Meadow

Meadow
Will you marry me?


__ADS_3

Ayatha melarang Raphael untuk menemui Andra. Raphael hanya mengangguk dengan lugunya, dia juga sudah menyuruh susternya untuk selalu menjaga Raphael, tidak boleh di


dekati oleh siapapun.


Ayatha tidak membawa Raphael ke acara pernikahan temannya, dia tidak ingin Andra menemui Raphael


lagi, jadi dia menyuruh suster untuk mengunci semua pintu di villa itu.


Di acara pernikahan itu sangat-sangat ramai, namun Ayatha hanya berdiri di pojok, dia


tidak bisa larut dalam pesta itu. Pikirannya melayang pada Andra,


tidak...andranya sudah mati 5 tahun yang lalu..dia tidak akan lagi berurasan


dengan Andra...andranya sudah mati, pikirnya sambil memengang minumannya.


" Kau melakukannya lagi, " suara Andra tiba-tiba terdengar di samping Ayatha


Ayatha kaget, dia melihat kearah Andra yang tiba-tiba saja sudah ada disampingnya.


Ayatha langsung berjalan pergi, namun tangannya di tarik oleh Andra.


" Aku sudah pernah bilang, jangan menghindariku, " kata Andra


Ayatha menatap Andra, tidak berkata apa-apa, namun wajahnya suram. Seperti menyimpan


begitu banyak kesakitan, Andra juga begitu... dia menatap Ayatha dengan sangat


suram.


" Kau sudah mati bagiku, " kata Ayatha


" Akumasih hidup Ayatha, lihatlah... sentuh aku, " kata Andra, Andra


mendekatkan dirinya pada Ayatha, Ayatha mematung menatap Andra.


" Aku sudah mencarimu, 5 tahun aku mencarimu, tak pernah sekalipun melupakanmu, namun


setelah bertemu dengan ku, kau menghindariku? "kata Andra dengan lirih,


kesedihan mendalam terlihat di matanya yang sangat hitam itu.


" Aku sudah melupakan dirimu, " kata Ayatha mencoba memalingkan pandangannya


dari Andra, tidak ingin Andra melihat kejujuran di matanya.


" Benarkah kau melupakanku? Ayatha tatap aku, aku ingin kau mengatakannya dengan menatapku,


" kata Andra menarik tangan Ayatha. hati Ayatha terasa sangat sakit

__ADS_1


sekarang, sentuhan tangan Andra masih menyengatkan listrik di tubuhnya. Namun


dia tidak boleh lemah, ini untuk Raphael sekarang.


" Namaku Selena, dan maaf tapi aku akan segera menikah, " kata Ayatha memandang


dengan tegas pada mata Andra, menghempaskan tangan Andra, Andra menatapnya,


nanar sekali, di mata Ayatha telihat air mata namun dia dengan tegas terus


memandang mata Andra.


"Selena, " kata seseorang dengan pengeras suara


Ayatha dan Andra teralihkan dengan suara itu, Ayatha menatap sumber suaranya, melihat dengan


sedikit kabur karena ada air mati di matanya, tapi sosok itu langsung di


kenalinya, itu Randi, berdiri di tengah-tengah kerumunan orang yang sedang


berpesta, pesta itu awalnya sangat meriah, namun tiba-tiba sepi karena suara Randi,


semua orang sekarang menatap Ayatha dan Randi. Randi berjalan mendekat kearah Ayatha,


Ayatha mengerutkan dahinya, sedangkan Andra hanya tediam


Randi berjalan mendekati Ayatha, memberikan tangannya untuk di genggam oleh Ayatha, Ayatha


disana, dia lalu mengapai tangan Randi, Randi tersenyum sangat manis, dia


membawanya ketengah-tengah, meninggalkan Andra yang ada di pojok, menyaksikan


mereka dengan diam.


Randi lalu menatap Ayatha, tak berapa lama berlutut satu kaki di depan Ayatha, Ayatha


kaget, apa maksud dari Randi?, lagi pula bukannya dia bilang dia tidak bisa


datang ke bali?


Randi mengeluarkan kotak cicin dari saku jasnya, membukanya lalu memperlihatkan


cincin berlian yang menyala terkena lampu malam itu, suasana langsung riuh,


hanya Ayatha yang tampak suram..dia tahu apa yang akan di lakukan oleh Randi.


Andra melihat kejadian itu merasa terbakar, dia mengenggam tangannya sangat erat


hingga urat-urat di tangannya terlihat, napasnya berat, namun tidak sanggup

__ADS_1


memalingkan wajahnya.


" Selena, aku tahu aku melamarmu dengan tidak baik saat di rumah, makanya aku


melakukan ini, " kata Randi dengan senyum yang tak berhenti di wajahnya


Ayatha masih mematung, kepalanya terasa berat, dia sedikit linglung dengan keadaan ini,


bahkan tidak bisa tersenyum, dia ingat Andra ada disana, dia harus apa?


Tak bisa di pungkiri, hatinya hanya milik Andra, selama 5 tahun ini, sedetikpun dia tidak


bisa melepaskan Andra, cintanya sudah milik Andra sepenuhnya walaupun Andra


sudah meninggal.


Randi hanya dianggapnya sebagai teman baik, selalu ada dengannya, anaknya pun begitu


meyukai Randi. Dia mengiyakan menikah dengan Randi karena menyangka Andra


memang sudah tidak akan kembali lagi


Tapi sekarang...pria yang dia cintai dengan setiap darah yang mengalir di tubuhnya


itu ada disana, menyaksikan dengan diam apa yang terjadi... akankah dia setega


itu pada pria yang sangat dia cintai dan mencintainya itu???


" Selena, will you marry me?" kata Randi dengan sumringah


Suasana kembali ricuh, banyak orang mengatakan " say yes" membuat Ayatha


kembali ke dunia itu. Ayatha masih bingung, sebenarnya otaknya tidak bisa


bekerja dengan baik sekarang... namun tiba-tiba dia terngiang wajah Raphael..


walau hatinya sakit sekali, bahkan sangat sangat sakit... dia mengatakan


" Ya, " kata Ayatha dengan suara bergetar


Randi sangat bahagia, dia berdiri dan memakaikan cincin berlian itu di jari manis Ayatha,


lalu lansung memeluknya dengan erat, suasana disana pun sangat ricuh, bertepuk


tangan, banyak yang berteriak selamat. Namun Ayatha merasa kosong..


Andra menyaksikan semuanya, dia tidak sanggup, melihat pria lain melakukan hal itu


kepada Ayatha, hatinya benar-benar hancur berkeping-keping, dia tidak percaya Ayatha

__ADS_1


mengatakan ya... penantian 5 tahun hanya jadi kenangan belaka... dia tidak bisa


apa-apa... dia lalu pergi dari sana dengan tenaganya yang tersisa.


__ADS_2