
Sore hari yang masih terang belum menunjukkan tanda -tanda akan menuju hari akan malam. Chen Si Lei menggunakan burung rajawali putih sakti mencari tahu keberadaan Li Shao Ning yang sudah sangat di rindukan oleh Chen Si Lei yang pusing untuk menemukan wanita itu.
Melalui burung rajawali putih sakti untuk mencari dan menemukan Li Shao Ning menjadi alternatif pilihan yang tepat bagi Chen Si Lei, maka tanpa ia sadari bahwa ia semakin merindukan Li Shao Ning dan ia berdoa untuk Li Shao Ning selalu di dalam keadaan sehat dan selamat.
Kota Hou.
Sementara itu, Li Shao Ning yang berada di dalam kuil kosong di tengah kota Hou sekitar tiga hari lalu kembali di serang oleh pasukan Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang di pimpin oleh Pangeran Muda Phing Cu yang sangat pintar dalam mencari dan menemukan incaran nya.
Pada pagi hari itu Li Shao Ning terbangun dan melihat burung rajawali emas sakti sudah menyiapkan keperluan pagi untuk Li Shao Ning dengan sangat pintar ,dan hal ini sudah di perhatikan oleh para pasukan Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang di pimpin oleh Pangeran Muda Phing Cu yang cerdik.
"Bukankah itu burung sialan itu ?", tanya Phing Cu melihat burung rajawali emas sakti mencarikan sarapan pagi untuk Li Shao Ning di sebuah hutan perbatasan antara kota Hou dengan kota Beruang hitam.
"Betul sekali, Paduka ", jawab salah seorang dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan.
"Kalau begitu Li Shao Ning berada di sekitar sini.Ayo kita amati burung sialan itu ", kata Phing Cu memerhatikan gerak -gerik burung rajawali emas sakti.
Dengan mengikuti burung rajawali emas sakti, maka ia dan pasukannya dapat menemukan Li Shao Ning di dalam kuil kosong itu.
"Kakak rajawali emas sakti kau membawakan ku sarapan pagi ?", tanya Li Shao Ning terharu dengan kebaikan hati burung rajawali emas sakti kepadanya.
Saat Li Shao Ning sedang mulai sarapan pagi di temani oleh burung rajawali emas sakti, tiba-tiba ada asap hitam yang membius Li Shao Ning dan burung rajawali emas sakti hingga keduanya jatuh pingsan,lalu Phing Cu mendatangi Li Shao Ning dan menggendongnya untuk kabur dari burung rajawali emas sakti.
"Paduka kita apakan burung sialan ini?",tanya salah seorang dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan kepada Pangeran Muda Phing Cu yang telah membawa Li Shao Ning dari kuil kosong itu.
"Bunuh saja ", perintah Phing Cu sudah lenyap dari tempat itu.
Maka salah seorang dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan telah mengeluarkan pedang mukjizat sesat untuk membunuh burung rajawali emas sakti yang pingsan karena obat bius.
Tetapi sebuah pedang menangkis serangan maut dari seorang anggota dari Sekte Sesat burung hitam cabang delapan.
Cranggg !!
Pedang mukjizat sesat dari Sekte Sesat burung hitam cabang delapan hancur oleh seorang gadis remaja berusia lima belas tahun yang amat cantik jelita sekali memakai pakaian serba putih menyerangnya dengan hebat sekali sehingga gadis itu berhasil menyelamatkan burung rajawali emas sakti.
"Gadis Laknat berani sekali kau mengganggu urusan kami !!", hardik para kaum sekte sesat burung hitam cabang delapan kepada gadis cantik jelita sekali itu yang bukan lain adalah Putri Miya salah satu dari anggota harem Kaisar Tang Agung yang bergelar Selir ke tujuh.
"Aku tidak akan pernah membiarkan mu membunuh burung rajawali emas sakti yang menjadi peliharaan pujaan hati ku",jawab Putri Miya berdiri di depan burung rajawali emas sakti yang akhirnya tersadar kembali dari pingsan nya.
"Kakak seperguruan kita tangkap saja gadis cantik ini lalu kita nikmati tubuhnya yang indah dan kita bunuh setelah kita puas bermain cinta dengannya",salah satu dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan berbicara kotor dan ganas sekali terhadap Li Shao Ning.
