
Setibanya Chen Si Lei dan kawan-kawan nya di Istana Selir ke sembilan Kaisar Tang Yu Feng, mereka segera berkumpul bersama di belakang Chen Si Lei untuk bersiaga satu dari hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka semua dan mereka harus mengikuti peraturan yang berlaku di dalam perjalanan misi mereka di Istana Harem Kaisar Tang Yu Feng.
" Aroma sesat logam perunggu Shio Macan telah semakin pekat tercium oleh ku .Kalian semua harus berhati - hati dalam langkah kalian",perintah Chen Si Lei siaga untuk melindungi para pasukannya yang mengikutinya dari belakangnya untuk misi menyelidiki setiap Istana Harem Kaisar Tang Yu Feng dan sekitarnya.
" Ya Paduka kami patuh kepada anda",jawab para pasukannya yang di pimpin oleh Raja Iblis Barat, Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao, Lauw Yi Chen dan Kasim Yong Si Dewa Bumi Gunung Lima Warna.
"Hmm Locianpwe, anda hadapi manusia itu saja",perintah Chen Si Lei ketika ia telah melihat ada seorang gadis remaja berusia lima belas tahun yang sedang memainkan musik sesat dari harpa sesat milik Sekte Sesat Naga Hitam yang sedang duduk di bangku taman Istana Selir ke sembilan Kaisar Tang Yu Feng.
" Dayang istana Selir Ke Sembilan Kaisar Tang Yu Feng ",kata salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti mengenali gadis remaja itu.
" Kenapa kau bisa mengenalnya ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao heran.
" Hamba tidak sengaja pernah melihatnya di taman Istana Ibu Suri Ling beberapa hari yang lalu dan hamba mendengarnya dari salah satu dari anggota dayang istana Ibu Suri Ling yang menjadi sepupu gadis itu ",jawab Salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
" Kalau begitu Ibu Suri Ling dalam bahaya ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya cepat menyimpulkan masalah ini dengan cepat.
" Ya kau benar sekali, Wu Sin Hao dan kita harus segera mencari tahu keberadaan logam perak dan emas shio macan di dalam Istana Ibu Suri Ling untuk menolong nyawa Ibu Suri Ling ", kata Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen juga sigap.
" Kita berpencar dalam misi kali ini. Kalian berdua bersama Raja Iblis Barat pergi ke Istana Ibu Suri Ling, dan aku bersama Kasim Yong akan menyelesaikan misi di dalam Istana Harem Kaisar Tang Yu Feng segala keseluruhan untuk keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung ", perintah Chen Si Lei membagi tugas dengan para pasukannya.
" Siap Paduka kami laksanakan !!",sahut para pasukannya serentak yang di pimpin oleh Raja Iblis Barat dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao serta Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen.
Setelah itu Chen Si Lei menggunakan kipas sakti nya untuk mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti menghantam hancur alunan musik sesat harpa sakti sesat yang di mainkan oleh dayang istana Selir Ke Sembilan Kaisar Tang Yu Feng.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
"Aghhhhh !!", teriak gadis itu kaget sekali karena harpa miliknya hancur oleh serangan maut dari Chen Si Lei.
" Dasar kau Kaisar Laknat !!Rasakan serangan ku !!",hardik gadis itu menyerang Chen Si Lei menggunakan ilmu tapak macan tutul sesat dari telapak tangannya untuk membunuh Chen Si Lei yang sudah menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk membuyarkan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan dirinya.
Wushhh !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
"Agh !!", teriak gadis itu menerjang kembali dengan ilmu tendangan hawa sesat menyerang Chen Si Lei yang segera menggunakan ilmu tendangan awan naga menggulung angin musim semi menghantam hancur tulang rusuk gadis itu yang kini menjadi marah sekali kepada Chen Si Lei.
" Gadis Laknat berani sekali kau menggunakan kaki untuk menghadapi ku ,lihat serangan ku untuk mu !!", hardik Chen Si Lei menggerakkan kaki bersepatu kiri menyerang belakang kepala gadis sesat itu yang menyerangnya dengan ilmu tapak racun merah sesat ke arah samping kanannya.
Wuttttt !!
Duk !!
Chen Si Lei dengan cepat menangkis serangan maut tersebut dengan ilmu sakti hawa gurun Gobi utara menghantam hancur pinggang gadis itu yang menjerit kesakitan dan tewas hancur oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Kasim Yong berkelebat cepat untuk mencari dan menemukan logam perunggu shio macan di seluruh Istana Selir Ke Sembilan Kaisar Tang Yu Feng untuk ia bisa membantu Chen Si Lei.
