Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Taktik Ibu Suri Ling.


__ADS_3

Sesudah yakin bahwa kondisi kesehatan Sin Yue Qing dan janin nya aman ,Chen Si Lei hadir kembali dalam acara keluarga untuk menghibur hati para anggota keluarga yang ditinggalkan oleh Putri Yang Ying Ying dan Adipati Luo Yan Zen yang sudah meninggalkan Istana Kekaisaran Tang Agung untuk melanjutkan hidup mereka berdua di kediaman Adipati Luo Yan Zen di kota besar Cheng.


Selama menghadiri acara tersebut, Chen Si Lei selalu waspada terhadap setiap orang di sekitar taman nasional depan Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung untuk melihat berbagai pertunjukan kesenian tradisional dan budaya yang di tampilkan oleh para pasukan Kekaisaran Tang Agung maupun masyarakat yang berada di dalam Ibukota Kekaisaran Tang Agung untuk ikut berpesta bersama keluarga besar Kekaisaran Tang Agung.


Di tengah acara sebuah pertunjukan kembang api sangat mengagumkan serta sangat menghibur para adiknya, ibunda nya, anak -anaknya serta para istrinya dan masyarakat nya.


Tiba-tiba sekelebatan orang berpakaian hitam berlari ke arah Istana Pribadi milik Sin Yue Qing yang terlihat oleh semua mata yang hadir di taman nasional ini dan para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat untuk mengejar orang asing itu.


" Kita harus cari tahu siapa orang itu ",kata Ibu Suri Ling mewakili semua orang untuk pergi ke Istana Permaisuri Sin Yue Qing.


" Kita juga harus segera melihat dan menyelidiki nya ", kata Chen Si Lei segera menyusul rombongan dari Ibu Suri Ling dan yang lainnya ke Istana milik istrinya yang tercinta ini.


Setibanya di istana ini, Chen Si Lei terperanjat kaget sekali melihat jasad seorang pria yang terbaring di atas tempat tidur milik Sin Yue Qing dalam keadaan terbuka yang membuat Ibu Suri Ling berprasangka buruk terhadap Sin Yue Qing dengan tatapan mata tajam marah sekali.


" Dasar wanita ****!!",maki Ibu Suri Ling kepada Sin Yue Qing yang terkejut sekali karena ia di tampar oleh Ibu Suri Ling dengan keras.


" ErNiang ", kata Chen Si Lei .


" Putra ku apakah kamu masih belum sadar bahwa ia telah melakukan hubungan terlarang dengan pria lain dan karena ia ketakutan maka ia membunuh pria gelap nya ?", Ibu Suri Ling cepat mencerca Chen Si Lei untuk berpihak kepadanya.


" Ibu Suri Ling aku tidak pernah merasa melakukan hal itu dan aku juga tidak tahu siapa pria itu dan kenapa dia bisa berada di dalam kamar tidur ku dan di ranjang ku pula", Sin Yue Qing sujud kepada Ibu Suri Ling.


" Kalau kamu tidak tahu bagaimana dia bisa berada di tempat tidurmu", tukas Chen Si Lei menatapnya marah.


" Koko Lei Lei kenapa kau juga tidak bisa mempercayai ku ?",Sin Yue Qing sedih sekali karena Chen Si Lei mencurigainya.


" Koko Lei Lei coba kau lihat ini ",kata Mei Hua Xing menunjuk ke lukisan yang di peluk oleh jasad pria itu.


Salah satu dari dayang istananya mengambil lukisan gambar pedesaan di dekat danau lima warna dan ada tulisan nama Sin Yue Qing.


" Yue Qing kau jangan pernah berdusta lagi karena buktinya ada di lukisan yang di pelukannya yang tertuliskan nama mu dan danau lima warna yang berada di kota Shenyang ", kata Chen Si Lei marah.


" Koko Lei Lei tunggu dan sabarlah. Coba kita cari tahu dahulu siapa pria itu ", Li Shao Ning maju untuk memberikan pembelaan terhadap Sin Yue Qing.


" Baiklah kita selidiki dahulu siapa pria itu ", kata Chen Si Lei memerintahkan para tabib Istana Kekaisaran Tang Agung untuk memeriksa jasad itu dan identitas diri pria itu.


