
Setelah masalah di Kerajaan Nepal selesai, Chen Si Lei dan kawan-kawan nya melanjutkan perjalanan kembali ke daerah lain,yaitu menuju ke Kerajaan Tibet sesuai dengan petunjuk dari Ning Yi yang ikut serta dalam rombongan Chen Si Lei ,maka perjalanan pun bisa di lalui menjadi lebih baik dan mudah.
"Ning Yi kau benar ingin ikut merantau bersama ku ?", tanya Chen Si Lei sebelum berangkat ke Tibet.
"Iya saya ini murid Anda Suhu",jawab Ning Yi sungguh hati.
"Baiklah ", kata Chen Si Lei setuju usai melihat kesungguhan hati Ning Yi itu.
"Kami juga ikut kok",kata Wu Dan Ren dan yang lainnya di belakang mereka.
"Kasim Ma dan pengawal Bu aku perintahkan kepada kalian untuk antarkan para selir ku ke Istana Kekaisaran Tang",kata Chen Si Lei yang ingin keselamatan dan keamanan para selir nya terjamin.
"Baik Pangeran ", jawab Kasim Ma dan pengawal Bu patuh.
"Semuanya turuti perintah ku ",kata Chen Si Lei kepada para selir nya tegas.
"Baik Koko kami patuh",jawab para selir nya patuh kepada Chen Si Lei.
"Wu Sin Hao dan Lauw Yi Chen kalian kawal para selir ku dengan baik ", perintah Chen Si Lei kepada kedua orang pengikutnya itu.
"Siap Paduka !!",sahut keduanya patuh.
Demikianlah Chen Si Lei berpisah dengan rombongan para selir nya yang menuju ke arah timur yaitu Istana Kekaisaran Tang dengan pengawalan khusus dari Raja Kerajaan Nepal dan para pendekar kaum bersih Barat yang sebagian mengawali langkah para selir Chen Si Lei.
Sedangkan Chen Si Lei beserta rombongan keluarga kandung nya di temani oleh Si Mata Satu Yu Erl dan Si Tangan Sakti serta lima orang aneh dari lembah penjahat barat dan dua orang kakek sakti menuju ke arah Tibet dengan cepat dan mudah.
"Tak lama lagi kita akan memasuki sebuah desa yang bernama desa api yang sangat terkenal di daerah perbatasan antara Nepal dan Tibet",kata Chen Song di dekat Chen Si Lei.
"Apakah berada di dekat sungai panas ?", tanya Nian Yu tunangan nya.
"Iya menurut cerita ayah yang pernah ku dengar ", jawab Chen Song berjalan di samping Nian Yu.
"Di daerah dingin ada sungai panas juga ?", tanya Chen Si Lei ingin tahu.
"Iya inilah keajaiban dunia ", jawab Chen Li pada adiknya.
"Hei gadis Tibet juga cantik -cantik",kata Wu Dan Ren berjalan dengan Nian Ni.
"Kau bilang apa tadi ?", tanya Nian Ni jewer telinga kekasihnya.
"Kau gadis yang sangat cantik bagi ku",jawab Wu Dan Ren menarik tangan Nian Ni dari daun telinganya.
"Setelah kau menolak Putri Lian Cu, apakah kamu menyesal sekarang ?",Nian Ni masih cemburu terhadap Putri Lian Cu yang ingin di jodohkan dengan Wu Dan Ren.
"Tentu saja tidak menyesal karena aku tahu bahwa aku hanya cinta kamu saja Ni Ni ",jawab Wu Dan Ren pintar sekali merayu kekasihnya.
"Hmm terimakasih kalau begitu ", kata Nian Ni senyum cerah.
"Yang paling cemas adalah Tuan Muda kita yang akan repot lagi dengan wanita baru lagi ", kata Chen Li bersama Ning Yi tertawa.
"Sudah dua puluh orang gadis di pulangkan ke Istana Kekaisaran Tang, eh ada lagi yang baru yang akan menambah wanita nya di sana",kata Wu Dan Ren goda Chen Si Lei.
