Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Sekte Gobi Pai.


__ADS_3

Sin Yue Qing yang dalam keadaan hilang ingatan itu berhasil menyelamatkan Xue Erl yang ikut berlari di tengah gurun Gobi yang semuanya adalah pasir putih dan kuning yang sukar untuk di pijak oleh mereka berdua tetapi dengan modal tekad yang kuat dan kokoh.


Sin Yue Qing membawa Xue Erl kabur bersamanya di tengah hamparan pasir yang sangat panas sekali dan udara serta angin gurun Gobi yang sangat besar dan kencang dapat menghalangi penglihatan mereka berdua di dalam pelarian yang sedang mereka lakukan ini.


Pendar -pendar cahaya yang panas menyiram tubuh mereka berdua. Tak pernah di rasakan kelelahan, padahal keringat sebesar bulir -bulir jagung keluar di sudut kening Sin Yue Qing dan Xue Erl. Di belakang mereka hanya ada bukit pasir yang sangat gersang, sementara mereka berjalan terseok -seok ke sebuah tempat di depan sepasang mata mereka, mungkin rumah kosong.


Wajah putih Sin Yue Qing dan Xue Erl berdebu.Angin gurun telah menerbangkan butiran pasir, melekat di wajah mereka, menempel bersama keringat, melukiskan kotoran hangus di wajah mereka berdua, merambat di rambut sutra mereka, dan tentunya sebagian besar melekat di pakaian mereka pula.


Pakaian berbahan benang sayet yang di pintal kasar dari bulu domba menyemat ke seluruh tubuh mereka berdua yang tak mampu menyerap keringat dan panas yang memanggang tubuh Sin Yue Qing dan Xue Erl. Belum lagi pakaian itu telah menjadi rumah bagi kutu kecil yang menyisip di sela -sela kain.


Kutu itu akan berpindah dengan cepat ke kulit, mengisap darah dan menyisakan rasa gatal kemerahan dan matahari di atas kepala mereka. Mereka baru terbebas dari pihak musuh mereka yang belum menyerah untuk menangkap mereka dan tentunya akan membunuh mereka berdua secara kejam.


Sin Yue Qing dan Xue Erl berjuang keras untuk menyelamatkan diri mereka di tengah gurun Gobi . Namun usaha mereka sia -sia ,pihak musuh tetap saja masih bertekad untuk menangkap mereka kembali. Sin Yue Qing dan Xue Erl bertekad pula untuk berjuang keras untuk kebebasan mereka berdua dari pihak musuh.


" Kalian berdua mau berlari ke mana saja tetap tidak bisa terlepas dari kami ", kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat yang ikut mengejar Sin Yue Qing dan Xue Erl.


" Kakak tunggu apalagi sebaiknya kita segera membunuh mereka berdua dan kita ambil serta membawa pulang kepala mereka kepada Kasim Chao dan Tuan Besar Shang ", kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang tiga.


" Ya baiklah, ayo kita serbu mereka",kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang dua yang mulai bergerak cepat untuk menyerang Sin Yue Qing dengan ilmu pukulan hawa sesat yang sangat ganas sekali, tapi Sin Yue Qing menggerakkan telapak tangan kanan menyambut pukulan itu dengan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!!


Akibatnya orang itu tewas seketika itu juga oleh Sin Yue Qing.


" Gadis Laknat berani sekali kau membunuh anggota kami !!",hardik para kaum sekte sesat Naga Hitam cabang empat, tiga dan dua menyerang Sin Yue Qing dan Xue Erl yang masih belum pulih ilmu mukjizat nya.


Tapi Sin Yue Qing mengeluarkan ilmu mukjizat awan naga menggulung angin musim panas menghantam hancur para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang menyerang Sin Yue Qing dan Xue Erl di tengah gurun Gobi yang sangat gersang sekali.


Wuttttt. !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh! ! ",teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut dari Sin Yue Qing yang menarik Xue Erl untuk berada di dekatnya selalu.