" Paduka kami sudah berhasil menangkap orang yang menyelinap masuk ke dalam Istana Permaisuri Sin Yue Qing ", lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membawa seorang pria lain yang terikat pada kedua tangannya oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


" Cepat kau beri hormat kepada Kaisar Tang Agung ", perintah salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti kepada tawanan mereka.


Pria itu bersujud hormat dengan ketakutan kepada Chen Si Lei yang menatapnya tajam sekali.


"Hormat hamba Ye Han kepada Kaisar Tang Agung ", kata pria itu menundukkan kepala dan wajahnya tetapi Sin Yue Qing terbelalak kaget melihat pria itu.


" Ye Han Gege kenapa kau bisa berada di sini ?", tanya Sin Yue Qing kaget sekali karena ia mengenal kakak sepupunya.


" Yue Qing apakah kau mengenalnya?",tanya Chen Si Lei selidik.


" Ya aku mengenali dia adalah kakak sepupu ku ",jawab Sin Yue Qing jujur dan apa adanya


" Baiklah,kenapa kau bisa berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung tanpa izin dari ku ?", tanya Chen Si Lei melihat pria itu dengan tatapan mata tajam sekali dan menyelidiki.


" Hamba ingin bertemu dengan Permaisuri Sin Yue Qing untuk membantu Hua Guo Ji kekasihnya telah datang ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung sebagai guru lukis di sekolah lembaga pendidikan tinggi Kekaisaran Tang Agung dan hamba hari ini melihatnya masuk ke dalam kamar tidur Permaisuri Sin Yue Qing dan ia bersama Permaisuri Sin Yue Qing bertengkar hebat mengenai masalah kasih mereka berdua yang telah terputus karena Permaisuri Sin Yue Qing ingin sekali mendapatkan kekuasaan yang lebih tinggi dan hidup mewah bersama Paduka Kaisar Tang Agung tetapi Permaisuri Sin Yue Qing marah dan membunuhnya dengan pisau dan gunting dapur",lapor Ye Han sepupu Sin Yue Qing .


" Ye Han kau jangan sembarangan ya ?!", tegur Sin Yue Qing marah sekali kepada sepupunya yang memberikan keterangan palsu kepada Chen Si Lei untuk memisahkannya dari Chen Si Lei sesuai perintah Ibu Suri Ling dan keinginan Mei Hua Xing.


"Kau yang diam dan jangan bicara dahulu",kata Chen Si Lei dingin kepada Sin Yue Qing


" Koko Lei Lei ,kenapa kau dingin sekali kepada Sin Yue Qing?", Li Shao Ning sujud hormat kepada Chen Si Lei di ikuti oleh Melani, Xue Erl dan Aurora serta adik - adik nya dan anak -anaknya di temani oleh para pengasuh mereka masing - masing.


" Diam kalian semua !!", hardik Chen Si Lei kepada mereka semua hingga semua orang terkejut sekali melihat Chen Si Lei begitu marah sekali.


" Para pengawal kenapa kalian semua diam saja !!Cepat kalian tangkap wanita itu dan masukan dia ke dalam penjara dan tunggu hukuman apa yang akan ia terima dari Kaisar Tang Agung ", kata Ibu Suri Ling memerintahkan para pengawal untuk menangkap Sin Yue Qing dengan niat ingin sekali membuangnya jauh dari kehidupan putranya karena ia mendengar isu bahwa Sin Yue Qing adalah siluman ular hijau dalam wujud manusia fana.


Sin Yue Qing di tangkap dan di masukkan ke dalam penjara atas perintah Ibu Suri Ling di saat Chen Si Lei sedang berpikir untuk menghadapi musuh lihai dalam taktik halus di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung yang menjebak Sin Yue Qing yang membuatnya bingung juga dengan laporan dari Ye Han sepupu istrinya itu.


" Masukan Ye Han ke penjara juga ", perintah Chen Si Lei kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Siap Paduka hamba laksanakan ", jawab Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Li Shao Ning menatapnya marah dan kecewa dengan sikapnya yang memihak Ibu Suri Ling daripada Sin Yue Qing.


" Aku kecewa kepada mu ",kata Li Shao Ning nada halus tapi kecewa kepada Chen Si Lei ,ia berlari pergi dari Istana Sin Yue Qing dan menangis sedih sekali di dalam Istananya sendiri.


