
Hutan Dua Puluh Tiga Bambu Runcing.
Rombongan Chen Si Lei mulai masuk ke dalam hutan yang berkabut yang sangat mengandung hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka semua yang juga telah di amati oleh para pasukan Sekte Sesat gabungan yang sudah mengintai mereka sejak awal mereka datang ke hutan dua puluh tiga bambu runcing.
Chen Si Lei mendengar suara bambu runcing berjatuhan ke arah mereka dengan posisi miring dan kini bambu -bambu runcing itu meluncur bagaikan anak panah terbang ke arah Chen Si Lei dan kawan-kawan nya sampai mereka harus lompat dengan cepat .
Tetapi ...
Werrrrrrr !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
"Aghhhhhh !!", teriak anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti tewas terkena tusukan bambu runcing yang tembus pada perut mereka.
Werrrrrrr !!
Crakkkkkk !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis bambu yang meluncur ke arah nya.
Werrrrrrr !!
Bressssss !!
Chen Si Lei menggunakan kipas menghantam hancur sejumlah bambu runcing yang meluncur ke arah nya.
Tapi sebuah tombak berderet rapi meluncur dari samping Chen Si Lei di ikuti oleh serangan ribuan belati ke arah depan dan belakang Chen Si Lei serta sebuah pisau bermata dua meluncur dari atas Chen Si Lei yang terkejut sekali karena serangan maut dari berbagai penjuru arah meluncur kepadanya.
"Paduka awas..!!",teriak salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti melompat melindungi Chen Si Lei dan terbunuh oleh serangan maut tersebut.
Jlebbbb !!
Chen Si Lei melompat sekaligus menghantam hancur serangan maut dengan ilmu mukjizat Gunung Baodingsan.
Wuttttt !!
Brussshhhhh !!
Bruakkk !!
Jlebbbb !!
"Agh !!",pekik Chen Si Lei tertusuk belati pada lengannya.
"Paduka ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terkejut sekali melihat Chen Si Lei tertusuk belati.
"Aku tidak apa-apa ", jawab Chen Si Lei melihat ada sejumlah senjata rahasia lain meluncur ke arah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan ganas sekali sehingga Chen Si Lei menggerakkan kipas menghantam hancur senjata rahasia tersebut dengan cepat sekali.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Chen Si Lei.
Namun Chen Si Lei muntah darah segar karena serangan hawa racun belati yang menusuk lengannya.
"Paduka. ..!!",teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kaget sekali karena Chen Si Lei muntah darah segar dari mulutnya.
"Wu Sin Hao pergi dari sini dan selamatkan dirimu sendiri ", kata Chen Si Lei yang tahu akan ada musuh hebat untuk menghabisi dirinya di saat ia sudah keracunan parah.
"Tidak! ! Hamba tidak akan pernah meninggalkan Paduka sendirian !!", teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bersikeras untuk membantu Chen Si Lei sampai mati.
Kini serangan lain berkelebat cepat melayang ke arah Chen Si Lei dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan ilmu pedang mukjizat sesat yang luar biasa hebat sekali sehingga Chen Si Lei mendorong Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao keluar dari hutan dua puluh tiga bambu runcing untuk menyelamatkan diri Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
"Pergi. ..!!",perintah Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang melihat bahwa sebuah samurai warna hitam memiliki hawa sesat berbahaya meluncur ke leher Chen Si Lei.
"Tidak !!!", teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
Tetapi. ..
Singggggg !!
Brussshhhhh !!
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", teriak orang yang ingin memenggal kepala Chen Si Lei tewas oleh meteor yang berasal dari langit menghantam hancur orang itu.
Dan,Chen Si Lei terselamatkan dari kematian tetapi Chen Si Lei pingsan dan koma ,Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melompat menolong Chen Si Lei yang terlihat sudah tewas oleh musuh.
"Paduka ", panggil Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sedih sekali karena dia mengira bahwa Chen Si Lei sudah meninggal dunia.
"Wu Sin Hao. .!!",teriak para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti yang sudah tiba di tempat itu.