" Yue Qing bagaimana kabar mu ?Kemana saja kau pergi dari kami ?",tanya Xue Erl sangat senang sekali bisa bertemu dengan Sin Yue Qing lagi dalam keadaan sehat dan selamat, meskipun ia harus kehilangan kesuciannya yang sudah di renggut oleh pria lain yang bukan suami mereka yang mereka cintai sepenuh hati dan raga mereka.


" Aku tidak ingat dirimu, tapi kau jangan khawatir aku pasti akan menolong kamu dan menghancurkan mereka untuk mu ",jawab Sin Yue Qing nada halus.


" Eh kenapa kau tak ingat kepada ku?Aku Xue Erl saudari madu mu juga istri dari suami mu yang bernama Tang Si Lei seorang Kaisar Tang Agung yang sangat hebat sekali dan terkenal di dunia ini sebagai seorang Pendekar Rajawali Emas Sakti ", kata Xue Erl berlinang air mata sedih sekali karena Sin Yue Qing terlihat kosong.


Tapi Sin Yue Qing belum sempat menjawabnya karena Sin Yue Qing sibuk dengan bertarung melawan para musuh yang sudah menerjang mereka berdua dengan ganas sekali sehingga Sin Yue Qing berkelebat cepat dan membunuh orang sakti sesat terdekat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis kepala pria itu dengan pedang rampasan nya.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Xue Erl terombang -ambing di genggaman tangan Sin Yue Qing yang bertarung menggerakkan pedang secara cepat dan ganas sekali serta bergerak cepat untuk membabat habis para musuh dengan ilmu pedang naga Siluman Angsa Putih dan ular hijau yang sangat dahsyat sekali.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat, tiga, dan dua terkejut dan terheran -heran melihat kelihaian ilmu silat sakti milik Sin Yue Qing yang tidak mereka sangka sama sekali.


Dan di saat itu pula seekor burung rajawali putih sakti menghantam hancur para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat yang berkelebat cepat untuk membunuh Sin Yue Qing dan Xue Erl dari belakang.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat tewas hancur oleh serangan maut dari burung rajawali putih sakti yang mendapat tugas dari Chen Si Lei untuk menemukan Melani dan Xue Erl tetapi burung rajawali putih sakti juga bisa menemukan Sin Yue Qing yang sedang bersama Xue Erl bertarung melawan para pasukan musuh di tengah gurun Gobi.


Angin kencang yang berasal dari kepakan sayap kanan dan kiri burung rajawali putih sakti berhasil menghancurkan beberapa orang musuh yang mengeroyok Sin Yue Qing dan Xue Erl pada saat itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Sin Yue Qing memiliki kesempatan untuk membabat habis para musuh terdekat dengan Xue Erl dengan ilmu pedang mukjizat angsa putih yang sangat hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh serangan maut dari Sin Yue Qing dan burung rajawali putih sakti.


Crakkkkkk !!


Namun sejumlah senjata rahasia milik salah satu dari dayang istana Selir dari Kasim Chao menyerang burung rajawali putih sakti dari atas bukit gurun Gobi dengan kecepatan tinggi dan hampir menembus tubuh burung rajawali putih sakti dalam waktu singkat.


Jika tidak ada sebuah tongkat emas sakti yang di mainkan oleh seorang gadis dari Sekte Gobi Pai yang tidak sengaja melihat kedua orang wanita muda di keroyok oleh kaum sesat yang memang sudah terdengar oleh Sekte Gobi Pay telah mengganggu rakyat di sekitar gurun Gobi dengan kekejaman yang mereka lakukan.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Gadis Sekte Gobi Pay berhasil menyelamatkan burung rajawali putih sakti dari serangan senjata rahasia milik gadis dayang istana Selir dari Kasim Chao.


" Laknat kau berani mengganggu urusan kami !!", hardik gadis dayang istana Selir dari Kasim Chao berkelebat cepat untuk membunuh gadis Sekte Gobi Pay yang segera menggunakan ilmu tongkat emas sakti Gobi dengan sangat cepat sekali sehingga lawannya terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat gadis Sekte Gobi Pay.


Wushhh !!


Cranggg !!

