Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Lingkaran Cinta Dan Cambuk Kehidupan.


__ADS_3

Kota Bei An.


Seorang gadis muda berwajah cantik jelita sekali memandangi danau merah untuk sekian kalinya sebelum memutuskan untuk menyelam ke dasar danau merah untuk mendapatkan pedang arwah langit Dewa Perang Guan Yu untuk dirinya sendiri.


" Aku harus menemukan pedang itu untuk membuktikan bahwa aku adalah gadis kuat untuk membantu Koko Lei Lei kesayangan ku ",kata Putri Yi Lan atau Tang Mung Fan kekasih pertama Kaisar Tang Agung.


Tang Mung Fan menyelam ke dasar danau merah dengan cepat karena ia ahli renang yang sangat hebat ,maka ia bisa menyelam tanpa takut tenggelam atau di makan hewan buas di dalam air danau merah karena dirinya mempunyai hawa mukjizat yang ciptakan sendiri dari air mata burung phoenix dan juga lilin bentuk bunga teratai hitam.


" Aku bisa menjadi seorang wanita yang tangguh dan kuat untuk Koko Lei Lei ", kata Tang Mung Fan mempelajari ilmu mukjizat burung phoenix dan teratai hitam yang menjadi satu kesatuan dan menciptakan sebuah kekuatan yang sangat hebat sekali bagi gadis itu.


Tang Mung Fan mencari tahu kebenaran ucapan Roh Pangeran Muda Yi Bun yang telah memberitahukan tentang pedang Arwah langit Dewa Perang Guan Yu di dasar danau merah, dan ia tersenyum senang sekali melihat bukti nyata itu ada di dalam dasar danau merah.


Sesudah itu, Tang Mung Fan segera pulang ke Istana Kekaisaran Tang Agung untuk hadir di festival tanggal lima belas awal musim semi bersama para anggota Kekaisaran Tang Agung, lalu ia menggunakan ritual kembali untuk membunuh Li Shao Ning secara perlahan -lahan.


Desa Gunung Wu.


Festival musim semi pun di rayakan di desa gunung Wu secara meriah dan amat sangat menakjubkan dengan adanya pertunjukan atraksi sirkus dan sebagainya yang membuat hati Chen Si Lei dan kawan-kawan nya bahagia menyaksikan indahnya malam tahun baru terakhir.


" Paduka sebaiknya kita juga membuat lampion untuk di terbangkan ke angkasa untuk menyampaikan doa kita kepada Langit ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah kumpul bersama Chen Si Lei dan kawan-kawan nya yang lain.


" Ya ,ayo kita buat lampion yang sangat besar ", kata Chen Si Lei ikut bergabung dengan kawan-kawan nya yang sangat sibuk membuat dan menghias lampion untuk mereka mengirimkan doa kepada Tuhan agar dunia damai dan bahagia.


Sesudah mereka menerbangkan lampion -lampion ciptaan mereka ke angkasa raya, mereka semua berkumpul bersama dan berdoa bersama -sama kepada Tuhan ,dan Chen Si Lei merasakan kebersamaan yang sangat besar dan dalam sekali saat ini bersama kawan -kawannya.


" Lian Hua coba ini kau makan kue bunga krisan ", kata Dewa Nacha menawarkan kue bunga krisan kepada Chen Si Lei.


" Ya terimakasih, kau makan saja sendiri, aku mau melihat -lihat keindahan alam di tepi danau gunung Wu ", kata Chen Si Lei berjalan menuju ke tepi danau, dan ia menghabiskan waktu di tempat itu.


Di tepi danau gunung Wu sebenarnya Chen Si Lei sedang bersila untuk mengirim pesan kepada Sin Yue Qing yang berada di pulau persik untuk berbicara secara pribadi.


"Sayang ku kau sedang apa di pulau persik ?", tanya Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telepati satu hati.


" Koko Lei Lei aku sedang membuat kue bunga persik di dapur, kalau kamu sedang apa dan di mana kau sekarang saat ini ?", suara Sin Yue Qing begitu lembut dan halus.

__ADS_1


" Hmm aku sedang memikirkan mu dan aku berada di tepi danau gunung Wu ", jawab Chen Si Lei tersenyum lembut sekali menatap wajah Sin Yue Qing dari pikirannya.