"Apa yang sudah telah terjadi kepada Paduka Kaisar Tang Agung kita ?",tanya Raja Iblis Barat mengguncang tubuh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melihat Chen Si Lei penuh darah dari tubuhnya.
"Beliau sudah mangkat ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menangis sedih.
"Tidak !!!Aku tidak percaya bahwa Paduka Kaisar Tang Agung mangkat !!", teriak Raja Iblis Barat dan kawan-kawan nya.
Lalu sekelompok orang berpakaian ninja berkelebat cepat datang mengurung para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dengan sikap garang sekali.
"Hahahaha hahahaha Chen Si Lei sudah mati .Sekarang kalian juga harus mati di tangan kami!!",hardik pria tua sadis yang memimpin para pasukan musuh sesat itu.
"Jaga jasad Paduka Kaisar Tang Agung dengan baik. Aku yang akan menghabisi mereka untuk membalaskan dendam atas kematian Paduka Kaisar Tang Agung kepada mereka!!",perintah Raja Iblis Barat kepada para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti yang menyerahkan Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang menjaganya.
"Baiklah kami akan memberikan pelayanan terbaik kami untuk dinasti Tang Agung dan Kaisar Tang Agung !!", Lauw Yi Chen dan para sahabatnya bersumpah untuk mati bersama Chen Si Lei dan Raja Iblis Barat.
Werrrrrrr !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menangkis serangan maut dari berbagai samurai sesat dengan kehebatan mereka masing - masing yang mengejutkan hati para lawan mereka yang segera terdesak hebat oleh ilmu mukjizat Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.
"Serbuuuuu !!",teriak sejumlah orang dari Sekte kaum bersih tingkat tinggi tiba di hutan dua puluh tiga bambu runcing untuk membantu para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti menghabisi para pasukan musuh.
Wushhh !!
Cranggg !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menangkis pedang milik wakil ketua Sekte Sesat Cobra Darah cabang dua yang ingin memenggal kepala Chen Si Lei dengan cepat sekali.
Cranggg !!
Trangggggg !!
Pada saat Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dan Sekte Kaum bersih tingkat tinggi bertarung melawan para musuh sakti sesat dengan hebat sekali, tiba-tiba ada seorang gadis yang amat sangat ganas sekali mendekati Chen Si Lei dan ia membawa lari Chen Si Lei jauh dari hutan itu.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Raja Iblis Barat.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal para musuh sakti sesat dengan hebat sekali sehingga para musuh sakti sesat hancur oleh mereka semua.
Crakkkkkk !!
Bressssss !!
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kaget sekali karena Chen Si Lei tidak ada di dekat nya.
"Di manakah Paduka Kaisar Tang Agung ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
"Wu Sin Hao lihat mereka akan hukum mati Paduka di alun -alun pusat Ibukota Kekaisaran Tang Agung ", jawab Kakek Ketua Sekte Bu Tong Pai melihat surat ancaman untuk mereka dari pihak musuh.
"Kita harus segera ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung untuk menolong Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Raja Iblis Barat segera berkelebat cepat menuju ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung di ikuti oleh para pasukan keamanan dan keselamatan Kaisar Tang Agung yang terdiri dari Sejumlah besar Sekte Kaum Bersih tingkat tinggi.
Chen Si Lei di bawa ke alun -alun pusat Ibukota Kekaisaran Tang Agung untuk di eksekusi di hadapan masyarakat yang berusaha keras untuk menyelamatkannya tetapi di halangi oleh pihak musuh.
"Paduka !!!",jerit tangis masyarakat Tionggoan sedih melihat Kaisar Tang Agung kesayangan mereka terluka parah seluruh tubuhnya dan kini tergeletak pingsan terikat dan siap di eksekusi oleh pihak musuh.
"Barang siapa berani menyiksa Paduka Kaisar Tang Agung maka orang itu akan mati di sambar petir dari langit !!", teriak salah seorang dari warga .
