Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Terowongan Tak Bercahaya 2.


__ADS_3

Mereka tiba di sebuah lengkung yang mirip dengan pintu keluar dari terowongan yang mereka telusuri itu ,tapi ternyata mereka salah karena lengkung itu adalah jalan meluncur yang membawa mereka ke lebih dalam lagi dari terowongan yang berliku -liku.


" Aghhhhhh !!Tempat apa ini ?!",teriak para Laskar Bunga Phoeny Rajawali Emas Sakti saat mereka berdiri tegak di sebuah tempat lain.


" Usus ayam kita masuki ",jawab Bai Bai membantu Lao Kong berdiri usai kakek itu berhasil meluncur turun dengan selamat.


" Ayam apa maksud mu ?",tanya Lao Ji Dewa Ayam Emas Sakti yang mulai jalan di depan Lao Gu dan yang lainnya.


" Ayam jahe yang segar dan enak ", jawab Sun Huai tertawa-tawa ramai sekali.


" Eh dasar kau kera bau",maki Lao Ji sadar bahwa ia telah di ejek oleh Sun Huai.


" Ayam jahe merah kau lebih bau dari ku ",balas Sun Huai melemparkan kulit kacang tanah ke sembarang tempat dan akibatnya banyak sekali korban yang tewas hancur oleh serangan maut dari Sun Huai.


Blarrrrrrrrr !!


"Wah kau membunuh roh jangkrik yang sudah menunggu kita rupanya ", kata Chen Si Lei menyadari bahwa Sun Huai sudah sangat sigap sekali dalam atasi para musuh mereka.


" Lihat jangkrik -jangkrik itu melompat ke arah kita ", kata Ning Sa Ni Dewi Rubah Ungu sudah menggerakkan kedua telapak tangannya untuk membunuh sejumlah besar ekor jangkrik -jangkrik ganas.


Wushhh !!


Bressssss !!


" Kita masih menghadapi Roh -Roh hewan kecil tingkat tiga ", kata Mei Niang Dewi Kelinci Putih yang sudah menggerakkan lengannya menghantam hancur para Roh jangkrik raksasa.


Wushhh !!


Blaarrrr !!


" Hebat. .!!",sorak Chen Si Lei bertepuk tangan untuk memuji salah satu dari selir nya.


" Terimakasih, Koko ", jawab Mei Niang berjalan di sampingnya dan mencium pipi kanannya dengan lembut.


" Aku juga mau mencium mu ",kata Qing Xiao Lan Permaisuri Kekaisaran Iblis yang berada di samping kirinya dan mencium pipi kirinya.


" Wangi sekali kulit mu ,Koko Lian Hua ", puji mereka berdua serentak di kedua sisi Chen Si Lei.


" Ya terimakasih atas pujian kalian berdua kepadaku ", jawab Chen Si Lei ramah.


Setelah mereka melewati rintangan dan tantangan di terowongan usus pertama, mereka kini sudah berada di terowongan usus kedua dan di hadapkan dengan menghadapi Roh serangga jangkrik yang sudah di hancurkan oleh Sun Huai dan Mei Niang.


" Ada bantu di ujung jalan di depan pintu masuk ke terowongan ketiga ", kata Chen Si Lei yang membiarkan Erlang yang menghadapi tantangan selanjutnya dari misi mereka kali ini.

__ADS_1


Erlang menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti menghantam hancur batu yang berubah menjadi seekor kecoak raksasa yang sangat ganas sekali dengan taring yang sangat tajam sekali menyerang ganas ke arah Erlang yang tentu saja sudah menggerakkan tombak panjangnya menebas hancur kecoak raksasa itu.


Wushhh !!


Bressssss !!


Blaarrrr !!


Tapi tidak lama kemudian sejumlah besar jangkrik dan kecoak berdatangan serta beterbangan menyerang mereka di berbagai penjuru arah terowongan kedua, dan mereka segera menggunakan ilmu mukjizat mereka masing - masing di sekitar lokasi ini.


Wushhh !!


Bressssss !!


Blaarrrr !!


"Ih menjijikkan sekali kecoak -kecoak itu tadi dan untungnya kita bisa menghabisi mereka ", kata Ning Sa Ni Dewi Rubah Ungu bergidik ngeri melihat sekawanan kecoak tadi.