"Betul sekali adik seperguruan, kau cerdas sekali. Lihatlah bukankah gadis ini luar biasa cantik jelita sekali seperti Selir ke empat Li Shao Ning milik Kaisar Tang Agung yang di bawa pergi dari sini oleh Pangeran Muda Phing Cu kita",jawab salah seorang dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang akhirnya tewas oleh serangan maut dari burung rajawali emas sakti yang sudah sadar dari pingsan nya langsung mencakar nya sampai hancur.
"Burung sialan kau membunuh kakak seperguruan ku!!",hardik pria sadis itu yang marah atas tewasnya saudara seperguruannya oleh burung rajawali emas sakti dan ia berniat untuk membunuh burung rajawali emas sakti untuk balas dendam tetapi Putri Miya menggunakan pedang membabat habis pria itu dengan sadis sekali.
"Burung rajawali emas sakti ayo kita cari dan selamatkan Selir ke empat Li Shao Ning yang juga merupakan saudari madu ku",kata Putri Miya segera naik ke atas punggung burung rajawali emas sakti.
Mereka berdua mencari tahu keberadaan Li Shao Ning dari angkasa yang di bawa kabur dari burung rajawali emas sakti oleh Pangeran Muda Phing Cu dan para pengikutnya menuju ke arah pegunungan Nan San .
Pegunungan Nan San.
Di dalam Istana tersembunyi di pegunungan Nan San.
Li Shao Ning di kurung oleh Pangeran Muda Phing Cu yang membawanya ke sana, dan berusaha untuk mendapatkan Li Shao Ning yang sangat menarik sekali sehingga Pangeran Muda Phing Cu tergiur dengan kecantikan wanita hamil yang menjadi kesayangan Kaisar Tang Agung.
"Hai cantik kau sudah sadar dari pingsan mu",kata Phing Cu mendekati Li Shao Ning yang di ikat rantai di atas tempat tidur dalam kamar pribadi Phing Cu.
"Bedebah laknat jangan pernah mendekati dan menyentuh ku!!",hardik Li Shao Ning marah sekali kepada pria muda itu.
"Aduh semakin kau marah kau semakin cantik jelita sekali dan semakin membuat ku ingin sekali menikmati keindahan dirimu ", jawab Phing Cu mengulurkan jemari nya untuk menyentuh wajah jelita sekali Li Shao Ning.
Li Shao Ning membuang muka untuk menghindari sentuhan jemari pria muda ganas itu.
"Sombong sekali kau ,wanita sok suci ", kata Phing Cu memaksa Li Shao Ning dengan kasar sekali.
"Jangan sentuh aku!!",teriak Li Shao Ning marah sekali kepada Phing Cu yang berusaha keras untuk menciumnya.
Tetapi sebuah belati melayang tepat memenggal kepala Phing Cu dengan ganas sekali sehingga Li Shao Ning terselamatkan dari penghinaan yang di lakukan oleh Phing Cu.
"Ah siapakah kau yang sudah menolong ku?",tanya Li Shao Ning melihat bahwa ia di selamatkan oleh salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang lama.
"Paduka Selir ke empat Li Shao Ning jangan takut hamba adalah salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti pertama ", jawab pria gagah dan baik hati itu.
"Terimakasih atas pertolongan mu kepada ku ", kata Li Shao Ning setelah dia di bebaskan dari rantainya.
"Ayo Paduka Selir ikuti hamba keluar dari tempat ini ", kata pria gagah perkasa dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Setelah Li Shao Ning keluar dari Istana khusus milik Phing Cu yang telah hancur oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berjumlah lima belas orang itu.
"Bagaimana cara kalian bisa berada di gunung Nan San dan menyelamatkan ku ?",tanya Li Shao Ning setelah berada di kaki gunung Nan San .
"Kami memang sedang mencari tahu keberadaan Paduka Kaisar Tang Agung yang keluar dari kota kecil Kerbau Putih tanpa sepengetahuan kami ,lalu kami tersesat di pegunungan Nan San dan tidak sengaja kami melihat anda di culik oleh pria ganas itu dan di bawa ke istana itu, lalu kami menghancurkan mereka untuk kami bisa menyelamatkan anda ", jawab salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti memberikan sarapan pagi untuk Li Shao Ning untuk hari berikutnya.
