Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Desa Besar Bunga Champa Merah Muda.


__ADS_3

Musim semi adalah musim panen yang sangat besar melimpah bagi masyarakat Tionggoan, termasuk di desa yang bernama desa besar bunga Champa Merah muda yang di kunjungi oleh Chen Si Lei dan para sahabatnya dengan berkuda di sekitar kuda Chen Si Lei sebagai Kaisar Tang Agung mereka semua.


"Paduka bunga Champa Merah muda di sekitar desa tidak boleh di petik karena banyak racun hawa sesat berbahaya bagi keselamatan dan keamanan rakyat desa ini",kata Ketua Sekte Bunga Cempaka Sakti yang berkuda di belakang kuda Chen Si Lei.


"Ya aku sudah mencium aroma sesat dari awal kita tiba di desa",kata Chen Si Lei menggunakan kipas untuk membuyarkan racun hawa sesat berbahaya dengan ilmu mukjizat telapak matahari sakti.


Wuttttt !!


Bressssss !!!


Blaarrrr!!


"Paduka kita di kepung oleh pihak musuh ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Ya lihat mereka sudah menunggu kedatangan kita ", kata Ching Yan Ketua Sekte Gadis Suci gunung Chong Yang.


"Ada Siluman Beruang Merah juga di antara musuh kita",kata Ketua Sekte gunung Baodingsan.


"Aku tidak takut kepada mereka",kata Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat di depan pintu masuk ke desa besar bunga Champa Merah Muda.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau harus mati! ! ",hardik para kaum sekte sesat burung hitam cabang sembilan yang bergabung dengan Sekte Sesat Beruang Merah.


"Si Sombong itu harus mati agar kita aman darinya !!", hardik pria kasar dari Sekte Sesat Beruang Merah.


"Betul sekali dia sudah banyak sekali menghancurkan kaum kita!!",hardik seorang gadis cantik jelita sekali sekte sesat Ayam Merah.


"Wah aku senang sekali bisa bertemu kalian semua di desa besar bunga Champa Merah Muda !!", teriak Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis para musuh di sekitar mereka dengan ilmu golok sakti yang sangat hebat sekali.


Wuttttt! ! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menghantam hancur para musuh sakti dari pintu masuk ke desa besar bunga Champa Merah Muda dengan cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Bruakkk !!


Chen Si Lei melompat cepat mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga pintu pun hancur oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria ganas yang ingin membunuh dia dengan ilmu pedang mukjizat sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kudanya melompat ke arah musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh serangan maut dari Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Syuutttttttt !!


Plakkkk !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei memiringkan tubuhnya sedikit di atas kudanya sekaligus memukul orang musuh sakti sesat dengan ilmu mukjizat Gunung Ling sehingga pria ganas itu tewas seketika itu juga oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menegakkan tubuh untuk menangkis pedang milik seorang pria yang hebat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti sehingga berhasil membunuh pria ganas itu.


Wuttttt !!


Jlebbbb !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan ilmu golok sakti.


Crakkkkkk !!


Kakek Ketua Sekte gunung Baodingsan menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh sakti sesat tewas oleh kakek itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Ketua Sekte Bunga Cempaka Sakti membabat habis para musuh sakti sesat yang sudah membunuh banyak muridnya yang kini tinggal dua orang muridnya yang masih hidup.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Ching Yan Ketua Sekte Gadis Suci gunung Chong Yang membabat habis kepala musuh sakti dengan cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terkejut sekali karena kelihaian ilmu mukjizat gadis suci gunung Chong Yang.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang melawan serangan maut dari pihak musuh yang mengeroyok mereka semua tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.


Wuttttt ! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan senjata rahasia milik dari Sekte Sesat burung hitam cabang sembilan dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Syuutttttttt !!


Jlebbbb !!


"Aghhhhhh! ! Kurang ajar kalian !!", hardik Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat membabat habis kepala pria ganas yang sudah membunuh kudanya.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala gadis sesat dan ganas sekali dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat untuk membunuh pria ganas yang ingin membunuh Chen Si Lei yang sedang bertarung sengit melawan para pria ganas yang menjadi murid kedua sekte sesat Ayam Merah .


