
Istana Kekaisaran Tang Agung.
Istana Ibu Suri Ling.
Sejenak, Ibu Suri Ling menatap Mei Hua Xing lekat -lekat .Wanita muda ini,yang baru dia kenal belum lama ini, tiba-tiba menyodorkan tawaran yang sangat hebat dan menarik untuk bekerjasama dengannya ?Lagipula, pikirnya, akan sangat sia-sia jika dia melakukan misinya sendiri untuk memisahkan Sin Yue Qing dan Chen Si Lei.
Mei Hua Xing menyodorkan tangannya untuk kesepakatan bersama.
"Aku temani Huang ErNiang untuk menyingkirkan Sin Yue Qing yang berbahaya itu dari Koko Lei Lei dan Li Shao Ning serta yang lainnya terutama dari kehidupan Koko Lei Lei dan Huang ErNiang ",
Tanpa pikir panjang, tangan Ibu Suri Ling dengan cepat terulur .Senyuman nya merekah dan tidak sanggup untuk Mei Hua Xing tampik begitu saja. Dia pun menjabatnya erat -erat.
" Setuju !",
Demikianlah Ibu Suri Ling dan Mei Hua Xing melakukan kesepakatan bersama satu hari sebelum hari pernikahan Putri Yang Ying Ying dan Adipati Luo Yan Zen di gelar pada hari berikutnya.
Istana Permaisuri Li Shao Ning.
Pesan terakhir Aurora di jawab oleh ketukan pintu masuk ke dalam kamar tidur Li Shao Ning selama lima menit kemudian.
Li Shao Ning tercengang begitu mendapati Aurora membawa tiga buku tebal dan peta kota Shenyang yang ukurannya hampir sama dengan tempat tidur Istana Li Shao Ning. Kemudian, adik madunya itu membentangkan petanya di lantai. Aurora membawakan sepiring kue isi daging dan telur.
" Teh atau air sari buah ?",
"Tidak, terimakasih. Aku sedang ingin minum air putih ", Li Shao Ning mengambil cawan keramik isi air putih, lalu menggigit kue buatan Aurora.
" Hei sayang. Kamu tidak berikan kue karya mu kepada Mei Hua Xing ?", tanya Melani juga hadir di kamar tidur Li Shao Ning.
" Kan ada daging kambing nya",Mata Aurora melirik peta yang terhampar di lantai.
"Serius kita akan bawa peta sebesar ini ?", tanya Xue Erl.
" Tidaklah, Xue Erl ", potong Li Shao Ning.
" Aku tidak bisa membaca peta ,Rara ", kata Melani yang di tanggapi oleh Aurora dengan mengedikkan bahunya
"Terserah kamu mau panggil apa. Sejauh ini,memang banyak yang memanggil ku Phing Phing, Aurora atau Rara. Nama lengkap mu ?",
"Melani Esmeralda Xiao Yi Tian ", jawab Melani tersenyum ceria dan ramah.
" Bisakah aku mengubah panggilan ku untuk mu dengan Esmeralda ?", Aurora teriak begitu kakak madunya itu menusuk rusuknya dengan peniti.
Li Shao Ning tersenyum lembut melihat tingkah laku Aurora dan Melani sampai Xue Erl melanjutkan rencana yang dia susun semalam.
"Peta ini hanya jadi acuan. Kita bisa pakai logika, kan?Sepulangnya ke Istana, kita tandai tempat -tempat yang kita kunjungi. Hmm,untuk kita semua bisa cepat menemukan Sin Yue Qing. Hari ini aku sudah siapkan kereta kuda untuk kita ", Xue Erl ungkapkan rencananya.
" Jadi kita akan segera berangkat mulai kapan ?", tanya Aurora bersemangat .
" Ya esok pagi kita berangkat, karena lebih cepat lebih baik sebab kita harus jaga kondisi kesehatan Ning Erl yang sedang hamil usia tujuh belas minggu atau lima bulan. Musim gugur akan segera datang sekitar empat bulan lagi. Satu yang menguntungkan adalah semoga Shao Ning bisa melahirkan di Istana Kekaisaran Tang Agung tepat waktunya, jika tidak maka ia akan melahirkan di tengah jalan kembali ke Istana Kekaisaran Tang Agung dan itu sangat berbahaya bagi Shao Ning dan bayinya",jawab Xue Erl matanya melirik perut buncit Li Shao Ning yang tertutup pakaian sutera nya.