"Betul sekali!",teriak Seorang gadis amat cantik jelita sekali yang ternyata adalah Yang Yang sudah berdiri di dekat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti bersiap untuk menolong Chen Si Lei.
Li Shao Ning di atas burung rajawali emas sakti bersiap untuk menolong suami tercinta nya.
"Koko Lei Lei aku datang untuk menolong mu ", kata Li Shao Ning menatap wajah Chen Si Lei yang berlumuran darah akibat siksaan yang di berikan oleh pihak musuh terhadap dirinya.
Melani dan Xue Erl serta Shia Chu Chu melindungi para istri Chen Si Lei lainnya di dalam ruang bawah tanah yang di jaga ketat oleh Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti yang sudah melepaskan sejumlah hewan peliharaan Kaisar Tang Agung untuk membantu mereka semua.
Tse Tu dan kawan-kawan nya sudah melindungi Ibu Suri Ling yang histeris sakit hati melihat Chen Si Lei terluka parah dan akan di penggal oleh pihak musuh.
"Ibu Suri Ling anda jangan khawatir kami akan memberikan pertolongan kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Tse Tu menenangkan Ibu Suri Ling yang sudah gemetar ketakutan dan mencemaskan keselamatan putranya.
Nila sudah bersiap untuk bertarung melawan para musuh sakti yang menyiksa Chen Si Lei di hadapannya.
"Laknat kalian semua berani melukai kesayanganku ", kata Nila marah pelan.
"Wahai saudaraku yang terkasih, mari kita lihat kemenangan kita terhadap Sang Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sangat terkenal di Tionggoan",kata Kaisar Tang Yu Chen meminum arak untuk merayakan hari kematian Chen Si Lei.
Mereka keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung untuk hadir di hari bahagia mereka melihat Chen Si Lei akan mati.
__ADS_1
"Algojo mulai ", kata Putri Bi Li kekasih Kaisar Tang Yu Chen memerintahkan para algojo untuk memenggal kepala Chen Si Lei.
"Siap Paduka kami laksanakan !!", sahut para algojo tersebut mengayunkan golok pemotongan daging ke leher Chen Si Lei.
Tetapi sebuah sinar dari langit menyambar mereka hingga hangus.
Jegggerr !!
Blarrrrrrrrr !!
"Petir dari langit !!",pekik kegembiraan semua rakyat melihat petir langit telah hadir memberikan hukuman mati bagi mereka yang berani menghukum mati Sang Kaisar Tang Agung.
Lalu sekelompok orang dari berbagai penjuru arah Ibukota Kekaisaran Tang Agung menerjang hebat menghantam hancur para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.
"Kurang ajar mereka .Kita harus habisi mereka !!", perintah Kaisar Tang Yu Chen kepada pasukannya untuk menghabisi Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.
"Kita serbu mereka !!",teriak para pasukan keamanan dan keselamatan Kaisar Tang Agung yang berkelebat cepat menerjang para musuh sakti.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Li Shao Ning menggunakan kesempatan ini untuk menolong Chen Si Lei dengan cepat dari atas punggung burung rajawali emas sakti.
Wushhh !!
Namun sebuah pedang menghalangi dia dengan ganas sekali sehingga Li Shao Ning terjungkal dari burung rajawali emas sakti.
"Aghhhhhh !!", teriak Li Shao Ning ketakutan terjatuh dari ketinggian .
Tapi Chen Si Lei menangkap tubuhnya tepat waktu dan tersenyum lembut sekali kepada Li Shao Ning.
"Koko Lei Lei kau masih hidup ??", tanya Li Shao Ning senang sekali.
"Paduka Kaisar Tang Agung masih hidup !!", teriak para pasukan Chen Si Lei dan para Laskar bersorak gembira bersama rakyat Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
"Tentu saja aku tidak pernah mati dengan mudah oleh pihak musuh seperti orang itu ", jawab Chen Si Lei menatap tajam sejumlah musuhnya seraya menggendong Li Shao Ning yang memeluknya erat.
