
Di tengah perasaan hati yang sedang kalut serta perasaan yang pedih sekali yang membuat Pangeran Muda Tang Si Kong memutuskan untuk pergi dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung untuk menghilangkan rasa sakit pada hatinya ini dan ia memilih melakukan pelayaran mengarungi lautan luas menuju ke suatu tempat yang ingin sekali ia kunjungi, yaitu Pulau Persik.
" Sebaiknya aku menetap di Pulau Persik bersama ketiga orang adikku yang jadi tiga orang pertapa suci di sana untuk selamanya ", Kata Pangeran Muda Tang Si Kong seraya memandangi lautan di atas perahu kecilnya.
Tetapi sebuah badai menerjang perahunya hingga hancur dan ia pun terjatuh ke dalam air laut timur dan nyaris tenggelam bila tidak ada seorang gadis remaja berusia lima belas tahun yang amat cantik jelita sekali yang sangat pandai dalam hal berenang dan akhirnya ia pun terselamatkan.
Begitu Pangeran Muda Tang Si Kong tersadar kembali dari pingsan nya, ia segera mencari tahu keberadaan dirinya di dalam rumah sederhana di tengah pulau kecil yang berbeda dengan Pulau Persik yang ingin ia kunjungi untuk masa depannya yang sudah tidak ia pikirkan lagi usai segala yang ia miliki telah hilang darinya.
" Ah di manakah aku berada sekarang ini? ",Tanya Pangeran Muda Tang Si Kong mengedarkan pandangan mata ke seluruh kamar tidur itu. Ia tampak bingung dan ia di kejutkan dengan adanya seorang gadis remaja membawakan makanan dan minuman di atas nampan dan menghampirinya.
" Ah siapakah kau, Nona ?", Tanya Pangeran Muda Tang Si Kong menggunakan bahasa isyarat tangan.
" Jangan khawatir kau berada di pulau bunga plum dan namaku adalah Xue Qing ",Jawab gadis itu tersenyum ramah sekali kepada Pangeran Muda Tang Si Kong.
" Ah Pulau bunga plum .Ahh maaf atas kelancangan ku yang sudah berani sekali datang ke pulau mu ini ",Kata Pangeran Muda Tang Si Kong menunduk sedih.
" Kau tidak perlu minta maaf karena aku lah yang sudah membawa mu ke pulau ku sendiri ",Jawab Putri Xue Qing gadis yang tinggal di Pulau bunga plum sejak gadis itu kecil hingga saat ini, ia masih berada di pulau nya.
" Hmm tapi aku harus meminta izin kepada orangtua mu atau keluarga mu karena aku sudah datang ke pulau bunga plum mu ini",Kata Pangeran Muda Tang Si Kong sopan menggunakan bahasa isyarat tangan.
" Tenang saja karena aku tinggal sendiri di Pulau Bunga Plum dan aku sangat senang sekali bisa bertemu manusia lain di pulau terpencil ini ",Kata Putri Xue Qing tersenyum ramah sekali kepada Pangeran Muda Tang Si Kong yang berdebar kencang jantungnya terpesona dengan kecantikan serta kebaikan hati gadis itu.
Demikianlah sejak hari itu Pangeran Muda Tang Si Kong akhirnya menetap di Pulau Bunga Plum.
" Lalu di manakah orangtua mu dan siapakah orangtua mu itu?",Tanya Pangeran Muda Tang Si Kong yang semakin hari semakin menyukai gadis itu.
__ADS_1
"Aku sudah tidak punya orangtua sejak aku berusia sepuluh tahun dan mereka berdua adalah sepasang Pendekar Besar yang bernama Xue Han Le dan Lu Ru Ping .Lalu kamu siapakah?",
"Oh aku juga sama sudah tidak punya orang tua lagi sejak sepuluh tahun yang lalu dan namaku Tang Si Kong usia ku sudah tiga puluh lima tahun ",Jawab Tang Si Kong menggunakan bahasa isyarat tangan.
" Oh apakah kamu sudah menikah dan memiliki istri dan anak ?", Tanya Putri Xue Qing yang duduk di hadapan Tang Si Kong.
" Aku sudah pernah menikah tapi aku juga sudah bercerai dengan istri ku .Aku tidak bisa memberikan anak kepada istriku juga aku tidak bisa memberikan cucu untuk mendiang ayah dan ibu ku ,aku sungguh seorang pria yang tidak berguna bagi leluhur ku yang sangat besar di dunia ", Jawab Pangeran Muda Tang Si Kong semakin sedih.
Putri Xue Qing merasa iba terhadap Tang Si Kong, maka ia menggenggam tangan pria di hadapannya itu.
" Jangan berkata kalau kamu tidak berguna, jika kau belum mencobanya untuk kedua kalinya di dalam kehidupan mu ",Kata gadis itu dengan tulus hati kepada Tang Si Kong.
