Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kembali ke Kekaisaran Tang.


__ADS_3

Perjalanan ke gunung Kun telah di mulai oleh Chen Si Lei bersama pasukannya untuk menghadapi musuh yang berada di dalam kota tengah gunung Kun yang sudah di ketahui dengan tepat dan akurat oleh Chen Si Lei kemarin malam dan sekarang sudah saatnya untuk menggempur musuh dengan kekuatan penuh.


"Di tengah gunung Kun inilah kota tersembunyi tersebut dan rumah yang berada di dalam sekali adalah Markas Besar Sekte Delapan Kun",kata Chen Si Lei.


"Kita harus gempur mereka secara gerilya lebih dulu, lalu kita habisi mereka",Tuan Besar Dong Yue memberi isyarat untuk Ning Yi menyamar sebagai seorang dari anggota Sekte Delapan Kun.


Ning Yi masuk ke dalam kota tersebut dan semua orang di sana menganggap dia sebagai Azhi yang sudah berhias untuk membantu sebagai seorang pelayan dari Sekte Delapan Kun, sedangkan untuk menyamar sebagai Nona Zhi Zhi yaitu Chen Li.


"Nona Zhi Zhi sudah saatnya untuk berhias untuk menjadi pendamping pengantin perempuan yaitu Nona JinYu yang akan menikah pada hari ini",kata pelayan dari Sekte Delapan Kun.


"Iya aku sudah akan segera berhias diri",jawab Chen Li anggun.


Saat Chen Li berhias di dalam kamar Nona Zhi Zhi, ada seorang pria yang sudah ada di tempat tidur gadis itu dan memeluknya cepat,lalu menyeretnya ke tempat tidur sehingga Chen Li terkejut sekali dan gadis itu ketakutan sekali bahwa gadis ini akan terjadi hal yang tidak dia inginkan.


"Zhi Zhi kau cantik jelita pagi ini membuat ku ingin membelai mu",kata pria itu .


Chen Li memejamkan matanya saat pria yang membaringkannya di tempat tidur dan berusaha untuk menciumnya mesra, dengan cepat berkelebat lari dari tempat tidur itu.


"Pangeran tolong jangan menyentuh ku",kata Chen Li .


"Zhi Zhi kau tak bisa kabur dari ku karena aku sudah mengurung mu di kamar ini sampai kau menjadi milikku baru kau akan aku bebaskan",kata Pangeran itu yang berkelebat cepat mengunci pintu kamar tidur Nona Zhi Zhi, dan berkelebat cepat ke arah Chen Li.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Li kabur dari sergapan pria yang sudah ber nafsu gila itu dan Chen Li sudah bertekad untuk membunuhnya lebih dulu sebelum pria itu bisa menyentuh dirinya .


"Zhi Zhi kau ingin mencoba untuk kabur dari ku",kata pria itu nada kasar.


Chen Li sudah berkelebat kembali saat pria itu bergerak untuk menubruk dirinya lagi.


Wuttttt!!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak pria itu tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei .


"Lei Lei ", kata Chen Li senang sekali bisa terselamatkan dari serangan yang lebih besar daripada kematian.


"Jie jie jangan khawatir kami akan selalu melindungi mu",kata Chen Si Lei.


"Ya Lei Lei terimakasih",kata Chen Li tenang kembali.


"Ayo cepat berhias lalu bergabung dengan mereka. Aku akan memantau dari atas punggung rajawali emas sakti ku",kata Chen Si Lei sudah lenyap dari tempat itu.


Chen Li segera melakukan perintah Chen Si Lei, yaitu berhias diri dan keluar dari kamar, lalu bergabung dengan keluarga Sekte Delapan Kun.


"Nona Zhi Zhi kau siap untuk melakukan ritual pernikahan dengan Pangeran Zhi kami",kata salah seorang pelayan dari rumah besar Sekte Delapan Kun.


"Bukankah JinYu yang akan menikah hari ini dengan Tuan Muda San Shi?",Chen Li bertanya.


"Iya JinYu menikah dengan Tuan Muda San Shi bersamaan dengan mu Zhi Zhi dan kamu akan menikah dengan Pangeran Zhi juga",jawab seorang wanita cantik yang datang bersama seorang pria berwajah tampan namun sadis.


"Nona Yu Yu dan Pangeran Wei Yin",sapa para pelayan saat berpapasan dengan pasangan tersebut.