" Berapa lama waktu kamu akan mencari Sin Yue Qing ?", tanya Melani.
Li Shao Ning terdiam. Pertanyaan Melani tadi terdengar seperti berapa lama Li Shao Ning bertahan di luar Istana Kekaisaran Tang Agung ?Seandainya dia tidak hamil,mungkin dia akan terus mencari tahu keberadaan Sin Yue Qing di seluruh wilayah Tionggoan.
" Sampai akhir musim panas karena aku harus kembali ke Istana Kekaisaran Tang Agung sebagai Permaisuri Li Shao Ning ", jawab Li Shao Ning membelai perutnya.
Seulas senyum mengembang pada wajah Aurora .Kemudian, dia menunjukkan jurnal nya pada Li Shao Ning.
" Ada cara untuk mempersingkat waktu perjalanan kita ", kata Aurora keluarkan idenya.
Mata Li Shao Ning bersinar cerah ingat ucapan Aurora yang cerdas dan Xue Erl dan Melani langsung ingat kepada burung rajawali emas sakti.
" Kita bisa menggunakan layanan dari burung rajawali emas sakti ", kata mereka bertiga.
"Tapi burung rajawali emas sakti sudah pergi bersama Koko Lei Lei ", kata Xue Erl bergeming sesaat.
" Burung rajawali putih sakti masih ada di rumah nya ", kata Melani mengingatkan nya.
"Untuk urusan perut...Kita bekal sendiri atau jajan?",tanya Aurora.
Li Shao Ning tertawa halus mendengar kata jajan dari Aurora mengingatkannya kepada Sin Yue Qing yang suka sekali makan.
" Kita bawa sendiri untuk ber hemat, sekalian membagi ilmu pengetahuan masak untuk masyarakat yang kita temui",jawab Melani.
" Kita harus bawa kotak makan ,kan ?",tanya Aurora menunjuk nampan.
" Tidak perlu, kita bawa bungkusan saja lebih ringan",Xue Erl membuka peta lagi.
" Kalau kita membawa uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup kita selama perjalanan ke kota Shenyang, Rara. Kita bisa belanja oleh -oleh selama kita jalan -jalan",ucap Melani yang sudah ingin sekali segera mengetahui daerah lainnya di dalam Tionggoan.
" Kita bukan wisata tetapi kita mencari saudari kita dan suami kita ", kata Li Shao Ning mengingatkan kedua saudari madunya.
Xue Erl menutup peta nya dengan penuh minat dan semangat sekali.
"Kita bisa menggunakan layanan burung rajawali putih sakti malam ini saja" kata Xue Erl tiba-tiba lebih pintar dari Melani dan Aurora serta Li Shao Ning.
Istana Putri Tang Yang Mi.
Akhir pekan kedua setelah mengenal Ao Hung di Istana Kekaisaran Tang Agung.
Tang Yang Mi mulai senang karena kehadiran Ao Hung telah mengubah hidupnya dan juga kegiatannya yang biasanya hanya belajar dan terkurung dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.
__ADS_1
Kini Tang Yang Mi punya teman untuk menemaninya mengisi waktu luang nya, ia memanggil Ao Hung untuk menemaninya berjalan - jalan di Ibukota Kekaisaran Tang Agung setelah ia meminta izin kepada Ibu Suri Ling untuk melihat -lihat isi Ibukota Kekaisaran Tang Agung bersama Ao Hung yang kini menjadi pengawal pribadinya.
" Ao Hung !Aku mau melihat -lihat toko perhiasan ", kata Tang Yang Mi menarik Ao Hung untuk ikut ke toko perhiasan di bagian kiri mereka berdua.
" Baik Paduka Putri ", jawab Ao Hung mengikuti keinginan Tang Yang Mi sebagai majikannya yang harus dia jaga sebaik mungkin untuk jiwa pendekar nya yang sangat profesional di bidangnya.
Desa Danau Lima Warna.
Sementara itu Chen Si Lei menggunakan burung rajawali emas sakti mencari tahu keberadaan Sin Yue Qing mulai dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung sampai ke Kota Shenyang atau lebih tepatnya ke danau lima warna yang menjadi salah satu tempat yang sesuai dengan penuturan yang sudah di keluarkan oleh Ye Han atau wakil dari Pangeran Muda Yi Bun yang masih ada hubungan kekerabatan dengan Sin Yue Qing.