Melani, Xue Erl dan Aurora berbalik meninggalkan dirinya seorang diri di dalam kamar tidur Sin Yue Qing yang sudah di rapikan kembali oleh para dayang istana nya.


Chen Si Lei terdiam berpikir dengan cermat tentang kasus yang terjadi pada mereka di malam hari istimewa untuk adiknya yaitu Yang Ying Ying yang baru saja menikah dengan Adipati Luo Yan Zen pria pilihan Chen Si Lei untuk adik tercintanya bahagia dan terlindungi seumur hidupnya.


Istana Kasim Chao.


Di Lain pihak Kasim Chao menggunakan rencana selanjutnya di saat Chen Si Lei sedang marah dan kecewa serta membenci istrinya sendiri, maka ia segera memerintahkan para anggotanya untuk membunuh Sin Yue Qing dan bayinya di dalam penjara milik Ibu Suri Ling.


" Berikan racun ular sanca kepada Permaisuri Sin Yue Qing dan bilang saja atas perintah Kaisar Tang Agung yang ingin menghukum mati dirinya ", kata Kasim Chao .


"Siap Tuan Besar Chao hamba laksanakan ", jawab salah seorang dari anggota Sekte Sesat burung hitam cabang satu yang baru saja di bentuk kembali oleh Kasim Chao untuk menghadapi Kaisar Tang Agung dan keluarganya agar ia bisa memperoleh Dinasti Tang Agung untuknya seorang.


Namun Kasim Chao sama sekali tidak pernah tahu bahwa di antara anggotanya ada seorang pemuda tampan yang bernama Ao Hung yang berasal dari kota kecil ayam jantan yang dulu pernah di selamatkan oleh Chen Si Lei saat pemuda itu masih kecil dan sekarang ini ia sudah dewasa usia sembilan belas tahun dan kini ia ingin sekali menjadi anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah amat ia idolakan .


" Aku akan memberikan informasi ini kepada Kaisar Tang Agung termasuk bukti nya untuk menyelamatkan Permaisuri Sin Yue Qing ", kata Ao Hung segera berlari untuk mencari Chen Si Lei.


Namun muncullah Putri Tang Yang Mi yang berjalan berlawanan arah dengan Ao Hung dan mereka berdua saling bertabrakan satu sama lain di koridor menuju ke arah Istana Kaisar Tang Agung.


" Aduh sakit !!", teriak gadis itu kaget sekali karena ia terjatuh ke belakang.


" Auw ", kata Ao Hung terjatuh ke atas tubuh Putri Tang Yang Mi.


" Ag siapa kau ?",tanya Putri Tang Yang Mi mendorongnya untuk menjauh darinya dan memandang galak sekali kepada Ao Hung.

__ADS_1


" Ah Putri Tang Yang Mi hamba minta maaf karena hamba tidak sengaja telah membuat anda terjatuh ", jawab Ao Hung bersujud hormat kepada Tang Yang Mi yang terpesona dengan ketampanan pemuda remaja yang sujud di hadapannya itu.


" Hmm baiklah aku maafkan. Lalu kenapa kau berlari begitu kencang dan kau ingin pergi ke mana ?", Putri Tang Yang Mi bertanya dengan sopan.


" Hamba ingin mencari Paduka Kaisar Tang Agung untuk hal penting sekali ", jawab Ao Hung yang mendekati Tang Yang Mi dan berbisik mengenai informasi yang ia dapatkan ini.


" Ya tunggu apalagi ,ayo kita pergi ke Gege ", kata Tang Yang Mi menariknya lari ke Istana Kaisar Tang Agung.


Istana Kaisar Tang Agung.


Chen Si Lei sudah berada di istana pribadi nya sendiri untuk bekerja untuk menangani tugas inti dan pokoknya sebagai pemimpin Kekaisaran Tang Agung.


Di saat itulah Tang Yang Mi menemui nya bersama Ao Hung yang segera bersujud hormat di hadapan Chen Si Lei yang sedang duduk di kursi meja kerjanya.


" Gege. ...!!",teriak Tang Yang Mi berlari masuk ke ruang kerja Chen Si Lei dan ia mengejutkan Chen Si Lei.


" Yang Mi ada apa kau berteriak -teriak mencari ku ?",tanya Chen Si Lei menutup bukunya.