"Tapi. .",


"Zhi Zhi ayo pakai kerudung mu dan ikuti aku ke aula utama untuk upacara adat istiadat dalam pernikahan yang akan kau lakukan dengan Pangeran Zhi",wanita itu menarik Chen Li ke aula utama.


Di sana ada sepasang pengantin pria dan perempuan yang sudah bersiap untuk melakukan ritual pernikahan, dan juga sudah ada Pangeran Zhi sudah bersiap untuk melakukan ritual pernikahan bersama Zhi Zhi ,juga semua anggota dari Sekte Delapan Kun sudah hadir di tempat ini.


Chen Li gugup saat melangkah ke arah pria berpakaian pengantin ala suku Dong, dan gadis itu di papah untuk melakukan ritual pernikahan sesuai peraturan dari Sekte Delapan Kun,dan Chen Li harus sabar menunggu untuk di selamatkan oleh para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang, yaitu para pasukan dari Chen Si Lei.


Tepat pada saat Chen Li akan melakukan ritual pernikahan dengan Pangeran Zhi, sejumlah besar orang menyerbu masuk ke dalam rumah besar itu, dan Ning Yi berkelebat cepat melayang membacok habis beberapa orang yang berada di sisi Pangeran Zhi.


Wuttttt !!


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Sepak terjang dari Ning Yi mengejutkan semua orang termasuk Pangeran Zhi dan Tuan Muda San Shi yang sedang melakukan ritual pernikahan dengan gadis yang bernama Nona JinYu itu.


Wushhh !!


Plakkkk! !

__ADS_1


"Siapakah kau???!!",hardik Tuan Muda San Shi menggunakan ilmu pukulan hawa sesat untuk menghadapi pukulan maut dari Ning Yi.


Dessssssss !!


Ning Yi terlempar jauh dan jatuh ke lantai dan Pangeran Zhi sudah melayangkan pedang untuk memotong leher Ning Yi.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Chen Li sudah berkelebat cepat menangkis serangan pedang Pangeran Zhi yang ingin membunuh Ning Yi.


"Zhi Zhi kenapa kau menyerang suami mu sendiri ??!!", hardik Kakek tua sakti .


"Dia bukan Nona Zhi Zhi melainkan seorang penipu !!",teriak seorang pemuda lain berpakaian pelayan melaporkan kepada pihak Sekte Delapan Kun.


"Apa? ???Lalu di mana Nona Zhi Zhi ??", tanya para pelayan dari Sekte Delapan Kun.


"Hilang ", jawab pemuda itu yang sudah melayangkan pukulan maut ke arah Chen Li.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Pemuda itu tewas dalam tubuh terpisah oleh Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat untuk menolong Ning Yi dan Chen Li.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Bruakkk !!


"Serbuuuuu !!", teriak para pasukan Chen Si Lei.


"Celaka kita sudah di kepung oleh pasukan pemerintah !!",teriak para musuh yang melaporkan bahwa pemerintah telah melakukan penyerangan terhadap mereka.


"Berhenti !!Jika kalian semua melawan kami berarti kalian semua adalah pasukan pengkhianat terhadap Kekaisaran Tang yang Agung!!",perintah Chen Si Lei.


"Pangeran Si Lei !!!",teriak para pasukan musuh terkejut sekali.


"Berlutut sekarang juga !!", hardik Adipati Yun Fei keras kepada pihak musuh.


Pangeran Zhi dan Tuan Muda San Shi pucat seketika itu juga, selain mereka juga pihak Sekte Delapan Kun terkejut dan mereka harus berlutut di hadapan Chen Si Lei dengan cepat dan tidak ada yang berani untuk menentang perintah dari Chen Si Lei.


"Tangkap mereka semua dan bawa pulang bukti kejahatan mereka kepada aku di Istana Kekaisaran Tang, jika mereka melanggar perintah ku.Hukum mati mereka semua di tempat!!",


"Siap Paduka !!", teriak Tuan Besar Dong Yue.


Semua Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menotok mereka semua ,lalu mereka semua di rantai besi oleh pihak pasukan Chen Si Lei.


Sedangkan Chen Si Lei sudah lenyap dari tempat itu dan berada di atas rajawali emas sakti nya untuk segera pergi ke Istana Kekaisaran Tang untuk membantu Mantan Kaisar Tang yang sedang bertarung secara politik dengan para pejabat yang di kuasai oleh Perdana Menteri Wen dan Pangeran Phing Zi.