Tetapi setibanya di danau lima warna, Chen Si Lei tidak menemukan Sin Yue Qing atau Ye Han di seluruh wilayah desa terdekat dengan lokasi Istana Kekaisaran Man Chu.
"Kemana lagi aku bisa mencari tahu keberadaan Sin Yue Qing dan menemukan istriku itu ?",Chen Si Lei sangat resah dan gelisah karena memikirkan Sin Yue Qing yang sedang hamil usia enam bulan lebih atau akan masuk menuju usia tujuh bulan.
Lalu tampaklah seekor burung rajawali putih sakti turun ke tanah dekat burung rajawali emas sakti yang mengantarkan Li Shao Ning, Melani, Xue Erl dan Aurora tiba di hadapan Chen Si Lei.
" Kalian ?",tanya Chen Si Lei terkejut sekali melihat keempat orang istrinya datang ke desa danau lima warna bersama burung rajawali putih sakti untuk membantu nya menemukan Sin Yue Qing.
" Koko Lei Lei kami datang untuk membantu mu untuk mencari dan menemukan Sin Yue Qing saudari kami ",kata Melani, Xue Erl dan Aurora bersamaan.
Li Shao Ning menangis sedih sekali karena merindukan Chen Si Lei dan mencemaskan keselamatan dan keamanan Sin Yue Qing saudari angkat nya baik di dunia langit maupun di dunia manusia.
Chen Si Lei menariknya untuk masuk ke dalam pelukan Chen Si Lei yang melihat ke arah Melani, Xue Erl dan Aurora dengan tatapan mata tajam sekali tetapi amat sangat berterimakasih sekali karena mereka bertiga sudah sangat baik sekali.
" Kami bertiga juga adalah istri mu yang sangat mencemaskan dirimu", kata Xue Erl membalas tatapan mata Chen Si Lei dengan tatapan mata kasih sayang dan cinta kepada Chen Si Lei.
" Aku juga awalnya hanya menganggap mu sebagai sahabat ku tetapi seiring berjalannya waktu rasa persahabatan telah menjadi rasa cinta yang sangat besar dan dalam sekali untuk mu ,Koko Lei Lei ",kata Aurora menatapnya lembut dan cinta.
"Apalagi aku yang sudah jauh lebih dahulu berjumpa dengan mu saat kau masih menjadi seorang Pangeran Muda Si Lei yang ber petualang bersama dengan para sahabatnya sampai hari ini usia ku sudah dua puluh empat tahun dan sudah jadi istri mu selama tujuh tahun. Aku semakin mencintaimu dengan segenap jiwa dan raga ku",kata Melani menatapnya dengan air mata cinta.
"Aku ucapkan terima kasih atas cinta kalian bertiga terhadap ku yang tidak bisa aku balas dengan perasaan cinta yang sama seperti yang kalian harapkan dari ku ,namun aku bisa menggantikan perasaan ini dengan perasaan kasih untuk rasa persaudaraan kita satu sama lainnya dan aku sangat menghargai kalian sebagai istri -istri ki ku juga ", jawab Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Melani, Xue Erl dan Aurora serta Li Shao Ning yang menyadari bahwa ia jauh lebih mencintai Sin Yue Qing daripada Li Shao Ning.
" Baiklah sekarang kita mulai dari daerah mana lagi dalam misi kita untuk kita semua bisa menemukan Sin Yue Qing secepatnya dalam keadaan sehat dan selamat ", kata Li Shao Ning mengalihkan pandangan matanya ke sekitar danau lima warna.
" Kita ke dalam desa bunga lima warna dahulu saja yang terdekat dengan lokasi kita saat ini ", kata Chen Si Lei menggandeng tangan Li Shao Ning untuk berjalan bersamanya menuju ke desa terdekat dengan lokasi mereka ber lima saat ini.
Melani,Xue Erl dan Aurora berjalan bersama di belakang Chen Si Lei dan Li Shao Ning yang berjalan bergandengan tangan bersama -sama. Ketika mereka berjalan bersama di belakang Chen Si Lei dan Li Shao Ning. Mereka bertiga melihat ada sesuatu yang aneh terlihat dari samping kanan mereka bertiga.
