
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pengikut Sekte Rimba Ungu Sesat yang tewas dalam serangan maut ilmu piramida sakti Chen Si Lei.
Syuutttttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei melompat ke atas genteng markas besar Sekte Rimba Ungu Sesat dan memenggal kepala salah seorang dari anggota Sekte Sesat itu.
Sekumpulan orang dari Sekte Rimba Ungu Sesat tidak bisa menduga sama sekali dengan datangnya beberapa orang yang melakukan penyerangan besar -besaran terhadap mereka di dalam markas besar mereka sendiri dan akibatnya banyak anggota mereka tewas dalam serangan maut dari orang sakti yang tidak mereka kenal .
"Serbu dan habiskan mereka semua !!", teriak Chen Si Lei memberi semangat.
"Ayo serbuuu...!!",teriak para pasukan Chen Si Lei serentak.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Wushhh !!
Bressssss !!
Bruakkk! !
Chen Si Lei dan para pasukannya melemparkan api besar ke markas musuh yang kewalahan menghadapi serangan maut dari mereka semua.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan pedang membabat habis kepala musuh dari arah kiri di sebuah pintu kecil dan gelap.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", pekik kematian sejumlah orang musuh terbunuh cepat oleh ilmu sakti hawa mukjizat dari Chen Si Lei.
Wushhh !!
Trangggggg! !
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Jlebbbb !!
Bressssss !!
Bruakkk !!
Chen Si Lei dan pasukannya menyerbu secara hebat terhadap musuh mereka yang tidak bisa memberikan perlawanan terhadap mereka semua karena Chen Si Lei telah menyebarkan hukuman mati kepada kaum Sesat yang berada di dalam Sekte Rimba Ungu Sesat itu.
Syuutttttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei mengejar target musuh yang sudah datang dan di duga sebagai salah satu dari tiga orang Ketua Sekte Sesat itu dan orang itu tewas dalam tubuh pisah dengan kepalanya.
Syuutttttttt !!
Plakkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei berkelebat cepat memukul kedua orang tua yang ingin menyerang balik Chen Si Lei tetapi berhasil di bunuh oleh Chen Si Lei dengan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik.
Wushhh !!
Bressssss !!
Brussshhhhh !!
"Aghhhhhh !!", pekik sejumlah anggota musuh tewas dalam serangan ilmu racun merah dari Chen Si Lei.
__ADS_1
Wushhh !!
Bressssss !!
Serangan maut dari Chen Si Lei menewaskan sedikitnya empat ratus orang dari pihak musuh.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
"Hyatttttttttttttt !!", pekik para pasukan Chen Si Lei saat mereka menyerang musuh mereka.
Suara dari berbagai tempat maupun orang yang sedang bertarung secara hebat di tengah malam itu dan sejumlah senjata beradu untuk saling membunuh satu sama lain sesuai dengan pendapat mereka dan juga sesuai perintah dari Ketua atau pimpinan mereka masing - masing.
Cranggg !!
Chen Si Lei memercikkan sinar saat pedang nya berbenturan dengan pedang satu orang musuh yang sakti dan sangat cantik jelita sekali.
"Siapa kau bocah perempuan berani melawan ku?",tanya Chen Si Lei marah.
"Aku putri Raja Kumbang Sakti ", jawab gadis remaja cantik jelita itu.
"Oh bagus aku akan bunuh kau untuk ayah mu tahu siapa aku",kata Chen Si Lei.
Wushhh !!
Trangggggg! !
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Chen Si Lei mengakui bahwa ilmu silat pedang dari gadis putri Raja Kumbang Sakti sangat hebat juga.
Wuttttt !!
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", teriak putri Raja Kumbang Sakti kaget pedangnya patah.
"Matilah kau!!",pekik Chen Si Lei mengayunkan pedang memotong leher gadis itu.
Crakkkkkk !!
Bressssss !!
"Berhenti kalian semua atau kalian semua akan hancur oleh ku!!",teriakan yang di keluarkan oleh Chen Si Lei mengejutkan hati para musuh yang seketika pucat.
Bluk!!
Chen Si Lei melemparkan kepala putri Raja Kumbang Sakti untuk di kirim sebagai pesan keramat darinya.