Dengan menggunakan burung rajawali emas sakti, Chen Si Lei bisa segera tiba di Istana Kekaisaran Tang. Dan begitu Chen Si Lei turun dari rajawali emas sakti di atas genteng balairung utama untuk pusat pemerintahan Kekaisaran Tang, Chen Si Lei sudah segera di rapikan oleh Permaisuri Ling Long dengan cepat dan tepat.


"Aku ingin kalian semua mematuhi perintah ku!!Apakah kalian sudah melakukan tindakan di luar kewenangan ku!!",teriak Mantan Kaisar Tang marah kepada para pejabat nya.


"Paduka tolong mengerti maksud kami semua agar Paduka tidak terlalu lelah, jadi jangan pecat Perdana Menteri Wen dari Kekaisaran Tang !!",teriak para pejabat itu terdengar dari suaranya masih ingin menjadikan Perdana Menteri Wen sebagai seorang pemimpin mereka semua daripada Kaisar yang sudah tua sekali itu.


"Lancang sekali kalian semua berani membantah perintah Huang Ama ku!!!",


Chen Si Lei melangkah masuk ke dalam balairung istana dengan gagah perkasa dan wibawa yang sangat besar dan agung terpancar dari wajahnya yang sangat mengagumkan sekaligus menakutkan semua orang yang berada di balairung utama istana Kekaisaran Tang.


"Pangeran Si Lei ...!!",semua pejabat berubah pucat dan gemetar ketakutan.


"Lancang sekali masih memanggil ku dengan sebutan Pangeran Si Lei !!Kalian semua harus di hukum mati !!", teriak Chen Si Lei sudah berada di atas Singasana bersama Mantan Kaisar Tang.


Brukkk !!


Sejumlah pejabat bersujud hormat kepada Chen Si Lei dengan wajah pucat sekali. ,lalu Perdana Menteri Wen beserta jajaran pemerintah juga tidak berani bicara lagi di hadapan Chen Si Lei.


"Hormat pada Kaisar Tang yang baru !!", teriak Mantan Kaisar Tang bersujud .


Setelah itu seluruh orang di dalam Istana Kekaisaran Tang menghadap Chen Si Lei dengan bersujud hormat .


"Kasim Chao berikan semua data mereka kepada ku !!",perintah Chen Si Lei.


"Ini data yang diminta oleh Paduka pada Hamba",jawab Kasim Chao bersujud dan memberikan dokumen tersebut.


Chen Si Lei membaca dokumen tersebut dengan cermat, lalu memandang semua pejabat yang berada di bawah Singasana.


"Berikan pedang mu kepada ku !!", perintah Chen Si Lei kepada Kasim Chao.

__ADS_1


"Siap Paduka ",jawab Kasim Chao patuh dan memberikan pedang kepada Chen Si Lei.


Chen Si Lei melemparkan pedang tepat ke arah kepala Perdana Menteri Wen dan jajaran terkait kasus penyelewengan kekuasaan terhadap Kekaisaran Tang.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


"Bersihkan !!", perintah Kasim Chao kepada para pengawal dalam Istana.


"Mulai saat ini barangsiapa yang melanggar hukum Kekaisaran Tang harus di hukum mati tanpa perbedaan siapa mereka dan apapun kedudukan nya di dalam pemerintahan ku!!",perintah Chen Si Lei tegas kepada para pejabat yang baru.


"Paduka tolong jangan hukum mati Ibu Suri dan dua puluh Selir Mantan Kaisar Tang !!", teriak sejumlah pejabat yang memiliki partai politik masing -masing yang melanggar hukum dengan pemerintahan Kekaisaran Tang.


"Siapa yang membantah perintah ku juga harus di hukum mati !!", perintah Chen Si Lei tegas.


Chen Si Lei sudah membaca adanya beberapa orang wanita di dalam Istana yang menyalahgunakan kekuasaan mereka semua untuk melakukan kejahatan baik di dalam Kekaisaran Tang maupun di luar Kekaisaran Tang,maka Chen Si Lei harus menghukum mati mereka semua.


"Mulai saat ini aku akan mengangkat Permaisuri Ling tua menjadi Ibu Suri ku dan semua data para wanita itu sudah aku buat secara hukum. Aku juga sudah beri gelar semua data dari anggota Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti sebagai anggota dewan penting dalam Kekaisaran Tang!!",perintah Chen Si Lei.


"Dan gelar ku sendiri adalah Kaisar Agung Tang Ming Huang!!",perintah Chen Si Lei memberikan maklumat secara sah dan tidak ada yang berani menantang nya.