" Paduka di sana ", kata Kasim Yong menunjukkan ada logam perunggu Shio Macan di atas bingkai foto seorang wanita cantik jelita yang memiliki hidung mirip burung kakatua .
" Hmm Ibu Selir Phing rupanya sudah meninggal dunia karena ulahnya sendiri dan sekarang ia terkurung dalam bingkai foto nya sendiri",kata Chen Si Lei sudah menggerakkan kipas sakti nya dengan ilmu mukjizat ketenangan jiwa untuk Roh Selir ke Sembilan Kaisar Tang Yu Feng bisa terbebas dari bingkai foto nya sendiri yang mengandung hawa sesat dari logam perunggu Shio macan.
Wushhh !!
Blashh !!
" Terimakasih atas pertolongan mu kepada ku, Paduka Kaisar Tang Si Lei ", kata Roh Selir Phing begitu terbebas dari bingkai foto yang mengandung hawa sesat yang mengurung jiwanya.
" Ibu Selir Phing mundurlah dari logam perunggu Shio Macan ", kata Chen Si Lei yang sudah menggerakkan kipas sakti nya untuk mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti menghantam hancur logam perunggu Shio Macan.
Wushhh! !
Blaarrrr !!
Cringgg !!
Logam perunggu Shio Macan yang asli terbebas kan dan Chen Si Lei sudah cepat menyimpannya di saku bajunya.
" Ibu Selir Phing anda sudah bisa pergi ke Akhirat untuk melanjutkan perjalanan kehidupan sesudah kau meninggal dunia ", kata Chen Si Lei yang sudah melihat adanya sepasang Dewa penjaga pintu Akhirat yang telah datang untuk Roh Selir Phing bisa pergi ke tempat seharusnya sesudah ia meninggal dunia.
" Ya terimakasih, Tang Si Lei ", kata Roh Selir Phing segera lenyap dari pandangan sepasang mata Chen Si Lei dan Dewa Bumi Gunung Lima Warna yang menjadi Kasim Yong.
" Paduka kita lanjutkan perjalanan ke Istana Selir Aiko Kanazawa",kata Kasim Yong menunjukkan ada sinar hitam di atas genteng Istana Selir Kaisar Tang Yu Feng yang terakhir itu.
" Ya, ayo ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat menuju ke Istana Selir termuda dari anggota Harem Kaisar Tang Yu Feng.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Setibanya Chen Si Lei dan Kasim Yong di Istana Selir Aiko Kanazawa ,mereka berdua melihat bahwa ada beberapa pohon yang mengandung hawa sesat yang di jaga ketat oleh lima belas orang pendeta sesat yang berbicara dalam bahasa suku Ji .
" Dasar para pendeta sesat laknat berani sekali mengadakan ritual sesat di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung ku !!",hardik Chen Si Lei menggerakkan kipas sakti nya untuk mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti untuk membuyarkan hawa sesat dari lima belas orang pendeta sesat yang terkejut sekali karena mereka bisa merasakan getaran hebat sekali dari kipas sakti di tangan kiri seorang pria muda tampan berusia dua puluh enam tahun.
Wushhh !!
Lima belas pendeta sesat melompat cepat mengerahkan ilmu mukjizat telapak sakti kupu - kupu hitam menyerang Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat ke sekeliling lima belas pendeta sesat itu .
Wuttttt !!
Chen Si Lei sudah bergerak cepat menggerakkan kipas memotong leher lima belas pendeta sesat yang awalnya terkejut sekali melihat kelihaian pria muda itu mampu menangkis serangan maut mereka secara terbuka, tapi kini mereka tidak bisa hidup lagi karena pria muda itu sudah memotong leher mereka secara cepat dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Dewa Bumi Gunung Lima Warna menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti lima warna untuk menghadapi lima puluh pohon sesat yang bisa bergerak sendiri dan mengurung mereka berdua di tengah jalan menuju ke ruangan utama Istana Selir Aiko Kanazawa.
Wushhh !!
Blashh !!
Bruakkk !!
" Kasim Yong hati -hati ", kata Chen Si Lei sudah bergerak cepat menggerakkan ilmu mukjizat Gunung Ling menghantam hancur lima puluh pohon sesat itu di sertai ilmu mukjizat telapak matahari sakti.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
Bruakkk !!
