Meadow

Meadow
A melody of tears


__ADS_3

Andra membetulkan dasi dan tuxedonya, di sebelahnya ada Wayren yang juga menyiapkan


dirinya.


" Kau gugup? " kata Wayren pada Andra


" Sedikit, bagaimana denganmu? " kata Andra


" Tentu, aku yakin dia akan begitu cantik, " kata Wayren melihat kearah Andra, menatap kakaknya.


" Yah, pasti, ehm, sepertinya ini saatnya, " kata Andra


Andra dan Wayrenkeluar, menuju altar, dari wajah mereka terlihat kegugupan, semua orang terkesima betapa kedua kakak beradik ini sangat tampan, Nyonya Renata yang


duduk di depan kelihatan sangat bahagia, dia terus mengulas senyum lebarnya


yang menampakan betapa cantik dirinya.


Wayren dan Andra bediri di depan, tak lama pengantin wanita datang, Wayren menghembuskan napas gugupnya, namun langsung berubah kekagumannya dengan kecantikan pengantinnya.


Risa berjalan perlahan, dengan gaun pengantin yang sangat elegan, Wayren tidak bisa menutupi ketegangnnya, dia menjulurkan tangannya kearah Risa, Risa menyambutnya. tak lama acara pernikahan mereka di mulai...berjalan khitmat sekali, sesekali suara


ombak yang memecah di pantai itu menambah syahdu acara pernikahan Wayren dan Risa.


Andra yang berdiri di dekat adiknya tersenyum dengan bahagia. Acara itu


berjalan dengan lancar... semuanya bersorak ketiak Wayren mencium Risa...


Senja mulai temaram, matahari tampak mulai habis dilahap sang lautan, pesta pernikahan Wayren dan Risa di laksanakan di pinggir pantai itu juga, tidak terlalu banyak orang,


hanya keluarga dan sahabat dekat.


Andra memainkan pianonya dengan sangat indah, membuat semua orang terdiam


mendengarkan alunan piano yang dimainkan Andra, semua larut dalam keindahannya,


semua orang bertepuk tangan setelah Andra bermain.


" Wah, kak, itu indah sekali, apa judul lagunya ? "kata Risa


" I miss you, "kata Andra


" Yah... tapi kau tega sekali mamainkannya di

__ADS_1


acara pernikahanku, " kata Wayren melihat kakaknya, Andra hanya tertawa


" Kenapa? itu lagu yang indah,"kata Risa protes pada suaminya


" Kau tau, judul lain dari lagu itu adalah A melody of tears, "kata Wayren


" Benarkah? Aku tidak tahu, " kata Risa


" Ah, kenapa punya istri seperti mu? " kata Wayren


"Iya, kenapa kau mau menikahiku? " kata Risa kesal


" Karena akusudah bilang, kalau tidak ada wanita yang mau dengan ku, aku akan menikahimu, " kata Wayren


" Jadi, aku ini pilihan terakhirmu? " kata Risa kesal


Wayren langsung mencium bibir Risa agar Risa tidak lagi ngomel, Andra yang menyaksikanitu hanya tertawa. Pasangan yang sangat romantis...


Andra akhirnya tetap membatalkan pernikahannya dengan Jessy, dia tidak bisa


memaksakan diri untuk menikah, dia awalnya bermasalah dengan ibunya, namun


bagaimanapun marahnya seorang ibu, akhirnya tetap memaafkan anaknya.


" Baiklah, " kata Andra mengambil handphone Nannynya, saat dia membuka handphone itu, sebuah pesan masuk, dari selena medison, Andra menatap dengan heran, Selena Medison? Sejak kapan keluarga Medison memeliki seseorang bernama Selena? Dan sejak kapan Nannynya berhubungan dengan keluarga Medison? Pikir Andra, dia lalu membuka pesannya.


' Nanny, aku sudah di Jakarta, minggu


depan aku akan pergi ke Bali, untuk


pesta pernikahan temanku, jika kau ingin datang, datanglah, aku punya waktu


yang banyak setelah pernikahan itu '


Itu pesan yang tertulis, Andra mengeryitkan dahinya.


" Hey, Andra,kenapa lama sekali? " kata Nanny


" Aku tidak tahu di mana kameranya, " kata Andra pura-pura tidak tahu


" Ah, di sebelah sini, "kata Nanny dengan semangat menunjukkan di mana kamera handphone itu tersimpan, Andra lalu memoto mereka namun kepalanya penuh dengan pertanyaan.


Pesta penikahan itu akhirnya berakhir, namun Wayren , Risa dan Andra masih duduk di

__ADS_1


bangku taman berbentuk bundar di tempat pesta mereka tadi, memutuskan untuk


berbincang-bincang.


" Kakak, kapan kau akan menikah? " kata Risa lagi


" Dia tidak akan menikah, sudah berapa tahun? 2 tahun sejak kau memutuskan untuk


membatalkan pernikahan dengan jessy dan mencari Ayatha, berarti sudah 5 tahuh,


kau berpisah dengannya, apa kau masih yakin dia masih menunggumu seperti kau


menunggu dia? " kata Wayren menatap kakaknya


" Terasa lama jika kau ucapkan seperti itu, " kata Andra tesenyum, ini memang


sudah 5 tahun dari dia terakhir bertemu dengan Ayatha, dan sudah 2 tahun ini


dia terus mencari, pergi ke berbagai tempat untuk mencari keberadaan Ayatha,


namun bumi ini luas, dia bisa ada dimana saja.


" Tapi itu benar, sudah 5 tahun, kita tidak tahu, dia sudah berubah atau tidak,


jangan-jangan dia juga sudah menikah, " kata Wayren


Andra tersenyum kecut...


" Selama dia masih hidup, aku tidak akan berhenti mencarinya, walaupun dia sudah


menikah, aku hanya ingin bertemu dengan dia sekali lagi saja, " kata Andra


tampak suram


" Wow, aku salut dengan cintamu Kak, kau juga harus begitu, " kata Risa pada Wayren


" Kau juga mau menghilang? Begitu? " kata Wayren


" Tidak-tidak, kita kan sudah menikah, " kata Risa memandang Wayren yang tampak kesal


" Sudahlah, ini malam pernikahan kalian, aku tidak akan menggangu, jangan cemaskan aku, aku tahu apa yang aku lakukan, selamat malam, " kata Andra meninggalkan


pengantin baru itu.

__ADS_1


__ADS_2