
Ayatha melarang Raphael untuk menemui Andra. Raphael hanya mengangguk dengan lugunya, dia juga sudah menyuruh susternya untuk selalu menjaga Raphael, tidak boleh di
dekati oleh siapapun.
Ayatha tidak membawa Raphael ke acara pernikahan temannya, dia tidak ingin Andra menemui Raphael
lagi, jadi dia menyuruh suster untuk mengunci semua pintu di villa itu.
Di acara pernikahan itu sangat-sangat ramai, namun Ayatha hanya berdiri di pojok, dia
tidak bisa larut dalam pesta itu. Pikirannya melayang pada Andra,
tidak...andranya sudah mati 5 tahun yang lalu..dia tidak akan lagi berurasan
dengan Andra...andranya sudah mati, pikirnya sambil memengang minumannya.
" Kau melakukannya lagi, " suara Andra tiba-tiba terdengar di samping Ayatha
Ayatha kaget, dia melihat kearah Andra yang tiba-tiba saja sudah ada disampingnya.
Ayatha langsung berjalan pergi, namun tangannya di tarik oleh Andra.
" Aku sudah pernah bilang, jangan menghindariku, " kata Andra
Ayatha menatap Andra, tidak berkata apa-apa, namun wajahnya suram. Seperti menyimpan
begitu banyak kesakitan, Andra juga begitu... dia menatap Ayatha dengan sangat
suram.
" Kau sudah mati bagiku, " kata Ayatha
" Akumasih hidup Ayatha, lihatlah... sentuh aku, " kata Andra, Andra
mendekatkan dirinya pada Ayatha, Ayatha mematung menatap Andra.
" Aku sudah mencarimu, 5 tahun aku mencarimu, tak pernah sekalipun melupakanmu, namun
setelah bertemu dengan ku, kau menghindariku? "kata Andra dengan lirih,
kesedihan mendalam terlihat di matanya yang sangat hitam itu.
" Aku sudah melupakan dirimu, " kata Ayatha mencoba memalingkan pandangannya
dari Andra, tidak ingin Andra melihat kejujuran di matanya.
" Benarkah kau melupakanku? Ayatha tatap aku, aku ingin kau mengatakannya dengan menatapku,
" kata Andra menarik tangan Ayatha. hati Ayatha terasa sangat sakit
__ADS_1
sekarang, sentuhan tangan Andra masih menyengatkan listrik di tubuhnya. Namun
dia tidak boleh lemah, ini untuk Raphael sekarang.
" Namaku Selena, dan maaf tapi aku akan segera menikah, " kata Ayatha memandang
dengan tegas pada mata Andra, menghempaskan tangan Andra, Andra menatapnya,
nanar sekali, di mata Ayatha telihat air mata namun dia dengan tegas terus
memandang mata Andra.
"Selena, " kata seseorang dengan pengeras suara
Ayatha dan Andra teralihkan dengan suara itu, Ayatha menatap sumber suaranya, melihat dengan
sedikit kabur karena ada air mati di matanya, tapi sosok itu langsung di
kenalinya, itu Randi, berdiri di tengah-tengah kerumunan orang yang sedang
berpesta, pesta itu awalnya sangat meriah, namun tiba-tiba sepi karena suara Randi,
semua orang sekarang menatap Ayatha dan Randi. Randi berjalan mendekat kearah Ayatha,
Ayatha mengerutkan dahinya, sedangkan Andra hanya tediam
Randi berjalan mendekati Ayatha, memberikan tangannya untuk di genggam oleh Ayatha, Ayatha
disana, dia lalu mengapai tangan Randi, Randi tersenyum sangat manis, dia
membawanya ketengah-tengah, meninggalkan Andra yang ada di pojok, menyaksikan
mereka dengan diam.
Randi lalu menatap Ayatha, tak berapa lama berlutut satu kaki di depan Ayatha, Ayatha
kaget, apa maksud dari Randi?, lagi pula bukannya dia bilang dia tidak bisa
datang ke bali?
Randi mengeluarkan kotak cicin dari saku jasnya, membukanya lalu memperlihatkan
cincin berlian yang menyala terkena lampu malam itu, suasana langsung riuh,
hanya Ayatha yang tampak suram..dia tahu apa yang akan di lakukan oleh Randi.
Andra melihat kejadian itu merasa terbakar, dia mengenggam tangannya sangat erat
hingga urat-urat di tangannya terlihat, napasnya berat, namun tidak sanggup
__ADS_1
memalingkan wajahnya.
" Selena, aku tahu aku melamarmu dengan tidak baik saat di rumah, makanya aku
melakukan ini, " kata Randi dengan senyum yang tak berhenti di wajahnya
Ayatha masih mematung, kepalanya terasa berat, dia sedikit linglung dengan keadaan ini,
bahkan tidak bisa tersenyum, dia ingat Andra ada disana, dia harus apa?
Tak bisa di pungkiri, hatinya hanya milik Andra, selama 5 tahun ini, sedetikpun dia tidak
bisa melepaskan Andra, cintanya sudah milik Andra sepenuhnya walaupun Andra
sudah meninggal.
Randi hanya dianggapnya sebagai teman baik, selalu ada dengannya, anaknya pun begitu
meyukai Randi. Dia mengiyakan menikah dengan Randi karena menyangka Andra
memang sudah tidak akan kembali lagi
Tapi sekarang...pria yang dia cintai dengan setiap darah yang mengalir di tubuhnya
itu ada disana, menyaksikan dengan diam apa yang terjadi... akankah dia setega
itu pada pria yang sangat dia cintai dan mencintainya itu???
" Selena, will you marry me?" kata Randi dengan sumringah
Suasana kembali ricuh, banyak orang mengatakan " say yes" membuat Ayatha
kembali ke dunia itu. Ayatha masih bingung, sebenarnya otaknya tidak bisa
bekerja dengan baik sekarang... namun tiba-tiba dia terngiang wajah Raphael..
walau hatinya sakit sekali, bahkan sangat sangat sakit... dia mengatakan
" Ya, " kata Ayatha dengan suara bergetar
Randi sangat bahagia, dia berdiri dan memakaikan cincin berlian itu di jari manis Ayatha,
lalu lansung memeluknya dengan erat, suasana disana pun sangat ricuh, bertepuk
tangan, banyak yang berteriak selamat. Namun Ayatha merasa kosong..
Andra menyaksikan semuanya, dia tidak sanggup, melihat pria lain melakukan hal itu
kepada Ayatha, hatinya benar-benar hancur berkeping-keping, dia tidak percaya Ayatha
__ADS_1
mengatakan ya... penantian 5 tahun hanya jadi kenangan belaka... dia tidak bisa
apa-apa... dia lalu pergi dari sana dengan tenaganya yang tersisa.