"Terimakasih atas pertolongan kalian kepada ku ", kata Li Shao Ning menerima roti isi daging sapi dari salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Lalu kenapa Paduka Selir bisa di culik oleh orang -orang Sekte Sesat burung hitam cabang delapan ?", tanya salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
"Aku di tipu oleh Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang mengajak ku ke istana harem Kaisar Tang dahulu yang berada di paling belakang sekali dan sangat seram sekali karena di sana adalah perkumpulan Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang ingin membunuh seluruh anggota keluarga Kaisar Tang Agung, lalu mereka menyerang ku dan aku di selamatkan oleh burung rajawali emas sakti yang membawa ku ke kota Hou ,lalu di sana juga aku di serang dan di bawa ke istana itu oleh Pangeran Muda Phing Cu ", jawab Li Shao Ning membuat para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti segera bergegas menuju ke Istana Kekaisaran Tang Agung bersama Li Shao Ning.
Pintu Masuk Ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Tetapi di tengah jalan menuju Ibukota Kekaisaran Tang Agung, mereka di halangi oleh pasukan keamanan dan keselamatan Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang di pimpin oleh seorang pria ganas yang berkulit hitam manis berbulu tebal yang ternyata pembunuh sebenarnya.
"Laknat kau perempuan hina berani sekali menyerang Selir Agung pertama Putri Lin Lin hingga beliau jatuh sakit dan sekarang kau harus mati untuk hukuman atas kekurangan ajaran mu kepada Selir Agung pertama Putri Lin Lin !!",hardik pria sadis itu menggunakan samurai panjang untuk membunuh Li Shao Ning.
Wuttttt !!
Cranggg !!
Samurai panjang patah oleh salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah menangkis serangan maut samurai itu dari Li Shao Ning.
"Kurang ajar siapa kalian berani menyerang kami yang berasal dari para pasukan keamanan dan keselamatan Selir Agung pertama Putri Lin Lin yang ingin hukum mati Selir ke empat Li Shao Ning yang menjadi buronan istana!!",hardik pria sadis itu.
"Kami adalah Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang melindungi Selir ke empat Li Shao Ning atas perintah Kaisar Tang Agung.Kau ini siapa berani sekali mengatakan Selir ke empat Li Shao Ning sebagai buronan istana ??Siapa yang telah memerintahkannya ?", tanya salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah berada di depan Li Shao Ning bersama para anggota lainnya.
__ADS_1
"Kami di perintahkan oleh Ibu Suri Ling untuk menghukum mati Li Shao Ning yang sudah membunuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan kejam",jawab Guo Xiao Lung yang sudah datang bersama para pasukannya untuk menunaikan tugas dari Ibu Suri Ling.
"Apa ??Ibu Suri Ling ingin membunuh ku??Aku tidak membunuhnya ??",tanya Li Shao Ning menatap tajam Guo Xiao Lung.
"Seorang pembunuh tidak mungkin berkata bahwa ia membunuh di hadapan semua orang untuk menyelamatkan dirinya",kata pria ganas itu menimpali.
"Lancang sekali kau menuduh ku?!!",hardik Li Shao Ning marah sekali karena dia telah di fitnah melakukan kejahatan yang tidak pernah ia lakukan.
"Tidak ada yang menuduh mu tetapi itulah kenyataannya. Sekarang kau terima hukuman mati mu!!",hardik Guo Xiao Lung menyerang Li Shao Ning dengan ilmu pedang mukjizat Gunung Guo sehingga Li Shao Ning nyaris terpotong oleh Guo Xiao Lung jika tidak ada pertolongan cepat dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tepat waktu.
Wushhh !!
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", jerit Guo Xiao Lung terkejut sekali melihat Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menangkis pedang miliknya.