" Bagaimana rasanya untuk aku mencoba untuk kedua kalinya ?Aku ini mandul dan aku terkutuk untuk tidak akan pernah bisa memberikan manfaat bagi Dinasti Tang Agung yang sudah ayahku percayakan kepada ku ",Kata Pangeran Muda Tang Si Kong melepaskan genggaman tangan Putri Xue Qing dan menjauhinya.
" Aku bersedia untuk menjadi tes percobaan mu untuk kau bisa memberikan anak untuk ku dan kau pun bisa memberikan manfaat bagi Kekaisaran Tang Agung mu sesuai keinginan orangtua mu ",Kata gadis itu dengan sangat tulus sekali.
Pangeran Muda Tang Si Kong menunduk menatap wajah gadis yang menatapnya juga dan ia mendapat kepercayaan diri yang tinggi terhadap gadis itu.
" Ya baiklah, terimakasih atas kebaikan mu kepada ku. Aku mau mencobanya dulu dengan cara yang baik untuk mu ,yaitu aku akan menikah dengan mu jika kau bisa hamil dan melahirkan anak untuk ku ", Jawab Tang Si Kong dari tatapan matanya menatap Xue Qing.
Lalu Pangeran Muda Tang Si Kong menggendong Xue Qing untuk di baringkan di atas tempat tidur dalam kamar tidur di pulau bunga plum dan menjadikan gadis itu sebagai seorang istri barunya secara lisan lahir dan batin untuk percobaan dia yang menolak untuk divonis mandul oleh semua orang di Istana Kekaisaran Tang Agung.
Dan satu bulan kemudian.
Xue Qing merasa mual dan muntah setiap pagi dan sore hari serta menunjukkan tanda -tanda kehamilan telah hadir di dalam rahimnya yang membuat perasaan hati Pangeran Muda Tang Si Kong bahagia sekali bahwa dia bukanlah seorang pria mandul.
__ADS_1
" Aku bukan pria yang tidak bisa memberikan keturunan kepada istriku, buktinya aku bisa membuat mu hamil anakku. Semua orang di Istana Kekaisaran Tang Agung semuanya bohong. Aku sangat berguna bagi Kekaisaran Tang Agung ", Kata Tang Si Kong menatap istrinya.
" Ya kau benar sekali, kau tunggu saja sampai anak mu lahir dan besar, mereka pasti akan terdiam untuk selamanya ", Jawab Putri Xue Qing membelai lembut perutnya sendiri.
Delapan bulan kemudian.
Xue Qing berhasil melahirkan seorang anak laki-laki pertama untuk Tang Si Kong yang bersorak gembira sekali dengan keberhasilan yang ia peroleh dari istrinya itu.
" Xue Qing terimakasih karena kau sudah memberikan ku seorang anak laki-laki pertama yang sangat tampan dan sehat ",kata Tang Si Kong berulang kali ia cium istrinya untuk menyatakan perasaan hatinya yang bahagia.
" Iya sayang sama -sama, aku juga sangat bahagia sekali bisa memberikan mu seorang anak laki-laki yang sangat tampan dan sehat seperti ayah mu",Jawab Putri Xue Qing tersenyum lembut sekali kepada Tang Si Kong.
Dua tahun kemudian.
Tang Si Kong dan istrinya membawa pulang putra mereka yang di berinama Tang Yue Lei ke Istana Kekaisaran Tang Agung bertepatan dengan hari penentuan untuk pengganti dirinya sebagai seorang Kaisar Tang Agung yang baru yang sesuai dengan kebijakan pemerintahan Kekaisaran Tang Agung.
" Huang Nainai ,aku datang untuk menyatakan pendapat ku untuk pemilihan Kaisar Tang Agung yang baru sebagai seorang pengganti diriku, yaitu putraku ini yang bernama Tang Yue Lei ", Kata Tang Si Kong menggunakan bahasa isyarat tangan kepada Ibu Suri Wen Li Sa dan semua pihak pemerintahan Kekaisaran Tang Agung di Balairung utama Kekaisaran Tang Agung.
Ibu Suri Wen Li Sa terpana melihat Tang Yue Lei cucu buyut nya yang di lahirkan oleh Tang Si Kong dan istrinya itu benar-benar mirip dengan Tang Si Lei kecil yang pernah ia ingat di Pulau Persik kesayangannya itu.
" Kau sungguh mirip kakek mu ,cucu buyut ku ", Kata Wen Li Sa memanggil anak kecil itu dan memeluknya.
" Ibu Suri Wen Li Sa kami semua sangat menyetujui untuk Pangeran Muda Kecil Tang Yue Lei menjadi Kaisar Tang Agung yang baru untuk Kekaisaran Tang Agung kita ", Kata semua orang di dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung serentak.
" Baiklah aku serahkan tahta Kekaisaran Tang Agung untuk Pangeran Muda Kecil Tang Yue Lei sebagai Kaisar Tang Agung generasi muda yang baru ", Perintah Ibu Suri Wen Li Sa memberikan mahkota Kaisar Tang Agung kepada Tang Yue Lei di usia tiga tahun.
__ADS_1