"Yaa!!",teriak Ibu Suri Ling bersama Yang Yang gembira sekali melihat Chen Si Lei sehat dan bugar.
"Tunggu apalagi. Hukum mati mereka semua! ! ",perintah Chen Si Lei kepada para pasukannya yang bersemangat kembali.
"Paduka. ..!!",jerit Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao meneteskan air mata bahagia lihat Chen Si Lei masih hidup.
"Wu Sin Hao bantu aku habisi mereka ", jawab Chen Si Lei tersenyum hangat pada sahabatnya itu.
"Ya Paduka hamba laksanakan",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bersemangat untuk menghabisi para musuh mereka dengan golok nya.
Crakkkkkk!!
Crakkkkkk!!
"Shao Ning ayo kita habisi mereka yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung kita ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat membawa Li Shao Ning masuk ke dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Istana Kekaisaran Tang Agung.
Kelompok Kaisar Tang Yu Chen ketakutan melihat Chen Si Lei ternyata masih hidup dan kini Chen Si Lei menerjang mereka dengan ganas sekali sehingga para anggota Sekte Sesat itu terpelanting oleh serangan maut dari Chen Si Lei yang sudah murka sekali.
"Serpihan awan naga menggulung angin musim semi !!Hancurkan mereka !!", teriak Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat tersebut untuk menghukum mati para musuhnya.
Wushhh !!
Dari kedua telapak tangan Chen Si Lei mengeluarkan sebuah cahaya yang sangat hebat sekali meluncur ke arah musuh dengan kecepatan tinggi sehingga para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.
Bressss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei yang sudah cepat berkelebat merampas pedang milik musuhnya karena pedangnya di ambil oleh pihak musuh yang ingin mendapatkan pusakanya.
"Pedang Naga Langit Timur Sakti kembalilah kepada ku!!",perintah Chen Si Lei.
Wushhh !!
"Agh pedangnya datang sendiri kepadanya !!", teriak para musuh terkejut sekali melihat pedang mukjizat Chen Si Lei datang kembali ke pemiliknya sendiri, yaitu Chen Si Lei.
Pedang milik Chen Si Lei datang dari arah orang yang mengambilnya dari Chen Si Lei dan pedang mukjizat itu meluncur ke Chen Si Lei yang segera menangkap nya dengan berkelebatan cepat memenggal sejumlah para musuh sakti sesat.
Crakkkkkk !!
Wushhh !!
Singggg !!
Pedang Chen Si Lei bergerak cepat dengan gerakan ekor naga menggulung angin musim semi membabat habis kepala musuh sakti yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
"Hyatttttttttttttt !!", pekik salah satu dari anggota Sekte Sesat menghindari pedang Chen Si Lei yang bergerak bagaikan naga hidup menghantam mereka dengan hebat.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Pria itu tetap saja terpotong oleh pedang mukjizat milik Chen Si Lei.
Li Shao Ning menggerakkan payung secara cepat menghadapi pedang sesat milik Nila yang terkejut sekali karena Chen Si Lei bangun dari koma nya dan kini mengamuk ganas sekali membasmi para musuhnya .
Nila berusaha untuk melarikan diri dari Chen Si Lei yang sudah mengetahui Nila berkhianat terhadap dirinya, maka Chen Si Lei terus mengincar wanita itu untuk di hukum mati oleh Chen Si Lei.
Tetapi, Li Shao Ning menghalangi Nila di halaman Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung dengan lihai sekali.
Cranggg !!
"Li Shao Ning kau perempuan ******yang sudah berani merebut pria ku !!Aku akan membunuh mu!!Dasar wanita liar !!", hardik Nila menggerakkan pedang secara cepat dan ganas sekali menyerang payung milik Li Shao Ning yang hebat dan lihai.
"Nila kau sudah tersesat oleh keserakahan jiwa mu ,maka aku akan menghukum mu atas pengkhianatan yang sudah kau lakukan terhadap kepercayaan Kaisar Tang Agung kepada mu.Aku sebagai seorang Permaisuri Dinasti Tang Agung, aku harus menghukum mati mu!!",sahut Li Shao Ning berwibawa sekali sehingga Nila terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat Li Shao Ning yang ternyata sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak Nila terjengkang karena serangan maut dari Li Shao Ning.