Wuttttt !!


Jlebbbb !!


Chen Si Lei memutar kipas sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat di sekitar dirinya dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas semua oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti segera berkelebat cepat memenggal habis para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti sesat yang sudah mengurung dirinya.


Wuttttt !!

__ADS_1


Crakkkkkk !!


"Paduka !!", teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala musuh sakti yang terdekat dengan Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria ganas yang ingin membunuh dirinya dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


"Istriku. ..!!",teriak Ketua Sekte Bunga Cempaka Sakti membabat habis para pria ganas yang sudah membunuh salah satu dari lima orang istrinya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Ibu..!!",jerit salah satu putra dari Ketua Sekte Bunga Cempaka Sakti.


"Wu Song cepat pergi dari sini. ..!!",teriak wanita sakti yang sudah sekarat yang sudah berusaha keras untuk menyelamatkan putranya yang nyaris di bunuh oleh Sekte Sesat Beruang Merah dengan kejam.


Tiba-tiba Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga Chen Si Lei bisa menyelamatkan nyawa putra ketiga dari Sekte Bunga Cempaka Sakti.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Paduka hamba minta permintaan terakhir untuk anda bantu untuk hamba",kata kakek ketua Sekte gunung Baodingsan yang sudah terluka parah oleh musuh sakti sesat secara ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Locianpwe apa yang ingin kau minta tolong kepada ku?",tanya Chen Si Lei yang sudah cepat menolong kakek itu sebelum meninggal dunia.


"Baik aku akan penuhi permintaan terakhir mu",jawab Chen Si Lei mendengarkan bisikan pesan terakhir dari Sekte gunung Baodingsan.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti yang sudah membunuh kakek ketua Sekte gunung Baodingsan dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti di sekitar Ching Yan Ketua Sekte Gadis Suci gunung Chong Yang dengan ilmu golok sakti.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti sesat yang sudah membunuh para anggota Sekte Bunga Cempaka Sakti.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Yo Dao...!!",jerit tangis istri kedua Ketua Sekte Bunga Cempaka Sakti.


"Ibu....!!",jerit putra kedua Sekte Bunga Cempaka Sakti menangis untuk sebelum tewas hancur oleh pihak musuh secara kejam sekali.


Ketua Sekte Bunga Cempaka Sakti mengamuk ganas sekali membasmi sejumlah besar musuh sakti sesat yang sudah membunuh banyak keluarganya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei mendesak para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali dan membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti di sertai ilmu mukjizat piramida sakti yang sangat hebat sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Dessssssss !!


Desa besar bunga Champa Merah muda menjadi sebuah desa mati penuh darah serta jasad para penduduk desa itu serta para pasukan musuh sesat dan juga dari pihak Chen Si Lei, yaitu dari teman -teman seperjuangan Chen Si Lei yang juga menjadi korban perang tersebut.


"Wu Sin Hao bertahanlah kita pasti bisa menang!!",teriak Chen Si Lei memberikan semangat untuk Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang masih terus berjuang keras untuk menghabisi para musuh sakti sesat yang sudah membunuh Sekte Bunga Cempaka Sakti serta Kakek Ketua Sekte gunung Baodingsan.


"Ching Yan bertahanlah",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memeluk gadis yang pingsan karena keracunan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan gadis itu.


"Tuan besar Wu tolong selamatkan kedua orang murid ku yang bernama Liu Xing dan Maya. .Agh",pesan terakhir dari Nona Ching Yan Ketua Sekte Gadis Suci gunung Chong Yang.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal sejumlah para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali .


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk!!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menghantam hancur para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berhasil menyelamatkan rakyat yang berada di dalam desa bunga Champa Merah Muda.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat untuk menolong para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang segera mengeluarkan rakyat tersisa ke luar desa tersebut untuk sementara waktu sampai perang berakhir.