Chen Si Lei cepat menolong Selir Aiko Kanazawa yang tergeletak pingsan di lantai keramik dalam ruang utama Istananya.
" Ibu Selir Aiko Kanazawa bertahanlah,aku akan menolong mu ", kata Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari untuk membersihkan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan Selir Aiko Kanazawa yang sudah di pangku oleh Chen Si Lei.
Wushhh !!
Blashh !!
__ADS_1
Selir Aiko Kanazawa membuka sepasang matanya dan melihat ada seorang pria muda tampan sekali yang memeluknya erat.
" Kau siapakah? ",tanya Selir Aiko Kanazawa dengan nada suara lemah.
" Aku Tang Si Lei putra tiri mu ",jawab Chen Si Lei menggunakan pil air mata burung phoenix untuk menyembuhkan luka racun pada seluruh tubuh ibu tirinya ini.
" Ah kau adalah Kaisar Tang Si Lei putra tunggal suamiku Tang Yu Feng ", kata Selir Aiko Kanazawa mengangkat tangan untuk menyentuh wajah Chen Si Lei.
" Ibu Selir Aiko Kanazawa anda sudah aman bersamaku sekarang ", kata Chen Si Lei sudah cepat melepaskan diri dari sentuhan hangat ibu tirinya yang masih amat muda belia itu.
" Ya terimakasih atas pertolongan mu, anak manis ", jawab gadis muda itu sudah berdiri dengan anggun di hadapan Chen Si Lei.
" Baiklah aku akan pergi ke Istana Ibu Suri Ling untuk menolong beliau ", kata Chen Si Lei sudah lenyap dari pandangan sepasang mata istri termuda Kaisar Tang Yu Feng.
Brrrrrrrrrrrrr !!
" Tang Si Lei nanti kamu harus bisa mengunjungi ku lagi di sini ", kata Selir Aiko Kanazawa halus tetapi mengerahkan ilmu Khikang untuk memberikan pesannya kepada Chen Si Lei.
" Ya aku masih ada urusan dengan mu",jawab Chen Si Lei menggunakan ilmu Khikang juga.
" Aiko Kanazawa kau lihat dia sangat manis sekali ", puji Selir Chun Ying untuk Chen Si Lei dari pintu kamar Istana Selir Aiko Kanazawa.
" Putra kita dia itu ,kau harus ingat dengan baik ", kata Selir Aiko Kanazawa yang sudah terpesona dengan ketampanan Chen Si Lei.
" Putra tunggal kita semua ,tentu saja dia sangat manis sekali ", puji Selir ke enam puluh Kaisar Tang Yu Feng yang terlihat masih muda sekali dan gadis itu duduk di kursi meja bundar dalam Istana Selir Aiko Kanazawa.
" Selir Min Min kau bisa keluar juga dari dalam Istana mu ",kata Selir Aiko Kanazawa melihat saudari madunya di dalam Istananya.
" Aku di bebaskan oleh Kasim Yong anak buah Tang Si Lei kita ", jawab Selir Min Min duduk secara anggun sekali sambil menatap arah perginya Chen Si Lei.
Istana Ibu Suri Ling.
Chen Si Lei berkelebat cepat pergi ke Istana Ibu Suri Ling dan ia tepat waktu di saat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao, Lauw Yi Chen dan Raja Iblis Barat berdebat dengan Ibu Suri Ling yang melarang mereka untuk melakukan pemeriksaan terhadap istananya.
" Siapa kalian berani sekali ingin melakukan pemeriksaan terhadap seluruh isi dari Istana ku sendiri ?!", hardik Ibu Suri Ling marah kepada Raja Iblis Barat, Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Lauw Yi Chen serta para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung.
" Paduka Ibu Suri Ling, kami bertiga di perintahkan oleh Kaisar Tang Agung untuk memeriksa seluruh Istana anda untuk keamanan dan keselamatan diri Anda " , jawab Raja Iblis Barat dengan sopan dan hormat kepada Ibu Suri Ling.
" Pemeriksaan apa yang ingin di lakukan Kaisar Tang Agung melalui kalian bertiga ?", tanya Ibu Suri Ling masih belum mengizinkan mereka melakukan tugas untuk mencari dan menemukan logam perak dan emas shio macan di seluruh Istana Ibu Suri Ling sesuai perintah Chen Si Lei.