" Koko Lei Lei coba kau lihat ke arah timur kita ", bisik Melani yang berjalan lebih dekat kepada Chen Si Lei dan Li Shao Ning di ikuti oleh Xue Erl dan Aurora yang lalu berada di dalam perlindungan Chen Si Lei yang segera waspada terhadap pihak musuh yang sudah mengintai mereka sejak awal mereka datang ke danau lima warna.
Tiba-tiba ada gerakan yang berasal dari kerimbunan pepohonan di sekitar mereka saat ini, Chen Si Lei menggunakan kipas untuk mengipasi dirinya sendiri tetapi ia sesungguhnya menyerang pihak musuh dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh!!",teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.
" Aghhhhhh !!", teriak para istrinya terkejut sekali karena mereka terjatuh ke dalam tanah itu adalah jebakan para musuh mereka yang cerdas.
"Shao Ning. ..!!Melani. .!!Xue Erl. ....!!Aurora. ...!!!",teriak Chen Si Lei memanggil para istrinya saat ia terjatuh ke dalam tanah .
Brussshhhhh !!
Bruakkk !!
Chen Si Lei terjerembab ke dalam tanah yang berubah menjadi sebuah lantai batu bata merah yang sekelilingnya adalah aluminium yang akan di masukkan ke arah tungku api yang sangat besar sekali dan panas sekali.
"Hahahaha hahahaha kita berhasil menangkap bocah sombong itu dan kita bisa memanggang dirinya hidup -hidup di atas tungku api hitam yang mengandung hawa mukjizat sesat ciptaan Raja Muda kita",kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang enam yang menjadi kelompok musuh sakti yang menangkap Chen Si Lei dan ke empat orang istrinya.
"Kita harus pisahkan mereka sekarang juga ",kata para anggota Sekte Sesat Naga Hitam cabang enam yang menjalankan tugas dari pimpinan mereka untuk menangkap Chen Si Lei dan ke empat orang istrinya di desa danau lima warna.
"Celaka aku harus segera keluar dari tungku api sesat ini untuk menyelamatkan Li Shao Ning,Melani, Xue Erl dan Aurora yang terpisah dari ku ",kata Chen Si Lei di dalam hatinya.
Ia mulai berusaha keras untuk mengeluarkan dirinya dari dalam tungku api sesat yang membuatnya tersiksa oleh hawa mukjizat sesat yang berracun ganas sekali sehingga menembus masuk ke dalam organ tubuhnya dan akhirnya ia merasa pingsan dan koma .
Tanpa disadari oleh Chen Si Lei bahwa ia telah tertawan di dalam markas besar Sekte sesat Naga Hitam cabang satu yang bermarkas di pulau Halimun hitam.
Melani terjatuh ke dalam tanah yang mengeluarkan aroma yang membuat wanita itu kesakitan karena tulang -tulangnya seperti remuk dan kulit serta dagingnya terbakar dan terkelupas yang akhirnya membuat Melani menjerit kesakitan dan pingsan di sebuah tempat terpisah dari rombongannya ,karena Melani di tawan oleh Sekte Sesat Naga Hitam cabang empat yang di pimpin oleh Putri Le Ming Zhao saudari kandung Le Din Yin yang ingin membalas dendam terhadap Kaisar Tang Agung yang sudah menghukum mati Le Din Yin kakaknya,dan markas besar Sekte Naga Sungai Li berada di puncak gunung Thai San yang berdampingan dengan Sekte Thai San Pai.
Xue Erl sebaliknya terjatuh ke air yang berracun ganas sekali sehingga gadis itu nyaris hancur menjadi debu ,jika tidak ada sebuah tongkat hitam menolong nya dengan sigap sekali dan tongkat hitam sakti itu adalah Sekte Sesat Naga Hitam cabang lima yang di pimpin oleh Kasim Chao yang asli dan markas besarnya di jurang gurun Gobi.
Aurora melayang turun ke sebuah lembah yang dalamnya terdapat sungai yang mengeluarkan buih -buih hitam yang berasal dari dua ekor angsa hitam dan gadis itu pingsan di atas daun pisang yang menyelamatkannya secara ajaib dan gadis itu masuk ke dalam goa yang melindunginya dari hawa sesat hebat sekali tetapi gadis itu tertawan oleh Sekte Sesat Naga Hitam cabang tiga yang di pimpin oleh Xi Bing yang bermarkas di Telaga Hitam puncak gunung Zhangjiajie.
Byurrr !!