__ADS_1


Cranggg !!


Cranggg !!


Gadis dayang istana Selir dari Kasim Chao terkejut dan terdesak hebat oleh ilmu mukjizat gadis Sekte Gobi Pay yang langsung membunuhnya dengan ilmu sakti hawa gurun Gobi.


Wushhh !!


Dessssssss !!


Gadis itu juga berkelebatan cepat sekali bagai angin di musim panas menerjang hebat menghantam hancur para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat, tiga, dan dua yang menyerang Sin Yue Qing dan Xue Erl serta burung rajawali putih sakti.


Wushhh !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Sejumlah senjata tajam para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat, tiga, dan dua hancur oleh ilmu mukjizat milik gadis Sekte Gobi Pay yang langsung membabat habis sejumlah musuh Sin Yue Qing dan Xue Erl dengan sangat hebat sekali sehingga Sin Yue Qing dan Xue Erl serta burung rajawali putih sakti telah selamat.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Kalian berdua siapakah dan kenapa kalian berdua di serang oleh pasukan Sekte Sesat Naga Hitam ?", tanya gadis Sekte Gobi Pay ramah sekali kepada Sin Yue Qing dan Xue Erl.


" Kami berdua adalah istri - istri Pendekar Rajawali Emas Sakti yang di sandera oleh Sekte Sesat Naga Hitam ", jawab Xue Erl mewakili Sin Yue Qing.


" Ah hormat hamba kepada kedua Permaisuri ", sapa gadis Sekte Gobi Pay usai mengetahui bahwa kedua orang wanita muda yang ia tolong itu adalah kedua orang isteri Kaisar Tang Agung.


" Ya terimakasih atas pertolongan mu kepada kami ", kata Xue Erl ramah sekali kepada gadis Sekte Gobi Pay yang menjadi bingung dengan Sin Yue Qing yang diam - diam ingin pergi dari mereka.


" Yue Qing kau mau kemana ?", tanya Xue Erl cepat menarik lengan Sin Yue Qing untuk mencegah gadis itu pergi.


" Aku tidak tahu ", jawab Sin Yue Qing terguling ke atas gurun pasir dan pingsan.


" Yue Qing. ..!!",panggil Xue Erl mengguncang tubuh Sin Yue Qing dengan panik.


" Permaisuri sebaiknya Anda berdua ikut hamba ke Sekte Gobi Pay bersama burung rajawali putih sakti ini ", kata gadis Sekte Gobi Pay menawarkan bantuan untuk Xue Erl dan Sin Yue Qing serta burung rajawali putih sakti.


"Iya terimakasih ,Nona Pendekar ", jawab Xue Erl menjura hormat kepada gadis baik hati itu.


Sementara itu Chen Si Lei bersama Hu Ding Wen dan ketiga orang isteri Hu Ding Wen melakukan pelayaran ke seluruh lautan luas di perairan laut Tionggoan dan sekitarnya untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing, tapi Chen Si Lei tidak bisa menemukan Sin Yue Qing.


" Aku tidak menemukan jejak aroma bunga persik dari Sin Yue Qing di seluruh laut ini ", kata Chen Si Lei menggunakan indera penciuman nya yang sangat tajam untuk mengetahui keberadaan Sin Yue Qing.


" Mungkinkah Permaisuri Sin Yue Qing berada di daratan besar ?", pikir You Li istri pertama Hu Ding Wen.


"Mungkin juga. Kita bisa telusuri seluruh Tionggoan dengan di mulai dari pantai utara Tionggoan tempat kita kembali ke daratan besar ", kata Putri Ye Sa istri kedua Hu Ding Wen memberikan pendapat nya.


" Ya sebaiknya kita coba saja ", kata Chen Si Lei yang segera meminta bantuan Hu Ding Wen untuk memutar kapal laut kembali ke wilayah Tionggoan melalui jalur pantai utara.


