Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Hamparan Pasir Tak Bertepi 4.


__ADS_3

Chen Si Lei dan kawan-kawan nya masih melanjutkan perjalanan mereka di dunia Iblis dan saat ini mereka masih belum terbebas dari lokasi yang hamparan pasir tak bertepi yang sangat luas sekali sampai mereka tidak bisa ukur berapa luas lokasi tersebut.


" Hmm pasir yang berada di depan kita kini bisa menyedot kita ",kata Chen Si Lei sudah mencobanya dengan gumpalan pasir putih di belakangnya yang ia lempar ke arah pasir di depannya dan pasir itu merembes masuk ke dalam pasir warna coklat dan lenyap dari pandangan sepasang mata mereka.


" Karena pasir itu adalah pasir hidup ", kata Sun Huai sudah menggunakan toya emas sakti untuk melewati pasir itu dan ia tiba di seberang dengan mudah.


" Wah cara mu hebat sekali ", puji Bai Bai dan yang lainnya mengikutinya dengan lompatan cepat sekali dan tiba di dekat Sun Huai.


Tapi giliran Chen Si Lei melompat justru ia tertarik oleh sesuatu yang tidak bisa ia lihat dan ia tersedot masuk ke dalam pasir yang ia lihat aslinya adalah raksasa berbentuk hewan cumi -cumi raksasa yang melilit tubuhnya dengan kencang dan hampir membuatnya kehabisan napas.


Namun Ia segera menggunakan ilmu mukjizat energi emas manusia sejati tingkat enam dan ia berhasil membebaskan diri dari lilitan cumi -cumi raksasa yang kini ia hantam dengan pukulan halilintar bumi menghantam hancur Siluman Cumi -Cumi Raksasa itu.


Wushhh !!


Bugh !!


Blaarrrr !!


" Lian Hua kau tak apa-apa ?", tanya para sahabatnya serentak panik dan cemas akan keselamatannya.


" Ya aku tak apa-apa ,terimakasih ", jawab Chen Si Lei keluar dari pasir hidup yang kini menjadi pasir mati dan tenang.


" Hei lihat pasir itu berubah menjadi sebuah gerobak yang menerjang kita ", kata Bai Bai sudah menggerakkan tombak garpu panjangnya untuk menerjang hebat sekali melawan gerobak yang berubah menjadi sosok Roh Siluman kuda laut.


Wushhh !!


Trak!!


Roh Siluman Kuda Laut menggunakan ilmu mukjizat menyerang tombak garpu panjangnya milik Bai Bai yang dengan cepat membalikkan keadaannya secara cepat dan hebat sekali sehingga Roh Siluman kuda laut berhasil Bai Bai tebas dengan tombak garpu panjangnya.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Blaarrrr !!


" Bai Bai kau sungguh hebat sekali kami mengagumi mu ", puji Chen Si Lei dan para sahabatnya yang lainnya.

__ADS_1


" Terimakasih semua ", jawab Bai Bai riang.


" Baiklah, marilah kita lanjutkan lagi perjalanan kita ", kata Sun Huai riang gembira dan ia sangat lincah sekali.


Mereka bersama -sama melanjutkan perjalanan mereka di dunia Iblis yang masih berada di daerah hamparan pasir tak bertepi yang sangat luas dan tidak pernah tahu di mana ujung akhir dari daerah itu ,dan Chen Si Lei menggunakan sepasang mata tajam sekali nya untuk melihat ujung lokasi itu.


" Emm di sana ujungnya adalah daerah pasir yang penuh tengkorak manusia dan hewan serta tumbuh -tumbuhan ",jawab Erlang sudah melihat lebih dahulu dari Chen Si Lei yang ternyata masih menggunakan penglihatan mata manusia biasa, ,maka ia tidak bisa menemukan ujung daerah tersebut.


" Apakah di sini isi dalam sungai, danau atau laut ?", tanya Chen Si Lei melihat pasir yang sangat tebal sekali.