Nila melompat untuk membunuh Li Shao Ning yang sudah maju menyerangnya dengan ilmu payung langit biru.
"Hyatttttttttttttt !!Mati kau Li Shao Ning !!", teriak Nila menerjang Li Shao Ning.
"Ah ", Li Shao Ning mundur dengan cepat untuk menghindari serangan maut Nila yang sudah bertekad untuk membunuhnya lebih dahulu sebelum mati.
Nila menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga racun untuk menghadapi Li Shao Ning yang harus menggunakan ilmu ginkang dan mengeluarkan ilmu sakti tujuh bintang emas menyinari langit malam.
Wushhh !!
Crashhh!!
"Aghhhhhh !!", pekik kematian Nila terbunuh dalam serangan maut dari Li Shao Ning.
"Bunuh wanita berbahaya itu !!", hardik pria sadis yang memimpin para pasukan musuh sesat untuk menghadapi Li Shao Ning yang segera di bantu oleh para pasukan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan sigap.
"Paduka Permaisuri silakan anda istirahat di dalam Istana anda. Biar hamba yang akan menghadapi mereka sesuai perintah Kaisar Tang Agung ", kata salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menjura hormat kepada Li Shao Ning.
"Ya baiklah ", jawab Li Shao Ning yang berkelebat cepat untuk mencari anggota lain dari keluarga besar Kekaisaran Tang Agung.
Grrr !!
Werrrrrrr !!
Para pasukan Sekte Sesat terkejut sekali melihat sejumlah hewan peliharaan Kaisar Tang Agung berdatangan kepada mereka dan menyerang mereka dengan ganas sekali sehingga banyak musuh tewas hancur oleh hewan -hewan sakti itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
"Serbuuuuu mereka dan habisi mereka !!", terdengar suara para istri Kaisar Tang Agung dari berbagai penjuru arah Istana Kekaisaran Tang Agung .
Para musuh menerjang hebat untuk menghadapi para istri Kaisar Tang Agung yang ternyata sangat hebat sekali.
Trangggggg !!
Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti menerjang maju menyerang para musuh sakti sesat dengan hebat sekali dari arah lain untuk melindungi para istri Kaisar Tang Agung.
Trangggggg !!
"Aiya ,aduh", kata Miya terjatuh ke lantai karena terjangan para musuh dan para sahabatnya.
"Miya ",panggil Li Shao Ning cepat menolongnya dengan menggunakan payung membabat habis seorang musuh yang ingin membunuh Miya.
Crakkkkkk !!
"Shao Ning awas",kata Miya menarik Li Shao Ning untuk menghindari serangan maut dari pihak musuh dari belakang Li Shao Ning.
Miya melemparkan senjata rahasia milik nya ke arah musuh yang tewas dalam serangan maut dari Miya.
__ADS_1
Jlebbbb !!
"Ayo kita pergi dari sini ", kata Li Shao Ning tersenyum hangat untuk Miya yang membalasnya dengan senyuman sahabat.
Shia Chu Chu melindungi mereka dari Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang tiga yang berkelebat cepat untuk memenggal kepala mereka berdua dengan pedang mukjizat nya.
Cranggg !!
Cranggg !!
"Kurang ajar berani menyerang saudari -saudari ku!!",hardik Shia Chu Chu marah sekali kepada pihak musuh licik itu.
Singggggg !!
Cranggg !!
Melani melindungi yang lainnya yang mengeroyok pihak musuh sakti secara bebas alias menggunakan pukulan, tamparan, gigitan, dan batu karang dari bukit buatan di dalam taman nasional hewan peliharaan Kaisar Tang Agung.
"Aduh rambutnya copot ", kata Putri Mutiara Dewi menarik rambut musuh hingga botak dan di potong oleh Melani dengan pedang mukjizat Kerajaan Persia.
