Meadow

Meadow
Max, kau juga seorang ayah


__ADS_3

Andra datang ke villa tempat Ayatha, dia ingin menemuinya, ingin menjelaskan semuanya. Namun


saat dia melihat siapa yang membukakan pintu, Andra tampak suram.


Andra dan Maxi duduk di salah satu cafe di dekat villa Ayatha. dari yang Maxi lihat, Andra pun


tidak tidur semalaman, matanya terlihat lelah dan sangat merah.


" Sekarang aku sudah menemukannya, kau bilang akan menyerahkannya jika kali ini aku


menemukannya," kata Andra, ada amarah yang tersimpan di matanya.


Maxi terdiam, dia tampak tenang menanggapi kata-kata Andra.


" Andra... aku akan menepati janjiku, namun aku kali ini tidak bisa melepaskan Ayatha,


apalagi sekarang ada Andra kecil di sana, " kata Maxi dengan tenang


mencoba menjelaskan, dia tahu kalau dia juga emosi, tidak akan membuat suasana


tenang.


" Kenapa? Raphael adalah anakku, dia darah dagingku, " kata Andra menatap Maxi


" Kau memang ayahnya, dari selama 4 tahun ini aku lah yang menjaganya dari segala


apapun, aku lah yang dia lihat pertama saat dia baru lahir, aku yang mengerti


kebiasaannya, kau memang ayahnya, tapi aku mengasihinya seperti anakku sendiri,


" kata Maxi menatap mata Andra

__ADS_1


" Itu tidak akan terjadi jika dari awal kalian tidak menyembunyikannya, " kata Andra


lagi


" Atau malah jangan-jangan Andra tidak akan pernah lahir jika dari awal kami tidak


menjauhkannya darimu, " kata Maxi, Andra terdiam sejenak


" Apa maksudmu? " kata Andra


" Kau tau maksudku, ayahmu... aku tidak tahu apa salah Ayatha padanya, tapi mungkin


ini salahmu, dia tidak berhenti ingin memisahkan kalian berdua, " kata Maxi


" Ayahku sudah lama di penjara, " kata Andra lagi, kepalanya sangat berat sekarang,


hanya emosi marah yang keluar dari mulutnya, tidak bisa berpikir jernih.


" Tapi apa yang bisa diperbuat, jauh dari penjara... dia masih bisa mengandilakan


Andra terdiam, dia tahu itu, kekuasaan ayahnya tetap ada, ntah mengapa, masih bisa


mengendalikan semuanya walaupun dari balik jeruji besi.


" Apa kau ingin melihat Andra terluka, melihat Andra diculik, dipukul, atau ingin


melihat Andra koma karena kecelakaan, itu bisa terjadi jika Ayahmu tak suka


padanya, maka dari itu, tolong pikirkanlah... pikirkan apakah kau harus kembali


atau tidak? " kata Maxi dia berdiri, lalu melihat Andra yang terdiam, Maxi

__ADS_1


lalu berbalik, lalu mulai berjalan pergi meninggalkan Andra yang tampak


berpikir.


" Max! " kata Andra, Maxi berhenti


" Kau juga sekarang seorang ayah sekarang, bisakah kau berpisah dengan anakmu dengan


alasan apapun? Bisakah kau pergi meninggalkannya dan membiarkan anakmu tidak


tahu apapun tentang mu? " kata Andra lirih


Maxi tidak menjawab, benar dia sekarang seorang ayah... semua hal yang ingin dia lakukan


hanya ingin melihat anaknya bahagia, seberapa pun susah, seberapa pun


pentingnya, dia akan meninggalkannya untuk anak. Anaknya adalah yang paling


penting untuknya sekarang.


" Aku akan melakukan yang terbaik untuk anakku, " kata Maxi lagi, padahal dia


juga tahu, kalau pun dia dipisahkan dari anaknya, dia tidak akan sanggup.


Andra hanya terdiam, sebegitu mengerikannya dia? Sehingga orang yang sangat dia cintai dan


anaknya bahkan tidak boleh mendekatinya. Andra anak yang dari kecil tidak


pernah di anggap, di salahkan akan kematian ibunya, melalui masa kecil yang


keras hanya untuk di cintai...saat dia menemukan seseorang untuk di cintai dan

__ADS_1


mencintainya, dia harus meninggalkan mereka agar mereka selamat, semengerikan


itukah dia? Atau hanya hidup ini yang kejam baginya.


__ADS_2