" Ya di antara anggota hewan serangga yang paling menjijikkan itu adalah kecoak ",kata Chen Si Lei ikut merasakan kengerian melihat kawanan kecoak itu.


" Ku kira di dunia ini tidak ada yang bisa membuat mu takut ternyata kau takut pada kecoak ",kata Lao Gu meledeknya.


" Hei aku tidak takut kepada kecoak cuma jijik ",tukas Chen Si Lei membela dirinya dari ejekan Lao Gu.


" Emmm bau busuk apa lagi ini ?", tanya Lao Gu menggunakan hidupnya untuk mengetahui hal apa yang akan mereka hadapi.


" Telur -telur lalat yang menempel pada dinding dan jalanan di pintu masuk ke terowongan ketiga ", jawab Lao Hu Dewa Macan Emas Sakti yang sudah maju ke depan untuk menghadapi tantangan tersebut.


Lao Hu menggunakan ilmu suara auman macan tutul menghantam hancur telur - telur lalat hitam.


Wuttttt !!


Brussshhhhh !!


Muncullah sejumlah besar lalat hitam raksasa beterbangan ke arah mereka ,tapi Lao Hu menggerakkan jubahnya secara cepat dan ganas sekali dengan berputar cepat sekali sehingga kawanan lalat hitam raksasa hitam hancur oleh serangan maut dari Lao Hu.


Wushhh !!


Bressssss !!


Blaarrrr !!


"Lao Hu kau sungguh hebat sekali ", puji semua sahabatnya serentak di hadapan nya.

__ADS_1


" Ya terimakasih teman -teman ku ",jawab Lao Hu ceria.


" Ya, yuk kita masuk ke terowongan ketiga ", kata Yan Hung Dewa Kambing Emas Sakti yang sudah ingin sekali memperlihatkan kemampuannya kepada semua sahabatnya untuk menghadapi tantangan dan rintangan melawan para pasukan Raja Iblis Surga Ke Enam.


" Tunggu sebentar, lihat di atas mu ",kata Chen Si Lei menunjuk ke atas batu di atas kepala Yan Hung yang segera melompat mundur dan batu itu menyerangnya dengan ganas sekali.


Werrrrrrr !!


Tetapi Yan Hung dengan tenang menghantam hancur lalat raksasa yang berpura - pura sebagai batu langit -langit terowongan.


Wushhh !!


Blaarrrr !!


" Ah hati -hati mereka semua licik dan curang dalam menghadapi kita ", kata Chen Si Lei sopan kepada Yan Hung.


" Ya terimakasih atas kebaikan mu kepada ku sehingga aku tidak celaka dalam menghadapi musuh kita ", jawab Yan Hung tersenyum ramah sekali kepada Chen Si Lei.


" Ya sama-sama teman ku",ucap Chen Si Lei menemani Yan Hung berjalan maju di depan pintu terowongan selanjutnya.


Jalanan yang mengarah ke pintu terowongan ketiga terdapat duri -duri mirip kaki -kaki kecoak dan juga terdapat kubangan lendir kental di mana -mana yang bau busuk sekali dan mengeluarkan buih -buih yang beterbangan ke arah mereka yang akan tiba di pintu terowongan.


Blup !!


Blup !!


Werr !!


" Hei mundur semua !!", teriak Chen Si Lei sigap untuk melindungi para sahabat nya,dan ia segera menggunakan kipas saktinya menghantam hancur duri -duri kaki kecoak dan kubangan lendir kental dengan ilmu mukjizat Gunung Shimen Harimau Rajawali Emas Sakti yang sangat hebat sekali sehingga jalanan mereka menjadi bersih tanpa rintangan apa pun.


Wushhh !!


Bressssss !!


Blaarrrr!!


Blashh !!


" Wahhhhhhh kita sudah bisa melewati jalanan ini ",seru para sahabatnya dengan ceria dan semangat berkobar -kobar.


" Tulisan di atas pintu masuk terowongan ini adalah lembah ginjal ",kata Chen Si Lei membaca tulisan tersebut.


" Hmm hewan apalagi yang akan kita hadapi ?",tanya para sahabatnya dengan gagah berani.

__ADS_1


" Kita lihat saja nanti kalau kita sudah masuk ke lembah ginjal ", jawab Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada para sahabatnya yang berada di sekitarnya.


__ADS_2