Karena itulah pada hari ke dua puluh tiga hari pelayaran mengarungi lautan luas akhirnya Chen Si Lei dan Hu Ding Wen serta ketiga orang isteri Hu Ding Wen tiba di pantai laut utara, dan mereka segera membeli lima ekor kuda pilihan untuk bisa menyelusuri seluruh wilayah Tionggoan dalam misi mencari dan menemukan Sin Yue Qing.


Sampai suatu hari mereka mendapatkan sebuah pemikiran untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing ke wilayah gurun Gobi yang menjadi salah satu dari pilihan untuk melakukan perjalanan misi tersebut, dan Chen Si Lei bisa menghirup aroma bunga persik dari Sin Yue Qing di wilayah tengah kota di gurun Gobi.


"Aku bisa mencium aroma bunga persik dari Sin Yue Qing di sekitar lokasi ini ", kata Chen Si Lei bersemangat untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing di ikuti oleh Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya yang segera mengejarnya.


Dan jalan yang mereka telusuri bukan terbuat dari aspal tetapi pasir yang sangat tebal dan panas .Perhatian Chen Si Lei melekat pada tusuk konde burung Hong milik Xue Erl yang terjatuh di tempat yang di datangi oleh Chen Si Lei .Chen Si Lei pun mendadak menghentikan langkahnya.


" Aku menemukan tusuk konde burung Hong milik Xue Erl. Apakah itu berarti Xue Erl bersama Sin Yue Qing pernah berada di tempat ini?",pikir Chen Si Lei juga bisa merasakan bahwa burung rajawali putih sakti juga pernah berada di tempat itu.


Tanpa banyak tanya, Hu Ding Wen menaiki satu batu untuk melihat hamparan pasir putih dan kuning di sekitar lokasi tersebut untuk mengetahui keberadaan kedua orang wanita yang di cari oleh Chen Si Lei. Awalnya, Hu Ding Wen mengira hanya ada satu tusuk konde burung Hong sebagai acuan mereka. Sampai ada beberapa jasad yang berserakan di tengah jalan gurun Gobi dekat sebuah rumah kecil.


" Paduka ?",


Chen Si Lei melompat ke atas batu dan ia juga bisa melihat dua bukti lain yang mengarah ke keberadaan Sin Yue Qing dan Xue Erl yang berhasil di temukan oleh mereka ber lima.


" Kita harus ke dekat gubuk kecil itu ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat menuju ke gubuk kecil di tengah padang gurun Gobi yang sangat gersang sekali.


Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya berkelebat cepat untuk mengikutinya dari belakang dan tiba di dekat Chen Si Lei yang sedang sibuk memakamkan para jasad para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat, tiga dan dua yang berserakan di tengah jalan gurun Gobi dekat rumah kecil yang ada pohon kurma.


" Lihat. .",Leng Leng istri ketiga Hu Ding Wen terkesiap.


" Ada apa ?", tanya Hu Ding Wen mendekati istri ketiganya yang menunjuk ke arah pasir terdekat dengan pintu rumah kecil itu.


" Gelang tangan Sin Yue Qing berada di sini ", Chen Si Lei membungkuk untuk ia bisa mengambil gelang lonceng mutiara hijau milik Sin Yue Qing dari tumpukan pasir.


" Ayo kita cari di sekitar lokasi ini !Kita pasti bisa menemukan Permaisuri Sin Yue Qing dan Permaisuri Xue Erl di bagian samping atau belakang rumah kecil ini ", kata You Li istri pertama Hu Ding Wen.


Alih -alih berjalan, mereka berlari menyusuri deretan pohon kurma dan beberapa pohon kaktus yang ada bunga kuning dan merah muda di antara duri -duri nya. Saat pohon -pohon tersebut di gantikan semak pendek dan runcing, mereka bisa menemukan gerbang masuk menuju ke wilayah perguruan Gobi.


Selain Chen Si Lei dan Hu Ding Wen serta ketiga orang isteri Hu Ding Wen, ada beberapa orang yang berpakaian serba coklat bergerombol bersama seorang pria berusia tiga puluh enam tahun berkumis tebal.


