
"Xiao Chen kau selamatkan teman -teman kita lebih dulu lalu pergilah dari sini dan tunggu aku di luar desa tengkorak hitam ", kata Chen Si Lei memberikan petunjuk kepada Xiao Chen.
"Iya Koko",jawab selir nya patuh .
Wushhh !!
Bressssss !!
Pintu penjara telah terbuka Xiao Chen segera menyelamatkan teman -teman nya yang sudah sigap untuk bebas dari penjara dan mengikutinya keluar dari goa ke pintu luar desa tengkorak hitam sesuai perintah Chen Si Lei.
"Lalu bagaimana dengan Pangeran Si Lei ?", tanya Kasim Ma khawatir.
"Koko berpesan agar kita keluar dari goa lebih dulu dan menunggu nya di pintu luar desa tengkorak hitam ", jawab Xiao Chen sesuai perintah suaminya.
"Baiklah kita patuh pada Koko Chen Si Lei ", kata para selir lainnya.
"Ayo Anda semua ikuti hamba ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya mengawal para selir junjungan mereka dengan baik.
Sementara itu Chen Si Lei menyelusuri goa yang menjadi tempat tinggal dari lima Iblis tengkorak hitam yang kini menjadi tiga orang karena dua orang sudah tewas oleh Chen Si Lei dan kakek Dewa Langit Barat.
Wushhh !!
Bressssss !!
Chen Si Lei menuju ke penjara wanita yang di rantai besi, dan Chen Si Lei merasa wanita itu juga sedang mengamati dirinya dengan pandangan mata yang tajam dan agung sehingga Chen Si Lei merasa takjub dengan wibawa yang terpancar dari ekspresi wajah wanita itu.
"Aku ingin menolong mu, jadi kau tak perlu khawatir dan takut di celakakan oleh ku",kata Chen Si Lei ramah pada wanita agung itu.
"Kau siapakah ?Kau mirip sekali dengan seseorang yang ku kenal",ucap wanita itu mengamati Chen Si Lei dengan tatapan mata penuh kerinduan .
"Mungkin aku ada hubungannya dengan orang yang kau kenal ", kata Chen Si Lei mengayunkan pedang untuk menghancurkan rantai pengikat kedua kaki wanita itu.
Cringgg !!
Cringgg !!
Wanita itu telah berhasil di bebaskan oleh Chen Si Lei yang sudah ingin cepat lari dari tempat itu, tapi wanita itu malah menariknya sehingga pintu penjara tertutup kembali.
"Hei kau mau apa? ",tanya Chen Si Lei merasa wanita itu sudah gila berani sekali menyentuh dia tanpa izin.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei marah hingga ia bunuh wanita itu dengan ilmu baru nya dan di dorong kasar jauh dari nya.
"Huh wanita gila berani sekali menyentuh aku tanpa izin membuat ku marah saja ", kata Chen Si Lei menendang jasad wanita itu keluar penjara.
"Kau sungguh hebat sekali berani membunuh seorang selir dari Raja Kerajaan Persia", kata seorang gadis remaja berusia lima belas tahun memakai hiasan ala Kerajaan Persia di kepalanya.
__ADS_1
"Iya salah dia sendiri sudah aku tolong tapi dia malah ingin melakukan hal hina terhadap ku. Itu namanya penghinaan terhadap ku .Jadi hukuman nya adalah mati ", jawab Chen Si Lei tegas.
"Wah aku kagum kepada mu. Aku setuju dengan tindakan mu yang sangat tegas dan keras terhadap siapapun yang sudah berani menghina mu",puji gadis itu.
Chen Si Lei memutar sepasang bola matanya karena pujian gadis Persia kepada nya begitu lucu dan manis sekali sikap gadis yang mulai mendekati dirinya untuk berlindung dari tiga orang musuh yang sudah hadir di hadapan mereka berdua dengan sikap garang.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau sungguh lancang sudah berani masuk ke dalam markas besar kami, kau juga sudah membunuh tawanan perang kami dan sekarang berani melindungi Putri dari musuh kami yaitu Raja Kerajaan Persia !!",
"Kalian semua adalah pengkhianat kerajaan Persia yang sudah berani mati telah menculik ku Putri Melani putri dari Raja dan Ratu Kerajaan Persia!!",hardik Putri Melani yang sudah menempel erat pada Chen Si Lei.
"Eh lepaskan tangan mu pada lengan ku",kata Chen Si Lei menarik halus tangan halus Putri Melani pada lengannya.