" Aku dapat sebuah informasi baru dari dia ",jawab Tang Yang Mi menunjuk ke Ao Hung yang sujud di bawah sepasang sepatu mungil nya.


"Ya dia siapa ?", tanya Chen Si Lei menunduk menatap pemuda yang sujud di hadapannya.


" Dia adalah Ao Hung dari kota kecil ayam jantan yang melaporkan bahwa Kasim Chao ingin membunuh Permaisuri Sin Yue Qing yang berada di dalam penjara ", jawab Tang Yang Mi mengambil bukti nyata kebenaran masalah yang menimpa Sin Yue Qing adalah perbuatan Kasim Chao yang diam - diam ingin melakukan konspirasi terhadapnya.


Chen Si Lei menerima,membuka dan membaca bukti itu dengan cermat dan teliti sekali.


" Kurang ajar orang tua itu !!", Chen Si Lei segera berkelebat cepat ke arah penjara milik Ibu Suri Ling untuk menolong Sin Yue Qing.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Ya Gege pergi sendiri ", kata Tang Yang Mi kaget.


"Putri sebaiknya kita segera lapor kepada Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk membasmi para pasukan Kasim Chao ", kata Ao Hung cepat tanggap.


" Ya kau benar sekali. Ayo !!", teriak gadis itu menariknya lagi.


Di dalam penjara milik Ibu Suri Ling.


Sin Yue Qing duduk bersandar pada tiang penjaranya dan ia tidak merasa sedih sama sekali karena ia merasakan bahwa Chen Si Lei memiliki sebuah cara untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik sekali karena ia percaya bahwa cinta yang tulus dari Chen Si Lei untuknya sangat besar dan dalam sekali.


Namun Sin Yue Qing segera bersiaga pada saat sejumlah orang datang ke arah penjara dan salah seorang dari anggota yang datang itu membuka pintu penjara dan menghadapinya .


" Sin Yue Qing kami datang kepada mu atas perintah Kaisar Tang Agung untuk memberikan mu hukuman mati dengan minum ramuan yang sudah beliau untuk mu ",kata pria muda pemimpin rombongan itu menyodorkan semangkuk ramuan khusus kepada Sin Yue Qing.


" Benarkah ramuan itu atas perintah Kaisar Tang Agung ?", tanya Sin Yue Qing tak percaya kepada ucapan orang itu.


" Ya benar. Minumlah sekarang juga", jawab pria muda itu memerintahkan para pasukannya untuk memaksa Sin Yue Qing untuk minum ramuan itu.


Tetapi sebuah tenaga mukjizat telapak sakti bunga persik telah menghantam hancur para pasukan itu.


Wuttttt! !


"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan yang memaksa Sin Yue Qing untuk minum ramuan berracun ganas itu tewas di tangan Chen Si Lei.


"Koko Lei Lei ", panggil Sin Yue Qing saat ia sudah di bebaskan oleh Chen Si Lei yang langsung menggendongnya dengan cepat dan berkelebat keluar dari dalam penjara itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Ketika Chen Si Lei menaruhnya di atas genteng menara petir yang berada di dekat bangunan Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.


Sin Yue Qing melihat bahwa banyaknya para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung bertarung melawan para pasukan Sekte Sesat burung hitam cabang satu yang di pimpin oleh Kasim Chao.


Kasim Chao terkejut sekali karena para pasukannya di sergap oleh para pasukan Kekaisaran Tang Agung yang di pimpin oleh Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti mengurung para pasukannya di depan pintu masuk dan keluar dari Istana pribadinya.


" Kasim Chao kau menyerahlah kepada kami atau kami akan memusnahkan mu ",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berwibawa sekali.


" Cih !!Aku tidak sudi untuk menyerah kepada bocah sialan itu !!Aku lebih suka memilih mati!",teriak Kasim Chao marah dan ia menerjang hebat sekali sehingga Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok secara cepat dan ganas sekali menyambut serangan pedang mukjizat sesat dari Kasim Chao.


Wushhh !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Kasim Chao menggunakan ilmu pedang Gunung angsa hitam menyerang golok sakti milik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang segera menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti halilintar bumi menghantam hancur senjata milik Kasim Chao.


Wushhh !!


Cranggg !!