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis para pria ganas yang sudah berani mengganggu rakyat yang berada di rumah rakyat.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Lancang sekali kalian berani mengganggu rakyat ku!!",hardik Chen Si Lei marah sekali kepada pria ganas yang sudah menindas rakyat.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat menangkis serangan pedang dari gadis sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan rakyat desa besar bunga Champa Merah Muda.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


"Hyatttttttttttttt !!", teriak Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis para kaum sekte sesat burung hitam cabang sembilan yang sudah membunuh rakyat kecil yang berada di dalam dusun terdekat dengan lokasi peperangan tersebut.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para kaum sekte sesat beruang merah dengan sangat cepat sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok dengan cepat dan ganas sekali sehingga para musuh sakti sesat tewas dalam serangan maut dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Rapikan kembali desa besar bunga Champa Merah Muda",perintah Chen Si Lei usai melenyapkan musuh sakti sesat yang terakhir dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Guo.


Crakkkkkk !!


"Siap Paduka hamba laksanakan !!", sahut Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah penduduk desa besar bunga Champa Merah Muda untuk Chen Si Lei bisa mengobati luka racun sesat para penduduk desa itu dengan ilmu mukjizat telapak matahari untuk membersihkan hawa racun sesat.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyiapkan makanan dan minuman serta rumah untuk para penduduk desa besar bunga Champa Merah Muda yang sedang di obati oleh Chen Si Lei.


"Tolongggg! ! ",teriak seorang wanita cantik jelita di salah satu dari rumah para penduduk desa besar bunga Champa Merah Muda yang terdengar jelas oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Coba kamu lihat di rumah itu",perintah Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Baik Paduka ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat pergi ke rumah penduduk desa itu.

__ADS_1


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menemukan seorang wanita cantik jelita sekali yang bersimbah darah pada seluruh tubuhnya dan di dekat wanita itu ada bayi laki-laki yang baru saja di lahirkan oleh wanita itu seorang diri.


"Tuan besar tolong kau rawat anakku seperti kau merawat anak mu sendiri",kata wanita itu sebelum meninggal dunia kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Anak baik mulai hari ini kau adalah putra ku",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao memakamkan wanita itu dengan layak dan pria ini menggendong bayi laki-laki dari wanita desa itu untuk di rawat oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sebagai anak adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Anak siapa yang anda bawa ini Tuan Besar Wu Sin Hao?",tanya Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti melihat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao datang kepada mereka menggendong seorang bayi laki-laki yang baru lahir.


"Anak adopsi ku ",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao membelai lembut bayi laki-laki itu dengan kasih sayang.


"Sudah kau berikan nama untuk putra adopsi mu?",tanya Chen Si Lei.


"Belum Paduka",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Kau berilah sebuah nama yang bagus untuk putra angkat mu",kata Chen Si Lei.


"Emmm baik hamba berinama Wu Long Sin",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Wah nama yang gagah perkasa sekali",puji Chen Si Lei memeluk bayi itu dengan sangat lembut sekali.


"Siapakah di sana ?", tanya Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah suara halus yang meminta pertolongan kepada mereka.


Chen Si Lei melihat ada seorang gadis remaja berusia lima belas tahun yang amat cantik jelita sekali sedang bersembunyi di dalam tempat sampah di dalam gang kecil di tengah jalan desa besar bunga Champa Merah.


"Tolong jangan bunuh hamba Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata gadis itu sujud pada Chen Si Lei yang sedang menggendong bayi adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Siapa kau? ",tanya Chen Si Lei dengan tatapan mata tajam sekali.


"Hamba bernama Xiao Li Ya dan hamba adalah seorang gadis yatim piatu yang di besarkan di sebuah kuil Dewi Welas Asih di desa besar bunga Champa Merah Muda ", jawab gadis itu bersujud hormat kepada Chen Si Lei.


"Baiklah aku percaya kamu",kata Chen Si Lei.


"Terimakasih atas kebaikan Pendekar Rajawali Emas Sakti",jawab Xiao Li Ya.


"Bagaimana jika kamu menjadi pelayan kami selama di perjalanan misi ku?",tanya Chen Si Lei sudah berpikir untuk ada seorang yang bisa merawat bayi adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Ya Paduka hamba bersedia untuk menjadi pelayan anda",jawab gadis itu sangat berterimakasih kepada Chen Si Lei.