Crakkkkkk !!
"Ahhh mati kau!!",hardik You You menggunakan gunting rumput menusuk mati musuh sakti sesat yang sudah di kalahkan oleh Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.
Crakkkkkk !!
"makan ini .Ahh !!", hardik Erl Hong memasukkan tanaman berracun ganas sekali ke mulut musuh yang hancur keracunan tanaman milik Selir ke enam belas dari Kaisar Tang Agung.
"Rasakan cambuk ku .Pangeran Muda Yu kedua !!",hardik Xuan Xuan gunakan cambuk memukul musuh hingga remuk.
Tar !!
Prakkk !!
Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti hanya melindungi para istri Kaisar Tang Agung menghukum mati para musuh sakti yang sudah di kalahkan oleh mereka dengan hebat.
"Kawan-kawan jangan makan malam daging mereka",perintah Chen Si Lei kepada para hewan peliharaan nya yang sangat ganas sekali terhadap para musuhnya.
Burung rajawali emas sakti memerintahkan kawan-kawan nya untuk pulang ke rumah mereka karena perang sudah berakhir.
Chen Si Lei menunggu Kaisar Tang Yu Chen di seret dari tempat persembunyian nya oleh Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti ke hadapannya di alun -alun pusat Ibukota Kekaisaran Tang Agung tepat pada malam hari itu di saksikan oleh semua orang Chen Si Lei dan rakyat Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
"Hidup Kaisar Tang Agung !!!Hidup Kekaisaran Tang Agung !!!!", sorak sorai para penduduk Ibukota Kekaisaran Tang Agung menyaksikan kehebatan Kaisar Tang Agung dan para istrinya serta sahabatnya serta para menterinya dan pasukan nya.
"Paduka kita panggang saja dia hidup -hidup ", kata Yang Yang sudah berdiri di dekat Chen Si Lei bersama Ibu Suri Ling.
"Pakai ini saja ", kata Shuang Shuang menggunakan alat pengering rambut untuk menyetrum musuh itu.
"Alat ini saja ", kata Kasim Chang Sin sudah bebas dari penjara bawah tanah bersama Kasim Chao dan kawan-kawan nya ,mereka di bebaskan oleh Raja Hou dengan cepat di bantu He Du Fei dan kawan-kawan nya mengeroyok para musuh sakti sesat yang tewas oleh mereka semua.
"Apa itu yang kau bawa ?", tanya Yang Yang melihat alat hukum milik Kasim Chang Sin.
"Gunting kuku ",jawab Kasim Chang Sin menjepit bibir Kaisar Tang Yu Chen pakai gunting kuku.
"Aghhhhhh !!", teriak pria itu yang di seret oleh Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti ke hadapan Chen Si Lei, dan kini di siksa oleh Kasim Chang Sin gunakan gunting kuku.
"Hukum dia dengan empat ekor kuda menariknya kencang untuk dia tahu bahwa aku bisa menghukumnya jauh lebih sederhana dari hukuman yang ia berikan kepada ku tadi pagi ", perintah Chen Si Lei kepada para pengikut nya.
Empat orang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menggunakan empat ekor kuda pilihan menarik Kaisar Tang Yu Chen yang terikat tambang dengan kuat dan di tarik kencang oleh mereka ber empat yang menggunakan kuda pilihan untuk hukuman mati Sang Kaisar Tang Yu Chen si pemberontak terhadap Kekaisaran Tang Agung.
"Aghhhhhh !!", teriak Tang Yu Chen kesakitan karena seluruh organ tubuhnya di tarik putus hingga ia mati berantakan di tempat eksekusi ini.
"Bawa yang lainnya ke hadapan ku",perintah Chen Si Lei kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang membawa semua para musuh yang sudah kalah dan di rantai oleh para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung.
"Paduka tolong jangan hukum mati kami !!", teriak para musuh memohon ampun kepada Chen Si Lei.
"Huh ampunan kepada ku!!Jangan harap !!", hardik Chen Si Lei memerintahkan para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti memberikan racun ganas kepada para musuh itu.