" Tenang, aku sudah mengenal mereka sebagai orang -orang Sekte Gobi Pai dan Sekte Elang Gurun Pasir Utara ", Putri Ye Sa istri kedua Hu Ding Wen mengedipkan mata pada Hu Ding Wen yang tampaknya meragukannya.


" Ini jelas sifat mu yang suka cemburu terhadap para pria yang kenal dengan ku, tapi kau tenang saja karena aku tidak akan pernah tertarik dengan mereka",kata Putri Ye Sa nada genit sekali menyentuh dagu Hu Ding Wen agar suaminya tidak marah kepadanya.


" Leng Leng, lebih baik kamu saja yang bertanya kepada mereka itu ", saran Hu Ding Wen.

__ADS_1


Leng Leng istri ketiga Hu Ding Wen tersipu malu karena terkesan lebih sopan daripada Putri Ye Sa.


" Ya baiklah ", jawab wanita cantik dan menarik itu.


Alis Hu Ding Wen bertaut .


" Yang elegan ,ya?",


"Iya. Kau jangan sedikit -sedikit mengatur dan mengawasi kami terus menerus seakan kau meragukan perasaan cinta kami terhadap mu ",tangan Leng Leng mengelus lembut rambut panjang Hu Ding Wen dan merasakan keharuman dari rambut Hu Ding Wen dan pelupuk matanya berbinar.


" Ini sangat menawan ", puji Leng Leng .


Chen Si Lei menggelengkan kepala. Dia sempat berpikir jika para istri Hu Ding Wen kerasukan setan gurun pasir. Namun, saat melihat binar bahagia dari wajah para istri Hu Ding Wen, Seulas senyum tersungging di wajahnya. Setelah setahun lamanya waktu begitu berat baginya, Chen Si Lei jadi begitu ingin sekali dengan kehadiran Sin Yue Qing di sisinya.


Setidaknya, untuk mengingatkannya jika dia harus bisa tersenyum untuk dirinya sendiri dan semua orang yang ia sayang di dalam kehidupannya.


"Aku saja yang bertanya kepada mereka ", kata Chen Si Lei berjalan mendekat kepada para rombongan yang di pimpin oleh pria berkumis tebal yang berdiri di depan pintu masuk ke dalam Sekte Gobi Pai.


Tapi sebelum Chen Si Lei sempat bertanya kepada semua orang itu, muncullah beberapa orang murid Sekte Gobi Pai dari dalam dengan sikap gagah perkasa dan menarik sekali sehingga Chen Si Lei mengagumi keberanian para wanita dari Sekte Gobi Pai.


" Laknat kalian semua para anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat ,tiga dan dua tingkat berapa pun kalian semua telah berani datang ke Sekte Gobi Pai untuk mengganggu ketenangan kami ", kata gadis murid Sekte Gobi Pai yang menjadi pemimpin tiga belas murid Sekte Gobi Pai yang menyambut kedatangan rombongan itu.


" Justru kami yang ingin menanyakan kepada Sekte Gobi Pai yang sudah berani ikut campur urusan kami dengan tawanan kami yang telah membunuh banyak anggota kami ", kata pria berkumis tebal dengan sikap garang sekali kepada para anggota Sekte Gobi Pai.


" Wah kau sudah salah duga tentang rombongan yang berada di depan kita itu ", kata Hu Ding Wen kepada salah seorang dari ketiga orang istrinya.


Empat belas murid Sekte Gobi Pai melihat ke arah Chen Si Lei dan kawan-kawan nya yang berdiri di belakang rombongan dari anggota Sekte Sesat Naga Hitam ,dan mereka semua mengangguk hormat kepada Chen Si Lei yang mengerti akan kode yang di berikan oleh empat belas murid Sekte Gobi Pai kepadanya dan Hu Ding Wen serta ketiga orang isteri Hu Ding Wen.


" Ah rupanya kalian semua adalah anggota Sekte Sesat Naga Hitam yang sudah berani mengganggu kedua orang istri ku !!", hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik menghantam hancur para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam yang terkejut sekali karena tidak menduga bahwa mereka akan di serang oleh Pendekar Rajawali Emas Sakti yang berada di belakang.