"Kau rawatlah bayi ini untuk kami",kata Chen Si Lei menyerahkan bayi adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada Xiao Li Ya.


Xiao Li Ya menggendong bayi itu untuk membantu Chen Si Lei dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju ke kota kecil Kerbau Putih.


"Besok setelah kami selesai menyembuhkan rakyat, kami akan segera pergi ke luar dari desa bunga Champa Merah Muda ", kata Chen Si Lei.


"Iya Tuan Besar",kata Xiao Li Ya menggendong bayi laki-laki adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sedang merapikan seluruh desa dengan bantuan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah profesional dalam melayani masyarakat yang berada di dalam desa besar bunga Champa Merah Muda.


Sekelompok anak -anak kecil bermain dengan Chen Si Lei yang mengajarkan dan membimbing mereka dengan pelajaran sastra dan ilmu pengetahuan tentang hal yang ada di dalam dunia ini.


"Kalian harus banyak belajar di sekolah dan di rumah agar saat dewasa kalian bisa meraih hasil yang gemilang di masa depan kalian sesuai dengan cita -cita kalian untuk membahagiakan orang tua dan keluarga kalian",kata Chen Si Lei.


"Ya Pendekar Rajawali Emas Sakti ", jawab anak -anak kecil di desa besar bunga Champa Merah Muda.


Xiao Li Ya memperhatikan Chen Si Lei dengan tatapan mata kasih sayang kepada Chen Si Lei yang sedang membaca buku cerita untuk anak -anak kecil di sekitar pria bertopeng rajawali emas sakti.


"Dia sungguh hebat sekali",puji Xiao Li Ya berdebar kencang jantungnya saat ia melihat Pendekar Rajawali Emas Sakti yang terlihat sangat menarik sekali dan gagah perkasa.


"Nona Xiao Li Ya bisakah kau membantu kami di dapur umum?",tanya salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dari dapur umum.


"Ya aku bisa ", jawab Xiao Li Ya menyerahkan bayi laki-laki itu kepada salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Xiao Li Ya memasak beberapa macam makanan untuk masyarakat umum dan juga untuk mereka yang sedang sibuk untuk menyembuhkan rakyat yang sedang sakit keras akibat racun sesat yang sudah berhasil di sembuhkan oleh Chen Si Lei dan sekarang masyarakat sedang masa proses penyembuhan yang lebih baik lagi.


Sebuah surat meluncur ke arah Chen Si Lei yang segera menangkap anak panah yang membawa surat kepadanya, dan Chen Si Lei membaca surat tersebut.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti jika kamu punya keberanian secara jantan. Maka kau harus hadapi kami di puncak gunung Bunga Champa Merah Muda. Tertanda Ketua Sekte Sesat Burung hitam cabang sembilan",tulis surat tantangan tersebut kepada Chen Si Lei yang meremas hancur surat itu.


"Aku terima tantangan mu",kata Chen Si Lei yang segera berkelebat cepat ke arah gunung bunga Champa Merah Muda.


"Paduka. ..!!",teriak Xiao Li Ya terkejut sekali melihat Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah gunung bunga Champa Merah Muda sesudah menerima surat dari Sekte Sesat burung hitam cabang sembilan.


"Ada apa ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berada di dekat Xiao Li Ya.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti pergi ke gunung bunga Champa Merah Muda usai menerima surat dari Sekte Sesat burung hitam cabang sembilan ,Tuan Besar Wu ", jawab Xiao Li Ya.


"Jaga desa dengan baik. Aku harus bantu Paduka",perintah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Siap Tuan Besar Wu Sin Hao",jawab Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Tetapi sebuah ledakan dahsyat menghantam hancur desa besar bunga Champa Merah Muda sebelum Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat ke gunung bunga Champa Merah Muda untuk membantu Chen Si Lei.


Blarrrrrrrrr !!


"Aghhhhhh !!", teriak para penduduk desa besar bunga Champa Merah Muda.


"Kurang ajar !!", teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao marah sekali melihat desa itu hancur lebur oleh pihak musuh secara kejam sekali.