" Kesehatan seluruh Istana mu ,ErNiang ", jawab Chen Si Lei halus Sudah berdiri di depan Ibu Suri Ling.
" Hmm ya, baiklah aku izinkan ", jawab Ibu Suri Ling untuk putranya senang sekali bisa mengunjungi dirinya di dalam Istananya sendiri.
" Kalian bertiga periksa yang teliti dan cermat juga jangan sampai ada kesalahan sekecil apa pun untuk menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan Huang ErNiang ku ", perintah Chen Si Lei kepada para pengikutnya.
" Siap Paduka kami laksanakan !!", sahut para pasukannya serentak.
" Huang ErNiang, marilah kita berjalan -jalan di sekitar Istana lainnya ", kata Chen Si Lei menggandeng tangan Ibu Suri Ling untuk membantu para pasukannya bisa menemukan logam perak dan emas shio macan di dalam Istana Ibu Suri Ling
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah mengetahui pesan dari Chen Si Lei itu, maka ia dan kawan-kawan nya bergerak cepat untuk mencari dan menemukan sepupu dayang istana Selir Agung terdahulu dari Kaisar Tang Yu Feng yang menurut hasil penyelidikan mereka.
" Dayang istana Ibu Suri Ling itu mempunyai hubungan dengan Sekte Sesat Naga Hitam yang menyusup masuk ke dalam Istana Kekaisaran Tang Agung untuk niat membantu Putri Tang Bi Hua untuk melakukan kudeta terhadap Kekaisaran Tang Agung ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat berkeliling di dalam Istana Ibu Suri Ling.
" Aku pergi ke halaman belakang Istana Ibu Suri Ling ", kata Lauw Yi Chen sudah melakukan tugasnya dengan cepat sekali.
Brrrrrrrrrrrrr !!
" Aku di taman nasional Ibu Suri Ling ", kata Raja Iblis Barat berkelebat cepat ke arah taman nasional Istana Ibu Suri Ling.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Mereka berpencar dalam misi kali ini untuk mempermudah pencarian musuh sakti sesat yang bersembunyi di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.
Chen Si Lei menemani Ibu Suri Ling berjalan -jalan ke Istana bekas Istana para harem Kaisar Tang Yu Feng lainnya, dan ia segera menghirup udara sesat yang berada di dalam Istana khusus untuk para Permaisuri Kaisar Tang Yu Feng, dan terutama di Istana Permaisuri pertama Kaisar Tang Yu Feng.
Wushhh !!
Blashh !!
" Permaisuri He Mi Mi adalah Permaisuri Pertama ayahmu tetapi ia meninggal dunia di usia muda sekali usai melahirkan putri pertama untuk ayahmu, lalu hadir Permaisuri Yoon pengganti Permaisuri He ,namun ia juga meninggal dunia di usia lima belas tahun, lalu hadir Permaisuri Wen yang memberikan seorang putra yang pertama kali untuk ayahmu tetapi ia dan putranya meninggal dunia karena sakit keras secara tiba-tiba, kemudian aku menjadi penggantinya sampai lima kali aku hamil dan melahirkan barulah aku mendapatkan dirimu, Tang Yang Ying dan Tang Hian Cheng ", jawab Ibu Suri Ling duduk di bangku taman Istana Permaisuri Pertama Kaisar Tang Yu Feng.
" Ada beberapa orang ibu yang aku miliki dari Huang Ama ?", tanya Chen Si Lei di sampingnya.
" Tiga ribu orang ibumu tetapi yang hidup hanya enam puluh orang saja, lalu yang terakhir ada dua belas orang yang tersisa dan yang berada di dalam Istana ada tiga orang sedangkan yang lainnya di Istana Dingin ", jawab Ibu Suri Ling berbeda dengan keterangan Selir Chun Ying.
" Lalu ada beberapa orang saudara laki -laki ku jika mereka masih hidup ?", tanya Chen Si Lei menatap Roh seorang pria muda yang berkeliaran di taman itu.
" Lima puluh lima orang saudara laki -laki mu dan semuanya adalah kakak mu ",jawab Ibu Suri Ling meneteskan air mata sambil bercerita tentang saudara laki -laki putranya.
" Kalau saudari perempuan ku ada berapa jumlahnya ?", tanya Chen Si Lei sedih .
" Seimbang dengan jumlah saudara laki -laki mu ,cuma beda kau masih ada adik perempuan",jawab Ibu Suri Ling semakin sedih hatinya.