"Berikan pesan ku untuk Raja kalian semua bila masih ingat melanjutkan misinya harus melangkahi mayat ku lebih dulu dan aku pasti akan hukuman mati yang sangat menyenangkan untuk nya!!",
"Baiklah tapi siapakah kau yang telah berani membunuh putri kesayangan Raja kami?",tanya para pengikut Sekte Sesat itu.
"Aku Pendekar Rajawali Emas Sakti!!",jawab Chen Si Lei agung.
"Tolongggg ampunilah nyawa kami sekeluarga Pendekar Rajawali Emas Sakti",
Sejumlah besar orang Sekte Rimba Ungu Sesat bersujud kepada Chen Si Lei .
"Aku akan memberikan ampunan kepada kalian jika kalian semua mengikuti jalan ku sebagai Junjungan kalian yang baru!!",kata Chen Si Lei seraya angkat pedang di atas kepalanya dan bersikap tegas serta agung luar biasa.
"Kami semua bersedia untuk menjadi pengikut setia Anda Pendekar!!",sorak sorai para pengikut Sekte Rimba Ungu Sesat jumlah anggota lima ribu orang itu sujud kepada Chen Si Lei.
"Bagus salah seorang dari kalian kirim pesan ku kepada Raja Kumbang Sakti ",
"Baik saya laksanakan!!",jawab salah seorang dari anggota Sekte Rimba Ungu itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
__ADS_1
Chen Si Lei sudah lenyap dari tempat itu dan para pasukan sudah mengikuti arah Chen Si Lei berkelebat cepat dan, mereka menemukan Chen Si Lei berhadapan dengan seorang pria yang membawa beberapa orang di belakang pria itu juga ada seorang wanita yang sudah meninggal dunia.
"Tuan Muda ", panggil para pengikut Sekte Harimau Salju.
"Ibuku sudah wafat di bunuh oleh Raja Macan Hitam",kata Tuan Muda mereka.
"Ayo kita ke markas besar Sekte Naga Langit Barat",kata Chen Si Lei cepat.
"Iya ayo ", kata putra Sekte Harimau Salju menggendong jasad ibunya.
Setibanya mereka di tempat Raja Nepal ,mereka semua melanjutkan perjalanan ke markas besar Sekte Naga Langit Barat, dan mereka menemukan para selir Chen Si Lei bersama Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Kasim Ma serta Pengawal Bu dalam keadaan sehat dan selamat.
"Paduka..!!",Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Kasim Ma serta Pengawal Bu.
"Koko Lei Lei ", panggil para selir nya tersenyum rindu kepada Chen Si Lei.
"Hormat kami kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti !!", serentak sejumlah orang dari Sekte Naga Langit Barat bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Paduka Raja Naga Langit Barat berikan pesan terakhir untuk Paduka",salah satu dari anggota Sekte Naga Langit Barat bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Apa itu ?",
"Beliau ingin Paduka memimpin kami semua dari Sekte Bersih Barat",jawab salah satu dari anggota Sekte Naga Langit Barat memberikan lencana perak Naga pada Chen Si Lei.
"Baik aku terima",jawab Chen Si Lei tegas.
"Ada lagi pesan dari Kakek Raja Naga Langit Barat kepada ku?",tanya Chen Si Lei di atas Singasana dalam Sekte Naga Langit Barat.
"Ada temukan Pusaka Mustika Naga Langit Barat yang hilang dari kami dan juga cucu perempuan Ketua kami untuk Paduka didik dengan baik",kata salah seorang dari anggota Sekte Naga Langit Barat.
"Baik aku penuhi permintaan dari Raja Naga Langit Barat",kata Chen Si Lei tegas.
"Lei Lei kami akan segera mengumpulkan para anggota lainnya dari dua ratus ribu lima Sekte kaum bersih Barat",kata Chen Ming San mewakili yang lainnya.
"Iya terimakasih Paman Chen Ming San",kata Chen Si Lei ramah.
Demikianlah Chen Si Lei secara tidak langsung menjadi seorang pemimpin dari Sekte Terbesar dan Terbaik di Dunia Kangouw Barat yang memimpin ratusan ribu orang bahkan sampai sejuta orang datang untuk menjadi pengikut setia Chen Si Lei untuk berperang melawan Sekte Raja Kumbang Sakti yang berada di dalam Kota Raja Kerajaan Nepal.