"Hidup Kaisar Agung Tang Ming Huang!! Hidup Kekaisaran Tang Agung!!!!",


Sorak sorai para pejabat maupun rakyat di seluruh wilayah Tionggoan pun ramai menyambut Kaisar Tang yang baru dengan suka cita.


Beberapa hari kemudian Mantan Kaisar Tang mangkat di tempat tidur nya sendiri di temani oleh Chen Si Lei yang selalu berada di sisinya ,mulai dari awal sakit dan koma hingga menghembuskan napas terakhirnya, dan Chen Si Lei menggunakan jemari nya untuk membersihkan jasad Mantan Kaisar Tang.


"Selama tiga tahun seluruh wilayah Tionggoan akan melakukan masa berkabung atas mangkat nya Mantan Kaisar Tang !!",perintah Chen Si Lei.


Mereka semua mengadakan ritual pemakaman yang sangat megah dan luas di wilayah bagian khusus pemakaman Kekaisaran Tang bagi Mantan Kaisar Tang, dan Chen Si Lei pula yang membuat khusus untuk tempat peristirahatan yang terakhir untuk Huang Ama nya tercinta.


Usai melaksanakan tugas sebagai seorang putra yang berbakti kepada ayahnya dan melakukan perubahan terhadap pemerintahan yang bersih dan sehat serta nyaman sebagai seorang Kaisar Tang yang baru ,Chen Si Lei mempunyai sebuah pemikiran yang baru.


"Aku ingin pajak untuk rakyat kecil di hapuskan !!",


"Aku ingin lima puluh persen dari gaji para pejabat baik dalam maupun luar Istana ini akan di alihkan untuk membantu rakyat kecil di seluruh wilayah Kekaisaran ku !!.


"Aku ingin gaji ku pun aku berikan kepada pembangunan ,pendidikan ,kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kekaisaran Tang !!"


"Aku ingin para pangeran ,Adipati, Marquis dan sebagainya hanya di izinkan bisa memiliki selir hanya di bawah lima puluh orang !!",


"Aku ingin kaum wanita juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak!!",


"Aku ingin membangun rumah ibadah yang seimbang dan kebebasan beragama di seluruh Kekaisaran Tang !!",


"Aku ingin memiliki danau arak bunga persik di wilayah Istana musim dingin di bagian selatan!!",


"Aku ingin membangun pusat militer untuk seluruh wilayah Kekaisaran Tang dan terakhir aku ingin pertanian dan peternakan, perikanan,kehutanan dan sebagai nya merata di seluruh wilayah Kekaisaran Tang yang aku pimpin ini!!".


Usai melakukan semua hal itu, Chen Si Lei masih fokus untuk berburu musuhnya, yaitu Pangeran Phing Zi yang sudah melarikan diri dari wilayah Ibukota dan juga masih menyelidiki tentang Iblis Surga Ke Enam yang mempunyai banyak sekali cabang sekte sesat yang tersebar di beberapa daerah di Kekaisaran Tang.


"Aku harus tetap jalankan tugas ku sebagai seorang Pendekar Rajawali Emas Sakti. Aku harus tahu empat pusaka dunia persilatan, dan sisa lambang dari dua belas Shio yang masih tersebar di seluruh wilayah yang berbeda.Aku juga harus bisa menemukan lambang perak, emas dan perunggu dari seluruh Sekte dunia persilatan agar mereka semua berada di bawah kekuasaan ku",kata Chen Si Lei pada suatu hari di ruang pribadinya.


"Paduka biar kami yang menyelesaikan tugas yang berada di luar Istana",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Baiklah aku tugaskan kau untuk membantu permasalahan di dunia persilatan di luar Istana ku",perintah Chen Si Lei kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


"Siap Paduka hamba laksanakan!!",sahut Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao lenyap.


"Aku harus tetap keluar dari Istana Kekaisaran Tang ",kata Chen Si Lei .


Chen Si Lei sudah berganti pakaian dengan cepat dan berdandan ala pendekar dan memakai topeng rajawali emas sakti untuk melakukan perjalanan kali ini bisa lebih baik dari perjalanan sebelum nya.


"Ling Long aku serahkan urusan dalam Istana Kekaisaran Tang kepada mu",Chen Si Lei berpesan kepada Permaisuri Ling Long sebelum pergi dari Istana.


"Paduka. .",kata Ling Long terkejut mendapat perintah seperti itu.


Tapi. ......

__ADS_1


Chen Si Lei sudah lenyap dari istana Permaisuri Ling Long dan kini berada di luar pintu gerbang bagian barat kembali.


__ADS_2