" Apakah masih adakah kakak dan adik perempuan ku di luar Istana Kekaisaran Tang Agung yang masih hidup ?", tanya Chen Si Lei sembari memberikan air teh hangat melalui cawan keramik kepada Ibu Suri Ling.
" Ada Tang Hui Ming kakak tiri mu ,kalau adikmu tidak ada lagi kecuali mereka bertiga yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung ", jawab Ibu Suri Ling sudah tidak bisa tahan lagi untuk menangis untuk menyatakan perasaan hatinya yang sangat sedih.
Chen Si Lei memeluk Ibu Suri Ling dengan hangat sambil menatap Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang meninggal dunia pada usia lima belas tahun.
" Tang Si Lei bisakah kau memberikan pertolongan kepada ku ?",pinta Roh Kakak laki-laki nya itu.
" Ya Gege ", jawab Chen Si Lei menggunakan bahasa Roh.
" Aku mempunyai seorang anak laki-laki yang mungkin sekarang berusia delapan tahun dari salah seorang dayang istana ku yang sempat aku jadikan sebagai seorang kekasihku, namun hubungan kami berdua di tentang habis oleh para Dewan Agung pemerintahan Kekaisaran Tang Agung yang dahulunya di pimpin oleh kakek ku dari pihak ibuku yang menjadi Permaisuri Ketiga Huang Ama kita, dan sekarang aku ingin sekali bertemu dengan putraku sebelum aku pergi ke alam akhirat ", jawab Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng berdiri di depan Chen Si Lei.
" Ya aku akan berusaha untuk mencari dan menemukan putra mu yang juga satu -satunya keponakan asliku langsung turun dalam marga Tang ", kata Chen Si Lei meminta bantuan Kasim Yong untuk mencari dan menemukan keponakan nya itu.
" Siapa nama soso mu itu dan berasal dari daerah mana dia tinggal ?", tanya Kasim Yong membuka buku bumi.
"Namanya Xue Ping dan tinggal di daerah gunung Xue barat laut ", jawab Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang juga bisa melihat wujud asli Kasim Yong adalah seorang Dewa Bumi Gunung Lima Warna.
" Ah istrimu sudah menikah lagi dengan seorang pejabat senior marga Shi di kota besar bunga Camelia Merah dan mempunyai anak lima orang. Kalau putra mu ..Dia di kirim ke Kuil Shaolin untuk menjadi Biksu kecil di sana dan bernama Tang Hao Liang dengan nama kecil Ah Liang ", kata Kasim Yong sudah menemukan keponakan Chen Si Lei.
" Ya terimakasih atas pertolongan mu dan informasi mu ",kata Chen Si Lei hormat kepada Dewa Bumi Gunung Lima Warna yang menjadi sahabatnya itu.
" Ah ya sudah, aku tidak akan berkeliaran lagi di Istana ibuku "Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng berkata iklas dan ia menjura hormat kepada Chen Si Lei.
" Tunggu sebentar, kau tak akan pernah bisa mengunjungi putra mu di Kuil Shaolin karena ada perlindungan dari Buddha yang melindungi Kuil itu. Jadi lebih baik kau tunggu saja sampai aku meminta izin kepada Biksu Yuan untuk bawa pulang Tang Hao Liang ke Istana Kekaisaran Tang Agung melalui surat perintah ku yang akan di antarkan oleh pihak Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti ku yang di pimpin oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao ", kata Chen Si Lei yang ingin bisa membahagiakan kakaknya itu.
" Terimakasih. ...Terimakasih, Lei ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng terharu dengan kebaikan hati saudara terkecil nya itu.
" Kau jaga Huang ErNiang di sini. Aku harus musnahkan altar sesat di dalam Istana Permaisuri pertama Huang Ama yang mengurung mu dan seluruh Istana lain di sekitar lokasi ini ", kata Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat kasih untuk Ibu Suri Ling tertidur pulas di bangku taman Istana Permaisuri Pertama Kaisar Tang Yu Feng.
" Iya, kau pergilah dan lenyapkan mereka ,aku akan melindungi ibu mu ",jawab Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng duduk di hadapan Ibu Suri Ling yang tidur di bangku taman Istana bekas Istana Permaisuri Pertama Kaisar Tang Yu Feng.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei tiba di hadapan para pasukan Roh jahat yang berada di dalam Istana Permaisuri Pertama Kaisar Tang Yu Feng.