Li Shao Ning terjatuh ke dalam jurang yang bernama jurang lembah bunga cinta yang menenggelamkan dirinya ke dasar lembah tersebut dan tiba di lokasi yang ter dalam sekali.
Namun karena Li Shao Ning adalah seorang Dewi Bunga Es Langit yang turun ke Bumi ,maka ia terlindungi oleh kekuatan surgawi nya yang menyelamatkannya dari kematian dan ia segera tersadar kembali dari pingsan nya dan menemukan bahwa dirinya berada di suatu tempat yang asing sekali.
" Ah di manakah aku dan di manakah Koko Lei Lei, Melani, Xue Erl dan Aurora ?", tanya Li Shao Ning begitu ia telah duduk di tepi danau yang memiliki lima warna bagai pelangi.
Tapi rasa sakit yang menyadarkannya tentang keadaan dirinya saat ini adalah ia sedang hamil usia lima bulan dan untungnya kondisi janin nya aman terlindungi oleh ilmu mukjizat surgawi nya.
" Dewi Bunga Es Langit kau sudah aman bersamaku sekarang ", kata Dewa Bumi di gunung lima warna yang masih menjadi sahabat Li Shao Ning di dunia langit.
" Kakak Dewa Bumi terimakasih kau sudah menolong ku ",kata Li Shao Ning.
" Ya sama-sama tapi kau harus tetap berada di sini sampai kau melahirkan dan memulihkan kondisi kesehatan serta kekuatan mu untuk menolong Kaisar Lotus Langit Selatan yang terperangkap dalam api neraka sesat oleh Sekte Sesat Naga Hitam cabang satu di pulau halimun hitam yang di pimpin oleh Pangeran Muda Yi Bun ", jawab Dewa Bumi Gunung Lima Warna.
" Apa? ? Lalu bagaimana yang lainnya ?Apakah juga tahu di mana Sin Yue Qing saat ini ?", tanya Li Shao Ning cepat.
__ADS_1
" Putri Melani di tawan oleh Putri Le Ming Zhao di Sekte Naga Sungai Li yang ada di gurun pasir tiga warna merah, yaitu merah hati hitam, Merah jantung hitam dan merah organ hitam, tapi letak Sekte Naga Sungai Li berada di puncak gunung Thai San berdampingan dengan Sekte Thai San Pai yang di pimpin oleh Pendekar Besar yang bernama Lu Sin Liong yang merupakan reinkarnasi Dewa Naga Langit Emas Sakti ", jawab Dewa Bumi Gunung Lima Warna memberikan informasi.
"Iya aku catat dalam otak ku",kata Li Shao Ning cepat tanggap.
" Putri Xue Erl di tawan oleh pimpinan Sekte Sesat Naga Hitam cabang lima yang di pimpin oleh Kasim Chao yang asli karena pria yang menyamar sebagai Kasim Chao itu adalah Ye Bin saudara Ye Han. Maka kalian bisa mudah membunuhnya di Istana Kekaisaran Tang Agung. Markas besar mereka berada di puncak gunung angsa hitam yang berada di dasar jurang gurun Gobi",kata Dewa Bumi Gunung Lima Warna memberikan informasi lengkap lagi.
" Aku akan mengingat nya di dalam ingatan ku ",jawab Li Shao Ning yang duduk di tepi danau lembah bunga cinta.
" Putri Aurora di tawan oleh pimpinan Sekte Sesat Naga Hitam cabang tiga yang di pimpin oleh Xi Bing di kuil telaga hitam di puncak gunung Zhangjiajie. Kalau Sin Yue Qing di bawa keluar dari wilayah Tionggoan oleh Ye Han atas perintah Ibu Suri Ling dan Mei Hua Xing yang cemburu terhadap Sin Yue Qing yang lebih cinta oleh Tang Si Lei daripada dirinya .Ibu Suri Ling memberi pil perampas ingatan dan pil pemusnah ilmu mukjizat melalui Mei Hua Xing dapatkan dari jasad Hua Guo Ji guru lukis Putri Tang Yang Ying yang pernah menjalin kasih sayang semusim saja karena Hua Guo Ji adalah adik Kaisar Dorghan yang berada di luar Istana Man Chu, maka ia bebas dari hukuman mati yang di lakukan oleh Chen Si Lei terhadap keluarganya. Hua Guo Ji juga jatuh cinta kepada Sin Yue Qing dan berniat untuk merebut Sin Yue Qing dari Kaisar Tang Si Lei menggunakan cara mendekati dan merayu adik Tang Si Lei, yaitu Putri Tang Yang Ying yang awalnya berhasil di buat jatuh cinta kepadanya ,namun sebuah kesadaran terjadi pada Putri Tang Yang Ying pada hari satu hari sebelum adik Kaisar Tang Agung itu menikah dengan pria pilihan Kaisar Tang Agung yang bernama Adipati Luo Yan Zen seorang pria hebat yang tinggal di kota besar Cheng. Hua Guo Ji tewas di bunuh oleh Putri Tang Yang Ying untuk melindungi dirinya dari pemerkosaan yang akan di lakukan oleh Hua Guo Ji terhadap dirinya. Putri itu akhirnya bisa menikah dengan Adipati Luo Yan Zen secara resmi sah lahir dan batin",jawab Dewa Bumi Gunung Lima Warna memberikan informasi tentang peristiwa yang menimpa Sin Yue Qing di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.