"Aku jauh lebih suka menjadi seorang selir mu daripada aku menjadi korban dari api suci palsu mereka ", kata Putri Melani tidak mau melepaskan tangan nya pada lengan pemuda sangat menarik hatinya itu.
"Api suci palsu ?",tanya Chen Si Lei menunduk untuk melihat gadis manis yang sedang memeluk lengannya.
"Ya mereka ingin mengambil ilmu Keluarga Kerajaan Persia dari ku",jawab Putri Melani ber jinjit sedikit dan mencium bibir Chen Si Lei yang kaget setengah mati di cium begitu saja oleh Putri yang baru satu menit dia kenal.
"Eh apa -apaan kau ini dan kenapa kau mencium bibir ku tanpa izin ku??!",hardik Chen Si Lei marah karena merasa telah di curi oleh gadis asing itu.
"Baiklah aku minta izin kepada mu ",kata Putri Melani mencium bibir Chen Si Lei lagi.
Chen Si Lei terpaku pada tempatnya menyentuh bibir nya dengan jari nya dan dia menundukkan kepala dan wajahnya karena merah seketika tetapi Putri Melani ini mengeluarkan senjata berupa alat penenun untuk menyerang tiga orang musuh yang sudah menyerang nya.
Wushh!!
Singggg !!
Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk membuat totokan maut pada setiap titik tubuh ketiga orang musuh nya.
Wuttttt! !
Crashhh !!
"Aghhhhhh !!",teriak salah seorang dari tiga orang musuh yang sudah tewas oleh ilmu totokan maut Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Krekkk!!!!
Putri Melani menggerakkan alat penenun sakti nya yang sangat hebat dan lihai sehingga seorang anak buah dari Anggota Sekte Tengkorak Hitam tewas .
Werrrrrrr, werrr!!
Trangggggg !!!
Pedang Chen Si Lei menyambar cepat menangkis serangan senjata rahasia milik para anggota Sekte Tengkorak Hitam.
Wuttttt!!
__ADS_1
Jlebbbb, jlebbb, jlebbb, jlebbb, jlebbb !!
Sinar pedang Chen Si Lei membalikkan sejumlah senjata rahasia milik musuh ke arah pemilik senjata rahasia yang telah tertusuk oleh senjata mereka sendiri.
Wushhh, plakkkkkk !!
Putri Melani bergerak cepat memukul seorang musuh dengan ilmu khas Persia dan musuh terlempar ke tanah.
Prakkk !!
Kepala musuh itu pecah oleh Putri Melani yang ternyata seorang yang hebat dan lihai.
Syutttttttttt, tranggg !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara luar biasa mematahkan pedang lawan yang sudah terdesak oleh hawa pedang mukjizat Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Seorang musuh ter babat habis oleh Chen Si Lei yang sangat cepat sekali pakai pedang yang tidak bisa di lihat oleh musuh karena terlalu cepat dan singkat.
Wushhh!!
Bressssss !!!
"Aghhhhhh !", teriak para anggota Sekte Tengkorak Hitam yang sudah mengurung Putri Melani telah tewas oleh Chen Si Lei.
"Koko kau sungguh hebat sekali",sorak Putri Melani ceria sekali.
"Terimakasih Melani ",kata Chen Si Lei gembira.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Musuh terakhir terpenggal pedang Chen Si Lei dalam keadaan mengenaskan karena Chen Si Lei gunakan ilmu sakti Persia.
"Ayolah kita keluar dari tempat ini ", kata Putri Melani menggenggam tangan Chen Si Lei yang membalas genggaman tangan selir baru nya.
"Kau istri ke enam belas ku",kata Chen Si Lei memberitahu selir baru nya.
"Iya tidak masalah terutama aku bisa menjadi salah seorang dari anggota harem mu ",sahut Putri Melani mencium pipi kanan Chen Si Lei dengan sikap manja.
"Ah kau harus ganti baju mu dengan pakaian ala Han sama seperti yang lainnya", kata Chen Si Lei menyuruh Putri Melani ganti pakaian dan riasan nya di bantu oleh Kasim Ma yang sudah sigap melaksanakan tugas nya.
"Koko ", panggil para selir lainnya .
"Tuan Muda ", sambut para pengikutnya.
__ADS_1
"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita ke tempat lain ", kata Chen Si Lei yang sudah lebih dahulu melangkah daripada yang lainnya.
"Desa selanjutnya adalah daerah pesisir pantai sungai Gangga",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berjalan di belakang para selir Chen Si Lei yang kini dua belas orang wanita harem nya.