" Tang Si Lei tolong aku !!",jerit Roh Permaisuri Pertama Kaisar Tang Yu Feng yang di ikat rantai besi yang sekelilingnya adalah belatung darah hitam.
" Ibu jangan takut ada aku yang akan menolong mu ", kata Chen Si Lei halus pada Roh Ibu tirinya.
" Ah Lei tolong kami !!",jerit sekitar lima belas roh ibu tirinya yang lainnya yang di ikat rantai besi belatung ungu.
" Wahai para Roh jahat berani sekali kalian semua menyandera para ibuku !! Apakah kalian semua tidak pernah takut kepada hukuman yang akan aku berikan kepada kalian semua !!", hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti tingkat Lima menghantam hancur para pasukan roh jahat.
__ADS_1
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Roh jahat hancur oleh Chen Si Lei.
" Tang Si Lei lawanmu adalah aku !!", hardik sosok Roh yang sangat kejam sekali meluncur ke arah Chen Si Lei menggunakan barang -barang yang berada di sana untuk menghadapi Chen Si Lei.
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik tingkat tiga menghantam hancur barang -barang tersebut.
Wushhh !!
Blaarrrr !!
Roh jahat itu menyerang Chen Si Lei menggunakan angin kencang yang sangat besar sekali sampai lantai dan seluruh bangunan Istana pun terangkat oleh ilmu angin sesat yang di lontarkan oleh Roh jahat itu kepada Chen Si Lei.
Wushhh !!
Chen Si Lei menggunakan kipas sakti ilmu mukjizat Gunung Awan Dan Angin Surgawi tingkat dua untuk menghadapi tantangan angin sesat dari Roh jahat dari anggota dari Raja Iblis Surga Ke Enam.
Wushhh !!
Bressssss !!
" Aghhhhhh !!", teriak Roh jahat hancur oleh Chen Si Lei.
" Para ibu jangan khawatir, Lei datang untuk menolong para ibu ",kata Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat Kasih Sayang Seorang Anak laki -laki kepada para ibunya.
Blashh !!
Cahaya keemasan terpancar dari telapak tangan kanan Chen Si Lei telah berhasil membebaskan roh para istri Kaisar Tang Yu Feng dari kurungan Raja Iblis Surga Ke Enam dari Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat Enam.
" Lei Lei terimakasih atas pertolongan mu kepada kami ", kata para ibunya yang kini sudah tenang dan damai, lalu ikut para Dewa Akhirat untuk menjalankan Reinkarnasi menjadi manusia yang baru.
" Selamat jalan untuk para ibuku dan berbahagialah di kehidupan kalian yang baru",kata Chen Si Lei memejamkan matanya untuk berdoa membantu para ibu nya .
Lalu Chen Si Lei keluar dari Istana yang sudah hancur itu, dan ia menemukan dua logam shio macan dengan lengkap dan keluarlah Dewa Macan Emas di hadapan Chen Si Lei.
" Mulai saat ini aku adalah seorang pengikut mu ,Paduka Kaisar Lotus Langit Selatan ", kata Dewa Macan Emas berubah wujud menjadi seorang pengawal pribadi baru bernama Hu Chin .
"Baiklah, terima kasih dan selamat bergabung dengan para pasukan ku",kata Chen Si Lei memberikan cawan keramik isi arak air mata burung merpati emas sakti .
" Ah Lei di sana ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng menunjuk ke arah Istana Ibu Suri Ling yang menjadi gelap gulita karena hawa sesat berbahaya bagi keselamatan para penghuni Istana Ibu Suri Ling sudah berkumpul bersama gadis dayang istana palsu itu.
" Lancang sekali dia itu ", kata Chen Si Lei nada dingin sekali dan berkelebat cepat untuk menuju ke Istana Ibu Suri Ling dan menolong para pasukannya yang sudah kewalahan menghadapi tantangan ilmu sesat yang di lakukan oleh gadis sesat yang sedang membaca doa ritual sesat kepada kepala Rusa Hitam di atas bukit buatan dalam Istana Ibu Suri Ling.
" Wahai para Dewa Rusa Hitam berkumpullah dan bersatu dengan ku,lalu marilah kita basmi para manusia di sini !!", teriak gadis sesat itu menuangkan darah hitam ke kepala Rusa Hitam yang akibatnya seluruh penghuni dalam Istana Ibu Suri Ling menjerit kesakitan.