Tetapi Kasim Chao menggerakkan tinjunya menangkis serangan maut dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang terkejut sekali karena kelihaian ilmu mukjizat dari Kasim Chao.


Wuttttt !!


Duk !!


Dessssssss !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat menangkis serangan maut dari para pasukan Kasim Chao dengan ilmu mukjizat Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!

__ADS_1


Dessssssss !!


Salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti tewas begitu juga dengan salah satu dari anggota Sekte Sesat pimpinan Kasim Chao juga ada yang tewas pula.


Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti menerjang maju untuk membantu Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis para kaum sekte sesat burung hitam cabang satu yang baru dan ternyata pimpinannya adalah Kasim Chao.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Kasim Chao kau menyerahlah kepada kami ", kata Ibu Suri Ling yang sudah tiba di depan pintu masuk Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung bersama Li Shao Ning ,Melani, Xue Erl dan Aurora serta adik - adik Chen Si Lei lainnya.


" Ling Huan Cu kau pikir aku akan semudah itu untuk menyerah kepada mu dan putra mu sialan itu !!Cobalah kalian lihat !!Siapa di atas sana !!", hardik Kasim Chao yang sudah tersudut oleh para pasukan Kekaisaran Tang Agung yang sudah membasmi para pasukannya sesuai perintah Chen Si Lei.


Mereka semua melihat ke arah puncak tertinggi di bangunan Istana Kekaisaran Tang Agung dan mereka melihat Mei Hua Xing terikat di ujung tertinggi di menara pagoda kuil leluhur Kekaisaran Tang Agung.


" Koko Lei Lei tolong aku !!", teriak Mei Hua Xing ketakutan.


" Laknat kau orang tua jahanam berani sekali kau menyandera Mei Hua Xing!!",hardik Chen Si Lei yang menoleh ke belakang nya dan Chen Si Lei kaget sekali karena Sin Yue Qing lenyap dari perlindungannya yang seharusnya bersamanya di atas genteng menara petir Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Agh ,kurang ajar mereka !!",hardik Chen Si Lei marah di dalam hatinya.


Dan,ia menghardik ke arah Kasim Chao yang di terdesak dan di sudutkan oleh para pasukannya.


" Lancang !!Di mana kalian semua menyekap Sin Yue Qing !!", hardik Chen Si Lei melihat ke sekelilingnya tidak ada seorang pun dan hanya ada Kasim Chao yang di tengah para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung.


" Hahahaha hahahaha Tang Si Lei aku sangat puas sekali walaupun aku mati di tangan pasukan mu .Aku senang di temani oleh istri mu ",kata Kasim Chao yang sudah di tusuk pedang mukjizat milik Pendekar Dewa Obat Sakti Teng Jin yang sudah berkelebat cepat menusuk perut Kasim Chao.


Jlebbbb !!


"Mei Hua Xing bagaimana kau bisa di tawan oleh orang tua jahanam itu ?", tanya Chen Si Lei tenang sekali.


" Aku juga tidak tahu saat aku sedang tidur di tempat tidur ku dan begitu aku bangun tidur tahu -tahu aku berada di atas sini dan terikat ", jawab Mei Hua Xing menangis.


" Ah siapa suruh kau menuduh sembarangan kepada Sin Yue Qing ", ucap Aurora sebal.


" Ya aku tahu aku bersalah tapi aku sekarang aku minta maaf dan tolong aku ",kata Mei Hua Xing menangis untuk minta tolong di selamatkan oleh Chen Si Lei yang cemas kepada Sin Yue Qing yang hilang dari perlindungannya tanpa ada seorang pun tahu.


"Apakah kalian semua melihat Sin Yue Qing ?", tanya Chen Si Lei kepada semua orangnya.


" Tidak, kami tidak melihat Sin Yue Qing di tempat mu sejak awal kau tiba di atas menara petir ", jawab mereka semua termasuk Li Shao Ning yang cepat mencari Sin Yue Qing di bantu oleh Melani, Xue Erl dan sejumlah Laskar Merpati Rajawali Emas Sakti.


Aurora melayang ke atas menara pagoda kuil leluhur Kekaisaran Tang Agung untuk menolong Mei Hua Xing.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Aurora hati -hati ", kata Chen Si Lei menggunakan kipas menolong Aurora dari serangan maut dari seorang pria tua salah satu dari saudara Kasim Chao yang diam - diam menggunakan ilmu mukjizat sesat untuk membunuh Aurora dan Mei Hua Xing bersamaan.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Dessssssss!!