Wushhh !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Sekte Sesat Naga Hitam tewas hancur oleh ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei.


Hu Ding Wen menggerakkan telapak tangannya menampar tengkuk pria kumis tebal yang sudah berkelebat cepat untuk menyerang Chen Si Lei dengan ilmu mukjizat telapak sakti kupu - kupu sakti.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!


Pria berkumis tebal ternyata sangat hebat sekali sehingga sanggup menghadapi pukulan maut dari Hu Ding Wen dengan ilmu mukjizat hawa sesat yang membuat Hu Ding Wen bergidik ngeri merasakan ilmu keji itu.


Maka Chen Si Lei yang menghadapi pria kumis tebal dengan ilmu mukjizat sakti gunung Baodingsan yang sangat hebat sekali sehingga pria kumis itu tewas oleh Chen Si Lei.


Wuttttt! !


Dessssssss !!


Setelah itu ke empat belas murid Sekte Gobi Pai bersujud hormat kepada Chen Si Lei.


" Hormat kami kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa para murid Sekte Gobi Pai.


" Baiklah terimakasih, bangunlah. Lalu antarkan aku ke dalam markas besar Sekte Gobi Pai kalian untuk aku bisa bertemu dengan Ketua kalian dan aku bisa melihat kedua orang isteri ku lagi ", perintah Chen Si Lei kepada para murid Sekte Gobi Pai.


" Ya Paduka, silakan anda masuk ke dalam markas besar Sekte Gobi Pai kami ", jawab gadis pimpinan Sekte Gobi Pai yang bernama Zhou Lin Rong sopan dan hormat kepada Chen Si Lei.


Chen Si Lei melangkahkan sepasang sepatu indahnya menuju ke markas besar Sekte Gobi Pai di ikuti oleh Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya sesuai petunjuk dari gadis murid Sekte Gobi Pai itu.


Chen Si Lei mengagumi keindahan alam di sekitar perguruan tinggi Gobi termasuk bangunan yang berada di tengah gurun Gobi ada juga pepohonan yang hidup di hamparan pasir serta juga ada anak sungai yang mengalir jernih ke seluruh dea dan kota yang berada di gurun Gobi.


"Ada burung rajawali putih sakti yang turun dari gunung untuk menyambut anda ", kata Zhou Lin Rong terbelalak kagum dengan kecerdasan burung rajawali putih sakti yang mengetahui kedatangan majikannya di perguruan tinggi Gobi.


" Kakak rajawali putih sakti terimakasih atas kebaikan mu kepada Sin Yue Qing dan Xue Erl ", kata Chen Si Lei membelai lembut bulu leher burung rajawali putih sakti yang hinggap di dekat sepasang sepatu indahnya.


" Wahhhhhhh sungguh seekor burung yang sangat hebat sekali tiada duanya sama sekali ",puji Hu Ding Wen terkagum-kagum pada keindahan burung rajawali putih sakti milik Kaisar Tang Agung.


Sorot sepasang mata Hu Ding Wen kembali terbelalak melihat Xue Erl berlari ke arah Chen Si Lei di ikuti oleh Sin Yue Qing yang berdiri di atas tangga paling tinggi di jalanan menuju ke markas besar Sekte Gobi Pai.


" Koko Lei Lei. .!!",panggil Xue Erl menjatuhkan diri pada pelukan Chen Si Lei yang membelai lembut rambut sanggul wanita itu.


" Xue Erl syukurlah kau baik - baik saja ", kata Chen Si Lei dengan halus .


" Koko Lei Lei aku juga senang sekali bisa bertemu dengan mu lagi ", kata Xue Erl yang memeluknya erat, tetapi sorotan mata Chen Si Lei terarah kepada Sin Yue Qing yang tidak menyapanya bahkan tidak memeluknya seperti Xue Erl lakukan kepada Chen Si Lei untuk menyatakan perasaan hatinya kepada Chen Si Lei.


" Yue Qing. .",panggil Chen Si Lei melepaskan diri dari pelukan Xue Erl.