" Emm apakah kamu sudah makan kue khas malam musim semi ke lima belas hari ?", tanya Sin Yue Qing memberikan kue bunga persik karyanya kepada Sui Lien dan Lu Sin Liong yang menemaninya membuat kue bunga persik di dapur.


" Sudah. .Ah sekarang aku sangat merindukan mu ,sayang ", jawab Chen Si Lei seraya mencium cincin alam semesta ciptaannya sendiri yang ia pakai di jari manis kanan.


" Sama aku juga sangat merindukan mu,suamiku ", ucap Sin Yue Qing sehalus dan selembut awan saat berbicara.


" Sayang ku, aku ingin bertanya kepada mu ,kenapa kau bisa menghidupkan Tang Mung Fan kembali ?", tanya Chen Si Lei menatap danau gunung Wu dengan sedih dan hampa.


" Karena dia bilang ingin membantu mu untuk menyatukan kita berdua ", jawab Sin Yue Qing dengan jujur sekali.


" Ah dia tidak pernah ada keinginan untuk menyatukan kita berdua, tetapi ia ingin sekali memisahkan kita berdua, sayang ku. Tang Mung Fan menginginkan ku kembali kepadanya hanya untuknya seorang ", kata Chen Si Lei memberitahu Sin Yue Qing niat asli Tang Mung Fan ingin hidup lagi karena menginginkan Chen Si Lei seorang.


" Apa dia menipu ku?Aku akan membunuhnya nanti, jika dia berani merebut mu dari ku ", kata Sin Yue Qing terdengar marah dan berani menantang Tang Mung Fan.


" Aku dukung kau untuk merebut ku darinya ", kata Chen Si Lei senang sekali .


" Hei kau juga akan ku hukum, bila berani bermain cinta di belakang ku ",ancam Sin Yue Qing terdengar sadis sekali kepada Chen Si Lei.


" Ohya bagaimana kabar kedua orang anak kita yang besar di rumah ?", tanya Sin Yue Qing suaranya serak seperti menangis.


" Mereka berdua sehat dan pintar, kamu jangan khawatir tentang mereka berdua karena ada banyak orang ku yang menjaga Tang Si Ming dan Tang Xin Giok untuk kita ", jawab Chen Si Lei menenangkan hati dan pikiran Sin Yue Qing.


" Aku sangat merindukan mereka berdua sampai aku ingin sekali keluar dari pulau persik untuk menemui Tang Si Ming dan Tang Xin Giok karena aku ingin memberikan mereka asi ku ",kata Sin Yue Qing merasa bersalah kepada kedua orang anak kembarnya yang kini berusia empat bulan.


" Ya aku tahu bahwa kau sangat merindukan anak -anak kita, tapi kau tak bisa aku izinkan keluar dari pulau persik sampai kau melahirkan ketiga bayi kembar kita karena jika kau keluar dari pulau persik dalam keadaan hamil ,kau akan mengalami bahaya yang mengancam keselamatan dan keamanan kalian ber empat, kau sabarlah untuk berada di pulau persik sampai tahun depan, barulah aku bisa mengizinkan mu untuk keluar dari pulau persik ", kata Chen Si Lei yang mempunyai perasaan yang sangat sensitif terhadap keselamatan dan keamanan Sin Yue Qing dan ketiga orang bayi kembar di dalam kandungan Sin Yue Qing.


" Emm ya, Koko Lei Lei aku akan mematuhi perintah mu ",jawab Sin Yue Qing.


" Terimakasih , sayang ku. Aku hanya ingin melindungi kalian semua yang amat sangat berharga bagi kehidupan ku ,bukan berarti aku melarang mu untuk jumpa dengan anak - anak kita yang lainnya yang berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung",kata Chen Si Lei halus memberitahu Sin Yue Qing tentang perasaan cemas nya untuk melindungi semua orang yang di sayanginya .


" Ya,aku mengerti Koko Lei Lei. Kau tak perlu khawatir karena aku akan dengar perkataan mu untuk kepentingan kita bersama dan terutama untuk mu tenang dalam menjalankan tugas Pendekar Rajawali Emas Sakti mu untuk kebahagiaan seluruh rakyat Tionggoan ", jawab Sin Yue Qing akhirnya bisa memahami maksud hatinya dengan menyimpan Sin Yue Qing di Pulau persik pribadinya.