"Laknat kau perempuan gila sudah pernah aku katakan kepada mu untuk tidak melakukan hal yang membuat sedih Kaisar Tang Agung !!Sekarang apa yang telah kau lakukan terhadap selir ke empat Li Shao Ning yang menjadi istri Kaisar Tang Agung !!", hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok sakti nya dengan marah sekali menyerang Guo Xiao Lung.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
"Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao kau berani menghalangi perintah Ibu Suri Ling yang memerintahkan ku untuk hukum mati Selir ke empat Li Shao Ning yang sudah membunuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin dengan ilmu mukjizat kejam nya!!",Guo Xiao Lung cepat menggunakan perintah Ibu Suri Ling untuk menolong nyawanya dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
"Ibu Suri Ling tidak pernah memberikan perintah untuk menghukum mati Selir ke empat Li Shao Ning karena bukan beliau yang membunuh Selir Agung pertama Putri Lin Lin melainkan anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan ", kata Raja Iblis Barat dan para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti yang sudah tiba di pintu masuk ke wilayah Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Pria hitam berbulu tebal yang memimpin para pasukan Selir Agung pertama Putri Lin Lin berdebar kencang ketakutan terhadap Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah berada di dekat pria ganas itu.
"Kita harus kabur dari sini sebelum mereka menyadari kehadiran kita",kata pria ganas itu kepada para pasukannya.
Mereka berusaha untuk mencari jalan untuk lari dari Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti .
Namun para pasukan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti baru yang membawa Selir ke dua puluh tiga Yuen Mi Mi yang di pimpin oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah mengurung mereka dengan cerdas sekali.
"Paduka Selir ke empat Li Shao Ning silakan anda ikuti kami untuk naik ke kereta kuda yang sudah ada Selir ke dua puluh tiga Yuen Mi Mi yang sudah menunggu anda ", kata Raja Kerajaan Hou yang sudah di beritahu Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao untuk melindungi Li Shao Ning dan Yuen Mi Mi di saat berbahaya itu.
"Ya terimakasih ", jawab Li Shao Ning mematuhi pria gagah perkasa itu.
Setelah Li Shao Ning di amankan di bawah perlindungan Raja Kerajaan Hou dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang baru di jaga ketat oleh Tse Tu dan Cu Man Tian.
"Tunggu apalagi .Habisi mereka!!", perintah Raja Iblis Barat kepada para pasukan ini.
Wushhh !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Cranggg !!
Anggota Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang di pimpin oleh pria ganas itu terdesak hebat oleh ilmu pedang Lauw Yi Chen yang berdasarkan hitungan matematika dan akhirnya mereka semua tewas oleh Lauw Yi Chen yang berjuluk Pendekar Burung Jangkung.
Wushhh !!
Sedangkan Guo Xiao Lung dan para pasukannya di habisi oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.
Wushhh !!
"Sekarang kita harus segera masuk ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung sesuai perintah Paduka Kaisar Tang Agung ", kata Raja Iblis Barat yang sudah melihat para pasukan lain dari Istana kirimkan untuk menyambut kedatangan Selir ke dua puluh tiga Yuen Mi Mi.
Di dalam kereta kuda yang di jaga ketat oleh Tse Tu dan Chu Man Tian serta Raja Hou dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.
Li Shao Ning berkenalan dengan Yuen Mi Mi yang menyambutnya dengan hangat dan penuh kasih sayang persaudaraan.
"Selamat datang adik Yuen Mi Mi ", sapa Li Shao Ning ramah sekali kepada Yuen Mi Mi.
"Salam kenal Cici Li Shao Ning ", sapa Yuen Mi Mi ceria sekali kepada Li Shao Ning.
"Hormat Kepada Selir ke dua puluh tiga Yuen Mi Mi !!", sapa semua pasukan dari Istana Kekaisaran Tang Agung.
"Hei kalian juga harus beri hormat kepada Selir ke empat Li Shao Ning",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah masuk ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
"Hormat Kepada Selir ke empat Li Shao Ning",sapa semua pasukan tersebut.
"Tunggu sebentar kalian semua ikut aku ke Istana belakang untuk menghabisi para musuh yang bersembunyi di sana ", kata Li Shao Ning mengingatkan para pasukan Kekaisaran Tang Agung yang sudah mengantarkannya kembali ke Istananya.