"Siram mereka dengan racun kalajengking api ciptaan ku untuk mereka rasakan karya baru ku",perintah Chen Si Lei tersenyum dingin.
Brussshhhhh !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh kesakitan sebelum tewas hancur oleh racun itu.
"Rapikan kembali Ibukota Kekaisaran Tang Agung ", perintah Chen Si Lei kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Paduka kami semua akan membantu Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuk merapikan Ibukota Kekaisaran Tang Agung kami",kata masyarakat yang berada di Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
"Baiklah terimakasih untuk kebaikan kalian kepada ku dan kami semua di Istana Kekaisaran Tang Agung ", kata Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada para rakyatnya.
Di Istana Kekaisaran Tang Agung.
Chen Si Lei memerintahkan para Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti untuk jemput pulang semua adiknya dan anak -anaknya yang di selamatkan oleh Tong Nian dan Chen Li beserta keluarganya .
"Siap Paduka kami laksanakan !!", sahut Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.
"Kalian semua sungguh setia kepada ku .Aku ucapkan terima kasih atas bantuan kalian semua kepada ku dan keluarga ku", kata Chen Si Lei tulus hati kepada para sahabat Sekte Kaum bersih tingkat tinggi yang membantunya dalam menghadapi para musuh di Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
"Sama-sama Paduka. Anda sangat baik kepada kami ,kami pun membalas budi anda dengan setulusan hati kami juga ", jawab Kakek Ketua Sekte Bu Tong Pai tersenyum bangga terhadap Chen Si Lei.
"Locianpwe ", kata Chen Si Lei bersujud hormat kepada kakek itu.
"Xiao Lei kami yang hebat ", kata Kakek Ketua Sekte Bu Tong Pai meminta Chen Si Lei berdiri untuk di peluk olehnya.
"Kakek Zhang ", kata Chen Si Lei terharu dengan kebaikan hati kakek itu kepada dirinya.
"Aku harus kembali ke tempat kami .Kau jangan lupa untuk datang ke tempat kami ya?",ucap Kakek baik hati itu.
"Ya Kakek, aku pasti akan datang ke tempat mu ",jawab Chen Si Lei ramah dan sopan sekali.
"Kami juga akan kembali ke tempat kami masing - masing ", kata semua Pendekar kaum bersih tingkat tinggi pamit kepada Chen Si Lei.
"Untuk kalian semua aku berikan kesejahteraan untuk keluarga dan sahabat yang kalian miliki ", kata Chen Si Lei memberikan hadiah kepada mereka semua.
Lalu Chen Si Lei merapikan kembali para menterinya yang sudah lengkap kembali ke Istananya dalam keadaan sehat dan selamat.
"Aku berikan kalian semua hadiah tunjangan kesehatan dan kesejahteraan bagi keluarga kalian ",kata Chen Si Lei.
"Terimakasih atas kebaikan Paduka kepada kami!!",sahut para Dewan Agung pemerintahannya.
"Untuk kalian ", kata Chen Si Lei melihat para istrinya yang sudah bersujud hormat kepadanya dengan rapi berkerudung sopan dan elegan.
"Hadiah kami apa ?", tanya Li Shao Ning tersenyum.
"Mengembalikan ilmu mukjizat kalian semua untuk menjaga Kekaisaran Tang Agung bersama ku",jawab Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada para istri nya.
Lalu Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat nya mengembalikan ilmu mukjizat para istrinya dengan ilmu kebajikan dan budi pekerti seorang istri, ibu,wanita dan saudari untuk mereka menjadi seorang wanita yang baik hati.
Chen Si Lei menggunakan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat hawa murni langit dan bumi para wanita mulia kepada semua istrinya.
Wuttttt !!
"Terimakasih atas kebaikan Paduka kepada kami !!",sahut para istrinya .
"Untuk mu Yang Yang aku berikan mu hadiah gelang alam semesta untuk kamu bisa menjadi seorang putri yang mulia untuk rakyat kita ", kata Chen Si Lei.