Xue Erl melihat Chen Si Lei berkelebat cepat ke Sin Yue Qing dan memeluk Sin Yue Qing dengan sangat erat sekali.Xue Erl menunduk menatap sepasang sepatunya untuk mengusir rasa sedih karena Chen Si Lei memilih menemui Sin Yue Qing dari pada Xue Erl.


Hu Ding Wen dan ketiga orang istrinya saling bertukar pandang satu sama lain dan mereka memahami bahwa Chen Si Lei sangat mencintai Sin Yue Qing dan Xue Erl sama sekali tidak di cintai oleh Chen Si Lei.


"Sayang sekali wanita secantik itu di abaikan begitu saja tetapi wanita yang di peluk oleh Kaisar Tang Agung jauh lebih cantik jelita sekali dan manis sekali, aku sungguh kagum sekali dengan kecantikan wanita berpakaian hijau muda itu ", puji You Li istri pertama Hu Ding Wen terpesona dengan kecantikan Sin Yue Qing.


" Yue Qing kenapa kau tak menyambut kedatangan ku untuk menemui mu dan apakah kamu tahu betapa aku amat sangat merindukan mu ?", tanya Chen Si Lei memeluk Sin Yue Qing dengan penuh perasaan rindu yang sangat dalam sekali.


Namun Sin Yue Qing menarik lepas kedua lengannya dan melepaskan diri dari pelukan Chen Si Lei yang terpana dengan sikap Sin Yue Qing terhadapnya dan ia langsung ingat bahwa Sin Yue Qing masih belum bisa ingatan tentang mereka dan dirinya sendiri.


" Aku akan sabar untuk menunggu kembali ingat kepada ku ,kepada kita dan pada dirimu sendiri ", kata Chen Si Lei lembut sekali kepada Sin Yue Qing.


" Paduka hamba sudah memberikan pengobatan yang terbaik untuk membantu ingatan Permaisuri Sin Yue Qing bisa pulih kembali ,namun hamba tidak bisa memberikan manfaat yang besar untuk mengobati penyakit yang diderita oleh Permaisuri Sin Yue Qing ",kata Ketua Sekte Gobi Pai yang bernama Zhou Lin Rong saat hadir untuk memberikan penyambutan kedatangan Chen Si Lei di anak tangga menuju ke bangunan menakjubkan yang menjadi markas besar Sekte Gobi Pai.


Chen Si Lei menjura hormat kepada Ketua Sekte Gobi Pai yang sudah bersujud hormat kepada Chen Si Lei sebagai salam penghormatan yang di berikan oleh gadis ketua Sekte Gobi Pai dan Chen Si Lei balas salam persahabatan kepada Ketua Sekte Gobi Pai.


" Baiklah terimakasih atas kebaikan mu kepada istriku, aku sudah sangat merasa berterimakasih sekali karena kau sudah menolong kedua orang istri ku bahkan kau sudah berusaha untuk memberikan pertolongan untuk mengobati penyakit lupa ingatan yang di alami oleh Sin Yue Qing istri kedua ku ",kata Chen Si Lei nada hormat kepada Ketua Sekte Gobi Pai.


" Ya sama-sama Paduka, kalau begitu silakan anda masuk ke dalam ruang utama Sekte Gobi Pai kami ", kata Ketua Sekte Gobi Pai tersenyum ramah sekali kepada Chen Si Lei.


" Ya terimakasih ,Ketua Sekte Gobi Pai ", jawab Chen Si Lei tersenyum ramah dan hangat kepada Ketua Sekte Gobi Pai.

__ADS_1


Lalu Chen Si Lei secara perlahan -lahan dan lembut sekali meraih jemari Sin Yue Qing untuk berjalan bersamanya menuju ke ruang utama dalam Sekte Gobi Pai di ikuti oleh Xue Erl dan Hu Ding Wen serta ketiga orang isteri Hu Ding Wen yang sudah cepat melangkahkan sepasang sepatu mereka menaiki tangga batu yang di apit pepohonan yang sangat menyejukkan di tengah udara panas di atas gurun Gobi.


__ADS_2