"Jangan cemas Paduka Selir karena Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti sudah berangkat ke istana itu ", jawab Raja Hou yang sudah mendapatkan laporan dari pria anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti lama yang sudah lapor kepada Raja Iblis Barat dengan cepat.
"Kita serbu mereka dan habisi mereka semua ",perintah Raja Iblis Barat kepada para pasukannya di pintu masuk ke Istana Kekaisaran Tang Agung bagian para menteri Kekaisaran Tang Agung.
"Dan hamba mendapatkan tugas untuk mengantarkan anda dan Selir ke dua puluh tiga Yuen Mi Mi ke Istana kalian masing - masing ", jawab Raja Hou yang sudah memberi jalan untuk Li Shao Ning turun dari kereta kuda.
"Baiklah terimakasih atas pertolongan kalian kepada ku ", kata Li Shao Ning yang segera masuk ke dalam Istananya.
Di Istana Selir ke empat.
Li Shao Ning masuk ke dalam Istananya dengan ceria karena sudah dapat info tentang Chen Si Lei sudah pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung untuk hadir di hari peringatan satu tahun mangkatnya Kaisar Tang Yu Feng.
"Ah dia pasti sudah menunggu ku di kamar ku",kata Li Shao Ning berjalan cepat untuk sampai ke kamar tidurnya, tapi dia tersandung tangga dan nyaris terjatuh dari tangga menuju ke arah kamar tidurnya.
"Ahhh! ! ",jerit Li Shao Ning yang mengira bahwa ia akan jatuh ke lantai dasar.
Namun sebuah lengan kuat dan kokoh menyambutnya dengan pelukan hangat dan ketika ia membuka sepasang matanya, ia melihat Chen Si Lei yang sudah menolongnya.
"Ceroboh sekali kau",kata Chen Si Lei yang sigap menggendongnya lembut sekali perlahan -lahan menaiki tangga menuju ke lantai dua.
"Koko Lei Lei ", Li Shao Ning merangkul leher Chen Si Lei di dalam gendongannya.
"Ya ", jawab Chen Si Lei halus sekali membuat Li Shao Ning meneteskan air mata karena kerinduan yang mendalam.
__ADS_1
Chen Si Lei membuka pintu kamar tidur dengan ilmu mukjizat nya dan menutup pintu kamar tidur dengan ilmu mukjizat juga.
"Aku akan membantu mu untuk mandi dan berpakaian rapi ", kata Chen Si Lei.
"Ah tidak perlu, aku bisa sendiri ", jawab Li Shao Ning merasa sungkan di layani oleh Chen Si Lei.
"Ahh jangan cerewet. Ikuti saja perintah ku",kata Chen Si Lei membuktikannya dengan melayani Li Shao Ning dengan super lembut sekali.
Satu jam kemudian.
"Silakan kau makan malam yang sudah aku siapkan untuk mu",kata Chen Si Lei.
Li Shao Ning mematuhi perkataannya dengan manis sekali.
"Koko Lei Lei kau sungguh tampan sekali malam ini ", kata Li Shao Ning duduk di pangkuan nya.
"Aku setiap hari juga selalu tampan sekali, kau saja yang tidak menyadarinya",
Chen Si Lei menjawabnya dengan ciuman lembut sekali.
"Hmm mulai sombong. Ya kau selalu tampan sekali setiap hari bukan hanya malam ini ", kata Li Shao Ning menciumnya kembali.
"Shao Ning aku sungguh minta maaf karena Huang ErNiang terlalu keras kepada mu tapi kau jangan khawatir aku pasti akan membuat hati ErNiang menerima mu sebagai menantu nya. Aku sudah bilang bahwa aku ingin kau menjadi Permaisuri ku",kata Chen Si Lei membelai lembut Li Shao Ning.
"Aku tidak memerlukan gelar apa pun. Aku memerlukan mu sudah lebih bahagia ,aku tidak pernah menghiraukan kedudukan yang tinggi bagiku adalah aku bisa mendapatkan kasih sayang mu",ucap Li Shao Ning menerima sentuhan Chen Si Lei dengan kelembutan.
