di setiap tempat atau daerah yang kami datangi",kata Chen Ming San dan Luo Luo serta Chen Song dan Nian Yu serta Chen Lun dan Nian Chi juga Chen Li .
"Baiklah aku terima kau menjadi seorang Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti di sisi ku",kata Chen Si Lei memberikan tanda Kumbang Rajawali Emas Sakti di atas rambut Pendekar Pisau Terbang.
"Terimakasih banyak Paduka ", kata Pendekar Pisau Terbang yang bernama Heng Du Fei.
"Mari masuk ke jalur nomor delapan ", kata Adipati Yun Fei berjalan di depan.
__ADS_1