"Terimakasih atas kebaikan Paduka kepada saya ", jawab Yang Yang dan para putri lainnya yang sudah kembali dari gunung Baodingsan.
"Untuk Huang ErNiang ku ", kata Chen Si Lei memeluk Ibu Suri Ling .
"Pelukan mu sudah lebih cukup, anakku sayang ", jawab Ibu Suri Ling tersenyum bahagia sekali melihat putranya sangat hebat sekali.
"Untuk mu ?",tanya Chen Si Lei kepada gadis cantik jelita yang menjadi pelayan Ibu Suri Ling yang sudah melindungi Ibu Suri Ling dengan baik.
"Jadikan Cien Ning sebagai pengganti Nila ", jawab Ibu Suri Ling meraih jemari Putri Cien Ning untuk bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Bersihkan dahulu istana Selir ke tiga puluh dua dari hawa sesat berbahaya yang berasal dari tubuh Nila ", kata Chen Si Lei .
"Ya jangan jadikan Cien Ning selir ke tiga puluh dua tetapi Permaisuri kedua mu ", pinta Ibu Suri Ling menatap Chen Si Lei yang menatap Li Shao Ning yang sudah memberinya anggukan untuknya menerima Putri Cien Ning sebagai Permaisuri keduanya selain Li Shao Ning yang menjadi Permaisuri utama.
"Ya baiklah ", jawab Chen Si Lei mengalihkan pandangan matanya ke Ibu Suri Ling dan Putri Cien Ning.
"Huang Ama. ...!!",panggil Tang Si Hao berlari ke arah Chen Si Lei di ikuti oleh Chen Li dan Ning Yi yang membawa Si Kong, Xin Yuan, Xin Yu dan Xin Hua Erl.
"Anak -anakku ", kata Chen Si Lei memeluk semua anaknya dengan rindu.
"Cici terima kasih ", kata Chen Si Lei memeluk Chen Li yang membalas pelukan nya.
"Adik kecil ku",kata Chen Li tersenyum sayang sekali kepada Chen Si Lei.
"Cihu Ning Yi ", kata Chen Si Lei menjura hormat kepada Ning Yi .
Sesudah itu Chen Si Lei di sibukkan dengan bermain bersama anak -anaknya di taman bermain khusus untuk anak - anaknya di dalam Istana khusus putrinya.
"Kalau Cien Ning menjadi Permaisuri kedua berarti aku Selir ke tiga puluh dua ", kata Song Hui Lan sedih di istana Selir ke tiga puluh satu.
Istana Selir Ke tiga puluh dua sudah di bersihkan dari hawa sesat oleh Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti yang sangat hebat sekali dan ia menjadikan istana terakhir di bagian harem nya sebagai tempat serba guna.
Pada hari itu Chen Si Lei bersama Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyelidiki Istana Selir Ke tiga puluh dua setelah mereka merapikan tugas mereka sebagai Kaisar Tang Agung dan Menteri dalam negeri Kekaisaran Tang Agung, atau lebih tepat pada sore hari berikutnya.
"Di isi saja dengan putri Pangeran Tua Yu ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao ikut meninjau lokasi tersebut di belakang Chen Si Lei.
"Aku ingin masuk ke ruang rahasia di dalam Istana Selir Ke tiga puluh dua",kata Chen Si Lei penasaran terhadap ruangan yang berada di balik dinding rak buku.
"Jangan ke sana ", kata Yang Yang berlari menuju Chen Si Lei yang membuka pintu rahasia tersebut.
Dan. ..
Brussshhhhh !!
"Aghhhhh!!", teriak gadis itu terjatuh ke lubang besar di dalam ruang rahasia itu.
"Yang Yang. ..!!",teriak Chen Si Lei ikut jatuh bersama Yang Yang.
"Celaka !!Paduka !!",teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kaget sekali karena Chen Si Lei dan Yang Yang terjatuh ke lubang besar ruang rahasia Istana Selir Ke tiga puluh dua.
__ADS_1