Chen Si Lei menggunakan kipas sakti membuyarkan hawa sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga awan gelap gulita langsung hilang dan tergantikan oleh cahaya matahari yang langsung menghantam hancur altar sesat itu hingga berkeping -keping.
Syutttttttttt !!
Duar !!
"Aghhhhhh !!", teriak gadis itu tewas hancur oleh ilmu mukjizat telapak matahari sakti milik Chen Si Lei.
" Locianpwe, Wu Sin Hao, Lauw Yi Chen. ..kalian semua baik -baik kah?",tanya Chen Si Lei terkejut sekali melihat para pasukannya tergeletak pingsan di sekitar lokasi tersebut.
" Agh !!Aduh !!", jerit gadis remaja berusia lima belas tahun terjatuh dari atas pohon dekat bukit buatan, dan Chen Si Lei cepat menolong gadis itu tepat waktu.
" Putri Xiao Feng apa yang sudah kau lakukan di atas pohon itu ?", tanya Chen Si Lei menurunkan gadis itu.
" Lapor Paduka,hamba hanya bersembunyi dari dayang istana tadi itu yang ingin mendapatkan darahku untuk ritual sesat nya, tetapi para pasukan mu menyerang nya tanpa bisa menembus pertahanan nya karena ia di lindungi oleh kepala rusa hitam yang sudah kau hancurkan itu dengan tepat waktu dan akhirnya hamba bisa terselamatkan ", jawab salah seorang dari adik sepupunya.
" Ah syukurlah kau selamat, ya sudah kau pulang sana ke rumah mu ",kata Chen Si Lei yang sudah menghampiri para pasukannya untuk di berikan pil air mata burung phoenix untuk menyembuhkan para pasukannya.
"Ya, hamba akan pulang ke rumah hamba ", jawab gadis itu segera mematuhi perintahnya.
" Putri Xiao Feng tunggu sebentar ", kata Lauw Yi Chen tiba-tiba menawarkan diri untuk mengantarkan gadis itu pulang ke Istana Pangeran Tua Feng.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terlihat senang sekali bisa menyaksikan sahabatnya jatuh cinta kepada sepupu Kaisar Tang Agung, dan ia berharap agar Lauw Yi Chen bisa bahagia bersama Putri Xiao Feng.
" Terimakasih atas pertolongan kalian semua kepada ku ", kata Chen Si Lei usai membersihkan Istana Ibu Suri Ling dari hawa sesat menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti.
Wuttttt !!
Plashhh !!!
"Sama-sama, Paduka ", jawab para pasukannya serentak.
" Ah Lei, ibumu sudah bangun ",kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng dari taman Istana Permaisuri Pertama Kaisar Tang Yu Feng yang sudah hancur oleh Chen Si Lei.
"Wahhhhhhh hancur semua bangunan kuno ini ",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya melihat puing bangunan Istana berserakan di sekitar lokasi tersebut.
" Aku ingin menjadikan tempat ini sebagai taman bunga nasional dan ketiga orang ibuku di pindahkan ke dekat Istana Ibu Suri Ling dan mereka bisa tinggal berdampingan dengan damai ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada ketiga orang ibunya yang lainnya yang sudah berkumpul bersama Ibu Suri Ling di pintu masuk ke dalam Istana Ibu Suri Ling.
" Paduka selanjutnya Istana kuno milik Kakek dan para nenek anda yang harus kita selidiki juga ", kata Raja Iblis Barat menunjuk ke arah selatan terdalam dari lingkungan Istana Kekaisaran Tang Agung.
" Di sana ada tiga patung pusaka Sekte Sesat Naga Hitam yang di simpan di dalam Istana Kaisar Tang Yi Ming ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng memberitahu informasi tentang tiga pusaka sesat yang pernah di miliki oleh saudara kakek mereka.
" Berapa banyak nenek yang kita miliki ?", tanya Chen Si Lei mengikuti petunjuk Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang berjalan bersama Kasim Yong dan pengawal Hu Chin.
" Hmm ratusan nenek, puluhan paman dan bibi ",jawab Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng.
" Semuanya sudah pernah aku lihat di hari peringatan satu tahun mangkatnya Huang Ama ", kata Chen Si Lei merasa yakin bahwa semua leluhurnya sudah reinkarnasi kembali ke kehidupan masing - masing.