__ADS_1


" Baiklah karena sudah malam lebih baik kau tidur dan bermimpilah tentang masa depan kita berdua bersama anak - anak kita dan seluruh keluarga besar kita lain ",kata Chen Si Lei halus kepada Sin Yue Qing.


" Ya, Koko Lei Lei selamat malam dan aku cinta kamu ",jawab Sin Yue Qing kini di berbaring di atas tempat tidur dalam kamar pribadi Chen Si Lei.


" Ya terimakasih sayang dan aku pun cinta kamu ",kata Chen Si Lei halus kepada Sin Yue Qing yang memejamkan matanya untuk tidur.


"Wah manis sekali kalian berdua sampai membuat ku iri hati melihat kemesraan kalian berdua ", kata Pai Su Su yang tahu -tahu berada di dekatnya.


" Su Su kau tak sopan menguping percakapan orang lain ", tegur Chen Si Lei pada Pai Su Su salah satu dari anggota Laskar Walet Rajawali Emas Sakti nya.


" Ya aku minta maaf habisnya kau sangat tersembunyi untuk bermesraan dengan Sin Yue Qing kesayangan mu itu ", kata Pai Su Su mengagumi ketulusan hati Chen Si Lei kepada sahabatnya, yaitu Sin Yue Qing.


" Oh kau bersahabat dengan Sin Yue Qing rupanya?",tanya Chen Si Lei tidak tahu kalau Pai Su Su dan Sin Yue Qing bersahabat dekat satu sama lainnya.


" Aku dan Sin Yue Qing pernah bersekolah bersama di sekolah khusus untuk para anggota Kekaisaran Langit dan kami satu kelas, lalu di bumi aku pernah menjadi kakaknya yang melindunginya dari Raja Iblis Rusa Ungu Tingkat Enam yang ingin membunuh jiwanya untuk membantu mu dan memusnahkan dunia manusia dan bumi ",jawab Pai Su Su melihat Chen Si Lei dengan kekaguman yang sangat jelas sekali.


" Hmm begitu ceritanya, hmm terimakasih atas pertolongan mu kepada Sin Yue Qing kesayangan ku ",kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada sahabat nya.


" Sama-sama, teman hebat ku ",jawab Pai Su Su tersenyum persahabatan kepada Chen Si Lei.


" Hei kalian berdua kenapa berada di tepi danau gunung Wu berduaan saja ?", tanya sejumlah rakyat dari desa gunung Wu.


" Kami berdua hanya berbincang -bincang saja , tak ada hal lain lagi ",jawab Chen Si Lei cepat memberikan keterangan kepada para rakyat desa gunung Wu untuk tidak berpikir negatif tentang dirinya dan Pai Su Su.


" Berbincang atau tidak sama sekali bukan urusan kami tetapi karena kalian berdua berada di tempat sepi seperti ini telah meresahkan masyarakat kami dan untuk itu kalian berdua harus kami nikahkan untuk kebersihan desa gunung Wu kami ", kata kepala desa gunung Wu dengan tegas sekali.


" Hei apa maksud kalian semua kepada kami berdua ?!", ucap Chen Si Lei dan Pai Su Su serentak untuk menghadapi para penduduk desa gunung Wu.


" Maksud kami adalah kalian berdua wajib menikah sekarang juga kalau tidak kami akan mengusir kalian berdua dari desa kami ", kata kepala suku desa gunung Wu dan seluruh penduduk desa gunung Wu sudah bersikap keras dan tegas untuk hukum adat istiadat mereka.


" Kami lebih suka pergi dari sini daripada menikah ", jawab Chen Si Lei berkelebat cepat dan lenyap dari pandangan sepasang mata para penduduk desa gunung Wu di ikuti oleh Pai Su Su yang sudah menghilang dengan cepat sekali.


Brrrrrrrrrrrrr !!

__ADS_1


" Ah mereka berdua siluman danau gunung Wu !!", teriak para penduduk desa gunung Wu gemetar ketakutan dan mengira mereka berdua sebagai sepasang siluman danau gunung Wu.


Chen Si Lei dan Pai Su Su tiba di pintu keluar dari desa gunung Wu dan bertemu dengan para sahabat mereka yang sudah menunggu mereka berdua untuk bisa melanjutkan perjalanan menuju ke kota kecil gunung Wu yang tidak jauh dari desa gunung Wu.


__ADS_2