"Aku ingin kau berdampingan dengan ku untuk menjaga keutuhan Kekaisaran Tang Agung ,maka aku ingin kau menjadi Permaisuri ku",kata Chen Si Lei yang memeluknya di tempat tidur.
"Menjadi seorang selir ke empat mu pun, aku bisa menjaga dinasti Tang Agung bersama mu .Aku tidak perlu menjadi Permaisuri mu .Aku mau kau baik dan sopan kepada Ibu Suri Ling yang menjadi ibu mertua ku, jadi mulai besok pagi kau harus temui Ibu Suri Ling dan minta maaf karena kau menentang keinginan hati beliau yang ingin kau memiliki Permaisuri sesuai dengan keinginan beliau.Aku ingin kau menjadi anak yang berbakti kepada ErNiang mu ", kata Li Shao Ning.
Chen Si Lei sudah menceritakan semuanya kepada Li Shao Ning dengan jujur dan terbuka untuk hubungan mereka harmonis.
"Ya baiklah, aku dengarkan kau ",kata Chen Si Lei tersenyum lembut kepada Li Shao Ning.
"Ini baru Koko Lei Lei ku yang tampan ", kata Li Shao Ning memeluk Chen Si Lei.
"Aku ingin ucapkan sesuatu kepada mu tapi kau jangan tersinggung dan sedih menangis karena ucapan ku",kata Chen Si Lei menggunakan bibirnya menyentuh hidung Li Shao Ning.
"Ya aku tidak janji ", jawab Li Shao Ning tertawa lepas karena Chen Si Lei mulai marah lagi.
"Hmm sudahlah aku pulang ke kamar ku",kata Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah pintu kamar tidur.
"Koko Lei Lei aku hanya bercanda dengan mu..Kau jangan marah",kata Li Shao Ning mengejarnya dengan turun dari tempat tidur tanpa melihat selimutnya yang melilit kakinya sehingga ia nyaris jatuh dari tempat tidur.
Chen Si Lei cepat menolong Li Shao Ning dengan mengangkatnya kembali ke atas tempat tidur.
"Shao Ning kau benar-benar berhasil menaklukkan hati ku karena aku tidak pernah bisa tega melihat mu terluka sedikit pun .Aku benar-benar mencintaimu, aku cinta kamu dari lubuk hati ku yang paling dalam",ucap Chen Si Lei penuh rasa cinta yang dalam terhadap Li Shao Ning yang menangis terharu karena ketulusan hati dari Chen Si Lei.
"Koko Lei Lei",Li Shao Ning memeluknya sambil menangis.
"Jangan menangis ,aku sakit hati mendengar tangisan mu",kata Chen Si Lei.
"Aku wanita ungkapkan balasan kata cinta mu kepada ku ,ya menangis bahagia",
jawab Li Shao Ning menggigit pipinya.
"Eh serigala betina kau..",kata Chen Si Lei membalas Li Shao Ning yang menjerit.
"Aghhh!!Aku serigala betina lalu kau apa??",tanya Li Shao Ning menggunakan kakinya untuk melindungi diri dari Chen Si Lei.
"Aku raja serigala jantan.Huss kaki mu yang sopan ", jawab Chen Si Lei melihat lainnya.
"Huahh kau mengintip apa ?", tanya Li Shao Ning menurunkan kembali kakinya.
"Ishh tidak perlu mengintip juga sudah bosan melihat isi dalam mu" jawab Chen Si Lei yang berbeda dengan sikapnya yang menerkam Li Shao Ning dengan lembut sekali.
"Bosan katamu tetapi kau suka sekali makan kubis ku",jawab Li Shao Ning.
"Ssstt ,diam. Aku sedang konsentrasi untuk menjenguk kedua bayi ku di dalam kandungan mu",kata Chen Si Lei menutup mulut Li Shao Ning dengan mulutnya.
"Koko Lei Lei di manakah para dayang,kasim dan semua staff ku ?",tanya Li Shao Ning bingung karena ia tidak meihat para pelayan nya di Istana nya.