"Eh silakan saja kalian menggoda ku sepuas kalian",kata Chen Si Lei sabar dalam menghadapi godaan dari kakak -kakak nya yang berjalan berpasangan di depan dia.
"Hahahaha hahahaha ", suara tertawa Chen Ming San berjalan bersama Luo Luo yang kini menjadi pasangan nya.
Chen Si Lei berjalan bersama kedua orang Kakek sakti dan Lima orang aneh dari lembah penjahat barat dan paling belakang adalah para pengikut nya yang lain bersama Si Mata Satu Yu Erl dan Si Tangan Sakti yang berjalan bersama -sama dengannya.
Tiba-tiba suara dari arah depan mereka terdengar ramai dengan sejumlah orang yang berkumpul untuk melihat sesuatu di sebuah tempat yang membuat mereka penasaran dan ingin tahu, maka mereka semua segera berjalan dengan cepat dan melihat banyaknya orang yang ingin membakar seorang gadis Tibet di tiang paling tinggi.
"Dasar wanita kaum sesat kau harus mati..!!",teriak para penduduk setempat .
"Iya tidak tahu malu melakukan hal hina terhadap kepala desa kita!!",teriak para pasukan kepala desa setempat.
"Tolongggg! ! Jangan bakar putri ku!!",jerit tangis sekelompok orang yang minta pengampunan bagi gadis itu.
"Jangan dengarkan mereka yang sama saja hina nya dengan wanita penggoda itu !!",teriak para pasukan kepala desa.
"Aku tidak takut mati karena aku tidak bersalah ",jawab gadis itu berani sekali.
"Lancang! ! Sudah merusak rumah tangga kepala desa sekarang masih bilang tidak bersalah !!Ahhhh!!",teriak seorang wanita sadis melemparkan batu bara api kepada gadis yang terikat pada tiang itu.
Wushhh !!
Bruakkk !!
"Aduhhh! ! Aghhhhhh !!", teriak wanita sadis terbakar sendiri.
__ADS_1
"Ah kenapa dia membakar dirinya sendiri ?!!", teriak para penduduk desa itu.
"Karena dia yang jahat kepada ku, dia telah menjual ku kepada kepala desa sadis yang seperti binatang lapar ,aku tidak sudi menjadi budaknya maka dia tuduh aku sebagai pengikut sesat!!!!",teriak gadis itu marah merasa tidak adil.
"Ucapan dia memang benar adanya",kata sekelompok orang pembela gadis itu.
"Yu Lan ...!!",jerit seorang pemuda remaja datang melompat ke atas tiang gadis itu dan membebaskan gadis itu.
"Ru Ru ...!!",gadis itu menangis memeluk pemuda penolongnya.
"Berhenti kalian !!", teriak seorang tua bertubuh gemuk datang bersama beberapa orang di belakang nya.
"Tuan Chi kau bedebah jahanam. ..!!",teriak Ru Ru berkelebat cepat melayang ke pria itu.
Wuttttt !!
Plakkkk !!
"Aghhhhhh !!Ru Ru!!",teriak Yu Lan nama gadis itu menangis untuk pria penolong nya.
"Tangkap wanita sesat itu dan bakar dia sekarang juga !!!",perintah pria gemuk itu kepada para anggotanya.
"Jangan. ....!!Jangan pernah kalian semua berani sentuh dia !!!Akan ku bunuh kau dan orang -orang muuu!!",teriak pria itu marah.
Chen Si Lei sudah tidak bisa menahan diri untuk tidak menyelamatkan kedua orang itu ,tetapi Chen Ming San menggerakkan tangan untuk yang lain saja ikut serta untuk menghabisi para penjahat itu dan menyelamatkan kedua orang muda itu .
Wushhh !!
Crakkkkkk! !
Si Tangan Sakti berkelebat cepat melayang membacok pria gemuk itu dalam satu kali dalam serangan maut itu.
"Akhh siapa kau berani sekali bunuh kepala desa kami??!!",hardik para anggota pasukan dari kepala desa itu.