" Astaga, aku harus segera keluar dari lembah bunga cinta untuk menolong Sin Yue Qing, Koko Lei Lei, Melani, Xue Erl dan Aurora ", kata Li Shao Ning sedih dan cemas.
" Kau harus melindungi diri mu dahulu baru kau bisa menyelamatkan mereka dari bahaya yang mengancam jiwa mereka ", kata Dewa Bumi Gunung Lima Warna.
" Tunggu sebentar tadi kau bilang Hua Guo Ji mempunyai pil pemusnah ilmu silat sakti milik Sin Yue Qing?Dari mana ia bisa memperoleh pil jahat itu ?", tanya Li Shao Ning.
" Dari keluarga Adipati Shang yang tinggal di kota besar Shang. Adipati itu adalah adik kandung Ibu Suri Ling yang ingin balas dendam atas kematian para putrinya yang berkaitan langsung dengan Kaisar Tang Agung karena ketiga Putrinya itu adalah Shang Ce Lin yang menjadi anggota Laskar Merpati Rajawali Emas Sakti tewas di bunuh oleh Shang Ce Lan harem Kaisar Tang Agung yang memiliki rasa sakit hati karena Kaisar Tang Agung mengetahui barang sesat yang di simpan oleh Shang Ce Lan telah menewaskan semua harem Kaisar Tang Agung, lalu ia di hukum mati oleh Kaisar Tang Agung sedangkan untuk Shang Ce Wei adalah istri Le Din Yin yang meninggal dunia karena di bunuh oleh Tang Mi Lan yang ingin melindungi Kaisar Tang Agung saat menyelamatkan keluarga besar pulau emas selatan. Maka Adipati Shang menciptakan ilmu mukjizat sesat yang ia pelajari dari saudaranya yang menjadi ayah kandung Pangeran Muda Yi Bun, yaitu Sang Pangeran Tua Yi yang tinggal di kota Hang Zhao, dan Adipati Shang menciptakan pil pemusnah ilmu mukjizat yang mengandung hawa racun kupu -kupu hitam. Ia berikan kepada Ibu Suri Ling yang memang ingin membunuh Sin Yue Qing untuk melindungi Kaisar Tang Si Lei tetapi karena Sin Yue Qing sedang hamil cucunya, maka ia hanya menginginkan agar Sin Yue Qing di singkirkan jauh keluar dari Tionggoan ,dan Ibu Suri Ling berpesan kepada Ye Han untuk mengambil bayi Sin Yue Qing setelah Sin Yue Qing melahirkan di suatu tempat rahasia mereka, lalu ia perintahkan untuk membunuh Sin Yue Qing sesudah bayinya telah di lahirkan", kata Dewa Bumi Gunung Lima Warna memberikan informasi tentang nasib Sin Yue Qing.
" Aku sungguh tidak bisa memberikan pertolongan kepada Sin Yue Qing untuk saat ini ", kata Li Shao Ning menangis sedih sekali karena nasib Chen Si Lei, Sin Yue Qing, Melani, Xue Erl dan Aurora serta dirinya sendiri.