Chen Si Lei bergerak cepat menggerakkan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik menghantam hancur pria tua itu di tangan kiri dan tangan kanan gunakan kipas memotong leher pria tua itu.


Wuttttt !!


Cranggg !!


Chen Si Lei menolong Mei Hua Xing dan Aurora bersama dengan membawa turun keduanya dari menara leluhur Kekaisaran Tang Agung.


Brrrrrrrrrrrrr !!


" Koko Lei Lei terimakasih atas pertolongan mu kepada ku ", kata Mei Hua Xing sujud meminta maaf kepada Chen Si Lei karena ia sudah membuat Sin Yue Qing di culik oleh Ye Han atau wakil dari Pangeran Muda Yi Bun secara diam-diam dari perlindungan Chen Si Lei.


Chen Si Lei membaca pikiran dan hati Mei Hua Xing dengan perasaan cemas dan takut akan kehilangan Sin Yue Qing ,maka ia menjadi marah lagi kepada Mei Hua Xing.


Plakkkk !!


"Koko Lei Lei ...!!",teriak Aurora kaget sekali karena Chen Si Lei memukul wajah Mei Hua Xing dengan marah.


"Anak ku ....!!",teriak Ibu Suri Ling terkesiap melihat Chen Si Lei memukul istrinya sendiri demi istri lainnya.


" Huang ErNiang cukup kau ingin bicara apa tentang Sin Yue Qing ku !!",teriak Chen Si Lei getir kepada Ibu Suri Ling.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Gege. ....!!",teriak para adiknya terkejut sekali melihat Chen Si Lei sedih sekali karena Sin Yue Qing lenyap dari mereka semua.


Li Shao Ning berkelebat cepat ke seluruh Istana Kekaisaran Tang Agung untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing di bantu oleh Melani dan Xue Erl serta seluruh Kekaisaran Tang Agung tetapi mereka tidak bisa menemukan Sin Yue Qing sama sekali.


" Shao Ning..Koko Lei Lei pergi dari rumah untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing usai ia menampar Mei Hua Xing dan meneriaki Ibu Suri Ling ",lapor Aurora di pintu masuk ke dalam perpustakaan Istana Kekaisaran Tang Agung yang biasanya adalah tempat favorit Chen Si Lei bersama Sin Yue Qing yang suka sekali membaca buku dan bermain alat musik tradisional berbagai daerah di seluruh wilayah Tionggoan.


"Tentu saja ia akan menjadi frustrasi karena kalian semua telah membuatnya kehilangan sesuatu yang amat sangat berharga bagi kehidupannya yaitu Sin Yue Qing yang di culik oleh seseorang musuh yang licik sekali melalui Mei Hua Xing yang bodoh itu ", kata Li Shao Ning juga terlihat sedih sekali karena semua orang di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung sudah menyakiti hati Chen Si Lei begitu dalam demi keegoisan mereka masing - masing.


" Shao Ning. .",panggil Melani, Xue Erl dan Aurora memeluk Li Shao Ning untuk menghibur hati mereka sendiri dan juga Li Shao Ning menangis bersama mereka bertiga di pintu masuk ke perpustakaan Istana Kekaisaran Tang Agung.


Ibu Suri Ling saling bertukar pandangan mata dengan Mei Hua Xing di bawah tangga menuju ke Perpustakaan Istana Kekaisaran Tang Agung di lirik oleh para adik Kaisar Tang Agung yang menggeleng kepala mereka dengan sedih juga .


Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dan Laskar lainnya merapikan kembali halaman depan pintu masuk ke dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung dalam diam semuanya terlihat muram durja memikirkan Kaisar Tang Agung yang mereka cintai itu.

__ADS_1


"Aku tidak bisa membiarkan Paduka Kaisar Tang Agung pergi sendiri untuk bisa menemukan kembali Permaisuri Sin Yue Qing ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Lauw Yi Chen yang sudah berkelebat cepat untuk menyusul langkah Chen Si Lei yang sudah lenyap dari Istana Kekaisaran Tang Agung.


Brrrrrrrrrrrrr !!


__ADS_2