" Masih ada dua orang nenek muda, tiga puluh enam paman tua ,dua puluh lima paman muda,tiga puluh lima bibi besar dan dua puluh bibi kecil tapi yang masih hidup lima belas paman tua ,lima belas paman kecil, dua puluh bibi besar dan tujuh bibi kecil. Pokoknya masih banyak sekali leluhur kita ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang lebih banyak mengetahui tentang keluarga besar Kekaisaran Tang Agung daripada Chen Si Lei.
" Astaga kepala ku pusing ", kata Chen Si Lei menyentuh dahinya sendiri.
" Karena kita penguasa besar ,maka keluarga kita besar sekali dan kau penerus kami wajib mengikuti cara kehidupan mereka untuk generasi penerus mu bisa semakin besar lagi ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang terdengar sedih karena ia tidak bisa memberikan manfaat bagi Kekaisaran Tang Agung.
" Kau jangan menilai dirimu kecil karena kau sudah memberikan yang terbaik bagi Kekaisaran Tang Agung kita dengan putra mu semata wayang itu bisa ku jadikan sebagai wakil ku di dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung untuk kita bisa bersama -sama memajukan dinasti kita ", kata Chen Si Lei tersenyum untuk kakak laki-laki nya bisa bahagia dan tidak rendah diri lagi.
" Terimakasih, Ah Lei ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng merasa lebih bahagia memiliki seorang adik laki -laki seperti Chen Si Lei.
" Jika waktu mu belum tiba untuk meninggal dunia, aku bisa menghidupkan mu kembali dalam bentuk manusia lain agar kamu bisa bersama ku dan putra mu ,tapi kau tak bisa mengubah takdir istrimu yang kini menjadi istri orang lain, jika kau langgar maka keturunan mu akan musnah oleh perbuatan mu sendiri", kata Chen Si Lei yang memikirkan cara untuk membantu kakaknya bisa ikut dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung agar ia bisa melakukan tugas Pendekar Rajawali Emas Sakti dengan lebih baik lagi.
" Baiklah aku terima tawaran mu untuk aku bisa membantu mu untuk kau bisa melakukan tugas sebagai Pendekar Rajawali Emas Sakti mu dengan baik dan aku bisa membantu mu untuk menangani urusan pemerintahan Kekaisaran Tang Agung ", jawab Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng merasa ada harapan bagi dirinya untuk menjalani kehidupan yang baru dan lebih baik lagi.
" Tapi ada syaratnya jangan ganggu para istri ku dan bantu aku menjaga anak - anak ku ",kata Chen Si Lei mulai berpikir ulang sebelum memutuskan untuk kakak nya itu.
" Aku akan cari gadis -gadis cantik jelita lain untuk menjadi istri -istri ku ,kau tenang sajalah", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang pernah melihat Sin Yue Qing dan ia tertarik sekali untuk mendapatkan gadis itu, jika ia bisa hidup lagi.
" Oh aku batalkan niat ku untuk menghidupkan mu lagi ", kata Chen Si Lei sudah membaca pikiran dan hati Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng yang terkejut sekali karena adiknya bisa membaca pikiran dan hatinya.
" Ei apa hubungannya antara kamu dan gadis cantik itu ?", tanya Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng.
" Gadis dalam hatimu adalah istri ku juga. Enak saja kau ada niat untuk mencoba mengambilnya dari ku ", jawab Chen Si Lei galak sekali kepada kakaknya sendiri.
" Bukankah dia sudah keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung dan itu berarti ia telah bebas dari mu ?", tanya Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng.
" Dia tidak keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung, dia hanya bosan untuk cari suasana segar di Istana ku yang lain ", jawab Chen Si Lei sembari tersenyum ceria memikirkan Sin Yue Qing yang berada di pulau persik pribadinya.
" Ei kau punya istana lain di luar Istana Kekaisaran Tang Agung ?", tanya Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng.
" Bukan di luar Istana Kekaisaran Tang Agung tetapi masih dalam satu lokasi di Lingkungan Kekaisaran Tang Agung juga", jawab Chen Si Lei tidak mau beritahu tempat Sin Yue Qing berada kepada siapa pun, termasuk kepada kakaknya sendiri.
__ADS_1
" Hmm baiklah aku tidak akan pernah mengganggu gadis itu dan juga para istri mu yang lain .Aku cuma ingin hidup untuk putra ku saja ", kata Roh Pangeran Muda Tang Chiang Feng .