
Hanna terdiam di rumahnya, dia sangat cemas, apakah kakaknya akan membawa Ayatha kembali? Kakaknya bilang hari ini dia akan berbicara pada Ayatha, kakaknya
harus menikahi Ayatha, kalau tidak, dia tidak akan punya kesempatan untuk
bersama Andra.
Maxi baru saja pulang saat dia menemukan Hanna di ruang tamu, terlihat menunggunya sambil tampak cemas. Hari ini, untuk pertama kalinya dia tidak ingin melihat Hanna.
Dia menarik dasinya dengan sembarangan lalu ingin pergi saja berlalu, namun Hanna segera memanggilnya.
" Kak," kata Hanna melihat kakaknya yang sudah pulang, Maxi berhenti, melihat adiknya.
" Di mana Ayatha?"tanya Hanna
" Dia tidak akan pulang, " kata Maxi dengan seadanya
" Bagaimana dia tidak pulang, dia kan istrimu kak," kata Hanna berkerut, jangan-jangan
sekarang dia sedang bersama Andra.
Maxi diam tidak ingin menjawab.
" Apa jangan-jangan dia benar bersama Andra? " kata Hanna curiga
" Mungkin, " kata Maxi sekenanya
" Apa? Bagaimana bisa kakak membiarkan istri kakak dengan pria lain, " kata Hanna
terbakar cemburu
__ADS_1
" Dia bukan istriku lagi, kami akan bercerai, " kata Maxi dingin, baru kali ini
dia sedikit muak dengan kelakukan Hanna.
" Tidak bisa! Kakak tidak boleh bercerai dengan Ayatha, " kata Hanna histeris,
membuat semua orang di rumah datang ke ruang tengah.
Maxi memandang Hanna dengan tatapan kesal, dia selalu begitu..iya, dulu dia menyukai
Hanna, Hanna yang lembut, Hanna yang ceria, pintar dan penurut, tidak yang seperti ini.
" Ada apa ini ribut malam-malam? " kata Tuan Leon
" Ayah, kakak akan bercerai, " kata Hanna histeris, nyonya wenny langsung memeluk
anaknya
terkejut
" Aku dan Ayatha sudah memutuskan untuk bercerai, " kata Maxi menahan kesalnya
" Kakak tidak boleh bercerai dengan dia, kalau tidak..." kata Hanna menangis
" Kalau tidak kenapa? Kalau tidak kau tidak akan bisa bersama Andra? Kau kira aku tidak
tahu semua rencanamu? " kata Maxi menumpahkan kekesalannya.
Selama ini dia menyukai Hanna, dia memberikan segalanya untuknya, tapi sayang walaupun bagaimana dia tetap adik tirinya. dia tidak akan bisa bersama dengannya, maka dari itu dia memendamnya, menuruti segala permintaanya, bahkan ketika Hanna
__ADS_1
meminta untuk Maxi secepatnya menikahi Ayatha.
Hanna terdiam, dia tidak pernah melihat kakaknya marah padanya, baru kali ini Maxi
tampak kesal, sangat kesal padanya. Biasanya kakaknya selalu penuh kasih
sayang, Ayatha..dia juga sudah merubah kakakku, pikirknya.
" Wanita pengoda itu, apa yang telah dikatakan pada kakak, hingga kakak berubah begini pada ku," kata Hanna terus menangis
" Aku dan Ayatha hanya korban dari semua rencana mu, mulai hari ini, aku tidak akan
menurutimu lagi, " kata Maxi menatap tajam pada Maxi
Hanna menangis histeris di pelukan ibunya, Tuan Leon hanya terdiam, dan nyonya wenni
mencoba untuk tetap menenangkan anaknya.
" Dan satu lagi, aku sudah mengangkatnya menjadi adikku, jadi biasakanlah jika dia
ada di sini, dia memiliki hak yang sama dengan kalian semua, " kata Maxi
" Tidak, adik kakak hanya aku seorang, " kata Hanna lagi
" Maka biasakanlah " kata Maxi lagi lalu berlalu pergi meninggalkan Hanna.
Maxi memandang dirinya di cermin kamarnya, percintaanya memang mengenaskan, menyukai
seseorang yang harus jadi adik tirinya, menikah dengan gadis namun terlambat
__ADS_1
menyadari begitu spesial gadis itu hingga dia kehilangan dirinya. Maxi meletakkan cincin pernikahannya di atas meja.