" Ibu Suri Ling meminta bantuan Mei Hua Xing untuk mengambil jasad Hua Guo Ji dari rumah pria itu sendiri dan di taruh di atas tempat tidur Sin Yue Qing melalui bantuan Ye Han dan Ye Bin serta Chao Yu Jin dengan cara Ye Han mengalihkan perhatian kalian semua di taman nasional depan Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung, Ye Bin menaruh jasad di atas tempat tidur Sin Yue Qing dan Chao Yu Jin menyandera Mei Hua Xing untuk mengalihkan perhatian Chen Si Lei beserta keluarganya bertepatan dengan aksi Ye Han yang di keluarkan dari penjara oleh salah satu dayang istana Sin Yue Qing yang bekerjasama dengan Mei Hua Xing untuk menjebak Sin Yue Qing dan menipu Chen Si Lei serta kalian semua, lalu di hari berikutnya pada pagi hari setelah hari pernikahan Putri Yang Ying Ying dan Adipati Luo Yan Zen itulah Ye Han menculik Sin Yue Qing menggunakan ilmu asap kabut hijau racun lalat buah dari perlindungan Chen Si Lei dan pandangan mata kalian semua ", kata Dewa Bumi Gunung Lima Warna memberikan informasi yang lebih detail lagi.
"Hmmm ,ah percuma untuk di ceritakan kepada ku karena Sin Yue Qing sudah hilang dari kami semua ", kata Li Shao Ning memeluk dirinya sendiri sambil terus menerus menangis.
" Dewi Bunga Es Langit kau jangan menangis terus menerus karena kesehatan mu dan bayi mu akan terganggu",kata Dewa Bumi Gunung Lima Warna mengelus lembut rambut panjang Li Shao Ning yang terurai karena sanggul rambutnya terlepas dan kerudung nya hilang.
Teringat pada bayinya yang berada di dalam kandungannya yang menyadarkan Li Shao Ning untuk kuat dan berani untuk menghadapi tantangan dan rintangan hidupnya kali ini.
" Ya aku harus tetap tegar dan maju untuk menghadapi rintangan hidup ", kata Li Shao Ning mengelus lembut perutnya sendiri dan ia teringat dengan anak - anak nya yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung,yaitu Tang Si Long dan Tang Si Hong yang menambah kekuatan terbesarnya untuk terus bertahan hidup di dunia ini.
Sementara itu Sin Yue Qing yang di culik oleh Ye Han itu berada di dalam kapal nelayan yang berlayar jauh dari Tionggoan, Sin Yue Qing tersadar kembali dari pingsan nya dan ia tidak ingat siapa dirinya lagi dan semua orang yang berada di dalam hidupnya.
" Yue Qing mulai hari ini kau adalah Ye Lin Lin istriku ", kata Ye Han menatap Sin Yue Qing dengan tatapan mata tajam sekali tetapi lembut dan penuh cinta.
" Iya ", jawab Sin Yue Qing patuh kepada Ye Han
"Terimakasih sayang ku ", kata Ye Han membelai lembut rambut kepang Sin Yue Qing.
" Kita mau pergi ke mana? ",tanya Sin Yue Qing berjalan menuju ke tiang kapal.
" Jauh dari negara kita ", jawab Ye Han memeluknya erat dari belakang, tapi ada seorang wanita cantik jelita lain yang mencekik Ye Han sampai lehernya putus dan di lempar dari kapal nelayan ke lautan luas.
Wanita itu adalah salah satu dari anggota Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti yang bernama Dai Xe yang diam - diam menyamar sebagai seorang anak buah kapal nelayan ilegal Ye Han untuk menolong Sin Yue Qing yang sudah di ketahui oleh gadis itu telah di culik oleh Ye Han dan di bawa pergi keluar dari Istana dan Kekaisaran Tang Agung atau keluar dari Tionggoan, maka Dai Xe sigap untuk ikut serta dalam rombongan Ye Han sampai waktunya untuk membunuh Ye Han dan menyelamatkan Sin Yue Qing.
"Permaisuri Sin Yue Qing cepat anda minum pil embun Himalaya sakti ",kata Dai Xe memberikan pil embun Himalaya sakti milik Chen Si Lei kepada Sin Yue Qing karena Chen Si Lei sudah membekali semua Laskar nya memiliki pil embun Himalaya sakti dan pil air mata burung phoenix untuk keselamatan para pasukan nya
Sin Yue Qing pingsan kembali usai minum pil embun Himalaya sakti dari Dai Xe gadis anggota Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.