"Teman -teman di mana kalian. .!!",teriak Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Wu Long Sin ", panggil Xiao Li Ya menggendong bayi laki-laki adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang tertimbun reruntuhan bangunan akibat ledakan tersebut.


"Xiao Li Ya...!!",teriak Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dari bawah reruntuhan rumah dapur umum yang hancur lebur oleh pihak musuh.


"Hamba di sini ", jawab gadis itu tergeletak lemah di bawah reruntuhan bangunan umum.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao bergerak cepat untuk mencari dan menemukan Xiao Li Ya dan bayi adopsi nya di sekitar reruntuhan bangunan yang berada di dalam desa besar bunga Champa Merah Muda.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terkejut sekali melihat banyaknya para penduduk desa menjadi korban ledakan tersebut, dan banyak anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang juga menjadi korban ledakan, dan hanya beberapa orang saja yang selamat dari musibah tersebut.


"Wan Gi ",panggil Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melihat pria muda anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang tertimbun reruntuhan bangunan rumah umum khusus untuk anak -anak kecil di desa itu.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyelusuri seluruh puing bangunan untuk mencari dan menemukan Xiao Li Ya dan bayi adopsi nya serta anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang masih hidup.


"Ah mereka di sana",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao segera menolong Xiao Li Ya dan bayi adopsi nya dari reruntuhan bangunan.


"Oh syukurlah mereka berdua selamat",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah memeriksa kondisi Xiao Li Ya dan bayi laki-laki adopsi nya.


"Hahahaha hahahaha Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kau harus mati di tangan ku atas pembalasan kami untuk keluarga kami !!", hardik para kaum sekte sesat burung hitam cabang sembilan yang sudah berada di dekat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sedang mengobati luka Xiao Li Ya dan menggendong bayi adopsi nya.


"Jika mereka ada di sini. .? ?Lalu Paduka ??", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao di dalam hatinya terkejut sekali melihat para musuh sakti sesat ada di desa ini, lalu Chen Si Lei pergi ke gunung bunga Champa Merah Muda menghadapi siapa ?, pikir Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Kau pasti senang sekali bisa bertemu kami?Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti akan mati di tangan Ketua Sekte Sesat Cobra Merah,lalu kau akan mati oleh kami ",jawab gadis remaja cantik jelita memimpin sekte sesat burung hitam cabang sembilan yang mengurung Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan tiga puluh enam orang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang masih hidup dan selamat dari ledakan tersebut.


"Bom yang kami berikan kepada kalian, apakah menyenangkan ?", tanya salah seorang dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang sembilan.


"Manusia laknat !!", hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok di atas kepala lalu menyerang musuh sakti sesat dengan hebat sekali sehingga gadis itu terkejut sekali melihat kelihaian Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


"Tuan Besar Wu kami akan berjuang bersama mu!!Ayo kita hancurkan mereka!!!!!! !!Kita harus menang !!!!",teriak Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh serangan maut dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok membabat habis kepala pria ganas yang ingin membunuh dia dan bayi adopsi nya.


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menghantam hancur para musuh sakti yang berada di sekitar Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan bayinya.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Duar!!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao lawan mu adalah aku !!", teriak gadis cantik jelita di hadapan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari gadis itu yang mengarah ke bayi laki-laki adopsi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Crakkkkkk !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat memenggal kepala gadis sadis yang menyerang Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan cepat sekali.


"Xiao Li Ya kau tak apa-apa ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melihat gadis itu sudah sadar dari pingsan.


"Tuan Besar Wu ", jawab gadis itu yang segera di papah oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Rapikan kembali desa besar bunga Champa Merah Muda",perintah Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada tiga puluh enam Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Siap Tuan Besar Wu ", jawab Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Aku titipkan Wu Long Sin kepada mu",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kepada Xiao Li Ya.


"Iya Tuan Besar Wu",jawab Xiao Li Ya menggendong bayi itu untuk membantu Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.

__ADS_1


"Aku harus membantu Paduka di gunung bunga Champa Merah Muda",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat cepat gunung bunga Champa Merah Muda.


__ADS_2