" Bukan ini adalah isi dalam kubangan isi dalam ginjal sebuah makhluk hidup yang penuh dosa besar dan ia tidak bisa lagi reinkarnasi menjadi manusia biasa yang lebih baik lagi ", jawab Erlang menunjukkan ada kerangka tak jelas terlihat di ujung daerah pasir tak bertepi ini.


" Emm setiap makhluk hidup yang penuh dosa di masa hidupnya sungguh amat menyedihkan di dalam dunia roh nya ", kata Chen Si Lei merasa iba terhadap setiap makhluk hidup.


"Jangan merasa iba terhadap setiap makhluk hidup karena mereka memiliki cara hidup mereka masing - masing yang menentukan baik atau buruknya perbuatan nya di masa hidupnya yang akan di perhitungkan di alam sesudah ia meninggal dunia ", jawab Erlang bijaksana.


" Ya jangan pikirkan hal itu dahulu karena yang terpenting adalah kita harus tetap menyelesaikan tugas kita secepatnya dan kau harus segera kembali ke dunia manusia mu untuk menunaikan tugas mu sebagai Kaisar Tang Agung ", kata Sun Huai mengingatkannya.


" Ya kau benar sekali aku pun masih memikirkan Huang ErNiang ku ,adik -adik ku dan yang lainnya yang aku miliki di dunia Kekaisaran Tang Agung ku ", jawab Chen Si Lei menghela napas untuk memberikannya semangat untuk terus maju dan menghadapi tantangan dan rintangan yang berada di depan.


Lima belas menit kemudian mereka tiba di hamparan pasir tak bertepi yang isinya adalah tengkorak kepala manusia, hewan dan tumbuh -tumbuhan yang tak jelas lagi bentuknya namun semuanya berbau busuk sekali sampai Chen Si Lei bisa melihat adanya telur -telur kutu busuk yang bergelantungan di atas pasir itu.


Wushhh !!


Bressssss !!


Blaarrrr !!


Sejumlah kepala tengkorak manusia, hewan dan tumbuhan itu hancur oleh ilmu mukjizat Lao Gu tetapi berubah menjadi sekelompok hewan terbang yang sangat ganas sekali meluncur ke arah Lao Gu yang sudah cepat menggunakan tombak menghantam hancur sekelompok roh jahat hewan rayap ginjal.


Wushhh !!


Bressssss !!


Blaarrrr !!


Kemudian Lao Gu menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti menghantam hancur telur - telur kutu rayap ginjal busuk.

__ADS_1


Wuttttt !!


Blaarrrr !!


" Ayo kita keluar dari sini. .!!",teriak Lao Gu berkelebat cepat keluar dari sebuah rangka hewan yang mirip gajah kecil.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Bukan gajah melainkan kutu kumbang yang bersemayam di dalam punggung sapi ", jawab Sun Huai yang menggunakan ilmu mukjizat toya emas saktinya menghantam hancur Siluman Kutu Kumbang Ginjal Sapi.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Blaarrrr !!


Lalu Siluman yang sebenarnya hadir di hadapannya dengan senyuman ganas sekali dan bentuknya adalah seorang wanita mirip sapi di dalam lumpur yang kini menyerangnya dengan ganas sekali sehingga Sun Huai menggunakan toya emas sakti menangkis serangan senjata tajam milik Siluman itu.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei melompat cepat mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti menghantam hancur Siluman itu dengan sangat cepat sekali sehingga Sun Huai tertawa-tawa ramai sekali.


Wuttttt! !


Bressssss !!


Blaarrrr ! !


" Hebat sekali kau Lian Hua cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi di dalam pertempuran yang sedang berlangsung tadi sehingga Siluman Kutu itu bisa kita musnahkan bersama -sama ", kata Sun Huai memuji kecerdikannya.

__ADS_1


" Ya terimakasih atas pujian mu kepada ku ", jawab Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Sun Huai.


" Emm ya sama -sama, mari kita kunjungi wilayah selanjutnya di depan sana ", kata Sun Huai berjalan bersama dengan Bai Bai dan Chen Si Lei serta yang lain mengikuti mereka.


__ADS_2