"Aku hukum mati mereka semua karena tidak jujur dalam memberikan keterangan tentang diri mu pergi dari Istana sehingga aku cemas dan aku memerintahkan Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk mencari dan menemukanmu ,tapi aku aku tidak sabar untuk menunggu mu karena itu aku menggunakan rajawali putih sakti untuk mencari dan menemukan di seluruh Tionggoan tetapi di pintu masuk Ibukota Kekaisaran Tang Agung .Aku sudah melihat mu telah di amankan oleh Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti lalu aku mengikuti mereka mengantar mu ke Istana mu dan lebih cepat tiba untuk menunggu mu di koridor menuju ke kamar mu dan tidak sengaja aku mendengarkan percakapan para pengkianat itu maka aku hukum mati mereka satu detik sebelum aku melihat mu hampir jatuh di tangga dan aku cepat menolong mu",jawab Chen Si Lei .
"Dan kau benar-benar menjemputku untuk pulang ke sisi mu di rumah mu",kata Li Shao Ning halus dan menaruh kepalanya di dada bidang Chen Si Lei yang merangkulnya hangat.
"Lalu kau pergi ke mana selama berhari-hari?",
"Ke kota Hou di ajak pergi oleh kakak burung rajawali emas sakti yang menyelamatkan ku dari Selir Agung Pertama Putri Lin Lin dan para pasukan Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang berada di istana paling belakang di istana bagian harem Kaisar Tang generasi kedua tapi aku tetap di culik ke pegunungan Nan San dan nyaris mendapatkan hinaan dari Phing Cu ,namun aku di selamatkan oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang kemudian aku menceritakan perihal Selir Agung Pertama Putri Lin Lin dan Sekte Sesat burung hitam cabang delapan kepada mereka yang lalu menemani ku pulang ke Istana, tapi terhalang oleh para pasukan Ibu Suri Ling dan Sekte Sesat burung hitam cabang delapan yang akhirnya di musnahkan oleh para pasukan mu yang sangat hebat sekali dan aku bisa bersama mu lagi sekarang",jawab Li Shao Ning terdengar bahagia jumpa kembali dengan Chen Si Lei.
"Kau pasti sangat menderita selama berhari-hari di luar rumah.Ah maafkan aku telah membuat mu dan kedua bayi kita di dalam kandungan mu ikut menderita .Mulai sekarang aku akan lebih ketat lagi untuk melindungi kalian dari siapapun dan apapun yang menyakiti kalian .Aku ingin kau juga jangan ikut campur urusan ku biar aku hadapi semua itu untuk mu untuk keluarga kita untuk dinasti kita ",kata Chen Si Lei.
"Aku tidak menderita..kami kuat..tapi ya aku patuh kepada mu",jawab Li Shao Ning tidak ingin suami nya sedih dan mencemaskan nya lagi.
"Hmm ini baru Shao Ning ku",ucap Chen Si Lei.
"Aku cinta kamu Koko Lei Lei",kata Li Shao Ning cerah membalas ciumannya.
"Aku juga cinta kamu Shao Ning",jawab Chen Si Lei penuh perasaan saat mengucapkan kata indah di telinga Li Shao Ning.
"Terimakasih Koko Lei Lei",kata Li Shao Ning halus untuk memulai kembali mencurahkan perasaan nya kepada Chen Si Lei yang membalasnya lebih lembut dan menghangatkannya.
Sekitar jam satu dini hari ,Chen Si Lei merapikan kembali Li Shao Ning sebelum ia pergi menuju ke Istana belakang untuk membantu para pasukan nya .
"Selamat tidur sayang",kata Chen Si Lei mengecup bibir Li Shao Ning sesudah ia rapi kembali dan ia selimut wanita kesayangannya itu menggunakan selimut tebal dan hangat.
"Chang Sin",panggil Chen Si Lei.
"Iya Paduka hamba datang",jawab Kasim Chang Sin datang ke kamar Li Shao Ning.
"Jaga Selir Keempat Li Shao Ning sampai aku kembali ke sisi nya dengan baik yaitu dengan nyawa mu",perintah Chen Si Lei memakai jubah luarnya sebelum berangkat ke tempat tujuan nya pada tengah malam itu.
"Siap paduka hamba laksanakan",jawab Kasim Chang Sin patuh kepada Chen Si Lei.
__ADS_1
Brrrr!!.