"Aku malaikat maut",jawab Si Tangan Sakti berkelebat sadis.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Si Tangan Sakti sudah menyelesaikan tugas nya secara cepat dan hebat sampai semua penduduk desa itu ketakutan kepada Si Tangan Sakti.
"Terimakasih banyak Tuan Pendekar !!", ucap sepasang anak muda itu dan para pembela mereka.
"Kalau begitu siapakah yang akan menjadi kepala desa kita selanjutnya ?", tanya para penduduk desa itu.
"Tuan Mi ..",semua orang menengok ke arah orang yang berjalan di depan para rombongan lain .
"Kakak...",kata pria bernama Ru Ru itu.
"Ru Ru kau sungguh mengecewakan ku sebagai kakak mu karena kau masih juga berhubungan dengan wanita budak rendah itu",kata kakaknya sadis.
"Kakak dia bukan budak rendah tapi dia adalah seorang putri dari Raja Kerajaan Tibet yang di buang oleh seorang selir jahat di dalam Istana Kerajaan Tibet yang sudah menghasut Raja yang menuduh Yu Lan sebagai penganut Sesat padahal dia tidak tahu apa -apa,karena semua itu adalah salah dari Raja sekarang kita yang terpengaruh oleh selir nya ", kata Ru Ru menjelaskan kepada kakaknya.
"Benarkah begitu ??",tanya kakaknya kali ini wajahnya berubah ramah dan baik.
"Iya itu benar ", jawab Putri Yu Lan lantang.
"Ah Tuan Putri Raja Tibet berada di desa api kita",kata para penduduk desa api itu bingung dan cemas.
"Kalau begitu kita harus bantu Putri Yu Lan untuk musnahkan selir jahat itu yang sudah aku curigai adalah anggota Sekte Lebah Hitam",kata Tuan Mi yang terlihat marah.
"Lalu siapakah orang ini?",tanya orang itu kepada Si Tangan Sakti.
"Dia pengikut ku",jawab Chen Si Lei maju ke depan Tuan Mi .
"Siapakah kau orang muda ?", tanya Tuan Mi terkesima melihat Chen Si Lei dan para rombongan nya di belakang Chen Si Lei.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti",jawab Wu Dan Ren maju banggakan adiknya.
"Ah hormat kami kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti. .!!",semua orang itu pada Chen Si Lei.
__ADS_1
"Paduka. ...",sembah sujud Putri Yu Lan memohon bantuan kepada Chen Si Lei.
"Wahhhhhhh belum apa -apa sudah sujud kepada mu",kata Wu Dan Ren nyengir .
"Bangunlah aku akan berusaha untuk membantu mu",kata Chen Si Lei halus pada Putri Yu Lan.
"Terimakasih banyak Paduka ", jawab Putri Yu Lan beri hormat berkali-kali kepada Chen Si Lei.
"Paduka ikuti hamba ke rumah hamba saja untuk istirahat dan buat rencana baik untuk hadapi musuh kita yang licik",kata Tuan Mi cepat menawarkan tempat bagi Chen Si Lei yang mengangguk setuju.
Di Desa Api.
Maka dari itu, mereka semua berkumpul di rumah Tuan Mi untuk beristirahat dan menyusun sebuah rencana matang untuk menghadapi anggota Sekte Sesat yang masih anggota Sekte Lebah Hitam dan Sekte Rajawali Merah yang markas besar nya berada di ujung barat yang berbatasan dengan Laut besar Barat.
"Sekte mereka mengandung hawa mukjizat sesat yang sangat berbahaya bagi siapa pun yang ilmu mukjizat nya kurang",kata Tuan Mi sudah beritahu Chen Si Lei informasi tentang Sekte Sesat itu.
"Di antara mereka ada orang sakti baik hati yang bisa membantu ku kita, dia ialah Dalai Lama Agung yang sangat ber wibawa dan berpengaruh pada seluruh Tibet dan kita bisa jumpa dengan murid terbaik dari Dalai Lama Agung di goa api yang tidak terlalu jauh dari desa api ini",kata Ru Ru menambahkan penjelasan itu.