" Permaisuri Sin Yue Qing anda istirahatlah di dalam kapal nelayan ini, biar hamba yang mengambil alih untuk mengendalikan kapal nelayan kembali ke Tionggoan " ,kata Dai Xe memindahkan Sin Yue Qing dari lantai luar kapal nelayan ke atas dipan di dalam kapal nelayan.
Kembali ke Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Sosok mungil Putri Tang Yang Mi muncul dari seberang jalan di antara pertokoan yang berbaris di sepanjang jalan Ibukota Kekaisaran Tang Agung. Gadis itu amat senang sekali bisa berjalan -jalan di sekitar Ibukota Kekaisaran Tang Agung di ikuti oleh Ao Hung yang setia setiap saat berada di dekatnya.
" Kalau sampai tiga kali kita tidak bisa menemukan Soso Sin Yue Qing di seluruh Ibukota Kekaisaran Tang Agung, kita harus segera mencari dan menemukannya di luar Ibukota Kekaisaran Tang Agung ", gadis itu melirik ke pintu gerbang keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
" Apakah tuan putri berencana untuk melakukan pencarian keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung ?", tanya Ao Hung.
" Iya aku sudah menggunakan izin dari Ibu Suri Ling untuk alasan jalan -jalan di Ibukota Kekaisaran Tang Agung, tapi kau tahu kan alasan ku keluar dari Istana Kekaisaran Tang Agung adalah untuk membantu Gege ku untuk menemukan Sin Yue Qing soso ", jawab Tang Yang Mi mencebik kesal mengetahui bahwa peluang untuk keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung amat kecil.
Ao Hung menatapnya sesaat ,lalu pemuda itu mengeluarkan ide untuk membantu Tang Yang Mi keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung. Sekilas, gadis itu ikut melihat ke arah Ao Hung yang menyuruhnya untuk mengikutinya ke suatu tempat yang aman.
"Apakah kau ingin aku melompati tembok ini ?", tanya Tang Yang Mi berdeham .
" Eh..Ya.Hamba akan membantu anda untuk keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung melalui tembok ini ", jawab Ao Hung berdeham singkat.
" Ya baiklah ", kata Tang Yang Mi membiarkan Ao Hung menggendongnya dan di ajak melompati tembok yang mengelilingi Ibukota Kekaisaran Tang Agung.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sekte Sesat Naga Hitam cabang satu.
Mata Chen Si Lei terbuka beberapa detik setelah proses penyatuan antara energi positif dan negatif atau ilmu mukjizat bersih dan ilmu mukjizat sesat yang berada di luar dan dalam tubuhnya kini menjadi satu. Ia mendengarkan suara -suara dari luar tungku api sesat yang menyerang dirinya.
" Kita akan tahu hasil dari kita membuat Tang Si Lei lenyap dari bumi untuk kita bebas dari kekuasaannya selamanya",
"Kau mau tanya mengenai masalah wanita yang di culik oleh Ye Han untuk di bawa kepada mu ?",
"Sin Yue Qing nyaris membuat ku gila karena dia mirip dengan Yang Yang pernah aku cintai ", jawab Pangeran Muda Yi Bun.
" Apakah dia sudah membuat mu sinting ?", tanya seorang pria tua nada dingin.
" Ya tidak juga, ayah. Aku hanya ingin menggunakan Sin Yue Qing untuk balas dendam kepada Tang Si Lei ", jawab Pangeran Muda Yi Bun untuk ayahnya tidak marah kepadanya.
" Baguslah ,jika kau sudah pintar bisa membedakan antara urusan pribadi dan urusan kepentingan bersama ", kata seorang wanita yang terdengar centil sekali.
" Ya Tentu saja sayang ", jawab Pangeran Muda Yi Bun mencium kekasihnya yang sebenarnya amat ia benci.
Chen Si Lei mendengarkan percakapan tersebut dengan jelas sekali juga dengan perasaan cemas sekali terhadap keselamatan dan keamanan para istrinya yang terpisah darinya, terutama Sin Yue Qing yang sangat dia cintai sejak awal ia lahir menjadi Lotus Langit Selatan sampai ia menjadi Kaisar Tang Si Lei.
" Aku harus bisa keluar dari tungku api sesat abadi ", kata Chen Si Lei di dalam hatinya terus menerus berpikir untuk mencari cara keluar dari penjara api neraka sesat ciptaan Raja Muda Yi atau pangeran tua Yu .
__ADS_1