"Lei Lei Gege kau harus bisa selamatkan Ibunda Ratu Kerajaan Nepal dan enam puluh orang anggota keluarga keluarga ku lainnya yang di tawan oleh Raja jahat itu",kata Putri Lian Lian bersujud memohon kepada Chen Si Lei sembari menangis
"Baik Lian Lian bangunlah",kata Chen Si Lei lembut kepada selir nya itu.
"Suhu terutama adalah selamatkan Kakak pertama kami yang akan menjadi calon Pangeran Makhota Kerajaan Nepal",pinta Ning Yi bersujud kepada Chen Si Lei.
"Putri ku juga yang akan di paksa untuk menikah dengan Iblis tua itu",Raja Nepal mengepalkan tangannya marah.
"Maksud Paduka Raja Nepal adalah Putri Makhota Lian Cu?",tanya Chen Li .
"Iya benar",jawab Raja Nepal heran bahwa Putri Lian Cu di kenal baik oleh Chen Li putri Pendekar Naga Emas Sakti Selatan.
"Bagaimana kau bisa kenal dengan kakak ku?",tanya Ning Yi hormat kepada Chen Li.
"Kami bertemu dengan Putri Lian Cu di Puncak gunung Himalaya beberapa hari yang lalu dan beliau terjatuh ke jurang keabadian",jawab Chen Ming San sedih.
"Oh tidak",Raja Nepal memejamkan matanya sedih mengetahui bahwa Putri Lian Cu sudah tewas.
"Lebih baik daripada harus menikah seumur hidup dengan Iblis tua itu ", kata Putri Lian Lian.
"Hmm",gumam Chen Si Lei mengangguk paham.
"Kita harus membalaskan dendam Lian Cu",kata Ning Yi marah.
"Pasti",kata Raja Nepal penuh kemarahan dan kebencian terhadap musuh nya.
"Akan ku pastikan bahwa kita akan menang",kata Chen Si Lei lembut kepada Putri Lian Lian yang bersimpuh di dekatnya.
"Paduka semua orang dari Sekte Bersih Barat sudah datang dan siap untuk bantu kita hancurkan musuh",lapor Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao datang bersama kedua saudara Chen serta para pengikut lain dari Sekte Rimba Ungu.
"Bagus sekali ayo kita persiapkan sebaik mungkin sebuah rencana yang matang sebelum berperang",kata Chen Si Lei berdiri tegak.
Chen Si Lei memimpin para pasukan perang yang terdiri dari para pendekar kaum bersih Barat dan para pasukan Kerajaan Nepal untuk merebut kembali Kerajaan Nepal dari tangan Raja Kumbang Sakti yang memimpin kaum sesat Barat yang bertempat tinggal di dalam Kota Raja Nepal.
"Sebagian dari kita harus menjaga keselamatan dan keamanan bagi Raja Nepal dan para selir ku ,jadi tugas itu aku serahkan kepada Kasim Ma dan pengawal Bu serta Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Chen Li jie jie serta kedua orang Nona Nian untuk menjaga mereka untuk ku",
"Siap Paduka !!", sahut ketiga orang pengikutnya patuh kepada Chen Si Lei.
"Siap Lei Lei !!",sahut Nona Chen Li patuh kepada Chen Si Lei.
"Ayo kita bergerak sekarang sesuai pembicaraan beberapa hari lalu yang sudah menjadi kesepakatan kita bersama untuk menang sesuai strategi perang kita ",
"Siap Paduka !!", teriak para pasukan Chen Si Lei.
Mereka semua keluar dari Markas Besar Sekte Naga Langit Barat menuju ke arah segala penjuru bagian wilayah Kerajaan Nepal sesuai strategi perang yang sudah di sepakati bersama, dan Chen Si Lei serta Ning Yi menyusup ke dalam pusat dari Kota Raja Nepal yaitu langsung ke Istana Kerajaan Nepal.
__ADS_1
"Suhu lewat sini",kata Ning Yi memandu jalan Chen Si Lei ke jalan rahasia menuju langsung ke Istana utama Raja Nepal.
Chen Si Lei mengikuti petunjuk dari Ning Yi yang merupakan salah seorang dari putra Raja Nepal yang sudah akrab dengan lokasi di seluruh daerah dalam Istana Kerajaan Nepal, jadi mempermudah Chen Si Lei cepat mengingat semua jalan ke dalam Istana Kerajaan Nepal.