"Siapa yang bisa membantu ku untuk menemui murid utama Dalai Lama Agung itu?",tanya Chen Si Lei menatap tajam semua orang di rumah itu.
"Aku bisa membantu Anda",jawab Kakek Tua Barat menjura hormat kepada Chen Si Lei.
"Baik pergilah ke sana Kakek hati -hati",kata Chen Si Lei setuju .
"Terimakasih Paduka",jawab Kakek Raja Tua Barat berkelebat cepat dan lenyap.
"Putri Yu Lan bagaimana kondisi tubuh mu saat ini?",tanya Chen Si Lei menoleh ke arah Putri Tibet itu.
"Kurang baik",jawab Putri Yu Lan lemah.
"Izinkan aku yang mengobati luka dalam pada tubuh mu Putri",kata Nian Chi nada cepat.
"Iya silakan",jawab Putri Yu Lan segera mengikuti Nian Chi ke arah kamar tamu.
Tak lama kemudian, mereka mendengar suara dari luar desa api yang ramai dan salah seorang pengikut setia Tuan Mi datang melaporkan kepada Tuan Mi bahwa mereka di datangi oleh kepala suku pedalaman yang menanyakan tentang putri Ketua suku pedalaman itu hilang di culik oleh hewan Raksasa di lembah api.
"Ah ada hewan raksasa di lembah api?",tanya Chen Si Lei terkejut sekali.
"Iya menurut cerita rakyat kami memang ada hewan raksasa di lembah api tapi tidak pernah mengganggu rakyat kami",jawab Tuan Mi heran .
"Berarti bukan hewan legenda yang menculik putri ketua suku itu tetapi manusia berhati hewan buas",kata Nian Ni sudah berpikir cepat.
"Kita lihat saja lembah api itu ada apa",kata Wu Dan Ren sudah mengajak Nian Ni ke lembah api mengikuti petunjuk orang -orang desa api.
"Lindungi mereka berdua segera",perintah Chen Si Lei kepada para pengikut lain.
"Siap Paduka ", jawab para pengikutnya yang lain.
"Lapor Paduka",kata Nian Chi keluar dari kamar tamu.
"Ada apa dengan Putri Yu Lan ?", tanya Chen Si Lei mengikuti Nian Chi ke kamar tamu.
Chen Si Lei memeriksa lengan nadi Putri Yu Lan serta memeriksa sepasang mata, dua dau telinga, lubang hidung dan mulut Putri itu dan meminta izin untuk dapat memeriksa lainnya yang ada pada tubuh Putri Yu Lan yang menurut laporan dari Nian Chi mengidap penyakit guna -guna.
"Penyakit guna -guna ?", tanya Chen Si Lei merapikan pakaian Putri Yu Lan yang memerah malu.
"Iya sudah cukup lama aku mengalami penyakit guna -guna sejak aku di berada di desa api",jawab Putri Yu Lan duduk di tempat tidur memeluk Chen Si Lei.
"Jangan khawatir aku akan menolong mu",kata Chen Si Lei membelai halus putri itu.
"Ru Ru apakah ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit guna -guna Putri Yu Lan ?", tanya Chen Si Lei keluar dari kamar tamu.
"Ada yaitu Pil api di dasar lembah api",jawab Ru Ru menunduk.
"Pil api",kata Chen Si Lei mengelus dagunya.
"Baik aku akan cari dan dapatkan pil api itu segera di dasar lembah api",katanya lagi.
"Eh berbahaya. Apakah kau ingin mati ?",ucap Chen Song cemas.
"Tidak akan mati ku jamin",kata Chen Si Lei optimis dan tenang.
"Aku ikut ", kata Putri Yu Lan cepat keluar dari kamar tamu.
"Baiklah, ayo kita pergi ke dasar lembah api",kata Chen Si Lei meraih jemari Putri Yu Lan lembut.
"Untuk kalian semua jaga desa api dengan baik sampai aku kembali",perintah nya kepada semua pengikutnya yang lainnya.
__ADS_1
"Siap Paduka !!", jawab semua orang itu bersujud kepada Chen Si Lei.